Anda di halaman 1dari 23

9/16/2014 1

LAPORAN ARUS KAS


9/16/2014 2
TUJUAN LAPORAN
ARUS KAS
Melaporkan arus kas masuk
dan arus kas keluar dari
suatu perusahaan selama
satu periode tertentu
9/16/2014 3
KEGUNAAN LAPORAN ARUS
KAS
Laporan ini berguna bagi manajer dalam
mengevaluasi masa lalu dan dalam
merencanakan aktivitas investasi serta
pembiayaan di masa depan
laporan ini juga berguna bagi para investor,
kreditor dan pihak lainnya dalam menilai
potensi laba perusahaan.
Selain itu laporan ini juga menyediakan
dasar untuk menilai kemampuan
perusahaan membayar utangnya yang telah
jatuh tempo
9/16/2014 4
PELAPORAN ARUS
KAS
Arus kas dan aktivitas operasi (Cash Flow from
Operating Activities) arus kas dari transaksi
yang mempengaruhi laba bersih
Arus kas dan aktivitas investasi (Cash Flow
from Investing Activities arus kas dari
transaksi yang mempengaruhi investasi dalam
aktiva tidak lancar
Arus kas dan aktivitas pembiayaan (Cash Flows
from Financing Activities) arus kas dari
transaksi yang mempengaruhi ekuitas dan utang
perusahaan
9/16/2014 5
BAGAN KENAIKAN DAN PENURUNAN KAS
OPERASI
(Penerimaan dari
Pendapatan
OPERASI
(Penerimaan dari
Pendapatan
OPERASI
(Penerimaan dari
Pendapatan
OPERASI
(Penerimaan dari
Pendapatan
OPERASI
(Penerimaan dari
Pendapatan
OPERASI
(Penerimaan dari
Pendapatan
KAS
Kenaikan Kas
Penurunan Kas
9/16/2014 6
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Terdapat dua metode alternatif pelaporan
arus kas dari aktivitas operasi dalam laporan
arus kas
1. Metode Langsung
Sumber utama kas operasi adalah
kas yang diterima dari pelanggan
sedang penggunaan utama dan
kas operasi meliputi kas yang
dibayarkan kepada pemasok atas
yang dibayarkan kepada pegawai
sebagai upah.
9/16/2014 7
2. Metode Tidak Langsung
(Indirect Method)
Metode tidak langsung (Indirect
Method) melaporkan arus kas
operasi yang dimulai dengan laba
bersih dan kemudian disesuaikan
dengan pendapatan serta beban yang
tidak melibatkan penerimaan atau
pembayaran kas.
9/16/2014 8
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Arus kas masuk dari aktivitas
investasi umumnya berasal dan
penjualan aktiva tetap, investasi
dan aktiva tak berwujud. Arus
kas keluar umumnya meliputi
pembayaran untuk memperoleh
aktiva tetap, investasi, dan aktiva
tak berwujud.
9/16/2014 9
Arus kas dan aktivitas pembiayaan
Arus kas masuk dan aktivitas
pembiayaan biasanya berasal dari
penerbitan saham, obligasi peminjaman
uang. Arus kas keluar dan aktivitas
pembiayaan meliputi pembayaran
dividen tunai, pembayaran utang dan
pembelian saham treasuri.
9/16/2014 10
PENENTUAN ARUS KAS DARI AKTIVITAS
OPERASI DENGAN MENGGUNAKAN METODE
TIDAK LANGSUNG
Ditambah
(dikurang) akun-
akun yang
mempengaruhi
laba bersih dan
arus kas secara
berbeda
Laba Bersih
+ Penyusutan
+ Deplesi
+ Amortisasi
+ Kerugian dari penjualan atau pertukaran aktiva tetap
atau penarikan obligasi lebih awal dari masa jatuh
temponya
- Keuntungan dari penjualan atau pertukaran aktiva tetap
atau penatikan obligasi lebih awal dari masa jatuh
temponya
+ Penurunan dalam aktiva lancar diluar kas
- Kenaikan dalam aktiva lancar diluar kas
+ Kenaikan dalam kewajiban lancar
- Penurunan dalam kewajiban lancar
Arus kas masuk (keluar) dari aktivitas operasi
9/16/2014 11
PENERIMAAN /
PEMBAYARAN
Dari laporan
laba rugi
Perubahan dalam nilai
sisa akun yang terdapat
dalam neraca
PENERIMAAN
Dari Pelanggan Penjualan + Penurunan dalam
piutang dagang
- Kenaikan dalam
piutang dagang
Bunga Pendapatan
Bunga
+ Penurunan dalam
piutang bunga
- Kenaikan dalam
piutang bunga
Dividen Pendapat
Deviden
+ Penurunan dalam
piutang deviden
- Kenaikan dalam
piutang deviden
9/16/2014 12
PEMBAYARAN
Pada
Pemasok
Harga pokok
penjualan
+ Kenaikan dalam
persediaan
- Penurunan
dalam persediaan
+ Penurunan
dalam
hutang dagang
- Kenaikan dalam
hutang dagang
Beban
operasi
+ Kenaikan dalam
biaya dibayar
dimuka
- Penurunan dalam
biaya dibayar
dimuka
+ Penurunan dalam
kewajiban yang
terutang
- Kenaikan dalam
kewajiban yang
terutang
9/16/2014 13
Pada Pegawai Beban gaji dan
upah
+ Penurunan dalam
hutang gaji dan upah
- Kenaikan dalam
hutang gaji daan upah
Bunga Beban Bunga + Penurunan dalam
hutang bunga
- Kenaikan dalam
hutang bunga
Pajak
penghasilan
Beban pajak
penghasilan
+ Penurunan dalam
hutang pajak
penghasilan
- Kenaikan dalam
hutang pajak
penghasilan
9/16/2014 14
Contoh Soal :
Neraca perbandingan tahun 2005 dan laporan laba-rugi PT. Bintang adalah
sebagai berikut :
Keterangan Akun 2005 2004
Kenaikan
(penurunan)
Aktiva lancar :
Kas dan kas ekivalen
Piutang dagang
Piutang bunga
Persediaan
Biaya dibayar dimuka

Rp. 7.200.000
28.600.000
1.900.000
86.000.000
2.500.000

Rp. 5.300.000
26.900.000
700.000
87.200.000
1.900.000

Rp. 1.900.000
1.700.000
1.200.000
3.600.000
600.000
Aktiva tetap :
Tanah Peralatan, bersih
89.000.000
53.500.000
60.000.000
49.400.000
29.000.000
4.100.000
Total aktiva Rp. 266.300.000 Rp.231.400.000 Rp. 34.900.000
9/16/2014 15
Kewajiban Lancar :
Hutang dagang
Hutang bunga
Hutang gaji
Beban terutang lainnya
Hutang pajak penghasilan.

Rp. 31.400.000
4.400.000
3.100.000
13.700.000
8.900.000

Rp. 28.800.000
4.900.000
6.600.000
16.000.000
7.700.000

Rp. 2.600.000
(500.000)
(3.500.000)
(2.300.000)
1.200.000
Kewajiban jangka panjang :
Wesel bayar

75.000.000

100.000.000

(25.000.000)
Modal saham :
Saham biasa
Saldo laba

88.300.000
41.500.000

64.700.000
2.700.000

23.600.000
38.800.000
Total kewajiban dan modal Rp. 266.300.000 Rp. 231.400.000 Rp. 34.900.000
9/16/2014 16
Laporan Laba Rugi untuk tahun 2005
Pendapatan :
Pendapatan Penjualan
Pendapatan bunga
Total pendapatan


Rp. 213.000.000
8.600.000
221.600.000
Beban
Harga pokok penjualan
Gaji
Penyusutan
Oprasi lainnya
Bunga
Pajak penghasilan
Total beban

Rp. 70.600.000
27.800.000
4.000.000
10.500.000
11.600.000
29.100.000







153.600.000
Laba bersih Rp. 68.000.000
9/16/2014 17
PT. Bintang tidak mempunyai aktivitas investasi dan
pendapanaan non-kas selama 2005. Selama tahun
tersebut tidak ada penjualan tanah atau peralatan,
tidak ada pengeluaran wesel bayar, tidak ada
penarikan saham, dan tidak ada transaksi saham
perbendaharaan.

Diminta :
Siapkan laporan arus kas 2005 dengan menggunakan
metode langsung dan metode tidak langsung
9/16/2014 18
PT BINTANG
LAPORAN ARUS KAS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31-12-2005
(METODE LANGSUNG)
AKTIVITAS OPERASI
ARUS KAS PENERIMAAN
PENJUALAN
PENDAPATAN BUNGA

ARUS KAS PEMBAYARAN
HARGA POKOK PENJUALAN
BEBAN OPERASI
BEBAN GAJI
BEBAN BUNGA
PAJAK PENGHASILAN

ARUS KAS MASUK BERSIH AKTIVITAS
OPERASI
Rp. 211.300.000
Rp. 7.400.000 +
Rp. 218.700.000

Rp. 64.400.000
Rp. 13.400.000
Rp. 31.300.000
Rp. 12.100.000
Rp. 27.900.000 +
Rp. (149.100.000)

Rp. 69.600.000
9/16/2014 19
AKTIVITAS INVESTASI
ARUS KAS KELUAR
PEMBELIAN TANAH
PEMBELIAN PERALATAN
ARUS KAS KELUAR BERSIH

AKTIVITAS PENDANAAN
ARUS KAS PENERIMAAN
PENJUALAN SAHAM BIASA
ARUS KAS KELUAR
PELUNASAN WESEL BAYAR
PEMBAYARAN DEVIDEN
ARUS KAS KELUAR AKTIVITAS PENDANAAN
(BERSIH)

ARUS KAS MASUK (BERSIH)
SALDO KAS MASUK (BERSIH)
SALDO AWAL KAS 19 X 4
SALDO AKHIR KAS 19 X 5

Rp. 29.000.000
Rp. 8.100.000 +
Rp. 37.100.000




Rp. 23.600.000

Rp. (25.000.000)
Rp. (29.200.000)
Rp. (30.600.000)


Rp. 1.900.000
Rp. 5.300.000 +
Rp. 7.200.000
9/16/2014 20
PENJUALAN LAPORAN LABA RUGI ..
DIKURANGI PIUTANG ..

HARGA POKOK PENJUALAN LAPORAN LABA RUGI
PENURUNAN PERSEDIAAN

KENAIKAN HUTANG DAGANG.

BEBAN OPERASIONAL (LAPORAN LABA RUGI)
KENAIKAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA

KENAIKAN BEBAN TERUTANG LAINNYA

BEBAN GAJI
PENURUNAN HUTANG GAJI

BEBAN BUNGA LAPORAN LABA RUGI
PENURUNAN HUTANG BUNGA ..

BEBAN PAJAK PENGHASILAN
KENAIKAN HUTANG PPH .
Rp 213.000.000
Rp. 1.700.000
Rp. 211.300.000
Rp. 70.600.000
Rp. 3.600.000
Rp. 67.000.000
Rp. 2.600.000 -
Rp. 64.400.000
Rp. 10.500.000
Rp. 600.000 +
Rp. 11.100.000
Rp. 2.300.000 +
Rp. 13.400.000
Rp. 27.800.000
Rp. 3.500.000 +
Rp. 31.300.000
Rp. 11.600.000
Rp. 500.000 +
Rp. 12.100.000
Rp. 29.100.000
Rp. 1.200.000 -
Rp. 27.900.000
PENENTUAN JUMLAH PADA LAPORAN ARUS KAS
9/16/2014 21
SKEDUL REKONSILIASI LABA BERSIH
DENGAN ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
LABA BERSIH
DITAMBAH
PENYUSUTAN
PERSEDIAAN
HUTANG
HUTANG PAJAK PH


Rp 4.000.000
Rp. 3.600.000
Rp. 2.600.000
Rp. 1.200.000 +
Rp. 68.000.000




Rp. 11.400.000
LABA BERSIH
DITAMBAH
PENYUSUTAN
PERSEDIAAN
HUTANG
HUTANG PAJAK PH


Rp. 1.700.000
Rp. 1.200.000
Rp. 600.000
Rp. 2.300.000
Rp. 3.500.000
Rp. 500.000 +








Rp. (9.800.000)
ARUS KAS MASUK DARI AKTIVITAS OPERASI
(BERSIH)
Rp. 69.600.000
9/16/2014 22
PT BINTANG
LAPORAN ARUS KAS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31-12-2005
(METODE TIDAK LANGSUNG)
AKTIVITAS OPERASI
LABA BERSIH
DITAMBAH
PENYUSUTAN
PERSEDIAAN
HUTANG DAGANG
HUTANG PAJAK PH



Rp. 4.000.000
Rp. 3.600.000
Rp. 2.600.000
Rp. 1.200.000 +
Rp. 68.000.000





Rp. 11.400.000

DIKURANGI
KENAIKAN PIUTANG
KENAIKAN PIUTANG DAGANG
KENAIKAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA
PENURUNAN BEBAN TERUTANG LAINNYA
PENURUNAN HUTANG GAJI
PENURUNAN HUTANG BUNGA

Rp. 1.700.000
Rp. 1.200.000
Rp. 600.000
Rp. 2.300.000
Rp. 3.500.000
Rp. 500.000 +







Rp. (9.800.000)
ARUS KAS MASUK BERSIH DARI AKTIVITAS OPERASI Rp. 69.600.000
9/16/2014 23
AKTIVITAS INVESTASI
ARUS KAS KELUAR
PEMBELIAN TANAH
PEMBELIAN PERALATAN
ARUS KAS KELUAR AKTIVITAS INVESTASI

Rp. 29.000.000
Rp. 8.100.000
Rp. (37.100.000)
AKTIVITAS PENDANAAN
ARUS KAS PENERIMAAN
PENJUALAN SAHAM BIASA
ARUS KAS PENGELUARAN
PELUNASAN WESEL BAYAR
PEMBAYARAN DIVIDEN
ARUS KAS KELUAR AKTIVITAS PENDANAAN (BERSIH)


Rp. 23.600.000

Rp. (25.000.000)
Rp. (29.200.000)
Rp. (30.600.000)
ARUS KAS MASUK (BERSIH)
SALDO AWAL KAS 2004
SALDO AKHIR KAS 2005
Rp. 1.900.000
Rp. 5.300.000
Rp. 7.200.000