Anda di halaman 1dari 5

RESUME KASUS AKUT

DI RUANG PERAWATAN KENANGA


RSKD PROV. SULSEL MAKASSAR

Inisial Klien : Nn. J
No Reg : 048168
Tanggal Masuk : 21 April 2014
Tanggal Pengkajian : 22 April 2014

A. Gambaran Kasus
Klien adalah seorang wanita berumur 28 tahun dibawa oleh keluarga ke IRD RSKD
untuk yang ke tiga kalinya dengan keluhan gelisah di rumahnya. Klien sering diam dan
menarik diri di rumah. Perubahan perilaku mulai sejak sekitar 8 tahun yang lalu saat itu
kakak klien meninggal dunia karena sakit, kemudian disusul oleh ayahnya dan pada saat
itu klien sementara di ospek di fakultas teknik Unhas. Satu minggu terakhir klien tidak
minum obat karena kehabisan. Obat yang biasa diminum adalah Stelazine 5 mg 2x1 dan
THD 2 mg 2x1.
Pada saat pengkajian, penampilan baik, bersih dan rapi, klien tampak melamun,
kontak mata kurang, ketika disapa oleh perawat ekspresi wajah tampak datar, afek
tumpul. Klien menjawab jika di tanya.

B. Analisa Data

No. Data Masalah
1
DS :
Klien menyebutkan namanya
Klien menjawab ya, tidak dan tidak tahu.
DO :
Klien tampak melamun
Kontak mata kurang saat berinteraksi
Isolasi Sosial
2
DS:
Klien mengatakan tidak punya teman
Klien mengatakan tidak suka berteman
Harga Diri Rendah





DO:-
Klien tampak selalu menunduk
Afek tumpul

C. Pohon Masalah


Efek


CP


Etiologi


D. Diagnosa Keperawatan :
1. Isolasi sosial
2. Harga diri rendah
3. Risiko gangguan persepsi sensori : halusinasi





Risiko Gangguan sensori persepsi :
Halusinasi

Gangguan interaksi sosial :
Isolasi Sosial


Harga diri rendah
Harga diri rendah kronis








IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

Nama Klien : Nn. J No. RM :048168
Usia : 27 tahun Diagnosa : Isoolasi sosial

No. Hari, Tanggal Implementasi Evaluasi
1 Selasa, 22
April 2012

Mengidentifikasi penyebab
isolasi sosial
- Kenapa J suka sendiri?
Mendiskusikan dengan klien
tentang keuntungan bila
berhubungan dengan orang
lain
- Menurut J apa kira-kira
apa keuntungan jika
punya teman ?
Mendiskusikan dengan klien
tentang kerugian bila tidak
berhubungan dengan orang
lain.
- Menurut J apa kira-kira
apa keuntungan jika
punya teman ?


S :
Klien menyebutkan nama
Klien mengatakan tidak
suka berteman
Klien mengatakan tidak
tahu
Klien mengatakan ingin
mandi.

O :
Klien lebih banyak diam
saat berinteraksi
Klien tidak banyak
menjawab pertanyaan
Kontak mata saat interaksi
kurang
Klien tampak menghindari
percakapan/ interaksi
Klien memutuskan
pembicaraan dengan tiba-
tiba.
A :
SP1P belum berhasil, klien


belum mau diajak
berkomunikasi.
P :
Lanjutkan intervensi SPIP,
yaitu :
Mengajakan klien cara
berkenalan dengan 1 orang