Anda di halaman 1dari 13

Membuat animasi 3D dan bisa bergerak dengan Blender

Arfinisa Pratidina (51411067)


3ia07 (Teknik Informatika)

disini saya akan tempat tempat keripik di minimarket dimana bungkus keripik berbentuk 3 dimensi dan meja display untuk chiki nya
berbentuk 3D.
berikut saya akan jelaskan bagaimana cara membuatnya dengan menggunakan Software blender.
sebelumnya saya akan menjelaskan Blender itu apa
Blender adalah perangkat lunak untuk grafis 3 dimensi yang gratis dan populer di kalangan desainer.
Blender dapat digunakan untuk membuat animasi 3 dimensi. Perangkat lunak ini juga memiliki fitur untuk membuat permainan.
Blender tersedia untuk berbagai sistem operasi.
Perangkat lunak ini berlisensi GPL dan kemudian kode sumbernya tersedia dan dapat diambil siapa saja.
Di Blender juga tersedia Game Engine, mesin untuk membuat game menggunakan logic bricks. Dan ada juga Cycles render.
berikut tampilan awal blender









Berikut adalah tutorial untuk membuat bungkus keripik kentang, dengan environment dalam sebuah minimarket.











Tekan Shift+A, dan pilih Cube, untuk mengubahnya menjadi bentuk yang diinginkan, digunakan kombinasi Scale dengan sumbu
XYZ.





















Setelah mendapat bentuk yang diinginkan, buat subdivisionnya dengan menekan CTRL+R
















Kemudian, untuk mendapatkan sudut-sudut yang lancip (seperti pada bungkus keripik kentang), pilih mode edge, kemudian klik
merge>collapse untuk mendapat sudut yang lancip. Perintah ini akan menyatukan kedua sudut tersebut menjadi 1 node.






















Setelah itu kita bermain lagi dengan perintah Scale dengan menekan sumbu XYZ untuk mendapatkan bentuk seperti di atas.












Setelah itu kita menggunakan UV Editing, untuk memasukkan merk keripik kentang ke objek yang telah di render.Pilih New di
window bagian kiri, kemudian Open gambar yang ingin digunakan. Select ALL atau tekan tombol A untuk memilih semua ruas di
window kanan, kemudian tekan U. Karena bentuk objeknya agak rumit, kita pilih Smart UV Project. Map yang telah di render akan
muncul di bagian kiri window, dan kita hanya perlu menyesuaikan Map dengan gambar yang tersedia.
















Kemudian, ganti ViewPort Shading dengan mode Texture, untuk melihat hasil gambar setelah diaplikasikan ke objeknya.
Berikutnya, untuk menghasilkan efek yang sama saat objeknya di render, gunakan perintah berikut. Di bagian kanan layar, pilih tab
Material, dan New. Setelah itu, pilih tab Texture. Kemudian ganti type texture menjadi Image or Movie. Di bawahnya lagi buka
image yang akan digunakan sebagai label. Kemudian dibawahnya lagi, di bagian Mapping, pilih koordinatnya sebagai UV.





















Berikut adalah hasil texturenya:

















LIGHTING, SHADING, DAN CAMERA
Berikutnya, saya akan membuat rak, lantai, dinding, serta tulisan minimarket















Untuk membuat rak, SHIFT+A > Plane, kemudian tekan E untuk extrude. Setelah itu tekan X dan hapus face, untuk mendapatkan
bentuk mangkuk. Setelah itu, face alas plane tadi di extrude ke bawah sehingga mendapat bentuk di atas.











Selanjutnya rak tadi di beri efek UV MAPPING juga, caranya sama dengan memberi UV MAPPING pada bungkus keripik
sebelumnya.

























Berikutnya, untuk menambah pencahayaan, ditambahkan lampu spot. Tekan shift+a, kemudian pilih lamp>spot. Setelah itu posisikan
lampu menggunakan tombol G pada sumbu xyz.















Setelah itu, kita tambahkan lantai dan dinding. Tekan shift+a kemudian pilih plane. Duplikasikan plane tersebut dengan shift+d
kemudian atur posisinya dengan G pada sumbu xyz dan scale (tombol S) hingga mendapat hasil yang diinginkan.
Berikutnya kita akan menambah efek ubin pada lantai dan efek mengkilap pada dinding. Kedua efek ini bisa didapatkan dengan
cara berikut:
Pilih salah satu plane, kemudian ke tab Material. Cek pilihan transparency, kemudian pilih RayTrace. Atur fres menjadi 0,1. Ini akan
membuat cahaya yang terpantul menjadi tersebar.
Turun lagi ke bawah, dan cek pilihan Mirror. Set Refl menjadi 0,1. Ini akan memberikan efek cermin pada plane tersebut, dan value
0,1 adalah untuk memberikan kemiripan pada ubin.













Setelah itu, kita tambahkan lantai dan dinding. Tekan shift+a kemudian pilih plane. Duplikasikan plane tersebut dengan shift+d
kemudian atur posisinya dengan G pada sumbu xyz dan scale (tombol S) hingga mendapat hasil yang diinginkan.
Berikutnya kita akan menambah efek ubin pada lantai dan efek mengkilap pada dinding. Kedua efek ini bisa didapatkan dengan
cara berikut:
Pilih salah satu plane, kemudian ke tab Material. Cek pilihan transparency, kemudian pilih RayTrace. Atur fres menjadi 0,1. Ini akan
membuat cahaya yang terpantul menjadi tersebar.
Turun lagi ke bawah, dan cek pilihan Mirror. Set Refl menjadi 0,1. Ini akan memberikan efek cermin pada plane tersebut, dan value
0,1 adalah untuk memberikan kemiripan pada ubin.


RIGGING, SKINNING, DAN ANIMASI














Selanjutnya, tekan Shift+A-Armature-Single Bone. Kemudian skalasi tulang dengan tombol S. Untung membuat tulang tersebut
terlihat, masuk ke panel
Properties dan centang X-Ray.














Kemudian geser armature ke bagian bawah bungkus dengan tombol G-Z, kemudian tambahkan tulang dengan mengklik kanan tulang
dan menekan tombol E(extrude), kemudian Z. Tambahkan hingga 3x.














Setelah ini kita akan menghubungkan armature tersebut dengan bungkus keripik. Proses ini dinamakan Skinning. Skinning
mengelompokkan beberapa vertex menjadi beberapa grup. Kemudian masing-masing grup akan dihubungkan ke setiap tulang yang
tersedia sehingga vertex pada objek bungkus akan mengikuti gerakan-gerakan tulang tersebut.
Ubah mode dari Edit Mode ke Pose Mode, dengan menekan CTRL+Tab.
Selanjutnya, pilih tulang paling atas dengan klik kanan. Setelah itu CTRL+P untuk Set Parent, kemudian Armature Deform.






















Masuk ke panel Properties lagi, dan pilih display tulang menjadi Envelope.





















Ubah distance menjadi 1.600 dan segment menjadi 3, sehingga gerakan tulangnya dapat diperhalus.














Sekarang bungkus keripik tersebut sudah siap untuk dianimasikan. Ubah view type menjadi DopeSheet, di pojok kanan atas window.
Ada dua cara menganimasikan bone, yaitu manual dan otomatis. Kita akan menggunakan cara manual. Letakkan kursor di area
preview, dan tekan i. Akan muncul beberapa pilihan untuk mengunci lokasi, rotasi, dan ukuran. Di tutorial ini kita menggunakan
LocRotScale. Setelah itu kita dapat membuat animasi dengan memainkan frame-frame pada window bawah dengan menggerakan
bone-bone yang telah kita buat di atas.












Output Terakhir :







Membuat Model 3D dengan Blender

Blender
Adalah sebuah aplikasi untuk membangun sebuah gambar bahkan animasi 3D yang bisa di download secara gratis. Blender dirilis
sebagai software yang gratisdibawah GNU (General Public License), blender bisa digunakan untuk berbagai system operasi seperti
windows, linux, mac OS, FreeBSD, dan OpenBSD. Opensource blender grafis 3D dapat digunakan untuk membangun sebuah model,
texture,rigging, simulasi, animasi, rendering, dan membuat aplikasi 3D interaktif seperti video game, film animasi, dan bahkan efek
visual. Fitur-fitur Blender termasuk simulasi canggih seperti realistis, tubuh, kain dan dinamika fluida softbody,berdasarkan
pemodelan alat-modifier, animasi karakter tools canggih, sebuah bahan berbasis node dan sistem compositing dan Python untuk
scripting tertanam. Untuk menjalankan sebuah blender terlebih dahulu menginstal Phyton, phyton ini digunakan sebagai pembawa
blender.
Sejarah
Blender dikembangkan sebagai sebuah aplikasi in-house oleh sebuah studio animasi di Belanda yaitu NeoGeo and Not a Number
Technologies (NaN). Pembuat utamanya adalah Ton Roosendaal, yang sebelumnya menulis sebuah ray tracer yang disebut Traces for
Amiga pada tahun 1989. Nama Blender terinspirasi oleh lagu denganYello , dari album Baby.
Roosendaal menemukan NaN pada bulan Juni 1998 untuk mengembangkan dan mendistribusikan program. Program ini awalnya
didistribusikan sebagai sharewere sampai NaN bangkrut pada tahun 2002. Para kreditur setuju untuk melepaskan Blender dibawah
ketentuan dari GNU General Public License, untuk pembayaran satu kali sebesar 100.000. Pada tanggal 18 Juli 2002, kampanye
pendanaan Blender dimulai oleh Roosendaal untuk mengumpulkan sumbangan dan pada tanggal 7 September 2002 diumumkan
bahwa dana yang cukup telah dikumpulkan dan bahwa Blender akan di rilis. Yayasan Blender awalnya berhak untuk menggunakan
lisensi ganda, sehingga, selain GNU GPL, Blender akan telah tersedia juga di bawahBlender Lisensi, yang tidak memerlukan kode
sumber mengungkapkan tetapi pembayaran yang diperlukan untuk Yayasan Blender. Namun, pilihan ini tidak pernah dilaksanakan
dan dihentikan tanpa batas pada tahun 2005. Saat ini, Blender adalah semata-mata tersedia sesuai dengan GNU GPL.
Fitur
Blender memiliki ukuran instalasi yang relatif kecil dan berjalan pada beberapa platform komputasi populer, termasuk Linux, Mac OS
X, dan Windows, juga bisa digunakan pada FreeBSD, IRIX, NetBSD, OpenBSD dan Solaris. Software ini yang merupakan ciri khas
dari model perangkat lunak high-end. Fitu-fitur yang ada antara lain.
Dukungan untuk berbagai primitif geometris, termasuk polygon meshes , kurvabezier, permukaan NURBS. Serbaguna untuk
kemampuan rendering internal dan integrasi dengan YafaRay, sebuah perangkat lunak bebas pelacak sinar.
Pengubah untuk menerapkan efek non-destruktif. Bahasa Phyton untuk pembuatan alat dan prototyping, logika permainan,
mengimpordan / atau mengekspor dari format lain, otomatisasi tugas dan alat kustom. Dasar non-linear video / editing audio dan
kemampuan compositing. Permainan Blender, sub-proyek, menawarkan fitur interaktif seperti deteksi tabrakan, mesin dinamika, dan
programmable logic. Hal ini juga memungkinkan penciptaan berdiri sendiri, real-time aplikasi mulai dari visualisasi arsitektur
untukvideo konstruksi. Sebuah node compositor berbasis sepenuhnya terintegrasi dalam pipa rendering.
Menu pada Blender
Pada menu terdapat :
1. File yang merupakan menu utama untuk melakukan new, open, save, close, setting dan yang lainnya sebagai mana pada program 3D lain
2. Add digunakan untuk menambahkan objek-objek, seperti kamera, lighting dan objek3D
3. Timeline digunakan untuk mengatur animasi pada blender
4. Game berguna untuk memulai scripting program game
5. Render berfungsi untuk melihat hasil rendering dan settingnya
6. Help digunakan untuk melihat bagaimana blender bekerja dan berbagai jawaban untuk pertanyaan dari user
7. View Port
Pada View Port, terdapat 3 objek, yaitu Cube, Ligthing dan Camera. Secara default, View Port memiliki axis X dan Y. dan didalam
view port ini kita bisa melihat project dalam berbagai macam sudut dan dapat mengatur letak dan kamera serta sebagainya
Tool Button
1. Translate Manipulator Mode : Mempunyai simbol segitiga merah, Pengunaanya bisa dengan menekan Ctrl Alt G, Kegunaannya adalah
untuk mengambil objek
2. Rotate Manipulator Mode : Mempunyai simbol lingkaran hijau, Pengunaan bisa dengan menekan Ctrl Alt R, Kegunaannya untuk
merotasi objek
3. Scale Manipulator Mode : Mempunyai simbol persegi biru, Pengunaan bisa dengan menekan Ctrl Alt S, Kegunaannya untuk
memperbesar atau memperkecil objek
4. Transform Orientation : digunakan untuk merubah orientasi saat mentransformasi
5. Rotating / Scalling Pivot : Mempunyai simbol titik hitam beserta tanda panah, Pivota dalah titik pusat dari suatu objek, secara default
pada blender kita menggunakan Median Point
TOOLS PADA BLENDER
Pada blender terdapat beberapa tool untuk membuat objek 3D yaitu :
1. Modeling : Adalah untuk pembuatan model pada awal 3D
2. UV Mapping : Adalah untuk memindahkan objek berdasarkan vertexnya
3. Texturing : Adalah pembuatan textur pada objek bisa dengan meload gambar dari kita sendiri, ataupun dari bawaan blender.
4. Rigging : Adalah untuk pembuatan tulang/ bones pada objek
5. Skinning : Adalah pemberian skin pada objek/ model
6. Animasi : Adalah pembuatan animasi/ gerakan pada objek dengan mengunakan timeline.
7. Particle : Adalah untuk pembuatan particle pada objek / model.Dan untuk simulasi tedapat:
1. Scripting
2. Rendering
3. Compositing
4. Post production
5. Game creation.
Keunggulan Blender 3D
1. Tampilan dan pengunaan yang mudah dipahami dan tertata rapi.
2. Tool untuk membuat objek 3D yang lengkap meliputi modeling, UV mapping, texturing, rigging, skinning, animasi, particle dan simulasi
lainnya, scripting, rendering, compositing, post production dan game creation.
3. Cross Platform, dengan uniform GUI dan mendukung semua platform.
4. Blender 3D dapat digunakan pada semua system operasi baik windows, Linux, OS X,FreeBSD, Irix, Sun dan sistem operasi yang lainnya.
5. Kualitas arsitektur 3D dengan berkualitas yang tinggi dan bisa dikerjakan dengan lebih cepat dan efisien.
6. Mempunyai forum dan komunitas yang dapat membantu kita untuk menyelesaikan project yang di buat.
7. File yang berukuran kecil.
8. Terlebih lagi Free atau gratis.
Pengenalan
GUI
Keterangan:
1. Main header: menu utama blender yang terdiri dari file, add, render, dan help.
2. Viewport: tampilan dari obyek 3d atau obyek lainnya.
3. Toolbar (T): berisi dari daftar tool yang bersifat dinamis berubah mengikuti konteks obyek
4. timeline: frame animasi dan instruksi terkait atau untuk sequencer.
5. Outliner: struktur data obyek blender.
6. Properties: panel yg berisi instruksi untuk memodifikasi obyek atau
animasi.

Basic Blender Shortcut (from: Hiza Ro)
1. Memilih obyek: klik kanan
2. Multiple obyek: shift + klik kanan
3. Select/Deselect All: A
4. Tools Shelf Toggle: Shortcut: T ; Menampilkan Tools Shelf
5. Menghapus obyek (vertex, edge, face): x
6. Properties Panel Toggle: Shortcut: N ; Menampilkan Properties Panel
7. Set Center: Shortcut: Shift + CTRL + Alt + C ; Gunakan menu ini untuk select Center New, Center Cursor atau ObData to Center
8. Circle Select: Shortcut: C ; Untuk seleksi Circle/bundar
9. Marquee Zoom: Shortcut: Shift + B, lalu LMB-drag ; Untuk zoom obyek dengan seleksi kotak
10. Quick Toggle for Vertices, Edges and Faces: Shortcut: CTRL+TAB ; Dalam edit mode gunakan ini untuk mempercepat perpindahan seleksi
11. Isolate your Model in 3D: Shortcut: Alt + B dan LMB-drag ; Lalu, rotasikan di 3D view untuk melihat 3D projection isolated model.
Tekan Alt + B lagi untuk mengembalikan ke posisi normal.
12. Transform Hotkeys ; G = Move (Grab) ; R = Rotate ; S = Scale ; Alt + G = Reset Position ; Alt + R = Reset Rotation ; Alt + S = Reset Scale
13. Add: Shift + A
14. Viewport ala 3ds Max: Ctrl+Alt+Q
15. Loop Cut (Masuk Edit Mode (Tab)): Ctrl+R
Contoh pembuatan object 3D:
Contoh 1 Bangun 3D sederhana
Sketsa bangun
sederhana
Proses
rendering

Contoh 2 pembuatan android 3d
Sketsa pembuatan android
3D
Proses
rendering