Anda di halaman 1dari 4

LIMBAH ORGANIK YANG BISA DI MANFAATKAN

Sampah organik adalah sebuah sampah basah yang berasal dari mahluk hidup. Contoh dari
bentuk sampah organik adalah daun, sampah ddapur, sampai dengan sampah hewan. Karena
sampah merupakan permasalahan klasik setiap wilayah mulai dari tingkat kampung sampai
dengan tingkat negara, maka tidak heran bila pemerintah menggalakkan aksi pemanfaatan
sampah untuk menhindari semakin peliknya permasalahan yang berhubungan dengan
sampah. Pemanfaatan sampah organik seerti di bawah ini bisa menjadi ide bagi kita dalam
mengelola sampah organik yang ada di sekitar kita.

PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK

DIBUAT MENJADI KOMPOS

Kompos daat dibuat dari sampah organik yang menganung karbon dan nitrogen seperti
sampah hijau, kotoran hewan, lumpur cair, dll. Proses pengomposan dimulai dengan
pemilihan jenis sampah, pengecilan ukuran, penyusunan tumpukan,pembalikan, penyiraman,
hingga proses penyimpanan. Sebaiknya seluruhtahapan dilakukan degan cara organik.


DIJADIKAN SEBAGAI PUPUK SEDERHANA

Ini berlaku untuk sampah organik hijau yang berupa daun - daunan. Caranya sangat mudah,
kita tinggal membuat lubang yang digunakan untuk membuang / menanam sampah organik
tersebut sehingga kita tidak perlu membaar sampah organik. Sampah yangditanam akan
menyediakan unsur hara dan membuat siklus ekosistem dalam tanah berjalan dengan normal

DIJADIKAN TAMBAHAN PAKAN TERNAK

Salah satu penelitian yang pernah dilakukan oleh sejumlah mahasiswa UNDIP - Semarang
yang berhasil membuat pakan ayam dan ikan dari limbah organik rumah tangga dengan cara
mencampur sisa sayuran, ikan dan ayam dengan dedak hasil penggilingan beras kemudian
diifermentasi dengan menggunakan mikroba Niitrogen Phosphate Recovery Consentred Feed
Product Developpment Organism (NOPCO) selama 5 hari sehingga menghasilkan pelet
pakan ternak


DIJADIKAN KERAJINAN TANGAN

Ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan sampah organik yang bisa menjadi sumber
penhahsilan bagi para ibu rumah tangga. Bahkanbila ditangani dengan serius bisa diekspor
keluar negeri dan mendatangkan devisa bagi negara. Beberapa contoh kerajinan tangan yang
bisa dibuat dengan menggunakan sampah organik adalah membuat kain dari serat tanaman,
membuat sandal dari daun pandan, membuat ornamen bunga dari kulit jagung, membuat tas
dari batok kelapa, dll

TINDAKAN DALAM PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK
Kita mulai bahasan kita mengenai sampah organik dan anorganik ini dimulai dari mengetahui
dulu apa itu sampah organik dan tergolong sampah yang gampang busuk. Seperti apa
contohnya? Contoh dari sampah ini seperti sisa makanan, dedaunan dan masih banyak lagi.
Sebenarnya sampah sejenis ini masih bisa kita manfaatkan lagi. Asalkan kita tahu kegunaan
dan cara mengolahnya. Jenis sampah organik bisah kita manfaatkan lagi menjadi pupuk
kompos. Karena sampah organik berasal mahluk hidup seperti hewan dan juga tumbuhan,
bahkan tidak menutup kemungkinan dari manusia itu sendiri.
Sampah organik basah. Yang dimaksud dengan sampah organik basah yaitu sampah yang
mempunyai kadar kandungan air didalamnya. Contohnya buah dan sayuran. Bagai mana cara
mengolah sampah organik dan anorganik kita bisa memulai mencoba mendaur ulang
sampah. Yaitu memanfaatkan sampah organik dijadikan alih fungsimenjadi barang lain.
Atau kita bisa mengubah sampah ini menjadi pupuk kompos.
DESKRIPSI JENIS BAHAN LIMBAH ORGANIK DAN ANORGANIK
Limbah organik adalah limbah yang dapat diuraikan secara sempurna oleh proses biologi
baik aerob atau anaerob.

Limbah organik mudah membusuk, seperti sisa makanan, sayuran, daun-daunan kering,
potongan-potongan kayu, dan sebagainya. Limbah organik terdiri atas bahan-bahan yang
besifat organik seperti dari kegiatan rumah tangga maupun kegiatan industri.

Limbah ini juga bisa dengan mudah diuraikan melalui proses yang alami. Limbah ini
mempunyai sifat kimia yang stabil sehingga zat tersebut akan mengendap kedalam tanah,
dasar sungai, danau, serta laut dan selanjutnya akan mempengaruhi organisme yang hidup
didalamnya.

Limbah organik dapat mengalami pelapukan (dekomposisi) dan terurai menjadi bahan
yang lebih kecil dan tidak berbau (sering disebut dengan kompos). Kompos merupakan hasil
pelapukan bahan-bahan organik seperti daun-daunan, jerami, alang-alang, sampah, rumput,
dan bahan lain yang sejenis yang proses pelapukannya dipercepat oleh bantuan manusia.

Sampah pasar khusus seperti pasar sayur mayur, pasar buah, atau pasar ikan, jenisnya
relatif seragam, sebagian besar (95%) berupa sampah organik sehingga lebih mudah
ditangani. Sampah yang berasal dari pemukiman umumnya sangat beragam, tetapi secara
umum minimal 75% terdiri dari sampah organik dan sisanya anorganik.
Limbah organic dibagi menjadi dua, yaitu:
Limbah organic basah : Limbah ini memiliki kandungan air yang cukup tinggi.
Contohnya kulit buah dan sisa sayuran.
Limbah organic kering : Limbah ini memiliki kandungan air yang relative sedikit.
Contohnya kayu, ranting pohon, dedaunan kering, dan lain lain.
LIMBAH ANORGANIK YANG BISA DI MANFAATKAN
1. Limbah plastik
Limbah plastik biasanya digunakan sebagai pembungkus barang. Plastik juga digunakan
sebagai perabotan rumah tangga seperti ember, piring, gelas, dan lain sebagainya.
Keunggulan barang-barang yang terbuat dari plastik yaitu tidak berkarat dan tahan lama.
Banyaknya pemanfaatan plastik berdampak pada banyaknya sampah plastik. Padahal untuk
hancur secara alami jika dikubur dalam tanah memerlukan waktu yang sangat lama. Cobalah
kalian kubur sampah plastik selama beberapa bulan, kemudian gali lagi penutup tanahnya
dapat dipastikan bahwa plastik tersebut akan tetap utuh. Karena itu, upaya yang dapat
dilakukan adalah memanfaatkan limbah plastik untuk didaur ulang menjadi barang yang
sama fungsinya dengan fungsi semula maupun digunakan untuk fungsi yang berbeda.
Misalnya ember plastik bekas dapat didaur ulang dan hasil daur ulangnya setelah dihancurkan
dapat berupa ember kembali atau dibuat produk lain seperti sendok plastik, tempat sampah,
atau pot bunga. Plastik dari bekas makanan ringan atau sabun deterjen dapat didaur ulang
menjdai kerajinan misalnya kantong, dompet, tas laptop, tas belanja, sandal, atau payung.
Botol bekas minuman bisa dimanfaatkan untuk membuat mainan anak-anak. Sedotan
minuman dapat dibuat bunga-bungaan, bingkai foto, taplak meja, hiasan dinding atau hiasan-
hiasan lainnya.

2. Limbah logam
Sampah atau limbah dari bahan logam seperti besi, kaleng, alumunium, timah, dan lain
sebagainya dapat dengan mudah ditemukan di lingkungan sekitar kita. Sampah dari bahan
kaleng biasanya yang paling banyak kita temukan dan yang paling mudah kita manfaatkan
menjadi barang lain yang bermanfaat. Sampah dari bahan kaleng dapat dijadikan berbagai
jenis barang kerajinan yang bermanfaat. Berbagai produk yang dapat dihasilkan dari limbah
kaleng di antaranya tempat sampah, vas bunga, gantungan kunci, celengan, gift box, dan lain-
lain.

3. Limbah Gelas atau Kaca
Limbah gelas atau kaca yang sudah pecah dapat didaur ulang menjadi barang-barang sama
seperti barang semula atau menjadi barang lainseperti botol yang baru, vas bunga, cindera
mata, atau hiasan-hiasan lainnya yang mempunyai nilai artistik dan ekonomis.

4. Limbah kertas
Sampah kertas kelihatannya memang mudah hancur dan tidak berbahaya seperti sampah
plastik. Namun walau bagaimanapun yang namanya sampah pasti menimbulkan masalah jika
berserakan begitu saja. Sampah dari kertas dapat didaur ulang baik secara langsung ataupun
tak langsung. Secara langsung artinya kertas tersebut langsung dibuat kerajinan atau barang
yang berguna lainnya. Sedangkan secara tak langsung artinya kertas tersebut dapat dilebur
terlebih dahulu menjadi kertas bubur, kemudian dibuat berbagai kerajinan.
Hasil daur ulang kertas banyak sekali ragamnya seperti kotak hiasan, sampul buku, bingkai
photo, tempat pinsil, dan lain sebagainya.

PERASAAN SEBAGAI PENGOLAH LIMBAH UNTUK MELESTARIKAN
LINGKUNGAN BAGI DIRINYA DAN MASYARAKAT
Pembuangan limbah telah menjadi sebuah industri dan lebih dari sekedar menghilangkan
sampah. Sampah organik dipisahkan dari sampah non-daur ulang dan anorganik. Hal ini
memungkinkan kota-kota untuk memanfaatkan sampah organik menjadi kompos untuk area
publik, bahkan ada sebagian kota yang menjual kompos tersebut. Barang ini dapat diproses
ulang dan didaur ulang dan akan digunakan untuk menghasilkan produk baru. Metode ini
telah membantu menurunkan konsumsi lebih lanjut dari sumber daya alam dan pada saat
yang bersamaan mengurangi kebutuhan utama untuk pembuangan limbah.
Selain manfaat dari pengolahan limbah bagi lingkungan, hal ini juga bermanfaat bagi
kesehatan juga. Di masa lali, pembakaran sampah di lahan terbuka atau di halaman belakang
adalah hal biasa. Tapi menurut badan kesehatan, ketika sampah dan plastik dibakar, mereka
menghasilkan partikel dengan senyawa padat dan tergantung di udara. Terkena hal ini terlalu
sering dapat meningkatkan resiko mengidap sakit jantung, gangguan pernapasan, dan asma.
Pembuangan sampah yang layak atau pengolahan limbah memidahkan limbah ke daerah
dimana mereka dapat ditinggalkan, dibakar, dan dibuang dalam cara yang aman.
Menghilangkan sampah dari area publik membantu mengurangi resiko kesehatan,
mengurangi penyebaran zat berbahaya, dan mengurangi infeksi dari hama.
Ada keuntungan lain dari pengolahan limbah yang baik yang kurang diketahui kebanyakan
orang dan dalam bentuk pemberosan energi. Pemborosan energi pada dasarnya adalah
merupakan turunan dari beberapa teknik pengolahan limbah. Walaupun pembakaran
menghasilkan karbon dioksida dalam jumlah besar sekaligus polusi lain, kemajuan teknologi
telah ada untuk menangkap energu yang dihasilkan dari pembakaran dan menggunakannya
sebagai pembangkit listrik. Hasil akhirnya adalah metode rumit dengan menggunakan
kembali benda-benda untuk mengurangi kebutuhan limbah di masa depan. Meskipun hal ini
dilakukan dalam skala kecil oleh pabrik-pabrik, ini merupakan langkah awal yang baik dan
merupakan keuntungan besar dari pengelohan dan pembuangan limbah. Oleh sebab itu
pemanfaatan Limbah Organik dan Anorganik sangat di anjurkan karena bisa membuat
lingkungan menjadi asri dan bermanfaat bagi diri dan masyarakat.