Anda di halaman 1dari 10

11

BAB III
PROFIL PERUSAHAAN

3.1. Tinjauan Umum Perusahaan
Berdasarkan data dari PT. Sanbe Farma, Tinjauan Umum Perusahaan
adalah sebagai berikut :
3.1.1. Sejarah Perusahaan
PT. Sanbe Farma secara resmi didirikan pada tanggal 28 Juni 1975 oleh
Drs. Jahja Santoso, Apt. Pabrik pertama di Jl. Kejaksaan no.35 Bandung, mulai
melakukan produksi sebagai industri rumah tangga (home industries) dengan
jumlah karyawan hanya 3 orang. Produk pertama diproduksi adalah Kapsul
Colsancetine.
Pada tahun 1980 PT. Sanbe Farma berpindah lokasi ke Jl. Industri 1 no.9
cimahi. Bangunan ini dikenal dengan PT. Sanbe Farma Unit I yang memproduksi
produk non penisilin, non sefalosporin, hormone dan obat hewan (veterinary).
Pada tahun 1996 bangunan PT. Sanbe Farma unit II didirikan untuk
memenuhi tuntutan produksi yang semakin besar dan sesuai dengan CPOB,
dimana bangunan untuk produk penisili dan safalosporon harus diproduksi di
bangunan terpisah. Unit II khusus memproduksi produk beta laktam dan
sefalosforin dengan berbagai macam bentuk sediaan.
Bangunan Unit III dan Caprifarmino dan Laboratories mulai difungsikan
pada tahun 2005. Pembangunan unit III mengacu pada CPOB Australia. Di unit
III juga terdapat WWTP (Water Waste Treatment Plant) juga untuk pengolahan
limbah dari unit I dan unit II. Unit III memproduksi persediaan steril seperti
injeksi, tetes mata dan persediaan semi solid.
12

Tahun 2003 bangunan Gedung obat jadi (Finished Good Warehouse)


didirikan untuk menyimpan obat dari semua unit gedung PT. Sanbe Farma.
3.1.2. Visi dan Misi Perusahaan
PT. Sanbe Farma yang bermotokan Where Quality Counts, terus
menerus meningkatkan nilai lebih tinggi bagi konsumen dalam hal kualitas dan
ketersediaan obat.
a. Visi Perusahaan
Visi PT. Sanbe Farma adalah perusahaan berbasis inovatif dan teknologi
sejalan dengan perkembangan sains dan teknologi dunia.
b. Misi Perusahaan
Misi PT. Sanbe Farma adalah menjadi perusahaan farmasi yang terunggul
dalam inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi farmasi serta medis.
3.2. Struktur Organisasi
Struktur organisasi di PT. Sanbe Farma adalah seperti gambar dihalaman
selanjutnya :








13

D
ir
e
k
t
u
r

U
t
a
m
a
Q
u
a
lit
y

A
s
s
u
r
a
n
c
e
D
iv
is
i
S
u
m
b
e
r
D
a
y
a

M
a
n
u
s
ia
B
a
g
ia
n

S
e
k
r
e
t
a
r
ia
t
B
a
g
ia
n

U
m
u
m

d
a
n
H
u
m
a
s
B
a
g
ia
n

S
u
m
b
e
r
D
a
y
a

M
a
n
u
s
ia
M
a
n
a
je
r

K
e
u
a
n
g
a
n
M
a
n
a
je
r
P
e
m
a
s
a
r
a
n
D
iv
is
i
K
e
u
a
n
g
a
n
D
iv
is
i
L
o
g
is
t
ik

d
a
n
P
e
m
e
lih
a
r
a
a
n
B
a
g
ia
n

A
k
u
n
t
a
n
s
i
B
a
g
ia
n
P
e
n
g
a
d
a
a
n
D
iv
is
i
P
e
m
a
s
a
r
a
n
P
e
m
e
r
in
t
a
h
a
n
D
iv
is
i
P
e
m
a
s
a
r
a
n
d
a
n

P
e
m
e
r
in
t
a
h
a
n
D
iv
is
i
P
e
la
y
a
n
a
n
J
a
s
a
B
a
g
ia
n

P
e
n
ju
a
la
n
I
n
s
t
it
u
s
i
B
a
g
ia
n

E
k
s
p
o
r
B
a
g
ia
n

P
o
lik
lin
ik
d
a
n

I
m
u
n
is
a
s
i
B
a
g
ia
n

T
U
K
e
u
a
n
g
a
n
B
a
g
ia
n
P
e
m
e
lih
a
r
a
a
n
U
s
a
h
a

K
e
c
il
B
a
g
ia
n

P
e
m
e
lih
a
r
a
a
n

I
B
a
g
ia
n

P
e
m
e
lih
a
r
a
a
n

I
I
B
a
g
ia
n
A
d
m
in
is
t
r
a
s
i
B
a
g
ia
n

P
e
r
ik
la
n
a
n
S
w
a
s
t
a
B
a
g
ia
n

P
r
o
m
o
s
i
&
P
e
n
ju
a
la
n

P
r
o
d
u
k
B
a
g
ia
n
P
e
n
g
a
w
a
s
a
n
I
n
t
e
r
n
D
iv
is
i
P
r
o
d
u
k
s
i
F
a
r
m
a
s
i
M
a
n
a
je
r

P
r
o
d
u
k
s
i
D
iv
is
i
T
e
k
n
o
lo
g
i
P
r
o
d
u
k
s
i
B
a
g
ia
n

T
e
k
n
o
lo
g
i
P
r
o
d
u
k
s
i
la
in
B
a
g
ia
n
P
e
r
e
n
c
a
n
a
a
n
B
a
g
ia
n

V
ir
o
lo
g
i
S
T
R
U
K
T
U
R

O
R
G
A
N
I
S
A
S
I

P
T
.

S
A
N
B
E

F
A
R
M
A

P
H
A
R
M
A
C
E
U
T
I
C
A
L

M
A
N
U
F
A
C
T
U
R
E
R







G
a
m
b
a
r

3
.
1

S
t
r
u
k
t
u
r

O
r
g
a
n
i
s
a
s
i

P
T
.

S
a
n
b
e

F
a
r
m
a















14

3.3. Deskripsi Kerja


Berdasarkan struktur organisasi di atas, maka dapat diuraikan mengenai
fungsi dan tugas masing-masing bagian. Berikut adalah fungsi dan tugas dari
masing-masing bagian yang terlibat pada PT. Sanbe Farma :
1. Direktur Utama
Tugas dan fungsi dari Direktur Utama, yaitu:
a) Bertanggung jawab sepenuhnya terhadap seluruh kegiatan
perusahaan.
b) Membentuk susunan organisasi dan menunjuk karyawan.
c) Melakukan pengolahan data, analisis dan evaluasi hasil usaha
dalam rangka meningkatkan daya guna dan hasil guna milik
perusahaan.
d) Mengangkat dan memberhentikan karyawan.
e) Mengadakan hubungan dengan pihak luar terutama mengenai hal-
hal yang menyangkut kebijaksanaan pengembangan perusahaan
dan kebijaksanaan yang bersifat umum.
2. Quality Assurance
Tugas dan fungsi dari Quality Assurance, yaitu:
a) Mengusulkan pelatihan-pelatihan sistem manajemen mutu.
b) Mengkoordinir penyusunan dokumen sistem mutu.
c) Meninjau seluruh dokumen sistem mutu.
d) Mengkoordinir pelaksanaan kampanye mutu/kesadaran tentang
sistem manajemen mutu.
15

e) Meninjau dokumen sistem mutu minimal 1 tahun sekali dan


merencanakan penyempurnaan secara bertahap.
f) Mengusulkan jadwal rapat tinjauan manajemen kepada Kepala
Direktur menetapkan agenda-agenda rapat dan bertindak sebagai
notulis pada rapat tinjauan manajemen.
g) Menyusun jadwal audit mutu internal dan mengatur penugasan tim
audit (audit mutu internal dilaksanakan minimal 6 bulan sekali atau
lebih sering sesuai dengan tipe aktivitas yang harus diaudit dan
dengan mempertimbangkan hasil audit sebelumnya).
h) Menganalisis rangkuman hasil audit dan melakukan tindak lanjut
agar pada periode audit berikutnya dicapai implementasi sistem
yang lebih efektif.
i) Menganalisis rangkuman dari hasil pengukuran quality objective
dari seluruh unit kerja dan mengusulkan tindakan perbaikan dan
pencegahan.
j) Melakukan tindak lanjut terhadap hasil audit oleh lembaga
sertifikasi sistem mutu setiap 6 bulan.
3. Divisi Sumber Daya Manusia
Tugas dan fungsi dari Divisi Sumber Daya Manusia, yaitu:
a) Mengkoordinasikan perumusan perencanaan dan pemberdayaan
pegawai (man power planning), sesuai kebutuhan Perusahaan.
b) Mengkoordinasikan perumusan sistem pengadaan, penempatan dan
pengembangan pegawai.
c) Mengkoordinasikan perumusan sistem dan kebijakan imbal jasa
pegawai dengan mempertimbangkan "internal / external equity".
16

d) Menyelenggarakan Sistem Informasi SDM dalam suatu database


kepegawaian.
e) Melakukan kajian dan evaluasi terhadap efektifitas program dan
kontribusi peraturan bagi perkembangan Perusahaan.
f) Mengevaluasi Hasil penilaian kinerja seluruh Pegawai yang telah
dilaksanakan bersama para atasan langsung.
g) Menyelenggarakan kegiatan pemeliharaan dan kebersihan gedung,
halaman, taman, dan lapangan parkir kantor pusat serta kantor
Divisi Keamanan.
h) Menyelenggarakan kebijakan pengadaan barang dan jasa sesuai
kebutuhan perusahaan.
i) Menyelenggarakan administrasi, penempatan, penyimpanan dan
penggunaan peralatan, inventaris, fasilitas kantor.
j) Menyediakan perlengkapan dan peralatan kerja yang diperlukan
kantor pusat dan atau perusahaan (komputer, kendaraan dinas,
kendaraan operasional).
4. Bagian Sekretariat
Tugas dan fungsi dari Bagian Sekretariat, yaitu:
a) Pelaksanaan koordinasi perencanaan program, anggaran dan
laporan perusahaan.
b) Pelaksanaan pembinaan organisasi dan ketatalaksanaan.
c) Pengelolaan administrasi kepegawaian.
d) Pengelolaan surat menyurat, dokumentasi, rumah tangga
perusahaan, kearsipan dan perpustakaan.
e) Pemeliharaan rutin gedung dan perlengkapan/peralatan kantor.
17

f) Pelaksanaan hubungan masyarakat dan keprotokolan.


g) Pengelolaan survey kesehatan daerah skala kota.
h) Penyelenggaraan bimbingan dan pengendalian operasionalisasi
bidang kesehatan.
i) Pelaksanaan administrasi perizinan/rekomendasi.
5. Bagian Umum dan Humas
Tugas dan fungsi dari Bagian Umum dan Humas, yaitu:
a) Pelaksanaan urusan kepegawaian, organisasi, dan tata laksana.
b) Pelaksanaan urusan tata usaha, perusahaan dan perlengkapan.
c) Pelaksanaan urusan hubungan masyarakat dan hubungan antar
lembaga.
6. Satuan Pengawasan Intern
Tugas dan fungsi dari Satuan Pengawasan Intern yaitu:
a) Menjabarkan visi dan misi perusahaan kedalam konsep audit
internal dan pengawasan manajemen pada tingkat korporasi.
b) Mengendalikan kegiatan pemeriksaan internal agar mencapai
sasaran dan sesuai dengan Standar Profesi Audit Internal.
c) Melakukan review atas kebijakan Perusahaan sebagai akibat
perubahan lingkungan dan mengusulkan perbaikan kebijakan yang
dinilai tidak serasi lagi dengan pola kerja perusahaan.
d) Memantau dan melakukan pengujian terhadap implementasi dari
kebijakan perusahaan.
18

e) Memberikan peringatan dini / awal kepada Direktur Utama atas


potensi masalah yang mungkin akan timbul akibat tidak
dilaksanakannya kebijakan perusahaan.
f) Membina hubungan dengan Instansi dari Luar Perusahaan agar
diperoleh informasi lebih dini tentang perkembangan Internal
Audit Standard yang berlaku.
7. Manajer Keuangan
Tugas dan fungsi dari Manajer Keuangan, yaitu:
a) Mengurus keuangan dalam perusahaan.
b) Mengeluarkan dana untuk keperluan perusahaan.
c) Memeriksa laporan tahunan anggaran keuangan perusahaan.
d) Melaksanakan kegiatan dan pengawasan administrasi dan
keuangan.
e) Merencanakan dan mengusulkan kebutuhan pengembangan
personil secara profesional.
f) Melakukan evaluasi secara berkala terhadap pekerjaan setiap
bagian bidang usaha yang dipimpin.
g) Melaporkan kegiatan dan hasil kerja secara berkala dan
memberikan usul kepada pihak terkait.
8. Manajer Pemasaran
Tugas dan fungsi dari Manajer Pemasaran, yaitu:
a) Melaksanakan kegiatan pemasaran terhadap produk yang ada di
perusahaan.
19

b) Menghimpun dan mengolah data tentang banyaknya konsumen


perusahaan sesuai dengan kebijakan perusahaan.
c) Melaporkan kegiatan dan hasil kerja secara berkala dan
memberikan usul kepada pihak yang terkait.
9. Manajer Produksi
Tugas dan fungsi dari Manajer Produksi, yaitu:
a) Membuat rencana kegiatan produksi sesuai dengan informasi dari
Manajer Pemasaran.
b) Melakukan evaluasi secara berkala terhadap hasil pekerjaan.
10. Kepala Bagian Sekuriti
Tugas dan fungsi dari Kepala Bagian Sekuriti, yaitu:
a) Menjaga dan Mengawasi seluruh keamanan diperusahaan
b) memberi perintah kepada pegawai sekuriti
c) menerima laporan keamanan dari pegawai sekuriti dibawahnya
11. Pegawai Bagian Sekuriti
Tugas dan fungsi dari Pegawai Bagian Sekuriti, yaitu:
a) Bertugas menjaga kemanan diperusahaan
b) Menerima perintah dari kepala keamanan
c) membuat laporan keamanan untuk kepala keamanan.



20

3.4. Analisis Sistem yang Berjalan


Analisis sistem yang berjalan bertujuan untuk mengetahui lebih jelas
bagaimana cara kerja sistem tersebut dan masalah yang dihadapi sistem untuk
dijadikan landasan usulan perancangan analisis sistem yang sedang berjalan yang
dilakukan berdasarkan urutan kejadian yang ada.