Anda di halaman 1dari 5

DATA PENGAMATAN

Kelompok Obat
Bobot
Mencit (gr)
Kadar Glukosa Darah
t = 0 menit t = 30 menit t = 60 menit
I PGA 2 %
33.1 121 171 148
24.3 117 177 191
26.5 88 103 98
rata-rata 108.67 150.33 145.67
II
Glibenklamid
1,3 mg/kg BB
20.6 133 214 -
15.2 141 213 172
23.0 57 81 78
rata-rata 110.33 169.33 125
III
Glibenklamid
0,65 mg/kg
BB
12.5 68 42 38
25.8 76 127 87
28.5 115 132 98
rata-rata 86.33 100.33 74.330

PERHITUNGAN
a. Perhitungan Analisis Variansi
Tabel Data untuk ANAVA
Perlakuan Kadar Glukosa Darah
t = 0 t = 30 t = 60 n x x
2

Glibenklamid
1,3 mg/kg
BB
110.33 169.33 125 3 404.66 163749.7156
Glibenklamid
0,65 mg/kg
BB
86.33 100.33 74.33 3 260.99 68115.7801
Jumlah 6 665.65 231865.4957

Penelitian efek dosis obat terhadap penurunan kadar glukosa darah per waktu :
= 5%
Ho diterima = tidak terdapat perbedaan efek dosis obat terhadap penurunan kadar
glukosa darah per waktu
Ho ditolak = terdapat perbedaan efek dosis obat terhadap penurunan kadar glukosa
darah per waktu

Tabel ANAVA
Sumber
Variasi
df SS MS F
hit

Obat 1 151136.819 151136.819
91.86569322
Error 4
6880.3563 1720.089075
Total 5
158017.1753
-


SStreatment =


= 54583.23853 + 22705.26003 + 73848.32042
= 151136.819

SStotal =


= 73848.32042
= 158017.1753

SSerror = SStotal SSobat
= 158017.1753 151136.819
= 6880.3563

MSobat =


= 151136.819

MSerror =


= 1720.089075

Fhitung =


= 91.86569322

Ftabel = F 0,05 (1,4) = 7,71
Maka, F
hitung
> F
tabel
=

91.86569322
Oleh karena itu H
0
ditolak, sehingga terdapat perbedaan efek dosis obat terhadap
penurunan kadar glukosa darah per waktu.
Kesimpulan: H
0
ditolak, dengan taraf signifikan 5% atau keyakinan 95% dapat
dikatakan bahwa terdapat perbedaan efek dosis obat terhadap penurunan kadar glukosa
darah per waktu terhadap mencit yang diuji.

Uji Rentang Newman Keuls
=


= 30.1086
r (0.05;10) = 3.93
RSTx r = 30.1086 x 3.93
= 118.33

Mean


RST x r

-


- - -

Kesimpulan :
Dengan taraf signifikan 5% disimpulkan bahwa kedua obat tersebut memberikan efek yang
berbeda terhadap hewan uji dengan urutan kekuatan aktivitas antidiabetes dari yang paling
kuat yaitu kafein, kemudian fenobarbital.

b. Volume Pemberian Obat


Kelompok I
- PGA 2 %


- Glukosa


Kelompok II
- Glibenklamid 1,3 mg/kg BB


- Glukosa


Kelompok III
- Glibenklamid 0,65 mg/kg BB


- Glukosa


c. Perhitungan persen (%) penurunan aktivitas obat

[] []
[]

% penurunan Glibenklamid 1,3 mg/kg BB
-


% penurunan Glibenklamid 0,65 mg/kg BB
-



d. Perhitungan persen (%) inhibisi




% inhibisi Glibenklamid 1,3 mg/kg BB
-


% inhibisi Glibenklamid 0,65 mg/kg BB
-