Anda di halaman 1dari 33

REPRODUKSI SEL

dr Husnul Khatimah
Bgn Biologi Kedokteran FK.UNLAM
PENDAHULUAN
Sel mempunyai kemampuan bereproduksi dengan cara
menduplikasi kandungannya kemudian membelah

Mekanisme pembelahan sel :
MITOSIS
Pola pembelahan yg bertanggung jawab u pertumbuhan &
pemeliharaan massa tubuh pada sebagian besar sel-sel
eukaryota & memelihara populasi pd organisme sel tunggal
MEIOSIS
Pembelahan terbatas pada eukaryota yang bereproduksi
secara seksual dan mempunyai sedikitnya jumlah kromosom
diploid

SIKLUS SEL
Siklus reproduksi sel atau seri pengulangan tahapan duplikasi
sel dan kandungannya yang kemudian membelah menjadi dua

Normal cell proliferation is modulated by cell cycle regulation.
SIKLUS SEL
Strategi Umum Siklus Sel
Lama siklus bervariasi antar sel berbeda
embrio lalat > siklus sel terpendek : 8 menit
sel hati mammalia > siklus sel terpanjang
: > 1 tahun
Tahapan Siklus Sel
INTERFASE
Waktu total bervariasi; manusia 18 24 jam;
tergantung spesies, jaringan, suhu, faktor-
faktor lain

Subfase G1
Inti dan sitoplasma membesar ke arah
ukuran matang
Kromatin sangat terentang > dengan
mikr.cahaya tidak dapat dibedakan sebagai
kromosom yang nyata
Terjadi sintesis RNA dan protein, terutama
enzim u replikasi DNA, protein u memulai
pembelahan inti, protein apparatus
mitotikus dan tubulin
Tahap yang sangat bervariasi jangka
waktunya
Sel somatik yang telah terdiferensiasi dan
tidak membelah ada pada tahap G1 (co. sel
neuron), beberapa ahli menyebut pada titik
Go

Subfase S
Merupakan 35 40% siklus interfase
Awal tahap S terjd peningkatan sintesis DNA
polimerase
Terjadi pembesaran sel 2 kali lipat
Replikasi DNA
Sintesa protein kromosomal histon dan non
histon

Subfase G2
Merupakan 10 20% siklus interfase
DNA baru dilengkapi dengan protein
kromosomal menjadi kompleks, secara tepat
Sintesis RNA & protein yang masih kurang
untuk kemajuan seluruh mitosis


FASE M (fase pembelahan)
Terjadi 3 peristiwa unik :
1. Kondensasi kromosom
2. Pembentukan apparatus mitotikus
3. Cincin kontraktil

Melibatkan 2 tahap pembelahan :
1. Pembelahan inti (kariokinesis)
2. Pembelahan sitoplasma (sitokinesis)

Subfase Pembelahan (4 fase kariokinesis):
Profase
Metafase
Anafase
Telofase
Cytokinesis
Profase (pro : sebelum)
Serabut kromatin panjang melipat
(dikondensasi) menjd struktur tebal
(kromatid) m.c kromosom :2
sister kromatid
Nukleolus mengecil lalu menghilang
(pengurangan bertahap transkripsi RNA)
sintesa protein lalu
lintas vesikel antar RE & kompleks Golgi
Penyusunan apparatus mitotikus pada 2
kutub
PROFASE
Metafase (meta :
antara)
Selubung inti rusak
: selubung inti
vesikula tidak
dapat dibedakan
dari cisternae RE
kasar
Pelekatan
kinetokor pada
mikrotubuli
sehingga
kromosom melekat
pd spindel
mikrotubul
Kromosom
bergerak ke titik
tengah spindel
Anafase (ana : bagian a. belakang)
Kromatid di dorong ke kutub berseberangan oleh
benang-benang mikrotubul, semua kromatid
bergerak dg kecepatan sama

Pada saat kromatid mencapai kutub, mikrotubul
kinetokor memendek dan mikrotubul polar
memanjang shg 2 kutub menjauh

Pergerakan anafase belum dimengerti secara
mendalam tetapi melibatkan kompleks yang saling
mempengaruhi antara mikrotubul kinetokor,
penggerak mikrotubul, serta penyesuaian dalam
keseimbangan antara subunit tubulin dan
mikrotubul yang dirakit
The major forces that separate daughter
chromosomes at anaphase in mammalian cells
Telofase
Kromatin dikondensasi menjadi bentuk memanjang
(kromosom interfase)
RE sekeliling massa kromatid vesikula
memanjang dan bergabung mengelilingi
kromatid selubung inti kontinyu
Transkripsi RNA, anak inti tampak kembali
Mikrotubul kinetokor menghilang, tetapi
mikrotubul polar tetap memanjang
Sintesa protein meningkat sehingga endositosis
dan eksositosis meningkat
TELOFASE
Cytokinesis
Dimulai selama anafase, ditandai dengan adanya
lekukan pada membran plasma kmd memanjang
sekeliling sel lekukan terjadi pada bidang yang
dibentuk oleh titik tengah benang-benang
mikrotubul. Mikrotubul akan memanjang dan
tetap pada daerah ini sampai memisahkan
sitoplasma & dua sel anak membentuk membran
plasma yg sempurna

Kekuatan membelah sitoplasma dilakukan oleh
cincin kontraktil di bawah membran plasma
The contractile ring




Cytokinesis
Perubahan Siklus Sel
Siklus sel tertahan selama interfase > Go
Kultur sel > siklus sel tertahan jika : nutrisi
dikurangi, diberi inhibitor RNA a/ inhibitor
sintesa protein, ruang kultur terbatas
(penghambatan kepadatan sel).
Penghambatan kepadatan sel respon
normal sel
sel tumor gagal mhadirkan kepadatan sel
sel terus membelah
Siklus sel pada pkembangan awal embrionik hewan
setelah fertilisasi waktu sangat cepat, fase G1 &
G2 dikurangi, waktu dr fase M ke fase M lain 8
60

Faktor yg dapat memodifikasi siklus sel:
1. Protein reseptor pd membran plasma
2. Yang menyalurkan signal ke sitoplasma u
melakukan pembelahan sel
3. Hormon steroid
4. Perubahan transport ion yg melewati
membran plasma
5. Perubahan pH
6. Perubahan konsentrasi molekul-molekul
dasar
MEIOSIS
Pembelahan menekankan reduksi jumlah kromosom
jd : terbatas pd organisme yg memp kromosom
diploid
Melibatkan dua proses (penting) perkembangan
dan kelangsungan hidup organisme yg
bereproduksi seksual
a. mekanisme rekombinasi: info genetik
dicampur mjd kombinasi baru
b. sintesis RNA & protein yg diperlukan >
diferensiasi gamet & perkembangan tahap
awal embrio

Interfase Premeiosis
Mempunyai tahap G1, S, dan G2
Replikasi DNA sangat jelas (kromosom lebih
meregang) dibandingkan premitotik S pada
spesies yg sama
Duplikasi protein kromosomal & penyusunan
protein & molekul lain yg diperlukan u
pembelahan sel
Inti tumbuh & volume mjd lebih besar
daripada sel somatik

FASE PEMBELAHAN MEIOSIS
MEIOSIS PROFASE I
Kromosom berpasangan > rekomendasi
Sintesa RNA & protein
Kompleks: tergantung ciri, struktur umum &
aktifitas kromosom
LEPTOTEN (leptos : tipis)
Awal kondensasi kromosom (kromatin memendek-menebal)
Sister kromatid sangat dekat> kromosom spt benang tunggal
Stlh kromosom mulai kondensasi, puncak kromosom dilekatkan
pd selubung inti
Pola kondensasi lengan kromosom mjd kromatin dikemas mjd
seri massa sperical (kromomer) shg tampak spt seri untaian
mata kalung berukuran tak teratur

ZYGOTEN (zygon : Y)
Kromosom berpasangan (kecuali kromosom seks)
mjd dua kopi pasangan homolog (dari parental
laki&perempuan).
Pasangan mengandung gen yg sama & urutannya
sama, membentuk Y pasangan disebut sinapsis
Komplek sinaptonemal,tdpt ruang antar sinapsis yg
memungkinkan kromosom mendekat bersama &
menstabilkan kromosom stlh berpasangan

PACHYTEN (pachus : tebal)
Kromosom homolog berpasangan lengkap
membentuk tetrad (4 kromatid) atau bivalen
Rekombinasi genetik : kromatid dr kromosom
berseberangan bertukar segmen membentuk
kombinasi alel baru
Chromosome synapsis and desynapsis during the
different stages of meiotic prophase I
Synapsis
DIPLOTEN (diplos : double)
Sister kromatid menebal shg kromososm tampak double
Pemisahan homolog melebar, kromosom tidaklagi
melekat pd selubung inti
Dua dr kromatid kromosom homolog saling silang tjd
crossover atau chiasma
Sintesis RNA meningkat, sintesis ribosom, protein,
lemak, dan komponen sitoplasma lain jg meningkat.

DIAKINESIS (dia : across; kinesis : pergerakan)
Kromosom dikondensasi, dikemas mjd batang pendek
Semua transkripsi RNA berhenti, anak inti menghilang
Kromosom sangat komplek, chiasmata digerakan secara
lateral ke ujung kromosom
KEJADIAN PENTING MEIOSIS PROFASE
I
1. KONDENSASI KROMOSOM
2. SINAPSIS
3. REKOMBINASI
4. SINTESIS SEBAGIAN BESAR ATAU
SEMUA RNA, PROTEIN LEMAK, &
KARBOHIDRAT YG PERLU U
DIFERENSIASI GAMET DAN TAHAP AWAL
PERKEMBANGAN EMBRIO
Akhir profase I sentriol melengkapi replikasinya
dan bermigrasi dalam aster ke sisi
berseberangan
30
Figure 20-11. Comparison of the mechanisms of chromosome alignment (at
metaphase) and separation (at anaphase) in meiotic division I and meiotic
division II.
Dua pembelahan inti tjd berturut-turut
Fase berikutnya <10% waktu kseluruhan
meiosis
Nama fase sesuai dg mitosis
Akhir pembelahan I kromosom direduksi
Pembelahan meiosis II tjd scr cepat
meliputi interfase II tanpa replikaso
kromosom,profase II,metafase II, anafase
II, & telofase II
Hasil : 4 sel anak dg inti haploid
PERBEDAAN MITOSIS DAN MEIOSIS
tjd pd sel somatik individu
setiap siklus penggandaan
DNA diikuti satu
pembelahan, jumlah
kromosom anak diploid &
sama dg DNA sel induk
sintesis DNA tjd pd fase S
diikuti fase G2 sblm mulai
pembelahan
semua kromosom bersft
bebas
berlangsung agak cepat
bahan genetiknya konstan

pd sel germinal
suatu penggandaan DNA
diikuti o 2
pembelahan,jumlah
kromosom anak sel haploid &
mengandung separuh jumlah
DNA sel induk
tdpt sintesis premeiosis yg
jauh lbh lama, fase G2
pendek atau tdk ada
kromosom homolog scr
mekanis
lebih lama
tdpt keanekaragaman
genetik