Anda di halaman 1dari 16

OLEH :

R. ABIMANYU
Secara biologis adalah perubahan secara terus
menerus ke arah kemunduran fungsi secara
alamiah

Aspek kesehatan pada lansia merupakan aspek
yang cukup kritis pada usia lansia, sehinga
diperlukan pelayanan kesehatan yang lebih
komprehensif dan berlansung secara holistik.
Perubahan fisik
Perubahan mental
Perubahan psikososial
Perubahan spiritual
Kelompok lansia yg masih aktif.
Keadaan fisik masih mampu bergerak tanpa
bantuan orang lain serta kebutuhan sehari-hari
dapat dilaksanakan sendiri.

Kelompok lansia yg pasif.
keadaan fisik memerlukan pertolongan orang lain
(lumpuh/sakit) dan kemunduran kondisi fisik
karena proses menua sehingga dapat
mempengaruhi pertahanan tubuh
Perlu bimbingan dan pengawasan untuk :
1. Perawatan diri
2. Kebutuhan nutrisi
3. Pencegahan potensi kecelakaan
4. Pemenuhan kebutuhan istirahat
5. Pencegahan menarik diri dari lingkungan
PERAWATAN DIRI :
Personal Hygiene : kebersihan mulut-gigi, kebersihan
kepala-rambut-kuku, kebersihan badan dan pakaian,
kebersihan mata, kebersihan telinga, kebersihan hidung,
kebersihan alat kelamin.

Hygiene Sanitasi : kebersihan tempat tidur, kebersihan
lantai, ventilasi dan penerangan
KEBUTUHAN NUTRISI :
Cukup, memenuhi kebutuhan gizi
Sajian makanan pada waktunya (porsi sedikit tapi
sering)
Jangan bosan untuk melayani, tunjukkan wajah
gembira dan senyum
Pemberian makan bertahap dan bervariasi
Perhatikan makanan agar sesuai selera
Makanan disesuaikan dg diit penyakit yg diderita
Jenis makanan lunak
PENCEGAHAN POTENSI KECELAKAAN :
Gunakan/anjurkan menggunakan alat bantu untuk
aktifitas
Latih pindah dari tempat tidur ke kursi roda atau
sebaliknya
Biasakan menggunakan pengamanan t. Tidur
Latih klien jika mengalami gangguan aktifitas
Usahakan ada yg menemani jika bepergian
Bantu / dampingi klien saat aktifitas
Hindari tindakan pengikatan karena cenderung
menngkatkan resiko fraktur
Awasi aktifitas klien
PENCEGAHAN POTENSI KECELAKAAN :
Modifikasi lingkungan klien agar aman
Jaga lingkungan agar tetap bersih dan bebas hambatan
untuk aktifitas lansia
Jangan meletakkan benda-benda berbahaya ditempat
yg mudah terjangkau
Kunci halaman depan, pintu, amari dan tempat menuju
pagar
Cermati efek obat yg dikomsumsikan klien, laporkan
bila ada efek samping yg tidak dihartapkan
PEMENUHAN KEBUTUHAN ISTIRAHAT :
Sediakan waktu dan tempat tidur yg nyaman
Atur lingkungan supaya cukup ventilasi, bebas dari
bau-bauan
Latihan fisik ringan atau kegiatan sesuai hoby
Minum hangat sebelum tidur
PENCEGAHAN MENARIK DIRI DARI
LINGKUNGAN :
Komunikasi dg mempertahankan kontak mata
Ajak lansia melakukan kegiatan sesuai kemampuan
Sediakan waktu untuk berincang-bincang dg lansia
Beri kesempatan untuk mengekspresikan perasaannya
Hargai pendapat lansia
Perlu banyak bantuan orang lain :
Perawatan diri : kebersihan diri & lingkungan
Pencegahan decubitus : ubah posisi tidur tiap 2
jam sekali, message bagian yg tertekan, beri
kamper spiritus dan bedak
Perawatan saluran pernafasan
Lakukan latihan yg diperlukan : ROM dan
penggunaan alat bantu
Pendekatan fisik
Pendekatan psikis
Pendekatan sosial
Pendekatan spiritual
1. Membantu klien lansia memperoleh kesehatan
secara optimal
2. Membantu klien lansia untuk memelihara
kesehatannya
3. Membantu klien lansia menerima kondisinya
4. Membantu klien lansia menghadapi ajal dengan
diperlakukan secara manusiawi sampai dengan
meninggal.

Sebagai care giver/pemberi askep langsung
Sebagai pendidik klien lansia
Sebagai komunikator
Sebagai konselor (pemberi bimbingan)
Sebagai koordinator
Sebagai rehabilitator
Sebagai kolaborator (pembuat keputusan klinik)
Sebagai caring