Anda di halaman 1dari 8

akaian Tradisional Sumatera Utara

24 February 2014, 02:10


Oleh Fitinline
0 Komentar
Propinsi Sumatera Utara yang beribukota di edan didominasi oleh suku !atak, "ias serta etnis
melayu sebagai penduduk asli #ilayah Sumatera Utara$ !erbagai etnis yang mendiami pulau
sumatera ini memiliki kebudayaan yang unik seperti adat istiadat, tarian daerah, makanan khas,
dan tidak terke%uali pakaian adat tradisional yang lebih dikenal dengan nama Ulos$ Ulos
merupakan kain tenun khas !atak berbentuk selendang yang berasal dari propinsi Sumatera
Utara$ !agi masyarakat suku karo pakaian adat ulos dianggap sebagai &imat yang mempunyai
daya magis tertentu$ Se%ara har'iah ulos dapat diartikan sebagai selimut yang menghangatkan
dan melindungi tubuh dari terpaan udara dingin$
Pakaian (dat Sumatera Utara
Sumber : http:))batak*people$blogspot$%om)
Sumber : http:))budaya*indonesia$org)
ulanya nenek moyang suku !atak yang memiliki kebiasaan tinggal dan berladang di ka#asan
pegunungan mengandalkan sinar matahari dan api sebagai tameng untuk menghalau rasa dingin$
"amun lambat laun mereka menyadari bah#a matahari tidak dapat diperintah untuk menuruti
kehendak manusia$ +itambah lagi %ua%a yang tidak bersahabat serta udara malam yang begitu
dingin nenek moyang mereka berpikir keras men%ari %ara lain yang lebih praktis sebagai
alternati' untuk menggantikan api yang dirasa terlalu beresiko saat malam hari$ aka lahirlah
kain ulos sebagai budaya asli suku !atak yang dianggap paling nyaman dan akrab dengan
kehidupan sehari*hari$
Pakaian (dat Sumatera Utara
Sumber : http:))id$#ikipedia$org)
Sumber : http:))'adhilplano0,$blogspot$%om)
Sesuai dengan pepatah !atak yang berbunyi -.&uk pangihot ni hodong, Ulos pangihot ni holong/
yang artinya &ika i&uk adalah pengikat pelepah pada batangnya maka ulos adalah pengikat kasih
sayang antara sesama$ +engan demikian kain ulos di&adikan simbol restu, kasih sayang dan
persatuan$ Ulos dapat dikenakan dalam berbagai bentuk mulai dari selendang, sebagai kain
penutup kepala, bagian ba#ah, bagian atas, penutup punggung$
Pakaian (dat Sumatera Utara
Sumber : http:))indonesia*liek$blogspot$%om
Sumber : http:))galeri*mamasa*sula#esi*barat$blogspot$%om)
+alam masyarakat !atak Simalungun, Ulos yang dikenal dengan nama hiou digunakan untuk
penutup badan bagian ba#ah bagi #anita disebut ragipanei, sementara ulos yang digunakan
sebagai pakaian sehari*hari disebut &abit$ Penutup kepala #anita disebut suri*suri, sedangkan
penutup kepala lelaki disebut 0otong$ Pada pakaian pengantin Simalungun ulos digunakan untuk
melambangkan kekerabatan yang biasa disebut dengan dalihan natolu atau tolu sahundulan$
Pakaian ini terdiri dari tutup kepala 1ikat kepala2, tutup dada 1pakaian2 dan tutup bagian ba#ah
1sarung2$
Pakaian (dat Sumatera Utara
Sumber : http:))###$a3amku$%om)
Ulos penutup kepala pada masyarakat !atak 4oba dikenal dengan sebutan Sorotali$ Sortali
merupakan ikat kepala yang 'ungsinya seperti mahkota dan umumnya terbuat dari bahan
tembaga yang disepuh dengan emas, lalu dibungkus dengan kain merah$ Sortali ini biasanya
digunakan pada pesta*pesta besar oleh kaum laki*laki maupun perempuan$ (kan tetapi seperti
halnya ulos penggunaan sortali memiliki aturan sendiri dan tidak boleh dikenakan se%ara
sembarangan$
Pakaian (dat Sumatera Utara
Sumber : http:))###$ngunduhmantu$%om)
enurut orang !atak Karo, Ulos atau Uis lebih dari sekedar kain sandang, melainkan benda
bertuah yang mampu memberikan perlindungan bagi pemakainya$ Seiring perkembangan 3aman,
saat ini kain ulos sudah berakulturasi dengan berbagai &enis sandang modern, seperti keme&a dan
&as$
Sahabat Fitinline dapat men&adikan kain ulos sebagai koleksi pribadi anda$ Semoga berman'aat$
PAKAIAN ADAT SUMATERA UTARA
Pakaian tradisional Sumatera Utara biasa disebut dengan Ulos$ Pakaian adat Ulos dianggap oleh
masyarakat suku !atak Karo sebagai a&imat yang mempunyai daya magis tertentu$
Ulos merupakan pakaian adat dari Sumatera Utara. Ulos adalah kain tenun khas
Batak, yang secara harfiah berati selimut yang menghangatkan tubuh; melindungi dari
terpaan udara dingin. Ulos bisa merankan berbagai fungsi sandang, sebagai
selendang, sarung, penutup kepala, dan lain sebagainya. Hari ini, Ulos masih lestari di
lingkungan masyarakat Sumatera Utara. Ulos telah dengan mulus berakulturasi dengan
berbagai jenis sandang modern, seperti kemeja dan jas.
Ulos dianggap sebagai peninggalan leluhur orang Batak, yang merupakan bangsa yang
hidup di dataran-dataran tinggi pegunugan. Dengan maksud tetap menjaga tubuh tetap
hangat, kain Ulos mereka kenakan untuk menghalau dingin selama mereka berladang
dan beraktiitas lainnya. !onon, dari tradisi ini juga lahirnya uangkapan bah"a, bagi
leluhur orang Batak, ada tiga sumber yang memberi kehangatan pada manusia, yakni
matahari, api dan Ulos. #ika sumber panas matahari dan api terbatas oleh ruang dan
"aktu, maka tidak demikian dengan Ulos, yang bisa memberi kehangatan kapanpun
dan dimanapun.
Ulos dapat dikenakan dalam berbagai bentuk, dari mulai sebagai kain penutup kepala,
penutup badan bagian ba"ah, penutup badan bagian atas, penutup punggung dan lain
sebagainya. Ulos dalam berbagai bentuk dan corak$motif memiliki nama dan jenis yang
berbeda-beda, misalnya pada masyarakat Batak Simalungun, Ulos penutup kepala
"anita disebut suri-suri, Ulos penutup badan bagian ba"ah bagi "anita disebut
ragipane, atau yang digunakan sebagai pakaian sehari-hari yang disebut jabit. Ulos
dalam pakaian pengantin Simalungun juga melambangkan kekerabatan Simalungun
yang disebut dalihan natolu, yang terdiri dari tutup kepala %ikat kepala&, tutup dada
%pakaian& dan tutup bagian ba"ah %sarung&.
'uhar (mtatok, salah seorang Budaya"an Simalungun, berpendapat bah"a, a"alnya
)otong %*enutup !epala *ria Simalungun& berbentuk destar dari bahan kain gelap
%Ber"arna putih untuk upacara kemalangan, disebut )otong *orsa&, namun kemudian,
+uan Bandaralam *urba +ambak dari Dolog Silou juga menggemari tren penutup
kepala ala melayu berbentuk tengkuluk dari bahan batik, dari kegemaran pemegang
*ustaha Bandar Hanopan inilah, kemudian orang Simalungun de"asa ini suka
memakai )otong berbentuk +engkuluk Batik.
Sementara, Ulos penutup kepala pada masyarakat Batak +oba dikenal dengan
sebutanSorotali. Sortali itu sendiri adalah ikat kepala yang fungsinya seperti mahkota.
Biasanya dibuat dari bahan tembaga yang disepuh dengan emas, lalu dibungkus
dengan kani merah. Sortali ini digunakan pada pesta-pesta besar. Sortali digunakan
laki-laki dan perempuan. ,kan tetapi sama seperti ulos, penggunaan sortali tidak
sembarangan dan memiliki aturan sendiri.
'asyarakat Batak +oba mengenal setidaknya -. jenis Ulos, yakni/
o 1) Pinunsaan,
o 2) Ragi idup,
o 3) Ragi hotang,
o 4) Ragi pakko,
o 5) Ragi uluan,
o 6) Ragi angkola,
o 7) Sibolang pamontari,
o 8) Sitolu tuho nagok,
o 9) Sitolu tuho bolean,
o 10) Suri-suri na gok,
o 11) Sirara,
o 12) Bintang maratur punsa,
o 13) Ragi huting,
o 14) Suri-suri parompa,
o 15) Sitolu tuho najempek,
o 16) Bintang maratur,
o 17) Ranta-ranta,
o 18) Sadun toba,
o 19) Simarpusoran,
o 20) Mangiring,
o 21) Ulutorus salendang,
o 22) Sibolang resta salendang,
o 23) Ulos pinarsisi, dan
o 24) Ulos tutur pinggir.
Bagi sebagian pemakainya, Ulos, atau Uis menurut orang Batak !aro, lebih dari
sekedar kain sandang, melainkan benda bertuah yang mengandung unsur-unsur
magis. +ak jarang, Ulos dianggap memiliki daya yang mampu memberikan
perlindungan pada pemakainya.