Anda di halaman 1dari 3

Resensi Buku Filsafat Ilmu: Sebuah Pengantar Populer

Judul Buku : Filsafat Ilmu,Sebuah


Pengantar Populer
Pengarang : Jujun S. Suriasumantri
Jumlah Halaman : 384 Halaman
Penerbit : Pustaka Sinar Harapan
Tahun terbit : 2007
Cetakan ke- : 20
ISBN : 978-979-416-899-8

Saat Anda membaca buku ini, Anda akan
dibawa menuju dunia keilmuan yang sangat
luas. Anda akan mengetahui perbedaan
mendasar antara ilmu dan pengetahuan,
antarascience dan knowledge. Penulis
menjelaskan secara rinci terkait filosofis ilmu,
keterkaitan ilmu dengan moral, dan juga terkait penulisan ilmiah. Penulis menjelaskan
dengan bahasa yang mudah dicerna, juga dipadu dengan gambar dan juga
beberapa jokes yang membuat pembaca tertawa kecil. Membaca buku ini, Anda akan
mengetahui posisi disiplin ilmu Anda dengan keuniversalan ilmu yang berada di alam
jagad ini.

Buku ini terdiri dari sepuluh bab dengan dimulai dengan Kata pengantar dari
Andi Hakim Nasution. Bab pertama menceritakan tentang ilmu dan filsafat. Bab
kedua terkait dengan dasar-dasar pengetahuan meliputi penalaran, logika, sumber
pengetahuan, dan kriteria kebenaran. Bab ketiga terkait dengan Ontologi meliputi ;
metafisika, asumsi, peluang, beberapa asumsi dalam ilmu, dan batas-batas
penjelajahan ilmu. Bab keempat menceritakan tentang epistemologi meliputi jarum
sejarah pengetahuan, pengetahuan, metode ilmiah, dan struktur pengetahuan ilmiah.
Bab kelima menceritakan tentang sarana berfikir ilmiah yang meliputi sarana berfikir
ilmiah, bahasa, matematika, dan statistika. Bab keenam menceritakan tentang
aksiologi yaitu nilai kegunaan ilmu meliputi ilmu dan moral, tanggung jawab sosial
ilmuwan, nuklir dan pilihan moral, dan revolusi genetika. Bab ketujuh meceritakan
tentang ilmu dan kebudayaan yang meliputi manusia dan kebudayaan, ilmu dan
pengembangan kebudayaan nasional, dan dua pola kebudayaan.


Bab kedelapan menceritakan tentang ilmu dan bahasa yang meliputi terminologi
ilmu, ilmu pengetahuan, atau sains ?, quo vadis ?, dan politik bahasa nasional. Bab
kesembilan menjelaskan tentang penelitian dan penulisan ilmiah yang meliputi
struktur penelitian dan penulisan ilmiah, teknik penulisan ilmiah, dan teknik notasi
ilmiah. Bab kesepuluh adalah penutup yang menceritakan tentang hakikat dan
kegunaan ilmu.Pemaparan buku ini relatif menarik dan mudah dicerna oleh orang
awam seperti saya, terlebih ada ilustrasi dan studi kasus pada tiap bab pembahasannya.
Seperti halnya pemaparan tentang metafisika yang menjelaskan alasan dibalik
berkembangnya mitologi dalam masyarakat. Juga pada sub-bab tentang pengetahuan
dipaparkan mengapa suatu bangsa bisa tergolong maju secara teknologi namun bangsa
tersebut sulit untuk berkembang. Perbedaan mendasar antara sains, agama dan filsafat,
dan masih banyak lagi.

Selain itu, buku yang pertama kali terbit tahun 1982 ini juga memiliki isi yang
terstruktur dengan baik. Penulis mulai berbicara pada hal-hal yang sederhana dan
mendasar seperti yang ditemukan pada bab pertama dan kedua tentang kaitan ilmu dan
filsafat serta dasar-dasar pengetahuan. Setidaknya kepingan informasi berhasil disusun
penulis sebagai bekal untuk memahami apa yang dibicarakan pada bab berikutnya.
Struktur isi buku yang terbangun dengan baik mengakibatkan alur/flow buku ini
terbangun dengan baik pula, membuat pembaca tidak cepat jenuh dalam membalik
setiap lembarannya.

Layaknya buku rujukan perkuliahan, buku ini terbilang apik dalam menyertakan
rujukan-rujukan yang digunakannya. Daftar pustaka, catatan kaki dan index turut
melengkapi buku ini. Banyaknya catatan kaki akan pembaca temukan bahkan pada
hampir tiap lembarnya. Tidak terkecuali untuk ilustrasi yang disertakan pada buku ini,
bahkan kreditilustrasi disampaikan pada awal bagian buku. Akan tetapi tenang saja,
banyaknya catatan kaki yang menghiasi halaman buku ini tidak terlalu mengganggu
kenyamanan dalam menelusuri kata demi kata dalam buku ini.
Sayangnya sebagai orang awam, saya tidak dapat memberikan pendapat tentang
relevansi pokok-pokok ide yang disampaikan penulis terhadap filsafat ilmu itu sendiri.
Buku ini sekadar menjadi penambah pengetahuan bagi saya. Mungkin beda hal-nya
jika anda adalah seorang yang bergelut dalam bidang filsafat, khususnya filsafat ilmu.
Pemilihan huruf times new roman dan ruang antar baris yang sangat kecil
mengakibatkan buku ini benar-benar membuat saya mengantuk, khususnya pada
bagian awal buku ini. Memang membaca buku filsafat tidak semudah membaca novel,
roman apalagi komik. Dibutuhkan konsentrasi yang cukup tinggi untuk membaca dan
memahami maksud yang disampaikan penulis.
Dilihat dari desain sampulnya, buku ini terlalu kuno. Hanya ilustrasi ganesha yang
menemani informasi dasar di bagian muka buku. Walau pemilihan warna biru yang
mendominasi sampul buku ini sangat erat maknanya dengan filsafat dan ilmu itu
sendiri, desain sampulnya lebih cocok jika buku ini memang merupakan textbook
rujukan perkuliahan. Karena saya menganggap buku ini sebagai buku yang ditujukan
untuk umum, seharusnya desain sampulnya lebih ramai dengan ilustrasi atau gambar
latar benda abstrak sekalipun.
Buku ini termasuk katagori buku ilmiah karena menggunakan kriteria penulsan ilmiah.
Biarpun tersisip jokes dalam penulisannya, membaca buku ini harus dengan hati-hati.
Banyak juga terdapat istilah asing yang harus difahami dengan cermat. Buku ini terdiri
dari 384 halaman dengan diterbitkan oleh Penerbit Pustaka Sinar Harapan. Saya
rekomendasikan buku ini kepada para mahasiswa, khususnya mahasiswa baru, agar
selama belajar di jenjang perkuliahan tidak bingung dengan posisi keilmuan yang
digelutinya di Perguruan Tinggi. Secara keseluruhan, buku ini layak dibaca untuk anda
yang awam namun tertarik atau sekadar ingin tahu tentang filsafat ilmu. Selebihnya,
banyak informasi dan pengetahuan yang menarik baik itu isu kontemporer maupun
hal-hal yang sudah bersinggungan dengan kita sehari-hari namun ditinjau dari aspek
filsafati.