Anda di halaman 1dari 50

MATA PELAJARAN :

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Kelas 9/ Semester I
BAB I
PKN BAB I
STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR (KD)
Menyampaikan partisipasi
dalam usaha pembelaan
negara.
1. Menjelaskan pentingnya
usaha pembelaan negara.
2. Mengidentifikasi bentuk-
bentuk usaha pembelaan
negara.
3. Menampilkan peran serta
dalam usaha pembelaan
negara.
PKN BAB I
STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR PENCAPAIAN KD
1. Menjelaskan pentingnya
usaha pembelaan negara.
1) Menjelaskan pengertian
negara.
2) Menyebutkan unsur-unsur
berdirinya negara.
3) Membedakan warga
negara dan bukan warga
negara
4) Menjelaskan pengertian
pemerintahan dalam arti
sempit menurut UUD
1945.
PKN BAB I
INDIKATOR PENCAPAIAN KD
5) Menyebutkan tujuan
negara Indonesia yang
tercantum di dalam UUD
1945.
6) Menyebutkan fungsi
negara.
7) Menjelaskan fungsi negara
dalam menegakkan
keadilan.
PKN BAB I
INDIKATOR PENCAPAIAN KD
8) Menunjukkan peraturan
tentang bela negara.
9) Menjelaskan alasan
pentingnya bela negara
dari warga negara.
KARAKTER SISWA YANG
DIHARAPKAN:
1. Dapat dipercaya (Trustworthines)
2. Ketulusan (Honestey)
3. Integritas (Integrity)
4. Peduli (Caring)
5. Jujur (Fairness)
6. Kewarganegaraan (Citizenship)
1. PENGERTIAN NEGARA
1. Pengertian Negara
State
(Bhs. Inggris)
Staat
(Bhs. Belanda)
Etat
(Bhs. Perancis)
Kata state, staat dan etat berasal dari bahasa
latin status/ stacum.
Berarti keadilan yang tegak dan tetap
(sesuatu yang memiliki sifat-sifat yang tegak
dan tetap).
Negara bersifat abstrak, tidak bisa diraba.
DEFINISI NEGARA MENURUT PARA AHLI
Negara adalah:
1. Suatu masyarakat yang dipadukan karena
mempunyai wewenang yang bersifat memaksa
(Harold J. Laski).
2. Suatu masyarakat yang mempunyai monopoli dalam
menggunakan kekerasan fisik secara sah dalam
suatu wilayah (Max Weber).
3. Organisasi dalam suatu wilayah dapat memaksakan
kekuasaannya secara sah terhadap semua
golongan, dan dapat menetapkan tujuan-tujuan
kehidupan bersama (Prof. Miriam Budiarjo).
2. UNSUR-UNSUR BERDIRINYA NEGARA
Pada prinsipnya negara secara politis dan
yuridis terdiri atas : masyarakat manusi yang
mendiami suatu wilayah tertentu dan tunduk
pada penguasa tertinggi.
Komponen dasar negara yaitu adanya :
penduduk yang menetap (rakyat), wilayah
tertentu, pemerintahan yang berdaulat, dan
pengakuan dari negara lain/ pengakuan
deklaratif.
(Konvensi Montevideo 1933, Neg.
Pan_Amerika).
3. WARGA NEGARA DAN BUKAN WARGA
NEGARA
Pasal 26 (1) UUD 1945:
Yang menjadi WN ialah orang-orang bangsa
Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain
yang disahkan dengan UU sebagai warga
negara.
(2) Penduduk ialah WNI dan orang asing yang
bertempat tinggal di Indonesia.
Shg bangsa lain yang bertempat tinggal di
Indonesia (penduduk), bukan WNI?
4. PENGERTIAN PEMERINTAHAN DALAM ARTI
SEMPIT MENURUT UUD 1945
Unsur terbentuknya negara antara lain adanya:
Pemerintahan yang berdaulat.
Pemerintahan adalah lembaga atau orang yang
membuat dan melaksanakan aturan-aturan
yang berlaku bagi masyarakat.
Memiliki posisi sangat penting sebagai penentu
kebijakan dan pelaksana kebijakan.
Pemerintah RI, yaitu presiden sebagai kepala
pemerintahan, dibantu wakil presiden dan para
menteri (memegang kekuasaan eksekutif)
5. TUJUAN NEGARA INDONESIA
Tujuan negara RI, disebut juga Tunas (Tujuan
Nasional) Negara RI.
Tercantum di dalam pembukaan UUD 1945
alinea ke-4.
a. Melindungi segenap BI dan STDI,
b. Memajukan KU *)
c. Mencerdaskan Kehidupan Bangsa,
d. Ikut melaksanakan Ketertiban Dunia,
Bedasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi
dan keadilan sosial.
6. FUNGSI NEGARA (SINEG)
Sebagai pengatur kehidupan dalam wilayah
negara demi terciptanya tujuan negara.
Fungsi minimum yang harus dilakukan negara
(menurut Prof. Miriam Budiarjo), antara lain
fungsi:
a. Fungsi Penertiban (Law dan Order),
b. Fungsi Kesejahteraan dan Kemakmuran
Rakyat,
c. Fungsi Pertahanan Negara,
d. Fungsi Keadilan.
FUNGSI NEGARA DAN TUJUAN NEGARA
SALING BERKAITAN
Untuk mencapai tujuan bersama dan mencegah
bentrokan di masyarakat, maka negara harus
melaksanakan penertiban dan bertindak
sebagai stabilitator.
Untuk mencapai kesejahteraan/ kemakmuran
rakyat, diperlukan campur tangan dan peran
aktif dari negara.
Untuk menjaga kemungkinan adanya serangan
dari luar (ATHG), diperlukan alat-alat negara.
Untuk menegakkan keadilan, dilaksanakan
melalui badan-badan peradilan.
7. FUNGSI NEGARA DALAM MENEGAKKAN
KEADILAN
Kehidupan manusia sebelum adanya negara
dilukiskan oleh Thomas Hobbes yaitu :
Manusia merupakan serigala bagi manusia
lainnya. ( Homo Homini Lupus) dan Perang
manusia lawan manusia ( bellum Omnium
Contra Omne).
Supaya hidup tertib, aman dan damai, maka
diperlukan negara.
Dalam menegakkan keadilan , negara
menjunjung tinggi Supremasi Hukum
8. PERATURAN TENTANG BELA
NEGARA
UUD 1945 :
a. Pasal 27 (3) = Setiap WN berhak dan wajib ikut serta
dlm upaya pembelaan negara.
b. Pasal 30 (1) = Tiap-tiap WN berhak dan wajib
ikut serta dlm usaha pertahanan
dan keamanan negara.

UU No. 3 Th. 2003 =
Setiap WN berhak dan wajib ikut serta dlm upaya bela
negara, yang diwujudkan dalam penyelenggaraan
pertahanan negara


9. BERIKAN ALASAN MENGAPA USAHA
PEMBELAAN NEGARA, PENTING
DILAKUKAN
OLEH SETIAP WNI?
a. Untuk mempertahankan NKRI dari berbagai
ancaman, yang dapat mengganggu
keamanan dan stabilitas nasional.
b. Untuk menjaga keutuhan wilayah negara RI.
c. Merupakan panggilan sejarah.
d. Merupakan kewajiban setiap WNI.
SISTEM PERTAHAN DAN KEAMANAN
UUD 1945 Ps. 30 (2) :
Usaha pertahanan dan keamanan negara
dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan
keamanan rakyat semesta ( Hankamrata)
oleh TNI dan Kepolisian negara RI sebagai
kekuatan utama, serta rakyat sebagai
kekuatan pendukung.
KEGIATAN SK. 1
KD.1.2
* Kompetensi Dasar (KD 1.2 )
Mengidentifikasi bentuk bentuk Usaha
pembelaan negara
* Indikator Pencapaian KD ( 6 Indikator )
1.2.1, 1.2.2, 1.2.3, 1.2.4, 1.2.5, 1.2.6
INDIKATOR PENCAPAIAN KD :
1.2.1. Menjelaskan arti bela negara
1.2.2. Menyebutkan Hak WN dalam pembelaan
negara
1.2.3. Menyebutkan contoh kewajiban WN dalam
upaya pembelaan negara
1.2.4. Menyebutkan bentuk-bentuk keikutsertaan
WN dalam upaya pembelaan negara
1.2.5. Memberikan contoh partisipasi bela negara
1.2.6. Menjelaskan bela negara oleh TNI dan
POLRI

1.2.1 MENJELASKAN ARTI BELA
NEGARA
Yaitu Sikap dan Perilaku WN yang dijiwai
kecintaannya kepada NKRI, dalam menjamin
kelangsungan hidup bangsa dan negara
Bela negara tidak terbatas dalam arti militer
saja ( perang ) tetapi termasuk tindakan yang
bertujuan meningkatkan kesejahteraan WN.
KONSEP BELA NEGARA
- Diatur di UUD 1945 pasal 27 (3) = Setiap WN
berhak dan wajib ikut serta dalam upaya
pembelaan negara.
- Diwujudkan dalam kegiatan penyelenggaraan
pertahanan negara ( ditegaskan di UU No 3 /
2002 ps 9 ayat 1)
- Pertahanan negara adalah: segala usaha untuk
mempertahankan kedaulatan dan keutuhan
NKRI serta keselamatan bangsa /negara dari
ATHG
- Menggunakan sisten Pertahanan dan
Keamanan Rakyat Semesta ( Hankamrata)
Yaitu sistem Hankam negara yang melibatkan
unsur-unsur TNI, POLRI dan rakyat secara
bersama- sama bertanggung jawab terhadap
Hankamnas.
Merupakan konsep Hankam negara, landasan
hukumnya UUD 1945 pasal 30 ayat 1 dan 2
Kekuatan utama pertahanan adalah TNI,
sedang dalam sistem keamanan adalah Polri.
Adapun kedudukan rakyat adalah sebagai unsur
pendukung pertahanan dan keamanan

BENTUK ANCAMAN MILITER
MENURUT UU NO. 3 / 2002
Antara lain berupa :
1. Agresi militer oleh negara lain terhadap kedaulatan
keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa.
2. Pelanggaran wilayah oleh negara lain ( menggunakan
kapal/pesawat non kimoersial)
3. Spionase oleh negara lain untuk mendapatkan data
rahasai militer
4. Aksi teror bersenjata oleh jaringan terorisme
internasional yang bekerjasama dengan terorisme
dalam negeri
5. Pemberontakan bersenjata.
6. Perang saudara bersenjata antar kelompok masyarakat.
ADA ANCAMAN NON MILITER, TUGAS
SIAPA?
- Segenap WN memiliki kewajiban dalam
pembelaan negara sesuai kedudukan dan
profesi masing- masing.
- Seorang siswa/guru dan WN lainnya, wajib
melaporkan ke aparat jika dia mengetahui hal
itu.
- Polisi berkewajiban untuk melakukan
penyelidikan dan penyidikan terhadap pelaku
kasus tersebut.
- Jaksa dan Hakim masing- masing wajib
melakukan proses peradilan terhadap kasus itu
- Dalam hal ini, TNI tidak memiliki kewenangan
untuk turut serta menangani
FUNGSI HANKAM DAN KELANGSUNGAN
HIDUP NEGARA
Hankam negara yang kuat, menjamin
kelangsungan hidup bangsa dan negara.
Fungsi Hankam adalah untuk menjaga dan
mempertahankan kedaulatan, keutuhan,
keselamatanbangsa dan negara dari adanya
ATHG.
Hankam Kuat, harus dilengkapai alat-alat
pertahanan ( yaitu TNI, AD, AU, AL dan
perlengkapannya ( Alutsita = Alat Utama Sistem
Senjata).
FUNGSI HANKAM NEGARA SEBAGAI
PRASYARAT TERWUJUDNYA FUNGSI-
FUNGSI LAINNYA
Alasannya?
- Karena negara hanya dapat menjalankan
fungsi- fungsi lainnya jika negara mampu
mempertahankan diri dari berbagai ATHG
(dari luar/dalam negeri )
- Negara tidak akan dapat mensejahterakan
rakyat, meningktkan kualitas pendidikan,
menegakkan keadilan dll, jika tidak mampu
mempertahankan kedaulatan negaranya.
BAHAN RENUNGAN / REFLEKSI
1. Fungsi Hankam dalam kehidupan negara,
diibaratkan seperti dalam kehidupan pribadi sehari-
hari.
2. Apakah kalian bisa belajar dengan tenang, bisa tidur
dengan nyenyak dsb, apabila tidak mampu
menangkal adanya gangguan / ancaman yang
dihadapi?
3. Jika kita ingin belajar dengan tenang, tidur bisa
nyenyak, maka diperlukan kemampuan menangkal /
mengatasi ATHG yang dihadapi.
4. Terwujudnya Hankam adalah tanggung jawab kita
bersama
1.2.2 HAK WN DALAM PEMBELAAN
NEGARA
Keikutsertaan WN dalam pertahanan dan keamanan
merupakan hak dan kewajiban.
Contoh hak WN dalam pembelaan negara ( Walau
tidak memanggul senjata) antara lain:
- Usaha mewujudkan keamanan lingkungan
- Mewujudkan keamanan pangan, energi dan
keamanan
ekonomi.
- Mengubah tanah tandus menjadi hutan jati dan
hutan
lamtoro
- Dll sikap dan tindakan yang bertujuan untuk
meningkatkan kesejahteraan WN
LANDASAN HUKUM BELA NEGARA
1. Landasan Idiil = Pancasila
2. Landasan Konstitusional = UUD 1945
a. Pasal 27 ayat (3)
b. Pasal 30 Ayat (1) dan (2)
3. UU RI no. 3 Tahun 2002 tentang pertahanan
Negara
1.2.3 CONTOH KEWAJIBAN WN DALAM
UPAYA
PEMBELAAN NEGARA
Negara diibaratkan rumah kita, maka setiap ada
ancaman terhadap negara kita wajib membelanya.
Sebutkan contoh kewajiban WN dalam upaya bela
negara?
a. ikut serta menjaga wilayah negara / wilayah
lingkungan sekitar dari ATHG yang
membahayakan
negara.
b. Sikap hormat terhadap bendera, lagu kebangsaan.
c. Menolak campur tangan pihak asing terhadap
kedaulatan NKRI.
1.2.4 BENTUK-BENTUK KEIKUTSERTAAN
WN
DALAM UPAYA PEMBELAAN NEGARA
LANJUTAN 1.2.4
Berbagai Organisasi rakyat a.1:
1. Kelaskaran, berkembang jadi Barisan Cadangan.
2. Barisan Cadangan berkembang menjadi Pager
Desa dan Mobpel ( pasukan Gerilya Desa,
Mobilisasi Pelajar).
3. Muncul organisasi keamanan desa dan organisasi
perlawanan Rakyat. OKD dan OPR adalah bentuk
kelanjutan dari pager Desa.
4. OKD/OPR disempurnakan menjadi Hansip Wanra,
Kamra Pertahanan Sipil , Perlawanan Rakyat ,
keamanan rakyat.
5. Dibentuk organisasi rakyat terlatih dan LINMAS
BENTUK PARTISIPASI WN DALAM USAHA
PEMBELAAN NEGARA MENURUT UU NO. 3 / 2002
PS. 9 (2)
Usaha pembelaan negara diselenggarakan
melalui:
1. Pendidikan kewarganegaraan (PKn)
2. Pelatihan Dasar Kemiliteran secara wajib (
LDK-wamil)
3. Pengabdian sebagai Prajurit TNI, Sukarela /
wajib
4. Pengabdian sesuai profesi, tertentu ( Petugas
PMI/bantuan sosial, TIM Medis/SAR LINMAS,
dll)
1.2.5 PARTISIPASI BELA NEGARA OLEH
SISWA?
Siswa sebagai pelajar tugas pokoknya
belajar
Berikan contoh peran serta siswa, bela
negara!
Bela negara siswa/mahasiswa dengan cara
mengikuti mata pelajaran PKn, disekolah
Apa alasannya? Karena tujuan PKn adalah
untuk membentuk siswa menjadi manusia
yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta
tanah air. Dan itu sangat erat dengan upaya
bela negara.
KONSEPSI BELA NEGARA DAN PKN
Yaitu konsepsi moral yang diwujudkan dalam sikap,
perilaku dan tindakan WN yang dilandasi oleh :
1. Rasa cinta tanah air
2. Kesadaran berbangsa dan bernegara
3. Keyakinan kepada Pancasila sebagai ideologi
negara,
4. Kerelaan berkorban untuk bangsa dan negara

* Kaitannya dengan bela negara, PKn merupakan
wahana pembinaan kesadaran siswa dalam
pembelaan negara.
Komponen utama pertahanan negara, dalam
mengahadapi ancaman kekuatan militer adalah
TNI.
Melaksanakan Operasi Milietr Perang ( OMP)
menghadapi kekuatan militer negara lawan
berupa: invansi, agresi dan infiltrasi.
Melaksanakan OM selain perang ( OMSP)
bertugas mengatasi : Gerakan pemberontakan
separatis bersenjata, mengatasi kejahatan lintas
negara, tugas bantuan kemanusian, tugas
perdamaian
BENTUK USAHA PEMBELAAN NEGARA MELALUI
PENGABDIAN SUKARELA SESUAI PROFESINYA
KEGIATAN SK .1
KD.1.3
Kompetensi Dasar ( KD 1.3)
Menampilkan Peran serta dalam usaha
pembelaan negara

* Indikator Pencapaian KD ( 3 Indikator)
1.3.1, 1.3.2, 1.3.3
INDIKATOR PENCAPAIAN KD:
1.3.1 Memberikan contoh
tindakan yang
menunjukkan upaya
pembelaan negara.
1.3.2 Menunjukkan partisipasi
dalam usaha
pembelaan negara
1.3.3 Menjelaskan komponen
pertahanan negara
1.3.1 TINDAKAN YANG MENUNJUKKAN
UPAYA
PEMBELAAN NEGARA
Bela negara adalah hak dan kewajiban WNI sesuaikedudukan ,
tugas dan profesi ybs.
Contoh tindakan yang menunjukkan upaya pembelaan negara
antara lain:
a. TNI, melakukan upaya menanggulangi/menghadapi
ancaman kekuatan militer dan operasi militer ( invansi, agresi,
infiltrasi), separatisme.
b. POLRI memelihara Kamtibmas, dan stabilitas keamanan
dalam
negeri
c. WN mendukung tugas TNI dan POLRI
d. Petugas PMI, Para Medis, TIM SAR, Menanggulangi dampak
akibat
perang / bencana
e. Siswa dan mahasiswa, bela negara lewat PKn
LANJUTAN 1.3.1
f. LINMAS, menolong korban bencana perang,
bencana alam atau malapetaka
g. Para petani dan nelayan, berjsa karena bela
ketahanan pangan.
h. Menwa, bela negara lewat latihan dasar
kemiliteran.
i. Pengusaha besar, bela ketahan ekonomi
j. Olahragawan, berjasa membela nama baik
negara
k. Wartwan, berjasa meliput dan menyapaikan info
l. dll
1.3.2 PARTISPASI DALAM USAHA
PEMBELAAN
NEGARA DI LINGKUNGANNYA
Ketahanan dan keamanan nasional tidak
hanya terbatas pada masalah Hankam
Militer saja, tetapi segala bidang kehidupan.
Termasuk keamanan lingkungan, pangan,
energi dan keamanan ekonomi ( menurut
Kusnanto Anggoro, 2003)
Tidak terbatas dalam aksi militer saja /
perang, tapi termasuk tindakan yang
bertujuan meningkatkan kesejahteraan WN,
contoh :
LANJUTAN 1.3.2
Tunjukkan contoh partisipasi usaha
Pembelaan negara di lingkungannya:
1. Usaha mewujudkan kemanan
lingkungan
2. Mengubah tanah tandus menjadi
hutan jati atau penghijauan
lainnya.
3. Melaksanakan tugas siskamling
secara bergilir.
4. Ikut serta mengatasi kerusuhan
massal dan konflik komunal
5. Ikut serta menaggulangi bencana
alam, dsb

1.3.3 KOMPONEN PERTANAHAN
NEGARA
Komponen Pertahanan negara adalah unsur
warga negara selain TNI yang mendapat
pelatihan dasar militer, sehingga merupakan
unsur rakyat terlatih sebagai pendukung
pertahanan negara.
Selain TNI yaitu :
- Unsur Mahasiswa ( Menwa)
- Para Pemuda, seperti Barisan Pemuda Kutai
( BPK )
- Unsur rakyat terlatih lainnya ( LINMAS, dsb )
CONTOH TINDAKAN YANG MENUNJUKKAN USAHA
PEMBELAAN NEGARA DARI KOMPONEN RAKYAT
SELAIN TNI DAN POLRI
1. Periode perang kemerdekaan I, berbentuk
kelaskaran yang berkembang menjadi barisan
cadangan.
2. Periode perang kemerdekaan II, ada organisasi
Pasukan Gerilya Desa ( Pager Desa), termasuk
Moblisasi Pelajar ( Mobpel). Ini adalah
perkembangan dari barisan cadangan.
3. 1958 -1960 Pager Desa berkembang menjadi
organisasi keamanan Desa dan organisasi
perlawanan rakyat ( OKD & OPR)
4. Tahun 1963 dibentuk Perwira Cadangan
5. Tahun 202 dibentuk organisasi Rakyat terlatih dan
anggota perlindungan masyarakat ( LINMAS)
SELESAI SELAMAT BELAJAR
SEMOGA SUKSES