Anda di halaman 1dari 20

PEMERIKSAAN

ORTHOPAEDI
DR RAMZI ASRIAL SPB
PEMERIKSAAN TERDIRI DARI
1. RIWAYAT PENDERITA
ANAMNESA
2. PEMERIKSAAN FISIK
3. PEMERIKSAAN RADIOLOGIS
4. PEMERIKSAAN LABORATORIUM
5. PEMERIKSAAN KHUSUS
ANAMNESA
TERDIRI DARI :
1. AUTO ANAMNESA
2. ALLO ANAMNESA
DATA PRIBADI
CATAT TANGGAL & OLEH SIAPA
KELUHAN UTAMA
RIWAYAT PENY SEKARANG
RIWAYAT PENY SEBELUMNYA
RIWAYAT OPERASI
RIWAYAT KELUARGA
KELUHAN UTAMA
1. TRAUMA
2. NYERI
3. KEKAKUAN PD SENDI
4. PEMBENGKAKAN
5. DEFORMITAS
6. INSTABILITAS SENDI
7. KELEMAHAN OTOT
8. GANGGUAN SENSIBILITAS
9. GANGGUAN ATAU HILANGNYA FUNGSI
10. JALAN PINCANG
TRAUMA
HAL YG PERLU DIKETAHUI
WAKTU TERJADI TRAUMA
CARA TERJADI TRAUMA
LOKASI TRAUMA


NYERI
GEJALA TERSERING DIKELUHKAN
RASA NYERI BERBEDA TIAP INDIVIDU AMBANG
NYERI & TOLERANSI NYERI
SIFAT-SIFAT NYERI;
LOKASI NYERI TUNJUK DGN TEPAT
KARAKTER NYERI (TUMPUL, TAJAM)
GRADASI NYERI (1- 4)
INTENSITAS NYERI; ISTIRAHAT , AKTIFITAS ,
VARIASI SEHARI-HARI (PAGI, MALAM)
RADIATING PAIN, C/ NYERI SKIATIKA
REFERRED PAIN
KEKAKUAN SENDI
BERSIFAT UMUM, MISAL PADA;
ARTRITIS REUMATOID
ANKILOSING SPONDILITIS
LOKAL PD SENDI TERTENTU
KEL BERUPA;
HIPOASTESIA
ANESTESIA
PARESTESIA
HIPERASTESIA
PEMBENGKAKAN
STLH TRAUMA/TDK, TJD PERLAHAN,
PROGRESIF
OK INFEKSI, TUMOR
DEFORMITAS
PD SENDI (1 at >), ANGG GERAK/TRAUMA
DIKET; WAKTU, PERUBAHAN, SIFATNYA,
KECACATAN, HEREDITER, RPO
KETIDAKSTABILAN SENDI
OLEH KRN SEBAB
KRN KELEMAHAN OTOT, ROBEK/LEMAH
LIGAMEN & SELAPUT SENDI
KELEMAHAN OTOT
SIFAT UMUM PENY DISTROFI OTOT
SIFAT LOKAL MORBUS HANSEN
PERLU DIPERHATIKAN; WAKTU & SIFAT,
BATASNYA, REGRESI/SPONTAN, KEL
SENSORIS +/-, SFINGTER (?), CACAT, RPO
GGN SENSIBILITAS
OK KERUSAKAN SARAF UMN / LMN
PD TRAUMA ATAU PENEKANAN SARAF
GGN TAMBAH BERAT ATAU KURANG
GGN ATAU HILANG FUNGSI
JALAN PINCANG
PEMERIKSAAN FISIK
1. PEMERIKSAAN FISIK UMUM
2. PEMERIKSAAN FISIK ORTOPEDI
A. PEM FISIK ORTOPEDI UMUM
1) STATUS GENERALIS
2) STATUS LOKALIS
B. PEM FISIK ORTOPEDI REGIONAL



STATUS LOKALIS
LOOK (INSPEKSI)
CICATRIX (ALAMIAH ATAU BUATAN)
BIRTH MARK
FISTULAE, SINUS
WARNA MERAH/BIRU, HIPERPIGMEN
BENJOL, BENGKAK,CEKUNG
DEFORMITAS
GAIT
FEEL (PALPASI)
LAKUKAN PD POSISI ANATOMIS
LIHAT WAJAHNYA
SUHU KULIT
JARINGAN LUNAK / TUMOR (SIFATNYA)
NYERI TEKAN (TENDERNESS)
TULANG (BTK, PERMUKAAN, TEBAL,
TONJOLAN, KREPITASI)
PENGUKURAN PJG ANGG GERAK
true leg length, apparent leg length
PENILAIAN DEFORMITAS
NVD
OTOT
Kekuatan Otot
Grade 0 : TIDAK ADA KONTRAKSI
Grade 1 : PERUBAHAN TONUS OTOT
DGN PALPASI
Grade 2 : HANYA GERAKKAN SENDI
Grade 3 : DISERTAI LAWAN GRAVITASI
Grade 4 : DISERTAI MAMPU TAHANAN
RINGAN
Grade 5 : NORMAL
MOVE (GERAK)
GERAKKAN ANGG GERAK (PASIF/AKTIF)
NYERI (?)
PD ANAK PERIKSA YG TDK SAKIT DULU
DECREASE OF FUNCTION (DOF) +/-
RANGE OF JOINT MOVEMENT (ROM)
KEKAKUAN SENDI (ANKYLOSIS),
faktor;
INTRA ARTIKULER : KERUSAKAN TLG
RAWAN KERUSAKAN TLG SUBCHONDRAL,
JG OK KEL LIGAMEN, KAPSUL SENDI
EKSTRA ARTIKULER : OK OTOT, KULIT
ROM
Shoulder joint
Extensi 45-50 Abduksi 180
Flexi 110 Rotasi med 100-110
Adduksi 30 Rotasi lat 80
Elbow
Extensi 180/0 Supinasi 90
Flexi 145 Pronasi 80-85
Wrist
Extensi 85 Abduksi 15
Flexi 85 Adduksi 15
Hip
Extensi 30 Abduksi 45-60
Fleksi 30 (knee ekst) Adduksi 30
>120 (knee flex)
Knee
Extensi 0-180
Flexi 145
PEMERIKSAAN RADIOLOGI
TUJUAN:
Pelajari gbran N tlg & sendi
Konfirmasi adanya fx
Lihat konfigurasi fragmen
Tentukan teknik pengobatan
Tentukan fx baru atau lama
Apakah fx intra atau ekstra artikuler
Lihat keadaan patologis lain
Lihat benda asing
R DGN PRINSIP DUA :
DUA POSISI PROYEKSI
DUA SENDI
DUA ANGGOTA GERAK
DUA KALI FOTO
PEMERIKSAAN
LABORATORIUM
DARAH / URINE RUTIN
LEUKOSIT TINGGI, LED TBC
KGD PUASA, 2 JAM PP
URIC ACID
RHEUMATOID FACTOR
LFT
RFT
MASA PERDARAHAN
Ca MARKER
PEMERIKSAAN KHUSUS
CT-SCAN
EEG
EMG
MRI
ANGIOGRAFI