Anda di halaman 1dari 44

UNTUK KALANGAN SENDIRI

TIDAK UNTUK DIPERJUALBELIKAN


APLIKASI TEKNOLOGI
BUDIDAYA AYAM POTONG CEPAT
(BUDIDAYA AYAM BROILER SECARA INTENSIF)

Seri

MATERI DIKLAT BUDIDAYAAYAM POTONG -TEKNIK BUDIDAYA PEMILIHAN BIBIT - PAKAN
KANDANG - PENYAKIT DAN PENGOBATANNYA SERTA ANALISA USAHA










Oleh :
EDDY PUDJOBASUKI
TIM AGROPRENEURSHIP PSAB - UNITRI


BIOTECH AGRO INDONESIA


PUSAT STUDI & LABORATORIUM BIOTEKNOLOGI
PERTANIAN PERIKANAN PETERNAKAN BIOENERGI

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS
UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - i

K KA AT TA A P PE EN NG GA AN NT TA AR R

Atas Karunia dan Ridhonya dari Tuhan yang Maha Kuasa, maka
tersusunlah sebuah bahan materi Diklat Aplikasi Teknologi Budidaya Ayam Potong
jenis Broiler secara Intensif berupa buku panduan yang dapat digunakan untuk
pegangan bagi peserta Diklat.
Terselip dalam bagian per bagian item buku materi ini diantaranya
terkandung tentang budidaya Ayam Potong, pemahaman tentang kualitas air,
pembuatan kandang pakan, penyakit dan pengobatannya dan bibit serta analisa
usahanya.
Semoga apa yang pernah kami buat dan tersusun ini dapat membantu
peserta diklat untuk lebih mengetahui, memahami dan melaksanakan budidaya khusus
Ayam Potong Broiler yang berakhir pada terbangunnya usaha baru.

Semoga bermanfaat dan Selamat mencoba.

Sidoarjo, 19 Nopember 2013


BIOTECH AGRO INDONESIA


Pusat Studi & Laboratorium Bioteknologi
Pertanian Perikanan Peternakan Bioenergi
Perum Tawangsari Permai B.11 Taman Sidoarjo








Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - ii

L LA AT TA AR R B BE EL LA AK KA AN NG G P PR RO OG GR RA AM M
Bidang agrokompleks merupakan kelompok bidang dunia kerja yang memiliki
kapasitas lapangan pekerjaan cukup tinggi. Bidang ini terutama tumbuh seiring
pertumbuhan populasi dan kebutuhan pangan. Hasil pemetaan untuk wilayah Malang dan
sekitarnya, menunjukkan bahwa pada tahun 2011, bidang pertanian akan mengalami
perubahan jumlah tenaga kerja yang diprediksikan sebesar 76% sebagai pemenuhan
kebutuhan pengembangan, dan 24% saja sebagai proses regenerasi SDM.
Sisi lain dari fakta permintaan tenaga kerja menunjukkan pasokan untuk bidang
ini terbukti sangat rendah. Tercatat, pertumbuhan pasokan lulusan SMK untuk bidang
pertanian adalah 0%. Artinya tidak ada pertumbuhan jumlah lulusan untuk mengimbangi
pertumbuhan permintaan. Hal ini diakibatkan berbagai latar belakang, terutama animo
calon siswa yang rendah, image publik tentang pertanian yang pada akhirnya
mengakibatkan trade off bidang pertanian.
Hal yang lebih memprihatinkan juga ditunjukkan oleh kinerja Lembaga Kursus dan
Pelatihan di bidang Pertanian. Pertumbuhan negatif peserta didik, dan menyusutnya jumlah
lembaga menunjukan kapasitas pasokan yang sangat rendah. saat ini di Jawa Timur
tercatat 29 LKP bidang Pertanian, Perikanan, Peternakan dan Pertamanan yang merupakan
cabang penting agrokompleks. Hanya 4 dari 29 LKP yang memiliki catatan kinerja.
Sebagian besar LKP menyatakan tidak memiliki peserta atau peminat bagi kursus maupun
pelatihan yang di miliki.
Faktor utama yang menjadi penyebab rendahnya jumlah peserta didik adalah
rendahnya preferensi publik atas bidang pertanian. Menyikapi latar belakang peserta
kursus dan pelatihan yang dididik LKP selama ini, sebagian besar adalah mereka yang
memiliki atau berkeinginan untuk berwirausaha di bidang pertanian. Rendahnya aktivitas
LKP pertanian merupakan gambaran rendahnya preferensi masyarakat terhadap pertanian
sebagai salah satu bidang potensial untuk berwirausaha.
Hal diatas merupakan masalah utama yang mendorong UNITRI bersama
BIOTECH AGRO INDONESIA dan SENTRA AGROBISNIS BANYULEGI, menyelenggarakan
Program Agroinvent dan Agropreneurship. Program ini ditujukan untuk membentuk
kembali daya tarik pertanian, mengajak dan mencetak generasi muda yang mencintai
pertanian, dan mengembangkan wirausaha pertanian bagi generasi muda.

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS
UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI Malang
Jl. Telaga Warna Blok C Tlogomas Telp 0341-565500

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - iii

D DA AF FT TA AR R I IS SI I

KATA PENGANTAR .......................................................................................................... i
LATAR BELAKANG PROGRAM ......................................................................................... ii
DAFTAR ISI .................................................................................................................... iii
A. MENGENAL AYAM POTONG..................................................................................... 1
B. KUALITAS LINGKUNGAN ............................................................................................ 2
C. PERSYARATAN KANDANG ......................................................................................... 3
1. Model Kandang ......................................................................................................... 3
2. Alas lantai .............................................................................................................. 3
3. Atap kandang ........................................................................................................... 4
4. Dinding Kandang ....................................................................................................... 4
5. Kepadatan ayam ....................................................................................................... 4
6. Suhu Kandang ........................................................................................................... 5
7. Kebersihan Kandang .................................................................................................. 6
D. PAKAN ..................................................................................................................... 8
1. Jenis Pakan Ayam Potong Broiler. ............................................................................... 8
2. Air Minum Ayam .................................................................................................... 11
3. Protein Pakan. ......................................................................................................... 12
E. PENYAKIT DAN PENGOBATANNYA. ........................................................................ 13
1. Jenis Penyakit Ayam Potong ...................................................................................... 14
2. Vaksinasi ................................................................................................................. 17
F. PROSEDUR PEMELIHARAAN. ...................................................................................... 21
1. Sebelum DOC Datang .............................................................................................. 21
2. Sesudah DOC Datang. ............................................................................................ 21
3. Kewaspadaan Penyakit Dan Kematian. ..................................................................... 22
G. ANALISA USAHA ................................................................................................... 23
1. Investasi .................................................................................................................. 23
2. Biaya Operasional ................................................................................................... 23
3. Penerimaan ............................................................................................................. 24
4. Keuntungan ............................................................................................................. 24
5. Pertimbangan Kelayakan Usaha ............................................................................... 24
H. WIRAUSAHA ............................................................................................................ 26
I. RENCANA BISNIS ...................................................................................................... 32
J. MENULIS RENCANA BISNIS ....................................................................................... 35
K. PENUTUP. ................................................................................................................ 39
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................................ 40




Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 1

A A. . M ME EN NG GE EN NA AL L A AY YA AM M P PO OT TO ON NG G
Ayam potong atau disebut juga Ayam Broiler atau Leghorn /ayam Ras
merupakan salah satu komoditas perunggasan yang masih berprospek cerah di
Indonesia karena memiliki keunggulan-keunggulan diantaranya cepat panen, nilai
jual yang stabil, digemari masyarakat luas karena rasa khas ayam broiler serta
terjangkau harganya. Budidaya ayam potong Broiler telah lama dilakukan oleh
banyak orang, hal ini disebabkan kemudahan pemeliharaannya, sehingga hampir
semua orang dapat berperan dari anak s/d lanjut usia, Benarkah demikian
semudah itu ?
Dari hasil penelitian BIOTECH AGRO INDONESIA

, kandungan protein
dan nilai gizi Ayam Broiler per 100 GRAM, diperoleh data sebagai berikut :

Apabila ditinjau dari nilai manfaat Ayam Broiler secara lebih mendalam
dapat menguntungkan secara ekonomis, kebahagiaan,dan penyayang binatang.

Protein : 18,2 %
Lemak : 25 %
Kolesterol : 60 gr
Vitamin A : 243 mcg
Vitamin B : 0,8 mg
Riboflamin : 0,16 mg
Nicotenat acid : 0,12 mg
Kalori : 404 Kkal.

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 2

B B. . K KU UA AL LI IT TA AS S L LI IN NG GK KU UN NG GA AN N
Untuk budidaya secara intensif Ayam Potong jenis Broiler pun perlu
kualitas lingkungan yang sehat dan sesuai dengan habitat
kehidupannya,agar diperoleh hasil produk maksimal. Kualitas perlu menda patkan
perhatian utama,terutama ditinjau dari lingkungan kehidupannya dan alamnya
seperti ( curah hujan ), suhu udara, letak geografis,ditepi danau laut - rawa-rawa
sungai dan genangan,sumber air dari sumur sumber air/artesis, air olahan
(PDAM Aquades), dekat air laut dan payau,Faktor Ketinggian
( altitude ), Kekuatan Angin dan Tekanan Udara.
Didalam lingkungan terdapat kondisi alam yang saling kait-mengait,
sedangkan untuk mengetahui parameter kimiawi, fisika dan mikroba yang ada
didalam lingkungan dapat dicermati sebagai berikut :

a. Polutan Udara.
b. Suhu.
c. Kelembapan.
d. Kecerahan udara- cahaya
e. Kecepatan udara angin.
f. Warna bangunan sekitar.
g. Bau.
h. Tingkat Kebisingan
i. Kualitas air ( Rasa Salinitas PH Sumber )
j. Altitude ketinggian.
k. Mikrobiologi lingkungan.
l. Parasit / Hama.
m. Gangguan lainnya.


Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 3

C C. . P PE ER RS SY YA AR RA AT TA AN N K KA AN ND DA AN NG G
Kandang sebagai wadah budidaya Ayam Potong jenis Broiler harus
memperhatikan ketentuan / persyaratan tata letak, ketinggian, lingkungan air,
kualitas bahan dan harus disesuaikan dengan jenis ayam yang akan
dibudidayakan.Untuk kandang Ayam jenis ini ada persyaratan antara lain :

1 1. . M Mo od de el l K Ka an nd da an ng g
Kandang ada yang berdasar laintai beton/disemen dan kandang
beralas ram kawat yang terletak diatas panggung dengan ketinggian,keduanya
dapat dipilih, yang penting sirkulasi udara baik dan meminimalkan pengaruh
amonia,namun jenis ini kandang ram ada kelemahannya yaitu terkadang kaki
ayam bisa terjepit lubang alas laintai.
2 2. . A Al la as s l la an nt ta ai i
Untuk kandang lantai beton, Alas lantai dapat ditaburi sekam
padi,serbuk gergaji, kulit jagung ataupun tonggol jagung yang sudah
dikecilkan.Untuk daerah panas tebal sekam maksimal 5 cm saja, sedang daerah
dingin 8 cm.Kapan mengganti Letter(alas kandang ), ?

USIA ( HARI ) PENGGANTIAN LITTER
8 10 Ganti 100 %
16 17 Ganti yang menggumpal
21 25 Ganti 100 %
28 dst Taburkan saja


Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 4

SUHU PANAS PADA AYAM DEWASA,
BERAKIBAT KONSUMSI PAKAN MENURUN,
AYAM BANYAK
MINUM, STRESS, PERTUMBUHAN MENURUN
DAN MUDAH TERSERANG PENYAKIT
Cara menggantinya adalah ayam digiring di suatu tempat (sebelahnya ) dan
kemudian sebagian alas diganti dengan sekam yang baru, kemudian ayam
dikembalikan ke posisi semula.

3 3. . A At ta ap p k ka an nd da an ng g
Atap kandang hendaknya dibuat sedemikian rupa agar angin dapat
masuk dan keluar, sehingga didalam kandang ada pergantian udara melalui
ventilasi tersebut,bisa beratap genteng atau dedaunan, yang penting dapat
bertahan lama.
4 4. . D Di in nd di in ng g K Ka an nd da an ng g
Bisa terbuat dari kawat ram,namun harus dilapisi Plastik yang dapat
digulung/dibuka sewaktu waktu diperlukan dan ditutup jika terjadi cuaca buruk
seperti angin kencang dan dingin.Tinggi dinding sekitar 3 4 Meter,lebar
kandang 4 m.





5 5. . K Ke ep pa ad da at ta an n a ay ya am m
Apabila peternak akan memelihara Ayam 1000 ekor, maka
perhitungannya adalah angka 1000 dibagi 9 = 111,1 m2, angka 9 didapat dari
kepadatan rata rata per m2,akan tetapi pengalaman di Lapangan masih mampu

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 5

kepadatan ditambah menjadi 13 -14 ekor/m2,atau menghitung dengan mengikuti
pedoman sebagai berikut :

BERAT BADAN (KG) KANDANG TIPE
LITTER(EKOR/M2)
1,0 16
1,4 11
1,8 9
2,0 8
2,2 7
2,6 6
3,0 5

6 6. . S Su uh hu u K Ka an nd da an ng g
Ayam Potong jenis Broiler yang berasal dari negara dingin,jika
dipelihara dinegeri Indonesia yang panas ini, harus menyesuaikan
diri/adaptasi, hal inilah yang membuat mengapa ayam jenis ini mudah stress
dan sakit., adapun suhu ideal untuk kandang sebagai berikut :

UMUR (HARI) SUHU (
o
C)
Doc 7 32 34
8 14 27 29
15 21 25 26
21 28 23 24
29 35 21 - 23


Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 6

Ada cara ;lain menentukan suhu yang tepat untuk Ayam Boiler adalah dengan
mengamati dan mencermati pergerakan ayam.
a. Apabila ayam bergerombol didekat lampu,ini pertanda bahwa
cahaya/pemanas kurang besar/kurang panas.
b. Ayam bergerombol menjauhi lampu atau berpencar tapi jauh berarti sistim
pemanas terlalu panas,atau watt terlalu besar sehingga sangat panas.
c. Yang baik adalah ayam berpencar merata, ada yang dekat dengan
pemanas tetapi juga ada yang jaug dari pemanas lampu.

7 7. . K Ke eb be er rs si ih ha an n K Ka an nd da an ng g
Kebersihan kandang mutlak dilakukan, karena kebersihan
pangkal kesehatan,lebih lebih ayam kecil masih rentan terhadap penyakit
karena baru usia 1 hari (DOC)., langkah pembersihan adalah sebagai berikut
:
a. Keluarkan dan bersihkan peralatan makan dan minun setiap 2 hari sekali.
b. Segera keluarkan apabila ada ayam yang mati dan kuburkan dalam
dalam di tanah atau dibakar, anggap ayam yang mati itu akibat penyakit
menular.
c. Alas/lantai Litter yang bekas pakai masukkan dalam karung dan
segerakan dipakai pupuk atau dibakar terlebih dahulu,didekomposisi baru
digunakan untuk pupuk tanaman.
d. Bersihkan kandang dengan desinfektan dan air panas dengan tekanan
tinggi ditambah dengan soda api ( NaOH)
e. Bilas dengan air dicampur Detergen atau klorin dan minimal tunggu 1 jam,
kemudian bilas dengan air.

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 7

f. Bila diperlukan semprot dengan pestisida Organik sesuai dosis 5 -10 ml/lt
air dan atau semprot dengan kapur, tunggu 2-3 jam agar kandang benar-2
steril atau dengan bahan yang ditentukan.
g. Tutuplah kandang agar steril dari penyakit dan hama parasit lainnya.
h. Setelah sterilisasi, biarkan kandang kosong selama 1 2 minggu.


Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 8

D D. . P PA AK KA AN N
Ayam Potong jenis broiler adalah jenis unggas cenderung kearah
Herbivora ( pemakan bijian ) oleh sebab itu kehidupan ayam ini biasanya tidak
mau berhenti makan ( tidak mengenal waktu ) walaupun tidak bersifat predator /
kanibalisme ,kecuali dalam kondisi tertentu ada yang mematuk sesama /
kanibalisme yang dapat digolongkan sebagai penyakit.
1 1. . J Je en ni is s P Pa ak ka an n A Ay ya am m P Po ot to on ng g B Br ro oi il le er r. .

Pakan Ayam Broiler dapat diberikan dalam bentuk pakan
buatan pabrikan (pellet) atau pakan buatan sendiri , yang penting adalah mutu
nutrisi dan harga terjangkau, pemberian pakan dengan frekwensi 2 s/d 3 kali
sehari sesuai dengan contoh perhitungan pemberian sebagai berikut :
Dari pengalaman Divisi Budidaya Ayam Potong jenis Broiler
menghabiskan 3,6 Kg untuk 1 ekor dengan BB 1,8 2Kg ( 35 hari ).Untuk
mengetahui perkembangan pertumbuhan Ayam Potong jenis Broiler ini harus
diadakan pencermatan jumlah pakan dan berat ayam, misalnya berat ayam
100 gr, diberikan jumlah pakan sebanyak ( 3 5 % ) dari jumlah berat total
Ayam pada saat ini, inilah yang dinamakan Konversi Rasio Pakan (FCR)
dengan rumus perhitungan sebagai berikut :
Baru menetas (DOC ) : Pakan pabrikan 511 atau B 11
Masa pertumbuhan I : Pakan pabrikan.
Masa pertumbuhan II : Pakan pabrikan
Masa panen/1 bulan+ : Pakan dicampur dedak 20%

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 9


Sebagai catatan misalnya FCR Ayam potong nilai score 1 1,1
pengertiannya bahwa jumlah pakan yang diberikan 1,1 Kg untuk menghasilkan
bobot Ayam potong 1Kg, Jumlah biaya pakan untuk pembesaran Ayam Potong
Broiler sangat besar (sekitar 60%) kali total biaya modal, apabila aplikasi
perhitungan kurang tepat dan cermat, maka akan mendatangkan kerugian, oleh
sebab itu peternak harus pandai mencari pakan alternatif agar efisiensi biaya
pakan rendah, upaya ini dapat disiasati dengan memilih pakan sesuai dengan
fase pertumbuhan, terutama tentang kadar protein atau membuat pakan sendiri
(penghematan sekitar 40%) dengan mencari pakan tambahan alternatif alami
seperti Ampas Tahu, Kedelai, Limbah Jagung, Limbah pabrik dll. Dibawah ini
disajikan uraian keterkaitan pakan ayam dengan berta badan, pertambahan
berat badan, konsumsi pakan dan konversinya :


Berat (Rata rata) : 100 Gr / ekor
Jumlah : 1000 ekor
Berat total : 100 Gr x 1000 ekor = 100Kg
Berat pakan ( 3 5 % / hari) : 3 5 x 100 Kg = 3 Kg 5 Kg/hr
100
Jumlah Pakan (Kg)
FCR = -------------------------------------------
Jumlah Total Hasil Panen (Kg)

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 10

PANDUAN PAKAN AYAM TIAP MINGGU DENGAN TARGET BERAT BADANNYA
Vnvs
)njohhv*
Cfsbu
Cbebo )hs*
Qfsubncbibo
Cfsbu Cbebo qfs
Njohhv )hs*
Lpotvntj Qblbo Lpowfstj Qblbo
Qfs njohhv Lvnvmbujg Qfs njohhv Lvnvmbujg
2 285 246 25: 25: 2/21 1/96
3 551 376 433 582 2/33 2/18
4 8:6 466 626 :97 2/56 2/35
5 2/361 566 875 2/861 2/79 2/51
6 2/881 631 2/122 3/872 2/:5 2/67
7 3/446 696 2/424 5/185 3/35 2/84
8 3/:51 696 2/623 6/697 2/69 2/:1

Dalam Konsumsi pakan ayam dikenal dengan istilah tersebut diatas
adalah Konversi pakan, hal ini sangat menentukan berapa jumlah pakan yang
dikeluarkan dan berapa pertumbuhan bobot berat ayam dalam nilai satuan per
Kilo gramnya. Untuk itu sebagai panduan yang harus dicermati seorang peternak
Ayam potong haruslah mengikuti alur perkembangan bobot ayam pada tiap
harinya atau minggunya sebagaimana daftar dibawah ini :
Perbandingan Antara Umur Per Hari
Dengan Konsumsi Pakan Yang Dibutuhkan Dan Nilai FCR

Umur
Konsumsi
Pakan
Berat Hidup Nilai FCR
1 sepuasnya 42
2 sepuasnya 53
3 sepuasnya 66
4 sepuasnya 81
5 sepuasnya 97
6 sepuasnya 116
7 26 136 0,89
8 28 159 0,91
9 32 185 0,94
10 37 213 0,98
11 41 244 1,01
12 48 278 1,04
13 52 314 1,07

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 11

Umur
Konsumsi
Pakan
Berat Hidup Nilai FCR
14 59 354 1,11
15 63 396 1,14
16 71 441 1,17
17 75 489 1,2
18 81 540 1,22
19 87 595 1,25
20 91 652 1,27
21 97 711 1,3
22 103 773 1,32
23 109 838 1,34
24 115 905 1,3.7
2 2. . A Ai ir r M Mi in nu um m A Ay ya am m
Air Minum ayam harus memenuhi Standart kesehatan, seperti :
a. Kadar keasaman ( PH ) netral 6,5 7,2.
b. Konsumsi air minum ayam meningkat 6,5 % setiap suhu naik 10 dC.
c. Usia 1 7 hari,gunakan tempat minum ukuran 1 galon sebanyak 13 18
buah untuk 1000 ekor ayam, sedang umur 8 14 hari, gunakan tempat minum
1 galon sebanyak 15 20 buah,pada umur diatas 20 hari tempat minum 1
galon sebanyak 20 25 buah.
d. Temperatur air minum diusahakan sekitar 10 12 dC.
e. Pengolahan dapat menggunakan klorin dengan konsentrasi 1 3 ppm
( harus di test di tempat minum ayam ).
f. Tempat air minum harus dijaga kebersihan dan sterilisasinya, karena ayam
potong jenis broiler sangat rentan terhadap hal hal yang ekstrem.
g. Konsumsi air berkisar antara 2 2,5 kali konsumsi pakan.

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 12

3 3. . P Pr ro ot te ei in n P Pa ak ka an n. .
Kebutuhan Protein pakan Ayam potong sangat penting, karena akan
mempengaruhi pertumbuhan Ayam dan sekaligus dapat dikaitkan dengan beaya
operasional budidaya ayam itu sendiri, untuk itu diperlukan :

PEDOMAN PROTEIN UNTUK AYAM POTONG
Umur (Hari) Level Protein Energi Metabolisme
(Kcal/kg)
1-10 22 2.900-2.950
11-20 21 3.000-3.050
21-33 20 3.100-3.150
34-42 19 3.100-3.150
> 42 17 3.150-3.200


Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 13

E E. . P PE EN NY YA AK KI IT T D DA AN N P PE EN NG GO OB BA AT TA AN NN NY YA A. .
Penyakit Ayam Potong jangan sekali kali diabaikan, sebab apabila
terjadi serangan mendadak dan peternak belum memahami penyakit & obatnya,
maka berakibat kerugian, yang terpenting untuk diketahui adalah tindakan
preventif mengenai asal bibit, menjaga kualitas lingkungan dan air (sehat),
pemberian pakan yang cukup & higienis serta mencermati perkembangan pada
Ayam . Pada intinya penyakit Ayam khususnya terbagi 3 bagian :
Penyakit yang disebabkan karena kekurangan gizi (protein, lemak, mineral,
vitamin), Penyakit yang disebabkan karena serangan mikroba ( bakteri, virus,
parasit, jamur ).Penyakit yang disebabkan karena hama ( gigitan serangga/
predator dll).
Penyakit kekurangan gizi dapat diatasi dengan mencermati kualitas
pakan, kualitas air dan kualitas budidaya, apakah sudah benar sesuai dengan
tatanan pemeliharaan ? Ingat ,Ayam Potong adalah golongan unggas yang tidak
boleh banyak memakan unsur Protein hewani, harus cenderung ke protein Nabati,
karena akan mengakibatkan pertumbungan terganggu, misalnya menjadi
Kegemukan yang tidak dikehendaki ,sehingga mati mendadak dan bulunya akan
banyak yang terlepas karena nutrisi yang tidak sesuai dan bukan jenis
makanannya. sedangkan penyakit yang disebabkan oleh mikroba dapat diatasi
dengan :



Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 14


Mengobati Ayam sakit, banyak orang mengambil tindakan ceroboh dan
tidak tepat, untuk itu diperlukn pengetahuan tentang penyakit dan hama yang lebih
detil.

1 1. . J Je en ni is s P Pe en ny ya ak ki it t A Ay ya am m P Po ot to on ng g
Penyakit yang menyerang Ayam potong sering diketahui adalah
sebagai berikut :
a. COCCIDIOSIS ( BERAK DARAH ).
Bagian yang diserang adalah usus,yang disebabkan serangan
protozoa cocccidia. Penyakit ini biasanya menyerang ayam yang kondisi
Litternya sering basah dan lembab,musim kemarau dan usia 4-5 minggu
dengan gejala :
-. Terjadi diare dan berwarna merah.
-. Nafsu makan menurun.
-. Sayap terkulai dengan bulu kusam.
-. Menggigil kedinginan.
-. Cepat menular melalui kotoran,binatang dan peralatan.
Pengendalian :
-. Menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga Litter tetap kering.
-. Ayam yang sakit segera dikarantina / disendirikan dan diobati.
Bakteri : Antibiotika / desinfektan KmnO
4

Virus : Vaksinasi /Anti Virus - Preventif
Jamur : Methylin blue / universal desinfektan
Parasit (protozoa) : Anti protozoa ( flagyl Metronidazol )
Hama : Anti hama (desinfektan)/Jebakan.

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 15

-. Diberikan obat Tetra Chlorin Capsul.
-. Dalam air Minum diberi Preparat sulfa,sulfaqui moxaline ,amprolium

b. NEW CASTLE DISEASE ( NCD - ND / TETELO ).
Penyakit ini diakibatkan oleh Virus Paramyxo penggumpal darah
yang menyebar di otak,syaraf, limpa,paru paru,darah dan bisa terdapat
dalam telur, sehingga tidak ada obatnya, akan tetapi dapat dicegah
dengan pemberian imunisasi atau vaksin anti ND yang diberikan melalui air
minum dan diberikan pagi hari dan maksimum habis dalam 1 jam,oleh
sebab itu sebelum divaksin,ayam harus dipuasakan dulu. Penyakit ini dapat
menyebabkan kematian sampai 80 100 %.
Gejala yang nampak antara lain sebagai berikut :
-. Ayam sulit bernafas,batuk,bersin dan ngorok.
-. Mata sayu seperti ngantuk.
-. Kotoran cair,diare dan berwarna hijau putih.
-. Nafsu makan turun drastis.
-. Ayam sering mendekati lampu,kedinginan.
-. 1-3 hari ayam lumpuh syaraf dan kepala berputar putar.
-. Pial berwarna biru kehitaman,sayam turun menggantung.
Pengendalian :
-..Penyakit ini tidak ada obatnya,tetapi ada Vaksinnya sebagai
pencegahan.
-. Isolasi Ayam yang sakit.
-. Kebersihan kandang terjaga.
-. Sangat menular melalui udara,melalui kotoran, bangkai, pernapasan,
binatang,makanan,air dan peralatan makan minum.

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 16


c. INFECTIOUS BURSAL DISEASE ( IBD / GUMBORO ).
Penyakit ini penyebabnya adalah virus golongan Reovirus dan
penularannya langsung dari kotorannya dan berdiam hidup selama 122
hari. Penyakit ini karena kurangnya kebersihan kandang dan
sanitasi.Adapun gejala yang bisa diamati adalah :
-. Nafsu makan tidak ada.
-. Ayam bergerak tidak teratur,tubuh bergetar..
-. Peradangan sekitar dubur,paha dan ginjal..
-. Diare.
Pengendaliannya :
Penyakit ini belum ada obatnya ,tetapi dapat dicegah dengan
imunisasi atau vaksin gumboro.

d. CHRONIC RESPIRATORY DISEASE ( CRD - NGOROK ).
Penyakit yang menyerang pernapasan yang disebabkan oleh
bakteri Mycoplasma gallisepticum. Penyakit ini hampir sering dijumpai pada
setiap budidaya yang bisa bergabung dengan penyakit lainnya seperti
tetelo, yang mudah penularannya. Adapun gejala yang dapat diamati
adalah sbb :
-. Ayam sering menyendiri,kedinginan
-. Mengantuk,sayap terkulai,batuk pilek disertai ngorok.
-. Nafsu makan berkurang,kepala digeleng gelengkan.
-. Muka bengkak.
-. Diare dan kotorannya berwarna hijau,kuning keputihan.
Pengendaliannya :

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 17

-. Isolasikan Ayam yang sakit karena cepat menular.
-. Obati dengan antibiotika spektrum luas melalui suntikan atau oral.

e. CORYZA ( SNOT ).
Penyakit ini identik dengan pilek yang disebabkan oleh bakteri
Haemophilus Paragallinarum, yang biasa terjadi akibat pergantian
musim,penyakit ini menyerang semua usia ayam, walaupun tidak terlalu
gawat, akan tetapi sangat mempengaruhi pencapaian berat ayam. Gejala
yang muncul antara lain :
-. Ayam sulit bernafas karena pilek dan berbau.
-. Mata sering tertutup dan muka bengkak.
-. Air mata mengalir dan kelamaan tertutup.
-. Ngorok dan sukar bernafas.
-. Pertumbuhan terganggu.
Penanganannya :
-. Isolasikan ayam yang sakit karena menular.
-. Buang bangkai dan kubur atau dibakar.
-. Segera diobati dengan Antibiotika dengan suntikan atau obat.
-. Pemberian vitamin sangat membantu penyembuhan.
-. Kandang perlu di desinfektan,agar tidak meluas penyakitnya.
2 2. . V Va ak ks si in na as si i
Vaksin terbagi menjadi dua,yaitu yang inaktif dan aktif. Vaksin
Inaktif adalah memasukkan bibit penyakit yang sudah mati, proses
pemberiannya hanya dilakukan dengan suntikan saja.

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 18

Vaksin aktif adalah bibit penyakit yang sudah dilemahkan untuk
dimasukkan kedalam tubuh ayam/hewan.Proses pemberiannya dapat
melalui suntikan, air minum atau tetas mata. Untuk tetes mata, vaksin harus
dilarutkan dengan pelarut sesuai petunjuk.
Vaksin harus disimpan di lemari es dengan suhu 2 - 8 dC, dan
tidak boleh didalam Freezer. Vaksin hanya diberikan pada ayam yang
sehat saja.Beberapa ketentuan tentang vaksin sbb :
a. JENIS VAKSIN
Jenis Vaksin dapat dibedakan menjadi :
1). Vaksin air minum.
-. Vaksin dalam Air berisi harus habis maksimum 1 jam saja.
-. Pastikan air yang digunakan tidak mengandung bahan klorin.
-. Perlu dipuasakan dulu agar ayam kondisinya haus.
-. Lakukan pada pagi hari,kalau siang hari dikawatirkan ayam stress.
-. Jumlah air = Populasi/1000 x umur ayam.
-. Hindari antibiotika sebelum 2 hari setelah diberi vaksin.

2).Vaksin tetes.
-. Penetesan ke mata harus tepat sasaran.
-. Vaksin tetes ini diberikan secara bertahap 200 ekor saja agar
semua tervaksin.
-. Vaksin yang sudah dilarutkan harus habis 30 menit.

3).Vaksin Suntik
-. Ikuti petunjuk dan cara pemberiannya,biasanya Obat dilarutkan dulu
dengan aquabides

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 19

-. Sasaran penyuntikan harus ditunjukkan, misalnya di Bawah
Kulit, daging,perut,kepala atau dalam pembuluh darah,dengan
posisi di leher atau dada/ lainnya. Sebelum melakukannya
penyuntikan,bacalah aturan dan dosis yang ada dalam kemasan,
karena setiap merk obat petunjuknya berbeda beda

4). Vaksin Spray / semprot.
Vaksin jenis ini dilarutkan dengan air dulu ,kemusian
disemprotkan ke lingkungan ayam agar vaksin dapat dihirup,tata
cara penyemprotan dilakukan dengan cara penyemprotnya
berjalan mundur,dll

b. WAKTU PEMBERIAN VAKSIN
Petunjuk pemberian vaksin terutama untuk waktu/periode
yang harus dilakukan oleh pembudidaya ayam potong Broiler sbb :

Umur Aplikasi Metode
3-5
ND Lasota
ND Lasota + IB
ND Viscerotropic
Tetes mata
Tetes mata
Spray
12-14 IBD/Gumboro I Air minum
18-21 ND Lasota Air minum
30 IBD/Gumboro II Air minum

Antara usia 3 5 hari,ayam divaksinasi ND dengan jenis
aktif.Vaksinasi dapat dilakukan mulai pukul 07.00 sampai 13.00,dengan dosis

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 20

yang digunakan 1tetas/ekor. Antara usia 12 14 hari ayam diberikan vaksin
IBD/Gumboro juga dengan vaksin aktif,ingat sebelum divaksin,Ayam harus
dipuasakan terlebih dahulu selama 2 3 jam dan lakukan pada pagi hari. Pada
usia 18 21 Ayam kembali divaksinasi ulang ND dengan jenis aktif yang
diberikan melalui air minum dan diberikan vaksin ulang pada usia 30 hari.


Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 21

F F. . P PR RO OS SE ED DU UR R P PE EM ME EL LI IH HA AR RA AA AN N. .
Ada langkah langkah yang perlu dipersiapkan dalam melakukan
Budidaya Ayam Potong ( ingat DOC adalah usia 1 hari ), antara lain :
1 1. . S Se eb be el lu um m D DO OC C D Da at ta an ng g
a. Kandang harus benar-2 siap,bersih dan steril, apabila jumlah ayam
banyak, maka gunakan sekat setinggi 50 cm
b. 3 4 hari DOC sebelum datang tebarkan litter dengan ketebalan 10 cm.
c. 3 hari sebelum masuk kandang, adakan fumifasi dengan mencampur
Formalin dan Kalium permanganat dosis 2 lt : 1 kg untuk 480 540 m2
atau dengan desinfektan lainnya dengan dosis pekat.
d. 24 jam sebelum DOC datang,penghangat lampu sudah harus dinyalakan.
e. Semua peralatan sudah terpasang dalam keadaan bersih.
2 2. . S Se es su ud da ah h D DO OC C D Da at ta an ng g. .
a. Anak ayam masukkan bersama box ke dalam kandang selama 1 jam untuk
penyesuaian lingkungan adaptasi suhu, jangan langsung dilepas,akan
berakibat stress dan ketakutan.
b. Selama didalam kandang diperlukan latihan orientasi mana tempat
makan,minum dll, ini perlu ditunjukkan oleh peternak.
c. Siapkan air minum yang diisi dengan gula 2 %,vitamin dan mineral.
d. Setelah 2 jam, anak ayam biasanya langsung minum, tiap ayam biasanya
minum maksimal 14 ml/ekor.Disamping itu juga sudah mulai
makan.Siapkan pakan dalam baki yang dilapisi koran
e. Lakukan pengamatan setiap 4 6 jam sekali pada 24 jam pertama
terutama pada suhu, pakan dan minum.

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 22

PADA MINGGU KE 4 ( BERAT AYAM 1.25 KG )
PENYAKIT AYAM
MULAI BERJANGKIT,
SEHINGGA PETERNAK HARUS WASPADA
3 3. . K Ke ew wa as sp pa ad da aa an n P Pe en ny ya ak ki it t D Da an n K Ke em ma at ti ia an n. .
a. Pada usia 1 7 hari kematian > 1 % dari populasi,hal ini bisa disebabkan
oleh rendahnya kualitas DOC,Pemanasan yang salah,penyakit dan selera
makan.
b. > 7 hari,kematian tinggi, hal ini lebih disebabkan penyakit metabolik
,penyakit menular maupun masalah kaki.Tindakannya periksa sirkulasi
udara kandang,deteksi penyakit apa dan penambahan kalsium,Vitamin D,
dll.
c. Minggu ke 4 dan seterusnya, harus lebih waspada dan jangan
terkejut/pupus asa, karena penyakit mulai mudah menyerang,antara lain
CRD, berak darah ataupun mati mendadak tanpa sebab. Apabila kematian
mendadak dan serempak,maka harus dicurigai adanya penyakit Avian
Influensa/Flu Burung.




d. Sejak awal pemeliharaan, untuk keselamatan keseharan manusia, selalu
gunakan masker/penutup hidung setiap melakukan aktivitas di
peternakan,karena bahaya Zoonosis ( penyakit binatang yang menular ke
manusia.


Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 23

G G. . A AN NA AL LI IS SA A U US SA AH HA A
Biasakan dalam setiap usaha,semua beaya dihitung didepan,jangan
sekali kali kegiatan usaha dihitung sampil berjalan. Yang perlu diketahui terlebih
dahulu adalah keuntungan dalam berbudidaya Ayam khusus Potong/Pedaging
ini adalah percepatan waktu yang dibutuhkan selama Produksi,beaya
modal,produksi termasuk pakan dan pemeliharaannya..
Sebuah contoh perhitungan / analisa usaha untuk Ayam potong secara
Intensif sebagai berikut :

1 1. . I In nv ve es st ta as si i
Pembuatan Kandang : Rp. 15.000.000,-
Peralatan makan minum : Rp. 500.000,-
Beaya persiapan lain : Rp. 500.000,-
Rp. 16.000.000,-
2 2. . B Bi ia ay ya a O Op pe er ra as si io on na al l
Pembelian DOC 1000 ekor@ : Rp.5.000,- Rp. 5.000.000,-
Pakan 36 zak@Rp.350.000,- : Rp.12.500.000,-
(selama 35 hari )
Obat obatan(vit dan vaksin ) : Rp. 1.000.000,-
Honorarium pengelola : Rp. 2.000.000,-
Penggunaan listrik dll : Rp. 100.000,-
Spesifikasi : Ayam Potong
Populasi : 1.000 ekor
Luas kandang : 12 x 6 = 72 M
2

Lama pemeliharaan : 35 hari

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 24

Transportasi pemasaran : Rp. 100.000,-
Persiapan-operasional : Rp. 200.000,-
JUMLAH Rp. 20.900.500,-


3 3. . P Pe en ne er ri im ma aa an n
Penjualan 800 ekor @ 1,8 kg @ Rp. 25.000,-/kg Rp. 36.000.000,-
4 4. . K Ke eu un nt tu un ng ga an n
Rp. 36.000.000,- Rp. 20.900.500,- Rp. 15,100.000,-
5 5. . P Pe er rt ti im mb ba an ng ga an n K Ke el la ay ya ak ka an n U Us sa ah ha a
a. BEP (Break Even Point) / titik impas
Harga produksi = biaya Operasional : Total bobot penjualan
= Rp. 20.900.000 : 1.440 kg
= Rp. 14.513.000,-
Artinya : titik Impas dicapai bila nilai penjualannya mencapai Rp
14.513.000.,-
2). BEP untuk volume produksi
BEP = Total biaya operasional : harga satuan
Rp. 20.900.000,- : Rp 45.000/ekor.
= 1.128. ekor
Artinya : dengan harga jual Rp. 25.000/ekor , titik balik modal
tercapai jika yang dihasilkan sebanyak 464 ekor

b. B/C Rasio (Perbandingan penerimaan dan biaya produksi)
B/C = Pendapatan : beaya produksi

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 25

= Rp. 36.000.000,- : Rp. 20.900.000,-
= 1,72
Artinya : Setiap penambahan biaya Rp. 1 ,- memperoleh
menerimaan Rp, 1, 72 ,-
C.. ROI ( Pengembalian Modal )
= Total beaya : Keuntungan
= 36.900.000 : 15.100.000,-
= 2,44 Kali
Artinya : modal/investasi yang digunakan untuk usaha Ayam Potong Broiler
ini dapat dikembalikan dalam 2,44 kali periode .

Dari analisa tersebut diatas berkesimpulan bahwa budidaya Ayam
Potong dengan jumlah 1000 ekor sangat layak dibudidayakan dengan sistim
intensif,terlebih apabila jumlah ayam potong dilipat gandakan,akan
memperoleh keuntungan yang cukup menjanjikan, namun masubah harus
diperhatikan jika penyakit menyerang mendadak,juga akan mendapatkan
kerugian yang cukup banyak, sebagai suatu resiko usaha.



Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 26

H H. . W WI IR RA AU US SA AH HA A
Penduduk Indonesia, merupakan berkah dan Masalah, Mengapa ya ?
2008 228 Juta
2009 231 Juta
2010 234 Juta
2011 247 Juta
Berkah Karena Seluruh pendudk mebutuhkan Sandang, Pangan, dan Papan. Dan
70% dari kebutuhan setiap manusia datang dari Komoditi Pertanian

Masalahnya ?
Jumlah Angkatan kerja :
2008 111,48 Juta
2009 113,74 Juta
Tiap Tahun bertambah > 2 juta
Yang menganggur = 9,26% atau > 10 juta orang

Ada peluang Usaha
Jumlah Usaha
(Unit)
Usaha Mikro 50.700.000
Usaha Kecil 520.220
Usaha Menengah 39.660
Usaha Besar 4.370

Penyerap Angkatan Kerja terbanyak
Jumlah Tenaga Kerja
(Orang)
Usaha Mikro 83.647.711
Usaha Kecil, Usaha
Menengah Usaha Besar
10.024.773
Total yg Bekerja 93.672.484

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 27

Usaha Mikro Menyerap 89,3% Tenaga Kerja Indonesia

Produktivitas Usahanya bagaimana ya ?
Produktivitas
(Rupiah/Tenaga Kerja)
Usaha Mikro Dibawah 11,57 Juta
Usaha Kecil 11,57 Juta
Usaha Menengah 38,71 Juta
Usaha Besar 2,22 Milyar

Usaha Kecil dan Mikro, Bagaimana Karakteristiknya ?
Positif
1. Tahan banting
2. Flexibel
3. Mandiri
4. Efisien (dikerjakan seluruh anggota keluarga)
5. Self (or family) financing
Negatif
1. Informal
2. Skala ekonomi rendah
3. TIdak ada standar dan SOP
4. Belum menerapkan prinsip-prinsip manajemen
5. Tidak disiapkan untuk menjadi besar atau tumbuh
6. Pengembangan terbatas

WIRAUSAHAWAN
Menggeluti usaha tidak sekedar ala kadarnya, akan tetapi dengan keberanian,
kegigihan sehingga usahanya tumbuh
Bersahabat dengan ketidakpastian
Menjalankan usaha yang RIIL, bukan spekulatif

USAHA YANG SESUNGGUHNYA
Didasarkan motif untuk melayani dan memperoleh kemandirian
Dengan ketulusan, kerjakeras dan inovasi

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 28

Bukan jalan pintas, cara cepat menjadi kaya
Membangun secara bertahap
Menjaga nama baik, membangun reputasi
Bukan sekedar passive income, tetapi riil
Pendidikan, persahabatan, spiritualitas sangat penting.

USAHA SPEKULASI
Didasarkan motif ingin cepat kaya
Mengedepankan cara-cara instant
Mendewa-dewakan passive income
Tidak peduli kerugian pihak lain, yang penting, saya untung
Pendidikan dan kehidupan spiritual tidak dianggap penting

JADI KATA KUNCI WIRUSAHA ADALAH :
Tumbuh,..
Ingatlah tujuan hidup kita bukanlah menjadi kaya,.. Melainkan tumbuh. Untuk tumbuh,
Anda harus percaya, mau, mampu, dan dipelihara,..
Kaya adalah akibat,..
Bukan tujuan,..
Kaya yang bermartabat, bukan sekedar kaya,..
Yaitu : Kaya melalui proses kemandirian (kewirausahaan)


WIRAUSAHA BERSAHABAT DENGAN KETIDAK PASTIAN
Karyawan : Menolak ketidakpastian, butuh rasa aman dan nyaman
Wirausaha : Bersahabat dengan uncertainties (kalau tidak bekerja keras, berani
menghadapi risiko rugi, tidak bisa memberi makan keluarga dan karyawan)

JADI MINDSET WIRAUSAHA ITU SEPERTI APA ?
Action Oriented
Berpikir Simpel
Selalu Mencari Peluang Baru
Mengejar Peluang dengan Disiplin Tinggi
Hanya mengambil Peluang Terbaik
Fokus pada Eksekusi
Memfokuskan Energi setiap orang dalam bisnis

BAGAIMANA MENYIKAPINYA ?

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 29

Modal utama berwirausaha bukanlah uang, melainkan keyakinan untuk tumbuh
dan menang
Bersahabatlah dengan ketidakpastian
Buka pikiran Anda, pelajari hal-hal baru
Be ready, persiapkan diri Anda dengan baik
Bangunlah network selagi muda, dan jagalah kepercayaan

Bagaimana Hubungan WIRAUSAHA dengan Keberuntungan
Hoki atau keberuntungan tak akan datang tiba-tiba. Seperti yang banyak
dipelajari dari praktek-praktek penerapan ilmu keberuntungan China
(fengshui), keberuntungan harus dipancing agar ia mau datang. Misalnya kasus
Dewi Fransesca
Demikianlah dalam kehidupan spiritual kita, Allah yang maha pengasih pun
mendengarkan doa manusia yang tulus, yang terus mengetuk-ngetuk pintunya
dan menunjukkan keseriusan dalam berusaha.
Dan keberuntungan hanya datang pada orang-orang yang siap, yang sejak
awal cocok menerimanya. Itulah yang disebut pintu oleh Maxwell atau
kecerdasan praktis oleh Gladwell, atau dedikasi suci.

FAKTOR X adalah kuncinya... Apa itu ?
Faktor X itu melekat ada diri Anda masing-masing dan baru menjadi faktor
X kalau ia berhasil menemukan pintunya maka temukan dan ketuklah pintu-
pintu itu.
Sikap Anda terhadap pintu itu akan tercermin pada apa yang Anda
dapatkan. Sikap itu adalah sebuah pilihan.

Pilihannya bermacam-macam:
Ada yang mendiamkan saja. Ia adalah orang yang percaya diri dengan
bakat-nya dan membiarkan pintu menemukan dirinya.
Mengirim sinyal positif. Ia mengetuk pintu itu dengan bahasa tubuhnya.
Apakah itu penampilannya yang menarik, suaranya yang khas, dan
sebagainya.
Mencari pintu, mengetuk pintu. Mereka sadar bahwa pintu tidak akan
terbuka kecuali mereka mendatangi dan mengetuk-ngetuknya. Jika tidak
terbuka, Anda harus pergi mencari pintu lainnya. Terus mencari dan
mengetuknya.

Dalam berwirausaha, seorang pemula dapat diibaratkan sebagai seseorang
yang mencari pintu.

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 30

Sukses yang dicapainya adalah sebuah keberhasilan menemukan pintu yang
sesuai dengan minat dan masa depannya.
Untuk menemukan pintu itu ia harus mengetuk-ngetuk dan menemukannya. Ia
melawan rasa nyaman sampai benar-benar mendapatkan jawaban yang
setimpal.

Faktor X adalah sesuatu yang harus kita cari dan kita miliki. Ia akan
menemani siapa saja yang ingin berubah, menjadi lebih baik.
Orang yang tidak ingin berubah juga memiliki faktor X, namun itu hanyalah
X Kecil yang berarti sebuah kenyamanan. Ia sudah nyaman dengan kondisi
sekarang dan tentu saja hidupnya tidak akan mengalami kemajuan.

Jadi WIRAUSAHAWAN :
Entrepreneur adalah orang yang merasa hidupnya kurang nyaman, terancam,
miskin atau kurang bermakna.
Entrepreneur berjuang mengejar kenyamanan baru. Ia bergerak, berjalan,
berpikir, mengetuk pintu, mengambil resiko, mencari produk, membuat,
membangun usaha, mendatangi pelanggan












JADI FAKTOR X ITU ADALAH :
Merupakan penentu keberhasilan
Merekat pada diri manusia
Tidak diperoleh dalam waktu sekejab
Namun ia dapat tumbuh dan berkembang menjadi X besar
Dapat berasal dari diri sendiri, namun juga dapat berasal dari luar diri
Sekali tumbuh ia dapat dipakai untuk usaha lainnya
Karena melekat pada diri Anda sendiri, maka ia harus dipelihara. Banyak
orang berusaha merampas X itu dengan merampas kuda-kuda tunggangan
Faktor X yang melekat dengan diri Anda itu adalah benda tak berwujud, namun dapat
dirasakan.
Awalnya ia tidak berada pada diri Anda, atau kecil sekali. Namun kalau Anda tekun ia
akan terus tumbuh karena ia hidup.
Dan karena ia hidup, ia pun dapat menjadi mati. Ia akan hidup kalau Anda menjaga
kepercayaan, menumbuhkan kreatifitas dan keahlian,
dan memberi banyak oksigen dari lingkungan yang bersih. Ia akan mati kalau Anda main-
main dengan kepercayaan, berperilaku arogan,
menentang pembaharuan, dan membiarkan terjadi penuaan.

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 31

yang dimiliki seseorang. Padahal X itu merupakan kombinasi dari berbagai
hal yang melekat pada seseorang.

APA YANG HARUS SAYA LAKUKAN ?
Kenalilah diri Anda sendiri dan mulailah menimbulkan X pada diri Anda.
Carilah pintu yang mampu membuat X Anda tumbuh. Datangi dan ketuklah
masing-masing pintu itu.
Pintu yang bagus adalah pintu yang di dalamnya terdapat ruang besar bagi
Anda untuk berkembang dan di dalamnya terdapat pintu-pintu lain yang dapat
Anda buka.
Waspadailah hidup yang nyaman, karena hidup yang demikian dapat
membuat hidupmu sulit. Berselancarlah pada gelombang-gelombang
ketidaknyamanan dengan berani menembus hal-hal baru yang sulit karena
Anda akan mendapatkan pembejaran-pembelajaran baru.
Pintu yang tepat adalah pintu yang membuat Anda merasa mampu untuk
tumbuh dan memberi ruang untuk berkembang.


Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 32

I I. . R RE EN NC CA AN NA A B BI IS SN NI IS S
Mengapa membuat rencana bisnis ?
Resiko bisnis
Kerumitan proses produksi dan
transaksi bisnis
Pembaca rencana bisnis
Langkah awal menjadi wirausaha
Alat bantu dalam mensistemasikan
logika bisnis

APA itu Rencana Bisnis ?
Business Plan DOKUMEN TERTULIS yang merinci seluk-beluk usaha/bisnis
Mencakup informasi STATUS SAAT INI, KEBUTUHAN MENDATANG, dan
HASIL YANG DIHARAPKAN dari usaha/bisnis baru tersebut

Seperti Apa RENcana Bisnis yang baik ?
Singkat dan padat
Terorganisir rapi dengan penampilan menarik
Rencana yang menjanjikan
Hindari melebih-lebihkan proyeksi
Kemukakan risiko-risiko bisnis yang signifikan
Tim terpercaya dan efektif
Fokus
Target pasar
Realistis
Spesifik

Hal yang mendasar ?
Awali dengan ide bisnis
Ide bisnis sebagai jawaban
Anda adalah orang yang tepat
Cara menghasilkan keuntungan
Siapa pembeli produk anda
Dana untuk memulai bisnis

Bagian Utama Rencana Bisnis adalah :
1. Ringkasan Eksekutif

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 33

2. Deskripsi Bisnis
3. Strategi Pemasaran
4. Analisis Persaingan
5. Rencana Desain dan Pengembangan
6. Rencana Operasi dan Manajemen
7. Analisis Rencana Keuangan

Dapat Dirinci Sebagai Berikut :
RINGKASAN EKSEKUTIF MEMUAT
Konsep bisnis
Misi perusahaan
Produk/jasa
Persaingan
Target dan ukuran pasar
Strategi pemasaran
Tim manajemen
Keuangan

GAMBARAN USAHA MEMUAT
Identitas perusahaan: nama, lokasi, badan hukum
Visi dan misi perusahaan
Gambaran sekilas tentang produk/jasa
Perkembangan sampai saat ini
Status hukum dan kepemilikan

STRATEGI PEMASARAN MEMUAT
Tren dan pertumbuhan industri
Gambaran pasar
Ukuran dan tren pasar
Peluang strategis
Target pasar
Karakteristik pasar

ANALISIS PERSAINGAN MEMUAT
Pesaing
Posisi dalam persaingan
Distribusi pangsa pasar
Kelebihan dibanding pesaing


Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 34

RENCANA DESAIN PENGEMBANGAN MEMUAT
Tujuan usaha jangka panjang
Strategi
Sasaran-sasaran dan jadwal pencapaian (milestones)
Evaluasi risiko
Exit Plan

RENCANA OPERASI MEMUAT
Fasilitas
Proses produksi
Pengendalian persediaan
Pasokan dan Distribusi
R&D/Pengembangan produk
Kontrol keuangan
Organisasi / Tim manajemen
Konsultan
Lain-lain

ANALISIS KEUANGAN MEMUAT
Proyeksi pendapatan
Proyeksi aliran kas
Neraca
Sumber modal & penggunaan
Asumsi yang digunakan
Analisis Break-Even, dan RC Ratio




Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 35

J J. . M ME EN NU UL LI IS S R RE EN NC CA AN NA A B BI IS SN NI IS S
Terdapat berbagai macam format penulisan REncana Bisnis, meskipun informasi
didalamnya mencakup hal hal serupa, komponen-komponen yang sebaiknya adalah :
1. Ringkasan Eksekutif
2. Konsep bisnis (industry, struktur bisnis, cara berbisnis)
3. Gambaran Pasar
4. Target Pasar
5. Pesaing dan Kondisi Persaingan
6. Organisasi dan Manajemen
7. Rencana Keuangan
8. Lampiran.

Ringkasan eksekutif memuat intisari dari Rencana bisnis yang disampikan secara
ringkas, jelas dan memberikan gambaran peluang binis. Informasi yang harus ada
meliputi :
a. Konsep binis yang akan dibangun
b. Misi Perusahaan
c. Produk / jasa
d. Pesaingan
e. Target dan ukuran pasra
f. Strategi Pemasaran
g. Tim Manajemen
Penting diketahui ringkasan eksekutif sering dijadikan alat bagi pra pembaca,
terutama investor untuk mengambil keputusan dan menilai apakah Rencana Bisnis kita
layak atau tidak. Maka pada bagian ini, harus terdapat data ringkas yang bekaitan
dengan keuangan yang diukur antara perbandingan Pendapatan dan biaya.
Komponen selanjutnya adalah Gambaran Perusahaan yang terdiri dari :
Indentitas perusahaan (Nama, Lokasi dan Status badan hokum)
Visi dan Misi Perusahaan
Gambaran sekilas tentang produk /jasa. Terdapat gambaran singkat tentang
produk yang dihasilkan, sebaik mungkin digambarkan dengan semenarik dan
realistis mungkin.

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 36

Perkembangan sampia saat ini. Pembaca akan mencoba mencari informasi
tentang apa yang telah kita lakukan atau pekembangan yang ada sampai
pada saat kita membuat rencana bisnis tersebut.
Status hukum dan kepemilikan.
Untuk bisa menganalisis apakah sebuah Rencana Bisnis layak atau tidak, tentu saja
data tentang bisnis yang direncanakan harus didukung dengan analisis mengenai
industry dimana bisnis kita berada, informasi yang harus ditampilkan meliputi :
Trend an pertumbuhan industry. Informasi ini penting karena pembaca akan
lebih tertarik membaca Rencana Bisnis yang kita buat jika mreka mendapatkan
informasi tentang tren bisnis yang akan kita jalankan dalam beberapa tahun
kedepan.
Gambaran Pasar. Menampilkan informasi umum tentang kondisi pasr dari
produk ataupun industry, kecenderungan dan perkembangan terakhir.
Ukuran, pertumbuhan dan tren pasar. Informasi ini menggambarkan seberapa
besar porsi yang ada dalam artian berapa jumlah uang yang beredar. Inormsi
ini penting agar kita bisa mendapatkan gambaran berapa bagian porsi yang
ingin kita ambil dari keseluruhan porsi yang ada.
Peluang untuk pemain baru inovatif.
Perubahan perilaku konsumen terkait dengan bisnis atau usaha yang akan
dijalankan.

Informasi selanjutnya yang harus ada di Rencana Bisnis adalah mengenai pesaing dan
bagaimana kondisi persaingan yang ada, Informasi yang ditampilkan adalah :
Pesaing. Pesaing dalam hal ini bisa berupa pesaing langsung dan pesaing
tidak langsung. Pesaing langsung adalah pesaing yang memiliki produk uang
bentuknya sama dengan prudk kita, sedangkan pesaing tidak langsung adlah
pesaing yangmemiliki produk yang bentuknya beda dengan kita , tapi fungsi
sama.
Potensi Persaingan.
Posisi dalam persaingan. Informasi ini penting agar kita bisa membuat asumsi
yang lebih nyata.
Gambaran selanjutnya adalah Calon Pelanggan yang berisi karakteristik dari calon
pelanggan, gaya hidup, kelas social dan aspek geo demografinya.

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 37

Informasi lain yang akan sering menjadi perhatian utama dan terutama oleh investor
(bank, perusahaan modal ventura, penanam modal perseorangan) adalah tim. Yang
mana tim ini menunjukkan apakah organisasi kita layak atau berkompentensi.
Personel di posisi kunci.
Pegawai / Tim kerja
Struktur organisasi dan gaya manajemen
Salah satu kelembahan lain yang dijumpai dari para pebisnis pemula adalah proyeksi
keuangan, seringkali asumsi yang dibuat berdasarkan kondisi nyata yang ada
dilapangan. Oleh karena itu, informasi dibawah ini akan membantu untuk lebih
menyakinkan apakah Rencana Bisnis kita layak atau tidak.
Biaya modal yang diperlukan
Proyeksi pendapatan/penjualan
Proyeksi aliran kas.
Kinerja keuangan yang ditargetkan.
Dalam pembuatan Rencana Bisnis yang baik, biasanya hanya berisi lampiran
lampiran berupa :
Kontrak. Pada bagian ini, kontrak kerja sama yang sudah dibuat, contohnya
denganpemasok, agen dan sebagainya, sebaiknya ditampilkan. Hal ini akan
lebih menyakinkan pembaca Rencana Bisnis.
Rekomendasi. Bagian ini jika ada akan sangat membantu untuk lebih
menyakinkan pihak yang membaca REncana bisnis kita bahwa kita maupun tim
yangkita buat mempunyai komptensi yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis
yang direncanakan.
Foto foto. Foto denah lokasi, persiapan persiapan, desain, logo, produk,
personel tim danfoto foto lain yang akan membantu menyakinkan pihka yang
membaca Rencana Binis kita.
Rincian keuangan. Semua perhitungan keuangan cukup dimasukkan di
lampiran
Resume. Dibagian ini untuk lebihmemberikan keyakinan yang memadai, data
pribadi dari semua anggota tim dilampirkan.

TIPS PENULISAN
Penampilan. Rencana Bisnis sebaiknya diketik/dicetak, bisa dijilid atau ring
(spiral) binding, minimalkan kesalahan ketik.

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 38

Panjang halaman biasanya antara 10-20 halaman, hindarkan lebih dari 40
halaman, kecualai untuk proyek proyek yang kompleks dan berisiko tinggi.
Halaman muka (cover) dan judul. Pada halaman muka harus dicantumkan
nama perusahaan, alamat, telelpon dan tanggal pembuatan Rencana Bisnis.
Ringkasan. Pada bagian ringkasan ini berisi 1-2 halaman berisi status bisnis,
produk / jasa, konsumen/pasar, proyeksi keuangan, target 3-7 tahun kedepan,
jumlah modal yang dibutuhkan, dan keuntungan bagi calon investor.
Daftar Isi. Untuk mempermudah pembaca Rencana Bisnis dalam mencari
informasi yang mereka perlukan, maka cantumkan seluruh bagian daftar isi
beserta nomor halamanya.








Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 39

K K. . P PE EN NU UT TU UP P. .
Dalam segala usaha apabila dilakukan dengan serius, berani memulai,
belajar sebelum mencoba, perencanaan yang matang serta menguasai
managemen budidaya dan marketing, keuntungan dari jerih payah akan tampak
indah dihadapan kita semua.


Semoga bermanfaat dan Berani mencoba.



BIOTECH AGRO INDONESIA


Pusat Studi & Laboratorium Bioteknologi
Pertanian Perikanan Peternakan- Bioenergi

Pelatihan Budidaya Ayam Cepat Program Agropreneurship UNITRI 2013 - 40

D DA AF FT TA AR R P PU US ST TA AK KA A

1. .Ari Suseno, Ilmu Makanan Ternak Umum ,Penerbit PT Gramedia Pustaka
Utama Jakarta ,tahun 1980.

2. .Ari Suseno, Memelihara dan beternak Unggas, Penerbit PT. Penebar Swadaya
jakarta, cetakan I tahun l990.

3. Bambang Cahyono,Ir, Sukses Beternak Unggas Pedaging, Penerbit PT. Pustaka
Mina Jakarta,Cetakan I, tahun 2010.

4. Budi Tri Akoso, Kesehatan Unggas, Penerbit Kanisius Yogyakarta cetakan ke II
tahun 2002.

5. Dian Zulkarnaen,Lebih sukses&untung beternak ayam Broiler, penerbit Dafa
Publishing surabaya, cetakan I,tahun 2013.

6. Harjuli Hatmono drh, Beternak Unggas Potong Sistem Tower, PT. Penebar
Swadaya Jakarta, Cetakan I, Tahun 2001

7. Kus Dwiyatmo B, Mengenal Produk produk hasil perkawinan Silang,Penerbit
PT. Citra Aji Parama Yogyakarta, cetakan I tahun 2008.

8. North,MO and D Bell Commercial Chicken Product Manual.4 th Ed.Van
Nostrand Reinhold,New York, 1990.

9. Tuhana Taufik, Ir dkk, Pedoman Praktis Kiat Merintis Usaha Bermodal Kecil,
Absolut Jogyakarta, Cetakan I Tahun 2005

10. Rasyaf,M , Panduan Beternak Ayam Pedaging,Penerbit Penebar
Swadaya,Depak tahun 2011.

11. Scoo.ML,etAL,Nutrition 0f The Chicken,ML Scott & Associates Publisehers :
Ithaca, 1976.