Anda di halaman 1dari 28

The Great Push :

KEMENTERIAN KESEHATAN
REPUBLIK INDONESIA
Investing in Mental Health
PANDUAN
Hari Kesehatan Jiwa Sedunia
Tahun 2011
Jalan Santai Sehat Jiwa
Dilepas oleh Ibu Menteri Kesehatan RI
Dalam Rangka Puncak Acara HKJS 2010 di Monas
Latar Belakang
Setiap tahun tanggal 10 Oktober dunia memperingati Hari Kesehatan Jiwa Tujuannya adalah untuk menghormati hak-hak
Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK), memperluas program pencegahan masalah kesehatan jiwa antara penduduk
rentan, memperluas pelayanan yang memadai dan mendekatkan akses bagi mereka yang membutuhkan, serta
meningkatkan upaya kesehatan jiwa secara optimal.
Setiap tahun tema yang dipakai berbeda-beda sesuai dengan hal apa yang menjadi sangat prioritas pada kurun waktu
tersebut. Untuk tahun ini Federasi Dunia untuk Kesehatan Jiwa (WFMH) menetapkan tema: "The Great Push: Investing in
Mental Health", sebuah seruan untuk mendorong investasi di bidang kesehatan jiwa. Hal ini dirasa mendesak, karena
dampak masalah kesehatan jiwa menimbulkan beban yang besar terhadap ODMK, keluarga, teman, masyarakat, maupun
pemerintah. Investasi pada kesehatan jiwa tentu dapat mengurangi beban secara bermakna.
Berdasarkan Riskesdas 2007 angka rata-rata nasional gangguan mental emosional (cemas dan depresi) pada penduduk
usia 15 tahun adalah 11,6% atau sekitar 19 juta penduduk. Sedang gangguan jiwa berat rata-rata sebesar 0,46% atau
sekitar 1 juta penduduk. Sedikit sekali dari jumlah penderita yang besar ini datang ke fasilitas pengobatan. Menurut
perhitungan utilisasi layanan kesehatan jiwa di tingkat primer, sekunder dan tersier kesenjangan pengobatan diperkirakan
>90% (Diatri, 2011). Hal ini berarti bahwa hanya <10% orang dan masalah kesehatan jiwa terlayani di fasilitas kesehatan.
Kerugian ekonomi minimal akibat masalah kesehatan jiwa berdasarkan hasil Riskesdas 2007 tersebut mencapai Rp. 20 T,
jumlah yang sangat besar dibandingkan masalah kesehatan lainnya.
1
Masalah kesehatan jiwa dan psikososial yang juga penting antara lain: masalah kesehatan jiwa pada TKl, masalah KDRT,
masalah kekerasan/agresivitas di masyarakat, masalah kesehatan jiwa dan psikososial akibat bencana, angka kejadian
bunuh diri yang semakin meningkat, kenakalan remaja, penyalahgunaan Napza, masalah kesehatan jiwa pada usia
sekolah, serta pemasungan terhadap ODMK. Khusus masalah pasung, estimasi jumlah pemasungan di Indonesia sekitar
18.800 kasus, suatu jumlah yang cukup besar dan kebutuhan penanganan.
Selain pembiayaan, investasi juga termasuk dalam sumber daya manusia (SDM) bagi kesehatan jiwa, baik yang berasal
dari tenaga kesehatan maupun masyarakat, serta program promosi. Investasi dalam SDM dan promosi kesehatan jiwa
sangat krusial dan diperlukan bagi pembangunan infrastruktur serta layanan kesehatan jiwa yang adekuat, serta
perlindungan terhadap ODMK. Layanan kesehatan jiwa diharapkan lebih efektif, lebih terjangkau, lebih manusiawi, dapat
mencegah terjadinya disabilitas kronik, sehingga tercapai kesehatan dan kehidupan yang lebih baik. Investasi pada
kesehatan jiwa akan meningkatkan produktivitas kerja dan menurunkan biaya perawatan dan pengobatan, sehingga
akhirnya akan terjadi pengembalian pembiayaan atau manfaat yang lebih besar dari investasi tersebut.
2
The Great Push : Investing in Mental Health
Investasi yang lebih dini pada anak dan remaja, juga kepada ibu dalam mempersiapkan diri dan tumbuh kembang
putra putrinya, diharapkan mampu berkontribusi terhadap terciptanya SDM yang unggul pada tiap tahapan kehidupan
di kemudian hari. Investasi pada promosi kesehatan jiwa dan prevensi terhadap gangguan kejiwaan akan
menghasilkan individu dan masyarakat yang dapat beradaptasi terhadap stres dan konflik sehari-hari, meningkatkan
daya saing, dan pada akhirnya turut serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Investasi pada
kesehatan jiwa juga turut berperan dalam beberapa upaya pencapaian MDGs di Indonesia, di antaranya adalah pada
meningkatnya kesehatan anak dan ibu, serta pengurangan kemiskinan. Berdasarkan ide keluarga sebagai investasi
awal yang sangat penting, maka tahun ini mengusung tema :
3
Launching Hotline Service Kesehatan Jiwa 500 454
Dalam rangka puncak HKJS tahun 2010 di Monas
The Great Push : Investing in Mental Health
Makna Logo HKJS Tahun 2011
Orang yang merentangkan
tangan keatas menggambarkan
masyarakat dan keluarga saling
mendukung dan bersemangat
dalam membangun masyarakat
Indonesia sehat fisik dan mental
Warna Orange menggambarkan
kesehatan mental, kehangatan,
semangat dan kreativitas
Warna Biru melambangkan
ketenangan, kedamaian,
persahabatan, perlindungan,
dinamis dan kesehatan
Warna Putih melambangkan
Kedamaian, kebersihan
dan persatuan
5
Serangkaian acara HKJS Tahun 2011
diselenggarakan di :

Pusat

Provinsi dan kabupaten/kota

Acara Puncak
6
No Nama Kegiatan Waktu Tempat Penanggung Jawab
1. Temu Media 29 September 2011 Kemenkes RI Direktorat Bina Kesehatan Jiwa
Puskom Publik
2. Pemasangan Iklan September - Oktober Kemenkes RI Direktorat Bina Kesehatan Jiwa
Banner, Baleho, Spanduk 2011 Promkes
(Neon Box)
3. Talk Show : TV One/Metro TV/TVRI TV One/Metro TV/TVRI TU Menteri
- Televisi KBRH FM KBRH FM, RRI Puskompublik
- Radio
4. Gelar Jiwa Simpatik & 28 September 2011 Gelar Simpatik : Direktorat Bina Kesehatan Jiwa
Seminar Sehari Kemenkes halaman parkir Blok A Promkes
1. Pembagian Pin Tema seminar sehari : dan jalan raya pintu Puskompublik
2. Pembagian Leaflet Keluarga dan Anak masuk Gedung TU Menteri/Bagian Umum
3. Pelepasan Balon Terbang sebagai investasi Kemenkes RI Biro Kepegawaian
diisi pesan-pesan Sumber Daya Manusia Seminar : Ruang Serba
sehat jiwa dengan Mental guna lantai 2 Gedung
4. Screening Keswa di Berkualitas Baru Kementerian
lingkungan Kemenkes Kesehatan RI
5. Seminar Sehari Keswa
RANGKAIAN KEGIATAN HKJS TAHUN 2011
7
No Nama Kegiatan Waktu Tempat Penanggung Jawab
5. Seminar Nasional 7 - 9 Oktober 2011 Jakarta Direktorat Bina Kesehatan Jiwa
Kebijakan Keswa I dan Jam : 08.00 - 17.00 Departemen Psikiatri
Konferensi Nasional Psikiatri Tema : Investing in Mental FKUI/RSCM
Komunitas II : Health : Working together
Pembicara : 33 Nara Sumber Unmet Needs of Mental
Konferensi Pers Health
Tema Workshop :
Investing in Mental Heatlh
Program Development
6. Jambore Keswa 8 - 9 Oktober 2011 RSJ Marzoeki Mahdi, Direktorat Bina Kesehatan Jiwa
1. Lomba pembuatan poster Tema : Investasi, Bogor RSJ Dr. Marzoeki Mahdi, Bogor
2. Lomba senam, lari dan Kesehatan Jiwa Melalui PJS
olahraga lainnya Peningkatan dan KPSI
3. Berkemah bersama/ Produktifitas Kreativitas
Api Unggun ODMK
4. Dll.
RANGKAIAN KEGIATAN HKJS TAHUN 2011
8
No Nama Kegiatan Waktu Tempat Penanggung Jawab
7. Puncak Acara Sekaligus 10 Oktober 2011 RSJ Marzoeki Mahdi, Direktorat Bina Kesehatan Jiwa
Pencanangan Bogor Puskom Publik
1. Pencanangan Menuju Promkes
Indonesia Bebas Pasung TU Menteri
Tugu Komunikasi
RSJ Dr. Marzoeki Mahdi, Bogor
2. Konferensi Pers
Dialog Interaktif (ODMK,
Keluarga, Kader, Petugas
Kesehatan)
3. Pameran, Lukisan, Foto
dan Apresiasi Seni ODMK
4. Hiburan diisi dengan
acara :

Kabaret/Drama tentang
Pelayanan Kesehatan
Jiwa di Masyarakat

Tari Tradisional oleh


ODMK

Pemutaran Film Pasung


(Puskompublik)
RANGKAIAN KEGIATAN HKJS TAHUN 2011
9
KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN RI
NOMOR : 1688/Menkes/SK/VIII/2011
TENTANG
PEMBENTUKAN PANITIA PENYELENGGARA PERINGATAN
HARI KESEHATAN JIWA SEDUNIA TAHUN 2011
MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
Menimbang : a. bahwa kesehatan jiwa merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kesehatan
secara umum serta merupakan dasar bagi pertumbuhan dan perkembangan
manusia.
b. bahwa Menteri Kesehatan dengan institusi terkait telah bersama-sama
memperkuat advokasi di bidang pelayanan kesehatan dan perencanaan
pelayanan melalui berbagai kegiatan bekerjasama dengan lintas sektor terkait
untuk melaksanakan kegiatan pada Hari Kesehatan Jiwa Sedunia.
c. bahwa perlu adanya kesepakatan untuk secara terus menerus memperbaiki stats
kesehatan jiwa di Indonesia antara lain dengan cara melaksanakan
kegiatan-kegiatan peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia.
10
Setiap tahun tanggal 10 Oktober dunia memperingati Hari Kesehatan Jiwa Tujuannya adalah untuk menghormati hak-hak
Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK), memperluas program pencegahan masalah kesehatan jiwa antara penduduk
rentan, memperluas pelayanan yang memadai dan mendekatkan akses bagi mereka yang membutuhkan, serta
meningkatkan upaya kesehatan jiwa secara optimal.
Setiap tahun tema yang dipakai berbeda-beda sesuai dengan hal apa yang menjadi sangat prioritas pada kurun waktu
tersebut. Untuk tahun ini Federasi Dunia untuk Kesehatan Jiwa (WFMH) menetapkan tema: "The Great Push: Investing in
Mental Health", sebuah seruan untuk mendorong investasi di bidang kesehatan jiwa. Hal ini dirasa mendesak, karena
dampak masalah kesehatan jiwa menimbulkan beban yang besar terhadap ODMK, keluarga, teman, masyarakat, maupun
pemerintah. Investasi pada kesehatan jiwa tentu dapat mengurangi beban secara bermakna.
Berdasarkan Riskesdas 2007 angka rata-rata nasional gangguan mental emosional (cemas dan depresi) pada penduduk
usia 15 tahun adalah 11,6% atau sekitar 19 juta penduduk. Sedang gangguan jiwa berat rata-rata sebesar 0,46% atau
sekitar 1 juta penduduk. Sedikit sekali dari jumlah penderita yang besar ini datang ke fasilitas pengobatan. Menurut
perhitungan utilisasi layanan kesehatan jiwa di tingkat primer, sekunder dan tersier kesenjangan pengobatan diperkirakan
>90% (Diatri, 2011). Hal ini berarti bahwa hanya <10% orang dan masalah kesehatan jiwa terlayani di fasilitas kesehatan.
Kerugian ekonomi minimal akibat masalah kesehatan jiwa berdasarkan hasil Riskesdas 2007 tersebut mencapai Rp. 20 T,
jumlah yang sangat besar dibandingkan masalah kesehatan lainnya.
d. bahwa untuk melaksanakan butir c perlu dibentuk Panitia Penyelenggara
Kegiatan Peringatan Haris Kesehatan Jiwa Sedunia.
Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah
Daerah.
2. Undang-Undang Republik Indonesia No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan
Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah.
3. Undang-Undang Republik Indonesia No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 No. 144, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia No. 5063).
4. Peraturan Pemerintah No. 25 tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah Pusat
dan Kewenangan Propinsi sebagai Daerah Otonom.
5. Peraturan Presiden RI No. 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi
Kementerian Negara;
6. Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 114/MENKES/PER/VIII/2010 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Kementrian RI;
Memperhatikan : Surat Pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Program
Pembinaan Upaya Kesehatan Direktorat Bina Kesehatan Jiwa, Direktorat Jendral
Bina Upaya Kesehatan Tahun Anggaran 2011, Nomor :
0708/024-04.1.01/00/2011 tanggal 20 Desember 2010.
11
MEMUTUSKAN
Menetapkan :
Kesatu : Membentuk Panitia Penyelenggara Kegiatan Peringatan Hari Kesehatan
Jiwa Sedunia, dengan susunan sebagai berikut :
Penasehat : Menteri Kesehatan RI
Penanggung Jawab : Sektretaris Jenderal Kemenkes RI
Ketua Panitia Pengarah : Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan
Anggota Panitia Pengarah :
1. Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan
Lingkungan
2. Diretur Jenderal Kesehatan Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak
3. Sekretaris, Ditjen Bina Upaya Kesehatan
4. Sekretaris, Ditjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan
Lingkungan
5. Sekretaris, Ditjen Kesehatan Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak
6. Direktur Bina Upaya Kesehatan Dasar
7. Direktur Bina Upaya Kesehatan Rujukan
8. Direktur Bina Pelayanan Keperawatan dan Keteknisian Medis
9. Direktur Bina Pelayanan Penunjang Medik dan Sarana Kesehatan
10. Kepala Biro Hukum dan Organisasi
11. Walikota Bogor
12. Kepala Dina Kesehatan Provinsi Jawa Barat
13. Kepala Dina Kesehatan Kota Bogor
12
14. Ketua Umum Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia
(PDSKJI)
15. Ketua Himpunan Psikoloi Indonesia (HIMPSI) Pusat
16. Ketua Ikatan Psikologi Klinis (IPK)
Ketua Pelaksana : Direktur Bina Kesehatan Jiwa
Wakil Ketua Pelaksana : Dr. Natalingrum Sukmarini, Sp.KJ, M.Kes
Sekretaris I : Marleni Desnita, S.Psi
Sekretaris II : Dinar Rurumingratni, S.Sos
Bendahara I : Teti Ratnawati, S.Sos, MM
Bendaraha II : Siti Fatimah, S.Sos
Bidang-bidang :
1. Bidang Acara Puncak
Koordinator : Drg. Suyatmi, MM
Wakil Koordinator : Kabag TU Pimpinan dan Keprotokolan Kemenkes RI.
Sekretaris : Dr. Herbet Sidabutar, Sp.KJ
Sekretaris II : Dr. Indri Astuti Utami

Anggota
1) Kepala Biro Kepegawaian
2) Kepala Biro umum
3) Kepala Pusat Komunikasi Publik
4) Kepala Pusat Promosi Kesehatan
13
5) Kepala Pusat Intelegensia Kesehatan
6) Direktorat Pengendalian Penyakit Tidak Menular
7) RS Jiwa Marzoeki Mahdi, Bogor
8) RS Jiwa Soeharto Heerdjan, Jakarta
9) Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat
10) Pemda Kota Bogor
11) Dinas Kesehatan Kota Bogor
12) Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI)
13) Asosiasi Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantunan Obat Indonesia (ARSAWAKOI)
14) Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Jaya
15) Himpunan Perawat Kesehatan iwa Indonesia (HPKJI)
16) Perhimpunan Jiwa Sehat (PJS)
17) Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI)
18) Drg. Noor Setyawati, MM
19) Sisworo Rii, A.Kp. M.Kes
20) Suharni Simbolon, SKM, M.Kes
21) Dwinanto Widyaistiono Wibowo, S.Kom
22) Suharni, AMD
2. Bidang Advokasi Penyebarluasan Informasi dan Dokumentasi
Koordinator : Drg. Luki Hartanti, MPH
Wakil Koordinator : Kepala Pusat Komunikasi Publik
Sekretaris I : Dr. Edduwar Idul Riyadi, Sp.KJ
Sekretaris II : Dr. Oktina Fitriyani
14
Anggota
1) Kepala Biro Kepegawaian
2) Kepala Biro umum
3) Kepala Pusat Komunikasi Publik
4) RS Jiwa Marzoeki Mahdi, Bogor
5) RS Jiwa Soeharto Heerdjan, Jakarta
6) RS Jiwa Duren Sawit, Jakarta
7) RS Ketergantungan Obat, Jakarta
8) Dinas Kesehatan Kota Bogor
9) Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI)
10) Asosiasi Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantunan Obat Indonesia (ARSAWAKOI)
11) Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Jaya
12) Himpunan Perawat Kesehatan iwa Indonesia (HPKJI)
13) Perhimpunan Jiwa Sehat (PJS)
14) Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI)
15) Drg. Antony Azarsyah
16) Muhastiningsih, SKM, MM
17) Rita Herlinawati, SE
18) Dr.Edih Suryono
15
3. Bidang Seminar Nasional
Koordinator : Dra. Riza Sarasvita, M.Si, MHS, PhD
Wakil Koordinator : Dr. Hervita Diatri, Sp.KJ
Sekretaris I : Anne Ivanna Syafhan, S.Psi
Sekretaris II : Dr. Lilik Indrawati

Anggota
1) Dr. G. Pandu Setiawan. Sp.KJ
2) Dr. Suryo Dharmono, Sp.KJ
3) Dr. Albert Maramis, Sp.KJ
4) Dr. Eka Viora, Sp.KJ
5) Dr. Fidiansjah, Sp.KJ
6) Dr. Gerald Mario Semen, Sp.KJ
7) Dr. Lina R. Mangaweang, Sp.KJ
8) Dra. Rina R., Psiolog
9) Direktorat Pengendalian Penyakit Tidak Menular
10) TU Pimpinan dan Protokol
11) Dinas Kesehatan Kota Bogor
12) Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI)
13) Asosiasi Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantunan Obat Indonesia (ARSAWAKOI)
14) Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Jaya
15) Ikatan Psikolog Klinis (IPK)
16) Himpunan Perawat Kesehatan iwa Indonesia (HPKJI)
17) Perhimpunan Jiwa Sehat (PJS)
16
18) Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI)
19) Dr. Lucia Maya Savitri
20) Dr. Siti Chadidjah Nurlillah
21) Dr. Lusy Levina
4. Bidang Jambore Kesehatan Jiwa
Koordinator : Direktur Utama RSJ Marzoeki Mahdi, Bogor
Wakil Koordinator : Dr. Puji Tri Astuti, MARS
Sekretaris I : Dr. Indri Sari
Sekretaris II : Reny Yulianti, Psi

Anggota
1) Kepala Pusat Komunikasi Publik
2) Kepala Pusat Promosi Kesehatan
3) Kepala Pusat Intelegensia Kesehatan
4) RS Jiwa Marzoeki Mahdi, Bogor
5) RS Jiwa Soeharto Heerdjan, Jakarta
6) Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat
7) Pemda Kota Bogor
8) Dinas Kesehatan Kota Bogor
9) Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI)
10) Asosiasi Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantunan Obat Indonesia (ARSAWAKOI)
11) Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Jaya
12) Himpunan Perawat Kesehatan iwa Indonesia (HPKJI)
17
13) Perhimpunan Jiwa Sehat (PJS)
14) Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI)
15) Leni Mendra, S.ST
16) Darmawan, S.Kep. M.Kes
17) Wini Wulansari. S.Si
18) Sudiyanta, SE
Kedua : Panitia bertugas :
a. Mempersiapkan penyelenggaraan kegiatan Peringatan Hari
Kesehatan Jiwa Sedunia;
b. Melaksanakan penyelenggaraan kegiatan Peringatan Hari Kesehatan
Jiwa Sedunia;
c. Selambat-lambatnya satu bulan setelah kegiatan dilaksanakan
melaporkan hasilnya kepada Menteri Kesehatan RI.
Ketiga : Dalam melaksanakan tugasnya Panitia bertanggungjawab kepada
Menteri Kesehatan RI
Keempat : Seluruh pembiayaan yang berkaitan denga kegiatan ini dibebankan pada
Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Direktorat Bina Kesehatan
Jiwa, Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan Tuhan Anggaran 2011.
Kelima : Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan ditinjau
kembali apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan.
18
Ditetapkan di : Jakarta
Pada Tanggal : 8 Agustus 2011

MENTERI KESEHATAN,
ENDANG RAHAYU SEDYANINGSIH
Tembusan disampaikan kepada Yth :
1. Ketua Badan Pemeriksa Keuangan RI di Jakarta;
2. Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan RI di Jakarta;
3. Sekretaris Jenderal Kementrian Kesehatan RI di Jakarta;
4. Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan RI di Jakarta;
5. Direktur Jenderal Anggaran dan Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan RI di Jakarta;
6. Para Kepala Biro dan Pusat di lingkungan Setjen Kemkes RI di Jakarta;
7. Para Direktur di lingkungan Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan di Jakarta;
8. Para Direktur di lingkungan Direktorat Jenderal P2 PL Kemkes RI di Jakarta;
9. Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Jakarta V di Jakarta;
10. Panitia.
19
LOGO HKJS TAHUN 2011 PADA KAOS
CONTOH KAOS VIP (BERKERAH) CONTOH KAOS BIASA
The Great Push :
Hari Kesehatan Jiwa Sedunia
Tahun 2011
Investing in Mental Health
The Great Push :
Hari Kesehatan Jiwa Sedunia
Tahun 2011
Investing in Mental Health
Keterangan :

Logo KEMKES diletakan di


Bahu Kanan

Logo peringatan HKJS dan


tema terletak di dada depan

Tema peringatan HKJS di


bagian punggung

Logo sponsor diletakkan di


bahu kiri

Warna dominan kaos


adalah putih dan Biru
20
LOGO HKJS TAHUN 2011 PADA TOPI & TAS
Keterangan :

Logo peringatan HKJS dan


tema terletak di bagian depan

Tema peringatan HKJS di


bagian sisi kiri

Peringatan HKJS terletak di


sisi kanan

Warna dominan topi


adalah putih dan Hijau
Hari Kesehatan Jiwa
Sedunia Tahun 2011
Keterangan :

Logo peringatan HKJS,


tema dan tulisan dibuat
menjadi warna putih dan
disablon di atas kain
berwarna

Logo KEMKES melekat di


sebelah kiri tema dan
tulisan peringatan HKJS

Sisi tas yang lain dituliskan


pesan pendukung
peringatan HKJS dengan
warna putih
21
LOGO HKJS TAHUN 2011 PADA BEBERAPA CONTOH PIN
TA
H
U
N

2
0
1
1
H
A
R
I

K
E
S
E
H
A
T
A
N

J
I
W
A
SED
U
N
I
A
TA
H
U
N

2
0
1
1
H
A
R
I

K
E
S
E
H
A
T
A
N

J
I
W
A
SED
U
N
I
A
22
The Great Push : Investing in Mental Health
LOGO HKJS TAHUN 2011 PADA
SPANDUK PESAN PENDUKUNG
KEMENTERIAN KESEHATAN
REPUBLIK INDONESIA
Hari Kesehatan Jiwa
Sedunia Tahun 2011
KEMENTERIAN KESEHATAN
REPUBLIK INDONESIA
Hari Kesehatan Jiwa
Sedunia Tahun 2011
Ibu Sehat Jiwa, mampu memenuhi tugas
dalam keluarga dan masyarakat
The Great Push : Investing in Mental Health
KEMENTERIAN KESEHATAN
REPUBLIK INDONESIA
Hari Kesehatan Jiwa
Sedunia Tahun 2011
The Great Push : Investing in Mental Health
KEMENTERIAN KESEHATAN
REPUBLIK INDONESIA
Hari Kesehatan Jiwa
Sedunia Tahun 2011
Anak Sehat dan Cerdas, tumbuh
dalam Keluarga Sehat Jiwa
The Great Push : Investing in Mental Health
KEMENTERIAN KESEHATAN
REPUBLIK INDONESIA
23
Hari Kesehatan Jiwa
Sedunia Tahun 2011
Ciptakan Masyarakat
Sehat Jiwa
Jadilah Keluarga
Sehat Jiwa
LOGO HKJS
TAHUN 2011
PADA
UMBUL-UMBUL
PESAN
PENDUKUNG
KEMENTERIAN KESEHATAN
REPUBLIK INDONESIA
Hari Kesehatan Jiwa
Sedunia
Tahun 2011
The Great Push :
Investing in
Mental Health
KEMENTERIAN KESEHATAN
REPUBLIK INDONESIA
Hari Kesehatan Jiwa Sedunia
Tahun 2011
The Great Push :
Investing in
Mental Health
Lindungi
Remaja
dari Narkoba
dan
HIV-AIDS
KEMENTERIAN KESEHATAN
REPUBLIK INDONESIA
Hari Kesehatan Jiwa Sedunia
Tahun 2011
The Great Push :
Investing in
Mental Health
Bersama
kita jaga
Kesehatan
Jiwa
KEMENTERIAN KESEHATAN
REPUBLIK INDONESIA
Hari Kesehatan Jiwa Sedunia
Tahun 2011
The Great Push :
Investing in
Mental Health
Keluarga
Sehat Jiwa,
lebih
Produktif
dan
Berprestasi
Tidak Ada
Kesehatan
Tanpa
Kesehatan
JIWA
KEMENTERIAN KESEHATAN
REPUBLIK INDONESIA
Hari Kesehatan Jiwa Sedunia
Tahun 2011
The Great Push :
Investing in
Mental Health
24
PANITIA PERINGATAN
HARI KESEHATAN JIWA SEDUNIA TAHUN 2011
TINGKAT PUSAT
DIREKTORAT BINA KESEHATAN JIWA
DIREKTORAT JENDERAL BINA UPAYA KESEHATAN
Jl. H.R. Rasuna Said Blok X5, Kav. No. 4-9
Kuningan, Jakarta Selatan
Telp. (021) 5222429