Anda di halaman 1dari 11

1

I. PENDAHULUAN
Teknologi yang berkembang dari waktu ke waktu membuat pekerjaan manusia semakin
mudah, salah satu yang paling pesat perkembangannya adalah Komputer. Walaupun sudah
banyak perkembangan yang ada pada komputer, arsitektur yang digunakan masih ada yang
berkonsep lama. Dalam makalah ini akan dijelaskan apa itu arsitektur Von Heumann dan
arsitektur Harvard, dan juga apa perbedaan dari Complex Instruction-Set Computer dan
Reduced Instruction Set Computer.

II. PEMBAHASAN
2.1. Arsitektur Von Heumann
Arsitektur Komputer Von Neumann merupakan arsitektur yang diciptakan oleh Jhon
Von Neumann (1903 1957). Nama Von Neumann sendiri diambil dari namanya karena dialah
yang pertama kali mempublikasikan konsep tersebut. Arsitektur komputer ini banyak digunakan
di sebagian besar sistem komputer non paralel seperti komputer rumahan atau notebook.
Arsitektur Von Neumann menggambarkan komputer dengan empat bagian utama
yaitu Unit Aritmatika dan Logis (ALU) yang merupakan bagian dari unit kontrol (cpu), media
penyimpanan (memory), dan alat masukan (input) dan hasil/keluaran (output) secara kolektif
dinamakan I/O. Dibawah ini adalah gambar arsitektur Von Neumann.


Masukan (input)
2


Perangkat ini memiliki fungsi sebagai media untuk memasukkan data ke dalam
processor untuk diolah guna menghasilkan informasi yang diperlukan. Input devices atau
perangkat masukan yang umumnya digunakan personal computer (PC) adalah keyboard dan
mouse, keyboard dan mouse adalah unit yang menghubungkan user (pengguna) dengan
komputer. Selain itu terdapat joystick, yang biasa digunakan untuk bermain games atau
permainan dengan komputer. Kemudian scanner, untuk memindai gambar agar dapat di olah
secara digital. Touch panel, dengan menggunakan sentuhan jari user dapat melakukan suatu
proses akses file sebagai pengganti mouse. Microphone, untuk merekam suara ke dalam
komputer dan masih banyak lagi.
Pemroses (cpu)
CPU atau Central Processing Unit merupakan tempat pemroses dari intruksi-intruksi
program, bentuknya berupa chip yang terdiri dari jutaan IC. CPU terdiri dari dua bagian utama
yaitu Unit Kendali (control unit) serta Unit Aritmatika dan Logika (ALU). Disamping
itu, CPU mempunyai beberapa alat penyimpan yang berukuran kecil yang disebut dengan
register.
- Unit Kendali (control unit)
Unit ini bertugas mengatur dan mengendalikan semua peralatan yang ada pada sistem
komputer. Unit kendali akan mengatur kapan alat input menerima data dan kapan data diolah
serta kapan ditampilkan pada alat output. Tugas dari unit kendali ini adalah :
Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output.
Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama.
Mengambil data dari memori utama (jika diperlukan) untuk diproses.
Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika serta mengawasi kerja
dari ALU.
Menyimpan hasil proses ke memori utama.
- Unit Aritmatika dan Logika (ALU)
Tugas utama dari ALU adalah melakukan semua perhitungan aritmatika (matematika)
yang terjadi sesuai dengan instruksi program. ALU melakukan operasi aritmatika dengan dasar
penjumlahan sehingga sirkuit elektronik yang digunakan disebut adder. Tugas lain dari ALU
adalah melakukan keputusan dari suatu operasi logika sesuai dengan instruksi program. Operasi
logika meliputi perbandingan dua operand dengan menggunakan operator logika tertentu, yaitu
3


sama dengan (=), tidak sama dengan (<> ), kurang dari (<), kurang atau sama dengan (<= ),
lebih besar dari (>), dan lebih besar atau sama dengan (>=).
3. Penyimpanan (memory)
Memory mrupan media penyimpanan data pada Komputer, jenis memory dibagi menjadi dua
yaitu.
- RAM (Random Access Memory)
RAM adalah memory utama bagi Komputer yang memegang arahan data yang akan
diproses oleh Processor, Ram sendiri bersifat volatile. Artinya data yang disimpan didalamnya
akan hilang ketika tidak di aliri arus listrik. Jenis RAM sangat bervariasi, diantaranya :
- DRAM (Dynamic RAM) adalah jenis RAM yang secara berkala harus disegarkan oleh
CPU agar data yang terkandung didalamnya tidak hilang.
SDRAM (Synchronous Dynamic RAM) adalah jenis RAM yang paling umum
digunakan pada PC masa sekarang. RAM ini disinkronisasi oleh clock sistem dan memiliki
kecepatan lebih tanggi dari pada DRAM.
SRAM (Statik RAM) adalah jenis memory yang tidak perlu penyegaran oleh CPU
agar data yang terdapat didalamnya tetap tersimpan dengan baik. RAM jenis ini memiliki
kecepatan lebih tinggi dari pada DRAM.
RDRAM (Rambus Dynamic RAM)adalah jenis memory yang lebih cepat dan lebih
mahal dari pada SDRAM.
EDORAM (Extended Data Out RAM) adalah jenis memory yang digunakan pada
sistem yang menggunakan Pentium.
- DDR (Double Data Rate) tipe RAM yang menggunakan teknologi double clock cycle.
DDR sekarang sudah semakin berkembang dengan munculnya DDR2 dan DDR3 yang memiliki
kecepatan yang sangat tinggi.
Kedepannya mungkin jenis-jenis RAM akan terus berkembang, karena semakin
berkembang pulasistem komputer yang ada saat ini. Sehingga untuk menunjang kebutuhan
komputasi yang tinggi dibutuhkan performa komputer yang maksimal.
- ROM (Read Only Memory)
ROM ini sifatnya permanen, artinya program / data yang disimpan didalam ROM ini
tidak mudah hilang atau berubah walau aliran listrik di matikan. Proses menyimpan data pada
ROM tidak dapat dilakukan dengan mudah, namun membaca data dari ROM dapat dilakukan
dengan mudah. Sampai saat ini ada berbagai jenis ROM yang pernah beredar dan terpasang
4


pada komputer, antara lain PROM, EPROM, EAROM, EEPROM, dan Flash Memory. Berikut
ini uraian singkat dari masing-masing jenis ROM tersebut.
1. PROM (Programmable Read Only Memory)
2. EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory)
3. EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory)
4. Flash Memory
Keluaran (output)
Perangkat output adalah perangkat komputer yang digunakan untuk menampilkan atau
menyampaikan informasi kepada penggunanya. Informasi yang ditampilkan oleh komputer
merupakan hasil dari pemrosesan yang telah dilakukan oleh komputer. Informasi yang
diteruskan oleh komputer melalui perangkat output dapat berupa tampilan di layar hasil cetakan,
suara, dan sebagainya.
Kelebihan :
Kelebihan Von Neumann adalah pada fleksibilitas pengalamatan program dan data.
Biasanya program selalu ada di (ROM=Read Only Memory) dan data selalu ada di
(RAM=Random Access Memory). Arsitektur Von Neumann memungkinkan prosesor untuk
menjalankan program yang ada didalam memori data (RAM). Misalnya pada saat power on,
dibuat program inisialisasi yang mengisi byte di dalam RAM. Data di dalam RAM ini pada
gilirannya nanti akan dijalankan sebagai program. Sebaliknya data juga dapat disimpan di dalam
memori program (ROM).
Kekurangan :
Kekurangan Arsitektur Von Neumann adalah bus tunggalnya itu sendiri. Sehingga
instruksi untuk mengakses program dan data harus dijalankan secara sekuensial dan tidak bisa
dilakukan overlaping untuk menjalankan dua isntruksi yang berurutan. Selain itu bandwidth
program harus sama dengan banwitdh data. Jika memori data adalah 8 bits maka program juga
harus 8 bits. Satu instruksi biasanya terdiri dari opcode (instruksinya sendiri) dan diikuti dengan
operand (alamat atau data). Karena memori program terbatas hanya 8 bits, maka instruksi yang
panjang harus dilakukan dengan 2 atau 3 bytes. Misalnya byte pertama adalah opcode dan byte
berikutnya adalah operand. Secara umum prosesor Von Neumann membutuhkan jumlah clock
5


CPI (Clock per Instruction) yang relatif lebih banyak dan walhasil eksekusi instruksi dapat
menjadi relatif lebih lama.
2.2. Arsitektur Harvard


Mikrokontroler yang menggunakan arsitektur ini memiliki dua bus yang berbeda. Satu
bus 8-bit dan menghubungkan CPU ke RAM. Yang lain terdiri dari beberapa jalur (12, 14 atau
16) dan menghubungkan CPU ke ROM. Dengan demikian, CPU dapat membaca instruksi dan
mengakses memori data pada saat yang bersamaan. Karena semua register memori RAM
lebarnya 8-bit, semua pertukaran data dalam mikrokontroler menggunakan format yang sama,
sehingga selama eksekusi penulisan data, hanya 8-bit yang diperhatikan. Dengan kata lain, yang
perlu Anda perhatikan saat merancang program adalah lebar data yang bisa dipertukarkan atau
diproses hanya selebar 8-bit, ya hanya selebar 8-bit saja.
Program yang Anda buat untuk beberapa mikrokontroler ini akan tersimpan di dalam
ROM internal (Flash ROM) setelah dilakukan kompilasi ke bahasa mesin. Lokasi memori ini
dinyatakan dalam 12, 14 atau 16-bit. Sebagian dari bit, 4, 6 atau 8-bit digunakan sebagai
instruksinya sendiri dan diikuti dengan data 8-bit.

6



Arsitektur Havard menggunakan memori terpisah untuk program dan data dengan
alamat dan bus data yang berdiri sendiri. Karena dua perbedaan aliran data dan alamat, maka
tidak diperlukan multiplexing alamat dan bus data. Arsitektur ini tidak hanya didukung dengan
bus paralel untuk alamat dan data, tetapi juga menyediakan organisasi internal yang berbeda
sedemikian rupa instruksi dapat diambil dan dikodekan ketika berbagai data sedang diambil dan
dioperasikan. Lebih lanjut lagi, bus data bisa saja memiliki ukuran yang berbeda dari bus
alamat. Hal ini memungkinkan pengoptimalan bus data dan bus alamat dalam pengeksekusian
instruksi yang cepat. Sebagai contoh, mikrokontroler Intel keluarga MCS-51 menggunakan
arsitektur Havard karena ada perbedaan kapasitas memori untuk program dan data, dan bus
terpisah (internal) untuk alamat dan data. Begitu juga dengan keluarga PIC dari Microchip yang
menggunakan arsitektur Havard.
Pada mikrokontroler dengan arsitektur Harvard, bus program biasanya lebih dari 1 byte,
yang membolehkan masing-masing word mengandung instruksi dan data, dengan kata lain satu
word - satu instruksi.
Kelebihan-kelebihan:
Semua data di dalam program selebar 1 byte (8-bit). Karena bus data yang digunakan
dalam pembacaa program memiliki beberapa jalur (12, 14 atau 16), instruksi dan data
dapat dibaca dibaca sekaligus. Dengan demikian, semua instruksi dapat dieksekusi
hanya dengan satu siklus instruksi, kecuali instruksi lompat (jump) yang dieksekusi
dalam dua siklus.
7


Kenyataan bahwa program (ROM) dan data sementara (RAM) terpisah, CPU dapat
mengeksekusi dua instruksi sekaligus. Gampangnya, selama proses pembacaan dan
penulisan RAM (akhir dari suatu instruksi), instruksi berikutnya dibaca melalui bus
yang lain.
Jika menggunakan mikrokontrole menggunakan arsitektur Von-Neumann kita tidak bisa
tahu seberapa banyak memori yang dibutuhkan oleh beberapa instruksi. Pada dasarnya,
masing-masing instruksi program membutuhkan dua lokasi memori (satu mengandung
instruksi APA yang harus dilakukan, sedangkan sisanya mengandung informasi data
YANG MANA akan diproses).
Kekurangan :
Arsitektur Harvard tidak memungkinkan untuk menempatkan data pada ROM.
Kedengarannya aneh, tetapi arsitektur ini memang tidak memungkinkan untuk mengakses data
yang ada di ROM. Namun hal ini bisa diatasi dengan cara membuat instruksi dan mekanisme
khusus untuk pengalamatan data di ROM. Mikroprosesor yang memiliki instruksi seperti ini
biasanya disebut ber-arsitektur Modified Harvard. Instruksi yang seperti ini dapat ditemukan
pada keluarga MCS-51 termasuk Intel 80C51, P87CLXX dari Philips dan Atmel AT89LSXX
2.3. CISC dan RISC
3. 1. CISC (Complex Instruction Set Computing)
Complex Instruction Set Computing (CISC) atau kumpulan instruksi komputasi
kompleks. Adalah suatu arsitektur komputer dimana setiap instruksi akan menjalankan beberapa
operasi tingkat rendah, seperti pengambilan dari memori (load), operasi aritmatika, dan
penyimpanan ke dalam memori (store) yang saling bekerja sama.
Tujuan utama dari arsitektur CISC adalah melaksanakan suatu instruksi cukup dengan
beberapa baris bahasa mesin yang relatif pendek sehingga implikasinya hanya sedikit saja RAM
yang digunakan untuk menyimpan instruksi-instruksi tersebut. Arsitektur CISC menekankan
pada perangkat keras karena filosofi dari arsitektur CISC yaitu bagaimana memindahkan
kerumitan perangkat lunak ke dalam perangkat keras.
Karakteristik CISC:
8


Sarat informasi memberikan keuntungan di mana ukuran program-program yang
dihasilkan akan menjadi relatif lebih kecil, dan penggunaan memory akan semakin berkurang.
Karena CISC inilah biaya pembuatan komputer pada saat itu (tahun 1960) menjadi jauh lebih
hemat
Dimaksudkan untuk meminimumkan jumlah perintah yang diperlukan untuk
mengerjakan pekerjaan yang diberikan. (Jumlah perintah sedikit tetapi rumit) Konsep CISC
menjadikan mesin mudah untuk diprogram dalam bahasa rakitan
Ciri-ciri :
Jumlah instruksi banyak
Banyak terdapat perintah bahasa mesin
Instruksi lebih kompleks
Pengaplikasian CISC yaitu pada AMD dan Intel
3.2. RISC (Reduced Instruction Set Computer)
RISC singkatan dari Reduced Instruction Set Computer. Merupakan bagian dari
arsitektur mikroprosessor, berbentuk kecil dan berfungsi untuk negeset istruksi dalam
komunikasi diantara arsitektur yang lainnya.
Proyek RISC pertama dibuat oleh IBM, stanford dan UC Berkeley pada akhir tahun 70
dan awal tahun 80an. IBM 801, Stanford MIPS, dan Barkeley RISC 1 dan 2 dibuat dengan
konsep yang sama sehingga dikenal sebagai RISC.
RISC mempunyai karakteristik :
One cycle execution time : satu putaran eksekusi. Prosessor RISC mempunyai CPI
(clock per instruction) atau waktu per instruksi untuk setiap putaran. Hal ini dimaksud
untuk mengoptimalkan setiap instruksi pada CPU.
Pipelining:adalah sebuah teknik yang memungkinkan dapat melakukan eksekusi secara
simultan.Sehingga proses instruksi lebih efiisien
large number of registers: Jumlah register yang sangat banyak. RISC di Desain
dimaksudkan untuk dapat menampung jumlah register yang sangat banyak untuk
mengantisipasi agar tidak terjadi interaksi yang berlebih dengan memory.
9


Ciri-ciri :
Instruksi berukuran tunggal
Ukuran yang umum adalah 4 byte
Jumlah pengalamatan data sedikit,
Tidak terdapat pengalamatan tak langsung
Tidak terdapat operasi yang menggabungkan operasi load/store dengan operasi
aritmatika
Tidak terdapat lebih dari satu operand beralamat memori per instruksi
Tidak mendukung perataan sembarang bagi data untuk operasi load/ store.
Jumlah maksimum pemakaian memori manajemen bagi suatu alamat data adalah
sebuah instruksi .
Pengaplikasian RISC yaitu pada CPU Apple
2.4. Perbedaan RISC dengan CISC dilihat dari segi instruksinya
RISC (Reduced Instruction Set Computer):
Menekankan pada perangkat lunak, dengan sedikit transistor
Instruksi sederhana bahkan single
Load / Store atau memory ke memory bekerja terpisah
Ukuran kode besar dan kecapatan lebih tinggi
Transistor didalamnya lebih untuk meregister memori
CISC (Complex Instruction Set Computer):
Lebih menekankan pada perangkat keras, sesuai dengan takdirnya untuk pragramer.
Memiliki instruksi komplek. Load / Store atau Memori ke Memori bekerjasama
Memiliki ukuran kode yang kecil dan kecepatan yang rendah.
Transistor di dalamnya digunakan untuk menyimpan instruksi instruksi bersifat
komplek




10



III. PENUTUP
3.1 Daftar Pustaka
http://sopyanaulia.wordpress.com/von-neuman/
http://kj-jogja.blogspot.com/2013/09/sejarah-von-neumann-arsitektur.html
http://riznugraha.wordpress.com/2011/12/23/arsitektur-komputer-von-neumann/
http://agfi.staff.ugm.ac.id/blog/index.php/2009/01/mikrokontroler-arsitektur-von-
neumann-vs-harvard/
http://en.wikipedia.org/wiki/Harvard_architecture
http://dejavapoetra.blogspot.com/2011/10/arsitektur-komputer-von-neumann-
harvard.html
http://zaenalnursalam.wordpress.com/2012/11/05/arsitektur-komputer-model-harvard/
http://fhanietnick.blogspot.com/2011/10/arsitektur-von-neumann-vs-harvard.html
http://malica29.blogspot.com/2013/05/perbedaan-cisc-dan-risc.html
http://maizarti.wordpress.com/2011/02/28/perbedaan-antara-risc-dan-cisc/
http://id.wikipedia.org/wiki/CISC









11