Anda di halaman 1dari 26

MODUL 12

LBM 1
FILSAFAT ILMU DAN PENELITIAN
STEP 1
Filsafat ilmu :refleksi filsafati yang tidak pernah henti dalam menjelajahi kawasan
ilmiah untuk mencapai kebenaran atau kenyataan, sesuatu yang
memang tidak pernah akan habis dipikirkan, dan tidak akan pernah
selesai diterangkan.
Telaah yang mendalam untuk mendalami ilmu
Filo= cinta atau menyenangi
Sofia = bijaksana
Penelitian : suatu upaya pengumpulan , pengolahan, penyajian dan analisa data
yang dilakukan secara sistematis, teliti dan mendalam dalam rangka
mencarikan jalan keluar dan ataupun jawaban terhadap suatu masalah
yang ditemukan.
Karya tulis ilmia : merupakan bentuk pelaporan yang sebelumnya telah dicari
kebenaranya secara ilmiah.
Met!"!l!#i $enelitian : metode yang digunakan dalam penelitian.
Ont!l!#is : objek yang akan ditelaah.
E$istem!l!#is : cara atau oroses yang digunakan untuk mencapai sasaran
A%si!l!#is : penerapan hasil dari penemuan dalam rangka memenuhi kebutuhan
manusia.
In"u%si :proses penarikan kesimpulan, atau fakta dari hal hal yang bersifat
khusus atau individual ke umum.
De"u%si : proses penarikan kesimpulan, atau fakta dari hal hal yang bersifat
umum ke khusus.
STEP 2
FILSAFAT ILMU
1. Tu&uan mem$ela&ari filsafat ilmu
2. manfaat
3. u'un#an filsafat lmu "en#an $enelitian
4. u'un#an $en#etauan(ilmu( "isi$lin ilmu( "an filsafat)
*)
METODOLO+I PENELITIAN
1. Tu&uan $enelitian
2. Manfaat $enelitian
3. ,enis $enelitian
4. -ara mem$er!le $en#etauan .met!"e/
5. Kriteria masala untu% $enelitian
6. syarat mela%u%an $enelitian
7. syarat se'a#ai se!ran# $eneliti
8. syarat mem'uat latar 'ela%an# masala
9. syarat mem'uat rumusan tu&uan
10. $r!ses $enelitian
11. sum'er masala $enelitian
12. tin#%at $enelitian
KA01A TULIS ILMIA2
1. Tu&uan
2. -ara $em'uatan
3. Urutan sistematis .3!ntent/
4. Sasaran
5. Syarat
STEP 4
FILSAFAT ILMU
1. Tu&uan mem$ela&ari filsafat ilmu
Sebagai sarana pengujian secara ilmiah sehingga orang menjadi kritis
terhadap kegiatan ilmiah.
emberikan pendasaran logis terhadap metode keilmuan
erefleksi, menguji, mengkritisi metode metode keilmuan
2. manfaat
sebagai dasar perkembangan ilmu pengetahuan.
3. u'un#an filsafat lmu "en#an $enelitian
sebagai dasar perkembangan ilmu pengetahuan
4. u'un#an $en#etauan(ilmu( "isi$lin ilmu( "an filsafat)
!engetahuan hanya dapat menjawab pertanyaan "what"
#lmu hanya mempelajari "how" dan "$hy"
%isplin ilmu memiliki sasaran, proses, dan hasil yang diakui secara
universal.
Filsafat mempelajari pertanyaan yang lebih mendalam hingga tidak ada
partanyaan yang mungkin lagi, sebatas logika kita
METODOLO+I PENELITIAN
1. Tu&uan $enelitian
&ntuk mencari informasi, dan data yang dipelukan untuk rencana kegiatan medis
klinis atau medis soaial atau untuk mengembangkan ilmu kedokteran itu sendiri.
2. Manfaat $enelitian
emecahkan masalah
enerangkan buhungan antara berbagai kejadian.
emperoleh pengetahuan serta fakta baru.
3. ,enis $enelitian
!enelitian historikal
o %ari pustaka 'sekunder(
o encari sendiri '!rimer(
!enelitian Surfei
o %engan pembanding
o Tanpa pembanding
!enelitian eksperimen
o !engolahan
o !enkajian
o )nalisa
4. -ara mem$er!le $en#etauan .met!"e/
*ara tradisional
o Trial and error
o )kal sehat
o #ntuisi
o +toritas
o !enemuan kebetulan
*ara ilmiah
5. Kriteria masala untu% $enelitian
)danya kesenjangan atara teori yang ada denga kenyatan
)danya subjek penelitian
)danya waktu.
)danya alat
',#(
6. syarat mela%u%an $enelitian
.LI/
7. syarat se'a#ai se!ran# $eneliti
orang yang objektif
memiliki latar belakang pendidikan yang cukup sesuai
.............
8. syarat mem'uat latar 'ela%an# masala
..................
9. syarat mem'uat rumusan tu&uan
))))))))))))))
10. $r!ses $enelitian
perencanaan
pelaksanaan
pengolahan dan analisis data
penulisan hasil atau laporan
11. sum'er masala $enelitian
multi sumber
12. tin#%at $enelitian
"es%ri$tif .men##am'ar%an tan$a men#analisis u'un#an masin#
masin#/
analiti% .selain men#i"enti5i%asi 5aria'el $enelitian &u#a
men#analisis u'un#an masin# masin# 5aria'le/
KA01A TULIS ILMIA2
1. Tu&uan
Tergantung judulnya.
empublikasikan suatu hasil penelitian.
2. -ara $em'uatan
))))))))))))))))))))))
3. Urutan sistematis .3!ntent/
-udul
.alaman persembahan
.alaman pengesahan
/ata pengantar
%aftar isi
!endahuluan :
,atar belakang masalah
0umusan masalah
Tujuan:
&mum
khusus
anfaat
*ontent
!enutup :
/esimpulan
saran
daftar pustaka
4. Sasaran
1erdasarkan tujuan.
1erdasarkan masalah
5. Syarat
Sistematis
+bjektif
1erguna
2alid
2u'un#an MP "en#an l!#i%a6
Pen#ertian $enelitian6
2u'un#an MP "en#an rasi!nalisme6
-ara yan# "i#una%an untu% mem$er!le $en#etauan yan# 'enar6
Si%a$ "an syarat $eneliti a#ar $enelitianya 'erasil6
Ma3am ma3am lan"asan ilmu6
Syarat syarat men#an#%at masala6
STEP 7
-!n3e$t ma$$in#

STEP *
Learnin# issue
FILSAFAT ILMU
/arya tulis ilmiah
hasil
penelitian
etodologi penelitian
masalah
filsafat ilmu pengetahuan
1. Tu&uan mem$ela&ari filsafat ilmu
Sebagai sarana pengujian secara ilmiah sehingga orang menjadi kritis
terhadap kegiatan ilmiah.
emberikan pendasaran logis terhadap metode keilmuan
erefleksi, menguji, mengkritisi metode metode keilmuan
2. manfaat
sebagai dasar perkembangan ilmu pengetahuan.
3. u'un#an filsafat lmu "en#an $enelitian
sebagai dasar perkembangan ilmu pengetahuan
4. u'un#an $en#etauan(ilmu( "isi$lin ilmu( "an filsafat)
!engetahuan hanya dapat menjawab pertanyaan "what"
#lmu hanya mempelajari "how" dan "$hy"
%isplin ilmu memiliki sasaran, proses, dan hasil yang diakui secara
universal.
Filsafat mempelajari pertanyaan yang lebih mendalam hingga tidak ada
partanyaan yang mungkin lagi, sebatas logika kita
METODOLO+I PENELITIAN
1. Tu&uan $enelitian
&ntuk mencari informasi, dan data yang dipelukan untuk rencana kegiatan medis
klinis atau medis soaial atau untuk mengembangkan ilmu kedokteran itu sendiri.
2. Manfaat $enelitian
emecahkan masalah
enerangkan buhungan antara berbagai kejadian.
emperoleh pengetahuan serta fakta baru.
3. ,enis $enelitian
!enelitian historikal
o %ari pustaka 'sekunder(
o encari sendiri '!rimer(
!enelitian Surfei
o %engan pembanding
o Tanpa pembanding
!enelitian eksperimen
o !engolahan
o !enkajian
o )nalisa
4. -ara mem$er!le $en#etauan .met!"e/
*ara tradisional
o Trial and error
o )kal sehat
o #ntuisi
o +toritas
o !enemuan kebetulan
*ara ilmiah
5. Kriteria masala untu% $enelitian
)danya kesenjangan atara teori yang ada denga kenyatan
)danya subjek penelitian
)danya waktu.
)danya alat
',#(
6. syarat mela%u%an $enelitian
.LI/
7. syarat se'a#ai se!ran# $eneliti
orang yang objektif
memiliki latar belakang pendidikan yang cukup sesuai
.............
8. syarat mem'uat latar 'ela%an# masala
..................
9. syarat mem'uat rumusan tu&uan
))))))))))))))
10. $r!ses $enelitian
perencanaan
pelaksanaan
pengolahan dan analisis data
penulisan hasil atau laporan
11. sum'er masala $enelitian
multi sumber
12. tin#%at $enelitian
"es%ri$tif .men##am'ar%an tan$a men#analisis u'un#an masin#
masin#/
analiti% .selain men#i"enti5i%asi 5aria'el $enelitian &u#a
men#analisis u'un#an masin# masin# 5aria'le/
KA01A TULIS ILMIA2
6. Tu&uan
Tergantung judulnya.
empublikasikan suatu hasil penelitian.
7. -ara $em'uatan
))))))))))))))))))))))
8. Urutan sistematis .3!ntent/
-udul
.alaman persembahan
.alaman pengesahan
/ata pengantar
%aftar isi
!endahuluan :
,atar belakang masalah
0umusan masalah
Tujuan:
&mum
khusus
anfaat
*ontent
!enutup :
/esimpulan
saran
daftar pustaka
9. Sasaran
1erdasarkan tujuan.
1erdasarkan masalah
10. Syarat
Sistematis
+bjektif
1erguna
2alid
STEP 8
Bela&ar man"iri
STEP 9
FILSAFAT ILMU
1. Tu&uan mem$ela&ari filsafat ilmu
sebagai sarana pengujian penalaran ilmiah sehingga orang menjadi kritis terhadap
kegiatan ilmiah
www.internet.com
a. sebagai sarana pengujian penalaran ilmiah, sehingga orang menjadi kritis
terhadap kegiatan ilmiah 'ilmunya sendiri(
b. merefleksi, menguji, mengkritisi sasumsi asumsi, metode keilmuan
c. memberikan pendasaran logis terhadap metode keilmuan, pertanggung
jawaban rasional logis terhadap metode ilmiah
%r. Soekidjo 3otoatmojo, etodologi penelitian /esehatan !enelitian
2. manfaat
/ajian untuk menelaah hakikat ilmu secara mendalam.oleh sebab itu filsafat ilmu
dapat menjawab beberapa pertanyaan mengenai hakikat ilmu,seperti:
+bjek apa yg di telaah oleh ilmu4bagaimana wujud hakiki objek tersebut4bgmn
daya tangkap manusia 'mslnya berfikir,merasa,mengindra(
1agaimana proses yang memungkinkan ditimbanya pengetahuan yg berupa ilmu4
bagaimana prosedurenya4hal5hal apa yang harus diperhatikan agar kita
mendapatkan pengetahuan yg benar4apa yg disebut kebenaran itu sendiri4apa
kriterianya4
&ntuk apa ilmu digunakan4bagaimana kaitan antara cara penggunaan tersebut dan
kaidah5kaidah moral4bagaimana penentuan objek yg ditelaah berdasarkan pilihan5
pilihan moral4.
/etiga kelompok tersebut merupakan 6 landasan ilmu,yakni yang pertama kelompok
landasan ontologi,kedua landasan epistemologis,ketiga landasan aksiologis.
%r. Soekidjo 3otoatmojo, etodologi penelitian /esehatan !enelitian
3. u'un#an filsafat lmu "en#an $enelitian
#lmu dan penelitian tidak dapat dipisahkan. #lmu tidaka akan berkembang tanpa
penelitian, sebaliknya penelitian tidak akan ada bila tidak berada di dalam kerangka
ilmu tertentu. Secara umum dapat dikatakan bahwa ilmu merupakan filosofi,
sedangkan penelitian merupakan suatu tindakan yang akan berguna untuk
membangun serta mengembangkan ilmu pengetahuan. #lmu pengetahuan merupakan
akumulasi pengetahuan yang diperoleh dengan metode ilmiah, dengan menggunakan
teori yang ada.
'%asar5dasar etodologi !enelitian /linis ed 7, !rof. %0. %r.sudigdo sastroasmoro,
Sp.)'/((
4. u'un#an $en#etauan(ilmu( "isi$lin ilmu( "an filsafat)
anusia di ciptakan tuhan sempurna,dalam memahami alam sekitarnya terjadi proses
bertingkat.dari pengetahuan 'sebagai hasil ingin tahu manusia(,ilmu dan filsafat.
!engetahuan'knowledge(adalah hasil tahu dari manusia yg sekedar menjawab pertanyaan
what ,misalnya apa air,apa alam,apa manusia,apa !1,. Sedangkan ilmu 'science( bukan
sekedar menjawab pertanyaan what melainkan akan menjawab pertanyaan why dan
how,misalnya mengapa air mendidih bila dipanaskan,mengapa manusia bernafas dsb.
!engetahuan hanya dapat menjawab apa sesuatu itu,tapi ilmu dapat menjawab bagaimana
dan mengapa itu terjadi.
)pabila pengetahuan itu memiliki sasaran tertentu,memiliki metode atau pendekatan
untuk mengkaji objek tersebut sehingga memperoleh hasil yg dapat disusun secara
sistematis dan diakui secara universal maka terbentuklah disiplin ilmu.
%r. Soekidjo 3otoatmojo, etodologi penelitian /esehatan !enelitian
!engetahuan hanya dapat menjawab pertanyaan "what"
#lmu hanya mempelajari "how" dan "$hy"
%isplin ilmu memiliki sasaran, proses, dan hasil yang diakui secara
universal.
Filsafat mempelajari pertanyaan yang lebih mendalam hingga tidak ada
partanyaan yang mungkin lagi, sebatas logika kita
%r. Soekidjo 3otoatmojo, etodologi penelitian /esehatan !enelitian
METODOLO+I PENELITIAN
1. Tu&uan $enelitian
Tujuan seseorang melakukan penelitian :
a. untuk mengetahui deskripsi pelbagai fenomena alam
b. untuk menerangkan hubungan antara pelbagai kejadian
c. untuk memecahkan pelbagai masalah yang ditemukan dalam kehidupan
d. untuk memperlihatkan efek tertentu
!rof. %0.%rSudigdo S, %asar 8 %asar metodologi penelitian /linis
Tujuan penelitian kesehatan :
a. menemukan atau menguji fakta baru maupun fakta lama sehubungan
dengan bidang kesehatan atau kedokteran
b. mengadakan analisis terhadap hubungan atau interaksi antara fakta 8 fakta
yang ditemukan dalam bidang kesehatan atau kedokteran
c. menjelaskan tentang fakta yang ditemukan serta hubungannya dengan
teori 8 teori yang ada
d. mengembangkan alat, teori, atau konsep baru dalam bidang kesehatan 9
kedokteran yang memberi kemungkinan bagi peningkatan kesejahteraan
umat manusia pada umumnya.
Secara garis besar tujuan penelitian kesehatan9kedokteran itu di kelompokkan
menjadi 6, yaitu :
a. untuk menemukan teori, konsep, dalil, atau generalisasi beru tentang
kesehatan atau kedokteran
b. untuk memperbaiki atau modifikasi teori, sistem, atau program pelayanan
kesehatan 9 kedokteran
c. untuk memperkokoh teori, konsep, sistem, atau generalisasi yang sudah
ada
%r. Soekidjo 3otoatmojo, etodologi penelitian /esehatan
2. Manfaat $enelitian
:ang dimaksud dengan manfaat penelitian adalah kegunaan hasil penelitian nanti, baik
bagi kepentingan pengembangan program maupun kepentingan ilmu pengetahuan. +leh
sebab itu dalam manfaat penelitian ini harus diuraikan secara terinci manfaat atau apa
gunanya hasil penelitian nanti. %engan kata lain, data ' informasi ( yang akan diperoleh
dari penelitian tersebut akan dimanfaatkan untuk apa, dalam rangka pengembangan
program kesehatan. %ari segi ilmu, data atau informasi yang diperoleh dari penelitian
tersebut mempunyai kontribusi apa bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
*ontoh :
1. hasil penelitian ini dapat digunakan untuk masukan dalam rangka
meningkatkan upaya7 pencegahan diare khususnya di wilayah /ota
-akarta !usat.
2. hasil penelitian ini dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan kesehatan
masyarakat khususnya di bidang sanitasi lingkungan ' untuk ilmu (
beberapa peneliti ' mahasiswa ( kadang7 manfaat penelitian ini juga dilihat dari
kepentingan pribadi peneliti, yakni sebagai pengalaman proses belajar5mengajar
khususnya dalam bidang etodologi !enelitian. Tetapi menurut penulis hal ini tidak
perlu dimasukkan dalam manfaat penelitian.
anfaat penelitian kesehatan
anfaat penelitian dalam setiap bidang kehidupan atau disiplin ilmu sangat besar dalam
setiap pengembangan bidang kehidupan atau disiplin ilmu itu sendiri. %emikian pula
penelitian kesehatan mempunyai manfaat yang besar dalam peningkatan pelayanan
kesehatan. %engan penelitian kesehatan akan dapat diketahui berbagai faktor, baik yang
menghambat maupun yang menunjang peningkatan kesehatan atau pelayanan kesehatan
individual maupun kelompok dan masyarakat.
%alam rangka pengembangan sistem kesehatan, diperlukan perencanaan yang
baik dan teliti. !erencanaan yang teliti sangat memerlukan informasi dan data yang
akurat ini diperlukan bantuan penelitian yang relevan. Secara singkat manfaat penelitian
kesehatan dapat diidentifikasi sebagai berikut :
1. hasil penelitian dapat digunakan untuk menggambarkan tentang keadaan
atau status kesehatan individu, kelompok, maupun masyarakat.
2. hasil penelitian kesehatan dapat digunakan untuk menggambarkan
kemampuan sumber daya, dan kemungkinan sumber daya tersebut guna
mendukung pengembangan pelayanan kesehatan yang direncanakan.
3. hasil penelitian kesehatan dapat dijadikan sarana diagnosis dalam mencari
sebab masalah kesehatan, atau kegagalan7 yang terjadi di dalam sistem
pelayanan kesehatan. %engan demikian akan memudahkan pencarian
alternatif pemecahan masalah7 tersebut.
4. hasil penelitian kesehatan dapat dijadikan sarana untuk menyusun
kebijaksanaan dalam menyusun strategi pengembangan sistem pelayanan
kesehatan.
5. hasil penelitian kesehatan dapat melukiskan kemampuan dalam
pembiayaan, peralatan, dan ketenagakerjaan baik secara kuantitas maupun
secara kualitas guna mendukung sistem kesehatan.
' etodologi !enelitian /esehatan, %r. Soekidjo 3otoatmodjo, 7;;7 (
3. ,enis $enelitian
,enis $enelitian %eseatan
Ber"asar%an met!"e yan# "i#una%an:
A. Met!"e $enelitian sur5ey .sur5ey resear3 met!"/
%alam survey, penelitian tidak dilakukan terhadap seluruh objek yang diteliti
atau populasi, tetapi hanya mengambil sebagian dari populasi tersebut
'sampel(. Sample adalah bagian dari populasi yang dianggap mewakili
populasinya. %alam penelitian suvey, hasil dari penelitian tersebut merupakan
hasil dari keseluruhan. %engan kata lain, hasil dari sample tersebut dapat
digeneralisasikan sebagai hasil populasi.
!enelitian survey, digolongkan lagi menjadi 7, yaitu penelitian servey yang
besifat deskriptif 'descriptive( dan analitik 'analitical(. %alam penelitian
survey deskriptif, penelitian diarahkan untuk mendeskripsikan atau
menguraikan suatu keadaan di dalam masyarakat. isalnya distribusi
penyakit di dalam masyarakat dan kaitanya dengan umur, jenis kelamin dan
karakteristik lain. +leh sebab itu penelitian deskriptif ini sering disebut
penelitian penjelajahan 'e<ploratory study(. %alam survey diskriptif pada
umumnya penelitian menjawab pertanyaan bagaimana '.ow(.
Sedangkan survey analitik, penelitian diarahkan untuk menjelaskan suatu
keadaan atau situasi. isalnya mnegapa penyakit menyebar di suatu
masyarakat, mengapa penyakit terjadi pada seseorang , mengapa masyarakat
tidak mengguunakan fasilitas yang telah tersedia, mengapa orang tidak mau
membuat jamban keluarga, dsb. Survey analitik ini pada umumnya menjawab
pertanyaan mengapa '$hy(, oleh sebab itu juga disebut penelitian penjelasan
'e<planatory study(. ,ebih lanjut, penelitian survey yang bersifat analitik ini
dibedakan lagi menjadi 6 macam, yakni:
Se%si!nal .silan#/
%alam =enelitian seksional silang, variable sebab atau resiko dan
akibat atau kasus yang trejadi pada objek penelitian diukur atau
dikumpulkan secara simultan 'dalam waktu yang bersamaan(.
isalnya penelitian tentang hubungan antara bentuk tubuh dan
hipertensi, hubungan antara kondisi sanitasi lingkungan dengan
penyakit menular, dsb. !engumpulan data untuk jenis penelitian ini,
baik untuk variable sebab 'independent vaiable( maupun variable
akibat 'dependent variable( dilakukan secara bersama sama atau
sekaligus.
Stu"i retr!s$e%tif .retr!s$e3ti5e stu"y/
!enelitian ini adalah penelitian yang berusaha melihat ke belakang 'backward looking(,
artinya pengumpulan data dimulai dari efek atau akibat yang telah terjadi. /emudian dari
efek tersebut ditelusuri penyebabnya atau variable variable yang mempengaruhi akibat
tersebut. %engan kata lain, dalam penelitian retrospektif ini berangkat dari dependent
variables, kemudian dicari independent variables nya. isalnya, penelitian yang akan
mencari hubunan antara merokok dengan kanker paru paru. aka dimulai dari
pengumpulan kasus penderita kanker paru paru, kemudian dari kasus tersebut ditanyakan
tentang riwayat merokoknya pada waktu lampau sampai sekarang. %ari sini akan dapat
diketahui berapa persen dari kasus tersebut yang merokok dan berapa batang rokok yang
dihisap tiap hari, serta berapa persen dari kasus tersebut tidak merokok. %ari proprosi
besarnya peroko dan bukan perokok terhadap jumlah kasus tersebut, akan dapat
disimpulkan hubungan antara merokok dan kanker paru.
Ilustrasi
:

Stu"y $r!s$e%tif .$r!s$e3ti5e su"y/
!enelitian ini adalah penelitian yang bersifat melihat ke depan 'foward looking(,
artinya penelitian dimulai dari variable penyebab atau faktor resiko, kemudian dikuti
akibatnya pada waktu yang akan dating. %engan kata lain, penelitian ini berangkat
dari variable independent kemudian diikuti akibat dari independent variable tersebut
terhadap dependen variable. isalnya, penelitian tenatng hubungan antara merokok
dengan kanker paru paru tersebut, tidak dimulai dari kasus atau penderita, tetapi dari
orang yang merokok dan bukan perokok. !enelitian dimulai dari mengambil sample
dari perokok dan bukan perokok, dan diikuti misalnya samapi >? tahun mendatang.
Setelah >? tahun, maka terhadap orang orang tersebut diadakan pemeriksaan
kesehatan, khususnya paru paru. %ari analisis hasil atau proporsi orang orang yang
merokok dan menderita kanker paru paru, dan bukan orang perokok juga mnederita
kaker paru paru, serta orang yang merokok tidak menderita kanker paru paru dan
orang yang tidak erokok dan tidak menderita kanker paru paru
Ilustrasi:
3on penderita ca paru
kontrol
Tidak merokok
!enderita ca paru
kasus
merokok
Tidak merokok
merokok

'entu% $enelitian analiti%:

B. Met!"e $enelitian e%s$erimen
%alam penelitian eksperimen atau percobaan, peneliti melakukan percobaan atau
perlakuan terhadap vaiabel independentnya, kemudian mengukur akibat atau
pengaruh percobaan tersebut pada dependent variable. :ang dimaksud percobaan
atau perlakuan disini adalah suatu usaha modifikasi kondisi secara sengaja dan
terkontrol dalam menentukan peristiwa atau kejadian, serta pengamatan terhadap
perubahan yang terjadi akbat dari perstiwa tersebut. !enelitian eksperimen ini
bertujuan untuk menguji hipotesis sebab akibat dengan melakukan interverensi.
+leh sebab itu sering disebut dengan penelitian interverensi 'interverention studies(.
&raian lebih lanjut tentang metode penelitian, penelitian eksperimen ini uga disebut
penelitian operasional 'operational research(
'metodologi penelitian kesehatan@ soekidjo notoatmodjo@7;;?@roneka cipta@ jakarta(
Ber"asar%an se#i manfaat atau %e#unaannya:
$enelitian "asar .'asi3 !f fun"amental resear3/
penelitian ini dilakukan untuk memahami atau menjelaskan gejala yang muncul pada
suatu ihwal. /emudian dari gejala yang terjadi pada ihwal tersebut dianalisis, dan
Tidak ca paru
*a paru
Tidak merokok
kontrol
merokok
kasus
Tidak ca paru
*a paru
retrospektif
prospektif
*ross sectional
Afek
)kibat
%ependent variable
Faktor resiko
!enyebab
#ndependent variabel
kesimpulanya adalah merupakan pengetahuan atau teori baru. -enis penelitian ini sering
juga disebut penelitian murni ' pure research(, karena dilakukan untuk merumuskan
suatu teori atau dasar pemikiran ilmiah tentang kesehatan atau kedokteran. isalna
penelitian tentang teori =enyebab kanker, penelitian cloning, bayi tabung, dsb.
$enelitian tera$an .a$lie" resear3/
penelitian ini dilakukan untuk memperbaiki atau memodifikasi proses suatu sistem atau
program, dengan menetapkan teori teori kesehatan yang ada. %engan kata lain,
penelitian ini berhubungan dengan penerapan suatu sistem atau metode yang terbaik
sesuai dengan sumber daya ynag tersedia untuk suatu hal atau suatu keadaan. )rtinya,
penelitian dilakukan sementara itu sistem baru tersebut diuji coba dan dimodifikasi.
!enelitian terapan ini sering disebut penelitian operasional 'operational research contoh
penelitian untuk mengembangkan sistem pelayanan terpadu di puskesmas.
$enelitian tin"a%an .a3tin resear3/
penelitian ini dilakukan terutama untuk mencari suatu dasar oengetahuan praktis guna
memperbaiki suatu situasi atau keadaan kesehatan masyarakat, yang dilakukan secara
terbatas. 1iasanya penelitian ini dilakukan terhadap suatu keadaan yang sedang
berlangsung. !enelitian ini biasanya dilakukan dmana pemecahan masalah perlu
dilakukan, dan hasilnya diperlukan untuk memperbaiki suatu keadaan. isalnya
penelitian tindakan untuk penoingkatan kesehatan masyarakat traansmigrasi.
$enelitian e5aluasi .e5aluati!n resear3/
penelitian ini dilakukan untuk melakukan penilaian terhadap suatu pelaksanaan kegiatan
atau program yangs sedang dilakukan dalam rangka mnecari umpan balik yang akan
dijadikan dasar untuk memperbaiki suatu program atau sistem. !enelitian evaluasi ada 7
tipe, yaitu:
$enelitian tin&auan
penelitian yang bersifat tijauan dilakukan untuk mengetahui sejauh mana program itu
berjalan, dan sejauh mana program tersebut mempunyai hasil atau dampak.
isalanya, penelitian utnuk mengevaluasi keberhasilan program imunisasi, program
perbaikan sanitasi lingkunagn, program /1, dbs.
$enelitian $en#u&ian .trials/
dilakukan utnuk menguji efektifitas suatu pengobatan atau program progran yang
lain. 1iasanya penelitian ini dilakukan untuk menguji keampuhan dari suatu produk
obat baru atau sistem pengobatan lain. +leh sebab itu jenis penelitian ini lebih dikenal
dengan nama penelitian klinil, atau clinical trials.
Ditin&au "ari se#i tu&uan, penelitian kesehatan dapat digolongkan menjadi 6, yaitu
penelitian penjelajahan 'eksploratorif(, penelitian pengembangan, dan penelitian
verivikatif. !enelitian penjelajahan bertujuan untuk menemukan problematik problematik
baru dalam dunia kesehatan atau kedokteran. !enelitian pengenmabnagn bertujuan untuk
mengembangkan pengetahuan atau teori di bidang kesehatan atau kedokteran. Sedankan
penelitian verivikatif, bertujuan untuk menguji kebenaran suatu teori dalam bidan
kesehatan ataupun kedokteran.
Dari se#i tem$at atau sum'er "ata "ari mana $enelitian itu "ila%u%an:
!enelitian perpustakaan
%ilakukan hanya dengan mngumpukan data dan mempelajari data dari buku literatur.
,aporan laporan dan dokumen dokumen lainya yang telah ada di perpustakaan.
!enelitian laboratorium
%ilakukan di dalam laboratoium, pada umumnya digunakan dalam penelitian penelitian
klinis
!enelitian lapangan
%ilakukan di masyarakat, dan masyarakat sebagai objek penelitian. +leh sebab itu
penelitian ini biasanya digunakan dalam penelitian penelitian kesehaan masyarakat.
Dari se#i area masala %eseatan, penelitian ksehatan dikelompokkan menjadi 7, yaitu
penelitian klinin termasuk keperawatan dan kesehatan masyarakat
!enelitian klinik atau kedokteran termasuk keperawatan dilakukan di pelayanan
kesehatan dengan sasaran orang sakit atau pasien. Sedangkan penelitian kesehatan
masyarakat, denagn sasaran orang yang sehat dalam rangka pencegahan dan
pemeliharaan kesehatan mereka.
meskipun ada beberapa penggolongan penelitian seperti telah diuraikan diatas, tetapi di
dalam prkakteknya tidan secara mutlak melaksanakan salah saut jenis penelitian tertentu
melainakn kadang kadang dilakukan secra tumpang tindih, antara jenis penelitian satu
dengan jenis penelitian yang lain. .al ini tergantung pada bagaimana oenelitian itu
sendiri dilakukan, dan bagaimana tujuan penelitian tersebut oleh karena itu dalam
prakteknya tidak mutlak perlunya diadakan pembatasan jenis penelitian secara kaku
seperti penggolongan diatas.
'etodologi peelitian kesehatan@ soekidjo notoadmodjo@7;;?@rineka cipta@jakarta(
1erdasarkan atas proses bagaimana variabel penelitian diamati :
A. !enelitian /edokteran Aksperimental
penelitian yang observasinya dilakukan terhadap Afek dari anipulasi
peneliti terhadap satu atau sejumlah ciri '2ariabel( subyek penelitian.
)da 7 macam :
5 &03# : penelitian yang memungkinkan peneliti mengendalikan
hampir semua variabel luar 'variabel pengacau(, sehingga perubahan yang
terjadi pada efek 'variabel yang dipelajari( hampir sepenuhnya karena
pengaruh perlakuan 'variabel eksperimental(.
5 /&)S# 'Semu(: peneliti tidak mungkin mengontrol semua variabel dari
luar, sehingga perubahan yang terjadi tidak sepenuhnya pengaruh
perlakuan.
B. !enelitian /edokteran 3on5eksperimental
penelitian yang observasinya dilakukan terhadap sejumlah variabel subyek
menurut keadaan )pa )danya 'in nature(, tanpa ada manipulasi atau
intervensi peneliti.
$atik !ratiknya. 7;;6. %asar5%asar etodologi !enelitian /edokteran B /esehatan.
4. -ara mem$er!le $en#etauan .met!"e/
Pen"e%atan untu% mem$er!le %e'enaran:
A. Pen"e%atan n!n ilmia
a. A%al seat
Serangkaian onsep dan bagan konseptual yang memuaskan untuk
penggunaan praktis bagi kemanusiaan
b. Prasan#%a
Cangguan akal sehat yang diwarnai kepentingan oran yang
melakukannya
c. Intuitif
pendapat mengenai sesuatu berdasar atas pengetahuan yang
langsung9didapat dengan cepat melalui proses yang tidak disadari
atu yang tidak dipikirkan terlebih dahulu
d. Ke'etulan:3!'a;3!'a
!enemuan kebetulan,yaitu penemuan yang diperoleh tanpa
rencana,tidak pasti,serta tidak melalui langkah5langkah dan
sistematika terkendali
!enemuan coba5coba 'trial and error( yaitu penemuan yang
diperoleh tanpa kepastian akan diperolehnya sesuatu kondisi
tertentu atau pemecahan suatu masalah
e. Pen"a$at !t!ritas ilmia "an $i%iran %ritis
B. Pen"e%atan ilmia
a) %iperoleh melalui penelitian ilmiah dan dibangun diatas teori
tertentu
b) Teori itu berkembang melalui penelitian ilmiah,yaitu penelitian
yang sistematik dan terkontrol berdasar data empiris)
5. Kriteria masala untu% $enelitian
asalah akan timbul bila : ada kesenjangan antara teori 'what should be( dengan
kenyataan yang dijumpai 'what is(.
$atik !ratiknya. 7;;6. %asar5%asar etodologi !enelitian /edokteran B /esehatan.
masi 'aru
masalah penelitian tersebut belum pernah diungkap atau dilakukan
penelitian oleh orang lain, dengan kata lain masalah itu masih
hangat7nya di masyarakat
a3tual
masalah tersebut benar7 terjadi di masyarakat dimana masalah ini
merupakan masalah masyarakat bukan masalah peneliti
$ra%tis
masalah penelitian harus dapat menunjang nilai yang praktis dengan
tidak menghambur7kan sumber daya karena akan terjadi pemborosan
saja
mema"ai
masalah yang diangkat menjadi masalah penelitian tidak perlu terlalu
luas dan juga jangan terlalu sempit
sesuai "en#an %emam$uan $eneliti
peneliti harus mempunyai kemampuan penelitian dan kemampuan di
bidang yang akan ditelitinya karena berguna sebagai pertanggung
jawaban
sesuai "en#an %e'i&a%sanaan $emerinta
A"a yan# men"u%un# .s$!ns!r/
.Met!"!l!#i Penelitian Keseatan Dr) S!e%i"&! N!t!atm!&!/
6. syarat mela%u%an $enelitian
Sistematis adalah dilaksanakan menurut pola tertentu, dari yang paling
sederhana sampai kompleks hingga tercapai tujuan secara efektif dan
efisien.
1erencana adalah dilaksanakan dengan adanya unsure dipikirkan langkah5
langkah pelaksanaannya.
engikuti konsep ilmiah artinya mulai awal sampai akhir kegiatan
penelitian mengikuti cara5cara yang sudah ditentukan yaitu prinsip yang
digunakan untuk memperoleh ilmu pengetahuan
.Met!"!l!#i Penelitian Keseatan Dr) S!e%i"&! N!t!atm!&!/
7. syarat se'a#ai se!ran# $eneliti
5 enguasai substansi ilmu yang akan diteliti
5 emiliki kemampuan mengeksplorasi data medik
5 !engguasaan metode keilmuan dengan cara mampu berpikir secara ilmiah,
yang biasanya digambarkan dalam sifat : kritis, obyektif, logis, analitis, dan
sistematis.
$atik !ratiknya. 7;;6. %asar5%asar etodologi !enelitian /edokteran B /esehatan
pengembangan ilmu hendaknya mengacu pada kesejahteraan umat manusia@ tidak
layak bila peneliti mengembangkan ilmu untuk ilmu itu sendiri
tiap institusi penelitian telah membentuk komisi etika penilaian dikenal dengan nama
clinical ethnics commitees yang dapat berada dibawah institusi, namun bersifat
independent dalam melaksanakan tugasnya. /omisi ini menghindari kemungkinan
terjadinya conflict of interest 'konflik kepentingan( peneliti yang dapat mengganggu
obeytifitas penelitian. 1eberapa jurnal ilmiah mensaratkan penulis karangan
menyertakan kemungkinan adanya konflik kepentingan, dengan pernyataan siapa
yang memberi sponsor, atau posisi penulis dalam institusi yang berkepentingan
dengan maksud dan tujuan penelitian.
!embatasan yang paling baik adalah dari peneliti sendiri
peneliti hendaknya berpegan teguh pada norma yang berlaku, dan
tingkat yang tertinggi dari tanggung jawab peneliti adalah tanggung jawabnya
terhadap Tuhan Sang !encipta.
%asar5dasar metodologi penelitian klinis, prof. %0. %r. Sudigdo Sastroatmojo, Sp. )
'/(
8. syarat mem'uat latar 'ela%an# masala
,atar 1elakang asalah harus mencakup :
1. !embenaran 'justification( mengapa suatu masalah kesehatan perlu diangkat
menjadi masalah penelitian. Terdiri dari :
5 1esarnya masalah 'magnitude of the problem(. #nsiden dan prevalensi
penyakit yang tinggi merupakan masalah kesehatan apabila
menyebabkan kematian atau kecacatan.
5 $aktu. )pakah masalah tsb masih berlangsung sampai sekarang.
5 )rea geografik dan demografik. !ada kelompok umur atau pada
segmen populasi mana masalah tsb terdapat.
5 /arakteristik masyarakat yang terkena.
5 !enyebab masalah, pemecahan yang telah dan masih perlu dilakukan.
2. !ernyataan alternatif pemecahan masalah
3. )lternatif yang dipilih untuk memecahkan masalah, dengan menyebut alasan
mengapa alternatif tersebut dipilih.
Sastroasmoro Sudigdo B #smael S. 7;;7. %asar5dasar etodologi !enelitian /linis ed.7.
9. syarat mem'uat rumusan tu&uan
)dalah suatu indikasi kearah mana atau data apa yang akan dicari melalui penelitian
itu dan dirumuskan dalam bentuk pernyataan yang konkrit,dapat diamati 'observable(
dan dapat di ukur 'measurable(.
Tujuan umum
engandung uraian tujuan penelitian secara garis besar saja
'tidak dapat diukur langsung dan kata5katanya bersifat global(
Tujuan khusus
engandung uraian tujuan penelitian secara lebih terinci 'dapat diukur langsung(
10. $r!ses $enelitian
a. dari fenomena biologik maupun medik 'yang diamati dalam praktek di
laboratorium ,klinik, dan masyarakat( yang tidak terpisahkan oleh teori
atau fakta empirik hasil penelitian terdahulu,dapat diidentifikasikan
permasalahan penelitian .%ari sejumlah penelitian ini dapat dipilih
masalah mana yang utama atau yang melatarbelakangi masalah yang
lain.asalah yang utama ini yang diformulasikan dan yang akan dicari
pemecahannya dengan penelitian yang akan dilakukan.
b. %ari rumusan permasalahan tsb,dg menggunakan fakta empirik yg ada
,kmdn disusun scr deduktif jawaban berupa hipotesis..ipotesis yang
telah disusun ,lalu dideduksikan lagi kedalam konsekuensi hipotesis yg
secara operasional dikenal sbg variabel7 penelitian,dimana variabel7 ini
akan diobservasi 9 dimunculkan dalam penelitian
c. ,angkah selanjutnya,upaya menetapkan model atau rancangan penelitian
yang akan ditempuh.)da 6 tahap yi:>.pemilihan tipe penelitian mana
yang akan dilakukan,penelitian eksperimental atau non eksperimental@
7.penetapan subyek7 penelitian:populasi mana yang dianggap populasi
penelitian,bgmn cara pengambilan sampelnya,dan berapa besarnya@
6.instrumentasi : yaitu memilih atau mengembangkan alat dan metode
pengukuran yang valid dan reliabel bagi variabel7 penelitian yang telah
diidentifikasi diatas.
d. Selanjutnya adalah observasi empirik,jika semua data telah terkumpul
langkah selanjutnya mengorganisasikam data berdasar landasan teori
yang dikembangkan dalam rangka pembuktian kebenaran
hipotesis.Tabulasi ,penyekalan hasil pengukuran , pengelompokan data
dan analisis data secara statistik atau teknik pengolahan yang lain,perlu
dikerjakan dengan cermat dan teliti,karena dari pengorganisasian dan
pengolahan data inilah hasil dan kesimpulan penelitian dirumuskan.
(Dasar dasar metodologi penelitian kedokteran dan
kesehatan,dr.Ahmad Watik P ratiknya.)

,aporan penelitian
!engelolaan B analisis data
!engumpulan data
engembangkan instruksi
.ipotesis 6 .ipotesis 7 .ipotesis >
/onsep kerangka
Tujuan 6 Tujuan > Tujuan 7
asalah penelitian
Ampirik .asil penelitian Teori

Ceneralisasi 9 inferensi .asil9 simpulan
etodologi penelitian
.#!+TAS#S
/erangka teori dan kerangka konsep
Fakta dan data biologis, klinis, sosial
4
!erumusan masalah
Teori dan fakta empiris

11. sum'er masala $enelitian
Ke$usta%aan
%engan menekuni kepustakaan mutakhir, akan dengan mudah mengetahui research
gap. 0esearch gap ini menjadi sumber masalah.
F!rum Pertemuan Ilmia
Sumber masalah : pertanyaan yang belum terpecahkan dalam diskusi, rekomendasi
dari hasil pembahasan tentang apa saja yang perlu diteliti.
O'ser5asi atau Pen#alaman Lan#sun# "alam Pra%te%
+bservasi baik di klinik, laboratorium, maupun di lapangan dengan menangkap
fenomena yang tidak sesuai dengan teori yang ada.
$atik !ratiknya. 7;;6. %asar5%asar etodologi !enelitian /edokteran B /esehatan.
a. Ke$usta%aan 'buku ajar, karangan asli dalam jurnal, sari pustaka, abstrak(
b. Baan Dis%usi dan hasil konferensi, seminar, simposium, lokakarya, dsb.
c. Pen#alaman seari;ari)
d. Pen"a$at Pa%ar 'yang masih bersifat spekulatif sering dapat dicari landasan
teorinya untuk dikembangkan menjadi masalah penelitian(.
e. Sum'er n!n;ilmia. 'contoh : surat kabar(
Sastroasmoro Sudigdo B #smael S. 7;;7. %asar5dasar etodologi !enelitian /linis ed.7.
12. tin#%at $enelitian
a. penelitian bersifat deskriptif
Berdasarkan pengalaman-pengalaman atau teori-teori atau dogma-dogma yang bersifat umum dilakukan dugaan-dugaan atau hipotesis.
Dugaan yang ditarik berdasarkan teori, dogma, atau pengalaman-pengalaman.
Proses pembuktian untuk hipotesis-hipotesis yang telah disusun melalui kegiatan.
Hasil penelitian tersebut disusun ke dalam suatu teori yang umum. Induksi
Verivikasi
Hipotesis
Deduksi
dimana peneliti melakukan eksplorasi fenomena tanpa berusaha mencari
hubungan antar variabel pada fenomena tsb.
b. penelitian bersifat analitik
disamping peneliti melakukan identifikasi serta pengukuran variabel,juga
mencari hubungan antar variabel untuk menerangkan kejadian ataupun
fenomena yang diamati.%alam penelitian analitik ini peneliti dapat hanya
mengukur fenomena saja tanpa melakukan intervensi terhadap variabel
'bersifat analitik observasional(,tetapi dapat pula melakukan intervensi
terhadap variabel bebas dan menilai efek intervensi atau manipulasi tsb
terhadap vaiabel tergantung'penelitian eksperimentl atau intervensional(
(DASAR DASAR METD!"# PE$E!#T#A$
%!#$#S,Pro&.DR.dr.S'digdo Sastroasmoro,Sp.A(%))
KA01A TULIS ILMIA2
1. Tu&uan
Sebagai publikasi dari suatu penelitian.
Sama "en#an tu&uan $enelitian
2. -ara $em'uatan
A. USULAN KTI
1. .alaman -udul
a. judul singkat 'maksimal >7 kata(, jelas, menunjukkan dengan tepat
masalah yang diteliti dan tidak menimbulkan penafsiran yang beraneka
ragam. enggunakan kalimat positif, netral 'bukan kalimat tanya(. Tidak
menggunakan singkatan
b. maksud usulan /T# adalah sebagai penuntun untuk melakukan penelitian
dan penyusunan /T# sebagai salah satu sayarat mencapai gelar Srjana
/edokteran F/ &3#SS&,).
c. 3ama mahasiswa ditulis lengkap, dibawahnya dicantumkan nomor
mahasiswa.
d. #nstansi yang dituju ialah F/ &3#SS&,) SA)0)3C
e. $aktu pengjuan ditunjukkan dengan penulisan bulan dan tahun di bawah
SA)0)3C
2. halaman persetujuan
halaman ini berisi persetujuan pembimbing # dan !embimbing # lengkap
dengan tanda tangan dan tanggal persetujuan.
3. pendahuluan '1)1 #(
a. latar belakang
b. perumusan masalah
c. tujuan penelitian
d. manfaat
4. tinjauan pustaka '1)1 ##(
a. tinjauan pustaka
Tinjauanpustaka dimaksudkan untuk mendaptkan hubungan antara
seluruh variabel sehingga dapt diketahui kedudukan tiap variabel terhadap
persoalan yang akan diteliti.
Tinjauan pustaka memuat uraian secara sistematis tentang teori dan
hasil7 penelitian yang didapat oleh peneliti terdahuludan dapat berhubungan
dengan masalah yang diteliti. .endaknya ditujukan bahwa permasalahan yang
akan diteliti belum jelas terjawab9 terpecahkan secara memuaskan.
b. .ipotesis
)dalah jawaban sementara terhadap persoalan penelitian yang akan
dibuktikan dalam penelititan. .ipotesis dinyatakan dengan kalimat deklaratif9
pernyataan.
5. etode penelitian '1)1 ###(
a. jenis penelitian dan rancangan penelitian mahasiswa
dijelaskan jenis penelitian yang akan dilaksanankan apakah penelitian
eksperimental atau non5eksperimental 'deskriptif atau analitik(
b. variabel dan definisi operasional
c. populasi dan sampel
d. instrumen dan bahan penelitian
e. cara penelitian
f. tempat dan waktu
g. analisis hasil
6. daftar pustaka
7. lampiran
B. KTI MA2ASIS<A
1. halaman sampul depan
2. halaman judul
3. halaman pengesahan
4. prakata
5. daftar isi
6. daftar label
7. daftar gambar
8. daftar lampiran
9. intisari
10. pendahuluan
11. tinjauan pustaka
12. metode penelitian
13. hasil penelitian dan pembahasan
14. simpulan
15. daftar pustaka
16. lampiran
1uku !anduan /arya Tulis #lmiah ahasiswa, F/ &3#SS&,), 7;;?
3. Sasaran
Sesuai "en#an tema $enelitian "ari KTI
4. Syarat
tulisan bersifat objektif ilmiah
tulisan didukung dengan berbagai informasi yang dapat
dipertanggungjawabkan
bersifat orisinil, tidak duplikatif dan belum pernah dipublikasikan
sistematika
tam'aan
1. 2u'un#an MP "en#an l!#i%a6
logika dan metodologi merupakan sama5sama cabang filsafat.
,ogika berkisar pada persoalah penyimpulan, khususnya berkenaan dengan
prinsip5prinsip dan aturan yang absah. !enyimpulan adalah proses penelaran
untuk mendapatkan pengertian baru dari satu atau lebih proposisi yang diterima
sebagai benar. Tatanan logis adalah merupakan sayarat mutlak bagi ilmu.
!ernyataan7 dan kesimpulan7 mengenai esensi5esensi dan sebab5sebabdari objek
dalam bidang pengetahuan tertentu tidak dapat dihitung secara sewenang5wenang,
tapi harus ditata dan diklasifikasi sesuai dengan prinsip tertentu, dan mengikuti
metode tertentu. !enyelidikan mengenai cara5cara memperoleh pengetahuan
ilmiah bersangkutan dengan susunan logis dan metodologis, urutan, serta
hubungan antar berbagai langkah dalam penyelidikan ilmiah.
Filsafal #lmu, &C, >DDE
metode penelitian dilakukan atas dasar ilmu pengtahuan dimanailum tersebut
mengkaji kepada kebenaran dengan kemampuan logika manusia
2. 2u'un#an MP "en#an rasi!nalisme6
)liran rasionalisme menegaskan bahwa dengan mengandalkan prosedur tertentu
dari akal saja dapat dditemukan pengetahuan dalm arti yang paling ketat, yaitu
pengetahuan yang dalam keadaan apapun tak mungkun salah.)liran rasionalisme
menggunakan logika deduktif, yaitu bahwa perkembangan ilmu pengetahuan
dimulai dengan aksioma yang bersifat umum dan dianggap sebagai benar,
kemudian dikembangkan menjadi kesimpula7 yang lebih spesifik , disertai
argumentasi yang kuat bahwa tiap7 langkah logis itu tidak bertentangan dengan
aksioma yang sudah dianggap benar.Sampai kini rasionalisme digunakan dalam
epidemologi, untuk mengembangkan teori7 dan hipotesis tentang penyakit.
(Prinsip dan metodologi riset epidemoligi,(hisma M'rti(
3. Ma3am ma3am lan"asan ilmu( a"a 4 :
a. ,andasan +ntologis
tentang obyek yang ditelaah ilmu. Semua ilmu harus memiliki obyek dan
obyek tsb harus jelas.
b. ,andasan Apistemologi
cara yang digunakan untuk mengkaji 9 menelaah sehingga diperolehnya ilmu
tsb.
!roses kegiatan yang dilakukan : metode %educto5.ipotetico52erivikatif
c. ,andasan )<iologi
berhubungan dengan penggunaan ilmu tsb dalam rangka untuk memenuhi
kebutuhan manusia.
Soekidjo 3otoatmodjo. 7;;7. etodologi penelitian /esehatan. -akarta: 0ineka *ipta
4. Syarat syarat men#an#%at masala untu% $enelitian6
enurut Hulley ang Cummings sebagai F#3A0:
a. Feasi'le
o tersedia subyek penelitian
o tersedia dana
o tersedia waktu, alat dan keahlian
b. Interestin#
o masalah hendaknya menarik bagi peneliti
c. N!5el
o mengemukakan sesuatu yang baru
o membantah atau mengkonfirmasi penemuan terdahulu
o melengkapi atau mengembangkan hasil penelitian terdahulu
d. Eti3al
o tidak bertentangan dengan etika
e. 0ele5ant
o relevan bagi perkembangan ilmu pengetahuan
o relevan untuk tata laksana pasien atau kebijakan kesehatan
o relevan sebagai dasar untuk penelitian selanjutnya
Sastr!asm!r! Su"i#"! = Ismael S) 2>>2) Dasar;"asar Met!"!l!#i Penelitian Klinis
e")2)
%eduksi
.ipotesis
2erifikasi
#nduksi