Anda di halaman 1dari 31

Kelembaban/humudity

Oleh :
Amos Pramata Lasmada S
Herny Nurhayati
Septian Anggra Setiawan
Merupakan fenomena alam yang harus dihindari
pada sebuah ruangan maupun sebuah bangunan
Kelembaban terbagi atas:
Kelembaban yang menguntungkan (
berkisar antara 40-70 persen)
Kelembaban yang merugikan
Kelembaban udara adalah persentase kandungan
uap air dalam udara.
Kelembaban udara ditentukan oleh jumlah uap air
yang terkandung di dalam udara. Total massa uap
air per satuan volume udara disebut sebagai
kelembaban absolut. Perbandingan antara massa
uap air dengan massa udara lembab dalam satuan
volume udara tertentu disebut sebagai kelembaban
spesifik. Massa udara lembab adalah total massa
dari seluruh gas-gas atmosfer yang terkandung,
termasuk uap air;jika massa uap air tidak diikutkan,
maka disebut sebagai massa udara kering.
Dapat menyebabkan penyakit bagi
penghuninya
Dapat menyebabkan jamur pada dinding tsb
Dapat menyebabkan kerusakan pada struktur
bangunan maupun arsitek bangunan( stuktur
bangunan misalnya: karat pada logam,
arsitek bangunan misalnya: perbubahan
warna pada dinding dan permukaan cat)



Perembesan air hujan pada dinding dan atap
Bocornya pipa pada dinding
Penyusupan air tanah melalui pondasi atau dinding
Sistem ventilasi yang buruk






Peristiwa yang menyebabkan
kelembaban

Kapilaritas
Konveksi
difusi
Diferensial suhu
Gejala kapilaritas adalah peristiwa naik
atau turunnya zat cair dalam suatu
bangunan.Peristiwa kapilaritas terjadi
jika rongga (diameter) celah sangat kecil
. Contoh efek kapilaritas adalah naiknya
air tanah pada kolom suatu bangunan,
Konveksi/kondensasi
Gejala konveksi pada bangunan
ialah peristiwa perpindahan
panas/kalor dari suhu tinggi ke
suhu rendah.
Gejala difusi pada bangunan ialah peristiwa
mengalirnya/berpindahnya suatu zatdalam
pelarut dari bagian berkonsentrasi tinggi ke
bagian yang berkonsentrasi rendah. Perbedaan
konsentrasi yang ada pada dua larutan disebut
gradien konsentrasi. Difusi akan terus terjadi
hingga seluruh partikel tersebar luas secara
merata atau mencapai keadaan kesetimbangan
dimana perpindahan molekul tetap terjadi
walaupun tidak ada perbedaan konsentrasi.
Dan terjadi melalui lapisan semi permiable.
Ilustrasi difusi
Difrensiasi suhu
Ialah sebuah gejala yang
terjadi pada bangunan,dimana
kelembaban bergerak dari
suhu tinggi ke suhu rendah
Ketika bata bagian luar
mendapatkan basah dari hujan,
dan kemudian matahari
memanaskan bagian luar bata
sehingga uap air di dinding bata
didorong melalui dinding ke
bagian dalam bata
Pengaturan ventilasi yang baik
Sistem sirkulasi udara pada bangunan rumah
tinggal biasanya didapatkan melalui ventilasi atau
lubang angin. Untuk ruangan diwilayah terluar
bangunan menggunakan ventilasi untuk
mengalirkan udara, sementara untuk ruangan
yang posisinya ditengah bangunan bisa
menggunakan channel penangkap angin, atau
biasa disebut saluran penangkap angin atau
menara penangkap angin
Jumlah ventilasi udara pada bangunan (rumah)
harus cukup untuk mendukung proses sirkulasi
udara , mengalirkan udara segar dari luar
kedalam ruangan.
Fungsi ventilasi
Fungsi pertama adalah untuk menjaga agar
aliran udara di dalam rumah tersebut tetap
segar. Hal ini berarti keseimbangan O2 yang
diperlukan oleh penghuni rumah tersebut tetap
terjaga. Kurangnya ventilasi akan menyebabkan
kurangnya O2 di dalam rumah yang berarti
kadar CO2 yang bersifat racun bagi penghuninya
menjadi meningkat.
Fungsi kedua daripada ventilasi adalah
membebaskan udara ruangan dari bakteri-
bakteri terutama bakteri patogen karena disitu
selalu terjadi aliran udara yang terus-menerus.
Bakteri yang terbawa oleh udara akan selalu
mengalir. Fungsi lainnya adalah untuk menjaga
agar ruangan rumah selalu tetap didalam
kelembaban (humudity) yang optimum.

Macam-macam ventilasi
Ventilasi konvensional
jendela bouvenlicht
Kaca nako
lubang kisi-kisi angin dengan susunan horizontal
pada dinding bangunan
Ventilasi silang (cross ventilation)
taman dan void didalam rumah
ventilasi aktif (exhaust fan dibagian dinding atau
blower dibagian atap)
Air Conditioner (AC).
Ventilasi konvensional
jendela bouvenlicht
Kaca nako
lubang kisi-kisi angin dengan susunan
horizontal pada dinding bangunan
Ventilasi silang sangat umum digunakan pada rumah tropis untuk
memaksimalkan pendinginan suhu ruangan selain juga memberikan
pencahayaan alami. (Sumber: http://www.kogarah.nsw.gov.au)
pada sistem ventilasi silang sirkulasi udara diatur
sedemikian rupa agar bisa mengalir dari satu titik
ventilasi udara menuju titik ventilasi udara lain, dan
begitu sebaliknya. Dengan adanya perbedaan tekanan
didalam dan diluar bangunan, maka aliran udara tidak
akan terjebak di dalam rumah, yang menyebabkan
rumah terasa pengap dan panas.
taman dan void didalam rumah
ventilasi aktif (exhaust fan dibagian
dinding atau blower dibagian atap)
AC (air conditioner)
Upaya mengatasi kelembaban
Pemilihan lokasi rumah
(Lembah,pegunungan yang banyak berkabut
di pagi hari)
Di atas sungai atau danau
Daerah tepi pantai

Pengaturan Ventilasi
Sebagai pengaliran udara/siklus udara

Menggunakan spesi kedap air 1Pc:2Ps
atau 1Pc:3Ps untuk pasangan batu kali &
pas bata dan menggunakan sloof
diatas pasangan batu kali
Pada lantai dasar sebelum dipasang
keramik gunakan plat lantai dari beton
bertulang
Menggunakan plesteran dinding kedap
air