Anda di halaman 1dari 18

LAPORAN PENDAHULUAN

GASTROINTESTINAL DEHIDRASI SEDANG ( DIARE )


A. PENGERTIAN
Diare adalah buang air besar tidak normal dan bentuk tinja yang cair
dengan frekuensi lebih banyak dari biasanya (Sugeng, 2010)
Diare adalah defekasi encer lebih dari 3x sehari dengan atau tana darah
dan lendir dalam tinja (!"# Su$andi, 200%)
Diare akut adalah diare yang a$alnya mendadak dan berlangsung singkat,
dalam beberaa jam samai & atau 1' hari ((asjoer,2000)
Diare kronik adalah diare yang berlangsung lebih dari tiga minggu)
((asjoer, 2000)
B. ETIOLOGI
*enyebab diare ada beberaa faktor, yaitu +
,erdasarkan tingkat kearahan diare+
1) Diare -kut
Diare akut biasanya disebabkan oleh .irus, roto/oa seerti #iardia
lambdia, 0ntamoeba hystolitica, ,akteri yaitu yang memroduksi
enterotoksin (S aureus, 1 efringens, 0 coli, 2 cholera, 1 Difficle) dan
yang menimbulkan inflamasi mukosa usus (Shingella, Salmonela s,
3ersinia),iskemia intestinal, inflamatory ,o$el Disease (acute on cronic),
colitis radiasi
2) Diare kronik
4mumnya diare kronik dikelomokkan menjadi % kategori athogenesis
terjadinya
a) Diare osmotic
b) Diare sekretorik
c) Diare karena gangguan motilitas usus
d) Diare inflamatorik
Selain itu diare kronik biasanya dikaitkan dengan satu atau lebih enyebab
berikut ini+
a) Sindrom malabsorsi
b) Defek anatomis
c) 5eaksi alergik
d) !ntoleransi laktosa
e) 5esons inflamasi
f) !munodefisiensi
g) #angguan motilitas
h) #angguan endokrin
i. *arasit
j) Diare nonsesifik kronis
,erdasarkan beberaa faktor yang memengaruhi diare disebabkan oleh
1) 6aktor infeksi
a) !nfeksi 0ksternal yaitu infefeksi saluran encernaan makanan yang
meruakan 7yebab utama diare +
1) !nfeksi bakteri + Shigella, Shalmonella, Vibrio kholera, Aeromonas
2) !nfeksi .irus + Enterovirus (.irus 0189, coksakie, Poliomyelitis
Adeno-virus, rotavirus)
3) !nfeksi arasit + cacing (Ascaris, Trichuris, Oxyuris ), jamur
(Candida Albicans, !roto"oa #Entamoeba histolitica, Tricomonas
hominis
b) !nfeksi arental ialah infeksi diluar alat encernaan makanan seerti
otitis media angkut (9(-), tonsilitis atau tonsilifaringitis,
bronkoneumonia, ansefalitis)
2) 6aktor malabsorbsi
a) (alabsorbsi karbohidrat + disakarida (intoleransi laktosa, maltosa, dan
sukrosa) monosakarida (intoleransi glukosa, fruktosa, dan galaktosa)
ada bayi dan anak yang aling terenting dan sering (intoleransi
laktosa)
b) (alabsorbsi lemak
c) (alabsorbsi rotein
3) 6aktor makanan + (akanan basi, beracun, terlamau banyak lemak,
sayuran dimasak kurang matang)
') 6aktor *sikologis + 5asa takut, cemas)
:) 6aktor redisosisi diare antara lain, usia yang masih kecil, malnutrisi,
enyakit kronis, enggunaan antibiotik, air yang terkontaminasi, sanitasi
atau higiene buruk, engolahan dan enyimanan makanan yang tidak
teat
C. PATOFISIOLOGI
(ekanisme yang menyebabkan diare yaitu +
1) #angguan 9smotik
-ibat terdaatnya makanan atau /at yang tidak daat disera akan
menyebabkan tekanan osmotik dalam rongga usus meningkat sehingga
terjadi ergeseran air dan elektrolit kedalam rongga usus) !si rongga usus
yang berlebihan akan merangsang usus untuk mengeluarkannya sehingga
timbul diare)
2) #angguan sekresi
-kibat rangsangan tertentu (misalnya toksin) ada dinding usus yang akan
terjadi eningkatan sekresi, air dan elektrolit kedala usus selanjutnya
timbul diare karena terdaat eningkatan isi rongga usus)
3) #angguan motilitas usus
8iereristaltik akan mengakibatkan berkurangnya kesematan usus untuk
menyera makanan sehingga timbul diare) Sebaliknya jika eristaltik usus
menurun akan mengakibatkan bakteri timbul berlebihan selanjutnya
timbul diare)
Pathway
D. AKIBAT PENYAKIT DIARE
*enyakit diare daat mengakibatkan terjadinya dehidrasi) Dehidrasi adalah
suatu keadaan dimana tubuh kekurangan cairan yang daat berakibat
kematian)
Dehidrasi yaitu terlalu sedikit cairan diakibatkan terlalu sedikit
mendaatkan cairan atau kehilangan cairan terlalu banyak)
*ada enderita diare jika tidak segera ditangani maka daat terjadi
dehidrasi ringan, dehidrasi sedang dan kemudian dehidrasi berat) ;umlah
cairan yang diberikan harus sama dengan jumlah cairan yang hilang melalui
diare dan muntah (Prevesius $ater %osse & P$%) ditambah denganbanyaknya
cairan yang hilang melalui keringat, urine, dan ernafasan ('ormal $ater
%osset < '$% dan ditambah dengan banyaknya cairan yang hilang memalui
tinja dan muntah yang masih berlangsung (Concomitant $ater %osset &
C$%)) ;umlah ini tergantung ada derajat dehidrasi serta berat badan masing=
masing anak dan golongan umur)
*enilaian jumlah cairan
E. MANIFESTASI KLINIK
Diare akut karena infeksi daat disertai keadaan muntah=muntah dan>atau
demam, tenesmus, hematoche"ia, nyeri erut atau kejang erut ada kuadran
kanan ba$ah disertai kram dahn bunyi ada erut, akan hilang dalam $aktu
&2 jam dari onset)
Diare yang berlangsung beberaa $aktu tana enanggulangan medis
yang adekuat daat menyebabkan kematian karena kekurangan cairan di
badan yang mengakibatkan renjatan hio.olemik atau karena gangguan
biokimia$i berua asidosis metabolik yang lanjut) "arena kehilangan cairan
seseorang merasa haus, berat badan berkurang, mata menjadi cekung, lidah
kering, tulang ii menonjol, turgor kulit menurun serta suara menjadi serak)
"eluhan dan gejala ini disebabkan delesi air yang isotonik) "arena
kehilangan bikarbonas, erbandingan bikarbonas berkurang, yang
mengakibatkan enurunan 8 darah) *enurunan ini akan merangsang usat
ernaasan sehingga frek$ensi nafas lebih ceat dan lebih dalam (kussmaul))
5eaksi ini adalah usaha tubuh untuk mengeluarkan asam karbonas agar 8
daat naik kembali normal)
*ada keadaan asidosis metabolik yang tidak dikomensasi, bikarbonat
standard juga rendah, 192 normal dan base excess sangat negatif)
#angguan kardio.askular ada hio.olemik yang berat daat berua renjatan
dengan tanda=tanda denyut nadi yang ceat, tekanan darah menurun samai
tidak terukur) *asien mulai gelisah, muka ucat, ujung=ujung ekstremitas
dingin dan kadang sianosis) "arena kehilangan kalium ada diare akut juga
daat timbul aritmia jantung)
*enurunan tekanan darah akan menyebabkan erfusi ginjal menurun dan
akan timbul anuria) ,ila keadaan ini tidak segera diatasi akan timbul enyulit
berua nekrosis tubulus ginjal akut, yang berarti ada saat tersebut kita
menghadai gagal ginjal akut) ,ila keadaan asidosis metabolik menjadi lebih
berat, akan terjadi keincangan embagian darah dengan emusatan yang
lebih banyak dalam sirkulasi aru=aru) 9bser.asi ini enting karena daat
menyebabkan edema aru ada asien yang menerima rehidrasi cairan
intra.ena tana alkali)
F. PENGKAJIAN KEPERAWATAN
1) !dentitas
*erlu dierhatikan adalah usia) 0isode diare terjadi ada 2 tahun ertama
kehiduan) !nsiden aling tinggi adalah golongan umur %=11 bulan)
"ebanyakan kuman usus merangsang kekebalan terhada infeksi, hal ini
membantu menjelaskan enurunan insidence enyakit ada anak yang
lebih besar) *ada umur 2 tahun atau lebih imunitas aktif mulai terbentuk)
"ebanyakan kasus karena infeksi usus asimtomatik dan kuman enteric
menyebar terutama klien tidak menyadari adanya infeksi) Status ekonomi
juga berengaruh terutama dilihat dari ola makan dan era$atannya )
2. "eluhan 4tama
,-, lebih dari 3 x
3) 5i$ayat *enyakit Sekarang
,-, $arna kuning kehijauan, bercamour lendir dan darah atau lendir saja)
"onsistensi encer, frekuensi lebih dari 3 kali, $aktu engeluaran + 3=: hari
(diare akut), lebih dari & hari ( diare berkeanjangan), lebih dari 1' hari
(diare kronis))
') 5i$ayat *enyakit Dahulu
*ernah mengalami diare sebelumnya, emakian antibiotik atau
kortikosteroid jangka anjang (erubahan candida albicans dari sarofit
menjadi arasit), alergi makanan, !S*-, !S", 9(- camak)
:) 5i$ayat ?utrisi
*ada anak usia toddler makanan yang diberikan seerti ada orang
de$asa, orsi yang diberikan 3 kali setia hari dengan tambahan buah dan
susu) kekurangan gi/i ada anak usia toddler sangat rentan,) 1ara
engelolahan makanan yang baik, menjaga kebersihan dan sanitasi
makanan, kebiasan cuci tangan,
%) 5i$ayat "esehatan "eluarga
-da salah satu keluarga yang mengalami diare)
&) 5i$ayat "esehatan @ingkungan
*enyimanan makanan ada suhu kamar, kurang menjaga kebersihan,
lingkungan temat tinggal)
A) *emeriksaan 6isik
a) *engukuran anjang badan, berat badan menurun, lingkar lengan
mengecil, lingkar keala, lingkar abdomen membesar,
b) "eadaan umum + klien lemah, gelisah, re$el, lesu, kesadaran menurun)
c) "eala + ubun=ubun tak teraba cekung karena sudah menutu ada
anak umur 1 tahun lebih
d) (ata + cekung, kering, sangat cekung
e) Sistem encernaan + mukosa mulut kering, distensi abdomen,
eristaltic meningkat B 3: x>mnt, nafsu makan menurun, mual muntah,
minum normal atau tidak haus, minum laha dan kelihatan haus,
minum sedikit atau kelihatan bisa minum
f) Sistem *ernafasan + disnea, ernafasan ceat B '0 x>mnt karena
asidosis metabolic (kontraksi otot ernafasan)
g) Sistem kardio.askuler + nadi ceat B 120 x>mnt dan lemah, tensi
menurun ada diare sedang )
h) Sistem integumen + $arna kulit ucat, turgor menurun B 2 dt, suhu
meningkat B 3&
: 0
c, akral hangat, akral dingin ($asada syok),
caillary refill time memajang B 2 dt, kemerahan ada daerah erianal)
i) Sistem erkemihan + urin roduksi oliguria samai anuria (200='00 ml>
2' jam ), frekuensi berkurang dari sebelum sakit)
&) *engkajian (*ola 6ungsi "esehatan))
a) *ersesi "esehatan + asien tidak mengetahui enyebab enyakitnya,
higienitas asien sehari=sehari kurang baik)
b) ?utrisi metabolic + dia$ali dengan mual, muntah, anoreksia,
menyebabkan enurunan berat badan asien)
c) *ola eliminasi + akan mengalami erubahan yaitu ,-, lebih dari '
kali sehari,,-" sedikit atau jarang)
d) -kti.itas + akan terganggu karena kondisi tubuh yang lemah dan
adanya nyeri akibat distensi abdomen yakni dibantu oleh orang lain)
e) Cidur>istirahat + akan terganggu karena adanya distensi abdomen yang
akan menimbulkan rasa tidak nyaman)
f) "ognitif>ercetual + asien masih daat menerima informasi namun
kurang berkonsentrasi karena nyeri abdomen)
g) *ersesi diri>konse diri + asien mengalami gangguan konse diri
karena kebutuhan fisiologis nya terganggu sehingga aktualisasi diri
tidak tercaai ada fase sakit)
h) Seksual>reroduksi + mengalami enurunan libido akibat terfokus ada
enyakit)
i) *eran hubungan + asien memiliki hubungan yang baik dengan
keluarga dan eran asien ada kehiduan sehari=hari mengalami
gangguan)
j) (anajemen koing>stress + asien mengalami kecemasan yang
berangsur=angsur daat menjadi encetus stress) *asien memiliki
koing yang adekuat)
k) "eyakinan>nilai + asien memiliki keercayaan, asien jarang
sembahyang karena gejala enyakit)
G. PEMERIKSAAN PENUNJANG
1) @aboratorium +
a) feses kultur + ,akteri, .irus, arasit, candida
b) Serum elektrolit + 8io natremi, 8iernatremi, hiokalemi
c) -#D + asidosis metabolic ( *h menurun, 92 meningkat, c92
meningkat, 8193 menurun )
d) 6aal ginjal + 41 meningkat (##-)
2) 5adiologi + mungkin ditemukan bronchoemoni
3) 0"# + menilai delesi elektrolit (biasanya kalium)
H. T!a"#$T#%&a'a% P%a%(a%a%
*anduan engobatan diare akut daat dilaksanakan secara sederhana yaitu
dengan terai cairan dan elektrolit er=oral dan melanjutkan emberian
makanan, sedangkan terai non sesifik dengan anti diare tidak
direkomendasikan dan terai antibiotika hanya diberikan bila ada indikasi)
*emberian cairan dan elektrolit secara arenteral hanya untuk kasus dehidrasi
berat) Dalam garis besar engobatan diare daat dikategorikan ke dalam
beberaa jenis yaitu +
a) *engobatan 1airan
4ntuk menentukan jumlah cairan yang erlu diberikan keada enderita
diare, harus dierhatikan hal=hal sebagai berikut +
;umlah cairan + jumlah cairan yang harus diberikan sama dengan
1) jumlah cairan yang telah hilang melalui diare dan>muntah muntah
*D@ (Previous $ater %osses) ditambah dengan banyaknya cairan
yang hilang melalui keringat, urin dan ernafasan ?D@ ('ormal
$ater %osses))
2) 1airan yang hilang melalui tinja dan muntah yang masih terus
berlangsung 1D@ (Concomitant (ater losses)
-da 2 jenis cairan yaitu+
1) 1airan 5ehidrasi 9ral (159) + 1airan oralit yang dianjurkan oleh
D89=95S, tia 1 liter mengandung 9smolalitas 333 m9sm>@,
"arbohidrat 20 g>@, "alori A: cal>@) 0lektrolit yang dikandung
meliuti sodium E0 m0F>@, otassium 20 m0F>@, 1hloride A0
m0F>@, bikarbonat 30 m0F>@ (Diiro et)al), 200:)) -da beberaa
cairan rehidrasi oral+
a) 1airan rehidrasi oral yang mengandung ?a1l, "1@, ?a8193
dan glukosa, yang dikenal dengan nama oralit)
b) 1airan rehidrasi oral yang tidak mengandung komonen=
komonen di atas, misalnya+ larutan gula, air tajin, cairan=
cairan yang tersedia di rumah dan lain=lain, disebut 159 tidak
lengka)
2) 1airan 5ehidrasi *arenteral (15*) 1airan 5inger @aktat sebagai
cairan rehidrasi arenteral tunggal) Selama emberian cairan
arenteral ini, setia jam erlu dilakukan e.aluasi+
a) ;umlah cairan yang keluar bersama tinja dan muntah
b) *erubahan tanda=tanda dehidrasi (Suharyono, dkk), 1EE' dalam
Dicaksana, 2011))
b) -ntibiotik
*emberian antibotik secara emiris jarang diindikasikan ada diare akut
infeksi, karena '0G kasus diare infeksi sembuh kurang dari 3 hari tana
emberian anti biotik) *emberian antibiotik di indikasikan ada + *asien
dengan gejala dan tanda diare infeksi seerti demam, feses berdarah,,
leukosit ada feses, mengurangi ekskresi dan kontaminasi lingkungan,
ersisten atau enyelamatan ji$a ada diare infeksi, diare ada elancong,
dan asien immunocom!romised) 1ontoh antibiotic untuk diare
1irofloksasin :00mg oral (2x sehari, 3 H : hari), Cetrasiklin :00 mg (oral
'x sehari, 3 hari), Doksisiklin 300mg (9ral, dosis tunggal), 1irofloksacin
:00mg, (etronida/ole 2:0=:00 mg ('xsehari, &=1' hari, &=1' hari oral
atau!2))
c) 9bat anti diare
1) "elomok antisekresi selektif
Cersedianya secara luas racecadotri lyang bermanfaat sekali sebagai
enghambat en/im enke!halinase sehingga enkehalin daat bekerja
kembali secara normal) *erbaikan fungsi akan menormalkan sekresi
dari elektrolit sehingga keseimbangan cairan daat dikembalikan
secara normal)
2) "elomok oiat
Dalam kelomok ini tergolong kodein fosfat, loeramid 81l serta
kombinasi difenoksilat dan atroin sulfat (lomotil)) *enggunaan kodein
adalah 1:=%0mg 3x sehari, loeramid 2 H ' mg> 3 H 'x sehari dan
lomotil :mg 3 H ' x sehari) 0fek kelomok obat tersebut meliuti
enghambatan roulsi, eningkatan absorbsi cairan sehingga daat
memerbaiki konsistensi feses dan mengurangi frek$ensi diare) ,ila
diberikan dengan cara yang benar obat ini cuku aman dan daat
mengurangi frek$ensi defekasi samai A0G) ,ila diare akut dengan
gejala demam dan sindrom disentri obat ini tidak dianjurkan)
3) "elomok absorbent
-rang aktif, attaulgit aktif, bismut subsalisilat, ektin, kaolin, atau
smektit diberikan atas dasar argumentasi bah$a /at ini daat menyea
bahan infeksius atau toksin=toksin) (elalui efek tersebut maka sel
mukosa usus terhindar kontak langsung dengan /at=/at yang daat
merangsang sekresi elektrolit)
') Iat 8idrofilik
0kstrak tumbuh=tumbuhan yang berasal dari Plantago oveta, Psyllium,
*araya #Strerculia, +s!raghulla, Co!tidis dan Catechu daat
membentuk kolloid dengan cairan dalam lumen usus dan akan
mengurangi frek$ensi dan konsistensi feses tetai tidak daat
mengurangi kehilangan cairan dan elektrolit) *emakaiannya adalah :=
10 cc> 2x sehari dilarutkan dalam air atau diberikan dalam bentuk
kasul atau tablet)
:) *robiotik
"elomok robiotik yang terdiri dari %actobacillus dan
,i-idobacteria atau Saccharomyces boulardii, bila mengalami
eningkatan jumlahnya di saluran cerna akan memiliki efek yang
ositif karena berkometisi untuk nutrisi dan resetor saluran cerna)
Syarat enggunaan dan keberhasilan mengurangi > menghilangkan
diare harus diberikan dalam jumlah yang adekuat)
I. DIAGNOSA KEPERAWATAN YANG MUNGKIN TIMBUL
1) "etidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan
dengan faktor biologis diare
2) Defisit .olume cairan berhubungan dengan kehilangan cairan aktif
3) 5esiko gangguan integritas kulit berhubungan dengan eningkatan
frekuensi diare)
') ?yeri akut berhubungan dengan agen cedera kimia
:) Defisiensi *engetahuan berhubungan dengan tidak familier dengan
informasi, kurang ajanan)
J. INTER)ENSI KEPERAWATAN
1) "etidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan
dengan faktor biologis diare
Cujuan + menunjukkan status gi/i seimbang
"riteria hasil +
a) ?afsu makan meningkat
b) ,, meningkat atau normal sesuai umur
!nter.ensi +
1) Diskusikan dan jelaskan tentang embatasan diet (makanan berserat
tinggi, berlemak dan air terlalu anas atau dingin)
2) 1itakan lingkungan yang bersih, jauh dari bau yang tak seda atau
samah, sajikan makanan dalam keadaan hangat
3) ,erikan jam istirahat (tidur) serta kurangi kegiatan yang berlebihan
') *antau intake dan outut
:) Cimbang berat badan setia hari
"olaborasi +
%) *emeriksaan laboratorium serum elektrolit (?a, ",1a, ,4?)
&) 9bat=obatan + (.itamin)
A) Diskusikan dengan ahli gi/i
2) Defisit .olume cairan berhubungan dengan kehilangan cairan aktif
Cujuan + intake dan outut seimbang
"riteria hasil +
a) (emertahankan urine outut sesuai dengan usia dan ,,, ,; urine
normal,
b) Cekanan darah, nadi, suhu tubuh dalam batas normal
c) Cidak ada tanda tanda dehidrasi, 0lastisitas turgor kulit baik, membran
mukosa lembab, tidak ada rasa haus yang berlebihan
d) 9rientasi terhada $aktu dan temat baik
e) ;umlah dan irama ernaasan dalam batas normal
f) 0lektrolit, 8b, 8t dalam batas normal
g) 8 urin dalam batas normal
h) !ntake oral dan intra.ena adekuat
!nter.ensi +
1) *ertahankan catatan intake dan outut yang akurat
2) (onitor status hidrasi ( kelembaban membran mukosa, nadi adekuat,
tekanan darah ortostatik ), jika dierlukan
3) (onitor hasil lab yang sesuai dengan retensi cairan (,4? , 8mt ,
osmolalitas urin, albumin, total rotein )
') (onitor .ital sign
:) "olaborasi emberian cairan !2
%) (onitor status nutrisi
&) ,erikan cairan oral
A) ,erikan enggantian nasogatrik sesuai outut (:0 H 100cc>jam)
E) Dorong keluarga untuk membantu asien makan
10) "olaborasi dokter jika tanda cairan berlebih muncul meburuk
11) *asang kateter jika erlu
12) (onitor intake dan urin outut setia A jam
3) 5esiko gangguan integritas kulit berhubungan dengan eningkatan
frekuensi diare)
Cujuan +
= !ntake seimbang
= Cidak terjadi infeksi
"riteria 8asil +
1) !ntegritas kulit yang baik bisa diertahankan
2) (elaorkan adanya gangguan sensasi atau nyeri ada daerah kulit
yang mengalami gangguan
3) (enunjukkan emahaman dalam roses erbaikan kulit dan mencegah
terjadinya sedera berulang
') (amu melindungi kulit dan memertahankan kelembaban kulit dan
era$atan alami
:) Status nutrisi adekuat
%) Sensasi dan $arna kulit normal
') ?yeri akut berhubungan dengan agen cedera kimia
Cujuan +
= ?yeri daat terkontrol
= Skala nyeri berkurang
"riteria 8asil +
a) (amu mengontrol nyeri (tahu enyebab nyeri, mamu menggunakan
tehnik nonfarmakologi untuk mengurangi nyeri, mencari bantuan)
b) (elaorkan bah$a nyeri berkurang dengan menggunakan manajemen
nyeri
c) (amu mengenali nyeri (skala, intensitas, frekuensi dan tanda nyeri)
d) (enyatakan rasa nyaman setelah nyeri berkurang
e) Canda .ital dalam rentang normal
f) Cidak mengalami gangguan tidur
!nter.ensi +
1) @akukan engkajian nyeri secara komrehensif termasuk lokasi,
karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas dan faktor resiitasi
2) 9bser.asi reaksi non.erbal dari ketidaknyamanan
3) ,antu asien dan keluarga untuk mencari dan menemukan dukungan
') "ontrol lingkungan yang daat memengaruhi nyeri seerti suhu
ruangan, encahayaan dan kebisingan
:) "urangi faktor resiitasi nyeri
%) "aji tie dan sumber nyeri untuk menentukan inter.ensi
&) -jarkan tentang teknik non farmakologi+ naas dala, relaksasi,
distraksi, komres hangat> dingin
A) ,erikan analgetik untuk mengurangi nyeri+ JJ)))
E) Cingkatkan istirahat
10) ,erikan informasi tentang nyeri seerti enyebab nyeri, beraa lama
nyeri akan berkurang dan antisiasi ketidaknyamanan dari rosedur
11) (onitor .ital sign sebelum dan sesudah emberian analgesik ertama
kali
:) Defisiensi *engetahuan berhubungan dengan kurangnya emahaman
terhada sumber=sumber informasi
Cujuan + memahami informasi terkait enyakit
"riteria 8asil +
a. (enjelaskan tentang definisi enyakit
b. (enyebutkan 2 dari ' tanda dan gejala enyakit
c. (enjelaskan aa yang daat menyebabkan enyakit
d) (enjelaskan tentang enanganan>rosedur enyakit
!nter.ensi +
1) ,ina hubungan saling ercaya
2) 1ek keakuratan uman balik untuk memastikan bah$a asien
memahami enangannnya yang dianjurkan dan informasi yang rele.an
lainnya)
3. @akukan enilaian tingkat engetahuan asien dan ahami isinya
(engetahuan tentang hernia dan rosedur atau enanganan yang
dianjurkan untuk enyakit hernia))
Sediakan $aktu bagi asien untuk menanyakan bebraa ertanyaan
dan mendiskusikan ermasalahannya)
DAFTAR PUSTAKA
Dochterman, ,ulecheck) 200') 'ursing +ntervention Classi-ication) 4nited States
of -merica + (osby)
#uyton K 8all) 200%) ,uku A.ar /isiologi *edokteran #ter.emahan) ;akarta+0#1
(asjoer, -rif) *a!ita Selekta *edokteran) ;akarta + (edia -culaius
(oorhead S, ;ohnson (, (aas (, S$anson, 0) 200%) 'ursing Outcomes
Classi-ication) 4nited States of -merica + (osby
?orth -merican ?ursing Diagnosis -ssociation (?-?D-)) 2012=
201') 0iagnosis *e!era(atan 1223-1244) ;akarta + 0#1)
Smelt/er) 2002) ,uku A.ar *e!era(atan 5edikal ,edah Edisi 6 Volume 1) ;akarta
+ 0#1)