Anda di halaman 1dari 3

Minimnya Pendidikan Menghambat Kampanye Sosial di Indonesia

Social marketing pada dasarnya merupakan aplikasi strategi pemasaran


komersil untuk menjual gagasan dalam rangka mengubah sebuah masyarakat,
terutama dalam manajemen yang mencakup analisa, perencanaan, implementasi
dan pengawasan. Menurut Rogers & Storey, kampanye adalah serangkaian tindakan
komunikasi yang terencana dengan tujuan menciptakan efek tertentu pada
sejumlah besar khalayak yang dilakukan secara berkelanjutan pada kurun waktu
tertentu.
Sebuah ide social marketing yang menarik akan mampu menghipnotis
banyak konsumen untuk mengonsumsi produk yang menjadi pemasaran
komersilnya. Merumuskan sebuah kampanye sosial juga tidak semudah menjual
produk barang. Para kreator juga harus mampu membaca isu sosial yang sedang
berkembang di tengah masyarakat. Isu social yang dimaksudkan disini adalah apa
saja yang akan dihadapi saat melaksanakan sebuah kampanye social.
Pengkampanye juga harus memperhatikan segala hal yang sangat memungkinkan
menjadi halangan dalam pelaksanaan kampanye. erkampanye social bisa juga
dikatakan sebagai menciptakan sebuah budaya kepada masyarakat. oleh karena
itu, untuk membudayakan sesuatu yang berjangka waktu panjang, maka dalam
pelaksanaannya sebuah kampanye social harus mampu menarik minat masyarakat
untuk melaksanakannya dalam keseharian mereka.
!endala utama yang hadir pada saat berkampanye di Indonesia adalah dari
segi pendidikan. "al ini dikarenakan persebaran pendidikan yang kurang merata di
Indonesia menyebabkan beberapa daerah masih menjadi daerah yang tertinggal.
#leh kare itu, sebelum melaksanakan kampanye social di sebuah daerah, terutama
di daerah yang dirasa sangat kurang terjamah oleh kasat mata, haruslah
dilakakukan sebuah pengenalan sejak jauh hari. "al ini dilakukan agar masyarakat
yang menjadi sasaran kampanye social menjadi tidak kaget atau bahkan hingga
nantinya kampanye social yang diinginkan gagal.
$actor pendidikan memang menjadi sebuah halangan terbesar ketika ingin
melaksanakan kampanye social di daerah terpencil. Sebagian dari mereka sangat
dimungkinkan belum mengenyam pendidikan tinggi seperti di perkotaan.
!ebanyakan dari mereka buta huruf dan tidak mengerti akan perkembangan global.
%an juga apabila menghadapi masyarakat seperti ini haruslah memiliki strategi
yang baik saat menyampaikan keinginan kampanye social. !arena masyarakat yang
kurang mengenyam pendidikan memiliki rasa terancam atas orang&orang yang
dating dengan motif&motif tertentu. Rata&rata dari mereka merasa diri mereka akan
dikelabuhi atau hanya diperalat demi kepentingan tertentu saja.
Sebuah keberhasilan kampanye social dinilai dengan adanya strategi yang
baik dalam pelaksanaannya. Suatu strategi adalah keseluruhan keputusan
kondisional tentang tindakan yang akan dijalankan guna mencapai tujuan. 'adi,
dalam merumuskan strategi komunikasi, selain diperlukan perumusan tujuan yang
jelas, juga terutama memperhitungkan kondisi dan situasi khalayak. Sebagaimana
kita tahu, khalayak itu sama sekali tidak pasif, melainkan aktif sehingga antara
komunikator dan komunikan bukan saja terjadi saling hubungan tetapi juga saling
mempengaruhi. (rtinya khalayak dapat dipengaruhi oleh komunikator tetapi
komunikator juga dapat dipengaruhi oleh komunikan atau khalayak.
Selain itu, penentuan cara berkomunikasi adalah penentuan mengenai
bagaimana seorang komunikator harus membawa dirinya di hadapan khalayak.
%engan kata lain bagaimana ia membuat pertimbangan yang tepat mengenai
keterlibatannya dalam interaksinya dengan komunikan atau sejauh mana ia
memiliki kontrol terhadap pesan komunikasinya. )ntuk menciptakan persamaan
kepentingan tersebut, maka komunikator harus mengerti dan memahami kerangka
pengalaman dan kerangka referensi khalayak secara tepat dan seksama, yang
meliputi*
a. !ondisi kepribadian dan kondisi +sik khalayak yang terdiri dari*
Pengetahuan khalayak mengenai pokok persoalan.
!emampuan khalayak untuk menerima pesan&pesan lewat media
yang digunakan.
Pengetahuan khalayak terhadap pembendaharaan kata&kata yang
digunakan.
b. Pengaruh kelompok dan masyarakat serta nilai&nilai dan norma&norma
kelompok.
c. Situasi dimana khalayak itu berada.
Pendekatan social marketing juga mampu menghasilkan sebuah hasil kerja
yang maksimal dan berguna bagi banyak pihak. %alam pemasaran ada beberapa
pihak yang akan mendapatkan keuntungan dari berjalannya social marketing yaitu,
konsumen, produsen dan juga lingkungan sekitar. Sebuah kampanye sosial yang
ditawarkan biasanya menyangkut hajat hidup orang banyak. #leh karena itu, jika
komunikator memilki strategi yang matang, pendekatan yang baik kepada
komunikan dan dapat membaca isu social yang berkembang di sasaran kampanye,
maka akan menghasilkan sebuah kampanye yang sukses dan mencapai tujuan.
Referensi*
(ndreasen, (lan R. ,-../0, Marketing Social Change: Changing Behavior to Promote
Health, Social Development and the Environment. 'ossey&ass.
http*11dumadia.wordpress.com1233.13412-1strategi&komunikasi&komunitas&bike&to&
work&b2w&indonesia&dalam&mengajak&masyarakat&bersepeda1
rinalloy 5uli1 22434