Anda di halaman 1dari 2

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

Secara umum traktor digerakkan oleh mesin yang berdiri sendiri atau bisa
dikatakan mesin yang dibuat khusus untuk menggerakkan traktor, namun pada
perencanaan traktor ini daya atau putaran traktor di hasilkan oleh mesin mobil.
Seperti telah disebutkan di atas, maka yang perlu di bahas adalah perbandingan antara
daya keluaran mesin ke traktor terhadap masalah traksi tanah yang direncanakan
sebagai target operasi traktor.
Oleh sebab itu dalam bab ini akan di bahas mengenai power take off from
gearbox atau pengambilan daya dari transmisi dan masalah traksi tanah yang
berhubungan dengan traktor.

2.1 Power Take Off (PTO)
Pengambilan daya dari sebuah mesin untuk keperluan peralatan di luar
pentransmisian daya sudah banyak di terapkan di berbagai permesinan, misalnya
mobil truk yang memanfaatkan system hidraulik untuk menggerakkan bak
penampungan di bagian belakangnya, juga mobil penderek yang memanfaatkan
putaran mesin untuk memutar tali penderek dan masih banyak lagi.



2.1.1 PTO Dari Transmisi
Pengambilan daya melalui gearbox atau transmisi dapat dilakukan melalui
layshaft, atau flange (Pinggiran gearbox) yang terletak di bagian belakang gearbox.
Jenis PTO dan dan nilai torsi diperoleh dengan rasio antara jumlah putaran output dan
putaran mesin yang diberikan pada table 1.





Nilai-nilai dalam perhitungan selalu mengacu pada angka-angka di table.
Dalam penggunaannya, kendaraan yang akan menggunakan PTO harus diperiksa
apakah kendaraan dan PTO singkron atau tidak. Pada kondisi umum, PTO hanya
digunakan ketika kendaraan diam, namun untuk perencanaan ini kendaraan harus
bergerak, namun dengan ketentuan gigi tidak boleh di ubah ketika PTO beroperasi.