Anda di halaman 1dari 1

,pa

Paduan gaya F, dan F, yang berlawanan dan terletak


pada sebuah garis lurus adalah R
(Resultan). Besar R adalah selisihkedua
gpya
itu dan arahnya sama dengan arah gaya'terbesar.
Contoh:
odmlar Lz
i
Pada sebuah benda bekerja dua buah benda gaya yang arahnya berlawanan dan segaris.
Gaya masing-masing adalah 15 Newton ke arah kiri dan 9 Nervton ke arah kanan.
Berapakah resultan gayanya?
Jawab: Fr
=
15 Newton
Fz
=
9 Newton
Resultan gaya
=
F,o..,
.
-
Fr - F,
(karena
arahnya berlawanan)
=
15-9
=
6 Newton, ke kiri
(searah
dengan F,)
Berat dan Massa
-
Berat adalah besarnya
gaya tarik bumi terhadap suatu benda, sedangkan masso adalah
banyaknya zatyangdikandung oleh suatu benda.
Alat untuk mengukur niassa suatu benda adalah neraca atau timbangan. Sedangkan berat
suatu benda diukur dengan menggunakanneraca
pegas.
Rumus:
w=tlt.B
Keterangan:
L
w
=
berat benda
(N
atau kg.rnls1
m
=
massa
(kg)
g
=
konstanta gravitasi bumi
(m/s'z)
=
9,8 m,/sz
Contoh Soal:
r. Amir ingin mengetahui konstanta gravitas di tempat di mana ia tinggal dengan
menggunakan neraca
pegas. Bila massa benda yang ia gunakan adalah
5oo
gpam sedanglen
dari hasil pengukuran'diketahui beratnya
4,93
N. Berapakah konstanta gravitasnya?
Diketahui: m
= 50O
gram
=
O,5 kg
w
= i,sl"N--_,-
Ditanya:
E =
...?
Jawab: w
=rn.g
-
4'93
N
O'5 kg
=
9,86 N/kg
Jadi, konstanta gravitas tempat itu adalah 9,86 N/kg
Hukum Newton
"Bila resultan gqla yang
bekerla
pada suant benda sama dengan nol atau ndak ada gaya
yang bekerja pada benda, maka setiap benda akan bergerak terus dengan kelanjutan tetap
p ada lintas an lurus
(ger
ak lurus b eratrtran) atau tetap diam."
Secara sistematis dinyatakan dengan:
XF=O
w
A=-
b
m
Gambar I-2
TKR-01 Memahaml Dasar-dasar Mesin
{Pl)