Anda di halaman 1dari 16

SATUAN ACARA PENDIDIKAN

KESEHATAN
Pokok Bahasan : Senam Hipertensi
Sub Pokok Bahasan :
1. Pengertian hipertensi
2. Penyebab hipertensi
3. Tanda dan gejala hipertensi
4. Penanganan hipertensi
. Pengertian Senam hipertensi
!. Tujuan Senam hipertensi
". #angkah$langkah Senam hipertensi
%aktu dan Pelaksanaan : Selasa& 1" 'uni 2(14
Tempat : Panti )harma Bakti Surakarta
Pelaksana : *)+ S,-./%.0
.udien1e2sasaran : 0y. S
+. Tujuan +nstruksional ,mum
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan mengenai Senam hipertensi selama
3( menit& klien dapat mengerti dan memahami tentang Senam hipertensi
++. Tujuan +nstruksional 3husus
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan keluarga dapat:
1. Pengertian hipertensi
2. Penyebab hipertensi
3. Tanda dan gejala hipertensi
4. Penanganan hipertensi
. Pengertian Senam hipertensi
!. Tujuan Senam hipertensi
". #angkah$langkah Senam hipertensi
+++. -ateri
a. Pengertian hipertensi
b. Penyebab hipertensi
1. Tanda dan gejala hipertensi
d. Penanganan hipertensi
e. Pengertian Senam hipertensi
4. Tujuan Senam hipertensi
g. #angkah$langkah Senam hipertensi
+5. Pelaksanaan
T.H.P 3*6+.T.0 P*0.066,06
'.%.B
Pendahuluan
7 menit 8
$ -emberi salam
$ -emperkenalkan diri
$ -engkaji pengetahuan klien tentang
hipertensi
*di
Pemberian
-ateri
7 1 menit 8
$ -enjelaskan tentang :
a. Pengertian hipertensi
b. Penyebab hipertensi
1. Tanda dan gejala hipertensi
d. Penanganan hipertensi
e. Pengertian senam hipertensi
4. Tujuan Senam hipertensi
g. #angkah$langkah senam hipertensi
$ )iskusi dan memberikan
kesempatan klien untuk bertanya
*di
Penutup
71( menit 8
-enyimpulkan seluruh materi yang
diberikan& e9aluasi dengan 1ara tanya
'a:ab.
*di
5. -etode :
;eramah
Tanya ja:ab
5+. -edia
#ea4let
5++. *9aluasi
a. Standar Persiapan
1. .lat$alat yang dipergunakan: media lea4let.
2. Persiapan -ateri : -ateri yang disampaikan disesuaikan dengan
kebutuhan klien dan penyampaian materi menggunakan bahasa
yang dapat dipahami klien.
b. Standar klien
Strategi demontrasi dilaksanakan sesuai ren1ana melihat pembukaan&
pelaksanaan dan penutup.
1. Standar Hasil
-erupakan tolak ukur pen1apaian pendidikan kesehatan pada sasaran
diharapkan setelah diberikan materi senam klien dapat menjelaskan
kembali tentang hipertensi dan mampu melaksanakan senam .
5+++. )a4tar Pustaka
;hung& *d:ard.3. 2((. Penuntun Praktis Penyakit Kardiovaskuler. *disi +++.
'akarta: *6;.
6una:an& #any. 2((". Hipertensi: Tekanan Darah Tinggi. <ogyakarta: Penerbit
3anisius.
3odim& 0asrin. 2((4. Hipertensi : Yang Besar Yang Diabaikan& =
tempointerakti4.1om.
-ansjoer& .ri4. 2((". Kapita Selekta Kedokteran, edisi 3. 'akarta: -edia
.es1ulapius >3,+.
Semple Peter. 2((!. Tekanan Darah Tinggi. 'akarta: Penerbit .r1an.
Sobel& Barry '& et all. 2((". Hipertensi : Pedoman Klinis Diagnosis dan Terapi
'akarta: Penerbit Hipokrates.
Smelt?er& barre. 2((". Kepera!atan "edikal Bedah 'akarta: *6;.
Smith Tom. 2((. Tekanan darah Tinggi : "engapa ter#adi, Bagaimana
mengatasinya 'akarta& Penerbit .r1an.
.
Lampiran 1
1. PENGERTIAN
Hipertensi dapat dide4inisikan sebagai tekanan darah persisten dimana
tekanan sistoliknya diatas 14( mmHg dan tekanan diastoliknya diatas @(
mmHg 7Smith Tom& 2((8.
Penyakit hipertensi merupakan peningkatan tekanan sistolik lebih
besar atau sama dengan 1!( mmHg dan atau tekanan diastolik sama atau
lebih besar @ mmHg 73odim& 2((48.
2. KLASIFIKASI HIPERTENSI:
a. Hipertensi /ingan
Tekanan diastolik antara @ $1(4 mmHg
b. Hipertensi Sedang
Tekanan diastolik antara 1( $114 mmHg
1. Hipertensi Berat
Tekanan diastolik antara 11 mmHg atau lebih.
Pembagian ini berdasarkan peningkatan tekanan diastolik karena dianggap
lebih serius dari peningkatan sistolik 7Smith Tom& 2((8.
Hipertensi berdasarkan penyebabnya dapat dibedakan menjadi 2
golongan besar yaitu : 76una:an& 2(("8:
a. Hipertensi essensial 7hipertensi primer8 yaitu hipertensi yang tidak
diketahui penyebabnya.
b. Hipertensi sekunder yaitu hipertensi yang disebabkan oleh penyakit
lain.
Hipertensi primer terdapat pada lebih dari @( A penderita hipertensi&
sedangkan 1( A sisanya disebabkan oleh hipertensi sekunder.
Sedangkan klasi4ikasi menurut derajad hipertensi :
3ategori 7mmHg8 Sistolik 7mmHg8 )iastolik 7mmHg8
Bptimal C12( dan CD(
0ormal C13( dan CD
0ormal tinggi 13($13@ atau D$D@
Hipertensi derajad 1 14($1@ atau @($@@
Hipertensi derajad 2 1!($1"@ atau 1(($1(@
Hipertensi derajad 3 E1D( E11(
3. ETIOLOGI
-eskipun hipertensi primer belum diketahui dengan pasti penyebabnya&
data$data penelitian telah menemukan beberapa 4a1tor yang sering
menyebabkan terjadinya hipertensi. >aktor tersebut adalah sebagai berikut :
a. >aktor keturunan
)ari data statistik terbukti bah:a seseorang akan memiliki
kemungkinan lebih besar untuk mendapatkan hipertensi jika orang
tuanya adalah penderita hipertensi.
b. ;iri perseorangan
;iri perseorangan yang mempengaruhi timbulnya hipertensi adalah
umur 7jika umur bertambah maka T) meningkat8& jenis kelamin 7laki$
laki lebih tinggi dari perempuan8 dan ras 7ras kulit hitam lebih
banyak dari kulit putih8.
1. 3ebiasaan hidup
3ebiasaan hidup yang sering menyebabkan timbulnya hipertensi adalah
konsumsi garam yang tinggi 7melebihi dari 3( gr8& kegemukan atau
makan berlebihan& stress dan pengaruh lain misalnya merokok& minum
al1ohol& minum obat$obatan 7ephedrine& prednison& epineprin8
7Semple& 2((!8.
4. PATOFISOLOGI
-ekanisme yang mengontrol konstriksi dan relaksasi pembuluh darah
terletak dipusat 9asomotor& pada medulla diotak. )ari pusat 9asomotor ini
bermula jaras sara4 simpatis& yang berlanjut ke ba:ah ke korda spinalis dan
keluar dari kolumna medulla spinalis ganglia simpatis di toraks dan
abdomen. /angsangan pusat 9asomotor dihantarkan dalam bentuk impuls
yang bergerak ke ba:ah melalui system sara4 simpatis ke ganglia simpatis.
Pada titik ini& neuron preganglion melepaskan asetilkolin& yang akan
merangsang serabut sara4 pas1a ganglion ke pembuluh darah& dimana
dengan dilepaskannya noreepineprin mengakibatkan konstriksi pembuluh
darah. Berbagai 4aktor seperti ke1emasan dan ketakutan dapat
mempengaruhi respon pembuluh darah terhadap rangsang 9asokonstriksi.
+ndi9idu dengan hipertensi sangat sensiti9e terhadap norepine4rin& meskipun
tidak diketahui dengan jelas mengapa hal tersebut bisa terjadi.
Pada saat bersamaan dimana sistem sara4 simpatis merangsang
pembuluh darah sebagai respons rangsang emosi& kelenjar adrenal juga
terangsang& mengakibatkan tambahan akti9itas 9asokonstriksi. -edulla
adrenal mensekresi epine4rin& yang menyebabkan 9asokonstriksi. 3orteks
adrenal mensekresi kortisol dan steroid lainnya& yang dapat memperkuat
respons 9asokonstriktor pembuluh darah. 5asokonstriksi yang
mengakibatkan penurunan aliran ke ginjal& menyebabkan pelepasan rennin.
/ennin merangsang pembentukan angiotensin + yang kemudian diubah
menjadi angiotensin ++& suatu 9asokonstriktor kuat& yang pada gilirannya
merangsang sekresi aldosteron oleh korteks adrenal. Hormon ini
menyebabkan retensi natrium dan air oleh tubulus ginjal& menyebabkan
peningkatan 9olume intra 9askuler& hal ini men1etuskan keadaan hipertensi.
,ntuk pertimbangan gerontologi. Perubahan stru1tural dan 4ungsional
pada system pembuluh peri4er bertanggungja:ab pada perubahan tekanan
darah yang terjadi pada usia lanjut. Perubahan tersebut meliputi
aterosklerosis& hilangnya elastisitas jaringan ikat dan penurunan dalam
relaksasi otot polos pembuluh darah& yang pada gilirannya menurunkan
kemampuan distensi dan daya regang pembuluh darah. 3onsekuensinya&
aorta dan arteri besar berkurang kemampuannya dalam mengakomodasi
9olume darah yang dipompa oleh jantung 79olume sekun1up&
mengakibatkan penurunan 1urang jantung dan peningkatan tahanan peri4er
7Smelt?er dan Bare& 2(("8.
5. TANDA DAN GEALA
Tanda dan gejala menurut ;hung 72((8 dibedakan menjadi:
a. Tidak ada gejala
Tidak ada gejala yang spesi4ik yang dapat dihubungkan dengan
peningkatan tekanan darah& selain penentuan tekanan arteri oleh dokter
yang memeriksa. Hal ini berarti hipertensi arterial tidak akan pernah
terdiagnosa jika tekanan arteri tidak terukur.
b. 6ejala yang la?im
Sering dikatakan bah:a gejala terla?im yang menyertai hipertensi
meliputi nyeri kepala dan kelelahan. )alam kenyataannya ini
merupakan gejala terla?im yang mengenai kebanyakan pasien yang
men1ari pertolongan medis.
!. PE"ERIKSAAN PENUNANG
Pemeriksaan laboratorium rutin yang dilakukan sebelum memulai terapi
bertujuan untuk menentukan adanya kerusakan organ dan 4aktor resiko lain
atau men1ari penyebab hipertensi. Pemeriksaan penunjang yang dilakukan
yaitu: urinalis& darah peri4er lengkap& kimia darah 7kalium& natrium&
kreatinin& gula darah puasa& kolesterol total& kolesterol H)#& dan *368.
Sebagai tambahan dilakukan pemeriksaan lain seperti klirens kreatinin&
protein urin 24 jam& asam urat& kolesterol #)#& dan elektrokardiogra4i
7-ansjoer& 2(("8.
#. KO"PLIKASI
a. Perdarahan Btak
b. Stroke
1. 6angguan 6injal
d. 6agal 'antung
e. Peningkatan Tekanan +ntra 3ranial 7T+38
4. +n4ark -io1ard .kut 7+-.8
g. Penyakit -ata : Perdarahan retina& udema pupil 7;hung& 2((8
$. PENATALAKSANAAN
Penatalaksanaan hipertensi menurut Sobel 72(("8& yaitu:
a. -edis
18 Bbat$obatan
a8 )iureti1
b8 +nhibitor beta adrenerjik
28 Pemeriksaan laboratorium
a8 Hemoglobin2hematokrit
b8 3reatinin
18 .ldosteron
38 Pemeriksaan diagnosti1: *36
b. 3epera:atan
Pantau adanya bukti iskemik jaringan:
18 )e4ek 9isual& termasuk kabur& kehilangan ketajaman penglihatan.
28 )e4ek 1erebro9askuler 7de4i1it orientasi atau memori& kelemahan8.
38 +nsu4isiensi jantung 7ketidaknyamanan substernal8.
9. PENGERTIAN SENA" HIPERTENSI
#atihan 4isik untuk hipertensi pada usia lanjut dapat memperbaiki
elastisitas jaringan penghubung dan pembuluh darah.
10. TUUAN SENA" HIPERTENSI
a. -elan1arkan peredaran darah
b. -eregangkan otot$otot
1. -erilekskan anggota tubuh
11.LANGKAH%LANGKAH SENA" HIPERTENSI
a. P&r&'an'an (&)&r*
Pada masing$masing gerakan sampai hitungan D lalu diulangi lagi
sampai 3 kali
18 Berdiri tegak& kepala lurus ke depan

28 )esak dagu hingga kepalaterdorong ke belakang
38 Tarik kepala hingga dagu menyentuh dada

48 Tarik kepala kesamping hingga telinga menyentuh bahu se1ara bergantian
8 #etakkan dagu pada bahu se1ara bergantian
!8 Putar kepala se1ara bergantian
+. P&r&'an'an ,a)- .an P&r'&(an'an Tan'an
Pada masing$masing gerakan dilakukan samapi hitungan ke D diulangi 3F
18 Berdiri tegak& angkat dan jalin kedua tangan lurus keatas mele:ati
kepala& telapak tangan menghadap keatas
28 )orong tangan keatas dan sedikit ke belakang seakan$akan hendak
mendorong langit$langit
38 Tahan selama 1( detik& jangan menahan na4as selama melakukan
peregangan
/. P&r&'an'an ,a)- .an Tri0&p
,langi gerakan yang sama dengan tangan yang berla:anan sampai
hitungan ke D dan diulangi 3 kali
18 Berdiri tegak& angkat tangan kanan mele:ati kepala dan tekuk siku
kemudian letakkan telapak tangan diatas otot trape?ius
28 #etakkan telapak tangan kiri diatas siku tangan kanan
38 Perlahan$lahan tarik siku tangan kanan itu dengan tangan kiri
48 Tahan 1( detik kemudian kembali ke posisi semula
.. P&r&'an'an O121 Da.a
,langi gerakan yang sama dengan tangan yang berla:anan sampai
hitungan D dan di ulangi 3 kali
18 Berdiri tegak& kun1i tangan dibelakang punggung sehingga jari$jari
terjalin setinggi pantat
28 3emudian angkat lengan yang terjalin jadi satu itu keatas dan menjauh
dari tubuh sampai terasa tarikan pada otot dada dan bahu
38 'angan membungkukkan badan& tahan 1( detik lalu kembali ke posisi
a:al
&. P&r&'an'an P-n''-n' ,a'ian ,a3a) .an O121 Ham01rin'*
,langi gerakan yang sama dengan tangan yang berla:anan 3 kali
18 )uduk di lantai dengan kaki diluruskan dan tangan diletakkan diatas
paha& perlahan$lahan 1ondongkan tubuh ke depan menggapai kearah
jari$jari kaki
28 Tahan posisi ini selama 1( detik& kemudian kembali ke posisi semula

4. La1i)an A5-nan Tan'an
18 Berdiri tegak dengan kaki dibuka selebar bahu
28 Tangan berada disamping tubuh dengan telapak tangan menghadap ke
belakang dan jari$jari tangan merapat
38 -ata melihat ke depan dengan pandangan jauh kemudian .yunkan
tangan ke depan dan ke belakang dengan sudut 4
(
sampai (
(
dengan
berirama tanpa henti

48 Tingkatkan ke1epatan ayunan se1ara bertahap sampai !( kali per
menit
8 #akukan ini dengan durasi yang semakin meningkat& mulai sampai
1( menit 7minggu +8& 1( sampai 1 menit 7minggu ++8& 1 sampai 2(
menit 7minggu +++8 dan 2( menit 7minggu +58
!8 Sebelum berhenti berlatih& turunkan ke1epatan ayunan se1ara bertahap
dan jangan berhenti se1ara mendadak
'. P&n.in'inan
6erakan ini dengan menarik na4as dalam dari hidung kemudian
menghembuskan na4as se1ara perlahan melalui mulut.
SATUAN ACARA PENDIDIKAN
6SENA" HIPERTENSI*
Di 0-0-n 2(&):
EDI SU"AR7AN
238 135 8!8
PROGRA" PROFESI NERS
FAKULTAS IL"U KESEHATAN
UNI9ERSITAS "UHA""ADI:AH SURAKARTA
2814