Anda di halaman 1dari 29

i

KATA PENGANTAR

Segala puji syukur penulis panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena atas
berkat dan rahmat-Nyalah penulis dapat menyelesaikan paper Kesehatan dan Keselamatan
Kerja, dengan judul Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Front Office. Dalam penulisan
paper ini penulis berharap semoga isi dalam paper ini dapat bermanfaat bagi para pembaca,
terutama bagi para pembaca yang ingin mengetahui serta memahami lebih dalam mengenai
dasar dari Manajemen Pemasaran itu sendiri. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan
terima kasih kepada segenap pihak yang turut membantu dalam menyelesaikan paper ini,
baik secara langsung maupun tidak langsung.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa apa yang dipaparkan dalam paper ini masih
jauh dari kata sempurna. Untuk itu kritik dan saran yang membangun dari pembaca sangat
penulis harapkan guna penyempurnaan paper ini.


Denpasar,30 September 2012


Penulis


ii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................................................ i
DAFTAR ISI .............................................................................................................................. ii
BAB I. PENDAHULUAN ................................................................................................... 1
1.1 Latar Belakang ................................................................................................................. 1
1.2 Rumusan Masalah ............................................................................................................ 2
1.3 Tujuan Penulisan .............................................................................................................. 2
1.4 Manfaat Penulisan ............................................................................................................ 2
BAB II. K3 DAN FRONT OFFICE ...................................................................................... 3
2.1 Pengertian Front Office .................................................................................................... 3
2.2 Pengertian K3 ................................................................................................................... 3
BAB III. DESKRIPSI BAGIAN-BAGIAN DI FRONT OFFICE ......................................... 8
3.1 Deskripsi pekerjaan Front Office Manager ...................................................................... 8
3.2 Deskripsi pekerjaan Assistant Front Office Manager ...................................................... 8
3.3 Deskripsi pekerjaan Duty Manager .................................................................................. 9
3.4 Deskripsi pekerjaan Executive Lounge Manager........................................................... 10
3.5 Deskripsi pekerjaan Front Desk Supervisor ................................................................... 11
3.6 Deskripsi pekerjaan Chief Concierge ............................................................................. 11
3.7 Deskripsi pekerjaan Business Centre Supervisor ........................................................... 12
3.8 Deskripsi pekerjaan Bell Captain ................................................................................... 13
3.9 Deskripsi pekerjaan Bellboy .......................................................................................... 13
3.10 Deskripsi pekerjaan Door Man/Door Girl .................................................................... 14
3.11 Deskripsi pekerjaan Receptionist/ Front Desk Agent (FDA)....................................... 14
3.12 Deskripsi pekerjaan Guest Relations Officer ............................................................... 15
3.13 Deskripsi pekerjaan telepon Operator .......................................................................... 15
3.14 Deskripsi pekerjaan Executive Lounge Assistant Manager ......................................... 16
3.15 Deskripsi pekerjaan Airport Representative ................................................................ 17
3.16 Deskripsi pekerjaan Business Center Secretary Attendant .......................................... 17
BAB IV. FAKTOR-FAKTOR YANG BERESIKO MENGANCAM K3 DALAM FRONT
OFFICE DAN FAKTOR PENYEBABNYA .......................................................................... 20
4.1 Faktor-Faktor Yang Beresiko Mengancam K3 Dalam Front Office......................... 20
iii

4.2 Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Kecelakaan di Front Office ............................... 20
BAB V. PROSEDUR K3 DI FRONT OFFICE .................................................................. 22
BAB VI. KESIMPULAN DAN SARAN ............................................................................. 25
6.1 Kesimpulan..................................................................................................................... 25
6.2 Saran ............................................................................................................................... 25
DAFTAR PUSTAKA .............................................................................................................. 26
1

BAB I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Front Office, adalah salah satu departement di sebuah hotel yang berada di begian
depan merupakan pintu gerbang dari hotel itu sediri sehingga mudah diketahui dan di
hubungi tamu yang secara oprasional berhubungan langsung dengan tamu.
Front Office berperan penting bagi sebuah hotel karena merupakan pusat kegiatan hotel, para
tamu mendapatkan pelyanan sebelum tamu tiba, pada saaat tiba di hotel, pada saat tiba di
hotel, pada saat berada di hotel dan pada waktu akan meninggalkan hotel,kira-kira 65%
pendapatan hotel didapatkan dari hasil penyewaan kamar dan terakhir adalah sebagai penentu
kesan pertama dan kesan terakhir bagi tamu.
Adapun beberapa peranan front office di sebuah hotel adalah sebagai berikut; sebagai sumbu
atau poros dari kegiatan hotel; sebagai jantung dari sebuah hotel; sebagai ujung tombak dari
sebuah hotel dan sebagai barometer ataupun tolak ukur bagi sebuah hotel dalam sudut
pandang tertentu.
Para pekerja hospitality terutama yang bekerja di bidang Front Office sangat di
perlukan ataupun di jaga Kesehatan dan Keselamatan Kerjanya mengingat bahwa Front
Office mempunyai peranan penting dalam suatu hotel.
Ilmu Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( K3 ) sendiri merupakan bagian dari ilmu Kesehatan
Masyarakat. Keilmuan K3 merupakan perpaduan dari multidisiplin ilmu antara ilmu-ilmu
kesehatan, ilmu perilaku, ilmu alam, teknologi dan lain-lain baik yang bersifat kajian maupun
ilmu terapan dengan maksud menciptakan kondisi sehat dan selamat bagi pekerja, tempat
kerja, maupun lingkungan sekitarnya, sehingga meningkatkan efisiensi dan produktivitas
kerja. Ilmu Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( K3 ) bertujuan agar para pekerja di
lingkungan kerjanya masing-masing selalu dalam keadaan sehat, nyaman, selamat dan
terutama bekerja secara produktif dalam meningkatkan kinerja Perusahaan serta
meningkatkan kesejahteraan Karyawan Perusahaan. Demikian pula untuk mencapai tujuan
tersebut diperlukan kemauan serta kerja sama para karyawan agar menjunjung tinggi
peraturan-peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja demi kesejahteraan Perusahaan yang
berarti kesejahteraan keluarga karyawan.
2

Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan Kerja berperan penting dalam setiap bagian di
hotel baik itu Front Office, House Keeping dan Food and Beverage dan itu menjadi
bagian penting dalam manajemen perhotelan.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa Pengertian Front Office dan K3?
2. Bagian-Bagian di Departement Front Office ?
3. Faktor-Faktor Yang Beresiko Dalam Kesehatan Keselamatan dan Keamanan Kerja
Serta Penyebab Kecelakaan Kerja di Front Office?
4. Prosedur K3 yang baik dan benar di Front Office?
1.3 Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui pengertian Front Office dan K3.
2. Untuk mengetahui bagian-bagian dari Departemen Front Office.
3. Untuk mengetahun faktor-faktor apa saja yang dapat menyebabkan terancamnya
Kesehatan Keselamatan dan Keamanan Kerja serta faktor yang menyebabkan
kecelakaan kerja di Front Office.
4. Untuk mengetahui prosedur K3 yang baik dan benar di Front Office.
1.4 Manfaat Penulisan

1. Manfaat Akademis
Melalui paper ini mahasiswa diharapkan mampu untuk menerapkan konsep-konsep
ataupun dasar-dasar yang didapat di bangku kuliah khususnya dalam paper ini,
terlebih lagi dalam mata kuliah K3.
2. Manfaat Praktis
Penulisan paper ini diharapkan dapat memberikan informasi terkait dengan K3
terutama dalam bidang Front Office sehingga sangat membantu mahasiswa untuk
memperdalam lagi ataupun lebih mengerti lagi dalam mempelajari K3 itu sendiri
terkait dengan penyebabnya dan prosedur yang baik dan benar.
3

BAB II. K3 DAN FRONT OFFICE

2.1 Pengertian Front Office
Berikut ini beberapa pengertian Front Office yang diambil dari pendapat beberapa
penulis, yaitu(Dr. Adi Soenarno, MBA 2001) Front Office adalah departemen yang
menangani tamu yang akan menggunakan kamar, mulai dari reservasi, penyambutan
(Receptionist), tamu datang (Check-in) sampai tamu meninggalkan hotel (Check-
out).
(Agusnawar, Amt. Par 2002:2) Front Office adalah departemen yang
bertanggung jawab dalam penjualan kamar hotel melalui suatu cara yang sistematis dalam
pemesanan kamar, diikuti pendaftaran dan pemberian kamar kepada tamu / pelanggan.Dari
pengertian Front Office diatas dapat disimpulkan bahwa Front Officemerupakan
departemen yang bertanggung jawab menangani penjualan kamar hotel dan melayani
tamu dari pemesanan kamar, pendaftaran dan pemberian kamar kepada tamu
2.2 Pengertian K3
Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan instrumen yang memproteksi
pekerja, perusahaan, lingkungan hidup, dan ma-syarakat sekitar dari bahaya akibat
kecelakaan kerja. Perlindungan tersebut merupakan hak asasi yang wajib dipenuhi oleh
perusahaan. K3 bertujuan mencegah, mengurangi, bahkan menihilkan risiko kecelakaan kerja
(zero accident). Penerapan konsep ini tidak boleh dianggap sebagai upaya pencegahan
kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja yang menghabiskan banyak biaya (cost)
perusahaan, melainkan harus dianggap sebagai bentuk investasi jangka panjang yang
memberi keuntungan yang berlimpah pada masa yang akan datang.
Menurut Sumakmur kesehatan kerja adalah spesialisasi dalam ilmu
kesehatan/kedokteran beserta prakteknya yang bertujuan, agar pekerja/masyarakat pekerja
beserta memperoleh derajat kesehatan yang setinggi-tingginya, baik fisik, atau mental,
maupun sosial, dengan usaha-usaha preventif dan kuratif, terhadap penyakit-
penyakit/gangguan gangguan kesehatan yang diakibatkan faktor-faktor pekerjaan dan
lingkungan kerja, serta terhadap penyakit-penyakit umum.
Keselamatan kerja sama dengan Hygiene Perusahaan, kesehatan kerja memiliki sifat
sebagai berikut :
4

a. Sasarannya adalah manusia
b. Bersifat medis.
Pengertian sehat senantiasa digambarkan sebagai suatu kondisi fisik, mental dan
sosial seseorang yang tidak saja bebas dari penyakit atau gangguan kesehatan melainkan juga
menunjukan kemampuan untuk berinteraksi dengan lingkungan dan pekerjaannya.
Paradigma baru dalam aspek kesehatan mengupayakan agar yang sehat tetap sehat
dan bukan sekedar mengobati, merawat atau menyembuhkan gangguan kesehatan atau
penyakit. Oleh karenanya, perhatian utama dibidang kesehatan lebih ditujukan ke arah
pencegahan terhadap kemungkinan timbulnya penyakit serta pemeliharaan kesehatan
seoptimal mungkin.
Status kesehatan seseorang, menurut Blum ditentukan oleh empat faktor yakni :
1. Lingkungan, berupa lingkungan fisik (alami, buatan) kimia (organik / anorganik, logam
berat, debu), biologik (virus, bakteri, microorganisme) dan sosial budaya (ekonomi,
pendidikan, pekerjaan).
2. Perilaku yang meliputi sikap, kebiasaan, tingkah laku.
3. Pelayanan kesehatan: promotif, perawatan, pengobatan, pencegahan kecacatan,
rehabilitasi, dan
4. Genetik, yang merupakan faktor bawaan setiap manusia.
Demikian pula status kesehatan pekerja sangat mempengaruhi produktivitas kerjanya.
Pekerja yang sehat memungkinkan tercapainya hasil kerja yang lebih baik bila dibandingkan
dengan pekerja yang terganggu kesehatannya.
Menurut Sumamur Kesehatan kerja merupakan spesialisasi ilmu
kesehatan/kedokteran beserta prakteknya yang bertujuan agar pekerja/ masyarakat pekerja
memperoleh derajat kesehatan setinggi-tingginya baik fisik, mental maupun sosial dengan
usaha preventif atau kuratif terhadap penyakit/ gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh
faktor pekerjaan dan lingkungan kerja serta terhadap penyakit umum. Konsep kesehatan kerja
dewasa ini semakin banyak berubah, bukan sekedar kesehatan pada sektor industri saja
melainkan juga mengarah kepada upaya kesehatan untuk semua orang dalam melakukan
pekerjaannya.
5

Keselamatan kerja adalah keselamatan yang bertalian dengan mesin, pesawat, alat kerja,
bahan, dan proses pengolahannya, landasan tempat kerja dan lingkungannya serta cara-cara
melakukan pekerjaan (Sumakmur).
Keselamatan kerja memiliki sifat sebagai berikut :
a. Sasarannya adalah lingkungan kerja
b. Bersifat teknik.
Pengistilahan Keselamatan dan Kesehatan kerja (atau sebaliknya) bermacam macam ;
ada yang menyebutnya Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (Hyperkes) dan ada yang
hanya disingkat K3, dan dalam istilah asing dikenal Occupational Safety and Health.
Keselamatan kerja atau Occupational Safety, dalam istilah sehari hari sering disebut
dengan safety saja, secara filosofi diartikan sebagai suatu pemikiran dan upaya untuk
menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmaniah maupun rohaniah tenaga kerja pada
khususnya dan manusia pada umumnya serta hasil budaya dan karyanya. Dari segi keilmuan
diartikan sebagai suatu pengetahuan dan penerapannya dalam usaha mencegah kemungkinan
terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja.
Pengertian Kecelakaan Kerja (accident) adalah suatu kejadian atau peristiwa yang tidak
diinginkan yang merugikan terhadap manusia, merusak harta benda atau kerugian terhadap
proses.
Dewasa ini pembangunan nasional tergantung banyak kepada kualitas, kompetensi
dan profesionalisme sumber daya manusia termasuk praktisi keselamatan dan kesehatan kerja
(K3). Dari segi dunia usaha diperlukan produktivitas dan daya saing yang baik agar dapat
berkiprah dalam bisnis internasional maupun domestik. Salah satu faktor yang harus dibina
sebaik-baiknya adalah implementasi K3 dalam berbagai aktivitas masyarakat khususnya
dalam dunia kerja. Pengertian Hampir Celaka, yang dalam istilah safety disebut dengan
insiden (incident), ada juga yang menyebutkan dengan istilah near-miss atau near-
accident, adalah suatu kejadian atau peristiwa yang tidak diinginkan dimana dengan keadaan
yang sedikit berbeda akan mengakibatkan bahaya terhadap manusia, merusak harta benda
atau kerugian terhadap proses kerja.
Bagaimana K3 dalam perspektif hukum? Ada tiga aspek utama hukum K3 yaitu
norma keselamatan, kesehatan kerja, dan kerja nyata. Norma keselamatan kerja merupakan
sarana atau alat untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang tidak diduga yang
disebabkan oleh kelalaian kerja serta lingkungan kerja yang tidak kondusif. Konsep ini
diharapkan mampu menihilkan kecelakaan kerja sehingga mencegah terjadinya cacat atau
kematian terhadap pekerja, kemudian mencegah terjadinya kerusakan tempat dan peralatan
6

kerja. Konsep ini juga mencegah pencemaran lingkungan hidup dan masyarakat sekitar
tempat kerja. Norma kesehatan kerja diharapkan menjadi instrumen yang mampu
menciptakan dan memelihara derajat kesehatan kerja setinggi-tingginya.

Ruang Lingkup K3 Ruang lingkup hyperkes dapat dijelaskan sebagai berikut
(Rachman, 1990) :
a. Kesehatan dan keselamatan kerja diterapkan di semua tempat kerja yang di dalamnya
melibatkan aspek manusia sebagai tenaga kerja, bahaya akibat kerja dan usaha yang
dikerjakan.
b. Aspek perlindungan dalam hyperkes meliputi :
1) Tenaga kerja dari semua jenis dan jenjang keahlian
2) Peralatan dan bahan yang dipergunakan
3) Faktor-faktor lingkungan fisik, biologi, kimiawi, maupun sosial.
4) Proses produksi
5) Karakteristik dan sifat pekerjaan
6) Teknologi dan metodologi kerja
c. Penerapan Hyperkes dilaksanakan secara holistik sejak perencanaan hingga perolehan
hasil dari kegiatan industri barang maupun jasa.
d. Semua pihak yang terlibat dalam proses industri/perusahaan ikut bertanggung jawab atas
keberhasilan usaha hyperkes.

Tujuan Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja, secara umum, kecelakaan selalu
diartikan sebagai kejadian yang tidak dapat diduga. Kecelakaan kerja dapat terjadi karena
kondisi yang tidak membawa keselamatan kerja, atau perbuatan yang tidak selamat.
Kecelakaan kerja dapat didefinisikan sebagai setiap perbuatan atau kondisi tidak selamat
yang dapat mengakibatkan kecelakaan. Berdasarkan definisi kecelakaan kerja maka lahirlah
keselamatan dan kesehatan kerja yang mengatakan bahwa cara menanggulangi kecelakaan
kerja adalah dengan meniadakan unsur penyebab kecelakaan dan atau mengadakan
pengawasan yang ketat.
(Silalahi) Keselamatan dan kesehatan kerja pada dasarnya mencari dan
mengungkapkan kelemahan yang memungkinkan terjadinya kecelakaan. Fungsi ini dapat
dilakukan dengan dua cara, yaitu mengungkapkan sebab-akibat suatu kecelakaan dan
meneliti apakah pengendalian secara cermat dilakukan atau tidak.
7

Menurut Mangkunegara (2002, p.165) bahwa tujuan dari keselamatan dan kesehatan
kerja adalah sebagai berikut:
a. Agar setiap pegawai mendapat jaminan keselamatan dan kesehatan kerja baik secara fisik,
sosial, dan psikologis.
b. Agar setiap perlengkapan dan peralatan kerja digunakan sebaik-baiknya selektif mungkin.
c. Agar semua hasil produksi dipelihara keamanannya.
d. Agar adanya jaminan atas pemeliharaan dan peningkatan kesehatan gizi pegawai.
e. Agar meningkatkan kegairahan, keserasian kerja, dan partisipasi kerja.
f. Agar terhindar dari gangguan kesehatan yang disebabkan oleh lingkungan atau kondisi
kerja.
g. Agar setiap pegawai merasa aman dan terlindungi dalam bekerja













8


BAB III. DESKRIPSI BAGIAN-BAGIAN DI FRONT OFFICE

3.1 Deskripsi pekerjaan Front Office Manager

Area kerja Front Office Manager : front office area, executive floor, business center
Ringkasan pekerjaan Front Office Manager : menciptakan kepuasan tamu dan memberi kesan
positif bagi tamu di area kerjanya

Melapor kepada : General Manager
Staf bawahan : semua staff front office

Tugas pokok Front Office Manager :
a. Menyeleksi, menempatkan, melatih dan mengevaluasi karyawan front office.
b. Memastikan bahwa semua staff di front office menguasai system komputer hotel,
etika menerima telepon dan standard operasional yang ada di hotel.
c. Menjaga keharmonisan kerja dengan penjualan dan pemasaran tentang harga kamar
d. Menyambut tamu VIP
e. Menangani keluhan tamu yang tidak bisa diselesaikan oleh bawahannya
f. Membuat laporan bulanan tentang daftar tamu, tingkat hunian maupun untung/rugi di
bagian kantor depan
g. Menjaga kedisiplinan petugas kantor depan dengan memberikan peringatan dan
sanksi bagi yang melanggar ketentuan.
h. Meningkatkan kualitas dan prestasi karyawan yang berprestasi dengan memberikan
penghargaan
i. Membuat budget tahunan, menganalisis operasi dan pendapatan hotel secara harian
dari sisi pendapatan, rata-rata harga kamar



3.2 Deskripsi pekerjaan Assistant Front Office Manager

9

Area kerja Assistant Front Office Manager : front office, executive floor, business
center. Ringkasan pekerjaan Assistant Front Office Manager : membantu kelancaran tugas di
front office dan menggantikan front office manager ketika berhalangan dan mengkordinir
beberapa tugas sesuai dengan deskripsi pekerjaannya.
Atasan langsung Assistant Front Office Manager : Front Office Manager
Staff bawahan Assistant Front Office Manager : Duty Manager, FO Supervisor, Supervisor
level lainnya di departemen Front Office

Tugas pokok Assistant Front Office Manager :
a. Membantu pekerjaan Front Office Manager dalam hal kontrol dan administrasi
b. Membuat jadual kerja Duty Manager,Receptionist, Telephone Operator, GRO dan
concierge.
c. Memantau operasional di front office
d. Mengarahkan dan mengawasi terhadap pekerjaan reception dan concierge.
e. Memimpin briefing pada waktu shift malam
f. Terjun ke operasional hotel pada saat ramai tamu
g. Menghadiri briefing pagi manajemen hotel, mewakili Front Office Manager jika
berhalangan hadir.
h. Menangani keperluan tamu yang membutuhkan bantuan.

3.3 Deskripsi pekerjaan Duty Manager

Area kerja Duty Manager : front office dan seluruh hotel yang ada hubungannya
dengan tamu di hotel. Ringkasan pekerjaan Duty Manager : mendukung pekerjaan
operasional kantor depan secara menyeluruh dan mengontrol operasional lintas departemen
untuk shift tertentu.

Atasan langsung Duty Manager : Front Office Manager
Staff bawahan Duty Manager : Front Office Supervisor, Front Office Staff, Guest Relation
Officer, Concierge, Business Center Secretary.

Tugas pokok Duty Manager :
10

a. Membantu tugas Front Office Manager dan Asssistant FOM dalam melakukan tugas
operasional di front office.
b. Mendukung kelancaran proses check-in dan check-out di front office.
c. Menangani kesulitan tamu dan staff di front desk
d. Mengontrol operasional di seputar front office antara lain lobby, restoran, bar, lounge
koridor dan kamar tamu.
e. Membuat laporan setiap shift tentang temuan dan kejadian selama jam kerjanya.
f. Menyambut tamu VIP bersama dengan Front Office Manager.

3.4 Deskripsi pekerjaan Executive Lounge Manager

Area kerja Executive Lounge Manager : executive lounge, executive rooms. Ringkasan
pekerjaan Executive Lounge Manager : menjamin kepuasan tertinggi tamu dan staf menurut
standar pelayanan sesuai dengan ketentuan di lantai eksekutif serta bertanggungjawab atas
segala aspek perasional di lantai eksekutif.

Atasan langsung Executive Lounge Manager : Assistant FOM
Staf bawahan Executive Lounge Manager : Executive Lounge Assistant Manager

Tugas pokok Executive Lounge Manager :
a. Memastikan bahwa laporan dan korespondensi untuk departemen telah terpenuhi
dengan tepat dan teliti.
b. Memastikan bahwa jadual telah ditetapkan dengan baik.
c. Memastikan bahwa data tamu selalu diperbaharui.
d. Mengawasi dan memesan barang kebutuhan di lantai eksekutif.
e. Membantu dalam membangun efisien tim dengan memperhatikan kesejahteraan,
keselamatan, training dan pengembangan staf.
f. Melaksanakan evaluasi karyawan dan meninjau penampilan keseluruhan,
mendiskusikan penampillan dan bidang untuk perbaikan.
g. Mengawasi para staf selalu melakukan metode dan standar yang telah ditetapkan.
h. Memastikan bahwa staf mendapat informasi yang cukup mengenai kebijaksaan hotel
sehubungan dengan pemadam kebakaran, kesehatan, tunjangan dan keamanan.
11

i. Mempelajari dan mengevaluasi operasional dan standar prosedur di executive lounge
serta memberikan saran untuk perubahan yang diperlukan.

3.5 Deskripsi pekerjaan Front Desk Supervisor

Area kerja Front Desk Supervisor : front office, Ringkasan pekerjaan Front Desk
Supervisor : memberikan layanan penerimaan dan keberangkatan tamu di hotel dengan
memberikan petunjuk kepada staff front desk serta mengontrol kode akses komputer di front
desk.

Atasan langsung Front Desk Supervisor : Duty Manager
Staff bawahan Front Desk Supervisor : Front Desk Agent

Tugas pokok Front Desk Supervisor :
a. Mengarahkan tugas operasional penerimaan tamu di front office
b. Menangani keluhan tamu yang tidak bisa diatasi oleh Front Desk Agent
c. Memberi persetujuan transaksi paid out tamu untuk jumlah tertentu
d. Memberi persetujuan penggunaan housebank oleh Front Desk Agent
e. Mengarahkan langkah persiapan penerimaan grup
f. Mengatur jadwal setiap staff front desk.

3.6 Deskripsi pekerjaan Chief Concierge

Area kerja Chief Concierge : pintu masuk hotel, lobby, bell desk, counter, ringkasan
pekerjaan Chief Concierge : memastikan bahwa semua tamu mendapatkan pengalaman yang
menyenangkan di area pintu masuk hotel, lobby, bell desk

Atasan langsung Chief Concierge : Front Office Manager
Staff bawahan Chief Concierge : Bellman, Doorman, Airport Representative

Tugas pokok Chief Concierge :
12

a. Memastikan bahwa semua staff di bagian concierge mendapatkan training tentang
hotel sistem, etiket bertelepon, standar penampilan serta filosofi hotel.
b. Memberikan training ke staff tentang: prosedur penanganan barang bawaan untuk
tamu VIP dan rombongan,serta penanganan keluhan tamu
c. Mengimplementasikan visi dan misi perusahaan
d. Menyediakan peta kota, pengaturan reservasi tiket pesawat dan angkutan darat serta
laut, sebagai penyedia informasi tentang aktivitas rekreasi, sosial dan keagamaan.
e. Memastikan bahwa sarana komunikasi yang berupa papan informasi(sign board) di
lobby selalu benar dan akurat.

3.7 Deskripsi pekerjaan Business Centre Supervisor

Area kerja Business Centre Supervisor : area pusat bisnis, ringkasan pekerjaan
Business Centre Supervisor : mengatur dan mengarahkan segala aspek fungsi dari pusat
bisnis untuk mencapai kepuasan yang tertinggi dari tamu.

Atasan langsung Business Centre Supervisor : assistant FOM
Staff bawahan Business Centre Supervisor : Bussiness Centre Secretary

Tugas pokok Business Centre Supervisor :
a. Mengawasi staf untuk menjamin kepuasan tamu yang maksimal melalui penghargaan
diri dan perhatian yang hangat dan tepat
b. Mengatur dan menyediakan arahan yang baik untuk keseluruhan maupun pelaksanaan
sehari-hari dan administrasi untuk semua bagian dalam pusat bisnis
c. Memberikan penilaian terhadap penampilan, kedisiplinan dan efesiensi semua
karyawan di bawah pengawasannya serta berinisatif untuk mengambil tindakan bila
diperlukan
d. Mengontrol dan menganalisa secara berkelanjutan, biaya pengeluaran departemen
sehari-hari untuk menjamin bahwa pengeluaran tidak melebihi anggaran.



13

3.8 Deskripsi pekerjaan Bell Captain

Area kerja Bell Captain : front office, lobby, kamar tamu, ringkasan pekerjaan Bell
Captain : mengurus barang bawaan tamu pada saat datang, selama menginap di hotel maupun
akan pergi meninggalkan hotel.

Atasan langsung Bell Captain : Chief Concierge

Tugas pokok Bell Captain :
a. Mengatur tugas setiap Bellboy
b. Menerima dan menyimpan barang tamu yang dititipkan di concierge
c. Mencatat dan membukukan setiap barang tamu yang telah disimpan di luggage room.
d. Memastikan luggage room bersih dan teratur
e. Mengontrol setiap barang yang disimpan atau masih berada di lobby mempunyai
tanda pengenal/ pass nomor barang yang jelas.
f. Mengatur Bellboy untuk menyiapkan trolley atau kendaraan barang dalam menjemput
bus rombongan yang akan ke hotel.
g. Mengarahkan semua Bellboy di setiap shift kerja.

3.9 Deskripsi pekerjaan Bellboy

Area kerja Bellboy : lobby, front office, kamar hotel, ringkasan pekerjaan Bellboy :
membantu tamu dalam hal menangani barang bawaan mereka luggage delivery dan luggage
down.

Atasan langsung Bellboy : Bell Captain

Tugas pokok Bellboy :
a. Menurunkan barang tamu dari mobil
b. Membawakan barang tamu yang akan check-in
c. Mengantar barang tamu ke kamar tamu sesuai nomor kamarnya.
d. Membantu membawakan barang tamu pada saat check-out dari kamar ke lobby hotel
untuk selanjutnya ke kendaraan tamu.
14

e. Menyimpan barang tamu dengan tanda khusus (luggage tag) untuk tamu yang belum
datang ke hotel atau tamu yang menitipkan barangnya di belldesk.

3.10 Deskripsi pekerjaan Door Man/Door Girl

Area kerja Door Man/Door Girl : lobby, area depan lobby. Ringkasan pekerjaan Door
Man/Door Girl : menyambut tamu dengan membukakan pintu
kendaraan atau pintu lobby hotel.

Atasan langsung Door Man/Door Girl : Bell Captain

Tugas pokok Door Man/Door Girl :
a. Menyambut dan membukakan pintu mobil tamu
b. Memberikan salam untuk setiap tamu yang datang dengan ramah dan senyum.
c. Menyapa dan membukakan pintu lobby hotel untuk tamu yang memasuki atau ke luar
lobby.

3.11 Deskripsi pekerjaan Receptionist/ Front Desk Agent (FDA)

Area kerja Receptionist/ Front Desk Agent (FDA) : front desk, ringkasan pekerjaan
Receptionist/ Front Desk Agent (FDA) : menangani registrasi tamu, memberikan pelayanan
sebelum tamu menginap serta menangani check-out tamu beserta pembayarannya.

Atasan langsung Receptionist/ Front Desk Agent (FDA) : FO Supervisor

Tugas pokok Receptionist/ Front Desk Agent (FDA) :
a. Menyambut tamu yang datang di front desk dengan ramah dan sopan.
b. Melakukan pendaftaran tamu
c. Mencatat uang deposit tamu untuk menginap
d. Menangani tamu check-out
e. Melayani penukaran mata uang asing ke mata uang lokal
f. Memasukkan tamu yang sudah check-in dalam satu laporan harian.
15

g. Menghitung dan bertanggung jawab atas uang transaksi selama staff tersebut bertugas
pada hari tersebut.
3.12 Deskripsi pekerjaan Guest Relations Officer

Area kerja Guest Relations Officer : lobby, front office, executive lounge, kamar
tamu, ringkasan pekerjaan Guest Relations Officer : mengantarkan tamu dan memberikan
layanan informasi dan bantuan keperluan tamu selama tinggal di hotel.

Atasan langsung Guest Relations Officer : GR Supervisor

Tugas pokok Guest Relations Officer :
a. Memantau tamu VIP yang menginap, datang dan berangkat
b. Memberikan informasi tentang hotel kepada tamu dan pengunjung
c. Beramahtamah dengan tamu langganan, tamu yang menginap di lantai eksekutif dan
VIP pada saat kedatangan
d. Beramah tamah dengan tamu yang baru pertama kali datang & tamu yang menginap
untuk jangka waktu yang lama(long staying guest)
e. Membuat kartu ucapan selamat datang(welcome card) untuk tamu
f. Menyambut tamu VIP di lobby
g. Mengantar tamu VIP dan menjelaskan kamar yang akan ditempati tamu sambil
membawakan kunci kamar.

3.13 Deskripsi pekerjaan telepon Operator

Area kerja telepon Operator : Front Office, ringkasan pekerjaan telepon Operator :
Melaksanakan pengelolaan pelayanaan telepon/faxcimille dengan berpedoman kepada
kebijakan teknis yang telah ditetapkan oleh manajemen

Atasan langsung telepon Operator : Front Office Supervisor

Tugas Pokok telepon Operator :
a. Menjawab telepon yang masuk baik dari internal maupun external mentransfer
langsung ke setiap extension yang dituju
16

b. Melayani menyambungkan telepon baik dari tamu atau dari departemen
c. Memeriksa bill telepon dan menyerahkannya langsung ke FO Cashier
d. Menangani pelayanan Incoming dan Outgoingfaxcimille dan langsung membuat
bill tersebut
e. Menerima dan mendistribusikan pesan untuk tamu dan departemen lain
f. Mengetahui lay out hotel dan fasilitasnya
g. Menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan Event Activities dan fasilitas hotel
h. Mengerti cara pengoperasian PABX
i. Menjaga privacy tamu kamar dalam hal memberikan informasi terhadap tamu luar
j. Mencocokan print out rekening telepon tamu dengan FO cashier pada setiap akhir
shift
k. Menangani permintaan tamu kamar untuk mem-blokir line teleponnya (incognito)
l. Menangani pemutaran dan mengatur cassette atau radio
m. Menghadiri rapat bulanan
n. Menjaga hubungan baik dengan tamu, rekan kerja dan departemen lain
o. Selalu menjaga standard telephone courtesy
p. Menjaga kebersihan lingkungan kerja riang Swich Board Operator
q. Selalu tanggap dan cepat memperbaiki keluhan-keluhan atas layanan telepon
r. Melaksanakan tugas lain sesuai arahan dan perintah atasan

3.14 Deskripsi pekerjaan Executive Lounge Assistant Manager

Area kerja Executive Lounge Assistant Manager : executive lounge, executive rooms,
ringkasan pekerjaan Executive Lounge Assistant Manager : menangani semua keperluan
tamu di lantai Eksekutif

Atasan langsung Executive Lounge Assistant Manager : Executive Lounge Manager

Tugas pokok Executive Lounge Assistant Manager :
a. Melayani minuman selamat datang dan oshibori(handuk dingin) pada saat
kedatangan
b. Melayani pesanan makanan dan minuman di executive lounge
c. Mengambil dan mengantarkan pakaian cucian dari kamar tamu
17

d. Membuka, melipat dan membungkus baju tamu
e. Memeriksa semua kamar tamu yang akan datang dan menyiapkan alat tulis
f. Mengantar tamu ke kamar dan menerangkan fasilitas hotel
g. Mengirim koran, fax masuk dan pesan untuk tamu yang menginap serta tamu
yang akan datang
h. Mengerjakan penyemiran sepatu bila dibutuhkan
i. Sebagai penghubung antara tamu VIP dengan layanan lain seperti housekeeping,
GRO dan Engineering.
3.15 Deskripsi pekerjaan Airport Representative

Area kerja Airport Representative : bandar udara/airport , lobby hotel, ringkasan
pekerjaan Airport Representative : menjemput dan mengantar tamu dari dan ke bandara
sesuai standar di hotel.

Atasan langsung Airport Representative : Chief Concierge

Tugas pokok Airport Representative :
a. Menyiapkan daftar tamu dan jam kedatangannya di bandara(expected time of arrival)
b. Menyiapkan kendaraan yang sesuai dengan jumlah tamu dan bagasi yang diperlukan.
c. Menyiapkan kendaraan alternatif jika tidak ada kendaraan hotel yang tersedia.
d. Menyiapkan papan penyambutan sesuai dengan nama tamu
e. Menghubungi hotel jika sudah siap menuju hotel atau tamu belum berhasil dijumpai
di bandara.
f. Mengantar tamu dari hotel ke bandara
3.16 Deskripsi pekerjaan Business Center Secretary Attendant

Area kerja Business Center Secretary Attendant : business center, ringkasan pekerjaan
Business Center Secretary Attendant : melayani tamu yang memerlukan jasa di business
center

Atasan langsung Business Center Secretary Attendant : Chief Business Centre

18

Tugas pokok Business Center Secretary Attendant :
a. Memberikan layanan pengaturan pertemuan dengan para usahawan
b. Memberikan layanan penerjemahan, foto copy, pengiriman facsimil
c. Membantu dan mengkonfirmasikan tiket pesanan pesawat
d. Bertanggungjawab dalam menjalankan tugas administrasi yang berhubungan dengan
pusat bisnis
e. Memberikan pelayanan pemakaian internet
19















20

BAB IV. FAKTOR-FAKTOR YANG BERESIKO
MENGANCAM K3 DALAM FRONT OFFICE DAN FAKTOR
PENYEBABNYA

4.1 Faktor-Faktor Yang Beresiko Mengancam K3 Dalam Front Office

Adapun faktor-faktor yang beresiko mengancam kesehatan keselamatan dan
keamanan kerja di bidang Front Office adalah sebagai berikut:
1. Leg
2. Hands
3. Arms
4. Neck
5. Shoulder
6. Back
7. Eyes
8. Ears

4.2 Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Kecelakaan di Front Office

Faktor penyebab terjadinya kecelakaan kerja ataupun terancamnya kesehatan pekerja di
front office biasanya disebabkan oleh beberapa factor sebagai berikut:
1. Faktor Kebersihan tempat kerja yang dapat menyebabkan seorang pegawai front
office kondisi menjadi kurang sehat, contoh ruangan atau peralatan-peralatan kerja
yang berdebu atau ruangan dalam keadaan terlalu dingin bias menyebabkan
pekerja mengalami flu, demam dan lain lain karena kondisi tubuh tidak sesuai
21

dengan kondisi di tempat kerja yang seharusnya steril dan dengan suhu yang tepat
bagi tubuh.
2. Faktor Individu yang terlalu memaksakan diri dalam suatu pekerjaan sebagai
contoh seorang receptionist terlalu lama bekerja menggunakan komputer dan
menatap layar komputer tersebut terlalu lama akan menyebabkan kerusakan pada
mata si pekerja yang kurang memperhatiakan pentingnya mengistirahatkan mata
dan memberi layar komputer yang mencegah kerusakan mata
3. Faktor peralatan kerja yang rusak dan tidak terawat dimana pekerja bisa saja
terluka atau cidera disaatmenggunakan peralatan tersebut sebagai contoh kabel-
kabel komputer yang robek atau rusak pada pelindung kawat yang ada didalam
kabel tersebut tidak sengaja tersentuh oleh pekerja yang bias menyebabkan
pekerja tersetrum listrik yang tentunya sangat membahayakan pekerja di front
office
4. Faktor keadaan yang tidak bias diduga seperti terjadinya bencana alam maupun
ancaman terorisme yang bias berdampak buruk bagi keselamatan pekerja di front
office ataupun pekerja yang berada pada departemen lain dihotel.
5. Faktor peraturan atau prosedur K3 yang tidak dipatuhi oleh pekerja ataupun pihak
hotel yang tidak menerapkan K3 didalam hotel tersebut.








22

BAB V. PROSEDUR K3 DI FRONT OFFICE

Prosedur-prosedur K3 di hotel harus dipatuhi setiap pegawai hotel dan hotel tersebutpun
harus memiliki prosedur K3 atau peraturan tentang K3 yang benar dan baik agar
kesejahteraan karyawan terjamin, Prosedur-prosedur K3 yang harus dipatuhi di Front Office
sebagai berikut :
1. Menjaga Kesehatan atau kondisi tubuh saat bekerja dan mengecek kondisi tempat
kerja atau kebersihan tempat kerja tersebut.
2. Menjaga Kebersihan Uniform yang digunakan saat bekerja dan menjaga kebersihan
diri sebelum memulai suatu pekerjaan di front office.
3. Selalu berhati-hati dalam menggunakan peralatan saat bekerja di front office agar
keselamatan pekerja terjamin.
4. Memeriksa peralatan kerja sebelum digunakan saat bekerja.
5. Melaporkan kepada departemen yang ahli dalam menangani kebersihan dan
kelayakan suatu peralatan kerja yang digunakan.
6. Tidak terlalu memaksakan diri dalam bekerja dan beristirahat secukupnya sesuai
waktu yang telah diberlakukan di hotel.
7. Fokus dalam tugas agar tidak terjadi kelalaian saat bekerja.
8. Membangun hubungan yang baik dengan karyawan lain.
9. Hindari konflik yang menyebabkan hal-hal buruk terjadi pada pekerja itu sendiri.
10. Bersikap cepat dan tanggap terhadap hal-hal yang diperkirakan membahayakan bagi
pekerja
11. Mengidentifikasi satu persatu hal-hal yang akan membahayakan tersebut.
12. Mematuhi setiap aturan-aturan yang berlaku di hotel atau departemen front office.
13. Membuka laci arsip (Filling Cabinet)
Buka satu persatu
Tutup kembali bila telah selesai
14. Mengurangi resiko tersandung/terjatuh
23

Jangan berdiri didepan pintu
Jangan membaca/sms sambil berjalan
15. Menggunakan peralatan elektronik
Matikan aliran listrik jika ingin memperbaiki
Matikan jika telah selesai menggunakannya
16. Keamanan area kerja
Akses ke arah FO bebas hambatan
Jalan ke front desk aman
Simpan tas pada tempat yang aman (locker)
17. Menjaga kerahasian tamu
Simpan catatan mengenai data-data tamu
Jangan sebutkan nama/nomor kamar ketika ada tamu-tamu lain
Jangan memberikan nomor kamar tamu kepada orang yang tidak dikenal
Mintalah tanda pengenal/guest card pada para tamu yang meminta kunci
kamar
18. Mencegah resiko bagi tamu
Bantu tamu menempatkan bagasi
Tarulah barang yang tidak dilewati para tamu
19. Membantu tamu keluar dari kendaraan
Ingatkan untuk berhati-hati apabila tamu akan keluar dari kendaraannya
Bantulah tamu lanjut usia, anak2 dari wanita hamil
Tawarkan payung jika hujan
20. Mengecek luggage
Jangan biarkan tamu meninggalkan kopernya
Beri tanda pada koper yang dititipkan dan beri tanda terima kepada tamu
21. Menggunakan luggage trolley
24

Untuk membawa barang dalam jumlah banyak
Dapat menghemat waktu
Periksa roda trolley secara berkala agar tidak menimbulkan bunyi
Berhati-hati ketika mrndorong trolley
22. Kondisi yang berbahaya (karpet/liftdsb)
Harus segera dilaporkan
Laporkan apabila melihat orang mencurigakan
23. Cara duduk dan berdiri
Bila menggunakan komputer, letakkan monitor diatas meja dengan posisi
bagian atas monitor sejajar dengan mata dan jangan menghadap ke arah
cahaya
Letakkan keyboard diatas meja sedemikian rupa agar mudah digunakan
Tinggi counter dan meja harus sesuai dengan kebutuhan dan memilih ruang
cukup untuk meletakan peralatan diatasnya
Tinggi kursi harus sedemikian rupa agar kaki dapat menyentuh lantai dan
sandaran tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah, terlalu keras atau terlalu
empuk.








25

BAB VI. KESIMPULAN DAN SARAN

6.1 Kesimpulan

Hubungan K3 dan Front Office sangatlah penting demi kesejahteraan pekerja yang
bekerja baik menggunakan suatu alat maupun berinteraksi langsung dengan orang lain atau
wisatawan, Dengan dilaksanaknya K3 di front office dapat meminimalisir kecelakaan yang
membahayakan pekerja itu. Front Office yang juga sebagai gerbang utama berhubungan
langsung dengan tamu atau wisatawan tentunya harus melaksanakan dan menerapkan K3
dalam dirinya dan mampu menjaga performa serta menjaga dan menjalin hubungan yang baik
dengan karyawan yang lain ataupun wisatwawan baik dalam hal berkomunikasi ataupun
dalam hal pekerjaan. Suatu perusahaan atau Hotel tentunya harus memiliki peraturan-
peraturan tentang Kesehatan, Keselamatan, dan Keamanan kerja agar mampu
mensejahterakan pekerja yang bekerja dalam perusahaan atau hotel tersebut dan peraturan
tersebut haruslah tegas dan dipatuhi oleh setiap pekerja.

6.2 Saran

1. Pengetahuan tentang K3 terutama di bidang Front Office tentunya sangatlah penting
untuk diketahui dan diterapkan dalam kehidupan ataupun dalam operasional kerja,
agar operasional berjalan dengan lancar tanpa ada sesuatu kecelakaan ataupun hal-hal
yang tidak diinginkan terjadi.
2. K3 harus dijadikan pedoman dan diterapkan dengan baik saat bekerja.
3. Setiap Perusahaan terutama di bidang perhotelan perlu memiliki peraturan yang jelas
dan tegas tentang K3 yang harus dipatuhi setiap pekerjanya agar tercapainya
kesejahteraan pekerja itu sendiri dan agar menciptakan kepuasaan dari tamu ataupun
pelanggan sebagai akibat dari sebuah pencitraan yang dilakukan para pekerja di
bidang Front Office terutama.

26

DAFTAR PUSTAKA

http://ilhamgooloriented.blog.unissula.ac.id/2012/01/24/penerapan-kesehatan-dan-
keselamatan-kerja-k3-pada-karyawan-dilihat-dari-sisi-psikologis/
http://masteropik.blogspot.com/2010/12/pengertian-dan-ruang-lingkup-kesehatan.html
http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/10/kesehatan-dan-keselamatan-kerja-k3.html
http://pariwisata-teknologi.blogspot.com/2010/08/fungsi-peranan-kantor-depan-front.html
mhs.stiki.ac.id/degunk/konsultasi/BAB%202.docx
Sutrisno & Ruswandi, Kusmawan. 2006. Prosedur Keamanan, Keselamatan, & Kesehatan
Kerja. Ghalia Indonesia Printing.
http://arbelprasetyo.blogspot.com/
http://boby32.blogspot.com/2011/07/keselamatan-kerja.html
http://jus-otak.blogspot.com/2012/09/kesehatan-dan-keselamatan-kerja-k3.html
http://mm-smkn3kng.blogspot.com/2012/07/prosedur-keselamatan-dan-kesehatan-kerja.html
http://pariwisatadanteknologi.blogspot.com/2010/11/deskripsi-pekerjaan-di-bagian-
kantor.html