Anda di halaman 1dari 8

KANKER SERVIKS

OLEH :
NAMA :NI MADE ITA PURNAMADEWI
NIM :P07134013048
JURUSAN : ANALIS KESEHATAN
KEMENTERIAN KESEHATAN RI
POLITEKNIK KESEHATAN DENPASAR
TAHUN AJARAN 2013/2014
BAB I
PENDAHULUAN
A. Laa! "#$a%a&'
Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah jenis penyakit kanker yang terjadi
pada daerah leher rahim. Yaitu, bagian rahim yang terletak di bawah, yang membuka ke
arah liang vagina. Berawal dari leher rahim, apabila telah memasuki tahap lanjut, kanker
ini bisa menyebar ke organ-organ lain di seluruh tubuh.
Kanker serviks mungkin merupakan yang terpenting di antara penyakit-penyakit
alat kandungan lainnya, disebabkan oleh karena frekuensinya yang tinggi dan akibatnya
terhadap penderita. Mamma ca lebih tinggi frekuensinya, tetapi cervi ca lebih sering
mematikan.
!i negara-negara berkembang seperti "ndonesia, penyakit kanker serviks
merupakan penyebab utama kematian akibat kanker. !i dunia, setiap dua menit seorang
wanita meninggal dunia akibat kanker serviks.
Kanker serviks ini sebagian besar #$%&' karsinoma sel skuamosa dan sisanya
#(%&' adalah adenokarsinoma. )ipe lain yang jarang adalah karsinoma sel
adenoskuamosa, karsinoma sel terang, melanoma maligna, dan sarkoma.
Badan Kesehatan !unia #*+,' menyatakan, saat ini penyakit kanker serviks
menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian
pada perempuan di dunia. !i "ndonesia, setiap tahun terdeteksi lebih dari (-.%%% kasus
kanker serviks, dan kira-kira sebanyak .%%% kasus di antaranya berakhir dengan
kematian. Menurut *+,, "ndonesia merupakan negara dengan jumlah penderita kanker
serviks yang tertinggi di dunia.
Kanker serviks secara rutin disaring dengan uji pulasan /ap. 0ji /ap telah
menurunkan angka kematian akibat kanker servikal secara signifikan di 1merika 2erikat
dari 3%& tahun ($-%-($3% dan 4%& tahun ($3%-($$-. *alaupun deteksi kanker servikal
pada stadium yang sangat dini #dan dapat disembuhkan' dapat dilakukan dengan /ap
2mear, banyak perempuan yang tidak melakukannya. !iperkirakan sekitar sepertiga
perempuan yang memenuhi syarat tidak melakukannya. /adahal, 3%& perempuan
dengan kanker serviks invasif yang baru didiagnosis, tidak melakukan pemeriksaan pap
smear selama - tahun terakhir.
,leh karena itu, untuk mencegah semakin luasnya penyakit kanker serviks ini,
dilakukan penyuluhan untuk memberikan pemahaman kepada para wanita tentang
pencegahan dan pendeteksi kanker serviks.
B. Sa(a!a&
2asaran pada penyuluhan ini ditujukan kepada masyarakat khususnya para ibu-ibu.
). T*+*a&
(. )ujuan umum
2etelah mengikuti penyuluhan masyarakat dapat mengerti dan mamahami tentang
pencegahan kanker serviks.
5. )ujuan Khusus
2etelah mengikuti penyuluhan selama masyarakat mengetahui dan mampu6
a. Menjelaskan dan memahami pengertian kanker serviks.
b. Mengerti penyebab kanker serviks.
c. Mengerti tanda dan gejala kanker serviks.
d. Mengerti risiko tinggi terkena kanker serviks.
e. Mengerti cara deteksi dini kanker serviks.
f. Mengerti pencegahan dan memahami pengobatan kanker serviks.
D. Ma&,aa
/enyuluhan ini bermanfaat agar masyarakat dapat memahami kanker serviks, mengerti
tentang penyebab , tanda dan gejala kanker serviks, mengerti risiko tinggi terkena kanker
serviks, mengerti cara deteksi dini kanker serviks serta mengerti pencegahan dan
memahami pengobatan kanker servik.
E. T#-.a
Balai Banjar !esa Kukuh Kawan Kecamatan Kerambitan Kabupaten )abanan
/. Ha!0 / Ta&''a$
(5 7uli 5%(4
1. Wa%*
$.%% *ita 8 selesai
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 P#&'#!0a& Ka&%#! S#!20%(
Kanker 9eher :ahim adalah kanker yang terjadi pada servik uterus, suatu daerah
pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim yang terletak
antara rahim #uterus' dengan liang senggama #vagina'. Kanker serviks merupakan jenis
kanker yang paling umum kedua di seluruh dunia yang biasa diderita perempuan di atas
umur 5% tahun.
Kanker leher rahim terjadi ditandai dengan adanya pertumbuhan sel-sel pada leher
rahim yang tidak la;im #abnormal'. )etapi sebelum sel-sel tersebut menjadi sel-sel
kanker, terjadi beberapa perubahan yang dialami oleh sel-sel tersebut. /erubahan sel-sel
tersebut biasanya memakan waktu sampai bertahun-tahun sebelum sel-sel tadi berubah
menjadi sel-sel kanker. 2elama jeda tersebut, pengobatan yang tepat akan segera dapat
menghentikan sel-sel yang abnormal tersebut sebelum berubah menjadi sel kanker. 2el-
sel yang abnormal tersebut dapat dideteksi kehadirannya dengan suatu test yang disebut
</ap smear test<, sehingga semakin dini sel-sel abnormal tadi terdeteksi, semakin
rendahlah resiko seseorang menderita kanker leher :ahim
2.2 P#&3#"a" Ka&%#! S#!20%(
Kanker serviks disebabkan oleh human pappilomavirus #+/=' pada 3%& - .%&
kasus. /ada +/= tipe tertentu dapat menyebabkan kanker serviks yaitu +/= tipe (> dan
(., sedangkan untuk beberapa tipe lainnya hanya menyebabkan timbulnya kutil yang
biasa tidak membahayakan dan akan lenyap dengan sendirinya. ?amun selain disebabkan
oleh virus +/=, sel-sel abnormal pada leher rahim juga bisa tumbuh akibat paparan
radiasi atau pencemaran bahan kimia yang terjadi dalam jangka waktu cukup lama.
/emicu awal penyakit ini beberapa diantaranya disebabkan dari kebiasan kita
sendiri tapi karena tidak tahu apa yang kita lakukan itu salah,misalnya6
a. +ubungan seksual di usia yang terlalu muda, berganti-ganti partner seks, atau
berhubungan seks dengan pria yang sering berganti pasangan.
b. 2eringnya mencuci vagina dengan antiseptik. Banyak antiseptik yang menyebabkan
iritasi pada leher rahim dan antiseptik juga bisa membunuh kuman baik di vagina yaitu
Basillus !oderlain penghasil asam laktat yang menjaga kelembaban daerah
kewanitaan.
c. 7umlah kehamilan juga meningkatkan risiko kanker serviks.
d. 2eringnya menaburi vagina dengan bedak sehingga menimbulkan iritasi.
e. /enggunaan +ormon @strogen bagi wanita yang telah menopause secara tidak
terkontrol.
f. !aya tahan tubuh yang lemah, kurangnya konsumsi vitamin A, vitamin @ dan asam
folat.
g. Merokok dan 1K!: #alat kontrasepsi dalam rahim'
Merokok akan merangsang terbentuknya sel kanker, sedangkan pemakaian 1K!:
akan berpengaruh terhadap serviks yaitu bermula dari adanya erosi di serviks yang
kemudian menjadi infeksi yang berupa radang yang terus menerus, hal ini dapat
sebagai pencetus terbentuknya kanker serviks.
2.3 Ta&4a 4a& 1#+a$a Ka&%#! S#!20%(
(. Keputihan biasanya menyerupai air berwarna pink B coklat.
5. /endarahan vagina.
C. ?yeri panggul dengan tungkai.
4. Kencing darah.
-. ?afsu makan berkurang.
>. Kelelahan.
3. !ari vagina keluar air kemih atau tinja.
2.4 R0(0%5 T0&''0 T#!%#&a Ka&%#! S#!20%(
(. Kebiasaan merokok.
5. Mulai melakukan hubungan seksual pada usia dibawah (. tahun.
C. 2ering berganti 8 ganti pasangan seksual.
4. 2ering menderita infeksi di daerah kelamin.
-. 1danya virus +/= #+uman /apiloma =irus'.
>. )ingginya peritas dan jarak persalinan terlampau dekat.
2.6 D##%(0 D0&0 Ka&%#! S#!20%(
(. "=1 #"nspeksi =isual dengan 1sam 1setat' yaitu pemeriksaan leher rahim dengan cara
melihat langsung leher rahim setelah memulas leher rahim dengan larutan asam asetat
C--&. Bila setelah pulasan asam asetat C--& ada perubahan warna, yaitu tampak
bercak putih, maka maka indikasi terdapat lesi kanker.
5. /apsmear yaitu pemeriksaan dengan cara mengambil cairan di porsio #dalam leher
rahim' dan kemudian di fiksasi dengan alkohol $-& untuk di bawa ke laboratorium
untuk di periksa lebih lanjut menggunakan mikroskop.
2.7 P#&8#'a9a& 4a& P#&'5"aa& Ka&%#! S#!20%(
a. /encegahan
/encegahan yang bisa di lakukan untuk mengihindari terkena kanker serviks, yaitu6
(. *anita usia di atas 5- tahun, telah menikah, dan sudah mempunyai anak perlu
melakukan pemeriksaan papsmear minimal setahun sekali atau menurut petunjuk
dokter.
5. /ilih kontrasepsi dengan metode barrier misalnya kondom, karena dapat memberi
perlindungan terhadap kanker serviks.
C. +indari hubungan seks pada usia muda dan jangan berganti-ganti pasangan seks.
4. !ianjurkan untuk berperilaku sehat, seperti menjaga kebersihan alat kelamin dan
tidak merokok.
-. /erbanyak konsumsi sayuran dan buah segar
b. /engobatan
2eperti pada kejadian penyakit yang lain, jika perubahan awal dapat dideteksi seawal
mungkin, tindakan pengobatan dapat diberikan sedini mungkin. 7ika perubahan awal
telah diketahui pengobatan yang umum diberikan adalah dengan6
(. /emanasan, diathermy atau dengan sinar laser.
5. Aone biopsi, yaitu dengan cara mengambil sedikit dari sel-sel leher rahim,
termasuk sel yang mengalami perubahan. )indakan ini memungkinkan
pemeriksaan yang lebih teliti untuk memastikan adanya sel-sel yang mengalami
perubahan. /emeriksaan ini dapat dilakukan oleh ahli kandungan.
C. 7ika perjalanan penyakit telah sampai pada tahap pre-kanker, dan kanker leher
rahim telah dapat diidentifikasi, maka untuk penyembuhan, beberapa hal yang
dapat dilakukan adalah6
a. ,perasi, yaitu dengan mengambil daerah yang terserang kanker, biasanya
uterus beserta leher rahimnya.
b. :adioterapi yaitu dengan menggunakan sinar D berkekuatan tinggi yang
dapat dilakukan secara internal maupun eksternal
BAB III
PENUTUP
3.1 K#(0-.*$a&
Kanker serviks #kanker leher rahim' adalah tumbuhnya sel-sel tidak normal pada
leher rahim. 1da beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker
serviks yaitu kebiasaan merokok, mulai melakukan hubungan seksual pada usia dibawah
(. tahun, sering berganti 8 ganti pasangan seksual, sering menderita infeksi di daerah
kelamin, adanya virus +/= #+uman /apiloma =irus', tingginya peritas dan jarak
persalinan terlampau dekat.
1dapun gejala yang sering timbul antara lain keputihan biasanya menyerupai air
berwarna pink B coklat, pendarahan vagina, nyeri panggul dengan tungkai, kencing darah,
nafsu makan berkurang, kelelahan, dari vagina keluar air kemih atau tinja.
0paya pencegahan pada kanker serviks antara lain kanker serviks dapat dicegah
dengan meningkatkan kebersihan kewanitaan, penggunaan kondom saat berhubungan
seks, menghindari merokok, menghindari pencucian vagina dengan obat-obatan
antiseptik tertentu, pemberian vaksin #antigen', pemeriksaan pap smear adalah cara untuk
mendeteksi dini kanker serviks.
0paya pengobatan pada kanker serviks antara lain pemanasan, diathermy atau
dengan sinar lase, operasi, dan radioterapi.
Da,a! P*(a%a
+arjana, !adan.5%(C. Eejala Kanker 2ervik, /enyebab dan Faktor :isiko. ,nline.
http6BBgejalapenyakitmu.blogspot.comB5%(CB%4Bgejala-kanker-serviks-penyebab-
dan.html .!iakses pada 3 1gustus 5%(4
1mbon, *anda. 5%((. 21/ Kanker 9eher :ahim. ,nline.
http6BBsirwandasugiarto.blogspot.comB5%((B(5Bkumpulan-sapG5-C-.html.
!iakses pada 3 1gustus 5%(4
!oungoes, marilyn @, Rencana Asuhan Keperawatan : Pedoman Untuk Perencanaan
Dan pendokumentasian perawatan pasien. @disi C, @EA, 7akarta, 5%%%
Monica @ster, 2.kp,Rencana Perawatan Bayi, @disi 5, @EA, 7akarta 5%%%
1nggraeni, ?ovia. 21/ Kanker 2erviks. ,nline.
http6BBvianoviaa.blogspot.comB5%(CB((Bsatuan-acara-penyuluhan-sap-
kanker.html. !iakses pada 3 1gustus 5%(4
2tar, Melda. 5%(C. Makalah tentang Kanker 2erviks. ,nline.
http6BBmheldastarhealthy.blogspot.comB5%(CB%-Bmakalah-tentang-kanker-
serviks.html. !iakses pada 3 1gustus 5%(4