Anda di halaman 1dari 2

Qs.

Ash Shaffat 100 107 (37)


Ayat ke 100 : Hai Tuhanku ! kurniakanlah bagiku sebahagian dari (keturunan) yang baik
baik.
=>Doanya tergantung ketaatan / keikhlasan
=>Syarat : Qs. Al Baqoroh 186 (2) + sabar + Qonaah
=>Sifat Allah Ar Rahman & Ar Rahim
=>Ar Rahman pengasih / pemurah / pemberi
Yang Menyediakan
=>Ar Rahim penyayang
Sayang kepada yang mengikuti Syariat / petunjuknya
Ayat ke 101 : Lalu kami gembirakan dia dengan seorang anak muda yang sangat sabar.
=>Tuhan memberi tahu, bahwa ia akan mendapat seorang anak laki laki yang sabar
=>Dari susunan ayat ayat yang akan datang diketahui anak itu ialah Ismail

Ayat ke 102 : Maka tatkala ia sampai (ke umur bisa) berusaha beserta bapanya, ia
berkata : Hai anakku! Sesungguhnya aku lihat dalam mimpi bahwa aku
akan sembelihmu. Maka pikikanlah apa yang akan engkau putuskan ? Ia
jawab : Hai bapaku! Buatlah apa yang engkau diperintah. Engkau akan
dapati akan daku, insya Allah, dari orang orang yang sabar.
=> ketika anak tadi sudah besar, Nabi Ibrahim mimpi bahwa dia dia diperintah sembelih
anaknya tersebut sebagai kurban.
=>interaksi dilakukan dengan terus menerus hingga terjadi sebuah jawaban

Ayat ke 103 : Maka tatkala mereka bedua telah menyerah, dan ia telah rebahkan dia
atas pipinya, (kami tahan dia),
=>Nabi Ibrahim dan anaknya telah ikhlas mengerjakan perintah Allah dan ia rebahkan
anaknya atas pipinya untuk disembelih, datanglah tegahan dari Tuhan.
=>Ini berarti mereka telah kerjakan perintah yang berat itu dengan ikhlas yang luar biasa

Ayat ke 104 : Dan Kami seru dia bahwa : Ya Ibrahim !,

Ayat ke 105 : Sesungguhnya engkau telah kerjakan perintah dalam mimpi itu dengan
betul. Sesungguhnya begitulah Kami membalas orang orang yang
berbuat kebaikan.
=>Tuhan tahan Ibrahim untuk meneruskan penyembelihan anaknya, yang merupakan
satu kegirangan yang yang sangat besar bagi Ibrahim, anaknya dan keluargannya
=>kegirangan ini adalah satu balasan dari Tuhan kepada orang orang yang taat
menurut perintahnya.

Ayat ke 106 : Sesungguhnya ini ialah percobaan yang nyata (beratnya).
=> Ayat ini menunjukkan , bahwa Tuhan perintah Ibrahim tebus anakknya dengan
menyembelih seekor (kambing) yang besar sebagai ganti

Ayat ke 107 : Dan Kami telah tebus dia dengan satu sembelihan yang besar.