Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH FERMENTASI

REVERSIBLE

Penyusun :
1. Yolanda Permatasari (1231010023)
2. Faisal Rahmad (1231010038)

PROGRAM STUDI TEKNIK KIMIA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UPN VETERAN JAWA TIMUR 2013/2014



KATA PENGANTAR

Puji syukur kami sanjungkan ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan
rahmat dan taufik-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini. Makalah ini
kami buat untuk memenuhi tugas mata kuliah di UNIVERSITAS PEMBANGUNAN
NASIONAL VETERAN JATIM.
Makalah ini berjudul REVERSIBLE dengan keterbatasan kemampuan
dan pengetahuan kami, maka tugas ini masih jauh dari kesempurnaan dan masih
banyak kekurangannya.
Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberi
bantuan dalam menyelesaikan penulisan tugas ini. Ucapan terima kasih terutama
kami sampaikan kepada dosen pengajar yang telah membimbing kami dengan tekun
dan teliti dalam mengoreksi makalah ini.
Kami sangat menyadari bahwa tugas ini masih jauh dari kesempurnaan baik
dari teknik penyampaian maupun dari segi materi, oleh karena itu kami
mengharapkan kritik dan saran dari pembaca.
Akhirnya kami mengharapkan semoga tugas ini bermanfaat bagi kami selaku
penyusun dan bagi semua mahasiswa.

Surabaya,20 Maret 2014





BAB I
PENDAHULUAN

I.1 Latar belakang
Proses termodinamik yang berlanggsung secara alami seluruhnya disebut
proses ireversibel (irreversibel process). Proses tersebut berlangsung secara spontan
pada satu arah tetapi tidak pada arah sebaliknya. Proses yang tidak dapat dibalik
arahnya dinamakan proses irreversibel. Contohnya kalor berpindah dari benda yang
bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu rendah.
Reversible adalah sebuah proses yang bisa "dibalik" dengan cara sangat kecil
perubahan dalam beberapa properti dari sistem tanpa produksi entropi (yaitu disipasi
energi). Karena terhadap perubahan sangat kecil, sistem dalam kesetimbangan
termodinamika sepanjang seluruh proses. Karena itu akan mengambil jumlah tak
terbatas waktu untuk proses reversibel untuk menyelesaikan, proses reversibel
sempurna tidak mungkin. Namun, jika sistem mengalami perubahan merespon lebih
cepat daripada perubahan diterapkan, deviasi dari reversibilitas mungkin dapat
diabaikan. Dalam siklus reversibel, sistem dan sekitarnya akan persis sama setelah
setiap siklus.
Definisi alternatif dari proses reversibel adalah proses yang, setelah itu telah
terjadi, dapat dibalik dan tidak menyebabkan perubahan baik dalam sistem atau
sekitarnya. Secara termodinamika, proses "berlangsung" akan mengacu pada transisi
dari awal negara ke keadaan akhir.
Dalam proses ireversibel hingga perubahan yang dibuat, sehingga sistem ini
tidak pada kesetimbangan selama proses berlangsung. Pada titik yang sama dalam
siklus ireversibel, sistem akan berada dalam keadaan yang sama, tetapi lingkungan
yang berubah secara permanen setelah setiap siklus.


I.2 Rumusan masalah
Bagaimanakah bentuk proses Reversibel
I.3. Tujuan
Mahasiswa atau pembaca dapat mengetahui bagaimana proses reversible dan
Mengetahui bentuk proses Reversibel
I.4. Manfaat
Agar Mahasiswa atau pembaca dapat mengetahui apa itu proses reversible














BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
II.1 A Sejarah munculnya reaksi reversibel
Pada mulanya suatu reaksi reversibel ini muncul yaitu dari beberapa fakta yang
diperoleh dari beberapa eksperimen. Perubahan-perubahan yang terjadi secara
spontan dan dengan sendirinya dalam sistem dinamakan proses-proses alami.
Contohnya ialah pencampuran dua gas, melelehnya es menjadi air. Perubahan
seperti itu tidak pernah dapat dibalik secara keseluruhan sebab dari pengalaman
diketahui bahwa sistem hanya dapat dikembalikan pada keadaan awal dengan
memindahkan sejumlah kalor .
Dalam hal ini proses alami dikatakan irreversibel. Tetapi terdapat beberapa jenis
perubahan lain yang menyangkut sepasang keadaan tertentu yang lain,
misalnya A dan B daurnya A ke B ke A tanpa meninggalkan lebih dari perubahan
yang dapat diabaikan pada benda lain. Perubahan tersebut
dinamakan reversibel. Reversibel didefinisikan sebagai proses yang dapat dibalik
tanpa meninggalkan lebih dari perubahan kecil yang dapat diabaikan pada sistem lain
manapun. Daurnya A B menyangkut penyerapan kalor q akan mungkin untuk
melaksanakan perubahan kebalikan B A dengan membuang jumlah kalor yang
sama. Contohnya: air menguap menjadi gas dan akan mengembun menjadi air
kembali.
Keseimbangan termal merupakan proses yang dialami oleh sebuah benda dalam
pengambilan kalor yang menyebabkan perubahan keadaan tertentu, dengan
demikian perubahan suatu entropi mempunyai nilai tertentu. Keseimbangan mekanik,
bila suatu cairan pada tekanan tertentu mengembang pada tekanan luar maka kerja
yang akan dilakukan oleh cairan yang berjumlah banyak. Kedua jumlah kerja diatas
akan memiliki jumlah kerja yang sama dengan demikian proses-proses memenuhi

definisi reversibilitas. Contoh reversibel, misalnya setelah hidrogen dan oksigen
selesai bergabung secara spontan, air dapat dipisahkan lagi menjadi gas-gas, tetapi
hanya dengan meninggalkan perubahan - perubahan pada benda-benda lain seperti
aki listrik dan waduk kalor. Hal diatas dapat dikatakan juga sebagai reaksi reversibel.
Dengan contoh tersebut dapat diketahui bahwa proses reversibel adalah proses-proses
gaya yang dilakukan oleh sistem yang bersangkutan hanya berselisih kecil tidak
terhingga dari gaya luar yang bekerja pada sistem. Untuk kekhususan yang lengkap
bagi sebuah proses,diperlukan keadaan pertama dan keadaan akhir dari seluruh
benda yang dipengaruhi.
B. Pengertian Reversible
Proses reversibel adalah proses termodinamik yang dapat
berlanggsung secara bolak-balik. Sebuah sistem yang mengalami idealisasi
proses reversibel selalu mendekati keadaan kesetimbangan termodinamika
antara sistem itu sendiri dan lingkungannya. Proses reversibel
merupakan proses seperti-kesetimbangan (quasi equilibrium process). Proses
yang dapat dibalik arahnya dinamakan proses reversibel.
Proses reversibel adalah murni dan bersifat hipotesis. Berbagai proses yang
diidealisasikan sebagai proses reversibel adalah :
Tidak ada gesekan internal atau mekanis
Perbedaan suhu dan tekanan antara zat kerja dan lingkungan harus
infinitesimal
Pemampatan atau pemuaian yang terbatas
Aliran arus listrik melalui tahan adalah nol
Reaksi kimia yang terbatas
Magnetisasi, polarisasi
Pencampuran dua sampel zat yang sama pada keadaan yang sama
Contoh proses isotermal reversibel ialah perubahan fase pada tekanan
tetap. Arus panas yang masuk kedalam sistem per satuan massa atau per mol

sama dengan panas transformasi 1, sehingga perubahan entropi jenisnya
menjadi :

Jika dalam suatu proses terdapat arus panas antara sistem dengan
lingkungannya secara reversibel, maka pada hakekatnya suhu sistem dan suhu
lingkungan adalah sama. Besar arus panas ini yang masuk kedalam sistem
atau yang masuk kedalam lingkungan disetiap titik adalah sama, tetapi harus
diberi tanda yang berlawanan. Karena itu perubahan entropi lingkungan sama
besar tapi berlawanan tanda dengan perubahan entropi sistem dan jumlahnya
menjadi nol. Sebab sistem bersama dengan lingkungannya membentuk dunia,
maka boleh dikatakn bahwa entropi dunia adalah tetap. Hendaknya diingat
bahwa pernyataan ini berlaku untuk proses reversibel saja.
C. Ilustrasi Proses Reversible
Selama proses ekspansi piston bergerak sejauh x dan volume gas yang
terkurung dalam pistn meningkat dari v1 ke v2. Terjadi dua gaya yang bekerja
pada piston yaitu gaya tekan gas, sama dengan tekanan dikali luas dari piston,
dan gaya luar pada batang(shaft) dan kepala(head) piston.


Jika gaya tekan gas sama dengan gaya F, maka tidak terjadi apa-apa.
Jika F lebih besar daripada gaya dari gas, maka gas akan terkompresi,
begitujuga jika F kurang dari gaya dari gas, maka gas akan ekspansi.












BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN
III.1. Kesimpulan
Proses reversibel adalah proses termodinamik yang dapat berlanggsung secara
bolak-balik. Proses termodinamik yang berlanggsung secara alami seluruhnya disebut
proses ireversibel (irreversibel process). Proses tersebut berlanggsung secara spontan
pada satu arah tetapi tidak pada arah sebaliknya.

III.2. Saran
Melalui pembahasan dari materi ini, kami menganjurkan supaya kita para
pembaca memahami dengan baik proses reversibel
Selain itu, kami juga menyarankan agar lebih giat membaca buku-buku yang
membahas materi ini agar dapat lebih menguasai materi ini dengan baik.









DAFTAR PUSTAKA
http://nofitaridwi.blogspot.com/2012/04/artikel-termodinamika-ii-tugas-berkala.html
http://devhyvhy.blogspot.com/2013/10/reversible-dan-irreversible.html
Ainie Khuriati Riza Sulistiati. 2010. Termodinamika. Edisi I. Yogyakarta: Graha
Ilmu.
http://tiyasnnhuda.blogspot.com/2013/05/sejarah-kimia-reaksi-reversibel.html