Anda di halaman 1dari 13

TUMOR OTAK

Disusun oleh : Intan Herlina


(2009730025)
Dokter pembimbing :
dr. Samino,Sp.S (K)
DEFINISI

Tumor Otak
Massa yang timbul dalam ruang
tengkorak dan menimbulkan proses
desak ruang
Tumor otak
terbagi 2
golongan:
Tumor otak
primer
Tumor otak
sekunder (tumor
metastatik otak)
EEPIDEMIOLOGI
Insiden per tahun tumor primer 7,8 12,5 /
100.000 penduduk
Tumor sekunder 10-15% dari pasien tumor
otak.


Data dari NCI ( National Cancer Institute ) tahun
2000, dari pasien kanker 20-40 % akhirnya
mengalami metastasis ke otak, 60-70% di
antaranya mengalami gejala neurologis

ETIOLOGI
Sebenarnya, penyebab tumor otak masih belum
diketahui tetapi masih ada faktor-faktor yang
perlu ditinjau yaitu :
Genetik
Radiasi
Substansi-substansi Karsinogenik
Gaya hidup





KLASIFIKASI
Tumor asal neuroepitel
1) Tumor asal astrosit
2) Tumor asal oligodendrosit
3) Glioma campuran
4) Tumor asal ependima
5) Tumor asal pleksus koroidea
6) Neuroglioma asal tak jelas
7) Tumor asal neuron dan campuram neuron neuroglia
8) Tumor asal neuroblas
9) Tumor asal korpus pineal
10)Tumor embrional
Tabel ringkas
klasifikasi
tumor sistem
saraf pusat
menurut WHO
tahun 2000

Tumor asal saraf perifer
1) Neurilemoma (Schwanoma)
2) Neurofibroma
3) Tumor perineurium
4) Neurilemoma maligna saraf tepi (MPNST)
Tumor asal meningen
1) Tumor asal epitel meningen : meningioma
2) Tumor asal mesenkim nonepitel meningen
3) Lesi melanositik meningen primer
4) Tumor asal tak jelas angioblastoma
Tumor jaringan limfatik dan hemopoietik
Tumor asal sel germinal
Tumor area sela
1)Kraniofaringioma
2)Tumor sel granular
Tumor metastatic
GEJALA KLINIS
Nyeri kepala
Peningkatan TIK
Vertigo
Muntah
Gangguan kepribadian
Kejang
PEMERIKSAAN PENUNJANG
Pemeriksaan neuroradiologis yang
dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi
ada tidaknya kelainan intra kranial :
Rontgen foto (X-ray) kepala
Angiografi
Computerized Tomography (CT-Scan kepala)
Magnetic Resonance Imaging (MRI)
PENATALAKSANAAN
Pembedahan juga merupakan pilihan terapi
yang hanya dilakukan pada tumor yang jinak.
Terapi kombinasi terhadap tumor intracranial :
Terapi menurunkan tekanan intracranial
Radioterapi
Kemoterapi



PROGNOSIS
Lokasi tumor, usia pasien, dan histologi tumor
adalah penentu utama kelangsungan hidup. Pasien
dengan kejang sekunder ke tumor otak umumnya
mengalami kerusakan neurologis yang jelas.
Kebanyakan pasien dengan metastase otak
meninggal dari perkembangan keganasan utama
mereka bukan dari kerusakan otak
DAFTAR PUSTAKA
Desen,Wan.2010.Buku Ajar Onkologi Klinis.Edisi II. Jakarta:
Fakultas Kedokteran UI
Price, Sylvia Anderson. 2005. PATOFISIOLOGI Konsep Klinis
Proses-Proses Penyakit. Jakarta : EGC
Sastroasmoro,Sudigdo,dkk.2007. Panduan Pelayanan Medis
Departemen Neurologi RSUP.NASIONAL DR. CIPTO
MANGUNKUSUMO.
http://www.scribd.com/doc/119774468/tumor-otak
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/31137/4/Chapte
r%20II.pdf
http://www.singhealth.com.sg/PatientCare/OverseasReferral/bh
/Conditions/Pages/Brain-Tumour-and-Surgery.aspx