Anda di halaman 1dari 8

Fika Amalia

XI IPA 2
Cuci darah atau Hemodialisis adalah suatu
proses penyaringan darah yang dilakukan oleh mesin.
Kapan dan kenapa harus dilakukan ?

Cuci darah biasanya dilakukan pada penderita
yang mengalami gagal ginjal. Jadi proses Cuci darah
itu dilakukan untuk menggantikan fungsi ginjal yang
sudah rusak.

Fungsi ginjal yang utama adalah menyaring darah
kotor atau darah yang sudah tercampur oleh sisa
metabolisme tubuh. Hasil dari saringan tadi dikeluarkan
melalui urine atau air seni.

Sedangkan darah yang sudah bersih setelah disaring
tadi dikembalikan ke tubuh. Bila ginjal tadi rusak, otomatis
sisa metabolisme dan air tidak dapat dikeluarkan dari
tubuh dan bila mencapai kadar tertentu sisa metabolisme
itu dapat meracuni tubuh sampai mengakibatkan
kerusakan jaringan yang akhirnya dapat menimbulkan
kematian.

Jadi kalau sudah mengalami gagal ginjal atau ginjalnya
rusak diperlukan proses Cuci darah tadi.

Pada cuci darah ini fungsi ginjal digantikan oleh
mesin, darah yang berasal dari pembuluh darah
dimasukkan ke dalam selang kecil yang terhubung
dengan mesin tadi atau disebut Dializer.

Didalam Dializer ini darah akan mengalami
penyaringan yang dilakukan oleh membran, sampah
hasil saringan ini akan dicampur dengan larutan yang
disebut dialisat, dan dibuang untuk selanjutnya
diganti dengan cairan dialisat yang baru.


Kemudian darah yang sudah disaring dan bersih
dimasukkan ke dalam tubuh kembali. Meskipun
proses ini mempunyai fungsi seperti ginjal tetapi
hanya bisa menggantikan fungsi ginjal normal sebesar
10 % saja.
Untuk gagal ginjal akut, biasanya dilakukan cuci
darah sambil menunggu perbaikan fungsi ginjalnya,
sedangkan untuk gagal ginjal kronik, harus dilakukan
terus menerus, biasanya 3 kali seminggu dan setiap
kali proses berlangsung sekitar 3-5 jam.

Yang harus dipikirkan adalah biayanya yang
cukup besar dan mempunyai efek samping yang cukup
banyak seperti tekanan darah rendah, pembekuan
darah, infeksi, sakit kepala, mual, muntah, anemia,
kram otot, dan detak jantung tidak teratur.



Pengobatan Alternatif lain bagi penderita gagal
ginjal kronik adalah melakukan cangkok ginjal apabila
tidak ingin melakukan cuci darah terus menerus,
tetapi proses pencangkokan ginjal ini sangat rumit
sekali dan yang pasti memakan biaya yang besar
sekali, karena itu sayangilah ginjal anda dan jagalah
selalu agar tetap sehat.



THANK YOU