Anda di halaman 1dari 11

A N A L I S A D A T A POST OP HISTEREKTOMI

NO D A T A MASALAH ETIOLOGI
1. S :
Klien menyatakan terasa nyeri pada luka
ekas !perasi
O :
" Ada luka !perasi
" Klien er#eak den#an $ati"$ati
" %!st !p $ari pertama
" TD 1&'()'* N: +',(menit --:
1.,(menit* T: &.
/

S:
Klien men#atakan terasa nyeri pada luka
ekas !perasi
O:
" Luka !perasi tertutup kassa
" Terpasan# in0us dan kateter
" TD 1&'()'* N: +',(menit --:
1.,(menit* T: &.
/

S :
" Klien men#atakan ten##!r!kannya
terasa kerin#
O:
" Klien pusa
" Tepasan# in0us pada len#an kanan
" %r!duksi urine 1''22(13 4am
" Tur#!r kulit aik
" 5iir 6muk!sa7 kerin#
" TD 1&'()'* N: +',(menit --:
1.,(menit* T: &.
/

Gan##uan -asa Nyaman : Nyeri
-esik! tin##i ter4adi in0eksi
-esik! #an##uan pemenu$an keutu$an 2airan kuran# dari
keutu$an tuu$
Luka !perasi
" Adanya luka !perasi
" Tindakan in0asi0
%ematasan 2airan per!ral
S:
" Klien men#atakan masi$ puasa
O:
" Keadaan 8mum lema$
" Terpasan# in0us pada len#an kanan
" %eristaltik usus terden#ar lema$
S:
" Klien serin# ertanya tentan# pr!ses
penyemu$an dan kapan kentut.
-esik! tin##i #an##uan pemenu$an nutrisi kuran# dari
keutu$an tuu$
Kuran# pen#eta$uan
Tidak adekuatnya peristaltik usus
Kuran#nya in0!rmasi
- E N 9 A N A K E % E - A : A T A N
NAMA KLIEN :................................................ . NO REKAM MEDIS : ....................................... HARI RAWAT KE : ............................
NO DIAGNOSA KE%E-A:ATAN T8;8AN -EN9ANA KE%E-A:ATAN -ASIONAL
1. Gan##uan rasa nyaman : nyeri
er$uun#an den#an luka
!perasi
" Men#atakan a$<a rasa sakit
tela$ terk!ntr!l
" Tampak santai* dapat
eristira$at ( tidur dan ikut
erakti=itas sesuai
kemampuan.
" 9atat umur dan erat pasien* masala$
medis(psik!l!#is yan# mun2ul
kemli* sensiti=itas idi!sinkratik
anal#etik dan pr!ses intra !perasi
6l!kasi* ukuran* >at">at anestesi7 yan#
di#unakan.
" E=aluasi rasa sakit se2ara re#uler
6mis setiap 1 4am , 117 2atat
karakteristik* l!kasi dan intensitas.
" 9atat mun2ulnya rasa 2emas(takut
dan $uun#kan den#an lin#kun#an
dan persiapkan untuk pr!sedur
" Ka4i tanda"tanda =ital* per$atikan
takikardi* $ipetnsi dan penin#katan
pernapasan* a$kan 4ika pasien
menyan#kal adanya rasa sakit
" Ka4i penyea ketidaknyamanan
yan# mun#kin selain dari pr!sedur
!perasi.
" 5erikan in0!rmasi men#enai si0at
ketidaknyamanan* sesuai keutu$an.
" Lakukan rep!sisi sesuai petun4uk*
misalnya semi 0!<ler* mirin#
" %endekatan pada mana4emen rasa
sakit pas2a !persi erdasarkan
kepada 0akt!r"0akt!r =ariasi multiple.
" Sediakan in0!rmasi men#enai
keutu$an(e0ekti=itas inter=ensi.
" %er$atikan $al"$al yan# tidak
diket$ui 6mis. Hasil i!psi7 dan(atau
persiapan inadekuat dapat
memperuruk persepsi pasienakan
rasa sakit.
" Dapat men#indikasikan rasa sakit
akut dan ketidaknyamanan
" Ketidaknyamanan mun#kin
diseakan(diperuruk den#an
penekanan pada kateter ind<ellin#
yan# tidak tetap* selan# NG* 4arum
parenteral.
" %a$ami penyea ketidaknyamanan
" Mun#kin men#uran#i rasa sakit dan
menin#katkan sirkulasi. %!sisi semi
0!<ler dapat men#uran#i te#an#an
!t!t ad!minal dan !t!t pun##un#
artritis* sedan#kan mirin#
-esik! #an##uan =!lume
2airan kuran# dari keutu$an
tuu$ er$uun#an den#an
pematasan masukan per!ral
" Memperta$ankan(menun4ukkan
perua$an keseiman#an
2airan* diuktikan !le$
keluaran urine yan# adekuat*
tanda"tanda =ital stail*
memran muk!sa lema*
tur#!r kulit aik.
" D!r!n# men##unakan teknik
relaksasi* misalnya lati$an napas
dalam* imin#an ima4inasi*
=isualisasi.
" 5erikan pera<atan !ral re#uler
" Oser=asi e0ek anal#esik
" 5erikan !at"!atan sesuai petun4uk
" A<asi tanda =ital* pen#isian kapiler*
status memran muk!sa* tur#!r kulit.
" A<si 4umla$ dan tipe masukan 2airan.
8kur $aluaran urine den#an akurat
" Identi0ikasi ren2ana untuk
menin#katkan(memperta$ankan
keseiman#an 2airan !ptimal mis
4ad<al masukan 2airan.
" Ka4i $asil test 0un#si elektr!lit
6k!la!rasi7
" 5erikan(a<asi $ipealimentasi I?
men#uran#i tekanan d!rsal.
" Lepaskan te#an#an !t!t@ tin#katkan
perasaan k!ntr!l yan# mun#kin dapat
menin#katkan kemampuan k!pin#.
" Men#uran#i ketidak nyamanan yan#
di$uun#kan den#an memran
muk!sa yan# kerin# pada >at">at
anestesi* restriksi !ral.
" -espirasi mun#kin menurun pada
pemerian nark!tik* dan mun#kin
menimulkan e0ek"e0ek siner#istik
den#n >at">at anestesi.
" Anal#esik I? akan den#an se#era
men2apai pusat rasa sakit*
menimulkan pen#$ilan#an yan#
lei$ e0ekti0 den#an d!sis ke2il.
" Indikasi keadekuatan =!lume
sirkulasi. Hip!tensi !rt!statik dapat
ter4adi den#an resik! 4atu$(=edera
se#era setela$ perua$an p!sisi
" %asien tidak men#k!nsumsi 2airan
sama sekali men#akiatkan de$idrasi
atau men##anti 2airan untuk
masukan kal!ri yan# erdampak
pada keseiman#an elektr!lit.
" Meliatkan pasien dalam ren2ana
untuk memperaiki
ketidakseiman#an memperaiki
kesempatan untuk er$asil.
" %erpinda$an 2airan elektr!lit*
penurunan 0un#si #in4al dapat meluas
mempen#aru$i penyemu$an
pasien(pr!#n!sis dan memerlukan
inter=ensi tama$an.
" Tindakan darurat untuk memperaiki
-esik! #an##uan pemenu$an
nutrisi kuran# dari keutu$an
tuu$ er$uun#an den#an
masukan makanan tidak
adekuat
Kuran# pen#eta$uan tentan#
pr!#n!sisi* perkemana#n
penyakit dan pera<atan serta
pen#!atan pas2a !perati0.
" %!la diet den#an masukan
kal!ri adekuat untuk
menin#katkan(memperta$anka
n erat adan yan# tepat.
" Menuturkan pema$aman
k!ndisi* e0ek pr!sedur dan
pen#!atan
" Memulai perua$an #aya $idup
yan# diperlukan dan ikut serta
dalam pr!#am pera<atan.
" Ka4i peristaltik usus klien
" %antau keadekuatan intake per
parenteral
" 5erikan masukan per!ral ila
peristaltik aik dan tidak ada k!ntra
indikasi.
" K!la!rasi pemerian parenteral
" Tin4au ulan# pemeda$an(pr!sedur
k$usus yan# dilakukan dan $arapan
masa datan#
" Tin4au ulan# dan minta pasien(!ran#
terdekat untuk menun4ukkan
pera<atan luka(alutan 4ika
diindikasikan. Identi0ikasi sumer"
sumer untuk persediaan.
" Ka4i tin#kat pema$aman klien
" Diskusikan terapi !at"!atan*
meliputi pen##unaan resep dan
anl#esik
" Tekankan pentin#nya kun4un#an
lan4utan
" Liatkan !ran# terdekat dalam
pr!#ram pen#a4aran. Menyediakan
instruksi tertulis(materi pen#a4aran.
ketidakseiman#an 2airan(elektr!lit.
" Kemalinya peristaltik usus
menendakan keadekuatan sistem
#astr!intestinal setela$ diistira$atkan
karena anestesi
" %en##anti masukan per!ral melalui
perparenteral selama isisn# usus
elum kemali n!rmal
" Lati$an dimulai dari yan# $alus
sampai ak$irnya yan# lei$ kasar
" %en##anti masukan per!ral.
" Sediakan pen#eta$uan dasar dimana
pasien dapat memuat pili$an.
" Menin#katkan k!mpetensi pera<atan
diri dan menin#katkan kemandirian
" 5erikan 0asilitas peren2anaan
pr!#ram pen#a4aran pas2a !perasi.
" Menin#katkan ker4asama den#an
re#imen@ men#uran#i risik! reaksi
meru#ikan(e0ek"e0ek yan# tidak
men#untun#kan.
" Memantau perkeman#an
penyemu$an dan men#e=aluasi
kee0ekti0an re#imen.
" Memerikan sumer"sumer
tama$an untuk re0erensi setela$
pen#$entian.
IM%LEMENTASI KE%E-A:ATAN
I. NAMA KLIEN :................................................ . NO -EKAM MEDIS : ....................................... HA-I -A:AT KE : ............................
No Diagnosa Tanggal Waktu Implementasi Ealuasi !SOAP"
#
$
%
&'('$))$ 1. Men#ka4i l!kasi nyeri dan tindakan yan#
iasa klien lakukan untuk men#$ilan#kan
nyeri
1. men4elaskan e0ek nyeri yan# merupakan
e0ek sampin# dari perlukaan 4arin#an pada
pemeda$an.
&. Melakukan(memerikan p!sisi yan# nyaman
dan #!s!kkan pada kulit sekitar luka ila
nyeri
3. Men#a4arkan teknik relaksai den#an napas
dalam
/. Menanyakan pada klien setela$ dilakukan
inter=ensi tentan# penuran#an rasa nyeri.
1. Men#ka4i luka kemun#kinan adanya tanda"
tanda in0eksi
1. Melakukan pera<atan luka den#an teknik
aseptik dan antiseptik. Menutup luka den#an
kasa steril
&. Men#an4urkan pada klien untuk
men#$indarkan lukanya dari air
3. Memeriksa kepatenan 0iksasi kateter
/. Melakukan pen#ka4ian pada l!kasi
pemasan#an in0us tentan# adanya rasa
nyeri ( pleitis.
.. Men#e=aluasi =ital si#n
). Memerikan antii!tik : ampi2illin dan
#entamy2in.
1. Memantau masukan 2airan parenteral dan
!utput urine
1. Men#e=aluasi =ital si#n* nadi peri0er*
pen#isian kapiler
S: Klien men#atakan rasa nyerinya mulai
erkuran#
O: " Mampu mendem!nstrasikan teknik napas
dalam
" Klien mulai akti0 er#erak
" Ada luka !perasi $ari ke 1
" TD: 11'()' N: ++ --: 11
A: Masala$ teratasi sea#ian.
%. -en2ana tindakan dilan4utkan.
S. Klien men#atakan rasa nyerinya suda$ mulai
erkuran#
O ." Luka !perasi tertutup kasa
" In0us tidak ada tanda"tanda pleitis.
" 9ateter ter0iksasi kuat
" Tidak ada tanda kemera$an pada sekitar
luka.
" TD: 11'()' N: ++ --: 11 T. &)
!
9
A: Masala$ teratasi sea#ian
%: -en2ana tindakan dilan4utkan
S: Klien men#atakan memasa$i mulutnya
den#an air ila terasa kerin#
O: " %uasa
" Terpasan# in0us dilen#an kanan
*
&
&. Men#ka4i tur#!r kulit* kelemaan muk!sa*
3. Memasa$i mulut den#an air ila tersa
kerin#.
1. Men#ka4i peristaltik usus klien
1. Memantau keadekuatan intake nutrisi
parenteral
&. Men#ka4i kekuatan !t!t klien.
1. Men4elaskan e0ek anestesi a#i !r#an tuu$
dan pr!ses pemuli$annya.
1. Mendiskusikan terapi!at"!atan
&. Memerikan pen4elasan tentan# keteratasan
akti=itas k$usus
3. Men#an4urkan untuk erlati$ akti0 sesuai
kemampuan
/. Men#identi0ikasi tanda dan #e4ala yan#
memutu$kan e=aluasi medi2l* seperti :
panas tin##i* nyeri yan# san#at
.. Men#an4urkan untuk k!ntr!l ulan# selama
peri!de penyemu$an.
" %r!duksi urine 1'''22(13 4am
" Tur#!r kulit aik* pen#isian kapiler 2epat*
muk!sa iir asa$
" TD: 11'()' N: ++ --: 11
A: Masala$ teratasi sea#ian
%: -en2ana tindakan dilan4utkan.
S: Klien men#atakan masi$ puasa
O: " %uasa
" K8 mulai memaik* kesadaran 9M 6G9S
1/7
" Terpasan# in0us di len#an kanan
" %eristaltik usus mulai men#uat
A: Masala$ masi$ tampak
%: -en2ana dilan4utkan
S: Klien men#atakan men#erti den#an pen4elsan
yan# dierikan
O: " 5erperan akti0 dalam pen#!atan
" Tampak tenan#
A: Masala$ teratasi
% -en2ana tindakan di$entikan
Pem+a,asan
Dalam pema$asan ini* kel!mp!k men2!a meli$at $al"$al yan# ter4adi pada keadaan
nyata tetapi tidak terdapat dalam te!ri.
%en#ka4ian yan# dilakukan teratas pada klien den#an p!st !perasi $isterekt!mi* $al"
$al yan# dialami !le$ klien seelum !perasi tidak terlalu anyak dika4i.
Dalam pen#ka4ian ri<ayat penyakit didapatkan a$<a :
1. 8sia iu 3+ ta$un
1. Iu mempunyai / !ran# anak dan elum men!pause
&. 8sia iu pada <aktu men#andun# anak pertama masi$ san#at muda 61)
ta$un7
Sesuai den#an 0akt!r"0akt!r predisp!sisi dari my!ma uteri* ada kesesuaian antara
te!ri den#an kenyataan yan# ada* dimana my!ma uteri teranyak pada <anita yan#
memasuki masa pre men!pause* #rande multipara dan mempunyai ri<ayat ke$amilan
pertama pada usia kuran# dari 1' ta$un.
%en#ka4ian %!st Operasi
%ada pen#ka4ian p!st !perasi didapat data :
1. Kelu$an nyeri p!st !perasi.
Nyeri pas2a eda$ mun#kin sekali diseakan !le$ karena luka !perasi* tetapi
kemun#kinan sea lain 4u#a $arus dipertiman#kan. Seaiknya pen2e#a$an nyeri
diren2anakan seelum !perasi a#ar penderita tidak ter#an##u !le$ nyeri setela$
pemeda$an.
%en2e#a$an dapat dilakukan aik dari dari se#i medis maupun kepera<atan. Darise#i
medis* p!st !perasi dierikan anal#esik #una menekan rasa nyeri pas2a eda$. %ada
klien* klien mendapatkan anal#esik N!=al#in I? & , 1 amp. Dari se#i Kepera<atan*
nyeri dapat diantisipasi seelum !perasi den#an men4elaskan e0ek dari tindakan
pemeda$an yan# dilakukan yan# akan menimulkan rasa nyeri pas2a eda$ dan
men#a4arkan teknik relaksasi den#an napas dalam atau atuk e0ektik dan an4uran
untuk menekan daera$ luka !perasi den#an men##unakan antal ila klei $endak
er#erak.
Nyeri tidak dapat diukur seperti $alnya tekanan dara$* pedan#an yan# dapat
di#unakan !le$ pera<at $anya tin#ka$ laku klien aik =eral dan ( atau n!n =eral
klien. Kalaupun nyeri itu dierikan ratin# skala !le$ pera<at dan klien* skala yan#
dinilai !le$ klien san#at suyekti0 sekali. Hal ini diseakan karena nilai aman#
atas masin#"masin# !ran# ereda. Nyeri tin#kat empat pada klien den#an aman#
atas renda$ mun#kin men4adi tin#kat dua pada klien den#an tin#kat aman# yan#
lei$ tin##i* karena itu tin#kat nyeri sese!ran# san#at ereda.
Dimensi kesadaran akan nyeri* pen#alaman nyeri dan tin#ka$ laku penderita san#at
dipen#aru$i !le$ antisipasi dan $arapan penderita. 5isa sa4a ter4adi a$<a nyeri
sunikan suda$ dirasakan seelum penyuntikan.
1. Klien %uasa
Adanya keadaan pen#istira$atan !r#an"!r#an !le$ e0ek dari anestesi* menyeakan
adanya pen#istira$atan pada usus* ter4adi #an##uan peristaltik usus. %eristaltik
melema$ sampai den#an di$entikan eerapa sat sampai den#an !perasi selesai dan
pas2a eda$. Hal ini menyeakan di$entikannya masukan per!ral untuk eerapa
sat* selain ditakutkan ter4adi aspirasi karena elum puli$nya !t!t"!t!t pernpasan dan
pen2ernaan a#ian atas* 4u#a untuk men2e#a$ ter4adinya mual dan munta$ yan#
mun#kin diseakan !le$ karena distensi ad!men atau keadaan dari asus sendiri.
%emerian minum sedikit"sedikit atau lati$an den#an air dierikan sea#ai
ran#san#an a<al* setela$ dinyatakan a$<a isin# usus klien men#alami
kema4uan setela$ !perasi.
%ematasan ter$adap intake per!ral pada klien pas2a eda$ !le$ karena elum
adekuatnya isin# usus dapat pul a menimulkan suatu ke<aspadaan ter$adap masla$
lain yan# timul* yaitu resik! #an##uan keutu$an 2airan tuu$ : kuran# dan resik!
tin##i #an##uan pemenu$an keutu$an nutrisi : kuran#.
%emasukan 2airan parenteral yan# adekuat men4adi suatu alternati0 pili$an yan# dapat
diandalkan den#an 2atatan intake dan !utput dari tiap"tiap asupan ( masukan ter2atat
den#n aik. Selain men#!ser=asi intake dan !ut put yan# adekuat* tuu$ mempunyai
tanda sendiri dalam memerikan tanda ke2ukupan =!lume 2airan tuu$* misalnya
den#an keadaan memran muk!sa* tur#!r kulit dan tana"tanda =ital.
&. Terdapat luka !perasi den#an ara$ memu4ur
Luka !perasi dapat men#alami de$idensi 6 luka teruka kemali 7 dan atau in0eksi.
De$idensi dapat ter4adi !le$ anyak sea* misalnya karena 0akt!r 4a$itan yan#
kuran# aik atau ter4adi tekanan intra ad!men yan# tin##i ( menin##i misalnya
karena atuk* munta$ atau anyak men#edan* in0eksi luka $emat!me den#an ( tanpa
in0eksi dan usia lan4ut.
In0eksi dapat ter4adi !le$ anyak 0akt!r pula* sala$ satunya penan#anan yan# sala$
ter$adap luka pas2a eda$ 6 pera<atan luka 7
%ada luka p!st !perasi $ari pertama* luka !perasi elum dilakukan pera<atan luka
den#an memuka luka !perasi* akan tetapi tanda"tanda ter4adi in0eksi $arus tetap
di<aspadai den#an men#!ser=asi daera$ sekitar luka. %ada luka yan# elum diuka
dan ter4adi in0eksi* kemun#kin diseakan pada tindakan !perati0 yan# dilakukan*
mun#kin karena tindakan septik aseptik yan# kuran#.
Ter4adinya kemera$an* $emat!me* atau penin#katan tanda"tanda =ital merupakan
tanda a<al ter4adi in0eksi luka !perasi* karena itu perlu !ser=asi yan# 2ukup !ptimal
#una men#antisipasi in0eksi a#ar 4an#an ter4adi lei$ lan4ut atau men2e#a$ in0eksi.
5erdasarkan $asil pen#ka4ian dan analisa diatas* maka kel!mp!k men#amil
eerapa masala$ kepera<atan* yaitu :
1. Gan##uan rasa nyaman : nyeri
1. -esik! tin##i ter4adi in0eksi
&. -esik! tin##i #an##uan pemenu$an keutu$an 2airan tuu$ : kuran#
3. -esik! tin##i #an##uan pemenu$an keutu$an nutrisi : kuran#
/. Kuran# pen#eta$uan
Terdapat eerapa peredaan antara dia#n!sa kepera<atan yan# didapat di lapan#an
nyata den#an yan# terdapat di literatur. Hal ini <a4ar ter4adi* karena pada literatur
dia#n!sa diuat ersi0at #eneral atau umum* sedan#kan kasus yan# ditemui ersi0at
pers!nal atau indi=idu yan# mempunyai era#ai ma2am karakteristik dan
keistime<aan.
5eerapa dia#n!sa yan# tidak mun2ul di dalam kasus yan# kami amil adala$ :
1. Gan##uan $ar#a diri er$uun#an den#an ketidak mampuan mempunyai
anak.
Dia#n!sa ini tidak mun2ul dalam kasus karena seelumnya klien suda$
dipersiapkan dalam 4an#ka <aktu yan# lama. Enam ulan yan# lalu* klien suda$
disarankan untuk dilakukan !perasi. Tetapi karena pada saat itu klien tidak erani*
maka pemeda$an ( !perasi ditunda sampai den#an saat ini. Saat ini klien
men#atakan suda$ siap la$ir atin* <alaupun ia $arus ke$ilan#an kandun#annya.
Hal ini mendapat dukun#an dari keluar#a * suami dan anak"anaknya yan# suda$
de<asa. Keluar#an men#an##ap a$<a kese$atan iu itu yan# palin# pentin#*
selain itu iu 4u#asuda$ 2ukup erumur untuk mempunyai anak la#i* suda$ 2ukup
lima !ran# anak sa4a.
Dari data diatas* terli$at a$<a ada suatu dukun#an s!sial keluar#a yan#
dierikan kepada iu #una mempersiapkan tindakan yan# akan dilakukan*
se$in##a dia#n!sa #an##uan $ar#a diri tidak timul.
1. -esik! tin##i #an##uan per0usi 4arin#an er$uun#an den#an tindakan
!perti0.
%erdara$an adala$ <a4ar selama tinadakan !perati0 dilakukan. Setela$
tindakan selesai* perdara$an $endaknya tidak erlan4ut. Kalaupun ter4adi
perdara$an $endaknya dipasan# drain pada luka #una men#eluarkan dara$ pada
luka !perasi. %emasan#an drain pada luka yan# masi$ erdara$ 4u#a $arus
di<aspadai men4adi p!rt de entee dari kuman"kuman penyakit* yan# dapt
menyeakan k!mplikasi lain yaitu in0eksi luka !perasi.
%erdara$an yan# anyak dan terus"menerus dapat men##an##un per0usi
4arin#an tuu$. Tidak ditemukannya perdara$an !perasi dan H yan# dalam atas
n!rmal 6 H 11 7 pada p!st !perasi* maka kel!mp!k tidak men#an#kat dia#n!sa
resik! #an##uan pe00usi 4arin#an er$uun#an den#an tindakan !perati0.