Anda di halaman 1dari 4

Ubi jalar (Ipomea batatas (L.

) Lamb) merupakan tanaman


sebagai sumber karbohidrat, vitamin A, C dan Mineral yang
sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia. Selain sebagai
sumber bahan pangan, ubi jalar juga merupakan sumber bahan
baku industri dan pakan ternak. Luas lahan dan panen ubi jalar
di Indonesia diperkirakan sekitar 230.000 Ha dengan
produktifitas sekitar 10 ton/Ha (Sarwono, 2011). Sedangkan
dengan teknologi maju, melalui penggunaan varitas unggul, ubi
jalar dapat menghasilkan lebih dari 30 ton umbi basah/Ha
(Anonim, 2009; Rukmana, 1997; Duryatmo, 2010).
Kalshoven (1981) menyatakan bahwa terdapat beberapa
jenis hama penting yang menyerang Tanaman ubi jalar yaitu
perusak daun adalah ulat Agrius sp., Heliothis armigera,
Spodoptera litura, Tabidia sp. dan kumbang Aspidomorpha sp.
Perusak Umbi adalah kumbang Cylas formicarius dan kumbang
Leucopholis sp dan ulat Omphisa sp. (Anonim, 2009, 2010,
Pracaya, 1993).







Kumbang penggerek umbi {Hama Boleng)





Cylas formicarius (Coleoptera: Curculionidae)

Penyebaran : Negaranegara tropis.

Tanaman inang : ubi jalar.

Siklus hidup : 67 minggu.

Bioekologi : Telur diletakkan dengan melukai umbi, kemudian ditutup dengan kotoran. Larva
menggerek di dalam umbi. Pupa dibentuk dalam liang gerek. Imago aktif pada malam hari, dan
makan pada daun, tangkai daun maupun umbi.

Status hama : Merupakan hama yang paling merugikan pada ubi jalar. Selain di lapangan, serangan
juga dapat berlanjut di penyimpanan. Umbi yang diserang berlubanglubang dan tidak dapat
dikonsumsi karena rasanya pahit.

Musuh alami : cendawan patogen, Bauveria bassiana













Ulat berekor

Agrius sp (Lepidoptera : Sphingidae)

Penyebaran : Eropa, Afrika, Asia.

Tanaman inang : ubi jalar dan kacangkacangan

Bioekologi hama : Telur diletakkan satusatu pada permukaan daun. Larva biasanya makan dari
bawah daun dan sangat rakus, dan ukurannya dapat mencapai 90 mm. Pupa dibentuk dalam tanah.
Imago berwarna abuabu, memiliki sayap sempit . Imago aktif malam hari dan tertarik cahaya lampu.

Musuh alami : Parasitoid telur Trichogramma spp. (Hymenoptera : Trichogrammatidae). Parasitoid
larva, lalat Tachinidae (Diptera). Kepik predator

Kumbang pemakan daun

Aspidomorpha miliaris (Coleoptera : Chrysomelidae)

Penyebaran: Asia Tenggara

Tanaman inang: Ipomoea spp., termasuk kangkung dan ubi jalar.

Siklus hidup: 46 minggu.

Bioekologi : Telur berwarna kuning, diletakkan berkelompok di permukaan bawah daun. Larva dan
imago makan daun meninggalkan lubanglubang berupa jendelajendela pada daun. Pupa dibentuk
menempel pada daun.

Status hama : Kadangkadang menjadi hama penting pada kangkung karena daunnya berlubang
lubang.

Musuh alami : Terutama parasitoid telur dan parasitoid pupa.

http://books.google.co.id/books?id=x8GaJhcifYcC&pg=PA43&lpg=PA43&dq=gambar+hama+ubi+jalar&s
ource=bl&ots=v5B7LgEGBJ&sig=RjELEzMxrjcEAi0s_zhD_gxdMwc&hl=id&sa=X&ei=MlAVVM3IAZHkuQTR-
oHACA&ved=0CEUQ6AEwCw#v=onepage&q=gambar%20hama%20ubi%20jalar&f=false