Anda di halaman 1dari 30

Divisi Fisiologi

FK UNRAM
Pengaturan keseimbangan air dan elektrolit
Pengaturan konsentrasi osmolaritas cairan tubuh dan
konsentrasi elektrolit
Pengaturan keseimbangan asam-basa
Ekskresi produk sisa metabolik dan bahan kimia asing
urea, kreatinin, asam urat, bilirubin, obat2an, metabolit
hormon,dll
Pengaturan tekanan arteri
Sekresi hormon sekresi renin
Pengaturan produksi eritrosit sekresi eritropoietrin
Pengaturan produksi vitamin D
Sintesis glukosa glukoneogenesis

TERDIRI DARI:
KAPILER GLOMERULUS
TUBULUS
Kapsula Bowman
Tubulus proksimal
Ansa Henle
Tubulus distal
Tubulus Kolektivus
Duktus kolektivus
9/15/2014
5

Perbedaan Nefron Korteks Nefron Juxtamedula
Letak Korteks Korteks bagian dalam
dekat medula
Ansa Henle Pendek, Sedikit
menembus
Medula
Panjang, menembus
medula hingga dalam
Jumlah 70-80 % total nefron 20-30 % total nefron
Kapiler Kapiler Peritubular Vasa recta
Mekanisme Counter
Current
Kurang Dominan Dominan
Aliran Darah 90% total RBF 1-2 % total RBF
Ada 3 proses di nefron dalam pembentukan urine :
Filtrasi Glomerulus
Reabsorpsi Tubulus
Sekresi Tubulus

Kecepatan ekskresi urin = laju filtrasi laju
reabsorpsi + laju sekresi
9/15/2014
9
Berat molekul (BM) filtrasi
Diameter molekul filtrasi
Semakin negatif muatan filtrasi

Aliran darah yang menuju ginjal (RBF/Renal Blood
Flow) 25 % dari cardiac output (5000 ml/mnt) yaitu
1200 ml/mnt

Aktifasi sistem saraf simpatis
Hormon dan autakoid
Autoregulasi (intrinsic feedback)
Respon miogenik
Umpan balik tubuloglomerulus (Tubuloglomerular feedback)

1. DIFILTRASI BEBAS
2. TIDAK DIREABSORPSI
3. TIDAK DISEKRESI
4. TIDAK DI METAB.
5. TIDAK DISIMPAN DALAM GINJAL
6. TIDAK BERACUN
7. MUDAH DIUKUR DALAM PLASMA DAN URIN

YANG MEMENUHI SYARAT INI ADALAH INULIN
(IN)
9/15/2014
15

Plasma creatinine level vs. GFR


2934
Aliran filtrat glomerulus : tubulus proksimal ansa
Henle tubulus distal tubulus kolektivus
duktus kolectivus ekskresi urin.
Beberapa filtrat akan secara selektif di reabsorpsi dari
tubulus menuju ke aliran darah, sebagian yang lain
disekresikan dari aliran darah ke tubulus ginjal.
Jalur transeluler (melewati membran sel)
Difusi
Transport aktif
Jalur Paraseluler (melalui juctional space antar sel)
Lumen
Plasma
Cells
Transcellular
Pathway


Paracellular
transport
Reabsorpsi Air dan Zat Terlarut
Transport aktif primer
Transport aktif sekunder
Pinositosis
Transport pasif (Difusi)
Transport Aktif Primer
Transport Aktif Sekunder
Na
+

glucose
Na
+

H
+

out in
out in
co-transport counter-transport
(symport) (antiport)
Co-transporters will move one moiety,
e.g. glucose, in the same direction as the
Na
+
.
Counter-transporters will move one
moiety, e.g. H
+
, in the opposite
direction to the Na
+
.
Tubula
r
lumen
Tubular Cell
Interstitial
Fluid
Tubular
lumen
Tubular Cell
Interstitial
Fluid
Passive
Transport
Difusi
Hormone Site of Action Effects
Aldosterone Collecting tubule and duct
NaCl, H
2
O reabsorption,
K
+
secretion
Angiotensin II
Proximal tubule, thick ascending loop
of Henle/distal tubule, collecting
tubule
NaCl, H
2
O reabsorption,
H
+
secretion
Antidiuretic hormone
Distal tubule/collecting tubule and
duct
H
2
O reabsorption
Atrial natriuretic peptide
Distal tubule/collecting tubule and
duct
NaCl reabsorption
Parathyroid hormone
Proximal tubule, thick ascending loop
of Henle/distal tubule
PO
4
---
reabsorption,
Ca
++
reabsorption