Anda di halaman 1dari 4

Term of Reference

LKMM TD XXX HIMATEKTRO FTI ITS


THE HEROES Fighting for Viktori

Materi 2 : Latihan Analisis Kondisi Lingkungan
Tujuan Peserta mampu mengidentifikasi faktor-faktor
penghambat, pendukung dan faktor-faktor lain yang
mempengaruhi suatu kegiatan.
Peserta mampu mengidentifikasi kondisi lingkungan
kampus dan masyarakat tertentu untuk dapat
menyusun skala prioritas program sesuai dengan
kebutuhan.
Peserta mampu menyebutkan potensi-potensi positif
untuk menunjang program kegiatan
Waktu 75 Menit
Peralatan Garis Besar Ceramah Analisis Kondisi Lingkungan
Kasus Analisis Kondisi Lingkungan
Perlengkapan sidang
Proses 1. Sidang Pleno (15 menit)
Pemandu memimpin jalannya ceramah
Pemandu memimpin forum tanya jawab
Pemandu menjelaskan bahwa tujuan latihan ini adalah
membantu peserta menguasai teknik menemukan
program kerja/kegiatan yang sesuai dengan kondisi
lingkungannya.
2. Kerja Kelompok (20 menit) *kelompok sudah dibagi
Peserta diminta mengerjakan tugas kasus Analisis
Kondisi Lingkungan
Peserta mendiskusikan dan menyimpulkan program-
program yang layak dilaksanakan di lingkungan
perguruan tinggi yang bersangkutan dalam kelompok.
3. Sidang Pleno (20 Menit)
Pemandu mempersilakan juru bicara kelompok
menyampaikan hasil kerja mereka.
Pemandu kemudian memimpin diskusi pleno untuk
membahas kesimpulan masing-masing kelompok.
4. Kerja Kelompok (15 Menit)
Peserta mempersiapkan AKL untuk kegiatan di
simulasi total (dipimpin Komisi Materi)

Garis Besar Ceramah Analisis Kondisi Lingkungan
Pengertian AKL
Suatu kegiatan mengamati, memahami, dan menganlisis apa yang ada pada
lingkungan baik fisik maupun sosial sehingga didapatkan informasi yang
berguna.
Manfaat / Fungsi ber-AKL
- Mengambil tindakan sesuai dengan kondisi
- Menentukan prioritas
- Mendapatkan informasi yang berguna
- Mengetahui potensi yang ada
Tahapan AKL
- Siapa saya dan apa visi saya
- Apa itu lingkungan dan lingkungan ideal itu seperti apa
- Bagaimana lingkungan / kondisi sekarang
- Menentukan skala prioritas masalah, menganalisis
Metode AKL
- 5W1H (What, When, Why, Who,Where and How)
- Pencarian informasi (pengamatan, wawancara, kuisioner, data sekunder)
- SWOT (Strength, Weakness, Opportunity and Threat)

Contoh Kasus Analisis Kondisi Lingkungan

Laporan Pertanggung Jawaban BEM ITS
Oleh : R. Martindas
*diedit oleh Komisi Materi LKMM TD XXX Himatektro

Pengantar :
Di bawah ini terdapat uraian singkat dari 4 kegiatan BEM ITS. Kegiatan pertama
dan kedua dianggap gagal mencapai target yang ditetapkan, sementara kegiatan
ketiga dan keempat dinilai sesuai target.
Sebagai bahan pertimbangan, perlu Saudara ketahui bahwa ITS adalah
perguruan tinggi ternama nasional, terletak di Surabaya, Jawa Timur.

Tugas Saudara :
Pelajarilah secara mandiri uraian singkat masing-masing kegiatan BEM ITS di
bawah ini, lalu kemukakanlah hal-hal yang menurut Saudara menyebabkan
kegagalan/keberhasilan berupa SWOT masing-masing kegiatan.
Setelah itu, diskusikanlah dengan rekan-rekan kelompok Saudara hal-hal yang
perlu dilakukan/dipertimbangkan untuk memperbesar peluang keberhasilan sebuah
program kerja.
Berdasarkan hasil diskusi di atas, berikan saran-saran kegiatan apa saja yang
layak dilaksanakan oleh suatu organisasi kemahasiswaan. Hasil diskusi dan saran-saran
tersebut akan Saudara presentasikan dalam kegiatan pleno.

Berikut ini adalah uraian ringkas masing-masing kegiatan :

1. Penyuluhan Program Keluarga Berencana
Tujuan : Menunjang program nasional sebagai prioritas utama dalam segi
kependudukan.
Sasaran : Ibu-ibu Dharma wanita unit ITS.
Biaya : Rp. 1.500.000,- untuk penggandaan petunjuk praktis serta biaya
lainnya.
Hasil : Penyuluhan tersebut dilaksanakan pada tanggal 3 Maret 2014, diikuti
oleh 15 orang peserta. Acara penyuluhan hanya berlangsung beberapa
jam (tidak sesuai dengan rencana semula selama 6 jam).

2. ITS Camp
Tujuan : Sebagai wadah rekreasi bagi mahasiswa dan untuk mendekatkan
mahasiswa pada kehidupan alam.
Biaya : Rp. 2.500.000,- untuk transportasi, publikasi, dan komunikasi.
Hasil : Pelaksanan berlangsung dari tanggal 30 Desember s/d 1 Januari 2013,
diikuti oleh 20 orang peserta semuanya mahasiswa dan 1 (satu) orang
tenaga pengajar.

3. Diskusi Tentang Peranan Generasi Muda dalam Pembangunan
Tujuan : Meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang hak dan kewajibannya
dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga dapat berperan
aktif dalam pelaksanaan kontrol sosial.
Biaya : Rp. 2.500.000,- untuk konsumsi ringan, honor pembicara,
penggandaan bahan, dokumentasi, dan publikasi.
Hasil : Diskusi dilaksanakan tanggal 25 Oktober 2013 dengan dihadiri oleh
200 peserta yang terdiri dari mahasiswa/I dan staf pengajar. Hasil
diskusi merupakan bahan masukan bagi Pemda.

4. Diskusi Ilmiah tentang Gempa, Sifat, dan Cara Penanggulangannya
Tujuan : Untuk menambah wawasan mahasiswa tentang masalah gempa,
kaitannya dengan penggunaan bahan bangunan dan konstruksi
bangunan.
Biaya : Rp.1.000.000,-
Hasil : Diskusi diselenggarakan tanggal 2 Mei 2013, dihadiri 20 orang
mahasiswa dari semester V. buah pikiran yang dicetuskan menarik
perhatian dosen.