Anda di halaman 1dari 46

PANASBUMI DI INDONESIA

POTENSI DAN TANTANGAN


ENERGY PANASBUMI
CAP
HOT WATER
STEAM
STEAM
HEAT SOURCE
ENERGY PANASBUMI
Manifestasi Permukaan
Sumber Panas
Sumber gambar : GEOTHERMAL EDUCATION OFFICE - US
SISTEM PANASBUMI
TINJAUAN TEKNIS
Ring of Fire, Jalur gunung api dunia
MENGAPA PANASBUMI
Krisis Energi
Kesadaran Akan Permasalahan Lingkungan
Akibat Pemanfaatan Energi
Efek Rumah Kaca
Energi Bersih (Green Energy)
Energy Alternatif
Gas Rumah Kaca
CO
NO
CH (Metana)
HFC (Hidrofluoro carbon)
PFC (Perfluoro Carbon)
SF (Sulfur Heksafluorida)
Akibat Rumah Kaca
Lubang ozon di atmosfer membesar
Kenaikan temperatur permukaan bumi menyebabkan
Kekeringan panjang
Tudung es & glacier leleh, permukaan air bumi naik
Mengacaukan pasokan pangan, banjir, kepunahan
spesies tertentu hewan dan tumbuhan
Kenaikan temperatur :
0.6-2.5: C (40 tahun mendatang)
1.4-5.8: C (100 tahun mendatang)

Emisi Gas Rumah Kaca
USA = 25%
Uni Eropa + 15 Negara = 24.4%
Rusia = 17.4%
Jepang = 8.5%

Total Negara maju = 75.3%

Dampak Pemakaian Energi Fosil
Emisi gas rumah kaca oleh kegiatan manusia
perubahan iklim dengan cepat
Proyeksi kenaikan temperatur global 1-3.5: C (1977-
2100)
Perubahan temperatur dampak serius lingkungan
global
Masyarakat akan menghadapi risiko dan tekanan baru
Masyarakat dan ekosistem harus menyesuaikan diri
terhadap perubahan iklim di masa mendatang
Stabilisasi gas rumah kaca di atmosfer memerlukan
upaya besar
Konsumsi listrik dunia 1990-2025
(miliar Kilowatt/jam)
Konsumsi Pengalaman Proyeksi % Pertumbuhan
per tahun
1990 2000 2001 2005 2010 2015 2020 2025
Negara-negara
Industri
6.368 7.950 8.016 8.307 9.200 10.106 11.030 11.994 1.7
Negara-negara
Berkembang
2.272 4.175 4.390 4.886 5.962 7.172 8.555 10.038 3.5
Total dunia 10.546 13.629 13.934 14.960 14.960 19.482 22.009 24.673 2.4
Pertambahan Konsumsi energi
Pertambahan Penduduk = Masalah bagi generasi mendatang
Pertumbuhan ekonomi
PEMANFAATAN
CYCLE GENERATING GEOTHERMAL POWER PLANT
Inventory
prosspek
terhadap 15 WKP
PERTAMINA
Kajian prospek
untuk rencana
pengembangan
yang memenuhi
kriteria teknis dan
ekonomis

Technology
Experiences/
kehandalan
operasi
Profesionlisme
Kajian data bawah
permukaan untuk
menentukan
kualitas dan
kuantitas fluida
sesuai teknologi,
sistem dan
profesional yang
berdaya saing

Technology,
System
Management
Kelayakan proyek
yang dapat
memberikan
kepastian bisnis

Percepatan proyek
Cost Effectiveness
proyek

Tarif
Konversi energi
geothermal terhadap
energi listrik sebagai
kontribusi energi
geothermal dalam
energy mix

Business schemes

1 Mwh ~ 1.971 BBl FO
110 MW INST. ~ 4700
BOEPD

Carbon credit
110 MW INST.~ 650.000 ton
CER
LINGKUP KERJA PROYEK
Survey keilmuan
Pembebasan lahan
Konstruksi jalan dan lokasi
Pemboran sumur geothermal
Desain Steam Gathering System (SGS)
Konstruksi SGS
S
t
e
a
m

f
i
e
l
d

T
o
t
a
l



P
r
o
j
e
c
t

2

t
a
h
u
n



















3

t
a
h
u
n

Desain Power Generation
Facilities (PGF)
Konstruksi PGF
Commissioning / uji coba
Operasi komersial
Eksplorasi Pengembangan Komersial
2 tahun 2-3 tahun 25-30 tahun
POTENSI DAN PEMANFAATAN
DI INDONESIA
Klasifikasi Potensi Energi Panasbumi
Klasifikasi potensi Energi Panasbumi di
Indonesia :
A. Klasifikasi Sumber Daya
1. Spekulatif
studi literatur dan penyelidikan
pendahuluan
2. Hipotesis
hasil penyelidikan lanjutan
B. Klasifikasi Cadangan
1. Cadangan Terduga
hasil penyelidikan rinci
2. Cadangan Mungkin
penyelidikan rinci, bor eksplorasi dan
studi pra-kelayakan
3. Cadangan Terbukti
penyelidikan rinci, uji sumur eksplorasi,
delineasi dan pengembangan serta study
kelayakan.
POTENSI ENERGI GEOTHERMAL INDONESIA
(ESDM, ROADMAP RENBANGPABUM-2004)
Sumatera
Reserves : 5,837 MWe
Resources : 7,983 MWe
Semarang
Medan
Tanjung Karang
Bandung
Manado

Reserves : 13,070 MWe
Resources : 14,070 MWe
Others
Reserves : 1,707MWe
Resources : 2,059 MWe
Sulawesi
Reserves : 896 MWe
Resources : 1050 MWe
Jawa Bali
Reserves : 5,526 MWe
Resources : 4,179 MWe
Tabel Distribusi Lokasi Panasbumi Indonesia


1 N. Aceh D 17 lks 9 Banten 5 lks 17 Sul. Utara 5 lks
2 Sum Utara 16 lks 10 Jawa Barat 40 lks 18 Gorontalo 2 lks
3 Sum Barat 16 lks 11 Jawa Tengah 14 lks 19 Sul. Tengah 14 lks
4 Riau 1 lks 12 Yogyakarta 1 lks 20 Sul. Selatan 13 lks
5 Jambi 8 lks 13 Jawa Timur 11 lks 21 Sul. Tenggara 13 lks
6 Sum Selatan 8 lks 14 Bali 5 lks 22 Maluku 15 lks
7 Bengkulu 6 lks 15 NTB 3 lks 23 Papua 2 lks
8 Lampung 13 lks 16 NTT 18 lks 24 Kalimantan 3 lks
SEJARAH SINGKAT PENGEMBANGAN / PEMANFAATAN
ENERGI PANASBUMI DI INDONESIA
1926: Pemerintah Hindia Belanda melaksanakan pemboran 6 sumur
(slim hole) Eksplorasi
1974: Pemerintah RI menugaskan Pertamina untuk melaksanakan
eksplorasi dan eksploitasi panasbumi di 6 daerah WKP.
Pilot Project Non Condensing Turbin 250 KW di Kamojang.
Pembangunan PLTP 30 MW (grant New Zealand). Listrik dijual
kepada PLN
1981: Penugasan kepada Pertamina diperluas ke seluruh wilayah
Indonesia.
Pengembangan PLTP 2x55 MW di Kamojang.
1991: Pengembangan prospek panasbumi mulai di lakukan dengan
kerjasama Kontrak Operasi Bersama antara Pertamina dengan
pengembang swasta.
2000: Penugasan pengawasan pengembangan panasbumi dikembalikan
ke pemerintah.
2010 : Sampai dengan 2010 kapasitas terpasang diseluruh WKP Pertamina
adalah 1192 MW




KEBIJAKAN BISNIS PANASBUMI SETELAH 2000
Ref. UU No. 27/2003 :
Pasal 9 : Wilayah kerja Pengusahaan Geotehrmal diberikan oleh Pemerintah Pusat (lintas Propinsi),
Gubernur (lintas Kabupaten) dan atau Kabupaten.
Pasal 29 g : Pemegang IUP secara berkala melaporakan tertulis pelaksanaan RK kepada pemberi
IUP (Menteri, Gubernur/Bupati)
Ref. PP No. 3/2005: Pasal 2 ayat 4 :
Penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan Umum diprioritaskan menggunakan sumber energi
setempat, wajib mengutamakan sumber energi terbarukan.
Ref. PerPres No. 5/2006 :
Kebijakan Energi Nasional (Pasal 2) : minyakbumi menjadi kurang dari 20 %, dan panasbumi
menjadi 5 % dari energy mix.
9. Kamojang -
GEOTHERMAL CONCESSIONS OWNED BY - PERTAMINA
1
2
3
5
4
6
7
8
9 10
11
1
3
13
14
15
1. Sibayak-Sinabung (12 MW)
2. Sibualbuali
3. Sungaipenuh
4. Tbg. Sawah-Hululais
5. Lumutbalai
6. Waypanas Ulubelu
7. Cibereum-P-bakti (380 MW)
8. Pengalengan
10. Karaha-Cakrabuana
11. Dieng (60 MW)
12. Iyang-Argopuro
13. Tabanan
Patuha
W. Windu (220 MW)
Kamojang (200 MW)
Darajat (260 MW)
Darajat
Dasar :
Keppres RI No. 22 / 1981
Keppres RI No. 45 / 1991
Keppres RI No. 49 / 1991
Keppres RI No. 76 / 2000
UU Panasbumi No 27/2003
15 WKP : 2349,59 hektar
14. Lahendong (60 MW)
15. Kotamobagu
Pertamina
KOB
Joint Venture
Total Geothermal Capacity in Operation (2010) : 1192 MW
12
Total Geothermal Capacity in Operation (2018) : 3,425 MW
PERTAMINA GEOTHERMAL ENERGY
0
200
400
600
800
1000
1200
1400
1983 1984 1985 1986 1987 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008
Current Year Development Cumulatives Instaled
INSTALLED CAPACITY IN INDONESIA
MW
1,192MW
(2010)
30
140
305
525
707
747
837
852
1,032
PERTAMINA GEOTHERMAL ENERGY
ENERGY MIX (%)
PRIMARY ENERGY
YEAR
2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
BATU BARA
MINYAK
Gas
AIR
GEOTHERMAL
45
27
18
7
3
48
19
21
7
5
62
5
19
7
5
66
2
19
7
6
65
1
19
7
8
64
1
19
6
9
64
1
18
6
11
TAHUN 2008
COAL FU E L OI L
Gas WATER
GEOTHERM AL
TAHUN 2012
COAL FU E L OI L
Gas WATER
GEOTHERM AL
TAHUN 2014
COAL FU E L OI L
Gas WATER
GEOTHERM AL
Sumber : RUPTL 2009-2018

3 %
7 % 11 %
0
100000
200000
300000
400000
500000
600000
700000
800000
900000
2
0
0
8
2
0
0
9
2
0
1
0
2
0
1
1
2
0
1
2
2
0
1
3
2
0
1
4
2
0
1
5
2
0
1
6
2
0
1
7
2
0
1
8
2
0
1
9
2
0
2
0
2
0
2
1
2
0
2
2
2
0
2
3
2
0
2
4
2
0
2
5
2
0
2
6
2
0
2
7
PRAKIRAAN KEBUTUHAN BEBAN INDONESIA 2008-2027
140.772 GWh
152.718 GWh
813.323 GWh
Sumber : RUKN 2008-2027
OIL CONSUMPTION ENERGY TO GEOTHERMAL
UTILIZATION
100 MW
INSTALLED
CAPACITY
4.250 BOEPD

Catatan : Ref. KepMen P & E No. 269/1983 ; 1 kWh ~ 0,28 liter FO
Ref. Konversi energi Pertamina 1 ton uap = 0,246356 BOE
Tahun 2015




Kapasitas Terpasang
3900 MW ?
TANTANGAN DI MASA DEPAN
BERAPA MW KAPASITAS PLTP TERPASANG
5 TAHUN KEDEPAN?



TAHUN 2010
Cadangan Panasbumi
27000 MW (100%)
Kapasitas Terpasang
1192(4.4%)
2004 2012 2020
2004 2008 2012 2016 2020
822 MW
(produksi)
2000 MW 3442 MW 4600 MW
6000 MW
(target)
1442 MW
Existing
WKP
1158 MW
Existing WKP
+ New WKP
1400 MW
New WKP
1193 MW
Existing
WKP
Geothermal Road - map
(GSDM, 2004; 2005)
Geothermal Road-map by 2025
1000 MWe for
30 years
465 Juta
Barrel oil
9000 MW
(target)
2025
2008 2016
2025
38
2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016
Seulawah Agam 1 - - - - - - 55 55
Jaboi 1 - - - - 10 - - 10
2 Sorik Merapi-Roburan Sumatera Utara 1 - - - - - - 55 55
3 Liki Pinangawan Muaralaboh Sumbar 1,2 - - - - 220 - - 220
4 Rantau Dadap Sumsel 1,2 - - - - 220 - - 220
5 Gn. Rajabasa Lampung 1,2 - - - - 220 - - 220
6 Kaldera Danau Banten Banten 1 - - - - - - 110 110
Cisolok-Cisukarame 1 - - - - 40 - - 40
Gn. Tangkuban Perahu 1,2 - - - - 110 - - 110
Gn. Tampomas 1 - - - - 45 - - 45
Guci 1 - - - - - - 55 55
Baturaden 1,2 - - - - - - 220 220
Gn. Ungaran 1,2 - - - - - 110 - 110
Blawan Ijen 1,2 - - - - - - 110 110
Telaga Ngebel 1,2,3 - - - - - - 165 165
Bora 1 - - - - - 5 - 5
Marana 1,2 - - - - - 20 - 20
11 Mangolo Sul Tenggara 0 - - - - - - - -
Jailolo 1,2 - - - - 10 - - 10
Songa Wayaua 1 - - - - - 5 - 5
Hu'u Daha 1,2 - - - - 20 - - 20
Sembalun 1,2 - - - - - 20 - 20
Sokoria 1,2 - - - - 10 - - 10
Atadei 1 - - - - 5 - - 5
- - - - 910 160 770 1,840
NAD
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
Sulawesi Tengah
Maluku Utara
9
13
14
NTB
NTT
Total
Total Pengembangan WKP Baru
Lokasi No. Total
COD (MW)
8
12
Unit
10
1
7
TIMELINE PENGEMBANGAN PANAS BUMI 2010 2014
2010 2011 2012 2013 2014 Total 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 Total
1
Lap. Existing yg telah
berproduksi
- 20 175 230 220 645 - 20 - 70 127 165 55 437
2
Lap. Existing yg
belum berproduksi
5 - 85 590 855 1535 - - 165 370 500 375 85 1495
3 WKP Baru - - - 185 1612 1797 - - - - 910 160 770 1840
5 20 260 1005 2687 3977 - 20 165 440 1537 700 910 3772
5 25 285 1290 3977 - 20 185 625 2162 2862 3772
Berdasarkan Timeline
dari Pengembang (MW) *)
Kumulatif
No.
Wilayah Kerja
Pertambangan
Total
Berdasarkan Usulan Pengembangan
(MW) mengacu Permen ESDM 02/2010
Target COD PLTP berdasarkan
Permen ESDM 02/2010 dan Timeline dari Pengembang

*) Status per 16 Juli 2010
PERTAMINA GEOTHERMAL ENERGY
KESIMPULAN
Energi Panasbumi dapat dipergunakan untuk
membangkitkan energi listrik
Potensi Energi Panasbumi di Indonesia
sebesar 40 % potensi dunia.
Pemanfaatn Energi Panasbumi untuk
membangkitkan listrik sudah diprogramkan
oleh pemerintah dalam bentuk road map.
THE END
KONVERSI ENERGI GEOTHERMAL
Ref. Kandungan Kalori
Minyak Mentah
Jatibarang
Ref. SK Dir. Keu. Pertamina
No. 813/H0000/92-S1
Tanggal 16 Juni 1992
Ref. Kepmen P & E
No. 269 / 1983

Energi Geothermal
(Dominan Uap)
Enthalpy Uap : 2880 Kj/kg
1 Ton ~ 0,453 BBL
1 MWh ~ 3, 171 SBM

Energi Geothermal
(Dominan Air)
Perlu proses separasi
air & uap (Separator)
Enth. Res. (260C-300C
~1260 Kj/kg) :
Asumsi Cad. 300 MW/30
th
300 MWe ~ 125 juta SBM


1 MWh ~ 8 Ton (Uap)

1 Ton (Uap) ~ 0,246356 SBM

1 MWh ~ 1,971 SBM









1 MWh ~ 280 Lt. FO

1 MWh ~ 8 Ton (Uap)

1 Ton (Uap) ~ 0,22 SBM (FO)
1 MWh ~ 1,76 FO ~ 1,76 SBM







Ref. Minyak mentah Jatibarang
Kandungan Kalori = 19.090 BTU/LB = 44.400 KJ/Kg Dominan Uap : 1 Ton Uap = 2.880.000 KJ
Densitas = 0,9 Kg/L; 1 BBL = 6.354.110 KJ Dominan Air : 1 Ton (Air Panas H = 1.260 kj/Kg) = 1.260.000 KJ
(285C)
ENERGY CONVERSION
ENERGY (ELECTRICITY) CONVERSION (PT PLN, pers.com)
1 GWh ~ 260 Tonne of oil (Steam Power Plant)
1 GWh ~ 400 Ton of Coal Power Plant
1 GWh ~ 8.000 MCF Natural Gas
1 CF Gas = 1.030 BTU


FUEL Cost
1 KWh ~ 0.28 liter (OIL) = Rp. 763,84 = 8.3 cents US $/kWh
1 KWh ~ 0.4 Kg (Coal) = 2 cents US $/ kWh.
1 KWh ~ 8 CF (Gas) = 2.8 cents US $/kWh.



ASUMPTION :
OIL PRICE Rp 2.728,--/liter
COAL PRICE 45 US$/tonne
Gas 3.5 US$/MMBTU
Pollutants Geothermal Gas
(Combined Cycle)
Coal*
CO
2
260 937 1700
SO
2
0 0.003 4.1
NO
X
0 1.4 2.4
Sludge 0 - 168
Ash 0 - 60
Environmental Impact
Total Emission of a 250 MW Power Plant (1000 ton/year)
Source : UNOCAL
* Desulfurisation & electrostatic precipitation
Sumatera
Reserves : 5,837 MWe
Resources : 7,983 MWe
Semarang
Medan
Tanjung Karang
Bandung
Manado

Others
Reserves : 1,707MWe
Resources : 2,059 MWe
Sulawesi
Reserves : 896 MWe
Resources : 1050 MWe
Jawa Bali
Reserves : 5,526 MWe
Resources : 4,179 MWe
NTB - NTT
Reserves : 626 MWe
Resources : 573 MWe
INDONESIA GEOTHERMAL POTENTIAL

TOTAL, MWe RESOURCES, MWe RESERVES, MWe PROVEN , MWe INSTALLED, MW
27.189 14.244 12.945 3.605 1042 *
* PERTAMINA
Total Kapasitas Pembangkitan Berdasarkan
Total Energi Saat Ini
Oil, 45,5%
Coal, 20,9%
Natural Gas, 17,9%
Hydro, 11,8%
Other (Renewable),
0,3%
Biomass, 1,2%
Geothermal,
2,4%
Present Condition
(2)

Anda mungkin juga menyukai