Anda di halaman 1dari 33

UNTUK KALANGAN SENDIRI

TIDAK UNTUK DIPERJUALBELIKAN


APLIKASI TEKNOLOGI
BUDIDAYA BUNGA KOL SUPER
(BUDIDAYA BUNGA KOL SECARA INTENSIF)

Seri

MATERI DIKLAT BUDIDAYA BUNGA KOL -TEKNIK BUDIDAYA PEMILIHAN BIBIT - PEMUPUKAN
LAHAN- HAMA DAN PENYAKIT SERTA ANALISA USAHA










Oleh :
EDDY PUDJOBASUKI
TIM AGROPRENEURSHIP PSAB - UNITRI


BIOTECH AGRO INDONESIA


PUSAT STUDI & LABORATORIUM BIOTEKNOLOGI
PERTANIAN PERIKANAN PETERNAKAN BIOENERGI

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS
UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI

Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - i

K KA AT TA A P PE EN NG GA AN NT TA AR R

Atas Karunia dan Ridhonya dari Tuhan yang Maha Kuasa, maka
tersusunlah sebuah bahan materi Diklat Aplikasi Teknologi Budidaya Bunga Kol secara
Intensif berupa buku panduan yang dapat digunakan untuk pegangan bagi peserta
Diklat.
Terselip dalam bagian per bagian item buku materi ini diantaranya
terkandung tentang budidaya Bunga Kol, pemahaman tentang kualitas air,
pengolahan lahan, penyakit dan pengobatannya, bibit dan pemeliharaan serta analisa
usahanya.
Semoga apa yang pernah kami buat dan tersusun ini dapat membantu
peserta diklat untuk lebih mengetahui, memahami dan melaksanakan budidaya khusus
Bunga Kol yang berakhir pada terbangunnya usaha baru.

Semoga bermanfaat dan Selamat mencoba.

Sidoarjo, 19 Nopember 2013


BIOTECH AGRO INDONESIA


Pusat Studi & Laboratorium Bioteknologi
Pertanian Perikanan Peternakan Bioenergi
Perum Tawangsari Permai B.11 Taman Sidoarjo








Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - ii

L LA AT TA AR R B BE EL LA AK KA AN NG G P PR RO OG GR RA AM M
Bidang agrokompleks merupakan kelompok bidang dunia kerja yang memiliki
kapasitas lapangan pekerjaan cukup tinggi. Bidang ini terutama tumbuh seiring
pertumbuhan populasi dan kebutuhan pangan. Hasil pemetaan untuk wilayah Malang dan
sekitarnya, menunjukkan bahwa pada tahun 2011, bidang pertanian akan mengalami
perubahan jumlah tenaga kerja yang diprediksikan sebesar 76% sebagai pemenuhan
kebutuhan pengembangan, dan 24% saja sebagai proses regenerasi SDM.
Sisi lain dari fakta permintaan tenaga kerja menunjukkan pasokan untuk bidang
ini terbukti sangat rendah. Tercatat, pertumbuhan pasokan lulusan SMK untuk bidang
pertanian adalah 0%. Artinya tidak ada pertumbuhan jumlah lulusan untuk mengimbangi
pertumbuhan permintaan. Hal ini diakibatkan berbagai latar belakang, terutama animo
calon siswa yang rendah, image publik tentang pertanian yang pada akhirnya
mengakibatkan trade off bidang pertanian.
Hal yang lebih memprihatinkan juga ditunjukkan oleh kinerja Lembaga Kursus dan
Pelatihan di bidang Pertanian. Pertumbuhan negatif peserta didik, dan menyusutnya jumlah
lembaga menunjukan kapasitas pasokan yang sangat rendah. saat ini di Jawa Timur
tercatat 29 LKP bidang Pertanian, Perikanan, Peternakan dan Pertamanan yang merupakan
cabang penting agrokompleks. Hanya 4 dari 29 LKP yang memiliki catatan kinerja.
Sebagian besar LKP menyatakan tidak memiliki peserta atau peminat bagi kursus maupun
pelatihan yang di miliki.
Faktor utama yang menjadi penyebab rendahnya jumlah peserta didik adalah
rendahnya preferensi publik atas bidang pertanian. Menyikapi latar belakang peserta
kursus dan pelatihan yang dididik LKP selama ini, sebagian besar adalah mereka yang
memiliki atau berkeinginan untuk berwirausaha di bidang pertanian. Rendahnya aktivitas
LKP pertanian merupakan gambaran rendahnya preferensi masyarakat terhadap pertanian
sebagai salah satu bidang potensial untuk berwirausaha.
Hal diatas merupakan masalah utama yang mendorong UNITRI bersama
BIOTECH AGRO INDONESIA dan SENTRA AGROBISNIS BANYULEGI, menyelenggarakan
Program Agroinvent dan Agropreneurship. Program ini ditujukan untuk membentuk
kembali daya tarik pertanian, mengajak dan mencetak generasi muda yang mencintai
pertanian, dan mengembangkan wirausaha pertanian bagi generasi muda.

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS
UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI Malang
Jl. Telaga Warna Blok C Tlogomas Telp 0341-565500

Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - iii

D DA AF FT TA AR R I IS SI I

KATA PENGANTAR .............................................................................................. i
LATAR BELAKANG PROGRAM .............................................................................. ii
DAFTAR ISI ......................................................................................................... iii
A. MENGENAL BUNGA KOL ............................................................................... 1
B. KUALITAS LINGKUNGAN ................................................................................. 3
C. PERSIAPAN TANAM ........................................................................................ 5
1. Pencangkulan ................................................................................................. 5
2. Pemupukan .................................................................................................... 5
3. Pengapuran .................................................................................................... 7
4. Persemaian / Pembibitan ................................................................................ 9
5. Lain-lain untuk Dipertimbangkan ...................................................................... 9
D. HAMA DAN PENYAKIT ................................................................................. 10
E. ANALISA USAHA .......................................................................................... 12
1. Standarisasi budidaya tanaman bunga kol. .................................................... 12
2. Investasi ...................................................................................................... 12
3. Biaya Operasional ........................................................................................ 13
4. Penerimaan .................................................................................................. 13
5. Keuntungan .................................................................................................. 13
6. Pertimbangan Usaha ..................................................................................... 14
7. Kesimpulan .................................................................................................. 15
F. WIRAUSAHA ................................................................................................. 16
G. RENCANA BISNIS ......................................................................................... 22
H. MENULIS RENCANA BISNIS ........................................................................... 25
I. PENUTUP. ..................................................................................................... 29




Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 1

A A. . M ME EN NG GE EN NA AL L B BU UN NG GA A K KO OL L
Nilai manfaat Bunga Kol sangat dirasakan masyarakat Indonesia sejak dahulu
kala sebagai bahan pelengkap sayuran masakan apa saja seperti Cap Jae, Sop dll,
maupun ada manfaat pengobatan tradisional berbahan herbal. Bunga Kol juga
merupakan komoditas tanaman yang mendatangkan keuntungan bila dibudidayakan
secara intensif, hal ini disebabkan faktor usia yang pendek,mudah tumbuh dan dapat
ditanam di dataran manapun baik dataran rendah, tinggi serta dapat ditanam di area
sempitpun seperti di pot ukuran kecil tak jadi masalah dan dapat dipanen sekitar 1-2
bulan ( 40 hari ), benarkah demikian ?
Hasil Penelitian tim BIOTECH AGRO INDONESIA menyebutkan bahwa
memang Bunga Kol mudah dibudidayakan oleh siapa saja,seperti bertanam sayuran
yang lain, akan tetapi apabila methoda penanaman yang dilakukan dengan lebih
Intensif, maka akan mendatangkan hasil produksi Bunga Kol yang berlipat dan
mendatangkan keuntungan yang berlipat pula.
Tanaman dataran rendah maupun tinggi ini membutuhkan suhu yang cukup
kondusif dan beriklim kering,cuaca cerah serta tidak menyukai tempat tempat
tergenang apalagi berair tergenang, namun tanaman ini membutuhkan air terutama
dimasa pertumbuhan dan pembentukan buah . Dengan kondisi seperti ini maka Bunga
Kol sangat tepat bila ditanam pada musim kemarau bulan juni sampai oktober, tapi
bisa juga ditanam dimusim hujan asalkan persyaratannya terpenuhi diantaranya air
hujan tidak boleh menggenang atau tempat penanamannya pada daerah lahan
miring,agar air tidak menggenang.
Mengingat kebutuhan terhadap Bunga Kol yang terus meningkat, maka
pengusahaannya memberikan gambaran prospek yang cerah bagi petani dan
pengusaha dari segi penanaman maupun pemasaran,karena pasokan kebutuhan dari

Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 2

panen petani masih belum mencukupi kebutuhan masyarakat,oleh sebab itu untuk
memenuhi kebutuhan Bunga Kol pun negara harus Import dari negara tetangga seperti
Cina, thailand.
Di Indonesia Bunga Kol juga dimanfaatkan sebagai tanaman obat herbal
seperti mengobati penyakit demam /panas tinggi, masuk angin, disentri,gigitan
serangga dan lain lain. Tanaman Bunga Kol yang kaya manfaat ini karena
mengandung beberapa unsur zat yang penting bagi manusia antara lain mengandung
nutrisi dan mineral.



Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 3

B B. . K KU UA AL LI IT TA AS S L LI IN NG GK KU UN NG GA AN N
Untuk budidaya Bunga Kol secara intensif, perlu kualitas tanah yang
sehat dan sesuai dengan habitat kehidupannya, agar diperoleh hasil produk
maksimal. Tanah sangat dipengaruhi oleh sumber air berasal,misalnya dari air
angkasa (hujan salju), air permukaan (danau rawa-rawa sungai dan
genangan), air tanah (sumur sumber air/artesis), air olahan (PDAM Aquades
dan air laut-payau, .
Didalam tanah terdapat partikel-partikel mineral yang saling kait-mengait
sebagai unsur hara kimia pertumbuhan tanaman, sedangkan untuk mengetahui
kandungan kimia, fisika dan mikroba yang ada didalam tanah dapat dicermati
sebagai berikut :
1. PARAMETER KIMIA
PH / Kadar keasaman
Karbon dioksida (CO
2
)
Alkalinitas (CaCo3)
Kandungan Mineral makro dan mikro,vitamin,hormone (test kit )
2. PARAMATER FISIKA

Cahaya (LUX)
Suhu kelembapan (Thermohygro)
Tekstur
Struktur.
Salinitas (Salino meter )
Altitude /Ketinggian Permukaan Laut /dpl -(Alt meter).


Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 4

3. PARAMETER MIKROBIOLOGI
Bakteri
Jamur
Virus
Parasit / protozoa
Sedangkan standart kualitas tanah untuk budidaya tanaman Bunga Kol yang ideal
dengan space sebagai berikut :

PH : 6 7
Suhu : 21 27

dC.
DPL-Altitude : 10 2000 m dpl.
Kelembapan : 70 90 %
Kebutuhan sinar matahari : 8 10 jam sehari
Jenis tanah : Lempung berpasir

Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 5

C C. . P PE ER RS SI IA AP PA AN N T TA AN NA AM M

Penanaman Bunga Kol dapat dilakukan di lahan sawah tadah hujan,
sawah pengairan teknis maupun lahan Tegalan baik yang rata maupun perbukitan,
asalkan tidak berbatu dan disekitarnya tidak banyak tumbuh tanaman yang
mengganggu seperti alang alang dan rumput lainnya, karena akan mengurangi
asupan hara yang dibutuhkan tanaman Bunga Kol.Adapun langkah langkah
persiapan lahan sebagai berikut :
1 1. . P Pe en nc ca an ng gk ku ul la an n
Pencangkulan tanah dapat dilakukan secara manual ukuran 20 x 20 cm
yang penting adalah kedalaman penggalian tanah sekitar 20 30 cm,dengan jarak
antar tanaman 30 cm Seyogyanya Tanah yang dipilih adalah tana lempung
berpasir yang gembur dan banyak hara sebaiknya setelah penggalian tanah
selesai, jangan langsung ditanami Bunga Kol, akan tetapi biarkan lahan selama 1 -
2 minggu agar gas yang ada dalam tanah mengua dan netral.
2 2. . P Pe em mu up pu uk ka an n
Kegiatan memupuk sangat penting dan disesuaikan dengan hasil
pengukuran tanah di Laboratorium, kandungan apa yang perlu ditambah dan
dikurangi, misalnya Mineral makro mikro, PH dan lainnya.

a. Pupuk Kandang
Pupuk kandang sangat diperlukan untuk pemupukan dasar,adapun jumlah pupuk
yang diperlukan untuk setiap tanaman Bunga Kol sejumlah 1 1,5 Kg/tanaman
atau pupuk organik cair 1 2 tutup botol + 2 lt air untuk 5 tanaman, disamping

Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 6

hal tersebut diatas dapat ditambahkan asam humat ,Mikro mineral dan Black
Powder dengan dosis 5 gr / m2 agar unsur hara benar benar sudah terpenuhi

PUPUK KANDANG BERASAL DARI BERBAGAI SUMBER :

JENIS PUPUK KANDUNGAN UNSUR HARA Mg / KG
N P K Ca Mg Mn Zn B
Sapi 2,33 0,61 1,58 1,04 0,38 1792 70,5 3,69
Kuda 1,57 0,68 0,77 1,64 0,49 2478 109,5 3,60
Kambing 2,48 0,76 2,03 1,99 0,70 3773 111 8,67
Ayam 3,21 3,21 1,57 9,62 1,44 2506 315 11,43


b. Pupuk kimia.
Pupuk kimia atau anorganik masih diperlukan untuk penambahan
unsur hara.Pupuk ini pada dasarnya terbagi menjadi unsur makro seperti
NPK, Ca Mg,S diperlukan dalam jumlah yang banyak dan berasal dari jenis
Urea, ZA,TSP dan KCL serta Mg, Ca dan Sulfur, sedangkan unsur mikro
terdiri dari jenis pupuk Cu, B, Mn, Zn Mo dan lainnya ( Mikro 36 ). Adapun
Kebutuhan tanaman Bunga Kol akan pupuk Kimia sebagai berikut :

JENIS PUPUK DOSIS TIAP TANAMAN DOSIS TIAP HEKTAR

ZA 36 gr 700 Kg
Urea 14 gr 300 Kg
TSP 28 gr 500 Kg
KCL 22 gr 400 Kg
BORAT 2 gr 20 Kg

Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 7


JADWAL PEMUPUKAN TANAMAN BUNGA KOL
UNTUK TIAP LUBANG


PEMUPUKAN I ( H - 7 ) : 10 Gr Urea+PUPUK KANDANG
20 Gr. TEPUNG IKAN
5 Gr ASAM HUMAT
5 Gr BLACK POWDER.
5 Gr MIKRO MINERAL
PEMUPUKAN II ( 10 HST ) : 10 Gr Urea + 5 Gr NPK 20-10-10
. PEMUPUKAN III ( 20 HST ) : 5 Gr NPK + 10-10-20

3 3. . P Pe en ng ga ap pu ur ra an n
Penambahan kapur dimaksudkan untuk menaikkan unsur PH
tanah,namun apabila kondisi tanah sudah sesuai dengan derajat keasamannya,
maka penambahan tidak diperlukan lagi.Apabila kondisi PH terlalu tinggi dapat
ditambahkan unsur Belerang/Sulfur untuk menurunkan PH. Data tersebut
dibawah ini menunjukkan berapa jumlah bahan Kapur yang ditambahkan pada
Tanah yang memerlukan peningkatan kadar keasaman sebagai berikut :


Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 8


PEMBERIAN JUMLAH KAPUR PADA TANAH ASAM

PH TANAH KONDISI ( + ) KAPUR -TON/Ha
4,6 Asam 7,4
4,8 Asam 6,4
5,0 Asam 5,5
5,2 Asam 4,5
5,4 Asam 3,6



5,6 Agak asam 2,7
5,8 Agak asam 1,7
6,0 Agak asam 0,8
6,1- 6,4 Agak asam < 0,8
6,5 7,5 Netral -
7,5 8,5 Agak Basa + Belerang 1gr / m2

Tanah yang terlalu asam,tanaman sulit menyerap hara unsur
Phosphor,Kalium,Sulfur,Magnesiunm dan Molibdenum karena mineral tersebut
diikat oleh unsur Alluminium,Mangan dan Besi, disamping itu juga
mengundang cendawan Rhizoctonia,sp dan Phytium,sp,sedangkan suhu yang
terlalu rendah banyak cendawan jenis fusarium yang menyerang akar
sehingga tanaman menjadi layu dan mati.


Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 9

4 4. . P Pe er rs se em ma ai ia an n / / P Pe em mb bi ib bi it ta an n
Kita bisa membeli bibit atau pembenihan tanaman Bunga Kol sendiri
,maka Langkah yang harus ditempuh adalah sebagai berikut :
a. Siapkan tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1
b. Buatkan naungan berupa paranet 70 % dan Plastik Ultra Violet ( UV )
c. Rendan biji Bunga Kol dengan air air hangat yang dicampur dengan
Insektisida,bakterisida dosis l % dan kemudian hormon Cosiga yang meliputi
Colchicine,auksin,sitokinin,giberellin dengan dosis @ 100 ml + 2 lt air, hal ini
dimaksudkan untuk pencegahan penyakit dan mempercepat
Perkecambahan dan pembesaran hasil, lalu ditiriskan di atas kain dan dibiarkan
selama sehari tunggu sampai keluar akar 2 3 mm, langsung dapat disemaikan
ke bedengan atau ke polybag terlebih dahulu sampai tinggi 5 10 cm.

5 5. . L La ai in n- -l la ai in n u un nt tu uk k D Di ip pe er rt ti im mb ba an ng gk ka an n
Dari hasil Penelitian BIOTECH AGRO INDONESIA khususnya untuk
penenaman Bunga Kol diperlukan penambahan bahan organik berupa
Tepung Ikan di awal tanam, hal ini dimaksudkan agar hasil panen bunga kol
menjadi lebih besar dan berat. Mengapa menjadi Pertimbangan ? jawabnya
adalah karena akan menambahi beaya operasional budidaya, akan tetapi
hasilnya yang baik, juga akan mempengaruhi daya saing kualitas produk
secara maksimal dan ciri khas daerah / Brand product.


Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 10

D D. . H HA AM MA A D DA AN N P PE EN NY YA AK KI IT T
Jenis penyakit yang menyerang tanaman Bunga Kol cukup banyak, hal ini
dikarenakan tanaman Bunga Kol sering direkayasa oleh para ahli dengan berbagai
methoda seperti Hibrida yang menghasilkan varian baru, sehingga sinergi dengan
perkembangan kuman itu sendiri yang sering menyesuaikan dari varian tersebut.
Pada intinya penyakit tanaman Bunga Kol meliputi jenis : Virus, Bakterial, Jamur,
parasit baik itu jenis antropoda maupun nematoda, semuanya penyakit itu dapat
dibasmi dengan Obat anti hama kecuali serangan virus.
Jenis penyakit dan pengobatannya dilakukan penyemprotan seminggu sekali
dengan pestisida organik dengan dosis 5 ml.1 liter air (penyemprotan pada sore
hari ) sampai hama mati dan lari. Sedangkan pestisida kimia Jenisnya adalah
sebagai berikut :

JENIS HAMA YANG MENYERANG TANAMAN BUNGA KOL


JENIS HAMA PESTISIDA DOSIS

1. Thrips Curacron 500 EC 2 ml/l air.
2. Kutu Daun Curacron 500 EC 2 ml/l air.
Suprasit 40 EC 2 ml/l air.
3. Lalat buah Suprasit 40 EC 2 ml/l air.
4. Penggulung Corsair 100 EC 1 cc/l air.
Daun.
5. Pengisap buah Corsair 100 EC 1 ml/l air.
6. Ulat buah Curacron 500 EC 2 ml/l air.
7. Ulat grayak Curacron 500 EC 2 ml/l air
8. Semua Penyakit Pestisida Biotech 5-10 ml/l air

Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 11




JENIS PENYAKIT TANAMAN BUNGA KOL KARENA JAMUR


JENIS PENYAKIT PESTISIDA DOSIS INTERVAL

1. Bercak Daun Antracol 70 WP 2 gr/l air 1 minggu
2. Kutu Daun Benlate 1 - 5gr/l air.
Dithane M- 45 1 - 2gr/l air.
Phycosan 70 WP 2 - 2,5gr/l air
3. Busuk akar Benlate 1 - 5 gr/l air. 1 minggu
4. Busuk Batang Dithane M-45 1 - 2 gr/l air.
5. Layu Daun Agromicyn sesuai label.
6. Semua Penyakit Pestisida Biotech 5-10 Ml/lt air 1 minggu




Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 12

E E. . A AN NA AL LI IS SA A U US SA AH HA A
Tanaman Bunga Kol mempunyai prospek ekonomis yang bagus. Dan
sudah mensyaratkan bahwa pembudidayaan menguntungkan, akan tetapi model
pemeliharaannya harus mengikuti tatacara yang benar terutama tentang kualitas
tanah,pupuk,, penanganan penyakit dan asal usul bibitharus jelas karena sudah
banyak varian hybrid tanaman cabai yang unggul justru banyak penyakitnya..
Untuk memperoleh kepastian budidaya, maka langkah awal bagi seorang
pengusaha tanaman harus memilih segmen sebagai berikut :


1 1. . S St ta an nd da ar ri is sa as si i b bu ud di id da ay ya a t ta an na am ma an n b bu un ng ga a k ko ol l. .
a. Kualitas Tanah dan Pupuk harus sesuai Standart yang ditentukan..
b. Perlakuan olah tanah dan bibit tanaman mengikuti Proses.
c. Budidaya dengan pengawasan intensif dilakukan setiap hari
d. Bibit varitas unggul siap tanam ukuran 5- 7.cm.
2 2. . I In nv ve es st ta as si i
a. Persiapan/Pengolahan lahan : Rp. 200.000,-
b. Pembuatan Lubang Tanam : Rp. 150.000,-
c. Peralatan pelengkap Lahan : Rp. 250.000,-
d. Pengadaan Pompa : Rp. 400.000,-
Spesifikasi : BUNGA KOL
Populasi : 2.000 TANAMAN
Luas Lahan : 300 M
2

Lama pemeliharaan : 1- 2 bulan

Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 13

e. Pengadaan Saluran Irigasi Rp.2.000.000,-
Rp.3.000.000,-

3 3. . B Bi ia ay ya a O Op pe er ra as si io on na al l
a. Bibit 2.000 batang @ Rp. 180,- Rp. 360.000,-
(ukuran 5 - 7 cm)
b. Pupuk yang dibutuhkan Rp. 1.290.000,-
a. Urea.... 30 Kg Rp. 120.000,-
b. NPK.....10 Kg Rp. 60.000,-
c. TSP........5 Kg Rp. 20.000,-
d. KCL ..... 5 Kg Rp. 20.000,-
e. Micro Mineral. 5 kg Rp. 250.000,-
f. Asam Humat . 5 Kg Rp. 175.000,-
g. Black Powder. 5 Kg Rp. 175.000,-
h. Tepung ikan. 5 Kg Rp. 50.000,-
i. Auxin. 0,5 lt Rp. 100.000,-
j. Sitokinin. 0,5 lt Rp. 100.000,-
k. Giberellin.. 0,5 lt Rp. 100.000,-
l. 12. Colchicine 0,5 lt Rp. 120.000,-
m. Obat-obatan Pestisida 4 bt@ Rp 25.000 - 100.000,-
n. Probiotik Tanah 5 lt @ Rp. 60.000- 300.000,-
o. Transportasi Ke Jombang & lokal Rp. 500.000,-
Rp. 2.460.000,-
4 4. . P Pe en ne er ri im ma aa an n
1 Ton Bunga Kol @ Rp. 5.000,- Rp. 5.000.000,-
( 50% x POP = 1.200 bt : 1/kg )
5 5. . K Ke eu un nt tu un ng ga an n
Rp. 5.000.000,- Rp. 2.460.000,- Rp. 2.540.000,

Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 14

6 6. . P Pe er rt ti im mb ba an ng ga an n U Us sa ah ha a
a. BEP (Break Even Point) / titik impas
1). Harga produksi = Rp. 2.540.000 : 1.000 Kg
= Rp. 2.540,- / Kg

Artinya :dengan produksi Bunga Kol 1.000 Kg titik balik modal
tercapai Jika harga Bunga Kol Rp. 2.540,-/ Kg.
b. BEP untuk volume produksi
2). Volume Produksi = Rp.2.540.000,-:Rp 5.000,-/Kg
= 508. Kg
Artinya :dengan harga jual Bunga Kol Rp. 5.000,-/Kg, titik
balik modal tercapai jika Bunga Kol yang dihasilkan
sebanyak 508 Kg.

c. B/C Rasio (Benefit/cost - Perbandingan penerimaan dan biaya
produksi)
B/C Rasio = Rp. 2.540.000.,- : Rp.2.460.000,-
= 1,03.
Artinya : Setiap penambahan biaya Rp. 1,-memperoleh
penerimaan Rp. 1,03,-
d. ROI ( Return of invesment - Pengembalian Modal )
ROI = Total beaya : Keuntungan
= 5.460.000 : 2.460.000,-
= 2,21 Kali
Artinya : modal/investasi yang digunakan untuk usaha
Budidaya Bunga Kol Ini dapat dikembalikan
dalam 2,21 kali periode.



Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 15

7 7. . K Ke es si im mp pu ul la an n
Dari analisa tersebut diatas berkesimpulan bahwa Budidaya tanaman
Bunga Kol masih layak dibudidayakan dengan sistim Intensif , Disamping
itu akan lebih bertambah nilai keuntungannya apabila budidaya dilakukan
dengan :
1. Penambahan luas lahan dan Jumlah Bibit Bunga Kol.
2. Pupuk dan Kebutuhan Lainnya dapat dibuat sendiri, sehingga dapat
mengurangi beaya Produksi / Operasional.



Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 16

F F. . W WI IR RA AU US SA AH HA A
Penduduk Indonesia, merupakan berkah dan Masalah, Mengapa ya ?
2008 228 Juta
2009 231 Juta
2010 234 Juta
2011 247 Juta
Berkah Karena Seluruh pendudk mebutuhkan Sandang, Pangan, dan Papan. Dan
70% dari kebutuhan setiap manusia datang dari Komoditi Pertanian

Masalahnya ?
Jumlah Angkatan kerja :
2008 111,48 Juta
2009 113,74 Juta
Tiap Tahun bertambah > 2 juta
Yang menganggur = 9,26% atau > 10 juta orang

Ada peluang Usaha
Jumlah Usaha
(Unit)
Usaha Mikro 50.700.000
Usaha Kecil 520.220
Usaha Menengah 39.660
Usaha Besar 4.370

Penyerap Angkatan Kerja terbanyak
Jumlah Tenaga Kerja
(Orang)
Usaha Mikro 83.647.711
Usaha Kecil, Usaha
Menengah Usaha Besar
10.024.773
Total yg Bekerja 93.672.484

Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 17

Usaha Mikro Menyerap 89,3% Tenaga Kerja Indonesia

Produktivitas Usahanya bagaimana ya ?
Produktivitas
(Rupiah/Tenaga Kerja)
Usaha Mikro Dibawah 11,57 Juta
Usaha Kecil 11,57 Juta
Usaha Menengah 38,71 Juta
Usaha Besar 2,22 Milyar

Usaha Kecil dan Mikro, Bagaimana Karakteristiknya ?
Positif
1. Tahan banting
2. Flexibel
3. Mandiri
4. Efisien (dikerjakan seluruh anggota keluarga)
5. Self (or family) financing
Negatif
1. Informal
2. Skala ekonomi rendah
3. TIdak ada standar dan SOP
4. Belum menerapkan prinsip-prinsip manajemen
5. Tidak disiapkan untuk menjadi besar atau tumbuh
6. Pengembangan terbatas

WIRAUSAHAWAN
Menggeluti usaha tidak sekedar ala kadarnya, akan tetapi dengan keberanian,
kegigihan sehingga usahanya tumbuh
Bersahabat dengan ketidakpastian
Menjalankan usaha yang RIIL, bukan spekulatif

USAHA YANG SESUNGGUHNYA
Didasarkan motif untuk melayani dan memperoleh kemandirian
Dengan ketulusan, kerjakeras dan inovasi

Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 18

Bukan jalan pintas, cara cepat menjadi kaya
Membangun secara bertahap
Menjaga nama baik, membangun reputasi
Bukan sekedar passive income, tetapi riil
Pendidikan, persahabatan, spiritualitas sangat penting.

USAHA SPEKULASI
Didasarkan motif ingin cepat kaya
Mengedepankan cara-cara instant
Mendewa-dewakan passive income
Tidak peduli kerugian pihak lain, yang penting, saya untung
Pendidikan dan kehidupan spiritual tidak dianggap penting

JADI KATA KUNCI WIRUSAHA ADALAH :
Tumbuh,..
Ingatlah tujuan hidup kita bukanlah menjadi kaya,.. Melainkan tumbuh. Untuk tumbuh,
Anda harus percaya, mau, mampu, dan dipelihara,..
Kaya adalah akibat,..
Bukan tujuan,..
Kaya yang bermartabat, bukan sekedar kaya,..
Yaitu : Kaya melalui proses kemandirian (kewirausahaan)


WIRAUSAHA BERSAHABAT DENGAN KETIDAK PASTIAN
Karyawan : Menolak ketidakpastian, butuh rasa aman dan nyaman
Wirausaha : Bersahabat dengan uncertainties (kalau tidak bekerja keras, berani
menghadapi risiko rugi, tidak bisa memberi makan keluarga dan karyawan)

JADI MINDSET WIRAUSAHA ITU SEPERTI APA ?
Action Oriented
Berpikir Simpel
Selalu Mencari Peluang Baru
Mengejar Peluang dengan Disiplin Tinggi
Hanya mengambil Peluang Terbaik
Fokus pada Eksekusi
Memfokuskan Energi setiap orang dalam bisnis

BAGAIMANA MENYIKAPINYA ?

Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 19

Modal utama berwirausaha bukanlah uang, melainkan keyakinan untuk tumbuh
dan menang
Bersahabatlah dengan ketidakpastian
Buka pikiran Anda, pelajari hal-hal baru
Be ready, persiapkan diri Anda dengan baik
Bangunlah network selagi muda, dan jagalah kepercayaan

Bagaimana Hubungan WIRAUSAHA dengan Keberuntungan
Hoki atau keberuntungan tak akan datang tiba-tiba. Seperti yang banyak
dipelajari dari praktek-praktek penerapan ilmu keberuntungan China
(fengshui), keberuntungan harus dipancing agar ia mau datang. Misalnya kasus
Dewi Fransesca
Demikianlah dalam kehidupan spiritual kita, Allah yang maha pengasih pun
mendengarkan doa manusia yang tulus, yang terus mengetuk-ngetuk pintunya
dan menunjukkan keseriusan dalam berusaha.
Dan keberuntungan hanya datang pada orang-orang yang siap, yang sejak
awal cocok menerimanya. Itulah yang disebut pintu oleh Maxwell atau
kecerdasan praktis oleh Gladwell, atau dedikasi suci.

FAKTOR X adalah kuncinya... Apa itu ?
Faktor X itu melekat ada diri Anda masing-masing dan baru menjadi faktor
X kalau ia berhasil menemukan pintunya maka temukan dan ketuklah pintu-
pintu itu.
Sikap Anda terhadap pintu itu akan tercermin pada apa yang Anda
dapatkan. Sikap itu adalah sebuah pilihan.

Pilihannya bermacam-macam:
Ada yang mendiamkan saja. Ia adalah orang yang percaya diri dengan
bakat-nya dan membiarkan pintu menemukan dirinya.
Mengirim sinyal positif. Ia mengetuk pintu itu dengan bahasa tubuhnya.
Apakah itu penampilannya yang menarik, suaranya yang khas, dan
sebagainya.
Mencari pintu, mengetuk pintu. Mereka sadar bahwa pintu tidak akan
terbuka kecuali mereka mendatangi dan mengetuk-ngetuknya. Jika tidak
terbuka, Anda harus pergi mencari pintu lainnya. Terus mencari dan
mengetuknya.

Dalam berwirausaha, seorang pemula dapat diibaratkan sebagai seseorang
yang mencari pintu.

Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 20

Sukses yang dicapainya adalah sebuah keberhasilan menemukan pintu yang
sesuai dengan minat dan masa depannya.
Untuk menemukan pintu itu ia harus mengetuk-ngetuk dan menemukannya. Ia
melawan rasa nyaman sampai benar-benar mendapatkan jawaban yang
setimpal.

Faktor X adalah sesuatu yang harus kita cari dan kita miliki. Ia akan
menemani siapa saja yang ingin berubah, menjadi lebih baik.
Orang yang tidak ingin berubah juga memiliki faktor X, namun itu hanyalah
X Kecil yang berarti sebuah kenyamanan. Ia sudah nyaman dengan kondisi
sekarang dan tentu saja hidupnya tidak akan mengalami kemajuan.

Jadi WIRAUSAHAWAN :
Entrepreneur adalah orang yang merasa hidupnya kurang nyaman, terancam,
miskin atau kurang bermakna.
Entrepreneur berjuang mengejar kenyamanan baru. Ia bergerak, berjalan,
berpikir, mengetuk pintu, mengambil resiko, mencari produk, membuat,
membangun usaha, mendatangi pelanggan












JADI FAKTOR X ITU ADALAH :
Merupakan penentu keberhasilan
Merekat pada diri manusia
Tidak diperoleh dalam waktu sekejab
Namun ia dapat tumbuh dan berkembang menjadi X besar
Dapat berasal dari diri sendiri, namun juga dapat berasal dari luar diri
Sekali tumbuh ia dapat dipakai untuk usaha lainnya
Karena melekat pada diri Anda sendiri, maka ia harus dipelihara. Banyak
orang berusaha merampas X itu dengan merampas kuda-kuda tunggangan
Faktor X yang melekat dengan diri Anda itu adalah benda tak berwujud, namun dapat
dirasakan.
Awalnya ia tidak berada pada diri Anda, atau kecil sekali. Namun kalau Anda tekun ia
akan terus tumbuh karena ia hidup.
Dan karena ia hidup, ia pun dapat menjadi mati. Ia akan hidup kalau Anda menjaga
kepercayaan, menumbuhkan kreatifitas dan keahlian,
dan memberi banyak oksigen dari lingkungan yang bersih. Ia akan mati kalau Anda main-
main dengan kepercayaan, berperilaku arogan,
menentang pembaharuan, dan membiarkan terjadi penuaan.

Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 21

yang dimiliki seseorang. Padahal X itu merupakan kombinasi dari berbagai
hal yang melekat pada seseorang.

APA YANG HARUS SAYA LAKUKAN ?
Kenalilah diri Anda sendiri dan mulailah menimbulkan X pada diri Anda.
Carilah pintu yang mampu membuat X Anda tumbuh. Datangi dan ketuklah
masing-masing pintu itu.
Pintu yang bagus adalah pintu yang di dalamnya terdapat ruang besar bagi
Anda untuk berkembang dan di dalamnya terdapat pintu-pintu lain yang dapat
Anda buka.
Waspadailah hidup yang nyaman, karena hidup yang demikian dapat
membuat hidupmu sulit. Berselancarlah pada gelombang-gelombang
ketidaknyamanan dengan berani menembus hal-hal baru yang sulit karena
Anda akan mendapatkan pembejaran-pembelajaran baru.
Pintu yang tepat adalah pintu yang membuat Anda merasa mampu untuk
tumbuh dan memberi ruang untuk berkembang.


Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 22

G G. . R RE EN NC CA AN NA A B BI IS SN NI IS S
Mengapa membuat rencana bisnis ?
Resiko bisnis
Kerumitan proses produksi dan
transaksi bisnis
Pembaca rencana bisnis
Langkah awal menjadi wirausaha
Alat bantu dalam mensistemasikan
logika bisnis

APA itu Rencana Bisnis ?
Business Plan DOKUMEN TERTULIS yang merinci seluk-beluk usaha/bisnis
Mencakup informasi STATUS SAAT INI, KEBUTUHAN MENDATANG, dan
HASIL YANG DIHARAPKAN dari usaha/bisnis baru tersebut

Seperti Apa RENcana Bisnis yang baik ?
Singkat dan padat
Terorganisir rapi dengan penampilan menarik
Rencana yang menjanjikan
Hindari melebih-lebihkan proyeksi
Kemukakan risiko-risiko bisnis yang signifikan
Tim terpercaya dan efektif
Fokus
Target pasar
Realistis
Spesifik

Hal yang mendasar ?
Awali dengan ide bisnis
Ide bisnis sebagai jawaban
Anda adalah orang yang tepat
Cara menghasilkan keuntungan
Siapa pembeli produk anda
Dana untuk memulai bisnis

Bagian Utama Rencana Bisnis adalah :
1. Ringkasan Eksekutif

Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 23

2. Deskripsi Bisnis
3. Strategi Pemasaran
4. Analisis Persaingan
5. Rencana Desain dan Pengembangan
6. Rencana Operasi dan Manajemen
7. Analisis Rencana Keuangan

Dapat Dirinci Sebagai Berikut :
RINGKASAN EKSEKUTIF MEMUAT
Konsep bisnis
Misi perusahaan
Produk/jasa
Persaingan
Target dan ukuran pasar
Strategi pemasaran
Tim manajemen
Keuangan

GAMBARAN USAHA MEMUAT
Identitas perusahaan: nama, lokasi, badan hukum
Visi dan misi perusahaan
Gambaran sekilas tentang produk/jasa
Perkembangan sampai saat ini
Status hukum dan kepemilikan

STRATEGI PEMASARAN MEMUAT
Tren dan pertumbuhan industri
Gambaran pasar
Ukuran dan tren pasar
Peluang strategis
Target pasar
Karakteristik pasar

ANALISIS PERSAINGAN MEMUAT
Pesaing
Posisi dalam persaingan
Distribusi pangsa pasar
Kelebihan dibanding pesaing


Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 24

RENCANA DESAIN PENGEMBANGAN MEMUAT
Tujuan usaha jangka panjang
Strategi
Sasaran-sasaran dan jadwal pencapaian (milestones)
Evaluasi risiko
Exit Plan

RENCANA OPERASI MEMUAT
Fasilitas
Proses produksi
Pengendalian persediaan
Pasokan dan Distribusi
R&D/Pengembangan produk
Kontrol keuangan
Organisasi / Tim manajemen
Konsultan
Lain-lain

ANALISIS KEUANGAN MEMUAT
Proyeksi pendapatan
Proyeksi aliran kas
Neraca
Sumber modal & penggunaan
Asumsi yang digunakan
Analisis Break-Even, dan RC Ratio




Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 25

H H. . M ME EN NU UL LI IS S R RE EN NC CA AN NA A B BI IS SN NI IS S
Terdapat berbagai macam format penulisan REncana Bisnis, meskipun informasi
didalamnya mencakup hal hal serupa, komponen-komponen yang sebaiknya adalah :
1. Ringkasan Eksekutif
2. Konsep bisnis (industry, struktur bisnis, cara berbisnis)
3. Gambaran Pasar
4. Target Pasar
5. Pesaing dan Kondisi Persaingan
6. Organisasi dan Manajemen
7. Rencana Keuangan
8. Lampiran.

Ringkasan eksekutif memuat intisari dari Rencana bisnis yang disampikan secara
ringkas, jelas dan memberikan gambaran peluang binis. Informasi yang harus ada
meliputi :
a. Konsep binis yang akan dibangun
b. Misi Perusahaan
c. Produk / jasa
d. Pesaingan
e. Target dan ukuran pasra
f. Strategi Pemasaran
g. Tim Manajemen
Penting diketahui ringkasan eksekutif sering dijadikan alat bagi pra pembaca,
terutama investor untuk mengambil keputusan dan menilai apakah Rencana Bisnis kita
layak atau tidak. Maka pada bagian ini, harus terdapat data ringkas yang bekaitan
dengan keuangan yang diukur antara perbandingan Pendapatan dan biaya.
Komponen selanjutnya adalah Gambaran Perusahaan yang terdiri dari :
Indentitas perusahaan (Nama, Lokasi dan Status badan hokum)
Visi dan Misi Perusahaan
Gambaran sekilas tentang produk /jasa. Terdapat gambaran singkat tentang
produk yang dihasilkan, sebaik mungkin digambarkan dengan semenarik dan
realistis mungkin.

Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 26

Perkembangan sampia saat ini. Pembaca akan mencoba mencari informasi
tentang apa yang telah kita lakukan atau pekembangan yang ada sampai
pada saat kita membuat rencana bisnis tersebut.
Status hukum dan kepemilikan.
Untuk bisa menganalisis apakah sebuah Rencana Bisnis layak atau tidak, tentu saja
data tentang bisnis yang direncanakan harus didukung dengan analisis mengenai
industry dimana bisnis kita berada, informasi yang harus ditampilkan meliputi :
Trend an pertumbuhan industry. Informasi ini penting karena pembaca akan
lebih tertarik membaca Rencana Bisnis yang kita buat jika mreka mendapatkan
informasi tentang tren bisnis yang akan kita jalankan dalam beberapa tahun
kedepan.
Gambaran Pasar. Menampilkan informasi umum tentang kondisi pasr dari
produk ataupun industry, kecenderungan dan perkembangan terakhir.
Ukuran, pertumbuhan dan tren pasar. Informasi ini menggambarkan seberapa
besar porsi yang ada dalam artian berapa jumlah uang yang beredar. Inormsi
ini penting agar kita bisa mendapatkan gambaran berapa bagian porsi yang
ingin kita ambil dari keseluruhan porsi yang ada.
Peluang untuk pemain baru inovatif.
Perubahan perilaku konsumen terkait dengan bisnis atau usaha yang akan
dijalankan.

Informasi selanjutnya yang harus ada di Rencana Bisnis adalah mengenai pesaing dan
bagaimana kondisi persaingan yang ada, Informasi yang ditampilkan adalah :
Pesaing. Pesaing dalam hal ini bisa berupa pesaing langsung dan pesaing
tidak langsung. Pesaing langsung adalah pesaing yang memiliki produk uang
bentuknya sama dengan prudk kita, sedangkan pesaing tidak langsung adlah
pesaing yangmemiliki produk yang bentuknya beda dengan kita , tapi fungsi
sama.
Potensi Persaingan.
Posisi dalam persaingan. Informasi ini penting agar kita bisa membuat asumsi
yang lebih nyata.
Gambaran selanjutnya adalah Calon Pelanggan yang berisi karakteristik dari calon
pelanggan, gaya hidup, kelas social dan aspek geo demografinya.

Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 27

Informasi lain yang akan sering menjadi perhatian utama dan terutama oleh investor
(bank, perusahaan modal ventura, penanam modal perseorangan) adalah tim. Yang
mana tim ini menunjukkan apakah organisasi kita layak atau berkompentensi.
Personel di posisi kunci.
Pegawai / Tim kerja
Struktur organisasi dan gaya manajemen
Salah satu kelembahan lain yang dijumpai dari para pebisnis pemula adalah proyeksi
keuangan, seringkali asumsi yang dibuat berdasarkan kondisi nyata yang ada
dilapangan. Oleh karena itu, informasi dibawah ini akan membantu untuk lebih
menyakinkan apakah Rencana Bisnis kita layak atau tidak.
Biaya modal yang diperlukan
Proyeksi pendapatan/penjualan
Proyeksi aliran kas.
Kinerja keuangan yang ditargetkan.
Dalam pembuatan Rencana Bisnis yang baik, biasanya hanya berisi lampiran
lampiran berupa :
Kontrak. Pada bagian ini, kontrak kerja sama yang sudah dibuat, contohnya
denganpemasok, agen dan sebagainya, sebaiknya ditampilkan. Hal ini akan
lebih menyakinkan pembaca Rencana Bisnis.
Rekomendasi. Bagian ini jika ada akan sangat membantu untuk lebih
menyakinkan pihak yang membaca REncana bisnis kita bahwa kita maupun tim
yangkita buat mempunyai komptensi yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis
yang direncanakan.
Foto foto. Foto denah lokasi, persiapan persiapan, desain, logo, produk,
personel tim danfoto foto lain yang akan membantu menyakinkan pihka yang
membaca Rencana Binis kita.
Rincian keuangan. Semua perhitungan keuangan cukup dimasukkan di
lampiran
Resume. Dibagian ini untuk lebihmemberikan keyakinan yang memadai, data
pribadi dari semua anggota tim dilampirkan.

TIPS PENULISAN
Penampilan. Rencana Bisnis sebaiknya diketik/dicetak, bisa dijilid atau ring
(spiral) binding, minimalkan kesalahan ketik.

Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 28

Panjang halaman biasanya antara 10-20 halaman, hindarkan lebih dari 40
halaman, kecualai untuk proyek proyek yang kompleks dan berisiko tinggi.
Halaman muka (cover) dan judul. Pada halaman muka harus dicantumkan
nama perusahaan, alamat, telelpon dan tanggal pembuatan Rencana Bisnis.
Ringkasan. Pada bagian ringkasan ini berisi 1-2 halaman berisi status bisnis,
produk / jasa, konsumen/pasar, proyeksi keuangan, target 3-7 tahun kedepan,
jumlah modal yang dibutuhkan, dan keuntungan bagi calon investor.
Daftar Isi. Untuk mempermudah pembaca Rencana Bisnis dalam mencari
informasi yang mereka perlukan, maka cantumkan seluruh bagian daftar isi
beserta nomor halamanya.








Pelatihan Budidaya Bunga Kol Super Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 29

I I. . P PE EN NU UT TU UP P. .
Dalam segala usaha apabila dilakukan dengan serius, berani memulai,
belajar sebelum mencoba, perencanaan yang matang serta menguasai
managemen budidaya dan marketing, keuntungan dari jerih payah akan tampak
indah dihadapan kita semua.


Semoga bermanfaat dan Berani mencoba.



BIOTECH AGRO INDONESIA


Pusat Studi & Laboratorium Bioteknologi
Pertanian Perikanan Peternakan- Bioenergi