Anda di halaman 1dari 1

iv

ABSTRAK

Asam urat merupakan produk akhir metabolisme purin. Sebanyak 5% pada
protein plasma. Kadar asam urat yang berlebih dalam darah disebut hiperurisemia
yang dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan bahkan hingga gagal
ginjal dan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase
penderita hiperurisemia yang ditemukan kristal asam urat pada urinnya.
Karya tulis ini disusun berdasarkan studi pustaka dan pengambilan data di
Laboratorium Klinik Sejati Pondok Gede. Penelitian dilakukan dengan cara
mengambil data pasien dengan diagnosa hiperurisemia, kemudian
mengidentifikasi adanya kristal asam urat pada sedimennya.
Berdasarkan hasil percobaan pada pasien hiperurisemia dengan rata-rata
kadar asam urat pasien 8,195 mg/dL didapatkan hasil 3,75% penderita
hiperurisemia terdapat kristal asam urat di urinnya. Hasil ini dipengaruhi adanya
reabsorsi asam urat di ginjal sehingga asam urat kembali ke darah bahkan ke
jaringan sehingga hanya sedikit pasien hiperurisemia yang ditemukan kristal asam
urat di urin.
Kesimpulan yang diperoleh dari percobaan ini adalah pada penderita
hiperurisemia tidak selalu terdapat kristal asam urat di urinnya. Karena asam urat
direabsorbsi oleh ginjal sehingga kristal asam urat pada penderita hiperurisemia
banyak menumpuk di jaringan.





Kepustakaan : 29
Tahun : 1992 - 2012