Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH BAHASA INDONESIA

SOFT SKILLS VS HARD SKILLS






KELOMPOK 5 IKMB 2012 :

1. DEWI MEI CAHYANING M. 101211131023/ 08
2. MEIVIN ISTIQOMAH 101211131211/ 24
3. NURVITA TRI KURNIAWATI 101211132025/ 38
4. PANJI UTOMO 101211132097/ 49
5. SOFIA RAHMA PRAMUDITA 101211133063/ 70







FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS AIRLANGGA
2012
i

DAFTAR ISI
HALAMAN MUKA... i
DAFTAR ISI............... ii
BAB I PENDAHULUAN.. .... 1
1.1 LATAR BELAKANG. 1
1.2 PERUMUSAN MASALAH........ 2
1.3 TUJUAN.. 2
1.4 MANFAAT.. 2
BAB II PEMBAHASAN............ 3
2.1 PENGERTIAN SOFT SKILLS DAN HARD SKILLS ..... 3
2.2 FUNGSI DAN MANFAAT SOFT SKILLS DAN HARD SKILLS ..... 3
2.3 PENGARUH SOFT SKILLS DAN HARD SKILLS DALAM
KESUKSESAN ...................................................................................... 5
BAB III PENUTUP.... 8
3.1 KESIMPULAN.... 8
3.2 SARAN. 8
DAFTAR PUSTAKA . 9














ii

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap orang di dunia ini pasti mendambakan
sebuah kesuksesan. Kesuksesan yang dimaksud di sini adalah keberhasilan
seseorang untuk mencapai sesuatu yang diinginkannya setelah melakukan suatu
usaha baik dalam jangka waktu panjang maupun dalam jangka waktu pendek.
Kebanyakan orang dalam meraih kesuksesan memiliki pandangan yang
berbeda misalnya, orang yang memiliki prestasi di bidang akademik (hard skills)
dapat meraih kesuksesan dengan menjadi ilmuan-ilmuan ternama ataupun menjadi
pakar dalam bidangnya masing-masing. Akan tetapi, di sisi lain banyak orang yang
berasal dari tingkat pendidikan rendah yang secara otomatis kemampuannya dalam
bidang akademik tergolong kurang, juga dapat meraih kesuksesan karena mereka
mampu mengasah kemampuannya di bidang non akademik (soft skills), seperti
seorang pedagang yang memiliki banyak hubungan baik dengan orang lain
sehingga mudah mendapatkan informasi seputar barang - barang yang sedang
booming di pasaran dan dapat dijadikan peluang untuk memajukan usahanya.
Maraknya fenomena seperti yang sudah dijelaskan di atas mengakibatkan
terjadinya pro - kontra dalam masyarakat mengenai pandangan mereka terhadap
mana yang harus di utamakan di antara soft skills dan hard skills. Sebab keduanya
memiliki peran masing masing dan ikut andil dalam menentukan sebuah
kesuksesan. Sebenarnya jika ingin digali lebih dalam lagi maka bisa diketahui
seberapa besar peran soft skills maupun hard skills. Namun karena kurangnya
pemahaman dari peran masing masing inilah yang mengakibatkan terjadinya pro
kontra, sehingga seseorang seringkali dengan mudah menyimpulkan mana yang
lebih penting antara soft skills dan hard skills berdasarkan pengalamannya masing
masing. Padahal pada kenyataannya pengalaman setiap individu dalam meraih
sebuah kesuksesan itu pasti berbeda. Jadi tidak cukup jika hanya berpatokan pada
pengalaman diri sendiri saja. Melainkan juga perlu ditinjau dari pengalaman orang
lain agar diperoleh titik temu yang jelas antara keduanya.
1

Oleh karena itu, masalah pro - kontra ini tidak dapat diabaikan begitu saja
sebab nantinya akan memengaruhi tindakan seseorang ketika ia sedang berusaha
meraih sebuah kesuksesan. Jadi diperlukan suatu pembahasan mengenai masalah
Soft Skills VS Hard Skills agar masyarakat memiliki pandangan yang jelas
mengenai manfaatnya masing masing maupun cara penerapannya dalam
kehidupan. Sehingga seseorang dapat meraih kesuksesan yang telah diidam
idamkan sebelumnya.

1.2 Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dalam makalah ini adalah :
1. Apa yang dimaksud Soft skills dan Hard skills ?
2. Apa manfaat dan fungsi dari Soft skills dan Hard skills ?
3. Bagaimana pengaruh Soft skills dan Hard skills dalam kesuksesan seseorang?

1.3 Tujuan
Berdasarkan rumusan masalah diatas, tujuan yang ingin dicapai dalam makalah
ini adalah :
1. Untuk mengetahui pengertian Soft skills dan Hard skills.
2. Untuk menambah pengetahuan tentang Soft skills dan Hard skills.
3. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Soft skills dan Hard skills seseorang
dalam mencapai kesuksesan.

1.4 Manfaat
Manfaat yang dapat diambil dari makalah ini adalah sebagai berikut :
1. Pembaca dan penulis dapat mengetahui serta mengerti pengaruh Soft skills dan
Hard skills.
2. Pembaca dan penulis dapat mengembangkan kemampuan Soft skills dan Hard
skills sesuai dengan bidangnya masing-masing.




2

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Soft skillsdan Hard skills
Hard skills merupakan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan
keterampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya dengan tujuan untuk
meningkatkan kemampuan intelektual. Sementara itu, Soft skills adalah
keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (interpersonal skills)
dan keterampilan dalam mengatur dirinya sendiri (intrapersonal skills) yang
mampu mengembangkan unjuk kerja secara maksimal.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh negara-negara maju seperti
Inggris, Amerika dan Kanada, ada 23 macam soft skills yang dominan di lapangan
kerja (Thomas J Neff dkk, 2001). Secara berturut-turut kedua puluh tiga macam
keterampilan tersebut adalah sebagai berikut :
1. Inisiatif
2. Etika / integritas
3. Berfikir kritis,
4. Kemauan belajar
5. Komitmen (kompak satu dengan
yang lain)
6. Motivasi
7. Bersemangat
8. Dapat diandalkan
9. Komunikasi lisan
10. Kreatif
11. Kemampuan analitis
12. Dapat mengatasi stress
13. Manajemen diri
14. Menyelesaikan persoalan
15. Dapat meringkas
16. Dapat bekerja sama
17. Luwes
18. Dapat bekerja dalam tim
19. Mandiri
20. Mendengarkan
21. Tangguh
22. Berargumentasi logis
23. Manajemen waktu.

2.2 Fungsi dan Manfaat dari Soft skills dan Hard skills
Soft skills memiliki berbagai macam manfaat dan fungsi yang akan
memberikan beberapa pengaruh dalam diri seseorang, diantaranya :
1. Dapat memiliki kemampuan komunikasi yang baik
3

Seseorang dapat menyampaikan atau mengomunikasikan ide atau
pendapatnya kepada orang lain, karena orang tersebut dapat memahami situasi
dan kondisi orang lain sehingga orang tersebut dapat menerima dan mengerti ide
yang disampaikannya.
2. Mampu bersosialisasi dalam tim
Orang yang memiliki kemampuan soft skills cukup selain dapat mengatur
dirinya sendiri, ia juga dapat mengatur hubungannya dengan orang lain. Hal ini
membuat orang tersebut mudah untuk bersosialisasi dengan orang lain.
3. Memiliki kemampuan membangun jaringan
Seseorang harus mampu bergaul dengan sebanyak mungkin teman.
Keberhasilan sering kali karena mempertemukan banyak kepentingan satu orang
dengan orang lain.
4. Kemampuan persuasi dan negoisasi
Dalam dunia bisnis selalu ada permintaan dan penawaran, dan keduanya
membutuhkan adanya keseimbangan sehingga terjadi transaksi.
5. Menumbuhkan rasa percaya diri
Seseorang akan tumbuh rasa percaya diri dalam dirinya karena ia merasa
mampu dan sanggup untuk menyelesaikan suatu masalah.
6. Dapat mengendalikan emosi dalam diri, mampu menerima pendapat, mampu
memanajemen waktu, mampu berkonsentrasi, leadership atau kepemimpinan,
serta selalu berpikir positif.
Adapun manfaat dan fungsi hard skills diantaranya adalah :
1. Ketika berhubungan atau berinteraksi dengan objek-objek selain manusia.
Ketika seseorang berhubungan dengan mesin yang harus dioperasikan,
maka keterampilan kasar, yaitu bagaimana cara mengoperasikan mesin tersebut
harus dikuasai.
2. Untuk menunjang produktivitas kerja
Ketika seseorang tidak memiliki kemampuan hard skills maka ia tidak dapat
melakukan pekerjaannya, sehingga ia tidak dapat menunjang produktivitas kerja
sesuai dengan tuntutan di tempat kerjanya.


4

2.3 Pengaruh Soft skills dan Hard skills dalam Kesuksesan
Pada zaman sekarang banyak persaingan antar manusia terjadi di dunia kerja.
Populasi manusia yang membludak dari tahun ke tahun tidak sebanding dengan
jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia bagi mereka. Tuntutan ekonomi membuat
manusia semakin berusaha keras untuk mendapat pekerjaan yang mereka harapkan.
Hal ini membuat seseorang harus memiliki kemampuan yang sedikit lebih unggul
dibanding orang lain agar ia dapat memenangkan kompetisi tersebut. Disinilah
kemampuan soft skills dibanding hard skills akan membedakan diantara pesaing-
pesaing itu.
Soft skills sangat diperlukan dalam pemanfaatannya di dalam perencanaan dan
proses pencarian pekerjaan (wawancara oleh pemberi pekerjaan) dan kesuksesan
meniti karir dalam pekerjaanya. Beberapa riset membuktikan bahwa sukses 80%
ditentukan oleh soft skills dan 20% ditentukan oleh hard skills (Men Jung, 2010).
Ini mengindikasikan bahwa soft skills menentukan kecepatan lulusan mendapatkan
pekerjaan, selain didukung oleh hard skillsnya. Hard skills (kemampuan teknis atau
akademis) memang penting untuk meraih sebuah pekerjaan. Akan tetapi, jika tidak
ditunjang dengan soft skills yang bagus, tidakmengherankan jika setelah berpuluh-
puluh tahun bekerja, karier seseorang yang tidak memiliki kecakapan soft skills
sulit untuk meraih posisi yang lebih tinggi.
Perlunya kemampuan soft skills dalam dunia kerja menurut kepentingannya
diperkuat oleh hasil survei yang dilakukan National Association of Colleges and
Employers (NACE) tahun 2002 di Amerika Serikat (Putra dan Pratiwi, 2005).
No Kemampuan / Keterampilan Skor Kepentingan
1 Kemampuan komunikasi 4.69
2 Kejujuran / Integritas 4.59
3 Kemampuan bekerja sama 4.54
4 Kemampuan interpersonal 4.50
5 Beretika 4.46
6 Motivasi / inisiatif 4.42
7 Kemampuan beradaptasi 4.41
8 Daya analitik 4.36
9 Kemampuan komputer 4.21
5

No Kemampuan / Keterampilan Skor Kepentingan
10 Kemampuan berorganisasi 4.05
11 Berorientasi pada detail 4.00
12 Kepemimpinan 3.97
13 Kepercayaan diri 3.95
14 Ramah 3.85

Selain itu, menurut beberapa literatur tentang kompetensi seseorang agar
menjadi sosok yang kompeten di tempat kerjanya dibutuhkan lima hal
(Ubaedy,2008), yaitu :
1. Motivasi yang kuat untuk meraih prestasi
2. Pengetahuandiri yang bagus (interpesonal skill)
3. Kemampuan mengasah keunggulan personal (traits)
4. Mempunyai skill atau kemampuan yang bagus
5. Selalu menambah informasi atau pengetahuan yang relevan
Soft skills adalah hal yang utama, karena soft skills mengembangkan
kepribadian seseorang untuk menjadi lebih baik. Selain itu dengan kemampuan soft
skills yang baik, seseorang akan mudah diajak komunikasi dan bekerja sama dalam
sebuah tim atau kelompok. Jika seseorang yang memiliki kepandaian tinggi akan
tetapi orang tersebut tidak bisa bersosialisasi atau berkomunikasi dengan baik
terhadap teman satu kelompoknya, maka orang tersebut akan cenderung menjadi
pribadi yang egois dan tidak mau mendengar pendapat yang disampaikan orang
lain. Maka yang terjadi adalah orang tersebut tidak akan dihiraukan dan sulit
mendapat simpati dari temannya yang lain. Jika orang tersebut sudah diabaikan
oleh teman satu tim atau kelompoknya, maka orang tersebut kemungkinan besar
merasa tersisih dan sulit untuk mengembangkan kembali potensi besar yang ia
miliki.
Mengubah atau memperbaiki soft skills buruk seseorang yang sudah melekat
kuat dalam dirinya adalah pekerjaan yang tidak mudah. Dalam mengubah sifat
tersebut perlu usaha besar dan terkadang membutuhkan waktu yang cukup lama.
Namun, untuk mengubah kemampuan hard skills seseorang tidaklah serumit dan
sesulit mengubah kemampuan soft skills, karena kemampuan hard skills itu bisa
6

dipelajari serta waktu yang dibutuhkan tidak selama mengubah kemampuan soft
skills. Untuk mengubahnya bisa melalui pemberian pelatihan-pelatihan yang
mendukung peningkatan kemampuan hard skills. Sedangkan untuk pengembangan
kemampuan soft skills dapat dijalankan melalui kegiatan presentasi di kelas dan
juga melalui pelatihan-pelatihan kepemimpinan dan pengembangan karakter.



























7

BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Setelah membaca makalah diatas tentu kita sudah bisa mengetahui apa iu hard
skills dan soft skills. Dan juga kita dapat mengetahui peran dan penerapan dari
keduanya. Penerapan hard skills dan soft skills akan mempengaruhi kesuksesan
seseorang. Soft skills dalam dunia kerja dan kesuksesan dinilai lebih penting
daripada hard skills karena soft skillslah yang memperlihatkan kepribadian,
karakter dan kemampuan berorganisasi, komunikasi serta sosialisasi seseorang
dalam lingkungan sekitarnya. Akan tetapi kita tidak bisa hanya menguasai
kemampuan soft skills saja, kita tetap butuh kemampuan hard skills. Untuk itu
diperlukan pengembangan kemampuan soft skills dan hard skills. Untuk
pengembangan soft skills sendiri terdapat berbagai macam, seperti pelatihan-
pelatihan dan seminar-seminar pengembangan soft skills, sedangkan untuk hard
skills bisa dengan belajar dari membaca-membaca buku, mengikuti kegiatan belajar
contohnya sekolah yang lebih tinggi.

3.2 Saran
Makalah ini kami buat untuk bahan pengetahuan apa itu soft skills dan hard
skills, seberapa penting peran soft skills dan hard skills, dan bagaimana penerapan
dari keduanya. Makalah yang telah kami buat ini tentunya masih banyak terdapat
kekurangan. Maka masih diperlukan saran dan masukkan dari pembaca sebagai
bahan evaluasi terhadap makalah-makalah selanjutnya.








8

DAFTAR PUSTAKA

Armala. 2011. Meraih Sukses Itu (Tidak) Gampang. Jakarta: PT Gramedia Pustaka
Utama
Hadinoto, Soetanto. 2008. Bank Strategy on Funding and Liability Management.
Jakarta: PT Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia
Jung, Men. 2010. Go To The Next Level. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
Kuswara, Heri. 2011. Ngapain Kuliah Kalau Nggak Bisa Sukses?, Cetakan I, Maret.
Jakarta: Kaifa
Malahayati. 2010. Super Teens : Jadi Remaja Luar Biasa dengan 1 Kebiasaan Efektif,
Cetakan I. Yogyakarta: Jogja Bangkit Publisher (Anggota Ikapi)
Neff, Thomas J.; James M. Citrin dan Paul B. Brown. 2001. Lessons from the top. New
York: Currency/Doubleday (terjemahan)
Putra, Ichsan S. dan Ariyanti Pratiwi. 2005. Sukses dengan Soft Skills. Bandung: ITB
Suharyadi, dkk. 2007. Kewirausahaan:Membangun Usaha sukses Sejak Usia Muda.
Jakarta: Salemba Empat
Sutardi, Ahmad dan Endang Budiasih. 2010. Mahasiswa Tidak Memble Siap Ambil Alih
Kekuasaan Nasional, Cetakan Pertama. Jakarta: PT Elex Media Komputindo
KOMPAS GRAMEDIA
Ubaedy, AN. 2008. Berkarier Di Era Global. Jakarta: PT Elex Media Komputindo
9

Anda mungkin juga menyukai