Anda di halaman 1dari 34

LAPORAN PRAKTIKUM PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR

PERINTAH KONDISIONAL




Oleh :
Lailatul Putri S.
111810101040






JURUSAN MATEMATIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS JEMBER
2014
PEMBAHASAN

Dalam membuat sebuah program yang lebih kompleks, Matlab mempunyai
sintak untuk mengatur aliran proses program. Pengontrol aliran proses program
(control flow) terdiri dari 2 jenis yaitu Kondisional dan Perulangan.
Kondisional atau pemilihan atau percabangan adalah pengontrol yang berguna
untuk mengalihkan program ke proses tertentu. Biasanya digunakan untuk
menyelesaikan program yang memiliki banyak proses tetapi dalam satu kesempatan
eksekusi hanya menjalankan satu atau lebih proses pilihan berdasarkan syarat
tertentu.
Ada dua perintah kondisional, yaitu :
a. Kondisional Nilai Relatif
b. Kondisional Nilai Absolut

a. Kondisional Nilai Relatif
Kondisional ini dapat digunakan untuk syarat yang berada dalam nilai interval
tertentu maupun absolute, baik numerik maupun string. Cara penulisannya adalah
sebagai berikut :




Dengan menggunakan sintak diatas, apabila syarat bernilai benar maka
perintah-perintah yang ada diantara if dan end akan dilaksanakan. Apabila syarat
bernilai salah maka program akan loncat ke perintah dibawah end.

Dengan menggunakan sintak diatas, apabila syarat bernilai benar maka
perintah-perintah yang ada diantara if dan else akan dilaksanakan. Apabila syarat
bernilai salah maka perintah-perintah yang ada diantara else dan end akan
dilaksanakan.

Dengan menggunakan sintak diatas, apabila syarat1 bernilai benar maka
perintah-perintah yang ada diantara if dan elseif akan dijalankan. Apabila syarat1
bernilai salah maka syarat2 akan di cek. Apabila syarat2 bernilai benar maka
perintah-perintah yang ada diantara elseif dan elseif akan dilaksanakan. Apabila
syarat2 bernilai salah maka syarat3 akan dicek. Apabila syarat3 bernilai benar maka
perintah-perintah yang ada diantara elseif dan else akan dilaksanakan. Apabila
syarat3 bernilai salah maka perintah-perintah yang ada diantara else dan end akan
dijalankan.


b. Kondisional Nilai Absolut
Sintak kondisional ini hanya dapat digunakan untuk syarat dengan nilai yang
tidak berada dalam interval tertentu, bisa berupa numerik maupun string. Cara
penulisannya adalah sebagai berikut :









Dengan menggunakan sintak diatas, apabila variabel=value1 bernilai benar
maka perintah-perintah yang ada berada dibawah case value1 dilaksanakan. Apabila
variabel=value2 dipenuhi maka perintah-perintah yang ada dibawah case value2 yang
akan dilaksanakan. Apabila variabel nilainya tidak sama dengan value1 dan value2
maka perintah-perintah yang ada dibawah otherwise dilaksanakan.











Operasi Matlab menggunakan lembar kerja matlab editor

Program Menentukan Bilangan Positif Negatif


Program diatas dijalankan berdasarkan dua kemungkinan, yang pertama
apabila x > 0 bernilai benar maka perintah yang dijalankan adalah mencetak nilai x
merupakan bilangan positif, apabila x > 0 bernilai salah maka perintah yang
dijalankan adalah mencetak nilai x merupakan bilangan negatif.

Flowchart Menentukan Bilangan Positif Negatif































start
Input x
x > 0
Print Bilangan
Positif
Print Bilangan
Negatif
end
Yes
No
Program Menentukan Grade Nilai



Yes
No
No
Program diatas prosesnya menggunakan kondisional nilai relatif cara ketiga
dalam materi dan mempunyai lima kemungkinan rentang nilai yang berbeda, setiap
rentang nilai mempunyai batasan masing-masing yang digantikan dalam bentuk huruf
yaitu A, B, C, D dan E. Nilai tertinggi adalah A dan nilai terendah adalah E.

Flowchart Menentukan Grade Nilai

































start
Input x
x > 80 Print A
end
Yes
No
70 < x <=80
Print B
Yes
No
60 < x <=70 Print C
Yes
50 < x <=60 Print D
Print E
Program Konversi Angka ke Huruf



Program diatas mengkonversi angka 1 sampai 5 menjadi bentuk kata, apabila
angka yang dimasukkan selain angka 1 sampai 5 maka akan keluar kata angka yang
dimasukkan salah dan tidak terjadi perulangan memasukkan angka kembali.
Program diatas menggunakan cara yang kedua dalam materi.

Flowchart Konversi Angka ke Huruf


































start
Input x
x =1 Print satu
end
Yes
No
x = 2
Print dua
Yes
No
x = 3 Print tiga
Yes
x = 4
Print
empat
Print
lima
x = 5
Yes
Yes
No
No
Print angka yang
dimasukkan salah
No
Program Perulangan Angka



Program diatas merupakan program yang dijalankan secara berulang selama
kondisinya terpenuhi yaitu x tidak boleh sama dengan 1. Kemudian diproses lagi
menurut sisa pembagian modulo dua yang akan terus berulang hingga berhenti saat x
sama dengan 1.

Flowchart Perulangan Angka

































start
Input x
x <> 1 end
Yes
No
Hsl = x mod 2
Hsl = 1
x = (x*3)+1
x = x*0.5
Yes
No
print x
Tugas

Membuat program menentukan bilangan terbesar dari tiga bilangan masukkan


Keluaran yang dihasilkan dari program diatas setelah dijalankan adalah

Flowchart Menentukan Bilangan Terbesar

































start
Input n
bilangan
l = n-1
m = n
Print x(m)
bilangan terbesar
end
Yes
No
l = 1
m = l+1
x(l) > x(m)
ganti = x(l)
x(l) = x(m)
x(m) = ganti
Dalam menjalankan program diatas kadangkala terjadi beberapa kesalahan
diantaranya adalah:
1. Tidak terdefinisinya suatu num2str dikarenakan variabel yang akan
ditampilkan tidak dicantumkan berikut adalah gambar kesalahnnya:

Untuk tampilan m.filenya adalah sebagai berikut kesalahan yang terjadi diberi
tanda biru

2. Kesalahan berikutnya terjadi ketika terjadi kejadian lupa memberi perintah
end, hal ini terjadi karena saat mengerjakan program terburu-buru sehingga
sebelum menggetikkan perintah end program telah dijalankan berikut
merupakan gambar kesalahannya

Untuk m.filenya


3. Kesalahan berikutnya terjadi ketika setelah perintah input praktikan lupa
member tanda ; dan ) kesalahan ini sering terjadi diakibatkan lupa dan
terburu-buru ketika mengerjakan tugas berikut merupakan gambar
kesalahannya

Untuk m.filenya



Mengubah program contoh E.1 dengan menambahkan program supaya dapat
menentukan nol



Keluaran yang dihasilkan dari program diatas setelah dijalankan adalah

Flowchart Menentukan Bilangan Positif Negatif Nol


















Dalam menjalankan program diatas kadangkala terjadi beberapa kesalahan
diantaranya adalah:
1. Kesalahan yang terjadi ketika setelah perintah input praktikan lupa memberi
tanda untuk akhir string kesalahan ini sering terjadi diakibatkan lupa dan
terburu-buru ketika mengerjakan tugas, akan tetapi program tetap bisa
berjalan namun setelah program dijalankan terjadi error dibelakang berikut
merupakan gambar kesalahannya
start
Input x
x > 0
Print Bilangan
Positif
Print Bilangan
Nol
end
Yes
No
x < 0
Print Bilangan
Negatif
Yes
No

Untuk m.filenya












2. Kesalahan berikutnya terjadi ketika terjadi kejadian lupa memberi perintah
end, hal ini terjadi karena saat mengerjakan program terburu-buru sehingga
sebelum menggetikkan perintah end program telah dijalankan berikut
merupakan gambar kesalahannya

Untuk m.filenya











3. Kesalahan berikutnya terjadi ketika setelah perintah input praktikan lupa
member tanda ; dan ) kesalahan ini sering terjadi diakibatkan lupa dan
terburu-buru ketika mengerjakan tugas berikut merupakan gambar
kesalahannya

Untuk m.filenya









Membuat program dengan menggunakan perintah kondisional relatif
Program menentukan suatu bilangan ganjil dan genap



Program diatas prosesnya menggunakan kondisional nilai relatif cara ketiga
dalam materi dan mempunyai dua kemungkinan yaitu bilangan bulat tersebut
merupakan bilangan genap atau ganjil.
Flowchart Menentukan Bilangan Genap Ganjil

Start
Input
Bilangan
Bilangan mod
2 = 0
Bilangan
Ganjil
Bilangan
Genap
End
No
Yes


Dalam menjalankan program diatas kadangkala terjadi beberapa kesalahan
diantaranya adalah:
1. Tidak terdefinisinya suatu num2str dikarenakan variabel yang akan
ditampilkan tidak dicantumkan berikut adalah gambar kesalahnnya:

Untuk tampilan m.filenya adalah sebagai berikut kesalahan yang terjadi diberi
tanda biru

2. Kesalahan berikutnya terjadi ketika terjadi kejadian lupa memberi perintah
end, hal ini terjadi karena saat mengerjakan program terburu-buru sehingga
sebelum menggetikkan perintah end program telah dijalankan berikut
merupakan gambar kesalahannya

Untuk m.filenya


3. Kesalahan berikutnya terjadi ketika setelah perintah input praktikan lupa
member tanda ; dan ) kesalahan ini sering terjadi diakibatkan lupa dan
terburu-buru ketika mengerjakan tugas berikut merupakan gambar
kesalahannya

Untuk m.filenya

















Membuat program mengunakan perintah kondisional absolut



Program diatas mengkonversi nilai sisa suatu pembagian menjadi bentuk
huruf, apabila sisa yang muncul selain angka 1 sampai 5 maka akan keluar hasil sisa
pembagian itu sendiri tanpa dikonversi kedalam bentuk huruf dan tidak terjadi
perulangan memasukkan angka kembali. Program diatas menggunakan cara yang
kedua dalam materi.

Flowchart Menentukan Hasil Sisa Pembagian Bilangan Bulat
Start
Input X, Y
Sisa = 1
End
X mod Y
Sisa = 5
Sisa = 4
Sisa = 3
Sisa = 2
Print Sisa
Print E
Print D
Print C
Print B
Print A
Yes
Yes
Yes
Yes
Yes
No
No
No
No
No


Dalam menjalankan program diatas kadangkala terjadi beberapa kesalahan
diantaranya adalah:
1. Tidak terdefinisinya suatu int2str dikarenakan variabel yang akan dikonversi
tidak dicantumkan berikut adalah gambar kesalahnnya:

Untuk tampilan m.filenya adalah sebagai berikut kesalahan yang terjadi diberi
tanda biru

2. Kesalahan berikutnya terjadi ketika terjadi kejadian lupa memberi perintah
end, hal ini terjadi karena saat mengerjakan program terburu-buru sehingga
sebelum menggetikkan perintah end program telah dijalankan berikut
merupakan gambar kesalahannya

Untuk m.filenya


3. Kesalahan berikutnya terjadi ketika setelah perintah input praktikan lupa
memberi tanda untuk akhir string kesalahan ini sering terjadi diakibatkan
lupa dan terburu-buru ketika mengerjakan tugas, akan tetapi program tetap
bisa berjalan namun setelah program dijalankan terjadi error dibelakang
berikut merupakan gambar kesalahannya

Untuk m.filenya