Anda di halaman 1dari 17

BAB 2.

TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Bahan Irigasi
Perawatan saluran akar merupakan salah satu perawatan yang
diindikasikan untuk infeksi atau injuri yang mengenai jaringan pulpa gigi.
Tahapan perawatan saluran akar antara lain : preparasi saluran akar yang meliputi
pembersihan dan pembentukan (biomekanis), disinfeksi, dan pengisian saluran
akar. Keberhasilan dari suatu pembersihan dan pembentukan saluran akar adalah
dengan tersingkirnya sisa-sisa jaringan pulpa, bakteri dan toksin dari saluran akar.
Tujuan utama pembersihan saluran akar adalah membuang jaringan yang rusak,
mengeliminasi mikroorganisme yang terdapat di saluran akar dan tubulus dentin
serta menegah terjadinya kontaminasi setelah perawatan (!asution, "##$:%&).
Preparasi yang hanya memakai instrumen saja, tidak dapat membersihkan
semua bagian saluran akar dengan baik. 'alaupun telah dilakukan preparasi
seara mekanis, masih ada bagian dinding saluran akar yang terselimuti debris
atau smear layer yang berisikan bakteri. (ebris ini akan mengurangi kehermetisan
pengisian atau nantinya dapat merupakan sumber terjadinya infeksi ulang. )adi
dalam hal ini, fungsi irigasi sangat penting untuk menghilangkan debris atau
smear layer (Tarigan, "##*:%"+-%",- .iregar, "#%%:%).
".%.% )enis-jenis larutan irigasi saluran akar
%. /olongan 0alogen
a. Klorin
1ahan irigasi yang mengandung klorin adalah sodium hipoklorit
(!a23l). 1ila saluran akar diirigasi dengan larutan tersebut selama
prosedur pembersihan, akan berperan sebagai pelumas, pelarut jaringan
pulpa, antiseptik dan pemutih. Sodium hipoklorit adalah yang paling
efektif diantara yang telah diuji, tetapi keefektifannya berkurang bila
dienerkan (4ariyatin, "#%":$-+).
b. 5odide
"
6arutan organik yang mengandung iodine disebut iodofor. Keuntungan
bahan ini adalah dapat membersihkan saluran akar karena mempunyai
tegangan permukaan yang lebih rendah, serta iodine yang kandungannya
tidak menimbulkan reaksi alergi. Tetapi sama seperti sodium hipoklorit,
iodine mempunyai efek toksik %# kali lebih besar dibandingkan efek
antimikrobanya. 6arutan iodine yang sering digunakan adalah Wescodyne
dan Iodopax. 6arutan ini sangat efektif sebagai antimikroba pada
konsentrasi iodine #,#78. 6arutan irigasi lain yang mengandung iodine
adalah iodine potassium iodide (9anti, "##*:&).
". /olongan (etergen
Kelebihan dari larutan irigasi golongan ini adalah keefektifannya dalam
menghilangkan sisa jaringan lemak hasil dari jaringan-jarigan yang nekrosis.
1ahan dari golongan ini yang sering digunakan adalah dari komponen
quaternary ammonium. :ntiseptik quaternary ammonium biasanya
digunakan antara #,%8-%8 konsentrasi larutan air. 4eskipun mempunyai
efek pembersih yang baik tetapi bahan ini bukan larutan irigasi yang ideal
karena efek antibakterinya lemah, dan dapat menghambat atau memperlama
penyembuhan luka. 3ontoh deterjen kationik yaitu EDTAG, Zephiron,
aminoquinal diacetateSal!i"ol, #is$dequalinium acetate atau Sol!idont
(.pangberg, %;,,), #iosept #,%8 dan %8 (.pangberg, %;;*), #ardac ""
#,78. #iosept lebih toksik dari !a235, iodofor dan klorheksidin. (aya iritasi
jaringan Sal!i"ol sama dengan iodofor, tetapi lebib rendah dari !a235 dan
Zephiron (9anti, "##*:*).
Zephiron chloride adalah suatu komponen yang sering dipakai sebagai bahan
irigasi endodonti, tetapi karena bersifat toksik serta efektifitas antibakteri
yang lemah, maka lebih baik menggunakan larutan sodium hipoklorit yang
konsentrasinya kurang dari %8. (etergen ini juga dapat diampur dengan
%alcium hydroxide (3a20
"
) (4ariyatin, "#%":$-,).
&. %helatin& Solution
%helatin& solution adalah bahan yang digunakan untuk mendekalsifikasi
saluran akar sempit. %helatin& solution yang sering digunakan Tu'licid,
EDTA, EDTA%, (ile$E"e dan juga )% *rep. .elain EDTA, %ar'amide
*eroxide dan Aminoquinaldium Diacetat (Sal$i"ol) juga merupakan asam
&
lemah lain untuk menghilangkan lapisan smear. <iset menunjukkan bahwa
larutan EDTA harus tetap berada dalam saluran akar %7 menit untuk menapai
hasil yang optimal. 5ni berarti larutan EDTA harus diganti setiap %7 menit.
2leh karena smear layer terdiri dari komponen organik dan anorganik, maka
larutan EDTA saja tidak efektif untuk menghilangkannya sehingga
membutuhkan sodium hipoklorit untuk menghilangkan komponen organik
pada smear layer (9anti, "##*:*- 9usof, "##;:$).
".%." .ifat-sifat bahan irigasi yang ideal -
a. Pelarut debris atau pelarut jaringan. Pada daerah yang tidak dapat dimasuki
oleh instrument, irigan dapat melarutkan atau menghanurkan sisa-sisa
jaringan lunak atau keras agar memudahkan pembuangan sisa-sisa jaringan
tersebut.
b. Toksisitas. 5rigan tidak boleh menederai jaringan periradikuler.
. Tegangan permukaan rendah. .ifat ini memudahkan mengalirnya larutan
irigasi ke dalam tubulus dan ke dalam daerah yang tidak dapat dimasuki
instrument. :lkohol yang ditambahkan pada irigan akan merendahkan
tegangan permukaan dan meningkatkan penetrasi irigan.
d. Pelumas. Pelumasan akan membantu instrument masuk di dalam saluran akar.
e. .terilisasi.
f. 4embuang smear layer. 6apisan ini adalah lapisan kristal-kristal mikro dan
debris partikel organik yang tersebar di dinding saluran akar akibat preparasi
saluran akar. 6arutan pengkhelasi dan pendekalsifikasi akan membuang
lapisan ini.
g. =aktor lain. =aktor lain yang terkait adalah kegunaan dan ketersediaannya,
harganya, kemudahan pemakaiannya, dan ketahanan serta kemudahan
penyimpanannya. =aktor lain yang juga penting adalah larutan irigan tidak
mudah dinetralkan dalam saluran akar agar efekti>itasnya tetap terjaga
('alton ? Torabinejad, "##,:"*&-"**).
".%.& =ungsi bahan irigasi :
*
4enurut Tarigan ("##*:%",-%";) fungsi bahan irigasi adalah sebagai
berikut :
%. 4elarutkan debris terutama organik dan anorganik yang ada dalam saluran
akar dan daerah yang tersembunyi karena daerah ini dapat menjadi tempat
bakteri berkembang biak.
". 4endesinfeksi saluran akar.
&. 4embersihkan serpihan dentin sehingga menegah penyumbatan saluran akar.
*. .ebagai pelumas instrument yang dimasukkan ke saluran akar.
2.2 Sodium Hipoklorit (Na!l"
.alah satu bahan irigasi saluran akar adalah sodium hipoklorit (!a23l),
bahan ini merupakan material proteolitik yang telah digunakan sejak ,7 tahun
yang lalu. :kti>itas terhadap jaringan nekrotik, daya antibakteri dan sifat
pelumasnya yang menjadikan !a23l sebagai pilihan bahan irigasi saluran akar
(9usof, "##;:%%-%").
".".% .ifat-sifat sodium hipoklorit :
%. .ifat biologis
!a23l merupakan suatu bahan yang bersifat proteolitik. )aringan-jaringan
dan debris dilarutkan melalui proses biokemis yang kompleks. 1erbagai
konsentrasi !a23l yang ber>ariasi dari #,78-7,"78 telah digunakan.
Konsentrasi ",78 lebih biokompatibilitas. Konsentrasi !a23l yang lebih
tinggi akan merusak jaringan-jaringan >ital serta tidak meningkatkan
penurunan jumlah bakteri (.pangberg, "##:7**-7*+- 4ehdipour, "##+:"-*).
". .ifat kimia
Kemasan larutan !a23l adalah alkali kuat, hipertonik dan biasanya
mempunyai konsentrasi %#8-%*8 klorin yang tersedia. .emakin tinggi
konsentrasi klorin, !a23l semakin tidak stabil. 6arutan ini dipengaruhi oleh
waktu, suhu, kontak terhadap ahaya serta kontaminasi dengan ion metal
(3larkson dalam 9usof, "##;: "&). !a23l harus disimpan di tempat yang
gelap dan dingin agar !a23l tidak rusak (Tarigan, "##*:%",).
&. Toksisitas
7
Penggunaan konsentrasi !a23l menapai 7."78 bersifat toksik terhadap
jaringan >ital terutama jaringan periapikal gigi. @fek toksisitas !a23l yang
mengenai jaringan periapikal ini dapat mengakibatkan timbul rasa sakit yang
epat ("-$ menit), pembengkakan atau odema di dalam jaringan lunak,
penjalaran odema ke daerah yang lebih luas di wajah seperti pada pipi, daerah
periorbital maupun bibir. .elain itu, dapat juga terjadi ecchymosis pada kulit
dan mukosa akibat perdarahan interstitial (4ehdipour, "##+:&)
"."." 4ekanisme kerja
!a23l biasanya diproduksi dengan mendidihkan gas khlor dengan larutan
sodium hydroAide (!a20). <eaksi ini akan menghasilkan sodium hypoklorit
(!a23l), garam (!a3l) dan air (0
"
2). <eaksinya adalah sebagai berikut:
3l
"
B "!a20 C !a23l B !a3l B 0
"
2
!a23l membentuk suatu keseimbangan dinamik seperti ditunjukkan pada reaksi
di bawah ini :
!a23l B 0
"
2 C !a20 B 023l B !a
B
B 20
-
B 0
B
B 23l
-
!a23l bertindak sebagai pelarut organik dan lemak yang akan memeah
asam lemak, kemudian menukarnya menjadi garan asam lemak (sabun) dan
gliserol (alkohol). <eaksi ini akan mengurangi tegangan permukaan larutan.
!a23l akan menetralkan asam amino untuk membentuk air dan garam. (engan
ini, ion hydroAyl akan dilepaskan dan menyebabkan p0 menurun. 5on hydroAyl
yang dilepaskan akan bertindak terhadap protein membran sehingga protein
membran mengalami denaturasi (9usof, "##;: "&-"7).
:sam hipoklorus merupakan komponen yang terkandung dalam larutan
!a23l yang bertindak sebagai pelarut. :pabila asam hipoklorus berkontak
dengan jaringan organik, akan membebaskan klorin. Klorin yang bergabung
dengan kelompok protein amino akan membentuk 3hloramine. Klorin merupakan
agen pengoksida yang kuat dan memberikan sifat antibakteri yang menghambat
enDim-enDim bakteri dengan membentuk pengoksidaan irre>ersible grup
sulphydryl, enDim esensial bakteri (9usof, "##;: "&-"7).
$
2.# Buah $anggis (Garcinia mangostana %inn"
1uah manggis (Garcinia man&ostana 6.) sering disebut sebagai +ueens o,
Tropical (ruit, karena berasal dari daerah tropis dan memiliki rasa yang leDat.
1uah ini juga dimanfaatkan sebagai obat tradisional, mulai dari daun, buah, akar
dan juga kulit batang ((wek, "##&:%-,- .etyadjit, "##+:%). 3ina merupakan salah
satu negara yang telah memanfaatkan buah manggis sebagai obat tradisional sejak
abad ke-%& pada Daman (inasti 4ing (.ahroni, "#%":%%)
".&.% Klasifikasi 4anggis
Klasifikasi buah manggis (Garcinia man&ostana -.) menurut .nited
States Departemen o, A&ricultureEF.(: ("##,) adalah sebagai berikut :
Kingdom : *lantae
.ubkingdom : Tracheo'ionta
.uperdi>ision : Spermatophyta
(i>ision : /a&noliophyta
3lass : /a&noliopsida
.ublass : Dilleniidae
2rdo : Theales
=amily : %lusiaceae
/enus : Garcinia
.pesies : Garcinia man&ostana 6inn.
".&." 4orfologi Garcinia man&ostana 6.
Pertumbuhan tanaman manggis (Garcinia man&ostana 6.) tergolong sangat
lambat tetapi mempunyai umur paling panjang ('iyono, "#%":$). 4orfologi
tanaman manggis adalah sebagai berikut:
a. 1atang 4anggis
Tanaman manggis berupa pohon dengan tinggi $-"# m dan diameter batang
"7-&7 m. Tanaman ini memiliki batang lurus dengan perabangan yang
simetris dan ukuran kanopi sedang serta tajuk yang rindang membentuk
+
piramida. Kulit batang kayu biasanya berwarna okelat gelap atau hampir
hitam, kasar dan enderung mengelupas (.ugiarto dan Putera, "##,:%+").
&am'ar 2.1 Tanaman manggis
b. :kar Tanaman 4anggis
Tanaman manggis memiliki akar tunggang dan akar samping yang jumlahnya
sedikit namun dalam (.unarjono, "##,:*%).
. (aun 4anggis
(aun manggis merupakan daun tunggal yang letaknya berhadapan atau
bersilangan. Panjang tangkai daun %,7-" m. (aunnya berbentuk elips dengan
ujung daun meruning, panjang daun %7-"7 m A lebar +-%& m, tebal, bertepi
rata dan sistem pertulangan daun manggis menyirip. Permukaan atas daun
manggis mengkilap, liin dan berwarna hijau muda sampai hijau tua
tergantung umurnya, sedangkan permukaan bawah daun berwarna hijau muda
sampai kekuningan ('iyono, "#%":$-+).
d. 1unga 4anggis
,
1unga bersifat uniseksual dioecious (berumah dua), namun hanya bunga
betina saja yang dapat dijumpai. .edangkan bunga jantan tidak berkembang
sempurna (rudimeter), yaitu tumbuh keil kemudian mengering sehingga tidak
dapat berfungsi. 1unga tanaman manggis munul pada ujung ranting
(terminal), berjumlah %-& dengan diameter 7-$ m. Kelopak tebal terdiri dari
empat helai dan berwarna hijau. Putik pendek dan kepala putik berabang *-,
yang tetap melekat pada ujung buah. 1akal buah berbentuk bulat besar dan
berwarna hijau (.unarjono, "##,:&;).
e. 1uah 4anggis
1uah manggis dihasilkan seara parthenogenesis (tanpa penyerbukan).
1uahnya termasuk partenokarpi biasanya berbentuk bundar, berdaging lunak
saat hampir masak, pipih pada bagian dasarnya dan bagian bawahnya terdapat
petal yang tebal. 1uah berbentuk bulat atau agak pipih dan relatif keil dengan
diameter &,7-, m. .egmen-segmen buah manggis umumnya tidak sama dan
biasanya %-" segmen besar yang mengandung biji ('iyono, "#%":+).
&am'ar 2.2 a. (aun manggis- b. 1uah manggis- . 1unga manggis
f. 1iji 4anggis
4anggis memiliki biji berwarna okelat dengan panjang "-",7 m, lebar %,7-"
m dan tebalnya antara #,+-%," m. 1iji dilapisi oleh aril yang berwarna putih,
empuk dan mengandung sari buah ('iyono, "#%":+).
".&.& Pertumbuhan Garcinia man&ostana 6.
;
4enurut .teenis dalam .ahroni ("#%":%"-%&), tanaman manggis berasal dari
4alaysia. Tanaman manggis tersebar dari satu wilayah ke wilayah lain melalui
perdagangan di masa lampau, dari 4alaysia ke 5ndonesia, =ilipina, Gietnam,
Thailand, 1urma, dan .rilangka. (i 5ndonesia, tanaman manggis ini terdapat
hampir di semua pro>insi. 4anggis merupakan tanaman budidaya di daerah
tropis. Tanaman ini dapat tumbuh di )awa pada ketinggian %-%### m dpl dengan
berbagai tipe tanah (pada tanah liat dan lempung yang kaya bahan organik). lklim
yang diperlukan adalah adanya kelembaban udara lebih dari ,#8 dengan keadaan
suhu udara "7
#
3H&7
#
3. 6okasi berurah hujan %.7##-&.### mmEtahun sangat
ook untuk pertumbuhannya dan tanaman ini berbunga pada bulan 4ei-)anuari.
(<ukmana, "##&:"+- .ahroni, "#%":%&).
".&.* Kandungan Tanaman Garcinia man&ostana 6.
a. (aging buah manggis. 4anggis merupakaan sumber mineral dan >itamin
yang sangat dibutuhkan oleh manusia dan bermanfaat untuk kesehatan
(.etyadjit, "##+:$+). Kandungan metabolit sekunder dalam buah manggis
diantaranya yaitu triterpen, mangostin, catechins, polysaccharides, quinones,
dan stil'enes. (aging buahnya mengandung sakarosa, dekstrosa, dan
kerrelose, sehingga dapat dimakan.
:dapun komposisi nutrisi bagian buah per %## gram adalah sebagai berikut:
Ta'(l 2.1 Komposisi nutrisi per %## gram buah manggis
Kadungan )umlah
:ir
Protein
Karbohidrat
.erat
Kalsium
=osfor
1esi
Gitamin :
+;," gram
#,7 gram
%;,, gram
#,& gram
%% mg
%+ mg
#,; mg
%* 5F
%#
Gitamin 3
Gitamin 1
Gitamin 1
"
Gitamin 1
7
$$ mg
#,#; mg
#,#$ mg
#,% mg
.umber : .habella dalam 'iyono ("#%":,)
b. (aun manggis mengandung -mangostin.
. Kulit batang tanaman manggis. @kstrak kulit batang mengandung fla>onoid,
polifenol ( -mangostin dan -mangostin), tannin, dan saponin (Tersono,
"##,:%"&- 1ewiska, "##;:%&).
d. Kulit buah manggis. 1eberapa senyawa utama kandungan kulit buah manggis
yang berperan penting dalam akti>itas farmakologi adalah golongan Aanton.
.enyawa Aanton yang telah teridentifikasi, diantaranya adalah %,&,$-
trihidroksi-+-metoksi-",,-bis(&-metil-"-butenil)-;0-Aanten-;-on dan %,&,$,+-
tetrahidroksi-",,-bis(&-metil-"-butenil)-;0Aanten-;-on. Keduanya lebih
dikenal dengan nama al,a$man&ostin dan &amma$man&ostin ()insart dalam
!ugroho, "##+:&). 6ebih lanjut, )ung et al ("##$) berhasil mengidentifikasi
kandungan Aanton dari ekstrak larut dalam diklorometana, yaitu " Aanton
terprenilasi teroksigenasi dan %" Aanton lainnya.
i) (ua senyawa Aanton terprenilasi teroksigenasi adalah :
,-hidroksikudraksanton /, dan mangostingon I+-metoksi-"-(&-metil-"-
butenil)-,-(&-metil-"-okso-&-butenil)-%,&,$-trihidroksiksantonJ.
ii) Keduabelas Aanton lainnya adalah :
kudraksanton /, , deoksigartanin, garsimangoson 1, garsinon (, garsinon
@, gartanin, %-isomangostin, alfamangostin, gamma-mangostin,
mangostinon, smeathAanthon :, dan to>ofillin :.
%%
%"
&am'ar 2.# .truktur kimia dari: a) ,-hidroksikudraksanton /- b)
mangostingon- ) kudraksanton /- d) ,-deoksigartanin- e)
garsimangoson 1- f) garsinon (- g) garsinon @) h) gartanin- i)
%-isomangostin- j) alfa-mangostin- k) gamma-mangostin- l)
to>ofillin :- m) mangostinon- dan n) smeathAanthon :
(!ugroho, "##+:&-*).
Kulit buah manggis juga mengandung antosianin seperti 3yanidin-&-
sophoroside dan 3yanidin-&-gluoside, getah kuning, crystalli"a'le
man&ostin, tanin, dan resin (.ahroni, "#%":%+)
".&.7 4anfaat Garcinia man&ostana 6.
a. :kar Tanaman 4anggis
:ir rebusannya dimanfaatkan untuk mengatasi haid yang tidak teratur (2ng,
"##*:%#&)
b. (aging buah manggis
1uah manggis muda memiliki efek speriniostatik dan spermisida. .eara
tradisional buah digunakan untuk mengobati diare, radang amandel,
keputihan, disentri, wasir, dan borok. .elain itu juga dipakai sebagai peluruh
dahak dan sakit gigi (Kastaman, "##+:&).
. (aun manggis
(i =ilipina, rebusan daun manggis dan kulit bermanfaat dalam menurunkan
suhu tubuh, mengobati sariawan, disentri, diare, gangguan saluran kening
dan sebagai alternatif alat kontrasepsi (Khomsan, "##$:%+7)
d. Kulit batang tanaman manggis
Kulit batang digunakan untuk mengatasi nyeri perut dan akar untuk
mengatasi haid yang tidak teratur (Tanaman 2bat 5ndonesia, "##7:%).
e. Kulit buah manggis
.alah satu senyawa fla>onoid yang terkandung dalam kulit buah manggis
adalah antosianin, antosianin juga diketahui dapat berfungsi sebagai
antioksidan. Fji akti>itas antioksidan dengan menggunakan pengujian radikal
%&
(PP0 membuktikan bahwa ekstrak metanol kulit buah manggis memiliki
potensi penangkal radikal yang relatif besar ((ungir, "#%":%7). Penampilan
kulit buah manggis yang berwarna ungu menunjukkan ada pewarna alami
yang terkandung didalamnya sehingga kulit buah manggis dapat digunakan
sebagai pewarna makanan. .elain itu, kulit buah manggis juga dapat
dimanfaatkan sebagai obat sariawan, disentri, nyeri urat, antimikroba,
antidiare, antijamur, antiinflamasi dan antikanker. /etah kuning dapat
dimanfaatkan sebagai bahan baku at dan insektisida (.uksamrarn et al.,
"##&:,7+- 2bolskiy et al., "##;:%#*+- .upiyanti, "#%#:$,).
".&.$ :kti>itas :ntibakteri
1eberapa penelitian tentang akti>itas antibakteri buah manggis telah
banyak dilakukan. 1uah manggis memiliki senyawa kimia tanin yang memiliki
akti>itas antibakteri. Tanin dapat menghambat pertumbuhan bakteri dengan
pengikatan ion metal terutama ikatan yang kuat dengan =e (besi) dan kemudian
membentuk chelate. %helate, bersifat toksik terhadap membran mikroorganisme.
Ketika tanin membentuk komplek chelate dengan =e pada medium, aksi ini
membuat tidak tersedianya =e bagi mikroorganisme untuk tumbuh dibawah
kondisi aerobik. Pertumbuhan bakteri dihambat dalam hal malfungsi untuk
reduksi ribonukleotida precursor (!:, pembentukan heme, dan berbagai
mekanisme penting lainnya. .elain itu mekanisme antibakteri dari tanin yaitu
menginaktifkan protein dan menghilangkan fungsinya. Target dari tanin yaitu
membentuk komplek dengan permukaan adhesi, enDim pada membran, dan
polipeptida dinding sel bakteri (1ewiska, "##;:%*-%7).
Kulit buah dan daun manggis juga memiliki senyawa Aanton, salah
satunya -magostin yang tergolong kedalam senyawa polyphenol, dimana
senyawa polyphenol dapat menghambat kerja enDim bakteri dengan mengoksidasi
senyawa, karena bereaksi dengan kelompok sul,hydryl atau interaksi nonspesifik
dengan protein. 4ekanisme akti>itas antimikroba Aanton dengan residu asam
%*
amino pada protein membran sel, enDim eAtraselular maupun protein dinding sel,
yang menyebabkan protein kehilangan fungsinya Kulit buah manggis juga
memiliki senyawa triterpen yang tergolong senyawa terpenoid. .enyawa terpenoid
aktif melawan bakteri dengan ara merusak membran sel bakteri (1ewiska,
"##;:%*-%7).
2.* Streptococcus viridans (S. viridans"
".*.% Klasifikasi S. !iridans
.eara taksonomi, S. !iridans diklasifikasikan sebagai berikut (Gasanthakumari,
"##+:%;%) :
Kingdom : Eu'acteria
Phylum : (irmicutes
3lass : #acilli
2rdo : -acto'acillales
=amily : Streptoccacea
/enus : Streptococcus
.peies : Streptococcus !iridans
".*." 4orfologi Streptococcus !iridans
S. !iridans merupakan golongan bakteri gram positif, alfa hemolitik, tidak
bergerak, tidak berspora dan membentuk formasi rantai yang terdiri dari dua atau
lebih kokus, umumnya membentuk rantai panjang. .el berdiameter satu
milimikron, berbentuk sferis, o>al, agak memanjang (:gtini dalam 'ardah,
"#%":$). S. !iridans pada uji katalase menunjukkan hasil negatif, yang
menandakan bahwa mikroorganisme ini merupakan golongan anaerob fakultatif
(0an dkk, "##$:"). Pertumbuhannya tidak dihambat oleh optokin dan koloninya
tidak larut dalam empedu (deoksikolat) (1rooks dkk, "##+:"&,).
%7

&am'ar 2.* =ormasi rantai koloni S. !iridans yang terdiri dari dua
atau lebih kokus
".*.& 0abitat Streptococcus !iridans
S. !iridans merupakan spesies pioner yang berkolonisasi di rongga mulut
manusia, selain itu juga ditemukan di orofaring, saluran penernaan, dan organ
genital wanita sebagai flora komensal ('ilson, "##$:&*- Parija, "##;:"##,
1owden et al, "#%#:"$7). S. !iridans dapat menyebabkan berbagai infeksi.
4ereka umumnya terlibat dalam karies gigi, endokarditis bakteri subakut, dan
infeksi supuratif intra-abdomen (Parija, "##;:"##).
2rganisme ini dapat masuk ke peredaran darah karena trauma dan menjadi
penyebab utama endokarditis pada katup jantung yang abnormal ()awetD et al,
"##*:""&). )ass et al ("##&:%%7), melaporkan bahwa 7#8 kasus infeksi
endokarditis disebabkan oleh S. !iridans, &#8 kasus disebabkan Streptococcus
aureus dan sekitar "#8 disebabkan oleh bakteri gram negatif.
".*.* 4orfologi koloni
S. !iridans yang tumbuh dalam agar darah melibatkan reaksi alfa
hemolisis. 4ikroorganisme ini dapat memeah eritrosit yang berbeda di sekitar
koloni, prosesnya lebih lambat daripada beta hemolisis. (aerah kehijauan dari alfa
hemolisis akan terbentuk setelah dua hari diinhibisi pada temperature &+
#
3
(<efoua, "##7:%+*). Pertumbuhan optimal koloni ini memerlukan keadaan
anaerob yang mengandung nitrogen dan 32
"
78. :gar /itis$Sali!arius yang
%$
mengandung tripan biru, Kristal >iolet, telurit dan kadar sukrosa tinggi
dipergunakan untuk pertumbuhannya, selanjutnya pertumbuhan bakteri mulut
lainnya akan dihambat dan terlihat koloni S. !iridans yang spesifik. Koloni ini
akan terlihat baik dengan masa inkubasi selama "* jam pada suhu &+
#
3 dalam
suasana anaerob, kemudian dilanjutkan "* jam lagi di luar inkubator pada suhu
kamar (:gtini dalam 4ariyatin, "#%":%,).
".*.7 4edia Kultur
Kultur adalah memperbanyak organisme dengan menyediakan keadaan
lingkungan yang tepat. 1erbagai faktor yang harus dikendalikan selama
pertumbuhan adalah Dat makanan, p0, suhu, udara, serta kadar garam dari media
pembenihan ()awetD et al, "##7:+%). Fntuk menukupi nutrisinya, dibutuhkan
media yang kompleks didukung dengan darah untuk pertumbuhan mereka.
Pertumbuhan koloni difasilitasi oleh kehadiran 7-%#8 karbon dioksida. 1eberapa
strain dengan nutrisi yang kurang menukupi, membutuhkan suplementasi
piridoksal, bentuk aktif dari >itamin 1
$
untuk pertumbuhan mereka (Parija,
"##;:"##). 4edia yang ook untuk membiakkan bakteri S. !iridans antara lain
adalah #rain In,usion #roth 0#1I2 dengan agar #,%8 (1hakti, "#%":$-+).
%+