Anda di halaman 1dari 26

Oleh :

*Budi Ratna Aryani


*Fairuziah B.B. Alkatiri
*Bagus Agung Surya Dipta
*Putu Bagus Anggaraditya
*Kaviraj Mohan
I
PENDAHULUAN
II
TINJAUAN PUSTAKA
III
RINGKASAN
PENDAHULUAN
NYERI SALAH SATU KELUHAN YANG MEMBUAT PASIEN
MEMUTUSKAN UNTUK BEROBAT

NYERI PENGALAMAN SENSORIS SUBYEKTIF DAN
EMOSIONAL YANG TIDAK MENYENANGKAN YANG DAPAT
TERKAIT DENGAN KERUSAKAN JARINGAN YANG NYATA,
BERPOTENSI RUSAK ATAU MENGGAMBARKAN KONDISI
TERJADINYA KERUSAKAN
Nyeri dibagi menjadi:
1. Nyeri nosiseptif
2. Nyeri neuropatik

Nyeri Nosiseptif



terjadi bila ujung saraf sensorik pada kulit atau
organ menerima rangsangan yang ditimbulkan
oleh kerusakan jaringan akibat stimulus mekanis,
termal, kekurangan oksigen, dan bahan kimia

Nyeri Neuropati


merupakan nyeri akibat kerusakan jaringan saraf
dapat karena; operasi, trauma, keganasan dan
penyakit metabolik (mis. diabetic neuropathy)

Nyeri jenis ini dapat menimbulkan gejala nyeri
spontan, rasa terbakar atau mati rasa pada
daerah tertentu
Merupakan nyeri kronik yang bisa menetap
selama berbulan-bulan sampai bertahun-tahun

Nyeri
merupakan masalah yang sering terjadi pada
orang yang selalu melakukan aktivitas
sangat mengganggu aktivitas seseorang
yang melibatkan gerakan tersebut, sehingga
mengalami hambatan
dalam melakukan pekerjaan sehari-hari

Nyeri neuropati yang persisten memiliki hubungan yang
bermakna dengan gangguan tidur, fungsi emosional,
suasana perasaan, fungsi fisik, dan fungsi peran sosial
Dampak negatif nyeri neuropati terhadap berbagai
aspek tersebut pada akhirnya akan menimbulkan
kondisi depresi dan gangguan kualitas hidup pada
penderitanya
TINJAUAN PUSTAKA
DEFINISI
NYERI NEUROPATI DIDEFINISIKAN SEBAGAI NYERI AKIBAT LESI
JARINGAN SARAF BAIK PERIFER MAUPUN SENTRAL, BISA
DIAKIBATKAN OLEH BEBERAPA PENYEBAB SEPERTI AMPUTASI,
TOKSIS (AKIBAT KHEMOTERAPI), METABOLIK (DIABETIK
NEUROPATI) ATAU JUGA INFEKSI MISALNYA HERPES ZOSTER.
NYERI NEUROPATI BISA MUNCUL SPONTAN MAUPUN DENGAN
STIMULUS ATAU BISA JUGA KARENA KOMBINASI ANTARA
KEDUANYA
EPIDEMIOLOGI
EPIDEMIOLOGI NYERI NEUROPATI BELUM CUKUP BANYAK
DIPELAJARI , SEBAGIAN BESAR KARENA KERAGAMAN DARI KONDISI
NYERI INI. ESTIMASI SAAT INI, NYERI NEUROPATI MENYERANG 3% DARI
POPULASI UMUM.
SALAH SATU PENELITIAN DI INGGRIS MENYATAKAN BAHWA
PREVALENSI NYERI KRONIK ADALAH 48% DAN PREVALENSI NYERI
NEUROPATI ADALAH 8%. RESPONDEN NYERI NEUROPATI KRONIK
KEBANYAKAN BERJENIS KELAMIN PEREMPUAN , DENGAN USIA YANG
CUKUP TUA, BELUM MENIKAH, TIDAK MEMILIKI KUALIFIKASI
PENDIDIKAN DAN MERUPAKAN PEROKOK.
KLASIFIKASI
KLASIFIKASI NYERI NEUROPATI TERBAGI MENJADI DUA:
BERDASARKAN PENYAKIT YANG MENDAHULUI DAN LETAK ANATOMISNYA:
PERIFER, DAPAT DIAKIBATKAN OLEH NEUROPATI, NEURALGIA PASCA HERPES
ZOSTER, TRAUMA SUSUNAN SARAF PUSAT, RADIKULOPATI, NEOPLASMA,
DAN LAIN-LAIN.
MEDULLA SPINALIS, DAPAT DIAKIBATKAN OLEH MULTIPEL SKLEROSIS,
TRAUMA MEDULLA SPINALIS, NEOPLASMA, ARAKHNOIDITIS, DAN LAIN-LAIN.
OTAK, DAPAT DIAKIBATKAN OLEH STROKE, SIRINGOMIELIA, NEOPLASMA, DAN
LAIN-LAIN.
BERDASARKAN GEJALA :
- NYERI SPONTAN (INDEPENDENT PAIN)
- NYERI OLEH KARENA STIMULUS (EVOKED PAIN)
- GABUNGAN ANTARA KEDUANYA

ETIOLOGI
Aktivasi nervus
simpatetik
abnormal
Pelepasan
katekolamin
Neuroma
N
y
e
r
i

N
e
u
r
o
p
a
t
i

P
e
r
i
f
e
r

Poliradikuloneuropati demielinasi inflamasi akut dan kronik
Polineuropati alkoholik
Polineuropati oleh karena kemoterapi
Sindrom nyeri regional kompleks
Neuropati jebakan (misalnya pada carpal tunner syndrome)
Neuropati sensoris oleh karena HIV
Neuralgia iatrogenik
Neuropati sensoris idiopatik
Kompresi atau infiltrasi saraf oleh tumor
Neuropati oleh karena defisiensi nutrisional
Neuropati diabetic
Phnatom limb pain
Neuralgia post herpetic
Pleksopati post radiasi
Radikulopati (servical, thorakal, atau lumbosakral)
Neuropati oleh karena paparan toksik
Neuralgia trigeminus
Neuralgia post traumatic

Nyeri Neuropati Sentral
Mielopati kompresif dengan stenosis
spinalis
Mielopati HIV
Multiple sklerosis
Penyakit Parkinson
Mielopati post iskemik
Mielopati post radiasi
Nyeri post stroke
Nyeri post trauma korda spinalis
Siringomielia
Patofisiologi
Mekanisme dasar nyeri neuropati :
Sensitisasi perifer
Sensitisasi sentral
Sprouting
Ectopic discharge
Disinhibisi

Lesi keluarnya mediator
inflamasi (bradikinin,
prostaglandin
histamin) nyeri spontan atau
nosiseptor lebih sensitif (sensitasi)
hiperalgesia


Trauma saraf remodelling/
hipereksibilitas membran sel sprouting
pada bagian proksimal lesi neuroma
Na+ terakumulasi ectopic discharge,
abnormal mechanosensitivity,
thermosensitivity, dan chemosensitivity
nyeri spontan atau evoked pain
PSIKOLOGIS
HUBUNGAN
SOSIAL
KUALITAS HIDUP = persepsi individu mengenai hidupnya, dalam
konteks sistem nilai nilai budaya lingkungan hidupnya, yang
berhubungan dengan standar tujuan dan harapannya
Sickness Impact
Profile, Karnofsky
Scales
kuesioner Kidney
Diseases Quality of
Life (KDQL)
World Health Organization
Quality of Life (WHOQOL)
Medical Outcomes Study
36-Item ShortForm Health
Survey (SF-36)
Karnofsky
Scales
INSTRUMEN
UNTUK
MENGANALISIS
KUALITAS HIDUP
NYERI NEUROPATI PERSISTEN
GANGGUAN
TIDUR
FUNGSI
EMOSIONAL
SUASANA
PERASAAN
FUNGSI
FISIK
FUNGSI
PERAN
SOSIAL
Kondisi
depresi dan
gangguan
kualitas
hidup pada
penderita
PENATALAKSANAAN
Golongan trisiklik, seperti amitripilin, imipramin,
maprotilin, desipramin.
ANTI DEPRESAN
Gabungan berbagai macam obat yang
dimasukkan kedalam satu golongan yang
mempunyai kemampuan untuk menekan
kepekaan abnormal dari neuron-neuron di sistem
saraf sentral.
ANTI KONVULSAN
Memblok voltage-sensitive sodium channels (VSSC).
Mengurangi cetusan dengan frekuensi tinggi dari
neuron. Pengobatan denga okskarbazepin
menunjukkan hasil yang memuaskan, sama atau
sedikit diatas karbamazepin, hanya saja
okskarbazepin memiliki efek samping yang minimal
KARBAMAZEPIN DAN OKSKARBAZEPIN
Mengurangi pelepasan glutamat maupun aspartat dari neuron
presinaptik, meningkatkan konsentrasi GABA
di otak.
LAMOTRIGIN
Digunakan sebagai terapi ,berabagai jenis neuropati, kemampuan
yang dapat masuk kedalam sel untuk berinteraksi dengan reseptor
2 yang merupakan subunit dari kanal Ca2+
GABAPENTIN
PROGNOSIS
Hasil akhir dari suatu nyeri tergantung dari
penyebabnya
Neuropati Perifer tidak bisa disembuhkan atau
membutuhkan waktu untuk penyembuhan
Pada Penyakit Charcot-Marie-Tooth kondisi
seseorang akan bertambah buruk.
Neuropati Perifer bisa berakibat fatal namun
penyebab kematian tidak selalu berkaitan dengan
neuropati, seperti halnya pada kanker

PENCEGAHAN
Pencegahan berpusat pada penyakit yang mendasari dapat
dicegahkan dan dikendalikan.
o Vaksinasi pada polio dan difteri
o Pengobatan dini pada cedera fisik
o Kehati-hatian dalam menggunakan obat-obatan.
o Pengendalian penyakit kronis
o Perubahan gaya hidup
o Mengurangi resiko diabetes, penuaan pada sendi, atau stroke
o Ergonomis
Untuk Peripheral diabetic neuropati faktor resiko terbear
darinpenyakit ini adalah diabetes itu sendiri dan pada postterpetic
neuralgia sering pada orang tua yang menderita penyakit herpes
zoster.



RINGKASAN
Nyeri neuropati adalah nyeri akibat lesi jaringan saraf baik perifer maupunsentral.
Nyeri neuropati bisa muncul spontan maupun dengan stimulus atau bisa juga
karena kombinasi antara keduanya.
Nyeri neuropati dapat diklasifikasikan berdasarkan letak anatomi dan gejala.
Nyeri neuropati disebabkan kaena aktivasi nervus simpatetik yang abnormal ,
pelepasan katekolamin, dan aktivasi free nerve endings atau neuroma dapat
menimbulkan sympathetically mediated pain.
Nyeri neuropati yang persisten memiliki hubungan yang bermakna dengan
gangguan tidur, fungsi emosional, suasana perasaan, fungsi fisik, dan fungsi
peran sosial.
Untuk penatalaksanaan nyeri neuropati dapat diterapi dengan anti depresan, amti
konvulsan, karbamazepin dan okskarbazepin, lamotrigin dan gabapentin.
Prognosis dan pencegahan dari nyeri neuropati adalah sangat bergantung dari
etiologi dari nyeri itu sendiri.




TERIMAKASIH