Anda di halaman 1dari 28

Pusat Tanggung Jawab :

Pusat Pendapatan dan


Beban
Anggota:
1. Risnandi Apriyanto (12030112130063)
2. Adhi Wahyu Setyo Nugroho (12030112130162)
3. Puspa Fadila (12030112130188)
4. Wahyu Widiarso Wibowo (12030112140058)
Pusat Tanggung Jawab
Pusat tanggung jawab merupakan organisasi yang dipimpin oleh
seorang manajer yang bertanggung jawab terhadap aktivitas yang
dilakukan.

Sifat Pusat Tanggung Jawab
Hubungan antara Input dan Output

1. Hubungan yang bersifat timbal balik dan langsung.
2. Input tidak secara langsung berkaitan dengan output yang dihasilkan

Mengukur Input dan Output

Pengukuran input dan output berbeda antara organisasi yang profit motive
dengan yang nonprofit motive atau nirlaba.

Efisiensi dan Efektivitas

Efisiensi adalah rasio output terhadap input, atau jumlah output per unit
input.
Efektivitas ditentukan oleh hubungan antara output yang dihasilkan oleh
suatu pusat tanggung jawab dengan tujuannya.

Peranan Laba

Tujuan utama dari setiap perusahaan yang berorientasi pada laba adalah
memperoleh laba yang memuaskan. Laba merupakan selisih antara
pendapatan dan biaya

Jenis-jenis Pusat Pertanggung Jawaban

1. Pusat Pendapatan
2. Pusat Beban
3. Pusat Laba
4. Pusat Investasi

Pusat Beban
Pusat beban adalah pusat tanggung jawab yang inputnya diukur secara
moneter, namun outputnya tidak.
Ada dua jenis umum dari pusat beban : beban/biaya teknik dan
beban/biaya kebijakan
Beban / Biaya Teknik
Beban / Biaya Teknik adalah biaya-biaya yang jumlahnya secara tepat
dan memadai dengan dapat diestimasikan dengan keandalan yang
wajar
Pusat beban teknik memiliki ciri-ciri :
1. Input-inputnya dapat diukur secara moneter
2. Input-inputnya dapat diukur secara fisik
3. Jumlah rupiah optimum dan input yang
dibutuhkan untuk memproduksi satu unit output
dapat ditentukan.

Beban / Biaya Kebijakan
Beban / Biaya Kebijakan adalah biaya-biaya yang dikeluarkan tergantung
pada penilaian manajemen atas jumlah yang memadai dalam kondisi
tertentu. Biaya ini tidak tersedia estimasi tekniknya.
Output dari pusat biaya tidak bisa diukur secara moneter.

Ciri Pengendalian Umum
Penyusunan Anggaran
Manajemen membuat keputusan anggaran untuk pusat beban kebijakan
yang terpisah dari pusat beban teknik. Selanjutnya manajemen
menentukan apakah anggaran operasi yang diajukan bisa mencerminkan
biaya per unit dari pelaksanaan tugas secara efisien.
Variasi biaya
Anggaran pada pusat kebijakan cenderung untuk menyetujui perubahan yang terkait
dengan volume penjualan yang diantisipasi, seperti menambah atau mengurangi tenaga
kerja

Jenis pengendalian keuangan
Pengendalian kuangan dalan pusat kebijakan sangat berbeda dengan pusat beban teknik.
Tujuan utama pusat kebijakan adalah untuk mengendalikan biaya dengan mengikutsertakan
para manajer guna berperan serta dalam perencanaan, bersama-sama mendiskusikan
langkah apa yang akan diambil dan tingkat usaha yang bagaimana yang tepat untuk
masing-masing, sehingga pengendalian keuangan menjadi hal pokok yang dibahas pada
tahap perencanaan sebelum biaya tersebut terjadi.








Pengukuran kinerja
Laporan kinerja bagi pusat beban kebijakan merupakan suatu alat untuk mengevaluasi
efisiensi dari seorang manajer.

Pusat Administratif dan Pendukung
Pengendalian atas biaya administratif cukup sulit, karena :
1. masalah yang ada dalam pengukuran output
Beberapa aktivitas para staf, seperti perhitungan gaji merupakan fungsi
yang tidak dapat dikuantifikasikan maupun dievaluasi. Karena output
tidak dapat diukur, tidak mungkin untuk menetapkan standar biaya
sebagai tolok ukur untuk pengukuran biaya keuangan. Dengan
demikian varian anggaran tidak dapat diinterpretasikan sebagai
gambaran kinerja atau efisiensi dan efektifitas.

2. Banyaknya ketidaksesuaian antara cita-cita staf dan perusahaan secara
keseluruhan

3. Perusahaan yang besar akan kesulitan dalam mengetahui keselarasan
cita-cita staf dan perusahaan, karena sulit didapatkan hubungan yang
erat antara atasan dan bawaha
Anggaran pusat administratif maupun
pusat pendukung
Dalam pusat administrai maupun pusat pendukung anggaran biasanya
terdiri dari suatu pos-pos beban, dengan usulan anggaran dibandingkan
dengan seluruh beban aktual pada tahun berjalan.

Pusat Penelitian dan Pengembangan
Permasalahan dalam pengendalian
1. Kesulitan dalam menghubungkan hasil yang diperoleh dengan inputnya
2. Tidak adanya keselarasan cita-cita

Rangakaian Kesatuan Penelitian dan
Pengembangan
Aktivitas- aktivitas yang dilakukan oleh organisasi penelitian dan
pengembangan merupakan satu kesatuan rangkaian, dimana penelitian
dasar merupakan titik awal dan pengujian produk merupakan titik akhirnya
Program Litbang
Program litbang terdiri dari serangkaian program ditambah kelonggaran
untuk pekerjaan yang tidak direncanakan, hal ini biasanya ditinjau oleh
manajemen senior.
Anggaran Tahunan
Proyek penyusunan anggaran tahunan menjamin agar biaya aktual tidak
melebihi jumlah yang dianggarkan tanpa sepengetahuan pihak manajemen.
Varians yang penting dari anggaran harus disetujui oleh pihak manajemen
sebelum terjadi.

Pengukuran Kinerja
Dalam hal ini pengukuran kinerja dilakukan dengan membandingkan antara
pengeluaran aktual dengan pengeluaran yang dianggarkan dari semua
pusat tanggung jawab dan semua proyek yang dijalankan yang kemudian
dirangkum untuk dilaporkan ke manajer. Manajemen menerima dua jenis
laporan mengenai kegiatan-kegiatan litbang, yaitu:
1. Laporan yang membandingkan prediksi mengenai total biaya dengan
jumlah yang disetujui untuk masing-masing proyek.
2. Laporan yang terdiri atas perbandingan antara pengeluaran yang
dianggarkan dengan pengeluaran aktual di masing-masing pusat
tanggung jawab

Pusat Pemasaran
Pusat pemasaran dikelompokkan dua jenis aktivitas, yaitu :
1. Aktivitas Logistik
2. Aktivitas Pemasaran

Kasus
WESTPORT ELECTRIC
Pembangkit Listrik &
Transmisi
Elektronika
Militer dan Ruang
Angkasa
Perkakas Rumah
Tangga
Staf
Keuangan
Staf Hub.
Industri
Staf
Pemasaran
Staf Humas Staf Hukum
Staf
Manufaktur
Direksi
Presiden,
Wakil Presiden
Eksekutif
RnD
7 Divisi Operasi 6 Divisi Operasi 7 Divisi Operasi 5 Divisi Operasi
Bagan Organisasi
WESTPORT ELECTRIC
Staf Keuangan
WAKIL PRESIDEN
Keuangan
Auditor Internal
Pengendali
(Peter Ensign)
Bendahara
Pemrosesan Data
Dep. Anggaran
(Michael Kelly)
Akuntansi
Anggaran
Administratif
(James King)
Anggaran
Laba Divisi
Anggaran
RnD
Anggaran
Modal
Konsolidasi
Kasus
Peter Ensign Michael Kelly James King
WESTPORT ELECTRIC
Efisiensi & Efektifitas
Argumen King 1 (Staf Legal)
Kita mempekerjakan seorang konsultan untuk bekerja
dalam Pemrosesan Data, juga mengontrak staf legal
untuk mengawasinya. Staf legal selalu melakukan
perubahan dan menghabiskan waktu. Bahkan tahun ini
staf legal meminta kenaikan 30% biaya tambahan
perluasan kerja mereka.
Jika kita tidak melakukan sesuatu, staf legal akan benar-
benar memperoleh hal tsb.
Saya kira Presiden Hoover tidak memiliki waktu dan
pengetahuan tentang staf legal, sehingga dia selalu
menyetujui anggaran mereka.
Argumen King 2 (Hubungan Industri)
Kita menghabiskan banyak dana dan waktu untuk pelatihan
yang tidak berguna. Kemarin kita mengikuti pelatihan
mengenai pengendalian mutu. Di akhir sesi kita diberi ujian
sebagai evaluasi seberapa jauh perkembangan kita. Saya
memberikan salinan ujian kepada sekretaris saya, dan
ternyata dia menjawab dengan benar 100% tanpa mengikuti
pelatihan.
Banyak manajer dan supervisor yang mengikuti pelatihan ini
karena takut apabila mereka menolaknya akan mengganggu
kenaikan pangkat mereka.
Di dalam anggaran baru hubungan industri, mereka
mengusulkan menaikkan anggaran pelatihan hingga 50%.
Karena laba keseluruhan sangat baik, hal ini kemungkinan
juga akan disetujui.
Terima Kasih