Anda di halaman 1dari 56

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Masalah perumahan telah diatur dalam undang-undang pemerintahan tentang
perumahan dan pemukiman No.4/1992 Bab III pasal 5 ayat I yang berbunyi !etiap
"arga Negara mempunyai hak untuk menempati dan atau menikmati dan atau
memiliki rumah yang layak dan lingkungan yang sehat# aman# serasi# dan teratur.
1
$umah merupakan kebutuhan primer bagi manusia. $umah pada dasar#nya
merupakan tempat hunian yang penting bagi kehidupan setiap manusia. $umah bukan
sekedar tempat melepas lelah setelah beker%a seharian# namun di dalamnya
terkandung arti yang penting sebagai tempat untuk membangun kehidupan keluarga
yang sehat dan se%ahtera. &ntuk itu rumah seharusnya dapat memberikan "adah bagi
kegiatan seluruh anggota keluarga dengan baik. $umah yang sehat dan layak huni
tidak harus ber"u%ud rumah me"ah dan besar namun rumah yang sederhana dapat
%uga men%adi rumah sehat yang layak dihuni. $umah sehat adalah kondisi 'isik# kimia#
biologi di dalam rumah dan perumahan sehingga memungkinkan penghuni atau
masyarakat memperoleh dera%at kesehatan yang optimal.
2#
$umah yang memenuhi syarat kesehatan merupakan salah satu usaha untuk
memperbaiki kesehatan. (i Indonesia terutama di pedesaan# banyak rumah yang
belum memenuhi syarat-syarat rumah sehat. )ersentase rumah sehat merupakan salah
satu indikator rumah untuk menilai keadaan lingkungan dan upaya yang dilakukan
untuk men*iptakan lingkungan sehat. (i dalam program kesehatan lingkungan#
keadaan rumah sangat berhubungan dengan kondisi ekonomi# sosial# pendidikan#
tradisi# atau kebiasaan# geogra'i dan kondisi lokal. !elain itu terdapat indikator lain#
yaitu persentase keluarga yang memiliki akses air bersih# keluarga dengan
kepemilikan sarana sanitasi dasar# dan tempat-tempat umum dan pengelolaan
makanan +,&)M-.
2#.
Beberapa upaya untuk memperke*il resiko turunnya kualitas lingkungan telah
dilaksanakan oleh berbagai instansi terkait seperti pembangunan saranan sanitasi
dasar# pemantauan dan penataan lingkungan# pengukuran dan pengendalian kualitas
lingkungan. )embangunan sarana saitasi dasar bagi masyarakat yang berkaitan
langsung dengan masalah kesehatan meliputi penyediaan air bersih# %amban sehat#
perumahan sehat yang biasanya ditangani se*ara lintas sektor.
.
1
)uskesmas ,empuran sebagai pemberi pelayanan kesehatan primer bagi 1/ desa
di 0e*amatan ,empuran yang berada dalam "ilayah ker%anya %uga telah melakukan
upaya untuk meningkatkan dera%at kesehatan masyarakat# antara lain dengan
melakukan pendataan kualitas rumah "arga apakah telah memenuhi kriteria rumah
sehat atau belum.
)ada hasil !ur1ei Ma"as (iri +!M(- yang dilakukan tanggal 21-22 2uni 2/12 di
(usun 2urang# (esa 3irire%o yang merupakan salah satu desa pada "ilayah
)uskesmas ,empuran# pada ./ kepala keluarga didapatkan 2 kepala keluarga yang
memenuhi kriteria rumah sehat# sehingga *akupan persentase rumah sehat hanya
sebesar 4#456.
B. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang penelitian ini# rumusan masalah adalah sebagai berikut7
1. 8pakah rumah "arga (usun 2urang# (esa 3irire%o# 0e*amatan ,empuran#
0abupaten Magelang sudah memenuhi kriteria rumah sehat9
2. Bagaimana *akupan rumah sehat di (usun 2urang# (esa 3irire%o# 0e*amatan
,empuran# 0abupaten Magelang9
.. 8pa yang men%adi penyebab rumah "arga di (usun 2urang# (esa 3irire%o#
0e*amatan ,empuran# 0abupaten Magelang tidak memenuhi kriteria rumah
sehat9
4. Bagaimana penyelesaian masalah yang tidak memenuhi *riteria rumah sehat di
(usun 2urang# (esa 3irire%o# 0e*amatan ,empuran# 0abupaten Magelang9
C. Tujuan
1. ,u%uan &mum
)engamatan ini bertu%uan untuk menge1aluasi rumah sehat di (usun 2urang# (esa
3irire%o# 0e*amatan ,empuran# 0abupaten Magelang.
2. ,u%uan 0husus
Mengetahui data umum (usun 2urang# (esa 3irire%o# 0e*amatan
,empuran# 0abupaten Magelang.
Mengetahui persentase rumah yang sudah dan belum memenuhi kriteria
rumah sehat di (usun 2urang# (esa 3irire%o# 0e*amatan ,empuran#
0abupaten Magelang.
2
Mengetahui )enyebab masalah rendahnya *akupan rumah sehat di (usun
2urang# (esa 3irire%o# 0e*amatan ,empuran# 0abupaten Magelang.
Menemukan peme*ahan masalah rendahnya *akupan rumah sehat di
(usun 2urang# (esa 3irire%o# 0e*amatan ,empuran# 0abupaten Magelang.
D. Manfaat
1. Bagi penulis
&ntuk meningkatkan pengetahuan penulis tentang masalah kesehatan
lingkungan# dalam hal ini adalah rumah sehat di (usun 2urang# (esa 3irire%o.
2. Bagi )uskesmas
:aporan penelitian ini diharapkan dapat memberikan tambahan data tentang
*akupan rumah sehat di (usun 2urang# (esa 3irire%o.
!ebagai masukan bagi )uskesmas ,empuran dalam pengambilan keputusan
dalam program kesehatan lingkungan.
.. Bagi masyarakat
Melalui penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat
mengenai kriteria rumah sehat# sehingga dapat meningkatkan dera%at kesehatan
"arga (usun 2urang# (esa 3irire%o.
3
BAB II
TINJAUAN PUSTAA
A. !umah
". Def#n#s# !umah Sehat
(alam &ndang-undang Nomor 4 ,ahun 1992 tentang )erumahan dan
)ermukiman# perumahan adalah kelompok rumah yang ber'ungsi sebagai lingkungan
tempat tinggal atau lingkungan hunian yang dilengkapi dengan prasarana dan sarana
lingkungan. Menurut ;i*aksono# rumah adalah sebuah tempat tu%uan akhir dari
manusia. $umah men%adi tempat berlindung dari *ua*a dan kondisi lingkungan sekitar#
menyatukan sebuah keluarga# meningkatkan tumbuh kembang kehidupan setiap
manusia# dan men%adi bagian dari gaya hidup manusia.
1
$umah harus dapat me"adahi kegiatan penghuninya dan *ukup luas bagi seluruh
pemakainya# sehingga kebutuhan ruang dan akti1itas setiap penghuninya dapat ber%alan
dengan baik. :ingkungan rumah %uga sebaiknya terhindar dari 'aktor-'aktor yang dapat
merugikan kesehatan. $umah sehat dapat diartikan sebagai tempat berlindung#
bernaung# dan tempat untuk beristirahat# sehingga menumbuhkan kehidupan yang
sempurna baik 'isik# rohani# maupun sosial.
1
a. r#ter#a !umah Sehat
0riteria rumah sehat yang dikutip dari ;inslo" antara lain7
1

1. <arus dapat memenuhi kebutuhan 'isiologis
2. <arus dapat memenuhi kebutuhan psikologis
.. <arus dapat menghindarkan ter%adinya ke*elakaan
4. <arus dapat menghindarkan ter%adinya penularan penyakit
<al ini se%alan dengan kriteria rumah sehat menurut American Public Health
Asociation +8)<8-# yaitu7
1. Memenuhi kebutuhan dasar 'isik
!ebuah rumah harus dapat memenuhi kebutuhan dasar 'isik# seperti7
a. $umah tersebut harus dibangun sedemikian rupa sehingga dapat dipelihara
atau dipertahankan temperatur lingkungan yang penting untuk men*egah
bertambahnya panas atau kehilangan panas se*ara berlebihan. !ebaiknya
temperatur udara dalam ruangan harus lebih rendah paling sedikit 4=> dari
4
temperatur udara luar untuk daerah tropis. &mumnya temperatur kamar
22=> - ./=> sudah *ukup segar.
b. $umah tersebut harus ter%amin pen*ahayaannya yang dibedakan atas
*ahaya matahari +penerangan alamiah- serta penerangan dari nyala api
lainnya +penerangan buatan-. !emua penerangan ini harus diatur
sedemikian rupa sehingga tidak terlalu gelap atau tidak menimbulkan rasa
silau.
*. $umah tersebut harus mempunyai 1entilasi yang sempurna sehingga aliran
udara segar dapat terpelihara. :uas lubang 1entilasi tetap# minimum 56
dari luas lantai ruangan# sedangkan luas lubang 1entilasi insidentil +dapat
dibuka dan ditutup- minimum 56 luas lantai sehingga %umlah keduanya
men%adi 1/6 dari luas lantai ruangan. Ini diatur sedemikian rupa agar udara
yang masuk tidak terlalu deras dan tidak terlalu sedikit.
d. $umah tersebut harus dapat melindungi penghuni dari gangguan bising
yang berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan kesehatan baik
langsung maupun dalam %angka "aktu yang relati' lama. 3angguan yang
dapat mun*ul antara lain gangguan 'isik seperti kerusakan alat pendengaran
dan gangguan mental seperti mudah marah dan apatis.
e. $umah tersebut harus memiliki luas yang *ukup untuk akti1itas dan untuk
anak-anak dapat bermain. <al ini penting agar anak mempunyai
kesempatan bergerak# bermain dengan leluasa di rumah agar pertumbuhan
badannya akan lebih baik# %uga agar anak tidak bermain di rumah
tetangganya# di %alan atau tempat lain yang membahayakan.
2. Memenuhi kebutuhan dasar psikologis
$umah harus dibangun sedemikian rupa sehingga dapat terpenuhi kebutuhan
dasar psikologis penghuninya# seperti7
a. >ukup aman dan nyaman bagi masing-masing penghuni
8danya ruangan khusus untuk istirahat bagi masing-masing penghuni#
seperti kamar tidur untuk ayah dan ibu. 8nak-anak berumur di ba"ah 2
tahun masih diperbolehkan satu kamar tidur dengan ayah dan ibu. 8nak-
anak di atas 1/ tahun laki-laki dan perempuan tidak boleh dalam satu kamar
tidur. 8nak-anak di atas 15 tahun mempunyai kamar tidur sendiri.
b. $uang duduk dapat dipakai sekaligus sebagai ruang makan keluarga# dimana
anak-anak sambil makan dapat berdialog langsung dengan orang tuanya.
5
*. (alam memilih letak tempat tinggal# sebaiknya di sekitar tetangga yang
memiliki tingkat ekonomi yang relati' sama# sebab bila bertetangga dengan
orang yang lebih kaya atau lebih miskin akan menimbulkan tekanan batin.
d. (alam meletakkan kursi dan me%a di ruangan %angan sampai menghalangi
lalu lintas dalam ruangan
e. ;.>. (Water Closet) dan kamar mandi harus ada dalam suatu rumah dan
terpelihara kebersihannya. Biasanya orang tidak senang atau gelisah bila
terasa ingin buang air besar tapi tidak mempunyai ;.>. sendiri karena harus
antri di ;.>. orang lain atau harus buang air besar di tempat terbuka seperti
sungai atau kebun.
'. &ntuk memperindah pemandangan# perlu ditanami tanaman hias# tanaman
bunga yang kesemuanya diatur# ditata# dan dipelihara se*ara rapi dan bersih#
sehingga menyenangkan bila dipandang.
.. Melindungi dari penyakit
$umah tersebut harus dibangun sedemikian rupa sehingga dapat melindungi
penghuninya dari kemungkinan penularan penyakit atau ?at-?at yang
membahayakan kesehatan. (ari segi ini# maka rumah yang sehat adalah rumah
yang di dalamnya tersedia air bersih yang *ukup dengan sistem perpipaan
seperti sambungan atau pipa di%aga %angan sampai sampai bo*or sehingga tidak
ter*emar oleh air dari tempat lain. $umah %uga harus terbebas dari kehidupan
serangga dan tikus# memiliki tempat pembuangan sampah# pembuangan air
limbah serta pembuangan tin%a yang memenuhi syarat kesehatan.
4. Melindungi dari kemungkinan ke*elakaan
$umah harus dibangun sedemikian rupa sehingga dapat melindungi penghuni
dari kemungkinan ter%adinya bahaya atau ke*elakaan. ,ermasuk dalam
persyaratan ini antara lain bangunan yang kokoh# tangga yang tidak terlalu
*uram dan li*in# terhindar dari bahaya kebakaran# alat-alat listrik yang
terlindung# tidak menyebabkan kera*unan gas bagi penghuni# terlindung dari
ke*elakaan lalu lintas# dan lain sebagainya.
$. Parameter %an In%#kat&r Pen#la#an !umah Sehat
Berdasarkan (epartemen 0esehatan $epublik Indonesia +2//2-# lingkup penilaian
rumah sehat dilakukan terhadap kelompok komponen rumah# sarana sanitasi dan
perilaku penghuni.
2
6
1. 0elompok komponen rumah# meliputi langit-langit# dinding# lantai# %endela
kamar tidur# %endela ruang keluarga dan ruang tamu# 1entilasi# sarana
pembuangan asap dapur dan pen*ahayaan.
2. 0elompok sarana sanitasi# meliputi sarana air bersih# sarana pembuangan
kotoran# saluran pembuangan air limbah# sarana tempat pembuangan sampah.
.. 0elompok perilaku penghuni# meliputi membuka %endela kamar tidur# membuka
%endela ruang keluarga# membersihkan rumah dan halaman# membuang tin%a
bayi dan balita ke %amban# membuang sampah pada tempat sampah.
)arameter yang dipergunakan untuk menentukan rumah sehat adalah sebagaimana
yang ter*antum dalam 0epmenkes Nomor @29/Menkes/!0/AII/1999 tentang
)ersyaratan 0esehatan )erumahan.
.

1.
Bahan bangunan
!yarat bahan bangunan yang diperbolehkan antara lain7
a. ,idak terbuat dari bahan yang dapat melepas ?at-?at yang dapat
membahayakan kesehatan# seperti debu total tidak lebih dari 15/ Bg/m.#
asbes bebas tidak melebihi /#5 'iber/m./4 %am# dan timah hitam tidak
melebihi .// mg/kg.
b. ,idak terbuat dari bahan yang dapat memungkinkan tumbuh dan
berkembangnya mikroorganisme patogen.
2.
0omponen dan penataan ruang rumah
0omponen rumah harus memenuhi persyaratan 'isik dan biologis seperti
berikut7
2
a. :antai yang kedap air dan mudah dibersihkan. :antai dari tanah lebih baik
tidak digunakan lagi# sebab bila musim hu%an akan lembab sehingga dapat
menimbulkan gangguan/penyakit terhadap penghuninya. Cleh karena itu
perlu dilapisi dengan lapisan yang kedap air seperti disemen# dipasang tegel#
keramik# teraso dan lain-lain. &ntuk men*egah masuknya air ke dalam
rumah# sebaiknya lantai dinaikkan kira-kira 2/ *m dari permukaan tanah.
b. (inding# dengan pembagian7 +i- &ntuk di ruang tidur dan ruang keluarga
dilengkapi dengan sarana 1entilasi untuk pengaturan sirkulasi udaraD +ii-
&ntuk di kamar mandi dan tempat *u*i harus kedap air dan mudah
dibersihkan.
7
Eungsi dinding selain sebagai pendukung atau penyangga atap# dinding %uga
ber'ungsi untuk melindungi ruangan rumah dari gangguan# serangga# hu%an
dan angin# %uga melindungi dari pengaruh panas.
*. :angit-langit
:angit-langit harus mudah dibersihkan dan tidak ra"an ke*elakaan.
d. Bubungan rumah yang memiliki tinggi 1/ m atau lebih harus dilengkapi
dengan penangkal petir
e. $uang di dalam rumah harus ditata agar ber'ungsi sebagai ruang tamu# ruang
keluarga# ruang makan# ruang tidur# ruang dapur# ruang mandi# dan ruang
bermain anak.
Banyaknya ruangan di dalam rumah biasanya tergantung kepada %umlah
penghuni. Banyaknya penghuni dalam suatu rumah akan menuntut %umlah
ruangan yang banyak terutama ruang tidur. ,etapi pada umumnya %umlah ruangan
dalam suatu rumah disesuaikan dengan 'ungsi ruangan tersebut# seperti7
a. $uang untuk istirahat/tidur +ruang tidur-
$umah yang sehat harus mempunyai ruang khusus untuk tidur. $uang tidur
ini biasanya digunakan sekaligus untuk ruang ganti pakaian# dan ditempatkan
di tempat yang *ukup tenang# tidak gaduh# %auh dari tempat bermain anak-
anak. (iusahakan agar ruang tidur mendapat *ukup sinar matahari.
8gar terhindar dari penyakit saluran perna'asan# maka luas ruang tidur
minimal 9 m2 untuk setiap orang yang berumur diatas 5 tahun atau untuk
orang de"asa dan 4 F m2 untuk anak-anak berumur diba"ah 5 tahun. :uas
lantai minimal . F m2 untuk setiap orang# dengan tinggi langit-langit tidak
kurang dari 2 G m. minimal . F m2 untuk setiap orang# dengan tinggi langit-
langit tidak kurang dari 2 G m.
b. $uang tamu
$uang tamu yaitu suatu ruangan khusus untuk menerima tamu# biasanya
diletakkan di bagian depan rumah. $uang tamu sebaiknya terpisah dengan
ruang duduk yang dapat dibuka/ditutup atau dengan gorden# sehingga tamu
tidak dapat melihat kegiatan orang-orang yang ada di ruang duduk.
*. $uang duduk +ruang keluarga-
$uang duduk harus dilengkapi %endela yang *ukup# 1entilasi yang memenuhi
syarat# dan *ukup mendapat sinar matahari pagi. $uang duduk ini sebaiknya
lebih luas dari ruang-ruang lainnya seperti ruang tidur atau ruang tamu
8
karena ruang duduk sering digunakan pula untuk berbagai kegiatan seperti
tempat berbin*ang-bin*ang anggota keluarga# tempat menonoton ,A#
kadang-kadang digunakan untuk tempat memba*a/bela%ar dan bermain anak-
anak. !elain itu ruangan ini %uga sering digunakan sekaligus sebagai ruang
makan keluarga.
d. $uang makan
$uang makan sebaiknya mempunyai ruangan yang khusus# ruangan
tersendiri# sehingga bila ada anggota keluarga sedang makan tidak akan
terganggu oleh kegiatan anggota keluarga lainnya. ,etapi untuk suatu rumah
yang ke*il/sempit# ruang makan ini boleh %adi satu dengan ruang duduk.
e. $uang dapur
(apur harus mempunyai ruangan tersendiri# karena asap dari hasil
pembakaran dapat memba"a dampak negati' terhadap kesehatan. (i dapur
harus tersedia alat-alat pengolahan makanan# alat-alat memasak# tempat *u*i
peralatan serta tempat penyimpanannya. ,ersedia air bersih yang memenuhi
syarat kesehatan dan mempunyai sisitem pembuangan air kotor yang baik#
serta mempunyai tempat pembuangan sampah sementara yang baik/tertutup.
!elain itu dapur harus tersedia tempat penyimpanan bahan makanan atau
makanan yang siap disa%ikan. ,empat ini harus terhindar dari gangguan
serangga +lalat- dan tikus. Cleh karena itu ruangan harus bebas serangga dan
tikus.
'. 0amar mandi/;.>
:antai kamar mandi dan %amban harus kedap air dan selalu terpelihara
kebersihannya agar tidak li*in. (inding minimal setinggi 1 F m dari lantai.
!etiap kamar mandi dan %amban yang letaknya di dalam rumah# diusahakan
salah satu dindingnya yang berlubang 1entilasi harus berhubungan langsung
dengan bagian luar rumah. Bila tidak# ruang/kamar mandi dan %amban ini
harus dilengkapi dengan alat penyedot udara untuk mengeluarkan udara dari
kamar mandi dan %amban tersebut keluar# sehingga tidak men*emari ruangan
lain +bau dari kamar mandi dan ;.>.- 2umlah kamar mandi harus *ukup
sesuai dengan %umlah penghuni rumah. !elain itu kebersihannya harus selalu
ter%aga. 2amban harus berleher angsa dan 1 %amban tidak boleh dipergunakan
untuk lebih dari 5 orang.
9
g. 3udang
3udang ber'ungsi sebagai tempat penyimpanan alat-alat atau bahan-bahan
lainnya yang tidak dapat ditampung di ruangan lain# seperti alat-alat untuk
memperbaiki rumah +tangga# dan lainHlain-.
h. $uang dapur harus dilengkapi sarana pembuangan asap.
..
)en*ahayaan
)en*ahayaan dalam ruangan dapat berupa pen*ahayaan alami dan atau buatan#
yang se*ara langsung ataupun tidak langsung dapat menerangi seluruh ruangan.
Intensitas minimal pen*ahayaan dalam ruangan adalah 4/ luI dan tidak
menyilaukan.
2
4.
0ualitas udara
0ualitas udara dalam ruangan tidak boleh melebihi ketentuan sebagai berikut7
2
a. !uhu udara nyaman berkisar 1@= sampai ./= >
b. 0elembapan udara berkisar antara 4/6 sampai 5/6
*. 0onsentrasi gas !C2 tidak melebihi /#1/ ppm/24 %am
d. )ertukaran udara (air exchange rate) J 5 kaki kubik per menit per penghuni
e. 0onsentrasi gas >C tidak melebihi 1// ppm/@ %am
'. 0onsentrasi gas 'ormaldehid tidak melebihi 12/ mg/m.
5.
Aentilasi
:uas pengha"aan atau 1entilasi alamiah yang permanen minimal 1/6 dari luas
lantai.Aentilasi sangat penting untuk suatu rumah tinggal. <al ini karena
1entilasi mempunyai 'ungsi ganda. Eungsi pertama sebagai lubang masuk udara
yang bersih dan segar dari luar ke dalam ruangan dan keluarnya udara kotor dari
dalam keluar +cross ventilation-. (engan adanya 1entilasi silang +cross
ventilation- akan ter%amin adanya gerak udara yang lan*ar dalam ruangan.
Eungsi kedua dari 1entilasi adalah sebagai lubang masuknya *ahaya dari luar
seperti *ahaya matahari# sehingga didalam rumah tidak gelap pada "aktu pagi#
siang hari maupun sore hari. Cleh karena itu untuk suatu rumah yang memenuhi
syarat kesehatan# 1entilasi mutlak harus ada.
2
!uatu ruangan yang tidak memiliki sistem 1entilasi yang baik akan
menimbulkan keadaan yang merugikan kesehatan# antara lain7
a. 0adar oksigen akan berkurang# padahal manusia tidak mungkin dapat hidup
tanpa oksigen dalam udara.
b. 0adar karbon dioksida yang bersi'at ra*un bagi manusia# akan meningkat.
10
*. $uangan akan berbau# disebabkan oleh bau tubuh# pakaian# perna'asan# dan
mulut.
d. 0elembapan udara dalam ruangan akan meningkat disebabkan oleh
penguapan *airan oleh kulit dan perna'asan.
8da dua *ara yang dapat dilakukan agar ruangan mempunyai sistem aliran udara
yang baik# yaitu +i- Aentilasi alamiah# yaitu 1entilasi yang ter%adi se*ara alamiah
dimana udara masuk melalui %endela# pintu# ataupun lubang angin yang senga%a
dibuat untuk itu. )roses ter%adinya aliran udara ialah karena terdapatnya
perbedaan suhu# udara yang panas lebih ringan dari pada udara yang dingin. +ii-
Aentilasi buatan# ialah 1entilasi berupa alat khusus untuk mengalirkan udara#
misalnya penghisap udara (exhaust ventilation- dan air condition.
2
4.
Binatang penular penyakit
(i dalam rumah tidak boleh ada tikus yang bersarang.
5.
8ir
2
a. ,ersedia sarana air bersih dengan kapasitas minimal 4/ liter/hari/orang.
b. 0ualitas air harus memenuhi persyaratan kesehatan air bersih dan atau air
minum sesuai perundang-undangan yang berlaku.
@.
,ersedianya sarana penyimpanan makanan yang aman.
9.
:imbah
2
a. :imbah *air yang berasal dari rumah tidak men*emari sumber air# tidak
menimbulkan bau# dan tidak men*emari permukaan tanah.
b. :imbah padat harus dikelola agar tidak menimbulkan bau# pen*emaran
terhadap permukaan tanah# serta air tanah.
1/.
0epadatan hunian ruang tidur
:uas ruang tidur minimal 9 meter# dan tidak dian%urkan digunakan lebih dari dua
orang tidur dalam satu ruang tidur# ke*uali anak di ba"ah umur 5 tahun.
2
11.
8tap
Eungsi atap adalah untuk melindungi isi ruangan rumah dari gangguan angin#
panas dan hu%an# %uga melindungi isi rumah dari pen*emaran udara seperti7
debu# asap# dan lain-lain. 8tap yang paling baik adalah atap dari genteng karena
bersi'at isolator# se%uk dimusim panas dan hangat di musim hu%an.
2
11
'. Sarana San#tas# !umah
(ilihat dari aspek sanitasi# maka beberapa sarana lingkungan yang berkaitan dengan
perumahan sehat adalah sebagai berikut7
a. !arana air bersih dan air minum
8ir bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitasnya
memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak sesuai
)eraturan Menteri 0esehatan No.414/MKN0K!/)K$/IL/199/ +(epartemen
0esehatan $epublik Indonesia# 199/-. 8ir minum adalah air yang memenuhi syarat
kesehatan dan dapat langsung diminum dan berasal dari penyediaan air minum
sesuai 0eputusan Menteri 0esehatan No. 9/5/MKN0K!/!0/AII/2//2
+(epartemen 0esehatan $epublik Indonesia# 2//2-.
.
!arana air bersih adalah semua sarana yang dipakai sebagai sumber air bagi
penghuni rumah yang digunakan untuk kehidupan sehari-hari. <al yang perlu
diperhatikan dalam pembuatan sarana air bersih antara lain +a- %arak antara sumber
air dengan sumber pengotoran +seperti septik tank# tempat pembuangan sampah# air
limbah- minimal 1/ meter# +b- pada sumur gali sedalam 1/ meter dari permukaan
tanah dibuat kedap air dengan pembuatan *in*in dan bibir sumur# +*- penampungan
air hu%an pelindung air# sumur artesis atau terminal air atau perpipaan/kran atau
sumur gali ter%aga kebersihannya dan dipelihara rutin.
8da . syarat utama yang harus dipenuhi agar air layak dikonsumsi sebagai air
minum# antara lain7
4

!yarat 'isik
!yarat 'isik air minum yaitu air yang tidak ber"arna# tidak berbau# %ernih
dengan suhu sebaiknya di ba"ah suhu udara sehingga menimbulkan rasa
nyaman.
!yarat kimia
8ir minum yang baik adalah air yang tidak ter*emar se*ara berlebihan oleh
?at-?at kimia ataupun mineral# terutama yang berbahaya bagi kesehatan.
!yarat bakteriologis
8ir tidak boleh mengandung suatu mikroorganisme. !ebagai petun%uk bah"a
air telah di*emari oleh faeces manusia adalah adanya E.coli karena bakteri ini
selalu terdapat dalam faeces manusia baik yang sakit# maupun orang sehat
serta relati' lebih sukar dimatikan dengan pemanasan air.
12
b. !aluran )embuangan 8ir :imbah
8ir limbah atau air kotor atau air bekas ialah air yang tidak bersih dan mengandung
pelbagai ?at yang bersi'at membahayakan kehidupan manusia# he"an dan
la?imnya mun*ul karena hasil perbuatan manusia.
4
)ada dasarnya pengolahan air limbah bertu%uan untuk7
Melindungi kesehatan anggota masyarakat dari an*aman berbagai penyakit. Ini
disebabkan karena limbah sering dipakai sebagai tempat berkembang-biaknya
berbagai ma*am bibit penyakit.
Melindungi timbulnya kerusakan tanaman# terutama %ika air limbah tersebut
mengandung ?at organik yang membahayakan kelangsungan hidup.
Menyediakan air bersih yang dapat dipakai untuk keperluan hidup sehari-hari#
terutama %ika sulit ditemukan air bersih.
*. 2amban/kakus
0akus atau %amban adalah tempat yang dipakai manusia untuk melepaskan
ha%atnya. 8dapun syarat-syarat dalam mendirikan kakus atau %amban ialah7
4
<arus tertutup# dalam arti bangunan tersebut terlindung dari pandangan orang
lain# terlindung dari panas atau hu%an# serta ter%amin privacynya. (alam
kehidupan sehari-hari# syarat ini dipenuhi dalam bentuk mengadakan ruangan
sendiri untuk kakus di rumah ataupun mendirikan rumah kakus di pekarangan.
Bangunan kakus ditempatkan pada lokasi yang tidak sampai mengganggu
pandangan# tidak menimbulkan bau# serta tidak men%adi tempat hidupnya
perbagai binatang.
Bangunan kakus memiliki lantai yang kuat# mempunyai tempat berpi%ak yang
kuat# syarat ini yang terutama harus dipenuhi %ika mendirikan kakus model
*emplung.
Mempunyai lobang kloset yang kemudian melalui saluran tertentu dialirkan
pada sumur penampungan atau sumur rembesan.
Menyediakan alat pembersih seperti air atau kertas yang *ukup# sehingga dapat
segera dipakai setelah membuang kotoran.
2enis-%enis kakus atau %amban dilihat dari bangunan %amban yang didirikan#
tempat penampungan# pemusnahan kotoran dan penyaluran air kotor# seperti7
13
o 0akus cublu! +pit privy-# ialah kakus yang tempat penampungan tin%anya
dibangun dekat diba"ah tempat in%akan atau diba"ah bangunan kakus.
0akus ini dibuat dengan menggali lubang ke dalam tanah dengan diameter
@/-12/ *m sedalam 2#5-@ meter. :ama pemakaiannya antara 5-15 tahun.
)ada kakus ini harus diperhatikan +i- %angan diberi desin'ektan karena
mengganggu proses pembusukan sehingga *ubluk *epat penuh# +ii- untuk
men*egah bertelurnya nyamuk# tiap minggu diberi minyak tanah# +iii- agar
tidak terlalu bau diberi kapur barus.
o 0akus empang +overhung latrine-# ialah kakus yang dibangun di atas
empang# sungai atau ra"a. 0akus model ini kotorannya tersebar begitu
sa%a# yang biasanya kotoran tersebut langsung dimakan ikan# atau ada
yang dikumpul memakai saluran khusus yang kemudian diberi pembatas
seperti bambu# kayu dan lain sebagainya yang ditanam melingkar ditengah
empang# sungai atau ra"a.
o 0akus kimia +chemical toilet-# kakus model ini biasanya dibangun pada
tempat- tempat rekreasi# pada alat transportasi dan lain sebagainya. (i
tempat ini# tin%a didisen'eksi dengan ?at-?at kimia seperti caustic soda#
dan sebagai pembersihnya dipakai kertas +toilet paper-. 0akus kimia
si'atnya sementara# oleh karena itu kotoran yang telah terkumpul perlu
dibuang lagi. 8da dua ma*am kakus kimia# yaitu +i- tipe lemari +commode
type- dan +ii- tipe tanki +tan! type-.
o 0akus dengan angsa trineM ialah# kakus dimana leher lubang kloset
berbentuk lengkungan# dengan demikian akan selalu terisi air yang
penting untuk men*egah bau serta masuknya binatang-binatang ke*il.
0akus model ini biasanya dilengkapi dengan lubang atau sumur
penampung/sumur resapan yang disebut septi tan!. 0akus model ini
adalah yang terbaik dan dian%urkan dalam kesehatan lingkungan.
d. ,empat !ampah
&saha yang diperlukan agar sampah tidak membahayakan kesehatan manusia
adalah perlunya dilakukan pengelolaan terhadap sampah# seperti penyimpanan
(storage)" pengumpulan (collection)# dan pembuangan (disposal). ,empat sampah
tiap-tiap rumah# isinya *ukup 1 meter kubik. ,empat sampah sebaiknya tidak
14
ditempatkan di dalam rumah atau di po%ok dapur# karena akan men%adi gudang
makanan bagi tikus-tikus dan rumah men%adi banyak tikusnya.
4
,empat sampah yang baik harus memenuhi kriteria# antara lain +a- terbuat dari
bahan yang mudah dibersihkan dan tidak mudah rusak# +b- harus mempunyai tutup
sehingga tidak menarik serangga atau binatang-binatang lainnya# dan sangat
dian%urkan agar tutup sampah ini dapat dibuka atau ditutup tanpa mengotori
tangan# +*- ditempatkan di luar rumah. Bila pengumpulannya dilakukan oleh
pemerintah# tempat sampah harus ditempatkan sedemikian rupa sehingga karya"an
pengumpul sampah mudah men*apainya.
2
B. Pengetahuan (Knowledge)
)engetahuan merupakan hasil dari tahu yang ter%adi setelah orang melakukan
penginderaan terhadap suatu ob%ek. )enginderaan ter%adi melalui pan*aindera manusia#
yakni penglihatan# pendengaran# pen*iuman# rasa dan raba. !ebagian besar pengetahuan
manusia diperoleh melalui mata dan telinga. )engetahuan atau kogniti' merupakan
domain yang sangat penting dalam membentuk tindakan seseorang. )erilaku yang
didasari oleh pengetahuan akan lebih langgeng daripada perilaku yang tidak didasari oleh
pengetahuan.
5
)engetahuan mempunyai enam tingkatan# antara lain7
a. ,ahu +0no"-
0emampuan untuk mengingat suatu materi yang telah dipela%ari# dari seluruh bahan
yang dipela%ari atau rangsangan yang diterima. >ara ker%a untuk mengukur bah"a
orang tahu tentang apa yang dipela%ari antara lain 7 menyebutkan# menguraikan#
mengidenti'ikasikan dan mengatakan.
b. Memahami +>omprehension-
0emampuan untuk men%elaskan se*ara benar tentang ob%ek yang diketahui dan dapat
menginterpretasikan materi tersebut se*ara benar.
*. 8plikasi +8pli*ation-
0emampuan untuk menggunakan materi yang telah dipela%ari pada situasi atau
kondisi yang sebenarnya. 8plikasi disini dapat diartikan sebagai pengguna hukum-
hukum# rumus# metode# prinsip-prinsip dan sebagainya.
d. 8nalisis +8nalysis-
0emampuan untuk men%abarkan materi atau suatu ob%ek dalam suatu
komponenkomponen# tetapi masih dalam struktur organisasi dan masih ada kaitannya
15
satu sama lain. 0emampuan analisis dapat dilihat dari penggunaan kata ker%a seperti
kata ker%a mengelompokkan# menggambarkan# memisahkan.
e. !intesis +!inthesis-
0emampuan untuk menghubungkan bagian-bagian dalam bentuk keseluruhan yang
baru# dengan kata lain sintesis adalah suatu kemampuan untuk menyusun 'ormulasi
baru dari 'ormulasi yang ada.
'. K1aluasi +K1aluation-
0emampuan untuk melakukan penelitian terhadap suatu materi atau ob%ek tersebut
berdasarkan suatu *erita yang sudah ditentukan sendiri atau menggunakan kriteria
yang sudah ada +Notoatmod%o# 2//.-.
)engukuran pengetahuan dapat dilakukan dengan "a"an*ara atau angket yang tentang
isi materi yang akan diukur dari sub%ek penelitian atau responden. 0edalamam
pengetahuan yang ingin kita ketahui atau kita ukur dapat kita sesuaikan dengan
tingkatan-tingkatan diatas +Notoadmo%o# 2//.-
a. ,ingkat pengetahuan baik bila skor N 556-1//6
b. ,ingkat pengetahuan *ukup bila skor 4/6-556
*. ,ingkat pengetahuan kurang bila skor O 4/6
C. Per#laku
)erilaku dipandang dari segi biologis adalah suatu kegiatan atau akti1itas organisme
yang bersangkutan. 2adi# perilaku manusia pada hakekatnya adalah suatu akti1itas dari
pada manusia itu sendiri. )erilaku dan ge%ala yang tampak pada organisme tersebut
dipengaruhi baik oleh 'aktor genetik +keturunan- dan lingkungan. !e*ara umum dapat
dikatakan 'aktor genetik dan lingkungan merupakan penentu dari perilaku mahluk hidup
termasuk dari manusia. <ereditas atau 'aktor keturunan adalah merupakan konsepsi
dasar atau modal untuk perkembangan perilaku mahluk hidup itu untuk selan%utnya.
!edangkan 'aktor lingkungan adalah merupakan kondisi atau merupakan lahan untuk
perkembangan perilaku tersebut.
5
)erilaku manusia merupakan hasil dari segala ma*am pengalaman serta interaksi
manusia dengan lingkungannya yang ter"u%ud dalam bentuk pengetahuan# sikap dan
tindakan. )erilaku merupakan respon atau reaksi indi1idu terhadap stimulus yang berasal
dari luar maupun dari dalam dirinya. $espon ini bersi'at pasi' +tanpa tindakan- maupun
akti' +disertai tindakan-.
5
16
!e*ara lebih operasional perilaku dapat diartikan suatu respon organisme atau seseorang
terhadap rangsangan +stimulus- dari luar sub%ek. $espon ini dibedakan men%adi 2 +dua-7
4
1. )erilaku tertutup +covert behavior-
$espon seseorang terhadap stimulus dalam bentuk terselubung atau tertutup +covert-.
$espon atau reaksi terhadap stimulus ini masih terbatas pada perhatian# persepsi#
pengetahuan/kesadaran dan sikap yang ter%adi pada orang yang memerima stimulus
tersebut dan belum dapat diamati se*ara %elas oleh orang lain.
2. )erilaku terbuka +overt behavior-
$espon seseorang terhadap stimulus dalam bentuk tindakan nyata atau terbuka.
$espon terhadap stimulus tersebut sudah %elas dalam tindakan atau praktek# yang
dengan mudah dapat diamati atau dilihat oleh orang lain. Cleh sebab itu disebut
overt behavior# tindakan nyata atau praktek +practice- misal# seorang ibu memeriksa
kehamilannya atau memba"a anaknya ke puskesmas untuk diimunisasi.
Berdasarkan batasan perilaku dari !kiner tersebut# maka perilaku kesehatan adalah
suatu respon seseorang terhadap stimulus atau ob%ek yang berkaitan dengan sakit
dan penyakit# sistem pelayanan kesehatan# makanan# minuman# serta lingkungan.
(ari batasan ini# perilaku kesehatan dapat diklasi'ikasikan men%adi . kelompok.
a. )erilaku pemeliharaan kesehatan +health maintanance-
8dalah perilaku atau usaha-usaha seseorang untuk memelihara atau men%aga
kesehatan agar tidak sakit dan usaha untuk penyembuhan bilamana sakit. Cleh
sebab itu perilaku pemeliharaan kesehatan ini terdiri dari . aspek.
)erilaku pen*egahan penyakit# dan penyembuhan penyakit bila sakit# serta
pemulihan kesehatan bilamana telah sembuh dari penyakit.
)erilaku peningkatan kesehatan# apabila seseorang dalam keadaan sehat.
)erlu di%elaskan disini# bah"a kesehatan itu sangat dinamis dan relati'#
maka dari itu orang yang sehat pun perlu diupayakan supaya men*apai
tingkat kesehatan yang seoptimal mungkin.
)erilaku gi?i +makanan dan minuman-. Makanan dan minuman dapat
memelihara dan meningkatkan kesehatan seseorang# tetapi sebaliknya
makanan dan minuman dapat men%adi penyebab menurunnya kesehatan
seseorang bahkan dapat mendatangkan penyakit. <al ini sangat tergantung
pada perilaku orang terhadap makanan dan minuman tersebut.
17
b. )erilaku pen*arian dan penggunaan sistem atau 'asilitas pelayanan kesehatan
atau disebut perilaku pen*arian pengobatan +health see!ing behavior-.
*. )erilaku kesehatan lingkungan.
8dalah bagaimana seseorang merespons lingkungan# baik lingkungan 'isik
maupun sosial budaya# dan sebagainya# sehingga lingkungan tersebut tidak
mempengaruhi kesehatannya. Misalnya7 bagaimana mengelola pembuangan
tin%a# air minum# tempat sampah# pembuangan limbah# dan sebagainya.
D. Instrumen Pen#la#an !umah Sehat
Nilai pada setiap parameter ditentukan sesuai %umlah kriteria yang ada# dengan range
sesuai blanko !!(1. )embobotan terhadap kelompok komponen rumah# kelompok
sarana sanitasi# dan kelompok perilaku didasarkan pada teori <.:. Blum# yang
diinterprestasikan terhadap7
1. :ingkungan +456-
2. )erilaku +.56-
.. )elayanan 0esehatan +156-
4. 0eturunan +56-
Minimum proporsi rumah yang memenuhi kriteria sehat adalah7
1. 0omponen rumah7 langit-langit# dinding# lantai# %endela kamar tidur# %endela ruang
keluarga# 1entilasi# sarana pembuangan asap dapur dan pen*ahayaan.
2. !arana sanitasi7 sarana air bersih# %amban +sarana pembuangan kotoran-# sarana
pembuangan air limbah +!)8:- dan sarana pembuangan sampah.
(ari setiap kategori mempunyai bobot masing-masing lalu diberikan skor dan
di%umlahkan skornya. Bila skor lebih dari 1/4@ maka termasuk kategori rumah sehat.
18
E. Urutan Dalam S#klus Peme*ahan Masalah
+am$ar ".erangka Peme*ahan Masalah
&rutan dalam siklus peme*ahan masalah antara lain7
@
a. Identi'ikasi masalah
Menetapkan keadaan spesi'ik yang diharapkan# yang ingin di*apai#
menetapkan indi*ator tertentu sebagai dasar pengukuran kiner%a. 0emudian
mempela%ari keadaan yang ter%adi dengan menghitung atau mengukur hasil
pen*apaian. Pang terakhir membandingkan antara keadaan nyata yang ter%adi#
dengan keadaan tertentu yang diinginkan atau indi*ator tertentu yang sudah
ditetapkan.
b. )enentuan penyebab masalah
)enentuan penyebab masalah digali berdasarkan data atau kepustakaan dengan
*urah pendapat. )enentuan penyebab masalah dilakukan dengan menggunakan
fishbone. <al ini hendaknya %angan menyimpang dari masalah tersebut.
19
MASALA
H
MASALA
H
PROSES
LINGKUNGA
N
P1
P2
P3
INPUT
MONEY
MAN
MACHINE
METHOD
E
MATERIAL
+am$ar '. D#agram Fish Bone
*. Memilih penyebab yang paling mungkin
)enyebab masalah yang paling mungkin harus dipilih dari sebab-sebab yang
didukung oleh data atau kon'irmasi dan pengamatan.
d. Menentukan alternati' peme*ahan masalah
!ering kali peme*ahan masalah dapat dilakukan dengan mudah dari penyebab
yang sudah diidenti'ikasi. 2ika penyebab sudah %elas maka dapat langsung
pada alternati' peme*ahan masalah.
e. )enetapan peme*ahan masalah terpilih
!etelah alternati' peme*ahan masalah ditentukan# maka dilakukan pemilihan
peme*ahan terpilih. 8pabila ditemukan beberapa alternati' maka digunakan
<anlon 0ualitati' untuk menentukan/ memilih peme*ahan terbaik.
'. )enyusunan ren*ana penerapan
$en*ana penerapan peme*ahan masalah dibuat dalam bentuk )C8 +Plan #f
Action atau $en*ana 0egiatan-.
g. Monitoring dan e1aluasi
8da dua segi pemantauan yaitu apakah kegiatan penerapan peme*ahan
masalah yang sedang dilaksanakan sudah diterapkan dengan baik dan
menyangkut masalah itu sendiri# apakah permasalahan sudah dapat
dipe*ahkan.
F. Anal#s#s Masalah
(alam menganalisis masalah digunakan metode pendekatan sistem untuk men*ari
kemungkinan penyebab dan menyusun pendekatan-pendekatan masalah# dari pendekatan
sistem ini dapat ditelusuri hal-hal yang mungkin menyebabkan mun*ulnya permasalahan.
8dapun sistem yang diutarakan disini adalah sistem terbuka pelayanan kesehatan yang
di%abarkan sebagai berikut7
20
+am$ar ,. Anal#s#s Pen-e$a$ Masalah %engan Pen%ekatan S#stem
Masalah yang timbul terdapat pada output dimana hasil kegiatan tidak sesuai
standar minimal. <al yang penting pada upaya peme*ahan masalah adalah kegiatan
dalam rangka peme*ahan masalah harus sesuai dengan penyebab masalah tersebut#
berdasarkan pendekatan sistem masalah dapat ter%adi pada input maupun proses.
G. Pr#&r#tas Peme*ahan Masalah
!etelah menemukan alternati' peme*ahan masalah# maka selan%utnya dilakukan
penentuan prioritas alternati' peme*ahan masalah yang dapat dilakukan dengan
menggunakan kriteria matriks MIIIA/>. Berikut ini proses penentuan prioritas alternati'
peme*ahan masalah dengan menggunakan kriteria matriks7
9
1. Magnitude +M- adalah besarnya penyebab masalah dari peme*ahan masalah yang
dapat diselesaikan. Makin besar +banyak- penyebab masalah yang dapat
diselesaikan dengan peme*ahan masalah# maka semakin e'ekti'.
2. Importan*y +I- adalah pentingnya *ara peme*ahan masalah.makin penting *ara
penyelesaian dalam mengatasi penyebab masalah# maka semakin e'ekti'.
.. Aulnerability +A- adalah sensiti'itas *ara penyelesaian masalah. Makin sensiti'
bentuk penyelesaian masalah# maka semakin e'ekti'.
4. >ost +>- adalah perkiraan besarnya biaya yang diperlukan untuk melakukan
peme*ahan masalah.
Masing-masing *ara peme*ahan masalah diberi nilai 1-5.
21
0riteria M# I# dan A masing-masing diberi nilai 1 H 5. Bila makin magnitude maka
nilainya makin besar# mendekati 5. Begitu %uga dalam melakukan penilaian pada kriteria
I dan A.
Ta$el ". r#ter#a Matr#ks
Magn#tu%e Im.&rtan*- /ulnera$#l#t- C&st
1 J ,idak magnitude 1 J ,idak penting 1 J ,idak sensiti' 1 J !angat murah
2J0urang magnitude 2 J 0urang penting 2 J 0urang sensiti' 2 J Murah
. J >ukup magnitude . J >ukup penting . J >ukup sensiti' . J >ukup murah
4 J $agnitude 4 J )enting 4 J !ensiti' 4 J mahal
5J !angat magnitude 5 J !angat penting 5 J !angat sensiti' 5 J sangat mahal
H. Pem$uatan Plan &f A*t#&n %an +antt Chart
!etelah melakukan penentuan peme*ahan masalah maka selan%utnya dilakukan
pembuatan plan o' a*tion serta gantt *hart# ini bertu%uan untuk menentukan peren*anaan
kegiatan
I. erangka Penel#t#an
". erangka Te&r#
22
+am$ar 0. erangka Te&r#
'. erangka &nse.
23
INPUT
MAN
M1NE2
METH1D
MATE!IAL
MACHINE
P!1SES
P"
P'
P
LIN+UN+AN
0urangnya pengetahuan
masyarakat mengenai rumah
sehat
0urangnya kesadaran
masyarakat tentang pentingnya
rumah sehat
!umah Sehat
0urangnya
pengetahuan
masyarakat mengenai
rumah sehat
0urangnya kesadaran
masyarakat tentang
pentingnya rumah
sehat
0urangnya penyuluhan
oleh tenaga kesehatan
akibat kurangnya
tenaga petugas
kesehatan
!en%ahn-a
Caku.an
!umah Sehat
+am$ar 3. erangka &nse. Penel#t#an
BAB III
MET1DE PENELITIAN
!ur1ei dilakukan di (usun 2urang# (esa 3irire%o# 0e*amatan ,empuran# 0abupaten
Magelang. (alam sur1ei ini dilakukan pendataan rumah yang ada di (usun 2urang# (esa
3irire%o se*ara langsung.
1. (ata primer7 diperoleh melalui da'tar pertanyaan +kuesioner- yang telah disusun
sebelumnya berdasarkan tu%uan penelitian yang dilakukan. 0emudian dilakukan
kun%ungan rumah "arga untuk dilakukan pendataan.
2. (ata sekunder didapat dari data hasil sur1ey sebelumya oleh petugas )uskesmas
,empuran dan laporan bulanan bagian kesehatan lingkungan )uskesmas ,empuran.
.. (ata yang sudah terkumpul# diolah# untuk selan%utnya dilakukan analisis masalah# untuk
selan%utnya di*ari kemungkinan penyebabnya dengan mempergunakan diagram 'ish
bone. 0emudian kemungkinan penyebab masalah dikon'irmasi kepada 0oordinator
program# dalam laporan ini kepada penanggung 2a"ab Bagian 0esehatan :ingkungan
)uskesmas ,empuran dan dari sur1ei untuk men*ari penyebab masalah yang paling
mungkin. (engan demikian dapat ditentukan alternati' pem*ahan masalah se*ara
sistematis dan ditentukan prioritas peme*ahan masalah dengan kriteria matriks dengan
rumus m.i.1/* setelah didapatkan peme*ahan masalah lalu dibuat ren*ana kegiatan
berdasarkan peme*ahan masalah yang terpilih.
!etelah didapatkan data maka dilakukan penyelesaian masalah menggunakan
pendekatan mana%emen# berikut adalah langkah-langkahnya yaitu pertama melakukan
identi'ikasi masalah# kedua penentuan prioritas masalah# dimana langkah pertama dan
kedua sudah tidak diperlukan dalam pembuatan laporan ini. 0etiga peme*ahan penyebab
24
masalah# ke empat memilih penyebab yang paling mungkin# kelima menentukan
alternati' peme*ahan masalah# ke enam penetapan peme*ahan masalah terpilih# ke tu%uh
penyusunan ren*ana penerapan# ke delapan monitoring dan e1aluasi. 8nalisis masalah
dilakukan berdasarkan kerangka pemikiran pendekatan sistem yang dia"ali dari
#n.utyang meliputi 5M# yaitu man" money" method" materi# machine# kemudian
dilan%utkan dengan .r&ses yang meliputi 'ungsi mana%eman +)1# )2# ).- dan mana%emen
mutu sehingga didapatkanlah &ut.ut. Input dan proses dipengaruhi %uga oleh 'aktor
l#ngkungan.
A. Batasan Ju%ul
)enulis memilih %udul !en*ana Pen#ngkatan Caku.an !umah Sehat Dusun
Jurang4 Desa +#r#rej&4 e*amatan Tem.uran4 a$u.aten Magelang4 E5aluas#
Manajemen Pr&gram esehatan L#ngkungan Puskesmas Tem.uran Per#&%e Jun#
'6"'M dengan batasan pengertian %udul sebagai berikut7
a- $en*ana
$en*ana adalah proses pemikiran ke depan
b- )eningkatan
)eningkatan adalah proses meningkatkan
*- >akupan
8dalah batasan suatu masalah
d- $umah !ehat
8dalah suatu rumah untuk tempat tinggal permanen# ber'ungsi sebagai tempat
untuk bermukim# beristirahat# berekreasi# dan sebagai tempat berlindung dari
pengaruh lingkungan yang memenuhi persyaratan 'isiologis# psikologis# dan
bebas dari penularan penyakit.
e- (usun 2urang
8dalah salah satu dusun yang terletak di (esa 3irire%o
'- (esa 3irire%o
(esa 3irire%o merupakan salah satu desa dari 15 desa yang berada dalam "ilayah
ker%a )uskesmas ,empuran.
g- 0e*amatan ,empuran
0e*amatan ,empuran adalah salah satu ke*amatan di "ilayah 0abupaten
Magelang.
h- 0abupaten Magelang
25
0abupaten Magelang adalah salah satu kabupaten di "ilayah )ro1insi 2a"a
,engah.
i- K1aluasi
K1aluasi adalah proses penilaian yang sistematis men*akup pemberian nilai#
atribut# apresiasi# dan pengenalan permasalahan serta pemberian solusi-solusi atas
permasalahan yang ditemukan.
%- Mana%emen
)engaturan sumber daya agar ter*apai tu%uan yang di harapkan penggunaan
se*ara e'ekti' untuk men*apai sasaran
k- )rogram 0esehatan lingkungan
8dalah salah satu program puskesmas ,empuran yang bertu%uan untuk mengatasi
masalah berbasis lingkungan dan masalah kesehatan lingkungan pemukiman yang
dilaksanakan oleh petugas puskesmas bersama masyarakat yang dapat
dilaksanakan se*ara pasi' dan akti' di dalam dan luar puskesmas.
l- )uskesmas ,empuran
)uskesmas ,empuran adalah salah satu puskesmas di "ilayah kabupaten
Magelang
m- )eriode 2uni 2/12
8dalah periode "aktu yang digunakan untuk melakukan e1aluasi mengenai
*akupan penduduk yang memiliki rumah sehat
B. Def#n#s# 1.eras#&nal
!asaran adalah rumah di daerah (usun 2urang# (esa 3irire%o
!asaran responden adalah kepala keluarga yang bertempat tinggal di (usun 2urang#
(esa 3irire%o.
>akupan adalah persentase hasil perbandingan antara %umlah rumah yang memenuhi
syarat rumah sehat dengan %umlah seluruh rumah yang diperiksa di (usun 2urang#
(esa 3irire%o# 0e*amatan ,empuran# 0abupaten Magelang )eriode 2uni 2/12.
)engetahuan adalah tingkat pengetahuan masyarakat di (usun 2urang# (esa 3irire%o
mengenai rumah sehat dan dampak kesehatan yang diakibatkan %ika rumah tidak
memenuhi syarat kesehatan.
)erilaku adalah bagaimana masyarakat di (usun 2urang# (esa 3irire%o merespons
lingkungan# baik lingkungan 'isik maupun sosial budaya# dan sebagainya# sehingga
lingkungan tersebut tidak mempengaruhi kesehatannya. Misalnya7 bagaimana
26
mengelola pembuangan tin%a# air minum# tempat sampah# pembuangan limbah# dan
sebagainya.
C. !uang L#ngku.
a. :ingkup lokasi 7 (usun 2urang# (esa 3irire%o# 0e*amatan ,empuran#
0abupaten Magelang.
b. :ingkup "aktu 7 Bulan 2uni tahun 2/12
*. :ingkup sasaran 7 ./ kepala keluarga di (usun 2urang
d. :ingkup metode 7 ;a"an*ara# pen*atatan# dan pengamatan terlibat.
e. :ingkup materi 7 K1aluasi *akupan rumah sehat di (usun 2urang# (esa
3irire%o# 0e*amatan ,empuran# 0abupaten Magelang.
D. r#ter#a Inklus# %an Eksklus#
r#ter#a #nklus#
0riteria inklusi dalam laporan ini adalah kepala keluarga dari setiap rumah di
(usun 2urang# (esa 3irire%o# 0e*amatan ,empuran# 0abupaten Magelang yang
memiliki skoring termasuk rumah tidak sehat
r#ter#a ekslus#
0riteria ekslusi dalam laporan ini adalah kepala keluarga dari setiap rumah di
(usun 2urang# yang tidak mau di"a"an*ara saat dilakukan sur1ei.
.
27
BAB I/
HASIL PENELITIAN
A. EADAAN +E1+!A7I DAN LIN+UN+AN DESA +I!I!EJ1
". Data 8#la-ah
(esa 3irire%o terletak di "ilayah 0e*amatan ,empuran# 0abupaten Magelang#
pro1insi 2a"a ,engah. ,erdapat 1/ dusun di (esa 3irire%o# terdiri dari 12 $ukun
"arga dan 24 $ukun ,etangga.
a. Batas 8#la-ah
;ilayah desa 3irire%o dibatasi oleh 7
a. !ebelah utara 7 (esa 2ogomulyo
$. !ebelah ,imur 7 (esa ,empure%o
*. !ebelah !elatan 7 (esa !idoagung
%. !ebelah Barat 7 (esa 0alisari
$. Luas 8#la-ah
:uas "ilayah (esa 3irire%o 21..92@ <a.
'. ea%aan Dem&graf#
a. Jumlah Pen%u%uk
2umlah penduduk desa 3irire%o pada tahun 2/11 adalah 2.45 %i"a. 2umlah
00 sebanyak 4@4.
$. Data Pen%u%uk
(a'tar tabel diba"ah ini memberikan gambaran %umlah penduduk (esa
3irire%o menurut %enis kelamin.
Ta$el ". Jumlah Pen%u%uk Desa +#r#rej& Menurut Jen#s elam#n tahun '6""
+!umber 7 Balai (esa 3irire%o-
28
NC (usun
2enis 0elamin
:aki-laki )erempuan
1 (emesan ;etan 15@ 15/
2 (emesan :or 114 2/9
. (emesan 0idul 192 2./
4 2arakan 9@ 99
5 0ali )utih :or @4 54
4 0ali )utih 0idul 1/4 95
5 2urang 51 @4
@ Be%i :or @1 51
9 Be%i 0idul 59 55
1/ Ngemplak 1.. 122
Jumlah ".""9 "',"
Berdasarkan tabel di atas# %umlah perempuan di (esa 3irire%o lebih banyak
dibandingkan laki-laki dengan perbedaan %umlah yaitu sebesar 5/ %i"a.
Jumlah .en%u%uk menurut .emeluk agama
8gama Islam 7 2.45. orang
8gama 0risten 7 5 orang
8gama 0atolik 7 / orang
8gama Budha 7 / orang
8gama <indu 7 / orang
T&tal : '999 &rang
Ta$el '. Jumlah Pen%u%ukDesa +#r#rej& Menurut Mata Pen*ahar#an tahun '6""
No Mata )en*aharian 2umlah
1 )N! 14
2 8B$I/)C:$I 12
. )ensiunan 5
4 )etani .//
5 !"asta 4//
4 )edagang 4//
5 Buruh tani 44
@ ,ukang @/
Jumlah "0;;
Ta$el ,. Jumlah Pen%u%uk Desa +#r#rej& Menurut T#ngkat Pen%#%#kan
No ,ingkatan 2umlah
1 ,idak tamat !( .//
2 ,amat !( 1121
. ,amat !:,) 225
4 ,amat !:,8 191
29
5 ,amat (. 12
4 ,amat !1 4
5 ,amat !2 /
@ ,amat !. /
Jumlah "<33
&n%#s# $angunan %an sarana umum
1. Balai (esa 7 1 buah
2. 0antor (esa 7 1 buah
.. ,empat ibadah
No ,empat Ibadah 2umlah
1 Mas%id .
2 Mushola 4
. 3ere%a /
4 Aihara /
Jumlah =
4. 0esehatan
No !arana 2umlah
1 $umah !akit
2 )uskesmas
. )uskesmas )embantu
4 )0( 1
5 )olindes
4 Bidan 1
5 8potek
@ 0linik kesehatan
Jumlah '
5. )endidikan
No !arana 2umlah
30
1 )lay 3roup/)8&( 1
2 ,0 1
. !( 2
4 !M)
5 !M8
4 !M0
5 ):! +0E# )aket 8# )aket B# )aket >- 1
@ ,)8/Madrasah .
Jumlah <
4. Clahraga
No !arana 2umlah
1 0olam $enang
2 3edung Clah $aga
. ,enis Me%a 1
4 :apangan Bola Aolly
5 :apangan Bulutangkis 1
4 :apangan !epak Bola 1
Jumlah ,
5. !eni
No !arana 2umlah
1 $ebana 2
2 0inanti 1
Jumlah ,
+!umber 7Balai(esa3irire%o-
B. /ISI4 MISI4 DAN ST!ATE+I PUSESMAS TEMPU!AN
31
". /#s# Puskesmas Tem.uran
)uskesmas ,empuran memiliki1isi Q)rima dalam pelayanan kesehatan menu%u
kemandirian Masyarakat ,empuran untuk hidup sehatQ.
8dapun misinya adalah7
1. Meningkatkan kepro'esionalan !(M
2. Melengkapi sarana penun%ang pelayanan
.. Memenuhi kepuasan pelanggan dengan pelayanan yang *epat# ramah# tepat#
nyaman dan aman
4. Mendorong kemandirian masyarakat untuk hidup sehat
5. Memelihara dan meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu# merata dan ter%angkau
4. Memelihara dan meningkatkan kesehatanindi1idu# keluargadanmasyarakat
sertalingkungannya.
Eiloso'i yang dianut oleh )uskesmas ,empuran adalah7
1.Memperlakukan pelanggan sebagaimana diri kita ingin diperlakukan
2.Men*egah lebih baik daripada mengobati
..0epuasan pelanggan adalah hal utama
C. HASIL SU!/EI
0uesioner terdiri dari ./ pertanyaan yang terdiri dari . kelompok pertanyaan#
yaitu 9 pertanyaan mengenai komponen rumah# 5 pertanyaan menganai sarana sanitasi#
dan 4 pertanyaan mengenai perilaku penghuni# 12 pertanyaan lainnya yang terkait yang
kemudian ditanyakan melalui "a"an*ara oleh penulis dan dilakukan pengamatan ke ./
kepala keluarga. (ata yang ada direkapitulasi dan didapatkan hasilnya sebagai berikut.
1. 0omponen $umah
Ta$el 0. !eka.#tulas# ues#&ner &m.&nen !umah
N&. &m.&nen
!umah
r#ter#a Jumlah Persen (>)
" :angit-:angit a. ,idak ada
b. 8da# bersih# ra"an ke*elakaan
c. 8da# bersih# kuat dan tinggi minimal
2#55 m
2/
1
9
44#456
.#..6
./#//6
' (inding a. Non permanen
b. !emi permanen/ tembok tidak
diplester
*. )ermanen dan kedap air
12
.
15
4/#//6
1/#//6
5/#//6
32
, :antai a. ,anah/papan
b. !eluruh lantai plester kasar +trasah-
*. !eluruh kedap air dan sebagian
keramik
d. !eluruh lantai pasangan keramik
1@
4
2
4
4/#//6
2/#//6
4#456
1.#..6
0 )intu a. <anya ada pintu utama
b. !etiap ruang tidur terpasang pintu
*. !etiap pintu ruang tidur terpasang
kasa nyamuk
2/
1/
/
44#456
..#..6
/
3 2endela kamar
tidur
a. ,idak ada
b. 8da
19
11
4.#..6
.4#456
9 $uang
keluarga
a. ,idak ada
b. 8da
12
1@
4/#//6
4/#//6
; Aentilasi a. ,idak ada
b. 8da# O 1/6 ::
*. 8da# 1/ 6 :: tidak dipasang kassa
d. 8da# 1/6 :: dan dipasang kassa
5
15
4
/
2.#..6
54#456
2/#//6
/
< :ubang asap
dapur
a. ,idak ada
b. 8da
*. 8da dan ber'ungsi dengan baik
29
1
/
94#456
.#..6
/
= )en*ahayaan
8lamiah
a. ,idak terang# tidak dapat digunakan
untuk memba*a
b. 0urang terang# bila untuk memba*a
terasa sakit
. ,erang# enak untuk memba*a dan
tidak silau
4
5
19
1.#..6
2.#..6
4.#..6
2. !arana !anitasi
Ta$el 3. !eka.#tulas# kues#&ner Sarana San#tas#
N&. Sarana San#tas# r#ter#a Jumlah Persen (>)
" 2enis sarana air
bersih yang
digunakan
a. !umur gali
b. !umur pompa tangan
*. )(8M
1.
/
15
4.#..
/
54#45
' 0epemilikan dan
kualitas !8B
a. Bukan milik sendiri
b. 8da# milik sendiri tapi tidak
memenuhi syarat
*. Bukan milik sendiri# tapi memenuhi
syarat
d. Milik sendiri dan memenuhi syarat
2.
4
/
.
54#45
1.#..
/
1/#//
, 2amban 0eluarga a. ,idak ada 2. 54#45
33
b. 8da# tidak memenuhi syarat
*. 8da dan memenuhi syarat
2
5
4#45
14#45
0 !)8: a. ,idak ada
b. 8da# %arak dengan sumber air O 1/ m#
atau ke saluran terbuka
*. 8da# %arak dengan sumber air N1/ m#
atau ke saluran kota
14
11
.
5.#..
.4#45
1/#//
3 ,empat !ampah a. ,idak ada
b. 8da#tidak kedap air R tidak
tertutup
*. 8da# kedap air R tertutup
14
14
/
5.#..
44#45
/

.. )erilaku )enghuni
Ta$el 9. !eka.#tulas# kues#&ner Per#laku Penghun#
N&. Per#laku Penghun# r#ter#a Jumlah Persen(>)
" Membuka 2endela a. ,idak pernah dibuka
b. 0adang-kadang
*. !etiap hari dibuka
9
11
1/
./#//
.4#45
..#..
' Menyapu dan
mengepel rumah
a. !eminggu
b. ,iap . hari
*. !etiap hari
.
11
14
1/#//
.4#45
5.#..
, >ara membuang
tin%a
a. 0e sungai/kebun/kolam
b. 0e ;>/2amban
24
4
@/#//
2/#//
0 )engelolaan
sampah
a. (ibuang ke sungai/kebun
b. 0e ,)!/)etugas sampah
*. (iman'aatkan/daur ulang
2@
2
/
9.#..
4#45
/
4. 0omponen penilaian lainnya
N&. &m.&nen r#ter#a Jumlah Persen(>)
" 0epadatan
penghuni
a. O @ m2 per orang
b. N @ m2 per orang
14
14
5.#..
44#45
' ,ikus a. 8da
b. ,idak ada
./
/
1//#//
/
, :alat a. N 5 ekor
b. O 5 ekor
25
.
9/#//
1/#//
0 0e*oa a. 8da
b. ,idak
29
1
94#45
.#..
3 Nyamuk/2entik a. 8da
b. ,idak ada
./
/
1//#//
/
9 0andang ,ernak a. Menyatu dengan rumah
b. ,erpisah dari rumah O1/ m
*. ,erpisah dari rumah N1/ m# atau
tidak punya ternak
@
5
15
24#45
14#44
54#45
; (iare a. 8da 2 4#45
34
b. ,idak 2@ 9.#..
< I!)8 a. 8da
b. ,idak
14
14
44#45
5.#..
= ,B )aru a. 8da
b. ,idak
1
29
.#..
94#45
"6 0ulit a. 8da
b. ,idak
5
25
14#45
@.#..
"" Malaria a. 8da
b. ,idak
/
./
/
1//#//
"' (B( a. 8da
b. ,idak
/
./
/
1//#//
5. $ekapitulasi total
Ta$el ;. !eka.#tulas# T&tal
Persentase
Jumlah e.ala keluarga ./ 00 1//6
!umah Sehat 2 00 4#456
!umah T#%ak Sehat 2@ 00 9.#..6
4. 0uesioner )enyebab Masalah
(ilakukan penyebaran kuesioner untuk men*ari penyebab masalah pada tanggal 22
2uni 2/12 kepada 2@ responden yang bertempat tinggal di dusun 2urang. )ertanyaan
terdiri atas petanyaan mengenai pengetahuan tentang rumah sehat# perilaku hidup
sehat dan penyebab masalah lain.
ues#&ner Pengetahuan tentang !umah Sehat
0uesioner terdiri dari 9 pertanyaan yang dibuat untuk mengukur pengetahuan
responden tentang rumah sehat. &ntuk setiap pertanyaan dengan %a"aban iyaM diberi
nilai 1 +satu-# sedangkan untuk %a"aban tidakM diberi nilai / +nol-. Nilai dari %a"aban
setiap responden di%umlahkan# kemudian dipersentasekan untuk mengetahui seberapa
besar tingkatan pengetahuan responden. )enilaian7
,ingkat pengetahuan baik bila skor 7 @16 H 1//6
,ingkat pengetahuan *ukup bila skor 456 - @/6
,ingkat pengetahuan kurang bila skor O 456
ues#&ner Per#laku H#%u. Sehat
0uesioner terdiri dari 4 pertanyaan yang dibuat untuk menilai perilaku hidup sehat
dari penghuni rumah.
ues#&ner Pen-e$a$ Masalah la#n
35
0uesioner terdiri dari 5 pertanyaan yang dibuat untuk men*ari penyebab masalah lain
disamping pengetahuan tentang rumah sehat dan perilaku hidup sehat.
No. Pertanyaan Jawaban
1. M!"#$#% '"' '(')'* (!$+# %!$'('% +#b'",
'-'( '(#$.
'. I/'
b. %0')
2. M!"#$#% '"' (!$+#)'* 1!1(#"/'0 2'1b'" 0
'+'1 $#1'* '" '+0$)'" )! -!(%0c %'").
'. I/'
b. T0')
3. M!"#$#% '"' '(')'* (!$+# 0b#'% 2!"!+' 0
)'1'$ '" 0 $#'", )!+#'$,'.
'. I/'
b. T0')
4. M!"#$#% '"' (!$+#)'* 1!10+0)0 %!1('%
-'1('* /'", )!'( '0$ '" %!$%#%#(.
'. I/'
b. T0')
5. M!"#$#% '"' '(')'* (!"%0", +'",0%3+'",0% 0
'+'1 $#1'*.
'. I/'
b. T0')
6. M!"#$#% '"' '(')'* (!$+# +'"%'0 $#1'*
0b#'% '$0 b'*'" /'", )!'( '0$
4D0(+!-%!$5#b0"5 )!$'10)6.
'. I/'
b. T0')
7. M!"#$#% '"' '(')'* (!$+# 0b#'% $#'",
)!+#'$,'.
'. I/'
b. T0')
8. M!"#$#% '"' '(')'* (!$+# '' 7!"%0+'-0 0
$#1'*.
'. I/'
b. T0')
9. M!"#$#% '"' '(')'* (!"%0", (!"c'*'/''"
/'", %!$'", 0 '+'1 $#1'*.
'. I/'
b. T0')
36
N
O N'1' KK 1 2 3 4 5 6 7 8 9 N0+'0
P$!-!"%'
-!
K'%!,
8$0
1 Y#+0'"%8 0 0 1 1 0 0 1 1 0 4 449
K#$'"
,
2 :'0" 0 1 0 1 0 0 1 1 1 5 569
K#$'"
,
3 K'1-0 0 1 0 1 0 0 1 1 0 4 449
K#$'"
,
4 P$'/0% 0 0 1 0 0 1 1 1 0 4 449
K#$'"
,
5 M#-+01 0 0 1 0 0 1 1 1 0 4 449
K#$'"
,
6 A0 N#$';0- 0 0 1 0 0 1 1 1 0 4 449
K#$'"
,
7 K80 0 1 1 0 0 1 1 1 0 5 569
K#$'"
,
8 K8'$0 0 1 0 1 0 1 1 1 0 5 569
K#$'"
,
9 A1'% S#-'"%8 0 1 0 0 0 1 1 1 0 4 449
K#$'"
,
10 S'1-#0 0 1 0 1 0 0 1 1 1 5 569
K#$'"
,
37
11 S+'1!% R8<0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 7 789 C#)#(
12 S+'1!% 0 1 0 1 0 1 1 1 0 5 569
K#$'"
,
13 N#$80" 0 1 1 1 0 1 1 1 0 6 679
K#$'"
,
14 P#$='"%8 0 1 0 1 0 1 1 1 1 6 679
K#$'"
,
15
A*1'
R81'" 0 0 0 1 0 1 1 1 0 4 449
K#$'"
,
16 M'$,8"8 0 1 0 1 0 1 1 1 1 6 679
K#$'"
,
17 S8>01 0 0 0 1 0 0 1 1 1 4 449
K#$'"
,
18 M'$)#- 0 1 1 1 1 0 1 1 1 7 789 C#)#(
19 Y#-1'" 0 0 1 1 0 0 1 1 1 5 569
K#$'"
,
20 M'*1# 0 1 1 0 0 0 1 1 1 5 569
K#$'"
,
21 M'%"#$ A$0<" 0 0 1 0 0 0 1 1 1 4 449
K#$'"
,
22 K*80$#+ 0 1 1 0 1 1 1 1 1 7 789 C#)#(
23 ?'$-0/8 0 0 1 0 1 1 1 1 0 5 569
K#$'"
,
24 S#('$0 0 1 1 0 1 1 1 1 0 6 679
K#$'"
,
25 R8*1'% 0 1 1 1 1 1 1 1 0 7 789 C#)#(
26 M#*. M'$-8"8 0 1 1 0 1 0 1 1 0 5 569
K#$'"
,
27 S#)'$0 0 0 1 0 1 0 1 1 0 4 449
K#$'"
,
28 H'$28 ?0/8%8 0 0 1 0 1 0 1 1 0 4 449
K#$'"
,
38
Ta$el =. !eka.#tulas# T#ngkatan Pengetahuan tentang !umah Sehat
T#ngkat Pengetahuan Jumlah !es.&n%en Persen (>)
@16 H 1// 6 Baik / /
456 - @/6 >ukup 4 14#29
O456 0urang 24 @5#51
Ta$el "6. ues#&ner Per#laku H#%u. Sehat
N&. Per#laku Penghun# r#ter#a Jumlah Persen(>)
" Membuka 2endela d. ,idak pernah dibuka
e. 0adang-kadang
'. !etiap hari dibuka
9
11
1/
./#//
.4#45
..#..
' Menyapu dan
mengepel rumah
d. !eminggu
e. ,iap . hari
'. !etiap hari
.
11
14
1/#//
.4#45
5.#..
, >ara membuang tin%a *. 0e sungai/kebun/kolam
d. 0e ;>/2amban
24
4
@/#//
2/#//
0 )engelolaan sampah d. (ibuang ke sungai/kebun
e. 0e ,)!/)etugas sampah
'. (iman'aatkan/daur ulang
2@
2
/
9.#..
4#45
/
N&. Pertan-an Ja?a$an Jumlah Persen
1. 0enapa anda tidak
menerapkan hal tersebut
+yang terdapat dalam
kuesioner pengetahuan
tentang rumah sehat- dalam
kehidupan sehari-hari9
a. 0urang Biaya
b. 0eadaan tempat tinggal/
geogra'i
*. 0urang mengerti tentang
rumah sehat
2@
/
/
1//6
/6
/6
2. 8pakah anda tahu bah"a
permasalahan di atas dapat
menimbulkan dampak yang
buruk bagi kesehatan9
a. Pa
b. ,idak
/
2@
/6
1//6
.. 8pakah di dusun ini sering
dilakukan penyuluhan
tentang rumah sehat9
a. Pa
b. ,idak
4
24
14#296
@5#516
4. 2ika Pa# sebutkan a. O2I/tahun 4 1//6
39
'rekuensinya b. 2-.I/tahun
*. N.I/tahun
/
/
/6
/6
Ta$el "" !eka.#tulas# kues#&ner .en-e$a$ la#n
(ari hasil sur1ei yang dilakukan untuk men*ari kemungkinan penyebab masalah dengan
melakukan pengisian kuesioner# dapat disimpulkan bah"a kemungkinan penyebab masalah
rendahnya *akupan rumah sehat di (usun 2urang# (esa 3irire%o# antara lain7
0urangnya pengetahuan masyarakat mengenai rumah sehat
0urangnya pengetahuan masyarakat mengenai dampak yang diakibatkan %ika rumah
tidak memenuhi syarat kesehatan
0urangnya kesadaran masyarakat tentang perilaku hidup sehat dan penerapannya dalam
kehidupan sehari-hari.
0urangnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan +ke
kolam/sungai/ kebun-
,erbatasnya dana masyarakat untuk mereno1asi rumah sehingga memenuhi syarat
sebagai rumah sehat
.
40
BAB /
PEMBAHASAN
A. ANALISA PEN2EBAB MASALAH
". emungk#nan Pen-e$a$ Masalah
Berdasarkan pendekatan sistem# dapat ditelaah penyebab-penyebab masih
kurangnya *akupan rumah sehat# masalah tersebut dapat disebabkan oleh input#
proses maupun lingkungan. Input terdiri dari 5 komponen# yaitu7 Man# Money#
Method# Material# dan Ma*hine. !edangkan pada proses terdiri dari )1 +peren*anaan-#
)2 +pergerakkan dan pelaksanaan-# dan ). +penga"asan# pengendalian# dan
penilaian-.
Ta$el "'. emungk#nan Pen-e$a$ Masalah %ar# fakt&r #n.ut
In.ut ele$#han ekurangan
MAN
(tenaga erja)
,ersedia satu petugas kesehatan
lingkungan
8danya ker%asama lintas program
dengan petugas promosi kesehatan
Belum optimalnya petugas
promosi kesehatan dalam
melakukan penyuluhan
tentang rumah sehat
M&ne-
(Pem$#a-aan)
8danya bantuan operasional
kesehatan dan dana operasional
puskesmas di puskesmas yang
diman'aatkan untuk kegiatan luar
gedung +pemantauan dan
pendataan rumah sehat-
(ana terbatas untuk kegiatan
sur1ey
Meth&%e
(met&%e)
Melakukan pengamatan dan
"a"an*ara dengan *ara kun%ungan
ke "arga masyarakat untuk
dilakukan pendataan
)enyuluhan langsung kepada
pemilik rumah mengenai rumah
sehat dan syarat-syaratnya saat
pendataan berlangsung
8danya pelatihan kader kesehatan
lingkungan
Belum ada penyuluhan se*ara
berkala tentang rumah yang
memenuhi syarat kesehatan
)elatihan terhadap kader
kesehatan belum optimal
Mater#al
(Perlengka.an)
,ersedianya aula puskesmas untuk
penyuluhan
,erdapat kendaraan operasional
41
bagi petugas kesling
Ma*h#ne
(Peralatan)
,ersedianya blanko kuesioner
untuk pemeriksaan rumah sehat
0urangnya media promosi
+poster# lea'let# pamphlet-
Ta$el ",. emungk#nan .en-e$a$ masalah %ar# seg# .r&ses
Pr&ses ele$#han ekurangan
P"
(.eren*anaan)
)eren*anaan pemeriksaan
rumah sehat sudah ada
,erdapatnya %ad"al untuk
melakukan kun%ungan# yaitu
selasa# rabu# kamis
Belum adanya %ad"al tertulis tentang
peren*anaan pelaksanaan
penga"asan rumah sehat
)eren*anaan sosialisasi tentang
rumah sehat oleh petugas kesehatan
belum ter%ad"al
P'
(Pelaksanaan)
)elaksanaan pemeriksaan
rumah sehat sudah
dilaksanakan
!aat pendataan berlangsung#
pemberi penyuluh langsung
memeberikan penyuluhan
tentang rumah sehat
0urangnya pendataan terhadap setiap
rumah oleh tenaga kesehatan akibat
kurangnya tenaga petugas kesehatan
)elaksanaan penyuluhan kurang
berkelan%utan dan terpadu
P, (Pen#laan4
.enga?asan4
.engen%al#an)
,erdapatnya pen*atatan dan
pelaporan mengenai %umlah
penduduk yang dan %umlah
penduduk yang memenuhi
syarat rumah sehat
,erdapatnya pen*atatan dan
pelaoran mengenai kegiatan
yang dilakukan
0urangnya e1aluasi dari kegiatan
yang dilakukan
L#ngkungan ;arga dusun *ukup
kooperati' saat petugas
melakukan pendataan
0urangnya pengetahuan masyarakat
mengenai rumah sehat
0urangnya pengetahuan masyarakat
mengenai dampak yang diakibatkan
%ika rumah tidak memenuhi syarat
kesehatan
0urangnya kesadaran masyarakat
tentang perilaku hidup sehat dan
42
penerapannya dalam kehidupan
sehari-hari.
0urangnya kesadaran masyarakat
untuk tidak membuang sampah
sembarangan +ke kolam/sungai/
kebun-
,erbatasnya dana masyarakat untuk
mereno1asi rumah sehingga
memenuhi syarat sebagai rumah
sehat
43
44
Input
Money
K#$'", 8(%01'+"/'
(!1'"@''%'" '"' /'",
%!$-!0'
MAN
A!+#1 8(%01'+"/' (!%#,'-
)!-!*'%'" +0",)#",'" '+'1
1!+')#)'" ($818-0 )!-!*'%'"
%!"%'", $#1'* -!*'%
Method
A!+#1 '' (!"/#+#*'" -!c'$' b!$)'+'
%!"%'", $#1'* /'", 1!1!"#*0 -/'$'%
)!-!*'%'"
P!+'%0*'" %!$*''( )'!$ )!-!*'%'" b!+#1
M'%!$0'+
Machine
K#$'","/' 1!0' ($818-0
4(8-%!$B +!'C!%B ('1(*+!%6
Lingungan
K#$'","/' (!",!%'*#'" 1'-/'$')'% 1!",!"'0
$#1'* -!*'%
K#$'","/' (!",!%'*#'" 1'-/'$')'% 1!",!"'0
'1(') /'", 0')0b'%)'" 20)' $#1'* %0')
1!1!"#*0 -/'$'% )!-!*'%'"
K#$'","/' )!-''$'" 1'-/'$')'% %!"%'", (!$0+')#
*0#( -!*'% '" (!"!$'('""/' '+'1 )!*0#('"
-!*'$03*'$0.
K#$'","/' )!-''$'" 1'-/'$')'% #"%#) %0')
1!1b#'", -'1('* -!1b'$'",'" 4)!
)8+'15-#",'05 )!b#"6
T!$b'%'-"/' '"' 1'-/'$')'% #"%#) 1!$!"87'-0
$#1'* -!*0",,' 1!1!"#*0 -/'$'% -!b','0 $#1'*
-!*'%
PROSE
S
P!
A!+#1 ''"/'
2'='+ %!$%#+0-
%!"%'",
(!$!"c'"''"
(!+')-'"''"
(!",'='-'" $#1'*
-!*'%
P!$!"c'"''"
-8-0'+0-'-0 %!"%'",
P"
K#$'","/' (!"'%''"
%!$*''( -!%0'( $#1'*
8+!* %!"',' )!-!*'%'"
')0b'% )#$'","/'
%!"',' (!%#,'-
)!-!*'%'"
P!+')-'"''"
(!"/#+#*'" )#$'",
b!$)!+'"2#%'" '"
P3
K#$'","/' !7'+#'-0 '$0 )!,0'%'"
/'", 0+')#)'"
+am$ar 9. D#agram 7#sh B&ne Caku.an !umah Sehat
C')#('" R#1'* S!*'% 0
D#-#" A8",'-'"B D!-'
K!b8"$!28B K!c'1'%'"
S'+'1'"B K'b#('%!" M',!+'",
-!b!-'$ 16B679 '$0 %'$,!%
0")!- -!b!-'$ 709
'. Pen-e$a$ masalah -ang .al#ng mungk#n
!etelah dilakukan kon'irmasi dengan petugas ,empuran bagian 0oordinator
0esehatan :ingkungan melalui "a"an*ara langsung dan %uga berdasarkan hasil
sur1ey yang telah dilakukan di (usun 2urang# (esa 3irire%o# 0e*amatan ,empuran#
0abupaten Magelang didapatkan penyebab masalahnya sebagai berikut7
a. 0urangnya pengetahuan masyarakat mengenai rumah sehat
b. 0urangnya pengetahuan masyarakat mengenai dampak yang diakibatkan %ika
rumah tidak memenuhi syarat kesehatan
*. 0urangnya kesadaran masyarakat tentang perilaku hidup sehat dan penerapannya
dalam kehidupan sehari-hari.
d. 0urangnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan
+ke kolam/sungai/ kebun-
e. ,erbatasnya dana masyarakat untuk mereno1asi rumah sehingga memenuhi syarat
sebagai rumah sehat
'. 0urangnya pendataan terhadap setiap rumah oleh tenaga kesehatan akibat
kurangnya tenaga petugas kesehatan
g. Belum ada penyuluhan se*ara berkala tentang rumah yang memenuhi syarat
kesehatan
h. Belum adanya %ad"al tertulis tentang peren*anaan pelaksanaan penga"asan
rumah sehat
i. )elatihan terhadap kader kesehatan belum optimal
BAB /I
ALTE!NATI7 PEMECAHAN MASALAH
45
A. Penentuan Alternat#f Peme*ahan Masalah
!etelah diperoleh da'tar penyebab masalah yang paling mungkin pada petugas
kesehatan setempat# maka dapat dilakukan langkah selan%utnya yaitu dibentuk alternati'
peme*ahan penyebab masalah.
Ta$el "0. Peme*ahan Masalah
N& Pen-e$a$ Masalah Peme*ahan Masalah
" a. 0urangnya pengetahuan masyarakat
mengenai rumah sehat
b. 0urangnya pengetahuan masyarakat
mengenai dampak yang diakibatkan %ika
rumah tidak memenuhi syarat kesehatan
*. 0urangnya kesadaran masyarakat tentang
perilaku hidup sehat dan penerapannya dalam
kehidupan sehari-hari.
d. 0urangnya kesadaran masyarakat untuk tidak
membuang sampah sembarangan +ke
kolam/sungai/ kebun-
Memberikan )enyuluhan langsung
dan tidak langsung se*ara
berkesinambungan dan berkala
kepada masyarakat tentang rumah
sehat dan syarat-syaratnya#
dampak yang ditimbulkan# serta
pentingnya gaya hidup sehat
sekaligus memberikan moti1asi
kepada masyarakat agar selalu
menerapkan *ara hidup yang baik
dalam kehidupan sehari-hari
' a. ,erbatasnya dana masyarakat untuk
mereno1asi rumah sehingga memenuhi syarat
sebagai rumah sehat
Mengumpulkan iuran bulanan dari
masyarakat yang dialokasikan
dalam pembangunan dusun untuk
pembangunan %amban umum yang
layak# penyediaan air bersih#
saluran pembuangan limbah# dan
tempat sampah umum dengan
tu%uan mengurangi masalah rumah
sehat.
,. a. )elatihan terhadap kader kesehatan belum
optimal
b. 0urangnya pendataan terhadap setiap rumah
oleh tenaga kesehatan lingkungan akibat
Mengoptimalkan petugas
kesehatan yang ada dengan
pembinaan dan peningkatan
ker%asama lintas program
46
kurangnya tenaga petugas kesehatan
'lingkungan
*. Belum adanya %ad"al tertulis tentang
peren*anaan pelaksanaan penga"asan rumah
sehat
+beker%asama dengan petugas
promkes-# dan lintas sektoral
dengan kader dan tokoh
masyarakat setempat
B. Pr#&r#tas Peme*ahan Masalah
!etelah menemukan peme*ahan masalah yang paling mungkin# maka selan%utnya
dilakukan penentuan prioritas peme*ahan masalah yang akan dilakukan. )enentuan
prioritas peme*ahan masalah yang akan dilakukan. )enentuan prioritas peme*ahan
masalah dapat dilakukan dengan menggunakan metode *riteria matriks7
a. Magnitude +m-J besarnya penyebab masalah dari peme*ahan masalah yang dapat
diselesaikan. Makin besar +banyak- penyebab masalah yang dapat diselesaikan dengan
peme*ahan masalah# maka makin e'ekti'
b. Importan*y +i-J pentingnya *ara peme*ahan masalah. Maka pentingnya *ara
penyelesaian dalam mengatasi penyebab masalah# maka makin e'ekti'.
(engan nilai 1-5 dimana semakin pentingnya masalah untuk diselesaikan maka
nilainya mendekati angka 5.
*. Aulnerability +1-J sensiti'itas *ara penyelesaian masalah. Makin sensiti1e bentuk
penyelesaian masalah maka makin e'ekti'.
(engan nilai 1-5 dimana semakin sensiti1e *ara penyelesaiannya# maka nilainya
mendekati angka 5.
d. >ost SJ perkiraan besarnya biaya yang diperlukan untuk melakukan peme*ahan
masalah.
Masing-masing *ara peme*ahan masalah diberi nilai 1-5. >ara memberi nilai yaitu
nilai yang mendekati nilai 1# bila biaya yang digunakan makin ke*il sebaliknya
mendekati nilai 5 biaya perkiraan makin besar.
$umus 0riteria Matriks7 M.I.A
>
Ta$el "3. Pr#&r#tas Peme*ahan Masalah
No
.
)eme*ahan Masalah yang )aling
Mungkin M I A >
MIA
>
)rioritas
1. Memberikan )enyuluhan langsung
dan tidak langsung se*ara
5 5 4 2 5/ I
47
berkesinambungan dan berkala
kepada masyarakat tentang rumah
sehat dan syarat-syaratnya# dampak
yang ditimbulkan# serta pentingnya
gaya hidup sehat sekaligus
memberikan moti1asi kepada
masyarakat agar selalu menerapkan
*ara hidup yang baik dalam
kehidupan sehari-hari
2. Mengumpulkan iuran bulanan dari
masyarakat yang dialokasikan dalam
pembangunan dusun untuk
pembangunan %amban umum yang
layak# penyediaan air bersih# saluran
pembuangan limbah# dan tempat
sampah umum dengan tu%uan
mengurangi masalah rumah sehat.
. 4 4 5 9#5 III
.. Mengoptimalkan petugas kesehatan
yang ada dengan pembinaan dan
peningkatan ker%asama lintas
program +beker%asama dengan
petugas promkes-# dan lintas sektoral
dengan kader dan tokoh masyarakat
setempat
. . 4 1 .5 II
!etelah melakukan penentuan prioritas peme*ahan masalah dengan menggunakan
metode Matriks maka didapatkan urutan prioritas peme*ahan masalah mengenai rendahnya
*akupan rumah sehat di dusun 2urang# (esa 3irire%o# 0e*amatan ,empuran# 0abupaten
Magelang. 8dapun )rioritas alternati' peme*ahan penyebab masalah yang didapatkan adalah7
I. Memberikan )enyuluhan langsung dan tidak langsung se*ara berkesinambungan dan
berkala kepada masyarakat tentang rumah sehat dan syarat-syaratnya# dampak yang
ditimbulkan# serta pentingnya gaya hidup sehat sekaligus memberikan moti1asi
48
kepada masyarakat agar selalu menerapkan *ara hidup yang baik dalam kehidupan
sehari-hari
II. Mengoptimalkan petugas kesehatan yang ada dengan pembinaan dan peningkatan
ker%asama lintas program +beker%asama dengan petugas promkes-# dan lintas sektoral
dengan kader dan tokoh masyarakat setempat
Ta$el "9. Bentuk .eme*ahan masalah
N& Peme*ahan Masalah 2ang Pal#ng
Mungk#n
Bentuk eg#atan
I Memberikan )enyuluhan se*ara
langsung dan tidak langsung se*ara
berkesinambungan dan berkala kepada
masyarakat tentang rumah sehat dan
syarat-syaratnya# dampak yang
ditimbulkan# serta pentingnya gaya
hidup sehat sekaligus memberikan
moti1asi kepada masyarakat agar selalu
menerapkan *ara hidup yang baik
dalam kehidupan sehari-hari
a. Melakukan pertemuan dengan
masyarakat setiap 4 bulan sekali
untuk dilakukan penyuluhan tentang
rumah sehat
b. )embuatan media promosi rumah
sehat dalam bentuk poster#
pamphlet# dll
II Mengoptimalkan petugas kesehatan
yang ada dengan pembinaan dan
peningkatan ker%asama lintas program
+beker%asama dengan petugas
promkes-# dengan kader dan tokoh
masyarakat setempat
a. Berkoordinasi dengan petugas
promkes# kader dan tokoh
masyarakat setempat
b. )embuatan %ad"al penga"asan
rumah sehat
*. )embinaan kader-kader kesehatan
lingkungan se*ara berkala
49
Ta$el ";. Plan 1f A*t#&n
N
o
#egiatan $u%uan &a'aran Pe(a'a
na
)atu Loa'i Dana Metode $o(o +ur
! P!"/#+#*'"
L'",-#",
M!"'1b'*
(!",!%'*#'"
'"
1!1b!$0)'"
18%07'-0
)!(''
1'-/'$')'%
','$ -!+'+#
1!"!$'()'"
c'$' *0#(
/'", b'0)
S!+#$#* ='$,'B
)'!$B '"
(!$'",)'%
#-#"
P!%#,'-
K!-!*'%'
"
+0",)#",
'"B
)'!$B
8)%!$
1#'
:#"0 2012
'"
-!%!$#-"
/' %0'( 6
b#+'"
A'+'0
!-'
G0$0$!28
'%'#
$#1'*
K!('+'
#-#"
:#$'",
A'"%#'"
8(!$'-08"
'+
)!-!*'%'"
P!"/#+#*'"
+'",-#",
M!"0",)'%"/
'
(!",!%'*#'
" '"
)!-''$'"
1'-/'$')'%
')'"
(!"%0","/'
$#1'* -!*'%
P!1b',0'"
M!0'
($818-0
1!",!"'0
$#1'*
-!*'%
M!"0",)'%)'
"
(!",!%'*#'"
$#1'* -!*'%
-!c'$' ('-0@
S!+#$#* ='$,'B
(!$'",)'% !-'
'" )'!$
P!%#,'-
)!-+0",B
b!-!$%'
)'!$B
8)%!$
1#'
:#"0 2012
'"
-!%!$#-"
/' %0'( 6
b#+'"
R#1'*
)!('+'
#-#"
:#$'",
A0'/'
8(!$'-08"
'+
)!-!*'%'"
P!1b',0'"
'"
(!"2!+'-'"
(8-%!$B
b88)+!%B
'"
('1C!%
M!"0",)'%"/
'
(!",!%'*#'
" '"
)!-''$'"
1'-/'$')'%
')'"
(!"%0","/'
$#1'* -!*'%
50
II A!$)88$0"'
-0 !",'"
(!%#,'-
($81)!-B
)'!$ '"
%8)8*
1'-/'$')'%
-!%!1('%
M!"0",)'%)'
" )0"!$2'
-!*0",,'
-!+#$#*
$#1'* (''
#-#" '('%
0)#"2#",0B
0"0+'0
-!)'+0,#-
b!$-8-0'+0-'-0
+'",-#", )!
%0'( $#1'*
%!"%'",
$#1'* -!*'%
P!%#,'-
K!-+0",B
($81)!-B)'!$B
'" %8)8*
1'-/'$')'%
-!%!1('%
P!%#,'-
)!-+0",
b!-!$%'
8)%!$
1#'
:#"0 2012
'"
-!%!$#-"
/'
0-!-#'0)
'"
!",'"
2'='+
)!,0'%'"
)!-+0",
A#+'
(#-)!-1
'-
D'"'
8(!$'-08
"'+
(#-)!-1
'-
P!$%!1#'"
b!$)'+'
!",'"
(!%#,'-
($81)!-B
)'!$ '"
%8)8*
1'-/'$')'%
-!%!1('%
#"%#)
)!,0'%'"
)#"2#",'"B
(!"0'+'0'"
-!)'+0,#-
-8-0'+0-'-0
$#1'*
-!*'%
P!$'" ')%0@
'$0 (!%#,'-
($81)!-B
)!-+0",B
)'!$ '"
%8)8*
1'-/'$')'%
'+'1
-#$7!/
$#1'* -!*'%
P!1b#'%'"
2'='+
(!",'='-'"
$#1'*
P!1b0"''"
)'!$
-!c'$'
b!$)'+'
M!"0",)'%)'
" )0"!$2'
(!%#,'- '"
)'!$
M!1b!$0)'"
='='-'"
$#1'* -!*'%
%!$*''(
)'!$ '"
1!",8(%01'+
)'" (!$'"
)'!$
P!%#,'-
)!-+0",B )'!$
K'!$
P!%#,'-
)!-+0",
b!-!$%'
8)%!$
1#'
P!%#,'-
)!-+0",
'"
8)%!$
1#'
:#"0
2012B
'"
-!%!$#-"
/'
0-!-#'0)
'"
D!",'"
2'='+
)!,0'%'"
)!-+0",
:#"0
2012
'"
-!%!$#-"
/' %0'( 6
b#+'"
A#+'
(#-)!-1
'-
A'+'0
!-'
G0$0$!28
A'"%#'"
8(!$'-08
"'+
)!-!*'%'
"
P!1b#'%'"
2'='+
%!$%#+0-
P!1b0"''"
)'!$
%!"%'",
$#1'*
-!*'%
P!$'" ')%0@
'$0 (!%#,'-
($81)!-B
)!-+0",B
)'!$ '"
%8)8*
1'-/'$')'%
'+'1 -#$7!0
$#1'* -!*'%
M!"0",)'%/'
(!",!%'*#'
" )'!$
%!"%'",
$#1'* -!*'%
'" )0"!$2'
/'", +!b0*
8(%01'+
51
52
$abe( !,. Gannt Chart
K!%!$'",'"D
1' D M!1b!$0)'" (!"/#+#*'" +'",-#", -!c'$' b!$)!-0"'1b#",'" '" b!$)'+' )!('' 1'-/'$')'% %!"%'", $#1'* -!*'%
'" -/'$'%3-/'$'%"/' -!$%' (!"%0","/' ,'/' *0#( -!*'%
1b D (!1b',0'" 1!0' ($818-0 $#1'* -!*'%
2' D A!$)88$0"'-0 !",'" (!%#,'- ($81)!-B )'!$ '" %8)8* 1'-/'$')'%
2b D P!1b#'%'" 2'='+ (!",'='-'" $#1'* -!*'%
2c D (!1b0"''" )'!$ )!-!*'%'" +0",)#",'"
53
BAB /II
ESIMPULAN DAN SA!AN
A. es#m.ulan
)elaksanaan mana%emen puskesmas di ,empuran periode 2anuari-(eember
2/11 meliputi 4 upaya "a%ib puskesmas# diantaranya adalah upaya kesehatan
lingkungan. )ada !tandar )elayanan Minimal +!)M- dapat dilihat data pen*apaian
dari masing-masing program. &ntuk *akupan persentase rumah sehat di "ilayah ker%a
)uskesmas ,empuranhanya men*apai 24#556 dengan pen*apaian .5#.46 hal tersebut
masih diba"ah target yang ditetapkan (inkes yaitu 5/6.
)ada hasil !ur1ei Ma"as (iri +!M(- yang dilakukan tanggal 21-222uni 2/12
di (usun 2urang# (esa 3irire%o yang merupakan salah satu desa pada "ilayah
)uskesmas ,empuran # dari ./ 00 hanya 2 00 yang memenuhi kriteria rumah sehat#
sehingga *akupan persentase rumah sehat hanya sebesar 4#456.
Berdasarkan analisis dan kon'irmasi penyebab masalah maka diketahui
penyebab rendahnya *akupan rumah sehat di (usun 2urang# yaitu7
a. 0urangnya pengetahuan masyarakat mengenai rumah sehat
b. 0urangnya pengetahuan masyarakat mengenai dampak yang diakibatkan %ika
rumah tidak memenuhi syarat kesehatan
*. 0urangnya kesadaran masyarakat tentang perilaku hidup sehat dan penerapannya
dalam kehidupan sehari-hari.
d. 0urangnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan
+ke kolam/sungai/ kebun-
e. ,erbatasnya dana masyarakat untuk mereno1asi rumah sehingga memenuhi syarat
sebagai rumah sehat
'. 0urangnya pendataan terhadap setiap rumah oleh tenaga kesehatan akibat
kurangnya tenaga petugas kesehatan
g. Belum ada penyuluhan se*ara berkala tentang rumah yang memenuhi syarat
kesehatan
h. Belum adanya %ad"al tertulis tentang peren*anaan pelaksanaan penga"asan
rumah sehat
i. )elatihan terhadap kader kesehatan belum optimal
8lternati' peme*ahan masalah yang diusulkan adalah7
1. Memberikan )enyuluhan langsung dan tidak langsung se*ara berkesinambungan
dan berkala kepada masyarakat tentang rumah sehat dan syarat-syaratnya# dampak
54
yang ditimbulkan# serta pentingnya gaya hidup sehat sekaligus memberikan
moti1asi kepada masyarakat agar selalu menerapkan *ara hidup yang baik dalam
kehidupan sehari-hari
2. Mengoptimalkan petugas kesehatan yang ada dengan pembinaan dan peningkatan
ker%asama lintas program +beker%asama dengan petugas promkes-# dengan kader
dan tokoh masyarakat setempat
B. Saran
a. Bagi petugas 0esehatan
Menghimbau kepada petugas kesehatan# kesehatan lingkungan )uskesmas
,empuran agar meningkatkan program penyuluhan langsung yang
berkesinambungan mengenai rumah sehat di seluruh "ilayah ker%a )uskesmas
,empuran# dan khususnya di (usun 2urang# desa 3irire%o.
b. Bagi Masyarakat (usun 2urang# (esa 3irire%o
(engan diadakannya penelitian ini# diharapkan masyarakat mau mengubah
perilaku dan mau lebih proakti' dalam meningkatkan dera%at kesehatan
keluarga dan lingkungan# khususnya masalah perumahan sehat.
55
DA7TA! PUSTAA
1. )utra )rabu. $umah !ehat. 2//9. (iunduh tanggal . Eebruari 2/12. 81ailable at7
http7//putraprabu."ordpress.*om/2//9//1//./rumah-sehat/
2. !ubdhi Eebrillah. $umah !ehat. 2/1/. (iunduh tanggal . Eebruari 2/12. 81ailable at7
http7//""".s*ribd.*om/do*/2254/9/5/'ebrillah-subdhi-makalah-rumah-sehat-untuk-
do"nload-lihat-des*ription-di-ba"ah
.. 0eputusan Mentri 0esehatan $I No.@29.Menkes !0/AII/2//9//1//./rumah-
sehat/2anuari 2/11. 81ailable at7 http7//putraprabu."ordpress.*om/2//9//1//./rumah-
sehat/
4. 0esehatan :ingkungan.2/1/. diunduh tanggal . Eebruari 2/12 . 81ailable at7
http7//""".dinkes-kabtengerang.go.id/indeI.php9optionJ*om
5. Muni' 8ri'in. $umah !ehat. (iunduh tanggal 4 Eebruari 2/12. 81ailable at7
http7//""".s*ribd.*om/do*/.55155../$umah!ehat
4. &l'ansyam. $umah !ehat. 2/1/. (iunduh tanggal 4 Eebruari 2/12. 81ailable at7
http7//ilmukepera"atan.net/indeI.php/artikel/1.-kesehatan-masyarakat/21-rumah-
sehat.html
5. !ai'udin.2///. ,empat tinggal !ehat# 8ir Bersih dan !ehat :ingkungan Bersih dan
!ehat7 2a"a tengah
@. <artoyo# Handout instrument analisa penyebab untu! pemecahan masalah7 Magelang#
2/12.
9. <artoyo# Handout penentuan prioritas pemecahan masalah7 Magelang 2/12.
56