Anda di halaman 1dari 3

9.

10 Tentukanlah secara kualitatif temperatur otptimum untuk memaksimalkan C


s

dari skema reaksi berikut:



Penyelesaian :
Pada E
1
<E
2
suhu harus rendah pada awal reaksi dan E
3
> E
4
karena ketika
suhu naik dan reaksi telah maju
Sebagai E
3
< E
5

E
3
< E
6



9.11 Orde reaksi pertama :

Akan dialirkan kedalam dua reaktor alir berpengaduk dalam susunan seri antara 10 dan 90
0
C.
jika reaktor tetap dijaga pada beda temperatur yang sama, berapakah temperatur agar temperatur
yield S maksimum? Hitunglah fraksi yield?
Jika kita menganalisis E / R dapat disimpulkan bahwa reaksi orde pertama
(dekomposisi A ) suhu harus tinggi dan rendah pada tahap akhir . Biarkan nilai dari
konstanta kinetik dalam dua suhu ekstrim


harus menurunkan suhu dalam tahap terakhir dari
reaksi
Analisis nilai-nilai konstanta kita simpulkan apa yang sudah kita tahu dan lebih.
Tahu bahwa profil harus menurun karena reaksi harus orde pertama adalah
penguraian A dan R disukai oleh suhu tinggi ( k
1
/k
2
= 0,4 pada 90 C ) , maka suhu
harus menurun karena pembentukan S disukai oleh suhu rendah ( k
3
/k
4
= 4,00 pada
10 C ) .
Tambahkan ke ini, kita tidak tahu bahwa k
1
dan k
2
dan k
3
>> k
4
, maka A habis R
hampir tidak bereaksi belum . Oleh karena itu dapat diasumsikan bahwa dalam
tangki pertama saja kerusakan A terjadi dan dalam kedua R. Sehingga tangki pertama
disimpan pada 90 C dan yang kedua pada 10 C

9.12 Reaksi reversibel gas orde pertama:

Akan dibawa ke dalam sebuah reaktor alir tangki berpengaduk. Pada suhu
operasi 300 K volume reaktor yang dibutuhkan adalah 100 L untuk 60 %
konversi dari A. Berapakah voulme reaktor untuk laju umpan dan konversi
yang sama tetapi dengan suhu operasi pada 400 K?

Umpan mengandung komponen A murni
Tekanan total tetap
Penyelesaian:
Dengan data pada 300K dapat dihitung v
0
y dan v
0
volume yang dibutuhkan
untuk 400 K. Perhatikan bahwa v
0
bervariasi dengan perubahan suhu dan
H
R
konstan karena C
P
' = 0