Anda di halaman 1dari 25

Pertemuan I

BIOSTATISTIK




Nanda Riawan S.Kep
BIOSTATISTIK
KONSEP DASAR STATISTIK UMUM

PENGERTIAN STATISTIK
a.Marguerrite F. Hall
Suatu teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data,
menganalisa data dan menyimpulkan dan mengadakan
penafsiran data yang berbentuk angka.

b. Anderson & Bancrofi
ilmu dan seni mengembangkan dan menerapkan metoda
yang paling efektif untuk mengumpulkan, mentabulasi,
menginterpretasikan data kuantitatif sedemikian rupa
sehingga kemungkinan salah dalam kesimpulan dan
estimasi dapat diperkirakan dengan menggunakan
penalaran induktif berdeasarkan matematika probabilitas.
c.Sujana
Pengetahuan yang berhubungan dengan cara-
cara pengumpuam fakta, pengolahan serta
penganalisanya, penarikan kesimpulan,
penyajian dan publikasi dari data-data yang
berbentuk angka

d.Sudrajat
Ilmu pengetahuan mengenai cara dan aturan
dalam hal pengumpulan data, pengolahan,
analisa, penarikan keseimpulan, penyajian dan
publikasi dari kata-kata yang berbentu angka
Pengertian Statistik :
1.Statistik, berasal dari bahasa latin yaitu
status yg berarti negara, karena pada mulanya
statistik menyangkut urusan negara seperti
masalah kependudukan.

2.Secara umum, Statistik adalah disiplin ilmu
yang mempelajari metode dan prosedur
pengumpulan, peyajian, analisis, dan
penyimpulan suatu data mentah agar
menghasilkan informasi yg lebih jelas untuk
pendekatan ilmiah.
.
Biostatistik
Merupakan aplikasi metode statistik terhadap
masalah-masalah dibidang kesehatan

2. TUJUAN
Untuk menjawab permasalahan dan
membuktkan sesuatau yang belum terbukti
kebenarannya.
Meringkas data sehingga data tersebut
menghasilkan informasi yang mudah
dimengerti
.
3. Kegunaan Biostatistik bidang kesehatan
1. Untuk melihat dan membandingkan tingkat
kesehatan masyarakat
2. Untuk menentukan masalah dan penyebab dari
suatu masalah kesehatan.
3. Untuk menentukan preoritas program kesehatan.
4. Memberikan gambaran keadaan kkesehatan
masyarakat.
5. Untuk menentukan keberhasian program kesehatan
masyarakat.
6. Untuk menentukan kebutuhan-kebutuhan dalam
bidang kesehatan
7. Untuk menyebarkan informasi kesehatan dan
program pprogram kesehatan
Peran dan fungsi statistik
1. Sebagai Ilmu
Statistik berisi konsep dan metode pengumpulan
data, pengolahan, penyajian dan analisa serta
interpretasi data
2. Membuat data berbicara
Membuat data jadi lebih mudah dimengerti dan
menjadi lebih memiliki arti dengan merubah data
menjadi informasi melalui langkah statistik
3. Merancang penelitian sampai interpretasi
hasil
Statistik berperan dalam merancang pengumpulan
data, pengolahan data, penyajian data dan analisa
sampai dengan interpretasi data
4. RUANG LINGKUP STATISTIK
a Statistik Diskriptif
Kegiatan statistik yang dilakukan meliputi
pengumpulan data, pengolahan data, penyajian
data, dan penyimpulan data untuk mencari
gambaran tentang ; ciri ciri, bentuk,
karakter, pada penduduk, masyarakat,
organisasi berdasarkan data yang diperoleh

b Statistik Inferensial
Statistik yang menaksir secara umum suatu
populasi dengan menggunakan sampel,
termasuk didalamnya teori penaksiran dan teori
uji. Kegiatan statistik ini mulai pengumpulan
data sampai dengan uji hypotesis.



Kegiatan statistik

1. Pengumpulan data
2. Pengolahan data
3. Penyajian data
4. Analisa data


Pengumpulan Data

1. Pengamatan / observasi
Dengan menggunakan panca indra
2. Wawancara / interview
tanya jawab secara lisan/tatap muka
3. Angket
Menyebarkan daftar isian untuk diisi
4. Pengukuran
melakukan penelitian sesuai dengan
standar alat.

Pengolahan data
Editing
Pemeriksaan alat pengumpul data untuk
melihat kelengkapan data
Coding
Pemberian code untuk pengelompokan dan
memudahkan dalam pengolahan
Cleaning
Pemeriksaan kembali data siap dianalisa
Processing
Menerakan prinsip statistik thd data yg
dikumpulkan
Penyajian data
Kegiatan menampilkan data agar lebih
mudah dianalisa dan lebih mudah dimengerti

Analisa / Interpretasi Data
Telaahan data dgn prinsip statistika dgn
tujuan merubah data menjadi informasi dan
menarik kesimpulan

Data & Variabel
Data
adalah sekumpulan datum yang berisi fakta-
fakta serta gambaran suatu fenomena yang
dikumpulkan, dirangkum, dianalisis dan
selanjutnya diinterpretasikan.

Variabel
adalah karakteristik data yang menjadi
perhatian.


DISKRIT
JENIS DATA
KUANTITATIF
KONTINU INTERVAL
ORDINAL
RASIO
KUALITATIF
NOMINAL
JENIS DATA

Data Kualitatif
Data yang didapat dari hasil penghitungan dan tidak
menyatakan kuantitas.
Data kualitatif sering disebut data Diskrit,
Data kualitatif bisa juga diangkakan dalam bentuk
skoring.

Data Kuantitatif
Data yang berbentuk angka.
Data ini dapat dikelompokan lagi menjadi dua kelompok
besar yakni : data diskrit dan data kontinum .

Data Diskrit :
Data yang diperoleh dari hasil menghitung atau
membilang, dlm bentuk bilangan bulat
contoh : menghitung meja, menghitung kambing 20
ekor,
Data ini sering disebut data Nominal yang biasa
diperoleh dalam penelitian ekploratif atau survey.

Data Kontinum :
Data yang diperoleh dari hasil pengukuran,
penimbangan . data dlm bentuk bilangan bulat &
desimal.
Data kontinum dapat dikelompokan menjadi tiga jenis :
Ordinal, Interval, Rasio

DATA ORDINAL
Data yang berjenjang atau berbentuk peringkat,
Mempunyai jarak yang satu dengan yang lain dengan
jarak sama ataupun tidak
Interval tidak sama
Peringkat I IP 3.5, Peringkat II IP 2.9, Peringkat III IP 2.89
Interval tidak sama
Kelas I, Kelas II, Kelas III


DATA INTERVAL
Data yg jaraknya sama,tp tdk mempunyai titik nol absolut (mutlak)
Pada data ini walaupun datanya nol tetapi masih mempunyai nilai.
Mis : Suhu


DATA RASIO
Data yang jaraknya sama dan mempunyai nilai nol absolut,
Nilai nol itu berarti benar-benar tidak ada artinya atau kosong.
Jenis data ini adalah data yang paling teliti
Dapat disusun dalam data interval ataupun ordinal.



Skala Pengukuran
1. Nominal jenis kelamin, golongan darah
2. Ordinal tingkat pendidikan
3. Interval suhu, derajat keasaman, TD
4. Ratio TB, BB
CIRI CIRI Nominal Ordinal Interval Ratio
Dapat Membedakan Ya Ya Ya Ya
Ada Tingkatan Tidak Ya Ya Ya
Ada Jarak Tidak Tidak Ya Ya
Ada Kelipatan Tidak Tidak Tidak Ya
Menurut Sumbernya
Data Primer
data yg dikumpulkan sendiri o/ peneliti
Data Sekunder
data yg dimiliki instansi tertentu
digunakan peneliti, sudah diolah namun
belum publikasi
Data Tertier
data yg sudah diolah dan dipublikasi
kemudian digunakan peneliti (data sdh
merupakan informasi)
Keutungan & Kerugian Data Menurut Sumbernya
Data Keuntungan Kerugian
Primer Terbaik, karna sesuai
dengan keinginan peneliti.
Pengumpulan data dapat
langsung dikontrol
Memerlukan waktu, biaya dan
tenaga yg besar
Sekunder Data sudah siap tersedia,
waktu tenaga dan biaya
relatif sedikit
Pengumpulan data tdk dptt
dikontrol, dpt tjd bias hal yg
dibutuhkan tdk terambil
Tertier Mudah memperoleh dan
tidak perlu pengolahan lagi
Data sudah diproses tanpa dapat
dikontrol
Hal penting bisa banyak yg hilang
VARIABEL

Variabel :
Ukuran atau ciri yang dimiliki oleh anggota atau benda,
situasi dll. ) yang satu dengan yang lain didalam
kelompok tersebut ( Raffi 1985 )

Variabel :
Gejala yang menjadi fokus penelitian untuk diamati
sebagai atribut sebagai sekelompok orang atau obyek
yang mempunyai variasi antar satu dengan yang lainnya
dalam kelompok itu mis : tinggi badan, berat badan,
sikap motivasi, kepemimpinan, disiplin )
JENIS VARIABEL
a. Variabel Independen
Variabel yang menjadi sebab timbulnya perubahan
pada variabel dependen, atau variabel yang
mempengaruhi.
Varibel ini sering disebut variabel stimulus , variabel
input , prediktor, dalam bahasa Indonesia disebut
variabel bebas.

b. Variabel Dependen
Sering disebut sebagai variabel respon , output,
konsekuen.
Dalam bahasa Indonesia sering disebut variabel
terikat atau variabel yang dipengaruhi atau menjadi
akibat karena adanya variabel bebas.

Anatara variabel independen dengan variabel dependen
masing-masing tidak berdiri sendiri akan tetapi selalu
berpasanagan.
Contoh :
Pengaruh kepipimpinan otoriter terhadap produktivitas kerja
Kepemimpinan : Variabel Independen
Produktivitas kerja : Variabel Dependen

c. Variabel Moderator
Variabel yang mempengaruhi tapi variabel ini dapat
memperkuat / memperlemah hubungan antara variabel
independen dan variabel dependen.
Variabel ini bisa disebut variabel independen kedua.

Contoh : Hubungan suami istri semakin akrab bila telah
mempunyai anak. Anak sebagai variabel moderator yang
memperkuat hubungan suami istri,
Tetapi sebaliknya hubungan suami istri akan menjadi renggang
bila tidak mempunyai anak. Dalam hal ini anak sebagai
variabel moderator yang bersifat melemahkan / memperkuat
keberadaan variabel dependen ataupun variabel independen.

D. Variabel Intervining
Adalah variabel yang secara teoritis
mempengaruhi (memperkuat/ m`perlemah)
hubungan variabel dependen dan independen
tetapi tidak terukur
Contoh : Anak yang pandai ( IQ tinggi )
variabel intervining, tetapi sulit diukur walaupun memang
ada.

E. Variabel Kontrol
Merupakan variabel yg dikendalikan / dikontrol
sehingga tidak akan mempengaruhivariabel yg
diteliti. Variabel kontrol ditentukan oleh
peneliti, terutama pada penelitian terutama pd
penelitian eksperimen
Contoh : Perbandingan kecepatan mengetik antara SMK
& SMU , maka yang diperhatikan antara lain :
naskahnya, jenis ketik, kondisi ruangan



Terima Kasih