Anda di halaman 1dari 9

SOAL KULIT :

1. (Soalnya tidak sempat difoto), intinya ada soal cerita


Kalau pemeiksaan penunjangnya ditanya, jawabannya Wet Combing
Kalau ditanya diagnosisnya, jawabannya Pedikulus Kapitis
Kalau ditanya terapinya, jawabannya itu hari Semua Benar

2. (Soalnya tidak sempat juga difoto) soal cerita juga. Intinya ada gatal di ketiak seperti bisul
Jawaban nya Stap.aureus
Kalau ditanya terapinya, jawabannya Antibiotik mupirosin
Intinya difoto jawabannya C (tapi tidak ditau apa itu Cnya)

3. Seorang anak perempuan 5 tahun, dibawa ibunya ke poliklinik dengan keluhan timbul
lepuhan di sekitar mulut sejak 1 minggu yang lalu yang terasa gatal setelah digarukkemusian
lepuhan tersebut pecah dan meninggalakan krusta berwana kekuningan. Kemungkinan
diagnosanya adalah :
a. Impetigo bulosa
b. Hepes labialis
c. Dermatitis perioral
d. Impetigo krustosa
e. Dermatitis kontak alergi

4. Seorang anak perempuan 5 tahun, dibawa ibunya ke poliklinik dengan keluhan timbul
lepuhan di sekitar mulut sejak 1 minggu yang lalu yang terasa gatal setelah digarukkemusian
lepuhan tersebut pecah dan meninggalakan krusta berwana kekuningan. Pemeriksaan
laboratorium yang paling tepat dilakukan
a. Prick test
b. Patch test
c. KOH
d. Kultur
e. Wood lampu

5. Seorang anak perempuan 5 tahun, dibawa ibunya ke poliklinik dengan keluhan timbul
lepuhan di sekitar mulut sejak 1 minggu yang lalu yang terasa gatal setelah digarukkemusian
lepuhan tersebut pecah dan meninggalakan krusta berwana kekuningan. Terapi yang tepat
diberikan
a. Antibiotik sistemik
b. Antibiotik topikal
c. Antibiotik sistemik + kortikosteroid topikal
d. Antibiotik sistemik + mupirosin topikal
e. Kompres larutan fisiologis

6. Seorang laki-laki 30 tahun datang ke poliklinik kulit dan kelamin dengan keluhan bintik-bintik
kemerahan pada daerah dagu sejak 4 hari yang lalu. Pada pemeriksaan dermatologi
didapatkan papul, pustul, eritem pada folikel rambut. Kemungkinan diagnosanya adalah :
a. Dermatitis seboroik
b. Folikulitis
c. Furunkolisis
d. Karbunkel
e. Impetigo non bulosa

7. Seorang wanita 35 tahun datang dengan keluhan bercak kemerahan dan nyeri kaki kanan
sejak 2 hari yang lalu disertai demam. Pada pemeiksaan dermatitis makula eritem (merah
terang), batas jelas. Kemungkinan diagnosanya adalah :
a. Impetigo
b. Herpes zooster
c. Erisipelas
d. Ektima
e. Ulkus

8. Terapi yang dapat diberikan pada paronikia adalah
a. Pemberian moisturizer
b. Eksisi (tindakan bedah)
c. Kompres Nacl
d. Debidemen lesi

9. Kandidiasis merupakan penyakit infeksi primr dan sekunder yang disebabkan oleh jamur
genus Candidiasis terutama spesies ?
a. Tropicalis
b. Krusei
c. Albicans
d. paropilens
e. glabrots

10. Pemeriksaan penunjang yang tidak dapat dilakkan untuk membantu menegakkan diagnosa
candidiasis ?
a. Histoptologi
b. Kultur jamur
c. Lampu wood
d. KOH 10%
e. KOH 20%

11. Yang tidak termasuk faktor yang berperan pada ptogenesis kandidiasis adalah
a. Virulensi dan daya adhesi jamur
b. Enzim dan toxin
c. Respon imun
d. Suhu kelembaban dan perubahan kulit
e. Spesies candida yangmenginvasi bost

12. Pitriasis versikolor adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh kuman komensal. Yang tidak
termasuk pemeriksaan fisis pytiariss versikolor adalah :
a. Lesi awal berupa makula berbatas tegas, tertutup skuama halus yang kadang kala tidak
nampak tegas
b. Lesi terutama wajah, punggung, tungkai dan lengan
c. Warna skuama bervariasi dan putih kekuningan, kemerahan hingga coklat
d. Dapat mengenai semua kulit, baik laki-laki maupun perempuan
e. Pada orang warna kulit putih dapat memberikan gambaran bercak hipopigmentasi

13. Kelainan kulit yang tidak dapat menjadi diagnosa banding pitiriasis versikolor adalah :
a. Vitiligo
b. Pitiriasis roses
c. Dermatitis seboroik
d. Morbus hansen
e. Tinea korporis

14. Modalitas terapi yang tidak dapat digunakan pada pitiriasis versikolor adalah
a. Mikonazol krim 1-2 % diberikan 1-2 kali/hari
b. Ketokonazol 2% sebagai shampo
c. Ketokonazol 2 kali sehari 200mg selama 7-10 hari
d. Itrakonazol 400mg dosis tunggal
e. Griseofulvin 3x250mg

15. Yang bukan spesies penyebab dari tinea kapitis adalah
a. Microsporum canis
b. Trichopyton rubrum
c. Trichopyton coocentricum
d. Trichopyton tonsuans
e. Microsporumaudouinii

16. Varian dari tinea capitis yang termasuk tipe inflamasi adalah
a. Gray patch
b. Kerion
c. Black dot
d. Trikotilomania
e. Seborrheic form

17. Terapi sistemik yang tidak dapat diberikan untuk penatalaksanaan tinea kapitis
a. Griseofulvin 20-25mg kg/hr selama 6-8 minggu
b. Terbinafin 250mg kg/hr selama 2-4 minggu
c. Itrakonazol 5 mg kg/hr selama 2-4 minggu
d. flukonazol 150 dosis tunggal
e. ketokonazol 200mg selama 7-10 hari

18. gambaran klinis tinea barbae tipe inflamasi adalah
a. plak eritema disertai skuama
b. papul, pustul disertai eritema tangan
c. makula hipopigmentasi disertai skuama
d. plak serpigonosa dengan tepi aktif dan cental hearing
e. mirip gambaran kerion tinea capitis dengan plak berkusta dengan sekret yang
seropurulen

19. yang tidak termasuk pemeriksaan penatalaksanaan sistemik tinea barbae adalah
a. glukokortikoid sistemik dapat diberikan selama pengobatan anti jamur
b. griseofulvin 2x500 mg selama 6 minggu
c. terbinafin 250mg/hari selama 2-4 minggu
d. itrakonazol 200mg/hari selama 2-4 minggu
e. flukonazole 200mg/hari selama 4-6 minggu

20. sporotrikosis merupakan jamur subkutan yang disebabkan oleh
a. Phialophora verrucosa
b. Fonsecaea pedrosoi
c. Fonsecaea compactum
d. Sporothrix schenckii
e. Streptomyces somaliensis

21. pemeriksaan penunjang yang tidak dapat dilakukan pada sporotrikosis adalah
a. hapusan seket
b. eksudat
c. biopsi
d. kerokan kulit
e. pus dan hapusan

22. berikut ini yang bukan merupakan gambaran klinis dari tinea korporis adalah
a. lesi anular
b. biasanya serpiginosa (ringworm like)
c. didapatkan kesi satelit
d. tepi lesi aktif
e. didapatkan central healing

23. Bentuk varian tinea korporis pada daerah tertentu yang disebabkan oleh T. concentricum
yaitu:
a. Tinea imbrikata
b. Tinea profunda
c.
d.
e

24. 24. .
a.
b.
c.
d.
e. Tuberculosis Cutis Miliaris Disseminata
25. Diagnosis parameter Tuberculosis Culliquativa Cutis :
a. Anamnesis, gejala klinis dan kultur
b.Gejala klinis, histopatologi, kultur, polymerase chain reaction
c. Pemeriksaan dahak
d. Pemeriksaan dahak dan foto thorax
e. Riwayat penyakit sebelumnya

26. Definisi multidrug resistant tuberculosa
a. Resisten terhadap obat-obat TB
b. Resisten terhadap obat lini pertama
c. Resisten terhadap obat lini kedua
d. Resisten terhadap rifampisin
e. Resisten terhadap isoniazid

27. Seorang anak laki-laki 7 tahun mendapatkan luka saat bermain. Beberapa bulan yang lalu
pemeiksaan tampak luka dengan pus (+) dan tampak ada sesuatu yang bergerak pada
tengah luka. Diagnosa yang paling mungkin adalah
a. Miasis
b. Amoebasis
c. Nekatoriasis
d. Sistosomiasis
e. Ankilostomiasis

28. Seorang perempuan berusia 25 tahun, hamil 4 bulan berobat karena benjolan merah dan
nyeri di kedua lengannya sejak 3 hari yang lalu disertai demam dan nyeri sendi. Sementara
pasien sudah memakan obat paracetamol. PF : plak eritematous di wajah, lengan dan badan,
berbatas tidak tegas, berkilat dan tidak nyeri, hipestesi (+). Dilengan terdapat nodus
eritematous yang nyeri bila disentuh. Apa diagnosis yang paling mungkin untuk pasien ini
a. Fixed drug eruption
b. Morbus Hansen tipe MB
c. Noduler eritema induratum
d. Eritema nodusum leprosum
e. Erupsi obat tipe makulopapular

29. Seorang wanita 50 tahun dengan keluhan bintil berisi cairan pada daerah pinggang kiri sejak
4 hari yang lalu dan nyeri. Pada pemeriksaan fisik ditemukan vesikel berkelompok diatas
kulit yang eritematous. Pengobatan yang paling tepat adalah
a. Ketokonazol 1 x 200mg
b. Acyclovir 5 x 800mg
c. Prednison 3 x 4mg
d. Dexamethason 3 x 0,5 mg
e. Cefadroxil 2 x 500mg



30. Seorang anak laki-laki umur 9 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan bercak
kemerahan yang berkembang menjadi bintik bintik kecil di seluruh tubuh dan berair.
Keluhan diawali dengan demam, lemah badan dialami sekitar 5 hari yang lalu, tampak
vertikel-vertikel di sekujur tubuh. Apa diagnosis paling tepat ?
a. Herpes zooster
b. Morbili
c. Varicella
d. Herpes simpleks
e. Paronikosis

31. Seorang laki-laki dirawat di RS dengan keluhan luka dikaki yang tidak merasa, terdapat lesi
hipopigmentasi dan penebalan saraf, BTA (+). Kuman penyebab keluhan ini adalah
a. M. Tuberculosis
b. M.leprae
c. T reponema pallidum
d. Neisseria gonorrhea
e. M. bovis

32. Seorang laki-laki usia 7 tahun datang ke poliklinik kulit dan kelainan dengan keluhan gatal
pada sela-sela jari tangan terutama pada malam hari. Keluhan tersebut kemudian menjalar
ke lengan dan perut. Diagnosa yang paling mungkin untuk kasus tersebut adalah
a. Tinea koporis
b. Scabies
c. Varicella
d. Herpes zoster
e. Impetigo

33. Terapi yang tepat untuk kasus diatas adalah
a. Mikonazole cream
b. Asiklovir cream
c. Mupirocin cream
d. Scabimite cream
e. Gentamisin cream

SOAL GIZI
1. Tn. T 56 tahun dengan perawatan ICU dengan perawatan ICU. Prinsip pemberian terapi gizi
ICU adalah..
a. Cegah overfeeding
b. Underfeeding lebih diutamakan
c. Pemberian lemak harus berhati-hati
d. Protein dalam range normal
e. Pemberian glukosa tidak memacu hiperglikemia
2. Nn. M 25 thn dengan diagnosis HIV/AIDS datang ke poliklinik gizi untuk manajemen diet.
Pasien mengeluhkan penurunan tinggi badan drastis 3 bulan terakhir. Tahap intervensi gizi
yang tepat adalah..
a. Konseling gizi -> suplemen oral -> nutrisi parenteral -> nutrisi enteral
b. Konseling gizi -> suplemen enteral -> nutrisi parenteral -> nutrisi oral
c. Konseling gizi -> suplemen oral -> nutrisi enteral -> nutrisi parenteral
d. Konseling gizi -> suplemen parenteral -> nutrisi oral -> nutrisi enteral
e. Konseling gizi -> suplemen oral -> nutrisi sentral -> nutrisi enteral

3. Ny. A 35 thn dengan diagnosis dengan shock septik akibat tifoid dan saat ini diberikan nutrisi
via enteral. Pemberian immunonutrient yag penting berupa..
a. Leucin
b. Isoleusin
c. Glutamin
d. Triptofan
e. Alanin

4. tn. L 33 thn MRS dengan candidiasis oral dan menyebabkan pasien kesulitn makan sejak 5
bulan terakhir. Pasien ini oleh dokter sebelumnya didiagnosis dengan HIV/AIDS. Masalah gizi
pada pasien ini berupa..
a. anoreksia
b. disfagia
c. diare
d. malabsorbsi
e. demam

5. Tn. T 23 thn di diagnosis sebagai tifoid oleh bagian penyakit dalam dan dikonsultasikan
untuk manajemen gizi. Dan pemeriksaan fisis pasien ini ditemukan dengan suhu 38c,
sehingga diperlukan..
a. Penambahan 10% energi total
b. Penambahan 11% energi total
c. Penambahan 12% energi total
d. Penambahan 13% energi total
e. Penambahan 14% energi total

6. tn. M 45 thn perawatan ICU, saat ini dengan febris (40C) dan TD 90/60 pasien didiagnosis
sepsis. Pemberian protein pada pasien dengan sepsis minimal berkisar..
a. 0,6 g/kgBB/hari
b. 0,8 g/kgBB/hari
c. 1 g/kgBB/hari
d. 1,2 g/kgBB/hari
e. 1,5 g/kgBB/hari



7. tn. M 45 thn dgn diagnosis sepsis dirawat di ICU. Sitokin yang memberikan respon pro
inflamasi pada pasien ini adalah...
a. TNF-alfa
b. IL-10
c. IL-4
d. IL-1

8. Ny. L 25 thn dgn meningitis dan kesadaran menurun perawatan ICU hari-1. Pasien ini
dipertimbangkan untuk stop intake oral sementara karena...
a. Fase flow
b. Fase ebb
c. Fase katabolik
d. Fase injuri

9. Ny. N dgn infeksi berat saat ini dengan tanda vital TD 90/60, N 40x/mnt, S 39c, RR 32x/mnt.
Pasien trmasuk dalam..
a. Fase flow
b. Fase ebb
c. Fase hiperkatabolik
d. Fase anabolik
e. B dan D benar

10. An. T 15 thn, dgn diagnosis tifoid dan mengalami penurunan nafsu makan karena mual.
Manajemen gizi pada pasien tifoid berupa..
a. Diet mulai dengan makanan cair
b. Diet mulai dengan makanan saring
c. Diet mulai dengan makanan lunak
d. Diet mulai dengan makanan padat
e. Diet mulai dengan nutrsi parenteral

11. tn. M 65 thn, dirawat di ICU dan dikonsulkan ke bagian gizi klinik untuk manajemen nutrisi.
Deteksi malnutrisi pada pasien ini dapat dilakukan dengan metode..
a. subjective global assessment
b. penurunan BB
c. mini nutritional assessment
d. anorexia lebih dari 3 bulan

12. nn. J. 30 thn menjalani rawat jalan dengan diagnosis HIV disertai infeksi tuberkulosis.
Bebrapa bahan makanan yang dapat diberikan sebagai sumber antioksidan antara lain..
a. apel
b. brokoli
c. tempe
d. ikan
e. susu formula


13. ny. K 30 thn MRS dengan BAB encer sebulan terakhir dan penurunan berat badan. Pasien
didiagnosis HIV/AIDS. Manajemen gizi sesuai dengan keluhan pasien adalah.. KECUALI
a. berikan lemak rantai sedang
b. utamakan nutrisi parenteral
c. malasorbsi lemak dapat menjadi masalah
d. perhatian terhadap dehidrasi

14. Nn. M 34 thn dengan kesadaran menurun akibat koma hiperglikemia dan dirawat diruangan
ICU. Alasan pemilihan nutrisi enteral dibandingkan nutrisi parenteral pada pasien ini adalah..
a. Resiko sepsis yang lebih besar
b. Resiko hiperglikemi yang lebih sering
c. Berfungsinya saluran cerna
d. Meta analisis parenteral nutrition masih kontroversial
SOAL PATOLOGI KLINIK
1. Penyakit virus didiagnosa dengan pemeriksaan tidak langsung seperti di bawah ini..
- Pemeriksaan antibodi virus (serologi)

2. Diagnosis DBD dengan tes yang terbaru adalah...
- IgM dengan ELISA

3. Tes immunologi pada malaria adalah..
- Immunocromatography (ICT)

4. Tes serologis rapid untuk tes TBC...
- Mycodot, ICT-TB

5. Infeksi primer pada Dengue ditandai engan pemeriksaan laboratorium..
- IgM (+), IgG (-)

6. Pemeriksaan lab pada penderita DHF..
- Hitung lekosit dan trombosit

7. Deteksi antibody langsung terhadap mayor group dari imunodefisiensi virus (HIV-AIDS)
- HIV-1 = envelope protein gp41
HIV-2 = envelope protein gp36

8. Untuk tes konfirmasi pada HIV/AIDS..
- Western blot (WB)

9. Pada widal test...
- Antigen O

10. Hasil pemeriksaan darah rutin pada penyakit alergi infeksi tropis, ditemukan..
- Tes eosinofilia