Anda di halaman 1dari 10

BAB I

LATAR BELAKANG

Nama Perusahaan : KaLis (Kaos Lukis)
Bidang Usaha : Produk Barang
Jenis Produk : Kaos Lukis
Alamat Perusahaan : Jln. KH. Wahid Hasyim No. 1515 Palembang
Nomor Telepon : 089957168200

1.1 Identifikasi Peluang Bisnis
Saat ini pemanasan global semakin meningkat, salah satunya diakibatkan
meningkatnya jumlah kendaraan bermotor. Dampaknya berpengaruh terhadap
cuaca/iklim semakin panas. Terutama cuaca di kota Palembang sangat panas. Disaat
keadaan cuaca yang panas bayak orang yang memakai kaos untuk menghindari dari
kepanasan. Keunikan kaos lukis kami meyediakan motif yang bisa dipesan sesuai
keinginan pelanggan.

1.2 Penjelasan Produk
Cara membuat produk kami bisa dibilang susah susah gampang. Karena
sebenarnya hanya membutuhkan ketelitian, keuletan dan kesabaran dari produsen.
Untuk membuat kaos lukis ini, kami cukup menyediakan kaos polos berbagai warna,
kemudian buat pola pada kaos, kemudian di lukis menggunakan cat sablom sesuia pola
yang dibuat. Setelah selesai kaos dikeringkan terlebih dahalu sebelum bisa dipakai.

1.3 Latar Belakang Bisnis
Alasan kami menawarkan produk ini adalah saat ini kaos lukis masih jarang
sekali di kalangan remaja. Di sini kami membantu para remaja untuk lebih bisa
mengekspolasi kreativitas sehingga terkesan tidak monoton dan lebih menarik.
Meningkatkan percaya diri dan menjadikan trend di tahun 2014 ini.

1.4 Tujuan
a. Mendapatkan keuntungan dari produk ini.
b. Membuat produk yang dapat menjadi gaya berpenampilan yang baru bagi yang
mengenakannya dibandingkan kaos sablon biasa.
c. Meningkatkan kreativitas di bidang lukis.

1.5 Potensi Bisnis
Produk ini memiliki peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Karena kaos lukis
ini masih jarang sekali di kalangan remaja dan juga kaos bisa dipakai mulai dari anak-
anak sampai dewasa. Dan diantara mereka terkadang merasa bosan dengan kaos sablon
yang biasa biasa saja. Tidak seperti kaos sablon biasa, kaos lukis bisa meningkatkan
kepercayaan diri dikarenakan motif dan warna yang beraneka ragam.
BAB II
ANALISIS SWOT

2.1 Faktor Internal
1) Strength (Kekuatan)
a. Keunggulan produk
Kami menawarkan suatu produk kaos yang lain dari kaos sablon biasanya. Motifnya
juga bisa disesuaikan dengan keinginan sendiri.
b. Keterampilan dan keahlian
Kami memiliki keterampilan untuk melakukan modifikasi motif kaos dan keahlian
dalam melukis kaos.
c. Bahan baku mudah di dapat
Bahan baku pembuatan kaos ini tersedia banyak dan mudah di dapat serta harganya
tidak begitu mahal. Bahan kaos yang digunakan sama seperti kaos sablon biasanya.
2) Weakness (Kelemahan)
a. Harganya sedikit lebih mahal
Dibandingkan dengan kaos sablon biasa yang bisa dibuat dalam jumlah bayak di pabrik
konveksi kaos lukis lebih mahal dikarenakan tingkat kesulitan melukis kaos dan juga
motif yang berbeda beda.
b. Kurangnya Sumber Daya Manusia
Keterbatasan sumber daya manusia sebagi produsen atau pelukis kaos. Dalam melukis
kaos diperlukan teknik melukis yang baik dan tingkat kreativitas tinggi.

2.2 Faktor Eksternal
1) Opportunities ( Peluang )
a. Banyaknya konsumen
Kaos bisa dipakai mulai dari anak anak sampai orang dewasa. Dan dengan produk ini
yang beda dari kaos biasanya akan menambah minat konsumen untuk memakainya.
b. Sistem pemasaran
Pemasaran bisa dibilang cukup mudah karena kota Palembang termasuk yang beiklim
panas.

2) Threats ( Ancaman )
a. Keacuhan konsumen
Terkadang orang orang lebih memilih kaos yang harganya lebih murah. Dan juga
banyak yang menganggap kaos lukis itu lebih mudah luntur dibandingkan kaos sablon
biasa.


STRATEGI SWOT Strength
a. Keunggulan produk
b. Keterampilan dan keahlian
c. Bahan baku mudah di dapat
Weakness
a. Harga sedikit lebih mahal
b. Kurangnya Sumber Daya
Manusia
Opportunity
a. Banyaknya konsumen
b. Sistem pemasaran



a. Melakukan program promosi
jitu
b. Meningkatkan produksi

c. Melakukan pelatihan
keterampilan kepada
karyawan baru yang
memiliki motivasi tinggi
d. Belajar berbisnis dengan
segala fasilitas yang ada dan
menjalin koneksi seluas-
luasnya.
Threat
a. Keacuhan konsumen

a. Melakukan promosi kepada
konsumen yang sekiranya
tertarik dengan produk kami.
b. Menawarkan keuntungan dan
kemudahan yang didapat
dengan membeli produk kami


a. Memperbaiki sistem
manajemen
b. Meningkatkan promosi
c. Menjaga kualitas produk
BAB III
PERENCANAAN BISNIS


3.1 Sasaran dan Target Pasar
Sasaran kami mulai dari anak anak, remaja, dan orang dewasa berbagai usia.
Untuk itu kami memulai promosi dikarenakan masih jarang sekali pengetahuan
konsumen tentang kaos lukis. Selain itu kami juga mempunyai rumah produksi yang
siap didatangi siapa saja dan siap melayani jasa konsultasi serta pemesanan.
Untuk program jangka panjang, kami mencanangkan untuk membuka toko di
sebuah pusat perbelanjaan seperti mall. Seperti rumah produksi, kami juga menyediakan
fasilitas seperti jasa konsultasi, pemesanan, bahkan di toko ini kami menyediakan motif
motif yang bisa dipilih oleh konsumen. Untuk itu, kami menggalakkan promosi di
berbagai media baik cetak maupun elektronik. Hal ini kami maksudkan untuk memberi
kemudahan dalam pemesanan dan pembelian produk kami.

3.2 Pembiayaan
3.2.1 Biaya Tetap (Fixed cost) per tahun
Kami tidak banyak menggunakan alat tahunan karena proses pembuatan produk kami
menggunakan tenaga manusia. Di bawah ini sedikit alat yang kami gunakan:

No Nama Barang
Jumlah
Barang
Harga
Satuan
Jumlah Harga
1 Kuas Lukis 5 pak Rp.10.000 Rp. 50.000
2 Cat Sablon 10 botol Rp.8000 Rp. 80.000
3 Cawan Cat 5 buah Rp. 5.000 Rp. 25.000
4 Pensil 3 pak Rp. 6.000 Rp. 18.000
TOTAL Rp. 173.000

3.2.2 Biaya Variabel (Variable cost) - Per Bulan

No Nama Barang
Jumlah
Barang
Harga
Satuan
Jumlah Harga
1 Kaos Polos 150 lbr Rp. 45.000 Rp. 6.750.000
2 Plastik Kemasan 5 pak Rp. 5000 Rp. 25.000
3 Listrik dan Internet

Rp. 50.000 Rp. 50.000
TOTAL Rp. 6.825.000

3.2.3 Biaya total
Biaya total = Variable cost + Fixed cost
= Rp. 6.825.000 + Rp. 173.000
= Rp. 6.998.000

3.2.4 Biaya dan Harga Per Unit
Biaya tetap yang dibutuhkan untuk 1 bulan adalah Rp. 173.000 : 12 bulan = Rp. 14.500
Total biaya produksi yang dikeluarkan per bulan = Rp 14.500 + Rp 6.825.000 =
Rp 6.839.500
Biaya per unit adalah Total biaya produksi dalam 1 bulan : jumlah produk yang
dihasilkan per bulan
6.839.500 : 150 buah = 45.600
Harga jual per unit Rp 80.000

3.2.5 Modal Awal
Modal awal = Total Biaya Tetap + Biaya Variabel selama 1 Bulan
= Rp 173.000 + Rp 6.825.000
= Rp 6.998.000

3.2.6 Analisis Titik Impas (Break Even Point)
BEP harga = Total biaya produksi selama 1 bulan : Produksi
= 6.839.500 : 150 buah = 45.600
Harga jual per unit Rp 80.000
BEP produksi = Total biaya produksi selama 1 bulan : Harga per unit
= Rp 6.839.500 : 80.000 = 85 buah
Jadi, untuk mencapai titik impas maka dalam 1 set kaos lukis yang harus terjual adalah
85 dengan harga per produk adalah Rp 80.000

3.2.7 Analisis Keuntungan
Pendapatan : Kaos Lukis yang terjual x harga jual = 150 x Rp 80.000
= Rp. 12.000.000
Total biaya produksi dalam 1 bulan : Rp. 12.000.000

Keuntungan = Pendapatan Total biaya produksi
= Rp 12.000.000 Rp 6.998.000
= Rp 5.002.000
Jadi, keuntungan yang diperoleh dengan menjual 150 kaos lukis dengan harga Rp
80.000 per buah dalam 1 bulan adalah Rp 5.002.000


3.2.8 Pengembalian Modal
Total biaya Produksi : Laba usaha = Rp 12.000.000 : Rp 5.002.000
= 2,39 bulan (71 hari)
Catatan : - Dalam 1 bulan diproduksi 150 buah kaos lukis
Hijab lukis yang harus dijual per hari = 150 : 30 hari
= 5 set kaos lukis
Maka, Pay Back Period = BEP Produksi : Penjualan per hari
= 85 : 5
= 17 hari
Jadi modal akan kembali dalam jangka waktu 19 hari dengan penjualan 5 set kaos
lukis tiap harinya.



BAB IV
STUDI KELAYAKAN

4.1. Lokasi
Pembuatan kaos lukis ini dilakukan di Jln. KH Wahid Hasyim No. 1515. Di
sini kami menyewa sebuah kamar kost yang diperuntukkan khusus membuat kaos lukis.
Lokasi ini cukup strategis karena berdekatan dengan pusat swalayan. Selain itu, pembeli
bisa datang langsung melihat-lihat proses produksi maupun konsultasi langsung dengan
kami tentang cara pembuatan kaos lukis. Pembeli juga bisa datang langsung untuk
memilih dan menentukan sendiri motif yang diinginkan.

4.2. Sarana dan Prasarana
Selain menggunakan rumah produksi sebagai media promosi dan tempat
traksaksi jual beli, kami juga memanfaatkan berbagi media baik media elektronik
maupun media cetak seperti brosur, leaflet, pamflet, majalah dan online shop, blog,
facebook, twitter dan lain sebagainya.

4.3. Sumber Daya Manusia
Untuk usaha awal, kami membutuhkan 1 orang direktur, 1 orang manajer, 3
orang produksi barang, dan 3 orang bagian pemasaran. Untuk 3 orang bagian produksi
barang, kami harus melakukan seleksi terlebih dahulu setelah itu pelatihan cara melukis
kaos. Pada bagian pemasaran juga harus dipilih orang yang mempunyai koneksi luas
serta kemampuan berkomunikasi yang baik. Sehingga pesan yang terkandung di dalam
hijab kami dan maksud yang kami buat dapat tersampaikan dengan baik. Dengan
adanya orang yang berperangai baik dan ramah, konsumen akan merasa tertarik. Untuk
saat ini, sumber daya manusia telah tersedia. Meskipun jumlahnya belum memenuhi.
Namun hal ini sudah menjadi modal yang luar biasa bagi usaha kaos lukis kami.








BAB V
REAL BUSINESS PLAN

5.1 Rencana Manajemen
1. Strategi pemasaran
Telah banyak jenis kaos sablon yang bisa dijumpai di berbagai pusat
perbelanjaan, seperti pasar, departement store dan mall. Namun dari sekian banyak
tempat perbelanjaan seperti itu membuat lebih banyak pilihan dan kurang real karena
tidak bisa memilih motif yang sesuai keinginan. Oleh sebab itu, masyarakat harus tau
tentang keberadaan produk kami. Untuk itu, kami telah menyusun strategi pemasaran.
Tahapan-tahapannya sebagai berikut:
a. Pengembangan produk
Kaos lukis memang belum banyak dijumpai di berbagai pusat perbelanjaan.
Karena itu kami memberikan motif yang berbeda dari kaos sablon biasa. Deangan
adanya kaos lukis seseorang bisa membuat motif sendiri sesui dengan kreativitasnya
masing masing.
b. Pengembangan wilayah pemasaran
Area pemasaran utama adalah di tempat yang berdekata dengan sekolah dan
universitas. Promosi dilakukan melalui kelompok-kelompok kecil sampai pada tingkat
yang lebih tinggi. Promosi dilakukan dengan media stand flexible dengan berbagai
fasilitas di dalamnya. Kaos lukis juga bisa dititipkan di berbagai pusat perbelanjaan
seperti mall sehingga cakupan konsumennya lebih luas. Kami juga mempunyai
keinginan untuk membuat sebuah toko bernama KaLis (Kaos Lukis) sebagai rumah
produksi kami yang selanjutnya. Di sini akan tersedia berbagai fasilitias mulai dari
konsultasi dan layanan pembuatan motif serta pemilihan bahan kaos oleh konsumen.
c. Kegiatan promosi
Promosi merupakan bagian dari proses pemasaran. Promosi sangat
mempengaruhi kelancaran dan keberhasilan suatu usaha. Kami melakukan promosi
produk kami melalui sejumlah media baik elektronik, cetak, iklan di radio maupun
promosi langsung dari mulut ke mulut. Promosi melalui media elektronik dilakukan
dengan membulka semacam on-line shop di berbagai jaringan sosial yang kini marak di
dunia maya. Promosi melalui media cetak kami lakukan dengan membuat pamflet, serta
mengiklankan produk kami di media massa.
d. Penjualan kolektif
Yaitu memberikan pilihan kepada konsumen dengan menjual lebih dari satu
produk dengan harga yang lebih miring bila dikalkulasi per produknya. Pembelian
dengan harga yang miring ini minimal untuk 6 atau setengah lusin produk kaos lukis
kami.


2. Strategi produksi
Kami memproduksi kaos lukis sesuai dengan kriteria yang kami tetapkan.
Tetapi kami juga memberikan pilihan kepada konsumen untuk memilih sendiri motif
dan bahannya. Motif dan model yang kami tawarkan tentunya sudah menjadi
kesepakatan perusahaan dan memenuhi kriteria serta merupakan trend masa kini. Kami
juga tidak mencontoh motif yang sudah ada. Tetapi berusaha menciptakan suatu
pembaharuan. Proses produksi kami tidak dilakukan sewaktu-waktu saja. Namun
berjalan terus menerus selama ada waktu senggang. Hal ini bukan berarti kami
mengesampingkan kewajiban yang lain misalnya sebagai seorang mahasiswa yang
memiliki kewajiban utama untuk belajar dan bekerja terlalu lama sampai lelah. Tetapi,
dengan produksi yang terus menerus, kami mendapatkan hasil produksi yang banyak
serta pilihan yang bervariasi bagi konsumen.

3. Strategi organisasi dan SDM
Pengelolaan SDM merupakan hal yang karus dilakukan suatu perusahaan
sehingga produktivitas dapat semakin berkembang dan kualitas karyawan pun semakin
baik. Tahap-tahap pengembangan SDM tersebut antara lain:
a. Seleksi karyawan
Kami melakukan seleksi terhadap karyawan sesuai dengan bidangnya.
Contohnya di bidang produksi kaos, kami memilih karyawan yang memiliki
keterampilan dan keuletan dalam melukis.
b. Pelatihan karyawan
Karyawan yang telah diseleksi kemudian dilatih dan diberi motivasi tentang apa
tujuan kami membuat kaos lukis ini. Sehingga mereka memiliki kesamaan persepsi dan
pemikiran. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan kualitas dan ciri khas yang
membedakan produk kami dengan yang lain.
c. Sistem Remunerasi yang Seimbang dan Adil
Pembagian keuntungan dilakukan berdasarkan hasil kesepakatan pada saat
seleksi. Namun, tidak menutup kemungkinan kami akan memberikan bonus pada
karyawan yang memiliki produktivitas yang tinggi dan sungguh-sungguh dalam bekerja.

4. Strategi penetapan harga
Harga merupakan suatu variable yang mempunyai peranan penting dalam
dunia bisnis. Harga menunjukkan level dari suatu produk juga menjadi acuan tentang
bagaimana produk itu seharusnya bila dilihat dari harganya. Harga yang kami tawarkan
di sini, kami sesuaikan dengan harga pasar. Harga kami sesuaikan dengan bahan dan
berbagai variable lain. Kami hanya akan mengutamakan kualitas barang.

5.2 Rencana pengembangan produksi satu tahun pertama
Rencana-rencana pengembangan produksi kami antara lain:
a. Memperluas wawasan tentang motif kaos terbaru
b. Menemukan dan menciptakan inovasi model kaos terbaru
c. Memperluas area promosi
d. Meningkatkan produksi


BAB VI
PENUTUP

6.1 Kesimpulan
Kaos lukis merupakan suatu jenis kaos yang dimodifikasi dengan memberikan
lukisan pada kaos. Kami juga memberikan kesempatan pada konsumen untuk
menentukan sendiri motif kaos yang diinginkan. Produk kami ini bertujuan membantu
untuk mngeksplorasi kreativitas mereka. Proses pemasaran kami lakukan melalui
berbagai media. Harga yang kami patok berbeda tergantung bahan kaos yang kami
gunakan dan tingkat kesulitan pembuatan motif kaos. Kami juga menyediakan
pelayanan pemesanan kaos sesuai selera konsumen.

6.2 Saran
Produk menitikberatkan kepada unsur keindahan yang terkandung di
dalamnya. Sehingga membedakan kaos lukis dengan kaos sablon biasanya yang kini
telah merebak di pasaran. Oleh karena itu, keterampilan dan keahlian menjadi sangat
penting dalam produksi kami.












Business Planning
Kaos Lukis





Disusun Oleh :
Nama : Ali Nur Rahman
NIM : 03111005091




Jurusan Teknik Mesin
Fakultas Teknik
Universitas Sriwijaya
2014