Anda di halaman 1dari 18

Komponen Desain: Teks

22 11 2009
Tipografi merupakan seni memilih dan menata huruf pada ruang untuk menciptakan kesan
khusus, sehingga pembaca akan dapat membaca semaksimal mungkin. Perkembangan tipografi
mengalami perkembangan dari cara manual atau dengan tangan (hand-drawn) hingga
menggunakan komputer. Dengan komputer, penggunaan tipografi menadi lebih mudah dan lebih
cepat dengan pilihan huruf !ang sangat "ariatif. #eski begitu dalam pemilihan huruf font, harus
diperhatikan karakter produk !ang akan ditonolkan dan uga karakter segmen pasarn!a. $rup
musik heavy metal tidak akan menggunakan logo grupn!a dengan huruf %cript seperti pada
undangan pernikahan bukan&.
'enis(enis font meski begitu ban!ak tetapi tetap dalam kategori sebagai berikut)
1. *uruf Tanpa +ait (%ans Serif), tidak memiliki kait atau hook, han!a batang dan
tangkain!a saa. ,ontoh) -rial, Tahoma.
2. *uruf .erkait (Serif), #emiliki kait atau hook pada uungn!a, contoh) Times /oman,
$aramond.
0. *uruf Tulis (Script), %etiap hurufn!a saling terkait seperti tulisan tangan. ,ontoh)
.rushscript, #istral, %helle!.
1. *uruf Dekoratif, %etiap huruf dibuat secara detail, kompleks dan rumit. ,ontoh)
-ugsburger 2nitial.
3. *uruf #onospace, bentukn!a bisa sama seperti huruf %ans %erif atau %erif, tapi arak
dan ruang setiap hurufn!a sama. ,ontoh) ,ourrier, #onot!pe ,ursi"e, 4,/.
Dalam sebuah desain perlu penekanan dan urutan atau hirarki dalam pembacaan teks. Tidak
semua teks harus menonol, sehingga dalam teks ada !ang disebut 'udul (headline), %ubudul
(subhead) dan naskah (bodytext). Dengan memperhatikan hirarki ini maka kita dapat dengan
mudah memanfaatkan tool !ang ada pada aplikasi tertentu. ,ontoh kecil seperti tool pembuatan
daftar isi secara otomatis pada aplikasi 5ord, dll. 'adi selain tepat aturan tern!ata uga dapat
menggiring pemba6a pada pemahaman sistematika !ang rapi dan dengan demikian akan mudah
menangkap isi.
Tipografi
Tipografi (typography) adalah ilmu !ang mempelaari tentang huruf. 7atar belakang tipografi
dimulai seak usaha manusia berusaha menuangkan pesan(pesan !ang ingin disampaikan kepada
orang melalui tulisan. Pada a6aln!a orang berkomunikasi secara lisan, mereka menghafal
peristi6a penting dalam searah hidupn!a dalam bentuk s!air dan menuturkan kembali s!air itu
kepada orang lain.
%etelah itu barulah pen!ampaian pesan dalam bentuk tulisan dilakukan dengan cara menggurat,
mengukir, mentakik, menggambar, kemudian menulis sampai dengan mencetak.
'ohan $utenberg adalah pelopor pembaharu Tipografi. Pada abad 89 tepatn!a 1133 #asehi di
'erman ia menemukan huruf cetak timah.
Pada era huruf cetak, kita mengenal istilah font dan T!peface. :ont berasal dari bahasa Perancis
foindre, !ang artin!a mencair. 2stilah ini diartikan sebagai baki atau talam !ang berisi set huruf(
huruf logam hasil pengecoran !ang digunakan pada pencetak untuk komposisi suatu dokumen.
%etiap baki terdiri dari seluruh huruf abad dengan ukuran dan enis tertentu. %edangkan
Typeface secara tradisional diartikan sebagai suatu set karakter dengan ciri bentuk !ang sama
pada setiap karakter. Dengan demikian, pengertian typeface dengan nama /oman adalah
mengandung semua ukuran huruf /oman dari !ang terkecil hingga terbesar, demikian uga italic,
bold dan normal.
Pada generasi cetak komputer istilah font dan typeface menadi rancu, orang cukup men!ebut
dengan sebutan font untuk setiap enis huruf. ;amun dengan perkembangan teknologi komputer,
kita dapat leluasa memilih enis font !ang diinginkan. Tetapi memilih font adalah pekeraan !ang
melelahkan dan perlu kecermatan, karena umlah dan enis font !ang tersedia dan dari tahun
ketahun terus bertambah dan berkembang. #eski demikian akan lebih mudah ika mengetahui
lebih dahulu enis(enis font dan anatomin!a.
Anatomi Ketinggian Huruf
%etiap bentuk huruf mempun!ai keunikan tersendiri. ;amun intin!a tetap dalam batas(batas
tertentu seperti body size, baseline, meanline, <(height, ascender dan descender sebagai berikut)
Pada gambar dapat diamati anatomi dasar huruf. Baseline adalah garis ma!a !ang menadi lantai
sebagian besar huruf. Tidak semua huruf harus tepat berlandaskan di baseline. 'ika dilihat
dengan teliti, huruf =t>, =p>, dan =?> tipe *el"etica tersebut agak mele6ati garis baseline sedikit
ke ba6ah. +emudian capline (capital line) adalah istilah untuk garis ma!a !ang menadi batas
atas huruf(huruf kapital. $aris ini uga han!a bersifat patokan saa, bukan berarti tidak boleh ada
bagian huruf !ang melebihi capline. ,oba -nda cetak atau tampilkan di la!ar monitor huruf @fA
*el"eticaBatau beberapa tipe lainBmaka -nda akan melihat tinggin!a sedikit lebih dari
capline. Perhatikan uga *uruf =k> , meskipun tidak terlalu sering, tinggin!a melebihi huruf
kapital. Cang demikian adalah sah(sah saa.
'ika capline adalah garis patokan untuk tinggi huruf kapital, maka meanline adalah patokan
tinggi untuk huruf kecil. %ementara bagian tangkai huruf kecil !ang mele6ati ke atas meanline
disebut ascender (perhatikan tangkai utama huruf @dA) pada $ambar dan bagian tangkai !ang
mele6ati ke ba6ah baseline disebut descender (perhatikan tangkai utama huruf @pA). %eperti
pada penelasan sebelumn!a, ascender dan descender dapat bebas melebihi capline dan baseline
sesuai selera atau desain si perancang tipe. .erikut adalah dua tips memanfaatkan anatomi
ketinggian huruf.
+esederhanaan huruf kapital (apitalize) dapat membentuk garis semu pada capline dan
baseline, sehingga cocok dipadukan dengan garis(garis horisontal dan bidang persegi empat.
*uruf dengan bermacam(macam ketinggian seperti Title ase kurang menampilkan garis semu.
Perhatikan dua contoh berikut.

Tips
-natomi huruf(huruf kecil (lower case) memiliki "ariasi tinggi ascender dan descender. Dengan
demikian maka terdapat ruang !ang dapat dimanfaatkan untuk obek lain seperti garis atau teks
lain. Perhatikan dua contoh berikut.

Anatomi Bentuk Huruf
Dalam anatomi bentuk huruf, setiap huruf memiliki batang, uung (terminal) atau tangkai seperti
gambar berikut)

$ambar menelaskan bagian(bagian umum sebuah huruf. %ebuah huruf dibentuk dengan
goresan(goresan (stroke). $oresan pertama biasa disebut dengan basic stroke, contohn!a goresan
"ertikal pada huruf =D>. Di uung stroke huruf(huruf bertipe serif, akan diumpai tangkai atau
hiasan !ang disebut serif. %ementara pada tipe sans serif, uung stroke polos dan biasa disebut
terminal.
.erikut adalah gambar dan penelasann!a.

,ontoh $ambar menelaskan bagian(bagian huruf tertentu !ang ban!ak memakai istilah seperti
badan manusia. Apex adalah uung lancip huruf =->. Arm adalah goresan horisontal pada huruf
=T>. Ear adalah cuplikan di huruf =g> pada sebagian besar font serif. Counter adalah ruang
negatif !ang terbentuk dalam sebuah huruf, seperti pada huruf =p> atau =c>. Daftar istilah !ang
lebih lengkap bisa diumpai pada halaman 5eb berikut )
666.adobe.comEsupportEtechguidesEprintpublishingEt!pograph!FbasicsEletterformFanatom!Emai
n.html.
%empatkanlah mengunungi 6eb tersebut untuk mengetahui sebutan dari bagian(bagian sebuah
huruf. Dengan mengetahui komponen( komponen tersebut, maka anda dapat memainkan
terminal dan batang sehingga membentuk tulisan atau logo !ang unik. Perhatikan contoh logo
berikut.

Geometri Huruf
Dari bentuk atau geometrin!a, huruf dapat dibagi 1 kelompok !aitu)
1. $aris tegak(datar) D, :, *, 2, 7
2. $aris tegak(miring ) -, +, #, ;, 9, 5, 8, C, G.
0. $aris tegak(lengkung) ., D, $, ', P, /, H.
1. $aris lengkung) ,, 0, I, %
Dengan mengetahui kelompok geometri huruf, maka anda dapat memperkirakan bentuk(bentuk
!ang cocok untuk diterapkan pada sebuah huruf.
Tips !
Pada contoh huruf JDA enis -rial .lack terdiri dari garis tegak(datar (horisontal dan vertikal)"
Dengan demikian, anda dapat mengambil unsur !ang sama, !aitu menggabungkan dengan
bentuk kotak.
Tips #
.egitu pula dengan J8A !ang mempun!ai sumbu garis miring (diagonal) dapat digabung dengan
1 buah segitiga. %edangkan *uruf , dan I !ang mempun!ai sumbu melengkung (kur"a) dapat
digabung dengan bentuk lingkaran.
Jenis Huruf/Font
JENIS HURUF KETERANGAN CATATAN
Serif

$enis huruf (Typefaces)
dengan strokes%ekor,
dinamakan serif, menghiasi
$enis &uruf ini" ontoh
paling umum adalah
Times"
'entuk huruf yang formal" Serif
mengekspresikan organisasi dan
intelektualitas" Sangat anggun
dan konservatif"
Sans-serif

$enis &uruf yang tidak
memiliki stroke%ekor"
()ungnya bisa berbentuk
tumpul (rounded corner)
atau ta)am" 'entuk &uruf
Sans-Serif yang paling
poluler adalah &elvetica
dan *rial
+urang formal, lebih hangat, dan
bersahabat" San-Serif biasanya
sangat cocok sebagai screen-font
(untuk tampilan di layar monitor)
karena ta)am dan gampang untuk
dibaca"
,onospace

Setiap huruf yang ber)enis
,onospace mempunyai
)arak%lebar yang sama
setiap hurufnya" &uruf -
dan . akan mempunyai
ruang yang sama" ontoh
huruf monospace adalah
ourier" &uruf pada ,esin
Tik )uga adalah contoh
huruf ,onospace"
'erdasarkan pada dasar mesin
ketik" $enis ,onospace banyak
digunakan oleh programmer
untuk coding, dan )uga untuk
preformatted text" 'elakangan ini
bentuk monospace banyak
dipakai oleh designer yang
beraliran /grunge0 alternative"
1ecorative

'entuk huruf yang sangat
rumit desainnnya" 'entuk
huruf ini akan sangat
memusingkan )ika dipakai
sebagai body text, dan
hanya cocok untuk dipakai
(secara terbatas) untuk
&eadline"
+arena )enis yang banyak, font
1ecorative bisa membuat efek
respon yang berbeda" $enis
1ecorative biasanya paling
cocok digunakan untuk $udul,
dan lebih baik tidak digunakan
sebagai body text"
Script

'entuk huruf yang
menyerupai tulisan tangan"
$enis huruf ini )uga sering di
sebut )enis +ursif (ursive)"
,emberikan kesan keanggunan
(sophistication) dan sentuhan
pribadi" 2emakaiannya )angan
sampai terlalu banyak (sama
seperti 1ecorative)
Tips 3
+ombinasi enis :ont dapat memberikan penekanan !ang kuat pada kata !ang diinginkan dalam
sebuah kalimat.
Jarak Antar Huruf (Kerning Dan Traking!
Kerning dan Tracing adalah istilah untuk arak antar huruf. ;amun kerning mempun!ai nilai
!ang khas atau beda pada setiap hurufn!a. +erning dapat diartikan pengaturan celah antara
huruf(huruf dalam suatu paragraf. %edangkan tracking untuk mengontrol arak antar huruf secara
umum. +erning lebih bersifat mengharmoniskan hubungan antara huruf(huruf !ang apabila
didekatkan dengan huruf tertentu lainn!a maka akan timbul celah !ang berlebihan.
Pada aplikasi ,oreldra6 dan -dobe Photoshop lebih ban!ak dipakai istilah Tracking" 2stilah
tracking digunakan sebagai cara lain untuk mengatur arak antar huruf. %atuan Tracking biasan!a
menggunakan persentase dari lebar font (point). :asilitas tracking memungkinkan anda
mengatur spasi rentang teks terpilih, suatu baris teks maupun keseluruhan dalam paragraf atau
satuan blok teks.
%ecara umum tingkat kerapatan tracking terbagi menadi 3 enang, !aitu)
1. 9er! Tight
2. Tight
0. ;ormal
1. 7oose
3. 9er! loose
Pemberian tracking tidak berpengaruh pada lebar tipisn!a huruf, tetapi han!a arak antar huruf.
%usunan huruf !ang menggunakan tracking very tight hingga tight akan mengakibatkan halaman
teks menadi tampak gelap (kehitaman), sedangkan tracking loose dan very loose akan
men!ebabkan per6aahan pada bodytext menadi pucat dan memberi kesan tidak
menggairahkan. Perhatikan contoh berikut)
Tips
1) Dengan kombinasi rapat dan renggang akan menambah fokus pada huruf rapat.
2) -dan!a 'arak antar huruf memungkinkan disisipkan obek seperti garis.

0) 'arak antar huruf dapat memungkinkan huruf diberi obek background pada setiap hurufn!a
dengan lebih leluasa.

Jarak Antar Kata
%elain arak dapat diberikan pada antar huruf, uga dapat diberikan pada antr kata. ;amun
pengatur arak antar kata arang digunakan kecuali pada 'udul atau %ubudul.
Tips ! Dengan pengaturan arak antar kata bisa disisipkan obek misaln!a garis. %eperti contoh
berikut.
Animation " multime#ia " grap$is
Jarak Antar Baris ("eading!
Pengaturan arak antar baris atau leading adalah sarana untuk mengontrol lebar arak !ang
diberikan antara body clearance suatu baris dengan batas ascender pada baris berikutn!a. 'ody
clearance adalah arak kosong !ang menamin agar ascender suatu baris tidak bertubrukan
dengan descender baris diatasn!a. %ebenarn!a body clearance inilah batas minimum suatu arak
antar baris.
Pada Kaman percetakan tradisional menggunakan letter timah, body clearance adalah bidang di
ba6ah letter !ang sudah termasuk di dalam face dari karakter tersebut. 'ika disusun dalam
susunan berbaris, maka secara otomatis body clearance itu membentuk arak antar baris !ang
menaga agar huruf pada baris satu tidak bertubrukan dengan baris diba6ahn!a.
'ika diperlukan spasi antar baris !ang lebih dari sekedar body clearance maka diantara dua baris
susunan karakter timah itu diberikan timah pembatas. Hkuran timah pembatas ini diberikan
dalam satu point. 'arak inilah !ang hingga kini dipergunakan sebagai patokan pengukuran spasi
antar baris atau leading.
%elain mengukur leading dengan datuan point, beberapa fasilitas !ang tersedia pada program
Desktop Publishing dan 9ektor $rafis men!ediakan sarana menghitung dengan menggunakan
satuan persentase dari tinggi font. 'adi sebenarn!a dasar satuann!a uga masih berkisar pada
point.
.iasan!a sebagai default, leading diberikan dengan nilai 100L dari tinggi font atau nomor
ukuran font itu, dan selanutn!a anda dapat meningkatkan nilai diatas 100L untuk menambahkan
leading. 'ika anda memberikan leading 200L, berarti anda mengetik teks dengan spasi ganda.
Pada typesetting tradisional anda tidak dapat leading negatif, atau nilai diba6ah 100L dari
tinggi font. ;amun pada t!pografi digital hal ini dapat dilakukan, sehingga mengakibatkan teks
!ang diketik bertabrakan antara baris atas dengan baris ba6ah.
Tips 4 Dengan merenggangkan baris, akan lebih leluasa dalam pembacaan. Penambahan obek
background akan memungkinkan men!isipkan obek antar baris.
Karakteristik Huruf
%eperti !ang sering diumpai, pada software pengolah kata seperti 5ord dan software grafis !ang
lain pada umumn!a, selalu disediakan pemilihan enis huruf dengan karakteristik seperti)
;ormal, Tebal ('old), #iring (.talics), garis ba6ah ((nderline) dan kombinasi lainn!a.
a# Huruf %iring (italic! & Sample Text 4 Teks italic akan menarik mata karena kontras
dengan teks normal. Terlalu panang kalimat dengan teks italics akan sulit dibaca, apalagi ika
digunakan di la!ar komputer. Teks italic biasa digunakan ika ada kata asing.
$# Huruf Te'al (Bold! & (ample Text : *uruf tebal uga mengundang perhatian karena
kontras dengan huruf normal. .iasa dipakai pada udul atau subudul. Terlalu ban!ak huruf tebal
akan mengaburkan fokus pada makna teks.
c# Huruf Bergaris Ba)a$ (Underline! & %ample Te<t ) $aris ba6ah menandakan adan!a
sesuatu @pentingA. Dan uga biasa dipakai pada hyperlink di 6eb.
d# Huruf Ber)arna & (ample Text : ,ara membedakan teks dapat menggunakan 6arna,
meskipun tidak sekuat bold. Penggunaan teks 6arna pada 6ebsite dapat disalah artikan
pengunung karena mirip hyperlink. Penggunaan teks 6arna cenderung tidak mudah karena harus
mengerti tetang komposisi 6arna.
e# Huruf Kapital * %-#P7D TD8T : Teks !ang memakai uppercase, atau huruf kapital
semua, sering merangsang seorang penulis untuk mengekspresikan hal(hal penting atau !ang
ingin ditonolkan. ;amun penggunaan huruf kapital pada keseluruhan teks ustru men!ulitkan
mata untuk dapat membaca dengan lancar, karena di dalam susunan huruf kapital, tinggi rendah
huruf menadi sama. #ata sulit mengenali bentuk(bentuk spesifik dari huruf seperti !ang
dimiliki oleh huruf lowercase. -kibatn!a urat mata menadi cepat lelah dan enuh.
Penggunaan kombinasi huruf besar dan kecil ((pper dan lowercase) ustru memiliki keterbacaan
!ang lebih baik. *al ini dikarenakan bentuk lowercase antara huruf satu dengan !ang lain lebih
mudah dibedakan cirin!a.
.erbeda dengan unsur lain !ang ditabukan tetapi masih memiliki alan keluar sebagai upa!a
breaking the rule, maka penggunaan allcap atau uppercase sebagai bodytext hampir dapat
dikatakan mutlak harus dihindari.
Penggunaan huruf kapital pada bodytext terkadang dapat diartikan sebagai @perintahA
atauAamarahA. 'ika -nda mengirim sms dengan huruf kapital semua dapat diartikan oleh
penerima pesan bah6a -nda sedang emosi atau marah. ;amun ika ditambah komponen garis
putus(putus, biasan!a diartikan bah6a -nda sedang berbisik(bisik.
'ika tern!ata harus menggunakan allcap sebagai bodytext maka sebaikn!a digunakan pada
prasasti !ang dipahatkan pada monumen. %ebagai tambahan, pilihlah bentuk huruf kapital !ang
body(n!a lebih sempit dari face(n!a. %ebagai contoh font 4ptima, -utumn, -lbertus. ;ah, font(
font tersebut masih memiliki keterbacaan !ang bagus pada allap(n!a.
Perhatikan dua contoh berikut.
Perhatikan contoh teks diatas menggunakan typeface dan ukuran !ang sama. ,obalah membaca
keduan!a dan perhatikan bagaimana keterbacaan bodytext !ang menggunakan allcap dan !ang
menggunakan kombinasi.
Tips
1) Dengan membedakan ketebalan (bold) secara ekstrim dapat membuat fokus pada kata !ang
ingin ditekankan.
2) +ombinasi 'old dan .talics secara ekstrim, kalimat dapat terbaca meskipun tanpa spasi.
0) +ombinasi 'old dan .talics dalam satu kata dapat memberikan penekanan dan perubahan
makna.
Penggunaan allap sebagai udul atau sub udul memang tidak terhindarkan, dan ini memang
memiliki kekuatan tersendiri ika dipergunakan pada teks !ang tidak terlalu panang. +ata(kata
!ang diketikkan dengan huruf besar dapat memberi tekanan maupun aksen pada makna.
'alloning teks pada komik !ang menggambarkan orang !ang berteriak, membentak, selalu
ditulis dengan allap.
Huruf Dari +',ek
Hntuk membentuk huruf !ang terbaca, -nda dapat men!usunn!a dari obek tertentu. ,ontohn!a
uhntuk huruf =4> kit dapat menggunakan obek buah nanas atau apel, dll.
Transformasi Dasar
Dengan menggunakan prinsip transformasi pada gambar, -nda dapat menemukan bah6a huruf
dapat dikombinasikan dengan berbagai macam enis transformasi !aitu P/%T (2osition,
5otation, Scale, Transparancy), dan masih ban!ak lagi enis transformasi lainn!a. Hntuk model
huruf transformasi terdapat bermacam2 tehnik, antara lain ) Position, rotation, %cala atau
%iKe, Proporsi, ,ermin atau ,irror, %ke6, Transparanc!,
Efek
Di samping transformasi dasar !ang sederhana, agar desain huruf nampak lebih detail dan
menarik, bisa ditambah kombinasi efek sebagai make(up.
Tips 4 *ati(hati efek !ang tidak sesuai konsep akan merusak desain. %ebelum bermain dengan
efek lebih baik menggunakan prinsip desain tipografi. Pemberian efek teks !ang kuat bisa
mengalahkan obek gambar, sehingga gambar tidak terlalu ban!ak efek. Perhatikan contoh
desain berikut.
+ombinasi Teks dan gambar !ang sudah di make(up
-erataan (Alignment!
Dalam penulisan tentun!a sudah umum diketahui enis perataan dalam paragraf, seperti rata kiri
(left alignment), rata tengah (center alignment), rata kanan (right alignment), rata kiri kanan
()ustify alignment) dan rata kiri kanan penuh (full )ustify alignment).
Tentang paragraf dapat digunakan pada software desktop publishing seperti Pagemaker, indesign,
9entura, #icrosoft 5ord, termasuk ,oreldra6. Pada ,oreldra6 untuk mengaksesn!a dengan
menu Text *. Format text (/trl M T!0
Dengan mengetahui karakteristik perataan(perataan pada penulisan teks, anda dapat membuat
pembaca menangkap informasi dengan mudah, cepat, elas dan tentu saa menarik atau estetis.
.erikut adalah karakteristik dan tips dalam perataan teks.
1ata Kiri
/ata kiri paling mudah dibaca, karena mata akan mudah menangkap saat membaca baris
berikutn!a. %pasi antar huruf dan antar kata tetap atau tidak berubah sesuai karakteristik
hurufn!a. %isi kanan paragraf akan terlihat tidak rata atau bergerigi, !ang mengesankan tidak rapi
dan tidak lengkap. ;amun ustru hal ini dapat mengurangi kebosanan pembacan!a.
Teaching .n ,ind s!nthesiKes the emerging theories for
practicing teachers through doKens of practical
e<amples. These e<amples demonstrate ho6 a teacherAs
conceptualiKation of teaching and learning profoundl!
influences that teacherAs beha"ior. 4f e?ual importance,
the book contains man! e<ercises designed to help
teachers identif! and e<amine their o6n thought
processes.
1ata Tenga$
#eskipun bentukn!a secara men!eluruh enak dipandang, rata tengah akan lebih sulit dan lebih
lambat untuk dibaca. +arena saat perpindahan baris, pembaca agak lama menemukan baris
berikutn!a. %ebaikn!a tidak membuat artikel panang dengan perataan rata tengah. ;amun rata
tengah cocok untuk tulisan pendek seperti puisi, pengumuman singkat dan !ang lain. -rtikel
panang dengan rata tengah akan melelahkan pembacan!a.
:or those 6ho re?uire the "erification of e<perts,
literall! hundreds of sources from disciplines including
education, cogniti"e ps!cholog!, and the neurosciences
are pro"ided in endnotes and references. *o6e"er,
Teaching .n ,ind is not a theoretical discussion. 2t is an
immediatel! useful plan of action for practicing
teachers.
1ata Kanan
/ata kanan uga sulit dibaca, karena kita membaca dari kiri ke kanan. ;amun masih lebih
terbaca rata kanan dibanding rata tengah. Pembacaan saat perpindahan baris akan men!ulitkan
mata pembaca karena bentuk rata kiri !ang acak.
2n addition to e<amining alternati"e beliefs, "alues, and
metaphors, Teaching .n ,ind e<plores a "ariet! of
cogniti"e processes rele"ant to teaching. Thought
"iruses, dichotomous thinking, categoriKationElabeling,
and some specific 6a!s that people =kno6> are ust a
fe6 of the topics included. .ecause the! form the
foundation for teacher beliefs, man! presuppositions of
the con"entional =6isdom> of education are ree<amined.
1ata Kiri Kanan
/ata kiri kanan mudah dibaca. %pasi antar huruf dan antar kata akan ada perubahan karena
pen!esuaian dengan perataan kanan. %ecara men!eluruh perataan ini enak dan mudah dipandang.
;amun hal ini dapat menimbulkan kebosanan pembacan!a.
Dducational theorists #ichael :ullan and -nd!
*argrea"es ha"e argued that, =Teacher de"elopmentN
in"ol"es more than changing teachersA beha"ior. 2t also
in"ol"es changing the person the teacher is.> Teaching
2n #ind 6ill help teachers e<plore their unconscious
thinking processesBto determine 6ho the! are no6. 2n
addition, the book 6ill help teachers identif! the
changes the! can make in themsel"es to create
educational en"ironments in 6hich both the! and their
students 6ill thri"e.
1ata Kiri Kanan -enu$
*ampir sama dengan perataan /ata kiri kanan, namun dapat menimbulkan spasi antar huruf !ang
sangat e<trim, sehingga terlihat agak ompong. Perataan ini sangat rapi dan cocok bila dipadukan
dengan background kotak.
Teks 2ntuk Daftar
Teks berupa daftar seperti daftar isi, menu, kerangka, point(point penting pada presentasi, perlu
ada penekanan, antara lain)
Bullet 3 4um'ering
#emberikan 4bek atau angkaEpenomoran pada a6al baris, ,ontoh)
Drop /aps
#erubah ukuran atau enis font pada huruf a6al baris, ,ontoh)
+',ek Antara
#emberikan obek antar baris, ,ontoh)
+',ek 5atar Belakang
#emberikan obek dibelakang teks pada setiap baris, ,ontoh)

Tips Teks 5a6out
%ebelum membaca artikel, mata pembaca selalu melihat secara global, tidak sepotong
sepotong. #eskipun 7a!out disusun rapi, tetapi bisa adi antar group tidak ada
keterkaitan, sehingga desain terkesan JlepasA.
7a!out !ang tidak memiliki group dan terkesan terbuka, namun memiliki keterkaitan
antar artikel. Desain tersebut berhubungan dengan kaidah estetika) kesatuan (unity) dan
desain !ang mengalir (continuity)"
Desainer !ang baik mampu mengkompromikan antara fungsi komunikasi dan fungsi
estetis.