Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN KASUS

NUCOR CORPORATION ( A )
Untuk memenuhi tugas mata kuliah : STRATEGI PENGENDALIAN MANAJEMEN
Dosen Pengampu: Dr. Djuminah, M.Si, Ak.



Disusun Oleh Kelompok: VI
Kelas Reguler IIC ( guru )
1. ERNY WIJI LESTARI : S431202006
2. YAYUK HARUMIATI: S431202017
3. YURIAH YULI ASTUTI: S431208085

PROGRAM MAGISTER AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
Maret, 2013


LAPORAN KASUS
NUCOR CORPORATION (A)
Untuk memenuhi tugas mata kuliah : STRATEGI PENGENDALIAN MANAJEMEN
Dosen Pengampu: Dr. Djuminah, M.Si, Ak.


1. Inti problem
Dalam kasus Nucor Corporation ( A ) inti permasalahannya adalah mengapa perusahaan tersebut
sangat sukses dalam mengelola industri bajanya.
2. Inti penyelesaian / pembahasan
Kesuksesan Nucor corporation disebabkan karena perusahaan tersebut memiliki banyak sekali
keunggulan yang tidak dimiliki oleh perusahaan pesaing, misalnya keunggulan bahan baku,
keunggulan teknologi, keunggulan jalur distribusi, keunggulan pengelolaan SDMnya, keunggulan
strategi, keunggulan teknologi, menguasai pangsa pasar.
3. Kesimpulan
Suatu perusahaan akan sukse dalam menjalankan usahanya jika mampu mengendalikan
perusahaannya dengan baik, mengadopsi teknologi yang tepat, mampu memilih pangsa pasar yang
tepat, pemilihan lokasi usaha yang strategis, pengelolaan SDMnya tepat, memiliki bahan baku yang
efisien, serta sarana distribusi yang sesuai.



Pembuat Laporan:

1. ERNY WIJI LESTARI : S431202006
2. YAYUK HARUMIATI : S 431202017
3. YURIAH YULIASTUTI : S 431208085

NUCOR CORPORATION ( A )

A. RINGKASAN KASUS

1. HISTORY
Nucor Corporation merupakan perusahaan yang termasuk 500 kategori terbesar menurut majalah
fortune. Nucor Corporation mempunyai 6900 karyawan dan memiliki omset penjualan sebesar $ 4,3
miliar untuk produk baja dan produk terkait. Presiden dan CEO Nucor Corporation adalah John D.
Correnti, dan diketuai oleh F. Kenneth Iverson yang telah memimpin perusahaan ini kurang lebih 30
tahun. Selama masa jabatannya industri baja mengalami banyak masalah seperti, adanya pesaing,
hubungan kerja yang tegang, dan turunya permintaan baja (karena adanya barang subtitusi pengganti
baja). Nucor Corporation asal usulnya adalah auto manufacture Ransom E. Olds, yang mendirikan
Oldsmobile dan kemudian Reo Motor Cars. Melalui berbagai transaksi akhirnya Olds menjadi
Corporation Nuklir of america, sebuah perusahaan yang terlibat dalam instrumen nuklir dan bisnis
elektronik di tahun 1950an, dan mengalami kebangkrutan di masa Ken Iverson menjadi presiden
Nucor. Iverson fokus pada dua bisnis yaitu membuat baja dari besi tua dan daur ulang serta fabrikasi
baja balok untuk digunakan dalam konstruksi non hunian. Pada tahun 1972 , perusahaaan ini berganti
nama menjadi Nucor Corporation.

2. OPERATIONS
Nucor Corporation, terletak di berbagai daerah pedesaan di seluruh Amerika Serikat, membangun
ikatan yang kuat pada masyarakat lokal dan tenaga kerja, kondisi di daerah kondusif dengan regulator
yang memadai. Nucor termasuk perusahaan yang mampu membayar upah tinggi dibandingkan
perusahaan pesaing bisnisnya. Pada tahun 1998 Nucor Corporation memiliki 9 anak perusahaan
dengan 25 plants.
a. Nucor Steel: baja lembaran, bar, sudut, karbon dan baja paduan alloy steel.
b. Nucor yamato Steel Company : baja balok lebar, tiang, produk baja berat struktural.
c. Vulcraft : baja balok, girder joist dan dek baja untuk kostruksi bangunan.
d. Nucor Cold Finish : cold finished steel products for safting, precision machined parts.
e. Nucor fastener : standard steel hexhead cap screws, hax bolts, socket head cap screws.
f. Nucor Bearing Products, Inc : unground and semi-ground automotive steel bearings, machined steel
parts.
g. Nucor Building Systems : metal buildings, metal building components.
h. Nucor Grinding Balls : steel grinding balls, used by the mining industry to process ores.
i. Nucor Wire : stainless steel wire.

3. STRATEGY
Strategi Nucor terfokus pada 2 kompetensi utama yaitu:
a. Membangun pabrik fasilitas baja yang ekonomis
b. Pengoperasian secara produktif.
Komposisi customer Nucor Corporation diantaranya:
60% berasal dari industri konstruktif
15% berasal dari industri otomotif dan terapan
15% berasal dari minyak dan gas
10% dari industri lain-lain
Nucor Corporation mempunyai rasio debt/equity sebesar 7% pada tahun 1997. Hal ini dipandang baik
karena ambang batas rasio tersebut adalah sebesar 30%.
Perusahaan menerapkan prinsip berikut dalam operasinya:
Tidak yakin terhadap akuisisi dan merger. Perusahaan lebih memilih tumbuh secara internal.
Tidak yakin untuk merencanakan diversifikasi produk baja atau produk terkaitnya.

4. STRUKTUR ORGANISASI
1. Nucor menerapkan prinsip desentralisasi wewenang dan tanggung jawab ada pada pihak plant
manajer.
2. Hanya ada 4 layers dalam organisasi Nucor, yaitu chairmen/president, vice president, manager
department, dan supervisor.
3. Setiap general managers mampunyai otoritas sendiri (otonomi) terutama dalam hal pengoperasian
fasilitas sebagai bisnis independen. Dengan demikian keputusan dapat diambil secara mudah dan
cepat
4. Adanya risk sharing. Pekerja juga bertanggungjawab atas risiko perusahaan. Diharapkan peran aktif
pekerja untuk meminimalisir risiko yang ditimbulkan oleh keptusan manajer yang salah (Goods
managers made bad decisions).

5. KEBIJAKAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM)
Nucor sangat selektif dalam memlih karyawan. Nucor sangat menjaga hubungan . dengan
karyawan. Ada 4 prinsip yang dijalankan oleh Nucor dalam menjaga hubungan baik dengan
karyawannya, yaitu:
a. Managemen wajib untuk mengelola Nucor sedemikian rupa sehingga karyawan akan memiliki
kesempatan untuk mendapatkan sesuai dengan produktivitas mereka.
b. Employees harus merasa yakin bahwa jika mereka melakukan jobsproperly mereka, mereka akan
memiliki pekerjaan besok.
c. Employees memiliki hak untuk diperlakukan secara adil.
d. Employees harus memiliki jalan banding ketika mereka percaya bahwa mereka sedang diperlakukan
tidak adil.
Sebagai bagian dari komitmennya untuk keadilan, Nucor memiliki prosedur keluhan yang
memungkinkan setiap karyawan untuk meminta peninjauan keluhan jika ia merasa supervisor tidak
memberikan pemeriksaan yang adil. Keluhan bisa naik ke tingkat general manager, dan, jika karyawan
masih belum puas, bisa diserahkan kepada manajemen kantor pusat untuk banding akhir. Manajer
Umum diminta untuk mengadakan makan malam tahunan dengan setiap karyawan, bertemu dengan
kelompok-kelompok dari 25 sampai 100 pada suatu waktu. Pertemuan-pertemuan memberikan
karyawan kesempatan untuk mendiskusikan masalah-masalah yang berkaitan dengan penjadwalan,
peralatan, organisasi, dan produksi.

Hubungan ini dijaga dengan melakukan komunikasi yang baik misalnya ada acara meet and greet dan
dengan menjaga hak asasi karyawan misalnya dengan tidak melakukan PHK.

6. KOMPENSASI
Ada 4 kompensasi yang diterapkan Nucor yaitu sebagai berikut:
v Production incentive plan
Kompenasi ini diberikan kepada kelompok kerja yang memenuhi target operasi dengan kualitas
tertentu. Adanya kompensasi ini diharapkan kelompok kerja berdisiplin untuk mencapai kompensasi.
Displin ini bisa dilihat dari aturan yang diterapkan misalnya jika termabat 5 menit maka kompensasi hari
tersebut hilang, jika 30 menit/lebih atau tidak masuk berarti kompensasi selama 1 minggu akan hilang,
dan lain lain.



v Departement manager incentive plan
Diberikan kepada manajer departemen plat yang dikuru dengan menggunakan ROI yaitu perbandingan
antara leba bersih dengan total aset. Kompensasi akan diberikan ketika tingkat ROI > 25% . Bonus
diberikat tahunan sebesar 82% dari gaji pokok.
v Non-production & Non Departemnet Managers Incentif Plan
Diberikan kepada manajer selain plant manager, misalnya akuntansi, HRD, keuangan, dll. Bonus yang
diberikan juga berdasarkan ROI yang dicapai dengan besaran kompensasi 25% dari gaji pokok.
v Senior Officer Incentive plan
Diberikan kepada corporate excecutive dan plant General Managers. Pemberian kompensasi
berdasarkan Return On Equity (ROE) apabila ROE diatas laba minimal yaitu laba seblum pajak
sebesar 60% dari gaji pokok. Kompensasi yang diberikan kepada officers ini dianggap kecil (termasuk
dalam kategori 500 CEO yang mendapatkan kompensasi rendah).

7. SISTEM INFORMASI
1. Ada enam aktivitas utama yang terjadi dalam Nucor yatu penawaran, pesanan, produksi, logistic/
penggudangan, persediaan, pengiriman.
2. Dengan adanya sistem desentralisasi, antara departemen plant satu dengan yang lain tidak bisa
saling melihat dan mempengaruhi. Agar tidak ada rantai yang terputus atau menjaga kesinambungan
dengan visi, misi, strategi perusahaan maka sebuah sistem informasi sangatlah penting. Salah satu
bentuk dari sistem informasi yaitu dengan diadakannya pertemuan secara berkala (3 bulan) antara
plant managers.

8. BENEFITS
1. Tidak ada perbedaan fasilitas anatara karyawan dan pimpinan. Semua menggunakan fasilitas mobil
yang sama, perjalanan ekonomi, ruang makan yang sama, liburan, dan program asuransi
2. Nucor officers tidak bisa menikmati keuntungan (benefit) sebagai berikut:
a. Profit Sharing
b. Scholarship
c. Employees stock purchase plant
d. Service awards

9. TEKNOLOGY
1. Nucor tidak mempunyai bagian RnD sendiri. RnD bergantung pada supplier atau perusahaan lain.
2. Nucor mengadopsi kemajuan teknologi yang mereka kembangkan dengan membentuk tim yang terdiri
atas manager, engineering, dan operator mesin.
3. Mengembangkan mini-mill yang pertama berkembang di eropa dan jepang. Sistem ini mengolah scrap
dengan menggunakan tunggu pembakaran sederhana. Sistem ini belum bisa menghasilkan flat
steel dimana pasarnya masih dimonopoli. Sehingga Nucor mengembangkan mini-millnya agar
menghasilkan flat steel. Mini mill ini juga dikembangkan lagi sehingga menghasikan thin s lab
casting dan terus dikembangkan secara berkelanjutan yang menghasilkan flat rolled sheet
steel. (Filosofi pembangunan mini-mill berkelanjutan)
4. Sampai pertengahan tahun 1980-an, bagaimanapun, mini-pabrik tidak bisa menghasilkan produk baja
datar yang dibutuhkan oleh pelanggan otomotif dan alat, dan pasar ini dimonopoli oleh produsen baja
terpadu. Kemudian, pada tahun 1987, Nucor membuat sejarah dengan membangun mini pertama-
pabrik yang bisa membuat baja datar (di Crawfordsville, IN) sehingga mendapatkan masuk ke segmen
premium dari industri baja.
Pada fasilitas Crawfordsville nya, Nucor berspekulasi pada teknologi pengecoran slab tipis yang
dikembangkan oleh SMS Schloemann-Siemag, sebuah perusahaan WestGerman. Staf insinyur lebih
dari 100 perusahaan baja mengunjungi SMS untuk mengeksplorasi teknologi ini, yang telah dibuktikan
dalam sebuah percontohan kecil tetapi belum terbukti secara komersial. Tapi Nucor mengadopsi
proses yang pertama, memperoleh hak dari SMS dengan menandatangani kontrak eksklusif dengan
klausul aliran-kembali teknologi tambahan. Investasi Nucor di pabrik Crawfordsville naiki sekitar lima
kali pada tahun 1987 laba bersih perusahaan hampir menyamai total ekuitas pemegang saham di
perusahaan pada tahun tersebut.
Pada tahun 1997 Nucor telah membangun dua lebih mini-pabrik (di Hickman, AR, dan Charleston, SC),
baik menggunakan proses pengecoran slab tipis untuk menghasilkan flat-rolled sheet steel. Fasilitas
kompetitif pertama untuk membuat thin-slab-cor baja canai lantaian tidak muncul sampai 1995-delapan
tahun setelah merintis usaha Nucor itu. Pada tahun 1987 mengejar Nucor tentang keunggulan teknis
telah menyebabkan pembentukan Nucor-Yamato Steel Company, sebuah fasilitas yang dimiliki
bersama oleh Nucor dan Yamato Kogyo dari Jepang, yang mengoperasikan pabrik baja struktural di
Amerika Serikat yang digunakan sendiri terus-casting teknologi.
Beberapa tahun kemudian, Nucor menjadi khawatir bahwa mini-pabrik start-up oleh
beberapaperusahaan secara signifikan akan meningkatkan harga baja scrap atau bahkan
menyebabkan memo untuk menjadi sepenuhnya tersedia. Untuk menjaga terhadap kemungkinan itu,
perusahaan mendirikan pabrik di Trinidad, West Indies, pada tahun 1994. Thisplant berhasil
mengadopsi teknologi komersial terbukti untuk membuat besi karbida, pengganti baja scrap, yang
dipasok ke pabrik flat-rolled di Crawfordsville. Namun, pada tahun 1998 Nucor menyimpulkan bahwa
karbida besi dipasok oleh Trinidadfacility itu tidak ekonomis dan menutup fasilitas.


B. RINCIAN PROBLEM KASUS NUCOR CORPORATION
1. Mengapa Nucor Corporation menunjukkan kinerja yang baik?
2. Aspek apa yang paling penting dari keseluruhan Nucor Corporation dalam organisasi dan
pengendalian, yang mengakibatkan perusahaan tersebut sangat sukses ?
3. Bagaimana cara Nucor Corporation dalam memobilisasi dua tipe konstruksi pabrik dan pengetahuan
awal secara efektif ?
4. Bagaimana pendekatan Nucor Corporation dalam organisasi dan kontribusi kendali terhadap
keuntungan sebagai perintis dalam mengadopsi tekhnologi baru ?
5. Mengapa perusahaan pesaing tidak mampu meniru kinerja Nucor Corporation?

C. ANALISA / PEMBAHASAN PROBLEM
1. Nucor Corporation kinerjanya baik, sebab :
a. Nucor mampu menghasilkan produk baja yang lebih bervariasi dibandingkan pesaingnya.
b. Nucor adalah perusahaan pertama di amerika Serikat sukses mengadopsi konsep pabrik mini (mini
mill).
c. Nucor beroperasi dengan skala ekonomis dan mengoperasikan fasilitasnya secara produktif.
d. Nucor memiliki keunggulan jalur distribusi.
e. Nucor mempunyai keunggulan bahan baku.
f. Nucor memilki keunggulan tekhnologi.
g. Nucor memiliki keunggulan lokasi.
h. Nucor memiliki strategi yang unik.
i. Kemampuan Nucor menjalankan strateginya.

2. Aspek yang paling penting dari keseluruhan Nucor Corporation dalam organisasi dan pengendalian,
yang mengakibatkan perusahaan tersebut sangat sukses adalah karena Nucor melakukan pendekatan
perusahaan secara menyeluruh terhadap organisasi dan pengendalian. Terintegrasinya strategi-
strategi unik yang dilakukan Nucor menjadi faktor keberhasilan utama yang dimiliki Nucor. Hal ini
didukung juga dengan sumber daya manusia di dalamnya. Selain itu, aspek penting lainnya adalah
kemampuannya dalam menciptakan dan mengelola pengetahuannya. Hal ini tercemin dari inovasi
teknologi berkesinambungan yang dilakukan oleh Nucor. Inovasi teknologi tersebut menjadikan Nucor
sebagai pionir dalam memproduksi berbagai jenis baja, seperti menghasilkan gulungan baja tipis (flat-
rolled sheet steel), karbit besi (iron carbide), dan cetakan langsung kabel tahan karat, serta perusahaan
pertama yang menggunakan teknologi penuangan lempengan tipis (thin-slab casting). Dengan
menggunakan konsep pabrik mini (mini mill), Nucor juga berhasil menekan biaya produksi bajanya
dan menghasilkan baja yang lebih berkualitas.

3. Cara Nucor Corporation dalam memobilisasi dua tipe konstruksi pabrik dan pengetahuan awal secara
efektif.
Mekanisme yang digunakan Nucor dalam mengelola pengetahuan tersebut secara efektif adalah
didasarkan pada kebijakan sumber daya manusianya yang sangat baik, sistem kompensasi tinggi yang
didasarkan atas kinerja, dan pemberdayaan karyawan dalam mengembangkan perusahaan.
Kebijakan sumber daya manusia yang baik pada Nucor berawal dari kebijakannya untuk menempatkan
fasilitas pabriknya di daerah pedalaman Amerika Serikat. Dengan kemampuan untuk menggaji dengan
tinggi, Nucor mampu menarik minat dari penduduk lokal yang memiliki dedikasi dan kompetensi tinggi.
Nucor juga memiliki prosedur keluhan yang membolehkan karyawannya untuk meminta tinjauan ulang
atas keluhannya jika dia merasa atasannya belum memeriksanya secara adil dan Nucor juga
mengadakan program on-the-job training yang mengajarkan karyawan untuk dapat melakukan tugas
yang multifungsi, sehingga hal tersebut menghasilkan loyalitas karyawan. Loyalitas tersebut pada
akhirnya berdampak pada perputaran karyawan yang rendah dan pengetahuan karyawan selalu
terjaga.

4. Pendekatan Nucor Corporation dalam organisasi dan kontribusi kendali terhadap keuntungan sebagai
perintis dalam mengadopsi tekhnologi baru.
Pendekatan yang dilakukan oleh Nucor dalam organisasi dan kontribusi kendali adalah dengan
menempatkan fasilitasnya yang menyebar di daerah pedalaman seluruh Amerika Serikat dan
membangun hubungan erat antara komunitas serta melibatkan para karyawannya ke dalam pemilihan
teknologi yang akan diadopsi oleh perusahaan. Selain itu adanya situs dan garis komunikasi pada
karyawan untuk tetap terbuka dan informal, memudahkan dalam memecahkan masalah sehingga tidak
harus menunggu keputusan dari kantor pusat.
Perusahaan tidak memiliki departemen penelitian dan pengembangan formal untuk mengmbangkan
teknologinya, tetapi bergantung pada peralatan pemasok dan perusahaan lain untuk melakukan tugas
litbang, dan kemudian mengadopsi keunggulan teknologi yang telah dikembangkan perusahaan-
perusahaan tersebut. Pemilihan teknologi yang akan dipakai tersebut diputuskan oleh suati tim yang
berisi gabungan antara manajer, insinyur, dan operator mesin. Sehingga dengan pendekatan tersebut,
teknologi yang diadopsi dapat sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Sebagai tambahan bagi
pengembangan teknologi, Nucor berkomitmen untuk secara kontinu memodernisasikan pabrik mereka.

5. Perusahaan pesaing tidak mampu meniru kinerja Nucor karena Nucor mampu melihat tren dalam
lingkungan bisnisnya dan Nucor selalu membentuk sebuah temuan-temuan baru di dalam bidangnya.
Kinerja Nucorjuga berasal dari kombinasi beberapa aktivitas dalam rantai nilai (value chain)
perusahaan, seperti inovasi yang berkelanjutan (inbound activity), peralatan yang modern (operational),
pelayanan pelanggan yang bersifat individual (service), jalur distribusi yang kuat (outbond activity)
dankomitmen pada usaha untuk memproduksi baja berkualitas tinggi dan produk baja lainnya pada
harga yang kompetitif (operational). Selain itu Nucor juga menjalin hubungan yang sangat baik dengan
para karyawannya, sehingga karyawan Nucor dapat bekerja dengan senang hati yang berdampak hasil
pekerjaan yang memuaskan sehingga komplain dari konsumen pun tidak terlalu banyak yang berakibat
peningkatan penghasilan perusahaan. Kombinasi yang kompleks dari beberapa aktivitas dalam rantai
nilai (value chain) seperti inbound activity, operational, outbond activitydan service tersebut menjadikan
kinerja Nucor sulit ditiru oleh pesaing.


D. KESIMPULAN

1. Nucor Corporation kinerjanya baik, karena memiliki banyak keunggulan-keunggulan seperti, lokasi
yang strategis, keunggulan bahan baku, jalur distribusi yang sangat baik, strategi perusahaan yang
unik, adanya diferensiasi produk, adanya konsep pabrik mini, memiliki kekuatan pasar, dan yang tidak
kalah pentingnya adalah karena kemampuan Nucor dalam menjalankan strateginya.

2. Aspek yang paling penting dari keseluruhan Nucor Corporation dalam organisasi dan pengendalian,
yang mengakibatkan perusahaan tersebut sangat sukses adalah karena Nucor melakukan pendekatan
perusahaan secara menyeluruh terhadap organisasi dan pengendalian. Terintegrasinya strategi-
strategi unik yang dilakukan Nucor menjadi faktor keberhasilan utama yang dimiliki Nucor. Hal ini
didukung juga dengan sumber daya manusia di dalamnya. Selain itu, aspek penting lainnya adalah
kemampuannya dalam menciptakan dan mengelola pengetahuannya.

3. Mekanisme yang digunakan Nucor dalam mengelola pengetahuan tersebut secara efektif adalah
didasarkan pada kebijakan sumber daya manusianya yang sangat baik, sistem kompensasi tinggi yang
didasarkan atas kinerja, dan pemberdayaan karyawan dalam mengembangkan perusahaan.

4. Pendekatan yang dilakukan oleh Nucor dalam organisasi dan kontribusi kendali adalah dengan
menempatkan fasilitasnya yang menyebar di daerah pedalaman seluruh Amerika Serikat dan
membangun hubungan erat antara komunitas serta melibatkan para karyawannya ke dalam pemilihan
teknologi yang akan diadopsi oleh perusahaan. Selain itu adanya situs dan garis komunikasi pada
karyawan untuk tetap terbuka dan informal, memudahkan dalam memecahkan masalah sehingga tidak
harus menunggu keputusan dari kantor pusat.
5. Kombinasi yang kompleks dari beberapa aktivitas dalam rantai nilai (value chain) seperti inbound
activity, operational, outbond activity dan servicetersebut menjadikan kinerja Nucor sulit ditiru oleh
pesaing.




Daftar ustaka
Anthony, R.N. and Govindarajan, V. Management Control Systems, 12
th
Ed. USA (2007): McGraw-
Hill Irwin.

Anda mungkin juga menyukai