Anda di halaman 1dari 33

KELENJAR TIROID, HIPOTIROID

DAN HIPERTIROID
Anatomi Tiroid

Dibawah leher, terdiri 2 lobus dihub
dg Istmus di cincin trakea 2-
3mengikuti gerakan menelan

VaskularisasiA tiroidea superior dan
inferior

N laryngeus rekuren berjalan
sepanjang trakea dibelakang tiroid
Lanjutan:
2 psg Kelenjar paratiroid,1 psg blkg
lobus superior 1 psg lobus medius

Terdiri dari folikel 50-500nm
berkelompok 40 bh membentuk lobulus

Menghasilkan Tiroksin (sel folikuler)
dan Kalsitonin (sel Parafolikuler)

HORMON TIROID
Fx : mengkatalisasi reaksi oksidasi dan kec
metabolisme sel tubuh
Dihasilkan oleh kelenjar tiroid
Sintesa tergantung intake iodium dan
receptor tyrosin pada tiroglobulin
Plasma dalam bentuk T3 dan T4
Terikat dalam Thyroxin binding globulin,
thyroxin binding prealbumin, albumin
Hormon aktif : Free T4 dan Free T3
HORMON TIROID
Sekresi T4 dan T3 oleh kelenjar tiroid
Hipotalamus Tyrotropin releasing
hormon (TRH) merangsang hipofisis
(TSH)Thyroid stimulating hormon
T4 dan T3
Kontrol feedback dilakukan oleh
- Hormon thyroid (T3 & T4) terhadap kel
thyroid, pituitary anterior, & hipothalamus
- TSH terhadap hipotalamus
Test laboratorium
Pemeriksaan faal kelenjar tiroid
Kadar hormon
T4 = kadar hormon tiroksin total serum
T3 = kadar hormon triiodothyronine total
serum
rT3 = kadar reverse triiodothyronine serum
TSH = kadar Thyroid Stimulating hormon
serum

Lanjutan:
Protein pengangkut
TBG = thyroxine binding globulin
TBPA = thyroxine binding prealbumin
T3U = T3 resin uptake
TBI = thyroxine binding Index

Test laboratorium
Hormon bebas
FT4 = free T4
FT3 = free T3
FT4I/FTI = free thyroxine index (T4 xT3U)
FT3I = free triiodothyronine index
(T3 x T3U)

Test laboratorium
Kadar T4 & T3 total diukur dg cara
radioimmunoassay: T4 serum dilepas dari
ikatannya + T4 radioaktif dan anti -T4
kompolek antigen antibodi
Kadar FT4 & FT3 diukur tanpa melepas
protein pengikatnya.
T3U menilai TBG yang belum terisi T4
Pe TBG menyebabkan pe T4 dan pe T3U
sedangkan FT4I tetap dlm bts N

Perubahan kadar TBG
Peningkatan
Pengobatan estrogen, perfenazin,
Kehamilan, Bayi baru lahir, Hepatitis
infeksiosa, Peningkatan sintesis herediter
Penurunan
Pengobatan steroid anabolik dan androgen,
Sakit berat atau pembedahan, Sindroma
nefrotik, Defisiensi kongenital
Penggantian ikatan hormon pada protein
Pengobatan salisilat dan difenil hidantoin

Hasil test faal tiroid
Keadaan klinik T4 T3 T3U FT4I/FT4
Normal
Hipertiroidisme
Hipotiroidisme
Pe TBG
Pe TBG
Hormon pd TBG
N
T
R
T
R
R
N
T
R
T
R
R
N
T
R
R
T
T
N
T
R
N
N
N
T= Tinggi, N=Normal, R=Rendah
Gangguan Faal kel Tiroid
Hipotiroidisme
- Hipotiroidisme primer
- Hipotiroidisme sekunder

Hipertiroidisme

Pengaruh penyakit bukan tiroid
terhadap hasil test
Hipotiroidisme : Efek hormon tiroid ke
jaringan kurang

1.Primer* Kerusakan pada kelenjar
tiroid
2.Sentral/Skunder Kerusakan
Hipothalamus atau Hipofise
3.Sebab Lain Def Yodium, kelebihan
Yodium, Resistensi perifer dan
farmakologi
HIPOTIROIDISME
Lanjutan:
Hipotiroidisme klinis :
1. Klinis TSH tinggi, fT4 rendah
2. Subkinis TSH tinggi, fT4 normal
Hipotiroidisme
Hipotiroidisme primer
Kel tiroid tidak mampu hasilkan hormon
Bawaan atau didapat
Bawaan : kel tiroid or mampu sintesa
Didapat spti tiroiditis kronik, th/ dg iodium
radioaktif atau bedah
Penurunan T3 & T4, peningkatan TSH
Gangguan pertumbuhan dan
keterbelakangan

Hipotiroidisme
Hipotiroidisme sekunder
Gangguan pada hipofisis atau
hipotalamus
Kadar T4 dan T3 yang rendah dan TSH
dlm bts N atau sedikit meningkat
Untuk mengetahui dilakukan test TRH
menguji apakah hipofisis mampu
menghasilkan TSH
Keluhan % Keluhan %
Capek
Intoleransi dingin
Kulit kering
Lamban
Muka bengkak
Alis lateral rontok
Rambut rapuh
Bicara lamban
BB naik
Mudah lupa
Dispneu
Suara serak
Otot lembek
Depresi
99
92
88
88
88
81
76
74
68
68
64
64
61
60
Obstipasi
Edema ekstremitas
Kesemutan
Rambut rontok
Pendengaran krg
Anorexia
Nervositas
Kuku mudah patah
Nyeri otot
Menorhagia
Nyeri sendi
Angina pectoris
Dismenorea
Eksoftalmus
58
56
56
49
45
43
43
41
36
33
29
21
18
11
Keluhan Hipotiroidisme
Tanda Klinik % Tanda klinik %
Kulit kering
Gerak Lamban
Edema wajah
Kulit dingin
Alis lateral rontok
Rambut rapuh
Fase relaksasi
Achiles
menurun
Bicara lamban
Lidah tebal
88
88
88
82
81
76
76

7
Suara serak
Kulit pucat
Otot lembek
Obesitas
Edema perifer
Eksoftalmus
Bradikardi
Suhu rendah
64
63
61
59
56
11
?
?
Tanda Klinik Hipotiroidisme
Diagnosis
Hipotiroid - Klinis/Subklinis
- Primer/Sentral
- Etiologi (H Primer>>)

Index Wayne
Index Billewicz
Skore -30 : Bukan Hipotiroidisme
-29 -24 : Borderline
> 25 : Hipotiroidisme
Pengobatan Hipotiroid

Dosis awal rendah dinaikan dosis
Terapi Substitusi TSH sbg indikator
adekuasi obat
Tujuan :1. Meringankan gejala
2. Menormalkan metabolisme
3. Menormalkan TSH
4. Menormalkan T3 dan T4
5. Menghindarkan
komplikasi/resiko
Lanjutan:
L-Tiroksin(T4) rerata 100-125 mg/hari
L-Triiodotironin (T3) half life pendek
Hipotiroid subklinis dosis kecil 25
mg/hr hrs hati-hati krn fibrilasi/gagal
jantung


Hipertiroidisme
Sering dijumpai diklinik
Disebabkan beracam penyakit : diffuse
toxic goiter, toxic multinodular goiter,
solitary toxic nodule dan tiroiditis
Kadar T4 dan FT4 meningkat
Dapat juga dijumpai T4 dan FT4 yang
normal, tetapi T3 meningkat
(Toksikosis T3) pasca th/ yodium
radioaktif atau bedah
Istilah (keluar ujian)

Tirotoksikosis adl manifestasi klinis kelebihan
hormon tiroid yg beredar dl sirkulasi

Hipertiroidisme adl tirotoksikosis akibat
kelenjar tiroid yg hiperaktif



Lanjutan:
PENYEBAB HYPERTHYROIDISM :
- Graves Disease
- Pertumbuhan bukan kanker dari kelenjar
pituitari atau kelenjar thiroid
- Tumor ovarium atau testis
- Radang/pembengkakan thyroid yang
berkaitan
dgn infeksi/peradangan krn virus / penyebab
lain
- Proses pencernaan hormon thyroid yg
berlebihan
- Proses pencernaan iodium yg berlebihan
Penyebab
Tirotoksikosis
Hipertiroidisme Primer Tirotoksikosis tanpa
Hipertiroidisme
Hipertiroidisme
sekunder
Graves disease
Gondok multinodula
toksis
Adenoma toksik
Obat:iodium lebih
Karsinoma tiroid
Struma ovarii
Mutasi TSH-r
Hormon tiroid b-lebih
Tiroiditis subakut
Destruksi kelenjar
(Amiodaron)
I-131,radiasi,
Adenoma,infark
TSH secreting tumor
Tirotoksikosis
gestasi
Resistensi hormon
tiroid
Penyebab Tirotoksikosis
Hipotiroid Hipertiroid
Fatique
Weight gain
Cold intolerance
Depresi/gangguan memori
Menstural irregularities
(menorrhagia), infertility

Weakness, muscle cramps,
joint pains

Constipation
Hoarseness
Fatique
Weight gain
Heat inrolerance
Depresi/nervuosnes/
iritability/anxiety
Menstural irregularities
(oligomenorrhea
Weakness, tremor
,palpitation,exertional
dyspneu
Hyperdefacation
Anterior neck pain
Clinical Finding
Diagnosis

1. Anamnesis & pemeriksaan klinis
(indeks Wayne)
2. Pemeriksaan penunjang
- T3,T4,fT3,fT4 dan TSH
- Uji tangkap I131
- Ekskresi jodium urin
- FNAB
- Antibodi antitiroid (ATPO-Ab,ATg-Ab)
- X-ray scan mendeteksi adanya tumor
- CAT scan - mendeteksi adanya tumor
- MRI scan - mendeteksi adanya tumor
Pengaruh penyakit bukan tiroid
pada hasil test
Penyakit akut atau kronik
Perubahan deidonisasi T4
Pembentukan T3 berkurang sedangkan
pembentukan rT3 meningkat
Penurunan T3, FT3I dan TBG
FT4 agak meningkat pad peny akut
menurun pada peny kronik
Kadar TSH agak rendah
Penggunaan pemeriksaan
laboratorium
T4 T3
FT4I (FT4)


R agak R normal agak T T


TSH
T3
T N N T


Hipotiroid eutiroid Hipertiroid
Penggunaan pemeriksaan
laboratorium
TSH (sensitif)
Rendah Normal Tinggi
FT4 FT4
T N N R

FT3
T N


Hipertiroid eutiroid Hipotiroid
klinis subklinis subklinis klinis
Pengobatan

1. Tirostatika
- Tiomidazol
(Karbimazol,Metimazol,Tiamazol)
- Tiourasil (PTU)
2. Tiroidektomi
Dlm kondisi eutiroid
3. Yodium radioaktif (RAI)
- Dlm kondisi eutiroid
- Kontraindikasi graviditas
- Usia muda tdk masalah