Anda di halaman 1dari 18

DEVELOPING THE

RESEARCH STUDY

A. Tri Susiati
Rika Evilyn
Merencanakan Penelitian

Mulai dari mana??


Mulai dengan pertanyaan
tentang sesuatu yang menarik
Masalah dapat muncul karena
– Ada tantangan, kesangsian atau
kebingungan terhadap suatu fenomena
– Kemenduaan arti, adanya gap antara das
sein dan das sollen
– Harus menarik peneliti untuk mencari
solusinya
– Adanya akses pada hal tertentu: sumber
dana, sumber data
Subjek Penelitian
Kepustakawanan
Bahan langka Manajemen, pendanaan,
Bahan non-cetak keuangan
Bahan pustaka dan Mobil perpustakaan
perpustakaan Museum
Bangunan perpustakaan Organisasi perpustakaan
Bentuk-bentuk mikro Pemindahan buku
Eksibisi pustaka Pengguna
Furniture Penggunaan perpustakaan
Jasa peminjaman dan penggunanya
Kearsipan Promosi
Kepustakawanan dunia Staff perpustakaan
Kesulitan membuat masalah
penelitian:
Tidak semua masalah di lapangan dapat diuji secara
empiris
Seringkali peneliti dihadapkan pada banyak masalah,
tetapi tidak dapat memilih mana yang menjadi fokus
penelitiannya
Adakalanya masalah cukup menarik. Tetapi data yang
dibutuhkan sulit diperoleh
Kurangnya sumber dalam memunculkan masalah:
kurang teori, kurangnya pengamatan data empiris.
Seringkali merumuskan masalah tidak ada nilai
penelitian, tidak mempunyai nilai keaslian, tidak
menunjukkan hubungan antar fenomena.
Identifikasi Masalah
Karakter masalah untuk penelitian
dasar

Pernyataan Masalah

Mengidentifikas Sub-masalah
Peran Teori dalam Design
Penelitian
Menjelaskan fenomena-fenomena

Pedoman untuk menemukan fakta

Membuat penelitian lebih ekonomis


Perbedaan Pengertian Teori
dalam Penelitian Kuantitatif dan
Kuantitatif
kualitatif Kualitatif
Deduktif Induktif
Dimulai dari konsep Dimulai dari realitas
Verifikasi dilakukan setelah Pengumpulan data dan
teori dibangun verifikasi dilakukan
Konsep sudah ada sebelum Konsep dibangun selama
penelitian dilakukan penelitian
Pada umumnya Tidak selalu menghasilkan
menghasilkan generalisasi generalisasi ttp generalisasi
analitis/generalisasi
berdasarkan contoh kasus
Menyusun Hipotesis
Definisi hipotesis
Sumber hipotesis
Mengembangkan hipotesis
Variabel-variabel
Variabel
Variabel independen
Variabel dependen
Variabel intervening
Variabel antecedent
Variabel extraneous
Variabel komponen
Variabel Moderating/Conditioning
Konsep
Definisi: sebuah abstrak dari kejadian yang telah diobservasi atau
sebuah tulisan yang disajikan kembali dari sebuah fakta. Maksudnya
adalah mempermudah berfikir dengan menggolongkan suatu angka
dari sejumlah peristiwa yang umum (Selltiz et al, 1959, p.41).
Konsep dapat dijabarkan dan ditingkatkan menjadi lebih nyata yang
disebut sebagai fenomena
Secara konsepsual fenomena di perpustakaan : peneliti
mengandalkan definisi yang sudah mapan sebagai refleksi untuk
menjaga konsistensi yang menunjukkan pemikiran dan usaha untuk
menghubungkan kepada pengetahuan dengan mempergunakan
konsep dan konstruksi yang sama
Sebagian besar konsep tidak bisa langsung diteliti tetapi harus di pecah
kedalam fenomena yang lebih konkrit yang dapat diukur
Peneliti menentukan dengan tepat kegiatan yang akan diukur
Pengujian Hipotesa
Pengertian kebenaran dari suatu hipotesis
akan tercapai apabilai semua kemungkinan
konsekuensi logis telah diuji dan peneliti
melakukan dukungan terhadap hipotesanya
Dalam pengujian validitas hipotesis, peneliti
biasanya menggunakan metode yang
deduktif ,suatu kerangka teoretis
merumuskan hipotesis secara logis
menyimpulkan hasil dari uji hipotesis
Langkah Pengujian Hipotesa
Peneliti mengembangkan konsekuensi logis dan kriteria
yang secara operasional dapat membantu untuk menolak
atau mendukung hipotesis.
Contoh : Mengenai penggunaan perpustakaan, dapat
digunakan bukti penggunaan,seperti jumlah kunjungan ke
perpustakaan ,jumlah buku yang dipinjam dll
Mengumpulkan dan menganalisis data yang relevan yang
menggunakan satu atau lebih kriteria dalam mengevaluasi
bukti-bukti yang telah dikumpulkan
Contoh: : menentukan jenis kunjungan perpustakaan ,
tujuan mereka, durasi kunjungan, dll
Validitas dan Reliabilitas
Dalam melakukan, sebuah penelitian, diperlukan
kepedulian dengan validitas dan reliabilitas.
Jenis vadilitas yang berhubungan dengan desain
penelitian.

validitas internal : desain penelitian secara internal sah
apabila secara akurat mengidentifikasi hubungan kausal.
Validitas internal penting digunakan untuk rancangan
penelitian eksperimental

Validitas eksternal : temuan secara umum harus benar
untuk berbagai macam keadaan atau kondisi ( serupa
dengan konsep kehandalan)
Validitas dalam Pengukuran
Pengukuran validitas mengukur instrumen dan menunjukkan
bagaimana ukuran yang valid. Instrumen pengumpulan data
mungkin tinggi dalam reliabilitas dan rendah dalam validitas
rendah atau sebaliknya
Idealnya pengukuran harus menghasilkan validitas dan reliabilitas
yang tinggi
Untuk beberapa tes standar, seperti tes IQ dan kepribadian, skor
validitas dan reliabilitas telah dihitung berdasarkan aplikasi dan
validasi selama studi dan tersedia dalam literatur, tetapi untuk
banyak tes atau instrumen dan jelas untuk yang baru
dikembangkan, skor tidak tersedia . Reliabilitas skor dapat dihitung
dengan menghubungkan skor untuk tes ulang.
Validitas yang logis
Validitas logis adalah type yang umumnya berlaku
didasarkan pada penilaian ahli.
Contoh: mengukur pemahaman mahasiswa tentang
bagaimana catatan yang diatur dalam katalog
perpustakaan. Sebuah tes pada kemampuan
perpustakaan tidak boleh dibatasi untuk mengukur
kemampuan pengguna perpustakaan untuk
memeriksa buku-buku. Ini harus mencakup
penggunaan katalog, indeks berkala , strategi
pencarian, dll
Ringkasan
proyek penelitian : dasar dari metode
penelitian ilmiah yang terdiri dari tahap-
tahap tertentu
Bab ini mempertimbangkan empat
perumusan tesis dari sebuah hipotesis;
dan pengukuran yang terkait dengan
validitas, reliabilitas/keandalan dan
level/tingkat. dan sampai batas tertentu
tahap kelima – yaitu metodologi
Ringkasan
Keberhasilan suatu proyek penelitian juga
harus memperhatikan biaya penelitian
Ishak & michael menyatakan bahwa
dalam penelitian, jawaban sebuah
pertanyaan dinyatakan baik apabila
mencapai setengahnya. (validitas dan
reliabilitas diatas 0,5)