Anda di halaman 1dari 14

DOKOMENTASI PADA KOMUNITAS

Kelompok : III

Nama Kelompok : Tajul Fudhari
: Mirta juanda
: Rauzatul ilmi
: Huwaina

Pengasuh : Bukhari S.s.t S.pd

Komunitas adalah masyarakat yaitu sekumpulan orang yang hidup
bersama disuatu tempat dengan ikatan-ikatan aturan tertentu.
Unit-unit masyarakat adalah
komuniti, keluarga, kelompok yang mempunyai tujuan dan nilai yang sama.

Keperawatan komunitas merupakan suatu sintesis dari keperawatan dan
praktek kesehatan umum yang diaplikasikan untuk promosi dan melindungi kesehatan
masyarakat.

1.1 Pengertian Komunitas
1.2 Langkah-langkah Dalam melaksanakan dokumentasi
keperawatan komunitas yang terdiri dari :



a. Pengkajian
b. Diagnosa
c. Perencanaan
d. Implementasi
e. Dan evaluasi.

Landasan Teori


2.1 PENGERTIAN MASYARAKAT

Masyarakat adalah sekelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan
bekerja sama, sehingga dapat mengorganisasikan diri dan dapat berfikir tentang
dirinya sebagai satu kesatuan social dengan batas-batas tertentu ( Linton,1936 dalam
Effendy 1998:90)-

2.2 CIRI-CIRI MASYARAKAT

1. Peningkatan kemampuan masyarakat untuk hidup sehat
2. Mengatasi masalah kesehatan sederhana melalui upaya peningkatan, pemecahan,
penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan terutama untuk ibu dan anak
3. Peningkatan upaya kesehatan lingkungan terutama penyediaan sanitasi dasar yang
dikembangkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan mutu
lingkungan hidup
4. Peningkatan status gizi masyarakat yang berkaitan dengan peningkatan status
social
ekinomi masyarakat
5. Penurunan angka kesakitan dan kematian dari berbagai sebab dan penyakit
(Effendy,N:1998 : 94).


2.3 KONSEP DASAR ASUHAN KEPERAWATA KOMUNITAS

2.4 TAHAP PROSES KEPERAWATAN

1. Pengkajian
Pada tahap pengkajian dilakukan kegiatan :
1. Pengumpulan data yang meliputi :
a. Data Inti
b. Data Subvariabel

2. Pengolahan Data
Setelah data diperoleh, kegiatan selanjutnya adalah pengolahan data, dengan
langkah-langkah sebagai berikut :
a. Klasifikasi atau kategori data
b. Perhitungan persentase
c. Tabulasi data
d. Interpretasi data


3. Analisa data
Analisa adalah kemampuan untuk mengkaitkan data dan menghubungkan data
dengan kemampuan kognitif yang dimiliki sehingga dapat diketahui kesenjangan atau
masalah yang dihadapi oleh masyarakat
a. Perumusan Masalah
Berdasarkan analisa data dapat diketahui masalah kesehatan dan
keperawatan yang dihadapi masyarakat. Semua masalah tersebut tidak
mungkindapat diatasi sekaligus, oleh karena itu diperlukan prioritas
masalah.


Lanjutan . . . . . . . . . . . . . . .

B. Prioritas Masalah
Dalam menentukan prioritas masalah keperawatan dan kesehatan
masyarakat perlu mempertimbangkan berbagai factor sebagai criteria, diantaranya
adalah :
1. Pentingnya masalah untk diatasi
2. Perubahan positif pada komunitas jika masalah diatasi berat ringannya
masalah
3. Peningkatan kualitas hidup jika masalah diatasi tersediannya sumber
daya masyarakat
4. Ranking dari semua masalah

Dari keempat factor criteria diatas diberi skor atas pemberian nilai agar mengetahui
apakah prioritas masalah .

2. DIAGNOSA KEPERAWATAN KOMUNITAS


Diagnosa keperawatan ditetapkan berdasarkan masalah yang ditentukan.
Diagnose keperawtan akan memberikan gambaran tentang masalah dan status
kesehatan masyarakat yang baik yang nyata (actual ), dan yang mungkin akan
terjadi (potensial).
Diagnosa keperawatan menganut komponen utama yaitu :




1. Problem (masalah) : yang merupakan kesenjangan atau penyimpangan dari
keadaan normal yang seharusnya terjadi.


2. Etiologi (penyebab ) : menunjukan penyebab masalah kesehatan atau
keperawatan
yang dapat memberikan arah terhadap intervensi keperawatan.



3. Sign/symptom : informasi yang diperlukan untuk merumuskan diagnosa.


Untuk menegakan diagnosa keperawatan minimal harus mengandunng 2
komponen tersebut diatas, disamping mempertimbangkan hal-hal :
a. Kemampuan masyarakat untuk menanggulangi masalah
b. Sumber daya tyang tersedia dimasyarakat
c. Partisipasi dan peran serta masyarakat
Contoh :
Tingginya angka kematian ibu berhubungan dengan kurangnya
pelayanan antenatal ditandai dengan rendahnya tingkat pengatahuan dan social
ekonomi keluarga, anemia dan kebiasaan kawin muda.

Perencanaan asuhan keperawatan komunitas disusun berdasarkan diagnosa
keperawatan dan harus mencakup :
1. Merumuskan tujuan keperawatan yang akan dicapai Kriteria rumusan
tujuan :
a. Berfokus kepada masyarakat
b. Jelas dan singkat
c. Dapat diukur dan diobservasi
d. Realistic
e. Waktu relative dibatasi (jangka pendek, menengah dan panjang)
f. Melibatkan peran serta masyarakat

3. Perencanaan ( intervensi)

2. Rencana tindakan keperawatan yang akan dilaksanakan
Langkah-langkah dalam perencanaan kesehatan masyarakat :
a. Identifikasi alternative tindakan keperawatan
b. Tetapkan teknik dan prosedur yang akan digunakan
c. Melibatkan peran serta masyarakat dalam rumusan perencanaan (musyawarah
masyarakat desa, lokakarya mini)
d. Perimbangan sumber daya masyarakat dan pasilitas yang tersedia
e. Tindaka yang akan dilakukan harus dapat memenuhi kebutuhan yang sangat
dirasakan masyarakat
f. Mengarah kepada tujuan yang akan dicapai
g. Tindakan haus bersifat realistis
h. Disusun secara berurutan

LANJUTAN

3. Kriteria hasil untuk menilai pencapaian tujuan
a. Memakai kata kerja yang tepat:
b. Dapat dimodifikasi
c. Bersifat spesifik :
a) Siapa yang akan melakukan
b) Apa yang dilakukakn
c) Dimana dilakukan
d) Kapan dilakukan
e) Bagaimana dilakukan
f) Frekuensi dilakukan

Contoh rencana tindakan.
1. Memberikan penyuluhan kesehatan masyarakat dengan topic hubungan sampah
dengankesehatan masyarakat sebanyak 4 kali setiap hari minggu dibalai desa

2. Pendekatan terhadap tokoh-tokoh masyarakat formal dan informal untuk
menggalang
dukungan.

Pelaksanaan merupakan tahap realisasi dari rencana asuhan
keperawatan yang telah disusun.

Prinsip-prinsip dalam pelaksanaan keperawatan :

4.Pelaksanaan (implementasi)
a. berdasarkan respon masyarkat
b. disesuaikan dengan sumber daya yang tersedia pada masyarakat
c. meningkatkan kemampuan masyarakat dalam pemeliharaan diri sendiri serta
lingkungan.
d. Bekerja sama dengan profesi lain
e. Menekankan aspek peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit

Evaluasi merupakan penilaian terhadap program yang telah
dilaksanakan dibandingkan dengan tujuan semula dan dijadikann dasar untuk
memodifikasi rencana berikutnya.
Evaluasi proses dan evaluasi hasil sedangkan focus dari evaluasi
pelaksanaan asuhann keperawatan komunitas adalah :
a. Relevansi atau hubungan antara kenyataan yang ada dengan target
pelaksanaan.
b. Perkembangan atau kemajuan proses: kesesuaian dengan
perencanaan, peran staf, atau pelaksana tindakan, fasilitas dan
jumlah peserta.
c. Efisiensi biaya. Bagaimanakah pencarian sumber dana dan
penggunannya serta keuntungan program.
e.Efektifitas kerja. Apakah tujuan tercapai dan apakah
klien ataumasyarakat puas terhadap tindakan yang
dilaksanakan.




5. Evaluasi
KESIMPULAN
Komunitas adalah masyarakat yaitu sekumpulan orang yang hidup bersama
disuatu tempat dengan ikatan-ikatan aturan tertentu. Unit-unit masyarakat adalah
komuniti, keluarga, kelompok yang mempunyai tujuan dan nilai yang sama.





Keperawatan komunitas merupakan suatu sintesis dari keperawatan dan
praktek kesehatan umum yang diaplikasikan untuk promosi dan melindungi kesehatan
masyarakat.
Dalam melaksanakan dokumentasi keperawatan komunitas perawat
menggunakan langkah-langkah proses keperawatan yang terdiri dari pengkajian,
perencanaan, implementasi dan evaluasi.
Diagnosa keperawatan menganut komponen utama yaitu :
1. Problem (masalah) : yang merupakan kesenjangan atau penyimpangan dari
keadaan normal yang seharusnya terjadi.
2. Etiologi (penebab ) : menunjukan penyebab masalah kesehatan atau
keperawatan
yangdapat memberikan arah terhadap intervensi keperawatan.
3. Sign/symptom : informasi yang diperlukan untuk merumuskan diagnosa.
TERIMA KASIH